Borobudur Kalah Pamor Dibanding Angkor Wat

Pamor Candi Borobudur di ranah Internasional dikatakan kalah dengan destinasi wisata sejenis yaitu Angkor Wat.


1
1 point

BOROBUDUR KALAH PAMOR DIBANDING ANGKOR WAT

Berjarak 40 KM dengan waktu tempuh kurang lebih 1 Jam 15 Menit dari Kota Yogyakarta berdiri sebuah ikon keagamaan Budha berupa candi bernama Candi Borobudur. Candi Borobudur memiliki daya tarik yang sangat luar biasa karena kemegahan dan keindahannya. Tidak hanya digunakan sebagai tempat peribadatan, Candi Borobudur yang merupakan peninggalan Dinasti Syailendra juga dijadikan sebagai salah satu tujuan wisata populer di Indonesia. Akan tetapi dikutip dari tempo.co, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan bahwa kondisi Candi Borobudur saat ini dalam keadaan yang kritis. Pernyataan tersebut dikarenakan sedikitnya jumlah kunjungan wisatawan dari mancanegara ke Candi Borobudur. Berkebalikan dengan negara tetangga Kamboja yang juga memiliki objek wisata candi Angkor Wat, jumlah kunjungan wisatawan mancanegaranya jauh di atas Candi Borobudur. Berdasarkan data yang dirilis CNN Indonesia [2017], jumlah wisatawan yang berkunjung ke Candi Borobudur selama tahun 2016 sebanyak 3,7 juta orang. Akan tetapi, jumlah wisatawan mancanegara dinilai masih sedikit dibandingkan dengan objek wisata serupa di negara lain. Sebagai perbandingan, jumlah wisatawan mancanegara yang mengunjungi Candi Borobudur sebanyak 254.082 per tahun 2014, sedangkan wisatawan mancanegara yang mengunjungi Angkor Wat adalah 2.350.000. Perbandingan tersebut hampir mencapai angka 1:10.

Jika dihubungkan dengan fakta yang ada, kedua objek wisata tersebut sama-sama merupakan pusat kebudayaan suatu agama, Candi Borobudur merupakan candi budha terbesar di dunia dan Angkor Wat merupakan candi Hindu terbesar di dunia. Akan tetapi, jumlah kedatangan wisatawan sangat jauh berbeda. 

Berdasarkan laporan tahunan yang dikeluarkan PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko, BUMN yang mengelola kegiatan ketiga tempat tersebut, di tahun 2017 kunjungan wisata mancanegara sejumlah 564.740 orang. 

Objek wisata Candi Borobudur sendiri memiliki kekuatan karena merupakan Candi Budha terbesar di dunia. Arsitektur Candi Borobudur sangat megah dan eksotis dan merupakan  candi yang memiliki relief Buddha terbanyak dan terlengkap di dunia. Pemandangan sekitar Candi Borobudur juga sangat menawan.  Pemandangan Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, Gunung Merapi, Gunung Merbabu serta perbukitan Menoreh, semua keindahannya bahkan dapat dinikmati dalam semua posisi mata. PT. TWC yang merupakan pengelola objek wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko juga sudah membuat website. Website tersebut cukup memberikan informasi yang lengkap mengenai Candi Borobudur terkait harga tiket, rekomendasi waktu berkunjung, fasilitas yang tersedia, serta event-event yang diadakan. 

Dengan segala ciri khasnya, seharusnya Candi Borobudur dapat menjadi salah satu objek wisata paling menarik di dunia dan paling banyak dikunjungi di dunia. Diprediksi sebanyak 1,8 Miliar orang akan berkunjung ke luar negeri setiap tahunnya pada tahun 2030. Untuk itu Candi Borobudur mempunyai peluang yang sangat besar untuk menarik wisatawan mancanegara. Hal ini dapat menaikkan devisa negara melalui jalur pariwisata dan mengembangkan industri dan ekonomi masyarakat di sekitarnya. 

Akan tetapi letak Candi Borobudur yaitu di Kabupaten Magelang menjadikan turis mancanegara kesulitan untuk berkunjung. Berbagai alasan dijelaskan oleh PT. TWC sebagai penyebab sepinya kunjungan wisatawan asing ke Candi Borobudur. Mulai dari kurangnya inovasi dan atraksi wisata lain di kawasan Candi Borobudur hingga kalah saingnya Candi Borobudur dengan berbagai tempat wisata baru yang harganya jauh lebih murah dengan akses yang lebih dekat. Berdasarkan fakta tersebut, pengelola tidak hanya diam, berbagai usaha dilakukan seperti mengadakan berbagai event yang harapannya dapat meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara, tetapi usaha tersebut dirasa belum cukup berhasil. Salah satu kendala yang dihadapi adalah akses yang belum memadai yaitu keterbatasan jumlah penumpang yang mampu ditampung Bandara Adisucipto, Yogyakarta. Hal tersebut sangat berpengaruh terhadap jumlah pengunjung mancanegara karena akses masuk terdekat pengunjung mancanegara apabila ingin mengunjungi candi Borobudur hanyalah Bandara Adisucipto. Belum lagi wisatawan harus menempuh jarak dari Yogyakarta menuju Kabupaten Magelang sedangkan fasilitas transportasi darat Yogyakarta-Magelang tidak semuanya sesuai standar layak. Akses menjadi poin yang sangat penting karena hal di tersebut yang menjembatani wisatawan agar mengunjungi candi Borobudur. 

Kurangnya promosi dan pengenalan akan keindahan Candi Borobudur ke mancanegara juga menjadi kendala yang dihadapi dalam upaya peningkatan pengunjung mancanegara. Wisatawan mancanegara kurang mendapatkan informasi mengenai citra dan daya tarik Candi Borobudur. Padahal citra dan daya tarik merupakan alasan utama wisatawan mengunjungi destinasi wisata. 

Country Branding Indonesia dalam bidang pariwisata masih berada di peringkat 36 di dunia dan 12 di Asia. Hal tersebut dapat menurunkan tingkat ketertarikan wisatawan mancanegara yang ingin berkunjung ke Candi Borobudur. Review yang diberikan wisatawan mancanegara tidak semuanya baik dikarenakan terdapat beberapa fasilitas yang sebenarnya layak akan tetapi tidak sesuai standar Internasional sehingga mengurangi niat wisatawan asing.

Dengan dibangunnya bandara NYIA (New Yogyakarta International Airport) pemerintah berharap jumlah wisatawan mancanegara akan meningkat karena faktor aksesibilitas sudah lebih baik. Namun, perbaikan transportasi darat dari Yogyakarta menuju Magelang juga perlu diperbaiki, alangkah baiknya terdapat transportasi dari Yogyakarta menuju Magelang yang khusus melayani penumpang yang ingin berkunjung ke Candi Borobudur. Selain aksesibilitas, promosi yang memuat daya tarik Candi Borobudur yaitu citra mistis juga perlu ditingkatkan dengan menciptakan dan mengembangkan TDO (Talent Development and Organizer) calendar of event dalam skala Nasional dan Internasional. 

Untuk dapat tergabung di dalam calendar of event, suatu event perlu diadakan secara besar dan berkelanjutan. Untuk itu, dalam mengadakan event di Candi Borobudur, akan lebih baik jika event tahunannya dihubungkan dengan hari bersejarah yang memiliki kaitan dengan candi tersebut. Misalnya, dalam memperingati Trisuci Waisak, dibangun suatu rangkaian acara, mulai dari pertunjukan teater yang menceritakan mengenai legenda dari Candi Borobudur, ibadah atau doa bersama, hingga penampilan konser yang mendatangkan guest star terkenal. Event dapat dikemas dengan diselenggarakan berdasarkan tema agar tidak monoton dan selalu inovatif dalam penyelenggaraannya.

Strategi lain yang dapat dilakukan oleh pihak Candi Borobudur untuk meningkatkan jumlah pengunjung wisatawan adalah dengan menjalin kerja sama dengan pihak lain dalam rangka membangun hubungan customer. Salah satu cara yang dapat dilakukan misal berkolaborasi dengan perusahaan televisi nasional melalui pengajuan kerjasama media partner. Dengan adanya strategi ini, diharapkan pemasaran dan promosi dari Candi Borobudur bisa lebih luas. Namun, strategi ini akan lebih efektif jika dibarengi dengan diadakannya berbagai event. Selain berguna untuk menarik wisatawan, event yang diadakan juga menentukan seberapa tertariknya perusahaan yang bergerak di bidang media untuk berinvestasi pada Candi Borobudur. Oleh karena itu, efektivitas dari strategi media partner berhubungan dengan event yang dijalankan.

Untuk promosi ke mancanegara bisa dilakukan dengan menjalin kerjasama dengan media-media luar yang berlatar belakang penggiat warisan budaya (heritage). Dengan upaya tersebut diharapkan bisa mengangkat pamor Candi Borobudur di mata dunia dan menarik wisatawan asing agar berkunjung ke Candi Borobudur.

https://www.tourismcambodia.com/img/resources/cambodia_tourism_statistics_2017.pdf

http://corporate.borobudurpark.com/wp-content/uploads/2018/12/ANNUAL-REPORT-TWC-2017-LR.pdf

https://m.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20190213155256-269-368934/menpar-akui-borobudur-kalah-populer-dibanding-angkor-wat

Pembuat Artikel

Ahmad Rosis Fanani Hakim, Elsania Pasilla, Prabandari Nur Fauziah, Rifal Mulyadi M


Like it? Share with your friends!

1
1 point

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
1
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
1
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format