Harumnya Bisnis Kopi dari Seduhan hingga Sampahnya

Meninjau bisnis kedai kopi dari segi tanggung jawab lingkungan dan pemanfaatan secara maksimal


1
1 point

Daftar perusahaan rintisan bidang Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) menyebut bisnis kopi ‘kekinian’ menjadi salah satu pendongkrak industri waralaba di Tanah Air pada tahun ini. Begitu juga dengan maraknya tren jasa pengiriman makanan dalam jaringan (delivery online), seperti Go-Food dan Grab Food.

Dalam “Using Technology to Drive Growth in the Coffee Industry” yang dimuat di situs Xtalks (2018), Kathy Gallo punya beberapa poin menarik terkait kehadiran teknologi dalam industri kopi. Salah satunya apa yang disebutnya greater convenience. Indonesia tidak ketinggalan dalam hal ini. Saat ini di Indonesia telah hadir berbagai kemudahan. Pembeli bisa membeli via aplikasi kedai kopi atau dari aplikasi ride sharing. Ketika masuk ke tahap pembayaran, pembeli dimudahkan pelbagai pilihan dompet digital. 

Kondisi ini merupakan angin segar bagi pebisnis kopi, lama maupun start-up. Berdasarkan Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Kementerian Pertanian, konsumsi kopi nasional pada 2016 mencapai sekitar 249. 800 ton. Pada 2018, angkanya tumbuh menjadi 314.400 ton. Kedepannya konsumsi kopi Indonesia diprediksi terus tumbuh rata-rata sebesar 8,22 persen per tahunnya. Kemudian pada 2021, konsumsi kopi diprediksi mencapai angka 370.000 ton dengan kebutuhan pasokan kopi diperkirakan berada pada angka 795 ribu ton. [1]. 

Hal tersebut diamini dengan data konsumsi kopi di Indonesia sebagai berikut :

Konsumsi kopi oleh Indonesia berada pada peringkat ke-6 secara world-wide. Indonesia pada tahun 2016-2017 mengkonsumsi 4,6 juta pound kopi atau setara dengan 276.000 ton kopi. [2] 

Hal tersebut diperjelas dengan pertumbuhan minat kopi di Indonesia yang semakin meningkat dari tahun ke tahun sesuai dengan data konsumsi kopi sebagai berikut[3] :

 

Konsumsi kopi oleh Indonesia berada pada peringkat ke-6 secara world-wide. Indonesia pada tahun 2016-2017 mengkonsumsi 4,6 juta pound kopi atau setara dengan 276.000 ton kopi. Hal ini menjadi kesempatan yang bagus untuk pebisnis kopi karena telah tersedia pasar yang cukup luas yang juga disebabkan Kopi telah menjadi salah satu gaya hidup dan menjadi media pertemuan bisnis.

Seiring dengan tingkat  pertumbuhan kedai kopi dan konsumsi kopi tersebut maka ada hal yang perlu dikhawatirkan, limbah dari kedai kopi juga dapat menjadi perhatian khusus. Dengan banyaknya bisnis kedai kopi juga berbanding lurus dengan limbah yang dihasilkan dari kedai kopi tersebut yaitu ampas kopi yang telah digunakan. Ampas kopi tersebut tidak akan digunakan lagi dikarenakan sari yang dari bubuk kopi yang sudah digiling akan melakukan proses brewing, proses tersebut akan menghasilkan ampas kopi yang secara ekonomis sudah tidak mungkin lagi digunakan.

Jika kita asumsikan rata-rata pembuatan produk minuman kopi menggunakan rasio diatas dengan data konsumsi kopi terakhir Indonesia yang ditemukan adalah 4,6 juta pon atau setara dengan 276 juta kilogram dan 1000 ml diasumsikan setara dengan 1 Kg, maka perkiraan ampas kopi yang akan tersedia yaitu 15 milyar kilogram. Angka tersebut belum diasumsikan dengan perkiraan peningkatan konsumsi kopi sampai dengan tahun 2021.

menurut laman web wikipedia [4]  sampah organik merupakan salah satu jenis sampah yang berasal dari molekul organik. Beberapa contoh jenis sampah alami, antara lain sampah makanan, berbagai macam tanaman, dan limbah dari hewan. Pada dasarnya pengelolaan sampah organik relatif lebih mudah dibandingkan dengan dengan sampah anorganik karena proses dekomposisi dapat dilakukan secara alami, namun bila dapat dikelola secara maksimal tentunya akan mendapatkan nilai tambah dari pengelolaan kedai kopi menjadi lebih efisien dan menguntungkan banyak pihak. 

Tentunya dengan adanya permasalahan sampah organik yang dihasilkan oleh konsumsi kopi pada kedai juga akan menimbulkan beberapa dampak langsung dan tidak langsung. Dampak langsung adalah bagaimana kedai kopi tersebut mengelola sampah organik berupa ampas kopi. Walaupun pengelolaan sampah organik lebih mudah, namun untuk dunia bisnis bisa saja persoalan sepele ini bila tidak ditangani dengan baik maka akan berdampak buruk pada bisnis kedai kopi, namun akan berbeda jika penanganan sampah organik berupa ampas kopi tersebut, bisa saja menjadi nilai tambah ekonomi pada bisnis tersebut.

Analisa Teori

Four Dimensions of social responsibility

 Figure 1: Carrol’s four part model of corporate social responsibility[5]

Berdasarkan pada teori business management, Carrol mendefinisikan konsep four dimension of social responsibility yang terdiri dari beberapa lapisan yang dimana saling berkaitan satu sama lain diantaranya adalah Economic responsibility, Legal responsibility, Ethical responsibility,  dan Philanthropic responsibility[].

Stages

Contoh

Economic Responsibility

Perusahaan sudah seharusnya dapat bertanggung jawab memenuhi tanggung jawab dalam bidang ekonominya dalam hal seperti  pembagian yang wajar kepada investor, kompensasi yang adil untuk para karyawan, juga harga barang yang dapat diterima oleh konsumen. Oleh karena itu, memenuhi tanggung jawab ekonomi merupakan tanggung jawab lapisan pertama dan menjadi dasar untuk memenuhi tanggung jawab lainnya.

Legal Responsibility

Taat pada hukum yang berlaku merupakan salah syarat utama bagi sebuah korporasi untuk dapat bertanggung jawab secara sosial. Tanggung jawab hukum pada perusahaan bisnis menuntut agar setiap pelaku bisnis mematuhi sesuai prosedur dan taat pada nilai-nilai hukum yang berlaku sehingga terdapat aturan main yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan.

Ethical Responsibility

Perusahaan memiliki tanggung jawab etika yang sudah sepatutnya harus dipenuhi. Dengan mematuhi hukum, prosedur, dan regulasi terkadang tidak membuat perilaku bisnis selalu sejalan dengan etika yang baik. Oleh karena itu, tanggung jawab secara etika seringkali dikaitkan dengan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat/lingkungan.

Philanthropic Responsibility

Pada konteks bisnis tanggung jawab secara filantropi (cinta sesama manusia) merupakan kebijaksanaan perusahaan untuk meningkatkan kualitas hidup karyawan, masyarakat lingkungan sekitar bahkan dalam lingkup kontribusi untuk Negara. Contoh yang seringkali kita temui adalah sumbangan bencana alam, membangun fasilitas umum, mendukung kegiatan PMI,.., dsb

Fenomena merebaknya trend usaha waralaba kedai kopi kekinian pada tahun ini tentunya menciptakan peluang baru bagi pelaku usaha. Namun, seiring dengan berkembang pesatnya industri waralaba kedai kopi kekinian ada hal yang perlu diperlu diperhatikan secara khusus yaitu mengenai limbah ampas kopi yang dimana digolongkan sebagai limbah organik. Oleh karena itu, hal ini  dapat dihubungkan dengan konsep four dimension of social responsibility yang digagas oleh Carrol. Tentunya, dari hal ini dapat kita hubungkan dengan penerapan teori dan kita pertanyakan apakah industri waralaba kedai kopi di tanah yang air yang sangat berkembang pesat para pelaku usaha sudah memenuhi 4 aspek dimensi social responsibility khususnya dalam hal penanganan limbah ampas kopi?

Tanggung Jawab terhadap Shareholder/Debtholder

Usaha waralaba kopi kekinian di tanah air jika ditinjau pada dimensi tanggung jawab ekonomi dapat kita lihat melalui seberapa tingkat kesehatan arus keuangan kas , tepat waktunya pembayaran hutang dengan bank (apabila melakukan pinjaman di Bank), pembagian yang wajar kepada investor, kompensasi yang adil mengenai lamanya jam kerja dan upah yang diterima untuk para barista dan karyawannya, juga harga secangkir kopi yang dapat diterima oleh konsumen penikmat kopi.

Tanggung Jawab terhadap Hukum

Salah satu bentuk tanggung jawab pada hukum yang berlaku pada industri usaha waralaba kopi  di tanah air adalah dengan membuat SIUP yaitu surat izin usaha perdagangan yang dikeluarkan dari kementerian perdagangan agar sah dan legal secara hukum dan tidak dianggap usaha yang ilegal. Tentunya dalam hal limbah pada usaha waralaba kopi kekinian juga terdapat peraturan yang harus diikuti para pelaku usaha. Contohnya, adalah jarak pembuangan limbah kopi yang tidak boleh terlalu dekat dengan pemukiman penduduk[6].

Tanggung Jawab Etika

Para pelaku Industri waralaba kopi kekinian sudah sepatutnya bertanggung jawab secara etika. Tentunya yang kita tahu di budaya tanah kita air kita sangat menjunjung etika ketimuran. Bahkan, beberapa dapat kita jumpai usaha waralaba kopi kekinian yang terpaksa harus ditutup dikarenakan keberadaannya mengganggu pemukiman warga sekitar. Oleh karena itu, sebagai pelaku bisnis tentunya kita juga harus memperhatikan dan mendaftarkan surat izin gangguan kepada rt/rw setempat. Juga dalam hal penanganan limbah rumah tangga usaha waralaba kopi kekinian perlu juga diperhatikan apakah sampah/ limbah tersebut meskipun secara aturan dan berlaku minimum jaraknya terhadap pemukiman warga sudah terpenuhi namun, masih mengganggu karena mengakibatkan menimbulkan bau tidak sedap di daerah pemukiman warga tersebut.

Tanggung Jawab filantropis

Pada konteks bisnis bertanggung jawab secara filantropi merupakan upaya pada usaha waralaba kopi kekinian dengan meningkatkan kualitas hidup para karyawan dan baristanya seperti contohnya mengadakan outing bersama, memberikan bonus/incentive apabila penjualan kopinya memenuhi target, memberikan kompensasi lebih untuk yang kerja lembur. Contoh lainnya, tanggung jawab pada aspek filantropis untuk lingkungan/ pemukiman sekitar adalah dengan membuat suatu industri mikro/kecil yang dimana bertujuan menghasilkan produk-produk karya anak dalam negeri yang terbuat dari bahan ampas kopi/limbah kopi. Tentunya hal ini akan membuka kesempatan lapangan pekerjaan baru dan dapat menaikkan taraf hidup di lingkungan sekitar. Mengadakan event secara tematik  pada usaha waralaba kopi kekinian yang bertujuan untuk menggalang dana bagi yang membutuhkan (bencana alam, kaum duafa) juga sering kita temui dewasa ini.

Sudah banyak penelitian keilmuan yang menggunakan objek sebagai  ampas kopi untuk percobaanya, rupanya ampas kopi sebagai sampah organik memiliki banyak kegunaan. Menurut artikel pada VOA[7], terbukti bahwa limbah kopi sendiri bermanfaat untuk mengurangi pencemaran logam berat seperti kadmium, timah hitam, dan timbal

Secara ekonomis Ampas kopi sebagai sampah organik rupanya juga dapat dimanfaatkan kembali (reuse) menjadi sesuatu yg memiliki nilai tambah. Pada dasarnya manfaat kopi yang diminum saja sudah sangat banyak khasiatnya, ketika sudah menjadi sampah ampas kopi juga masih bermanfaat bukan hanya untuk kesehatan namun juga masih bermanfaat secara ekonomis, berikut adalah gambaran pemanfaatan sampah organik untuk ampas kopi :

1.      Aroma Kopi

Setelah diseduh dengan berabagai Teknik rupanya ampas kopi masih dapat mengeluarkan aroma kopinya. Hal ini dapat dimanfaatkan kembali menjadi barang jadi yang mempunyai nilai jual, dimana proses menjadi barang jadi tersebut dapat dijual dengan harga yang sama atau bahkan lebih mahal dari harga segelas kopi itu sendiri. Contoh produk yang memanfaatkan aroma dari ampas kopi tersebut adalah pengharum ruangan.

2.     Kosmetik

Zat karbon pada ampas kopi rupanya masih terdapat kandungan azam dan senyawa kimia lainya yang bermanfaat untuk kesahatan kulit, partikel kasar ampas kopi dapat berfungsi sebagai exfoliator yang sempurna untuk kulit. Produk jadi turunan kopi tersebut seperti krim lulur, krim anti-penuaan, sabun, dan lain-lain.

3.     Produk pertanian

Ampas kopi rupanya masih terdapat zat yang berguna untuk menyuburkan tanaman, senyawa kimia Fosfor-Potasium-Magnesium-Ferum yang dapat bermanfaat sebagai nutrisi tanah jika diuraikan kembali[8]. Sudah banyak kedai kopi menggunakan ampas kopi mereka untuk dimanfaatkan sebagai pupuk untuk tanaman ornamen yang terdapat pada kedai mereka yang dilakukan oleh kopi bawah tangga yang berlokasi di Gandaria City Lobby Office 8, Jakarta Selatan. Mereka menggunakan ampas kopi yang sudah dicampur dengan pupuk kimia untuk mengurai senyawa tersebut lalu digunakan sebagai penyubur.

Tidak saja sebagai pupuk rupanya ampas kopi tersebut dapat menjadi anti-hama dan serangga, hewan bertubuh lunak seperti bekicot, siput, dan pemakan daun lainya tidak menyukai senyawa yang terdapat pada kopi. Selain itu aroma dari ampas kopi juga mengakibatkan serangga seperti kupu-kupu, kumbang, dan sejenisnya untuk tidak bertelur sehingga tidak terdapat ulat pada daun tumbuhan tersebut.

4.     Penggunaan untuk Keperluan rumah tangga

Untuk membersihkan noda membandel pada alat dapur dan menghilangkan goresan pada furniture dapat menggunakan ampas bubuk kopi, tapi produk turunan yang berasal dari ampas kopi tersebut dianggap masih kurang dimanfaatkan karena masih ada produk subtitusi lain yang dianggap lebih ampuh. Namun beberapa juru masak pernah menggunakan ampas kopi sebegai bumbu pada daging atau bahkan tambahan karbon pada arang untuk membakar dagin, sehingga aroma yang dikeluarkan pada daging tersebut lebih kuat. Berikut tautan youtube untuk cara penggunaanya Ampas kopi untuk membersihkan perabotan membandel

Sumber :

1. https://money.kompas.com/read/2019/07/08/070800926/menyelisik-tren-bisnis-kopi-di-masa-depan?page=all

2. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2018/12/12/indonesia-masuk-daftar-negara-konsumsi-kopi-terbesar-dunia

3.https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2017/07/03/berapa-konsumsi-kopi-indonesia

4. https://id.wikipedia.org/wiki/Sampah_organik

5. Business Foundations, A Changing World 11th Edition, by O. C. Ferrell , Geoffrey A. Hirt, Linda Ferrell

6. http://www.yourarticlelibrary.com/business/forms-and-dimensions-of-corporate-social-responsibility-csr/41243

7. https://blog.sribu.com/id/membuat-perizinan-usaha/

8. https://www.voaindonesia.com/a/limbah-ampas-kopi-terbukti-turunkan-pencemaran-logam-berat-pada-air/3396757.html


Like it? Share with your friends!

1
1 point

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
1
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
1
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format