Strategi DNA Clothing Gebrak Pasar Internasional dengan Batik

Menjadikan batik Indonesia sebagai salah satu busana muslim yang mendunia, dengan memanfaatkan perdagangan internasional.


6
6 points

 

Fesyen merupakan industri kreatif yang selalu berkembang dari tahun ke tahun. Perkembangan ini tidak hanya terjadi di Indonesia namun juga di dunia. Menurut Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (kemenperin.go.id, 2017) bahwa pengembangan industri fesyen harus terus selalu ditingkatkan karena merupakan salah satu penyumbang devisa cukup besar di Indonesia dan membantu meningkatkan jumlah tenaga kerja. Salah satu industri fesyen yang berkembang cukup pesat adalah busana muslim. 

Menurut Dosen Fakultas Industri Kreatif Universitas Surabaya, Kumara Sadana Putra dalam wawancaranya dengan Republika Online (Ramadhani dan Christiyaningsih, Agustus 2018) bahwa Industri busana muslim di Indonesia bahkan digadang-gadang telah menjadi kutub fesyen baru di dunia pada 2025. Hal ini didukung data dari Organisasi Konferensi Islam (OKI) pada 2017 yang menunjukkan bahwa nilai ekspor industri busana muslim Indonesia diproyeksi mencapai USD7,18 miliar. Posisi ini membuat Indonesia berada di posisi ketiga terbesar dunia setelah Bangladesh (USD22 miliar) dan Turki (USD14 miliar) dalam hal fesyen busana muslim. 

Perkembangan fesyen busana muslim yang pesat juga terlihat dari usaha para produsen untuk melakukan inovasi pada produknya. Salah satu produksi busana muslim yang sedang digiatkan adalah busana muslim batik. Eksistensi batik dalam pasar Indonesia memang tidak perlu lagi diragukan. Hal ini didukung data dari Kemenperin (kemenperin.go.id, 2017) yang menunjukkan bahwa ekspor batik Indonesia pada 2017 telah mencapai US$58,5 juta dengan pasar utama Jepang, Amerika Serikat, dan Eropa. Sebagai salah satu warisan budaya, batik dapat menjadi peluang pasar untuk industri fesyen busana muslim serta wadah untuk meningkatkan kearifan lokal Indonesia. Maka, belakangan ini banyak diantara produsen busana muslim sedang mencoba untuk menargetkan batik sebagai pasarnya. Salah satunya adalah DNA Clothing Indonesia. 

DNA Clothing Indonesia merupakan produsen busana muslim batik yang terletak di daerah Yogyakarta. Saat ini, DNA Clothing Indonesia hanya hadir dalam konsep online store. Pada dasarnya, kehadiran dan kebertahanan DNA Clothing Indonesia dalam industri fesyen ditunjang dari beberapa kelebihan produk DNA. Pertama, produk DNA Clothing merupakan produk self manufacture, yaitu produk yang dihasilkan secara mandiri dan dilakukan oleh orang yang ahli dalam bidangnya. Kedua, DNA Clothing selalu melakukan inovasi pada produknya. Mulanya, DNA Clothing membuat produk fesyen wanita syar’i yaitu gamis dengan motif polos, kemudian mulai menambahkan corak pada busananya. DNA Clothing juga mulai menambah variasi produknya dengan fesyen busana muslim satu set lengkap untuk keluarga. Selanjutnya, DNA Clothing mulai membuat busana muslim batik baik itu untuk laki-laki, hingga gamis batik wanita untuk perempuan. Ketiga, harga yang ditawarkan oleh DNA Clothing juga sangat kompetitif mulai dari Rp.80.000/barang hingga Rp. 355.000/barang. Berikut beberapa contoh produk batik yang dijual DNA Clothing Indonesia.

Dalam praktiknya, produk DNA Clothing juga memiliki kekurangan. Pertama dari segi pemilihan motif batik yang masih terbatas. Kedua kekurangan dalam hal waktu proses pembuatan yang tentunya tidak dapat selesai secepat dengan memproduksi pakaian dengan menggunakan mesin pabrik. Maka, diperlukan waktu lebih lama dalam proses produksi karena masih menggunakan penggabungan antara alat dan juga pembuatan tangan. Kedepannya jika akan dilakukannya ekspor tentu diperlukan penambahan jumlah karyawan ataupun dengan menggunakan beberapa mesin yang bisa membantu proses produksi

Melalui kelebihan yang dimiliki, DNA Clothing dinilai memiliki potensi untuk merambah pasar luar negeri. Mengingat produk pakaian syar’i gamis dari DNA Clothing memiliki keunikan karena dipadukan dengan motif batik yang memiliki ciri khas budaya Indonesia.Terlebih, saat ini batik sudah menjadi industri modern baik di dalam negeri hingga mancanegara. Menurut laman indonesia.go.id, keberadaan batik yang muncul di industri kerajinan sudah ada sejak abad ke-19 di Indonesia. Batik merupakan ciri khas bangsa Indonesia dan sejak 2 Oktober 2019 sudah dijadikan warisan budaya Indonesia. Maka, batik sudah memiliki nilai jual cukup baik karena keberadaannya sudah diakui oleh dunia. 

Dalam proses pemasarannya, selama ini DNA Clothing hanya melakukan penjualan produknya di Indonesia. Indonesia memang merupakan market yang sangat potensial untuk produk-produk yang mereka pasarkan karena mayoritas beragama Islam. Akan tetapi negara yang mayoritas beragama Islam tidak hanya Indonesia, terdapat beberapa negara muslim lainnya yang berpotensi sebagai pasar DNA Clothing. Oleh karena itu, agar dapat merambah pasar internasional, diperlukan adanya ekspansi pasar ke negara tersebut yang biasa kita sebut sebagai ekspor. 

Gambar 1.1 Sumber: worldatlas.com

Dalam gambar 1.1 menunjukan jumlah persentase beberapa negara dengan dengan jumlah persentase populasi warganya yang memeluk agama muslim. Negara dengan penduduk muslim cukup banyak dapat menjadi tujuan ekspor DNA Clothing. Namun untuk permulaan, DNA Clothing Indonesia bisa melakukan ekspor kedua negara yang berlokasi di Asia yaitu Malaysia dan Brunei Darussalam. Selain karena mayoritas penduduknya beragama Islam, alasan lainnya karena lokasi yang tidak begitu jauh dari negara Indonesia, sehingga waktu dan biaya untuk pengiriman lebih mudah dijangkau. 

Ekspor dapat didefinisikan menurut Directorat Jendral Pengembangan Ekspor Nasional dalam website resminya http://djpen.kemendag.go.id merupakan kegiatan mengeluarkan barang dari dalam negeri ke luar negeri . Biasanya proses ekspor sendiri  dimulai dengan adanya penawaran dari satu pihak yang disertai dengan persetujuan antara pihak Ekspotir dan Impotir. Ekspor ini dapat digunakan oleh perusahaan yang skala bisnis menengah maupun yang skalanya besar sehingga ekspor ini merupakan strategi yang tepat untuk dapat bersaing di pasar International.

Task environment atau lingkungan tugas terdiri dari semua yang berkaitan langsung dengan perusahaan, lingkungan tugas disini memiliki tugas masing masing dan saling berkaitan. Adapun yang terlibat dalam lingkungan tugas antara lain adalah Suppliers, Distributors, customer, dan competitor. Dari semua itu mereka saling berkaitan satu sama lain dan akan saling mempengaruhi juga kinerja perusahaan. 

Supplier, adalah pemasok bahan baku dari perusahaan tersebut, dalam hal ini bahan baku dasar yang dipakai oleh perusahaan ini antara lain adalah kain itu sendiri, benang jahit, kancing, dan juga bahan bahan lain. Untuk memperkecil biaya produksi perusahaan ini menggunakan bahan baku yang berasal dari suppliers lokal dengan harga yang relatif lebih murah dan kualitas lebih bagus. Dengan seperti itu diharapkan harga yang akan ditawarkan ke pasar akan menjadi lebih murah dan pasar akan mendapatkan kualitas lebih bagus.

Distributors, adalah perusahaan atau jasa yang membantu menjual produk atau jasa ke customers. Dalam era digital pada saat ini seorang distributor tidak harus memiliki sebuah toko fisik ataupun kantor secara fisik untuk mengurangi overhead cost dari sebuah perusahaan. Dalam hal ini perusahaan menggunakan instagram, online marketplace, dan beberapa agen yang berada di kota kota tertentu yang ada di indonesia. Dengan instagram dan online marketplace perusahaan melakukan direct selling atau penjualan langsung kepada customers, selain melakukan direct selling menggunakan instagram dan online marketplace DNA Clothing juga membuka kesempatan bagi siapa saja yang mempunyai keinginan untuk menjadi distributor dari produk-produk yang mereka buat. Sehingga dalam hal ini pelanggan mempunyai pilihan untuk membeli produk mereka melalui online order maupun offline order melalui distributor yang sudah ada.

Customers, adalah perorangan atau grup yang membeli/menggunakan/ menikmati produk yang sudah diproduksi oleh produsen. Customers di sini sangat penting karena sangat mempengaruhi kelancaran berlangsungnya usaha tersebut. Adapun customer utama di dalam perusahaan ini adalah para umat beragama Islam, dikarenakan produk-produk yang diproduksi merupakan busana muslim. Sebagai salah negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia Indonesia merupakan pasar yang sangat potensial, akan tetapi pasar di negara lain yang mayoritas muslim juga sangat potensial seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Arab Saudi ,dan lain-lain. Oleh karena itu perusahaan perlu menjaga hubungan dengan pelanggan dengan sebaik-baiknya, mulai dari kualitas produk, kemudahan mendapatkan, dan juga kemudahan ketika produk yang dijual tidak sesuai dengan ekspektasi.

Competitors, adalah organisasi atau perusahaan yang memproduksi barang atau jasa dalam bidang dan hal yang sama seperti yang perusahaan produksi. Setiap industri mempunyai karakteristik persaingan masing masing sebagai contoh persaingan dalam media massa akan berbeda karakteristiknya dengan industri dalam bidang sosial media, hal itu disebabkan karena setiap industri mempunyai cara yang berbeda dalam hal untuk bertahan, begitupun dengan industri pakaian gamis seperti yang dilakukan oleh DNA Clothing Indonesia ini, kompetitor dalam dunia ini sangatlah banyak antara lain Rabbani, Jenahara, Meccanism, dan lain-lain. Mereka mempunyai strategi yang berbeda-beda dalam bersaing, seperti rabbani contohnya, rabbani membuat iklan yang menggelitik dan mudah diingat orang sehingga memiliki brand power tersendiri dalam benak calon customers, sedangkan perusahaan ini membangun brand power dengan cara menjual produk dengan kualitas bagus dengan harga yang relatif murah dari pada kompetitor. Hal itu tidak bisa tercapai apabila tidak ada kesinambungan antara Supplier, Distributor, dan Customers yang memberi timbal-balik.

General Environment

General Environment merupakan hal-hal yang akan mempengaruhi perusahaan, baik itu berupa peluang maupun ancaman bagi perusahan. Menurut (Jones, Goerge, 2016) Ekonomi, Teknologi, Sosial Budaya, Demografi, Politik dan Hukum dalam General Environment memiliki dampak terhadap Task Environment yang menentukan kemampuan perusahaan dalam mendapatkan sumber daya. Lingkup yang mempengaruhi dalam hal ini berkaitan secara meluas atau makro. Sebelum memasuki pangsa pasar baru, aspek-aspek tersebut perlu dipertimbangkan dan perlu adanya analisa terlebih dahulu. Analisa tersebut diperlukan untuk mengetahui keadaan suatu tempat apakah tempat atau negara tersebut memiliki iklim bisnis yang diharapkan oleh perusahaan.

Pada analisa ekonomi, perusahaan dapat melihat bagaimana keadaan ekonomi di negara tersebut seperti pertumbuhan ekonomi, tingkat pengangguran, inflasi dan lain-lain. Untuk bisa menjual produk ke luar negeri, DNA Clothing perlu mempertimbangkan hal tersebut untuk melihat seberapa potensialkah negara tersebut dan menentukan apakah daya beli masyarakat cukup tinggi dan kegiatan ekonomi di negara tersebut berjalan dengan baik. 

Analisa teknologi merupakan kombinasi keahlian dan peralatan yang digunakan perusahaan dalam mendesain, memproduksi, mendesain barang maupun jasa. Hal ini diperlukan untuk melihat seberapa jauh teknologi yang sudah diterapkan ataupun digunakan di negara tersebut. Teknologi bukanlah hal yang berkaitan langsung dengan produk-produk yang akan dijual oleh DNA Clothing, sebab bisnis ini akan mengembangkan bisnisnya dengan cara ekspor sehingga dalam proses produksinya akan dilakukan di Indonesia.

Sosial budaya adalah suatu sistem tradisional dari sebuah hubungan yang dibangun antara perseorangan atau kelompok di masyarakat. Aspek sosial budaya berkaitan erat dengan bagaimana perseorangan memperlakukan orang lain maupun kelompok lain. Produk yang ditawarkan DNA Clothing sendiri merupakan pakaian yang bisa digunakan oleh semua kalangan sehingga tidak membedakan atau hanya kalangan tertentu yang bisa membeli atau menggunakan pakaian tersebut.

Aspek demografi berkaitan dengan populasi seperti jumlah populasi di negara tersebut dan perkembangan dari kelas sosial yang ada. Aspek demografi membantu perusahaan untuk menentukan pangsa pasar mereka apakah akan membuat produk untuk pria atau wanita, untuk kaum muda atau tua dan seterusnya. Produk DNA Clothing diperuntukan untuk semua umur, baik untuk anak-anak hingga orang dewasa. Selain itu juga produk DNA Clothing juga untuk pria maupun wanita.

Kekuatan politik merupakan hal-hal atau perubahan yang ada berkaitan dengan hukum dan regulasi. Dalam hal ini kestabilan politik dan regulasi dari sebuah negara perlu untuk dipertimbangkan, terutama untuk produk-produk tertentu perlu benar-benar melihat apakah produk yang akan perusahaan jual di negara tersebut tidak akan melanggar regulasi maupun hukum yang ada. Produk DNA Clothing berupa pakaian Gamis dengan motif batik yang dalam hal ini tidak akan membentur dengan kebijakan atau peraturan yang ada, terlebih pasar yang akan dituju merupakan negara-negara dengan mayoritas muslim.

Maka untuk dapat menembus pasar dunia, DNA Clothing harus memperhatikan beberapa hal untuk melakukan gebrakan ke pasar internasional. Pemasaran, kualitas bahan pakaian, distribusi, manufaktur dan beberapa hal lainnya menjadi faktor penentu DNA Clothing kedepannya. Sebagai salah satu produsen busana muslim batik yang sedang merambah pasar dunia, Qonita Batik dapat menjadi acuan bagi DNA Clothing untuk menembus pasar global. 

Qonita Batik merupakan perusahaan yang bergerak di bidang seni kreatif kain batik khas Pekalongan, yang didirikan oleh ibu Hj. Najah Aljuhi. Pasar Qonita Batik saat ini tidak hanya di Indonesia, tetapi juga berada di luar negeri seperti Singapura dan Malaysia. Berbagai variasi produk ditawarkan oleh Qonita Batik mulai dari pakaian formal hingga santai seperti gaun pernikahan, busana muslim untuk ke acara formal, hingga pakaian batik untuk laki-laki, dengan konsep lebih young and stylish. Meskipun memiliki variasi, namun Qonita Batik tetap berfokus dengan bahan utama batik. Hal ini dapat menjadi contoh bagi DNA Clothing yang masih menjual produk selain batik. Dengan batik, DNA Clothing dapat memiliki target konsumen yang jelas. Selain itu, busana muslim batik juga merupakan pasar yang menjanjikan saat ini. DNA Clothing juga dapat melakukan variasi warna, motif dan model pada produknya tetapi tetap mengusung konsep syar’i seperti Qonita Batik. Keuntungan DNA Clothing adalah perusahaan ini telah mencoba masuk pada beberapa pasar baik itu dewasa dan anak-anak. Sehingga DNA Clothing dapat semakin memberikan variasi dalam produknya. 

Gambar dua dari kiri merupakan produk milik Qonita Batik (http://www.qonitabatik.com), dan dua gambar di kanan adalah DNA Clothing (https://www.facebook.com/oridnaprodusen/)

Gambar dua dari kiri merupakan produk milik Qonita Batik (http://www.qonitabatik.com), dan dua gambar di kanan adalah DNA Clothing (https://www.facebook.com/oridnaprodusen/)

Selanjutnya, DNA Clothing juga mulai harus memperhatikan kualitas bahan baku mereka. Seperti halnya Qonita Batik yang menggunakan bahan bahan berkualitas seperti Sutra ATBM – Sutra Krep Sifon – Silk – Paris – Katun – Rayon – Viscose – Satin. Penggunaan bahan baku berkualitas ini tak lain sebagai upaya yang disediakan produsen untuk kenyamanan konsumennya. Sebagai permulaan, DNA Clothing dapat memanfaatkan bahan baku busana muslim dari produk lokal yang memiliki kualitas yang baik. Keadaan ini menjadi faktor penting bagi DNA Clothing dalam menembus pasar internasional agar dapat memenuhi kebutuhan dan ekspektasi yang berbeda-beda dari konsumen mereka di luar negeri.

Kemudian, DNA Clothing juga harus memperhatikan proses pemasaran ketika akan menembus pasar internasional. Sebagai contoh Qonita Batik yang menjual produknya tidak hanya melalui toko offline, tetapi juga menyediakan toko online seperti situs resmi. Guna menunjang konsumen baik itu dalam negeri atau luar negeri, Qonita Batik mulai menggunakan pilihan bahasa Inggris dalam bahasanya. Walaupun terkesan remeh, akan tetapi ketersediaan bahasa menjadi faktor yang penting bagi perusahaan yang ingin merambah pasar internasional. Selain itu dengan menggunakan bahasa Inggris dapat meningkatkan brand image pada perusahaan tersebut. Maka dari itu, melihat bagaimana kesuksesan yang diraih Qonita Batik dalam meraih konsumen luar negeri, hal ini dapat dilakukan oleh DNA Clothing. DNA Clothing dapat memulainya dengan memaksimalkan fungsi dari media sosial, surat elektronik, situs resmi maupun blog. Kemudian, DNA Clothing dapat membuat situs resmi mereka dengan pilihan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris agar konsumen diluar Indonesia dapat memahami situs resmi dan produk yang dijual. Dengan memanfaatkan kemajuan teknologi adalah bentuk upaya perusahaan siap bersaing secara internasional. Selain itu, optimalisasi digital marketing yang dapat dilakukan oleh DNA Clothing lainnya adalah dengan menjual produknya di situs belanja online di negara tersebut atau secara internasional seperti Amazon, AliExpress, eBay, dan lainnya. Maka kedepannya mereka dapat menjangkau konsumen-konsumen yang sebelumnya tidak terjangkau. 

Keikutsertaan Qonita Batik dalam beberapa acara fesyen seperti Indonesia Fashion Week menjadi faktor penting dalam memasarkan produk di tengah banyaknya pesaing yang juga ingin merambah pasar internasional. Hal ini dapat dilakukan oleh DNA Clothing untuk dapat meningkatkan kesadaran konsumen akan brand mereka. DNA Clothing dapat mencoba mengikuti beberapa acara fesyen busana muslim baik itu dengan cakupan lokal, nasional, hingga internasional. Adapun strategi lain yang dapat dilakukan oleh DNA Clothing untuk mengibarkan sayapnya di pasar internasional adalah dengan melakukan sponsorship kepada tokoh-tokoh yang berpengaruh terhadap gaya hidup muslim.      

Untuk meningkatkan kesadaran produk di luar negeri, di awal DNA Clothing juga dapat memasarkan produk mereka ke luar negeri dengan cara titip jual. Sebagai langkah awal dalam melakukan ekspor, DNA Clothing perlu mengetahui kesuksesan mereka di negara lain. Maka cara titip jual ini dapat diberlakukan oleh DNA Clothing di beberapa negara seperti Malaysia dan Brunei Darussalam. Pemilihan ketiga negara ini tidak dilakukan secara asal. Jika menilik Qonita Batik, target pasar luar negeri mereka salah satunya adalah Malaysia. Pemilihan ini didasarkan pada faktor seperti demografi, politik, dan sosial budaya. Jika melihat produk dari Qonita Batik yang menjual busana muslim maka pemilihan ini telah sesuai dengan faktor demografi, politik, dan sosial budaya. Hal ini dikarenakan penduduk Malaysia beragama Islam, kemudian politik, ekonomi yang stabil, dan memiliki karakteristik sosial dan budaya yang hampir mirip dengan Indonesia. Oleh karena itu, untuk dapat menjajaki kancah internasional, DNA Clothing dapat mencobanya di beberapa negara tetangga seperti Malaysia dan Brunei Darussalam. 

Selain kualitas bahan, distribusi tiap produk juga perlu diperhatikan apabila telah mencapai dunia internasional seluruh pengiriman atau distribusi haruslah cepat dan tepat. Dimana yang dimaksud cepat dan tepat adalah pengiriman haruslah tepat waktu dan sesuai dengan tempat tujuan. Dimana untuk mencapai hal-hal distribusi yang telah disebutkan sebelumnya DNA clothing dapat menyediakan warehouse atau gudang penyimpanan yang dekat dengan konsumen agar dapat memenuhi kebutuhan atau permintaan konsumen dengan cepat. Seiring dengan berkembangnya perusahaan, DNA Clothing juga dapat memaksimalkan jumlah karyawan untuk dapat memenuhi kebutuhan pasar. Sehingga tidak hanya akan menguntungkan beberapa kelompok saja, namun juga menguntungkan masyarakat sekitar karena membuka lapangan kerja baru. 

Selain usaha untuk memasarkan produk secara global, perusahaan juga secara berkelanjutan terus memperbaiki kualitas produknya, salah satu caranya adalah dengan menerima kritik dan saran dari konsumen secara global. Kritik dan saran dapat diberikan melalui situs resmi, kolom komentar pada media sosial, alamat surat elektronik. Tujuan dalam menerima kritik dan saran agar DNA batik dapat mengerti kekurangan yang dimiliki, agar produk mereka menjadi lebih baik dan tidak kalah saing dengan busana muslim batik lainnya. 

Penulis: Kelompok Gone With The Win

(Briyan Reynaldo D. Iddo, Hafiz Syahreva A., Ivana Elysia Sinarso, Kartika Natasha DH, Maulana Riski N, Muhammad Ali Rois, Richard Chandra)

Daftar Pustaka

Ferrell, O.C., Hirt, Geoffrey A., Ferrell, Linda. 2018. Business Foundations A Changing World. New York: McGraw-Hill Education.

https://www.indonesia.go.id/ragam/seni/seni/batik-yang-mendunia. Diakses pada 27 Agustus 2019

https://www.worldatlas.com/articles/islamic-countries-in-the-world.html. Diakses pada 27 Agustus 2019


Like it? Share with your friends!

6
6 points

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
2
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
3
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format