Sambal Bu Rudy, dari Surabaya menuju Saudi Arabia

Sambal Bu Rudy sudah menjadi oleh–oleh wajib saat berkunjung ke Surabaya, kini saatnya untuk keluar kandang dan melangkah go international


19
19 points

Makanan pedas seolah tak bisa dipisahkan dengan kehidupan sehari-hari orang Indonesia. Sambal adalah salah satu contoh makanan yang hampir wajib ada di meja makan. Bahkan makanan dengan pedas berlevel pun kini menjadi tren. Berbagai rumah makan di Indonesia pun sering menyediakan berbagai jenis sambal untuk memenuhi selera pengunjungnya.

Urusan selera makan memang tak bisa dipaksakan. Ketika berkunjung ke luar negeri, raga boleh jadi ada di negeri seberang, namun lidah tertinggal di kampung halaman. Lidah lokal pun sering protes jika sambalnya tak senikmat sambal di negara sendiri. Sambal olahan dalam kemasan botol menjadi jawaban bagi masyarakat yang tak bisa lepas dari sambal.

Sambal Bu Rudy salah satunya,  sambal olahan dalam kemasan botol dari Surabaya yang sudah ada sejak tahun 2000. Dikelola langsung oleh Ibu Lanny dan Pak Rudy selaku pemilik. Saat ini mereka telah membuka 5 Rumah makan “Depot Bu Rudy” yang menjual beraneka ragam makanan.

Namun Ibu Lanny memutuskan menjual sambal khas buatannya secara terpisah semenjak permintaan pengunjung yang antusias terhadap sambal tersebut. Tak menunggu lama, Ibu Lanny akhirnya meresmikan sambalnya dalam kemasan botol plastik dengan label “ Sambal Bu Rudy”.

https://lh5.googleusercontent.com/9ZmFzGM0cHfEIl7zo2UItbKxt52JfXWhZ9V9t1UHU5g53Mq7KGWN9vfQtV4KGMkqxi_qd1NlR4dFLvU5VmZgonxywKJLQtplc5NUX2uKvgREaK-Ku-LsNPKgrMD4PfO6eDHr923h

Bu Rudy Depot Sambel (Foto: Phaksy Sukowati/kumparan)

Saat ini Sambal Bu Rudy sudah menjadi oleh–oleh wajib saat berkunjung ke Surabaya. Sambal Bu Rudy yang memiliki rasa khas berkat resep rahasianya ini telah menjadi andalan masyarakat Indonesia. Dengan 3 varian rasa yaitu, sambal bawang, sambal bajak, dan sambal ijo yang semuanya dapat diterima lidah masyarakat Indonesia.

Varian Sambal Bu Rudy yang paling favorit adalah sambal bawang yang dibandrol dengan harga Rp 23.000. Potensi pasar Sambal Bu Rudy tidak hanya dalam negeri, namun juga luar negeri mengingat pecinta makanan pedas tidak hanya datang dari Indonesia. Selain masyarakat luar negeri sebagai potensi pasar yang baik, Sambal Bu Rudy juga memiliki potensi bisnis yang baik di beberapa negara dengan jumlah masyarakat Indonesia yang besar.

Potensi Pasar Luar Negeri

Berdasarkan data Bank Indonesia dan BNP2TKI, per Juni 2019 terdapat 3,7 juta Warga Negara Indonesia yang bekerja di luar negeri sebagai TKI (Tenaga Kerja Indonesia). Negara terbesar tujuan TKI berturut-turut adalah Malaysia (1,9 juta jiwa), Arab Saudi (961 ribu jiwa) dan Taiwan (295 ribu jiwa). Ketiga negara tersebut merupakan pangsa pasar yang menggiurkan untuk Sambal Bu Rudy melebarkan sayap di luar negeri terutama untuk memenuhi kebutuhan para pekerja migran yang rindu akan masakan khas nusantara. 

Data Jumlah Pekerja Migran Indonesia berdasarkan Negara Penempatan, 2017 – 2019 (Sumber : Bank Indonesia) [1]

Selain sebagai negara tujuan Warga Negara Indonesia untuk bekerja, Arab Saudi juga menjadi negara tujuan masyarakat Indonesia untuk melakukan perjalanan ibadah baik ibadah umrah ataupun ibadah haji. Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah jamaah umroh dan haji dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. 

Grafik Pertumbuhan Jemaah Haji Indonesia 1888 – 2018 (Sumber : Kementerian Agama; Publikasi : lokadata) [2]

Khusus untuk ibadah umrah, Indonesia secara rutin selalu memberangkatkan jamaah ke Arab Saudi, dimana hal tersebut menjadi pasar yang baik bagi para pelaku usaha makanan Indonesia di Arab Saudi khususnya Jeddah, Mekkah dan Madinah sebagai kota yang disinggahi ketika melakukan ibadah.

Grafik Pertumbuhan Jamaah Umrah Indonesia 2008 – 2018 (Sumber : Kementerian Agama & Riset Kontan; Publikasi : Kontan.co.id) [3]

Merujuk pada perjanjian kerjasama antara Indonesia dan Arab Saudi pada tahun 2017  dalam hal perdagangan, pemerintah Indonesia ingin membangun komitmen penghapusan hambatan. Secara khusus, Indonesia meminta Raja Salman untuk memberikan kemudahan akses bagi produk Indonesia untuk dapat berkembang di Arab Saudi. Dengan adanya perjanjian kerjasama tersebut menjadi peluang bagi Sambal Bu Rudy untuk dapat bersaing dengan produk makanan lainnya yang lebih dulu go international. 

Untuk merambah pasar internasional, menurut teori pada Buku Ferrell, O.C., Hirt, G. dan Ferrell, L. (2020). Business: A Changing World, terdapat beberapa alternatif pengembangan usaha yang dapat dilakukan sambal Bu Rudy, yaitu : Exporting, Importing, Trading, Licensing, Franchising, manufacturing, Outsourcing, Offshoring, dan Joint Venture.

Exporting adalah mode of entry paling efektif dan efisien bagi bisnis Sambal Bu Rudy ini. Mempertimbangkan packaging sambal bu rudy yang sudah didesain sedemikian rupa sehingga awet lebih lama dalam perjalanan export. Selain itu exporting menjadi salah satu alasan mendasar agar cita rasa sambal bu rudy tetap sama. Penerapan mode of entry yang lain dirasa kurang efektif karena perbedaan bahan baku seperti cabai dan bawang yang tersedia di Arab Saudi.

Tantangan Sambal Bu Rudy menuju Tanah Suci

Dalam menghadapi tantangan general environment : political & legal forces, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Arlinda, dalam pertemuan teknis bersama puluhan peserta yang sebagian besar adalah pengusaha dan produsen makanan, minuman, dan peralatan hotel pada tanggal 29 November 2018, menyatakan potensi peningkatan ekspor Indonesia yang dapat diraih dengan memanfaatkan kebutuhan jamaah haji Indonesia adalah sebesar 56,7 juta dollar AS per tahun atau 4,11 persen dari total nilai ekspor Indonesia ke Arab Saudi tahun 2017. Pemerintah Indonesia telah bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan katering di Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan jamaah haji Indonesia selama berada di Arab Saudi. [4]

Hal ini pun juga sudah didukung dengan produk makanan instan adalah salah satu dari lima ekspor terbesar Indonesia ke Arab Saudi selain otomotif; lemak, minyak nabati dan minyak mentah; produk kertas dan produk kayu. Nilai ekspor makanan instan ini sebesar USD 63,17 juta ditandatangani oleh Raja Salman dalam kunjungannya ke Indonesia pada tanggal 1 – 9 Maret 2017.[5]

Sedangkan dalam menangani kendala sertifikat halal, Sekretaris Jenderal Komite Akreditasi Nasional (KAN) / Badan Standardisasi Nasional (BSN) menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan Emirates Authority for Standardization and Metrology (ESMA) untuk penyelarasan sertifikat halal. Selanjutnya, Komite Akreditasi berpotensi mendapatkan wewenang untuk memberikan akreditasi terhadap lembaga sertifikasi halal, seperti Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama  Indonesia (LPPOM MUI). Dengan kerja sama ini, nantinya pembuatan sertifikasi produk halal untuk ekspor ke Uni Emirat Arab bisa diurus Indonesia. MoU ini berlaku selama lima tahun sejak penandatanganannya pada Senin, 23 Juli 2018. [6]

Sedangkan untuk economic forces, nilai tukar Rupiah terhadap Riyal relatif stabil sehingga aktivitas ekspor dapat dilakukan secara rutin. Pertumbuhan ekonomi Arab Saudi pun masih dinilai baik, pada tahun 2018 ekonomi Arab Saudi tumbuh 2,2%[7], namun demikian faktor permintaan lebih kepada daya beli jamaah Haji dan Umroh dari Indonesia yang meningkat setiap tahunnya. 

Nilai Tukar Riyal Saudi ke Rupiah (Sumber : google.com)

Selanjutnya dengan memanfaatkan technology forces di era digital, Sambal Bu Rudy dapat dipasarkan secara efisien melalui web dan media sosial sehingga informasi ini dapat diakses para jamaah Umroh dan Haji yang sedang berada di Arab Saudi. 

(Foto: Instagram.com/frankysaerens)

Lain halnya pula dalam lingkup task environment, target pasar utama (customer) Sambal Bu Rudy di Arab Saudi adalah jamaah umrah dan haji asal Indonesia. Jamaah umroh secara rutin datang sepanjang tahun kemudian dilanjutkan dengan kedatangan jamaah haji ke Arab Saudi. Jumlah jamaah umroh dan haji kian meningkat setiap tahunnya. Hal tersebut merupakan pangsa pasar Sambal Bu Rudy yang utama. Pangsa pasar lain adalah orang Indonesia yang telah menetap di Arab Saudi yang secara bertahap juga akan mempengaruhi selera orang Arab Saudi. 

Tantangan lainnya datang dari competitor yang telah berhasil lebih dulu mengekspor produk bumbu dan sambal yaitu PT Ikafood Putramas (Kokita) dan PT Agro Tama Abadi (Pring Mas). Perusahaan ini sudah terlebih dahulu mengenalkan produknya dengan melakukan demo masak yang bertajuk Fun and Easy Cooking with Kokita and Pring Mas. Acara tersebut diselenggarakan di Hotel Al Badr, Kandara Dist, Jeddah, pada bulan Januari 2018. [8]

Strategic partner yang dapat digandeng untuk ekspor Sambal Bu Rudy adalah toko bahan makanan, katering, dan restoran yang menyediakan bahan makanan Indonesia. Contohnya adalah Toko Puncak untuk toko bahan makanan, Bakso Doel untuk restoran, dan TFA Manasek untuk katering.

KOMPASTV on YouTube
Langkah Sambal Bu Rudy menuju Eksis di Arab Saudi

Sambal Bu Rudy yang memiliki rasa yang otentik dan dikenal kerap dikonsumsi sehingga dikenal oleh masyarakat Indonesia.

Untuk mengekspor Sambal Bu Rudy wajib untuk memenuhi aspek legalitas sesuai panduan Kementerian Perdagangan, seperti label kemasan dicantumkan dalam bahasa Inggris dan Arab, dan memenuhi sertifikasi dari SASO.

Setelah dikirim ke Arab Saudi, Sambal Bu Rudy akan dipasarkan melalui toko makanan, restoran dan catering yang menyediakan konsumsi jamaah umroh dan haji. Kerja sama dapat dijalin diantaranya dengan Toko Puncak dan Bakso Doel Madinah yang telah memiliki nama di antara jamaah Indonesia yang datang ke Arab Saudi. Seperti yang dipaparkan sebelumnya bahwa pangsa pasar utama Sambal Bu Rudy adalah Jamaah Umroh dan Haji dari Indonesia, juga para pendatang dan Tenaga Kerja Indonesia di Arab Saudi. Namun hal ini tidak menutup kemungkinan Sambal Bu Rudy dapat dinikmati oleh masyarakat lokal Arab Saudi.

Untuk memaksimalkan penjualan dan memperluas pasar bisnis ini, Sambal Bu Rudy dapat melakukan metode - metode seperti :

Resep Dhapoermu on YouTube
  1. Memaksimalkan  publikasi dan promosi melalui rumah makan khas Indonesia di Arab Saudi. Publikasi dan promosi juga dilakukan melalui media sosial yang efektif menjangkau jamaah Umroh dan Haji Indonesia.

  2. Melakukan kerjasama dengan penyedia jasa, seperti travel umroh, jasa konsumsi perjalanan dan  juga hotel - hotel tempat jamaah menginap.

  3. Menjaring kerja sama dengan perusahaan importir lokal untuk lebih mudah menembus pasar dan dalam mengatasi kendala sertifikasi halal seperti Al Raqeb Universal Group.

  4. Aktif mengikuti kegiatan promosi seperti mengikuti pameran Saudi Agrofood yang digelar di Riyadh International Convention and Exhibition Center, Riyadh atau Indonesia Expo Jeddah di Kawasan Jeddah Exhibition and Trade Centre. Produk makanan dan minuman Indonesia diminati oleh pasar Arab Saudi. Ketertarikan ini terlihat dalam tingginya antusias masyarakat Arab Saudi terhadap produk Indonesia dalam pameran Saudi Agrofood yang digelar pada awal Oktober 2018. Indonesia merupakan satu-satunya negara di wilayah Asia yang mengikuti pameran Saudi Agrofood.


Sumber :

[1]https://www.bi.go.id/seki/tabel/TABEL5_30.pdf

[2]https://lokadata.id/detail-gallery/jumlah-jemaah-haji-dari-seluruh-dunia-2011-2018-1562661760

[3]https://twitter.com/giewahyudi/status/1085029511635189760?lang=ga

[4]https://ekonomi.kompas.com/read/2018/11/29/184300026/dorong-ekspor-ke-arab-saudi-kemendag-incar-kebutuhan-jemaah-haji?page=all

[5]https://economy.okezone.com/read/2017/02/24/320/1626928/daftar-5-ekspor-terbesar-ri-ke-arab-saudi-nomor-satu-mobil

[6]https://katadata.co.id/berita/2018/07/23/pemerintah-genjot-ekspor-pangan-ke-arab-dengan-sertifikasi-halal

[7]https://kabar24.bisnis.com/read/20190603/19/930205/2019-ekonomi-arab-meningkat-walau-ekonomi-global-melambat

[8]https://www.antaranews.com/berita/675006/bumbu-khas-indonesia-diperkenalkan-di-arab-saudi


Disusun oleh :

Dewi Amelia, Mirza Zulkarnain, Rieza Sidrafil Febianti, Unggul Satriya Anugrah


Like it? Share with your friends!

19
19 points

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
1
Genius
Love Love
31
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
26
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format