Menuju Makmur dari Nusa Tenggara Timur: Kisah Perjuangan Sebuah Desa di Pulau Lembata


9
9 points

Desa Waijarang dan Apa yang Membuatnya Tertinggal

Pesona wisata di Desa Waijarang, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur seharusnya menjadi salah satu yang patut masuk dalam daftar destinasi wisata yang layak dikunjungi.Keindahan alam dari desa ini didominasi oleh wilayah pantai, perbukitan, dan pegunungan. Apa yang dimiliki oleh Desa Waijarang ini tentunya dapat menjadi sumber destinasi wisata terbaru dari Indonesia. Tapi apa yang mencegahnya?

  • Akses Jalan: Infrastruktur Jalan di Kabupaten Lembata yang Paling Buruk

Sampai dengan tahun 2019, akses jalan di Kecamatan Nubatukan sendiri masih sangat terbatas. Dari keseluruhan wilayah, panjang jalan berstatus jalan provinsi di area Desa Waijarang Kecamatan Nubatukan sendiri hanya 18 kilometer.[1] Akses jalan tersebut diperkirakan baru sampai ke desa tetangga sebatas Desa Baobolak di Kecamatan Nagawutun. Panjang jalan tersebut belum memasuki area desa tetangga lainnya seperti yaitu Desa Wulandone.[2] Padahal, sebagai satu kepulauan akses area satu dengan yang lainnya sangat krusial guna memperlancar laju perkembangan baik dari sisi sumber daya manusia maupun infrastruktur negara. Dampak terbesar dari terbatasnya akses jalan di Kabupaten Lembata ini adalah aktivitas pariwisata yang terkendala akses transportasi. 

  Sumber: Bappenas[3]

  • Akses Telekomunikasi dan Informatika: Sulit Sinyal

Kabupaten Lembata merupakan daerah pemekaran baru dari Kabupaten Flores Timur. Sebagai daerah otonomi baru di NTT, tantangan terbesar Kabupaten Lembata adalah mengejar pemberdayaan sumber daya manusia melalui efektivitas teknologi. Padahal, Provinsi NTT sendiri saat ini masih berada pada urutan ke 33 sebagai provinsi dengan indeks pembangunan teknologi informasi dan komunikasi terendah di Indonesia.[4] Sejak tahun 2017, Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur telah mengusulkan adanya pembangunan 8 buah tower pemancar atau BTS (Base Transceiver Station) di area lima desa akses internet termasuk Desa Waijarang di Kabupaten Lembata kepada Menkominfo.[5] Berharap pada proses, pemerintah lokal masih berusaha untuk membebaskan masyarakat dari keterisolasian.

  • Tingkat Kesejahteraan dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM)

Sumber: Bappenas[6]

Dilansir dari Bappenas, nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) NTT berada di urutan ketiga terbawah secara nasional setelah Papua dan Papua Barat.[7]Rendahnya IPM ini sangat dipengaruhi olehperingkat rata-rata pendidikan di NTT yang merupakan terendah keempat di Indonesia. Tingkat kesejahteraan masyarakat di NTT sangat dipengaruhi oleh isu ketenagakerjaan. Tidak heran, apabila dilihat dari struktur pekerjaannya, hampir di semua kelompok usia didominasi oleh pekerjaan informal dengan pendidikan rata-rata Sekolah Dasar dan terkonsentrasi di pedesaan. Permasalahan utama ketenagakerjaan di NTT adalah kualitas pekerjaan yang rendah dimana banyak sekali pekerjaan dibidang sektor informal dengan gaji minimum. 

Sumber: Bappenas[8]

Optimisme Inovasi Menuju Makmur

  • Memaksimalkan Peran KUD Bagi Pembangunan Desa Waijarang

Bukan tidak mungkin untuk membuat area Desa Waijarang sebagai destinasi turisme andalan di Kabupaten Lambata. Jika terkelola dengan baik, sektor pariwisata dapat menjadi pendongkrak perekonomian masyarakat. Dan, dengan pemasaran yang tepat, wisatawan lokal maupun mancanegara pun bisa berbondong-bondong berkunjung ke area pantai sepanjang garis Desa Waijarang. Optimisme ini dapat dijadikan semangat untuk NTT menujur makmur. Guna meningkatan perekonomian desa Waijarang, hal pertama yang bisa dilakukan adalah menyokong kesejahteraan perekenomian masyarakat lokal melalui KUD (Koperasi Unit Desa). 

Tercatat dari tahun 2013 dan tahun 2014, ada peningkatan yang cukup signifikan pada jumlah koperasi yang ada di Pulau Lembata dari 58 unit menjadi 77 unit.[9] Unit-unit ini dapat menjadi penggerak dari bawah untuk menstabilkan perekonomian masyarakat setempat (bottom-up). Dibantu dengan pemerintah, dukungan secara hukum, moril, dan finansial dalam pertanggungjawabannya memberdayakan KUD. Pemerintah dapat memberikan modal operasional atau memfasilitasi peningkatan modal dari berbagai pihak. 

  • Pengembangan Model Ekonomi Kreatif untuk Masyarakat Desa

Dalam perjalanan desa Waijarang untuk berbenah mengembangkan potensi wisata, perlu adanya pemetaan potensi sumber daya ekonomi kreatif di objek wisata bahari di Desa Waijarang ini. Misalnya, pengolahan garam tradisional, penangkaran ikan atau udang, kerajinan tenun, dan produk makanan khas setempat. Selain itu, masyarakat desa dapat menerapkan pola sharing economy berbasis service industry. Contohnya, menyewakan kamar atau rumah sebagai akomodasi khas lokal kepada wisatawan yang berkunjung. Dengan ini, masyarakat yang ingin mencoba berbisnis tidak perlu mencari tambahan modal yang sangat besar untuk merenovasi besar-besaran atau membuat homestay khusus. Contoh lain yang dapat direalisasikan adalah dengan mengembangkan wisata kuliner. Pemasaran makanan olahan khas penduduk sekitar dapat dipasarkan sebagai nilai jual tambahan untuk wisatawan datang berkunjung dan menikmati pengalaman berlibur. Seperti restoran lokal (warung) atau produk kemasan kering yang dapat dijadikan oleh-oleh. 

  • Objek Wisata Bahari ala Desa Wisata

Sangat banyak potensi yang dapat dikembangkan di Desa ini. Jika ingin memanfaatkan seluruh potensi yang ada di Desa Waijarang maka menjadikan keseluruhan dari potensi alam dan potensi budaya yang ada di Pulau Lembata sebagai sebuah desa wisata sangat cocok untuk dijadikan ide bisnis. Dengan dikembangkannya konsep desa wisata seluruh masyarakat di Desa Waijarang dapat menjadi pelaku ekonomi dan berperan di dalam aktivitasnya. Beberapa potensi bisnis yang dapat dikembangkan dalam desa wisata ini adalah:

Homestay – Masyarakat desa dapat membangun kompleks homestay yang dibuat sesuai dengan bangunan khas budaya masyarakat di Pulau Lembata. Ada beberapa lokasi homestay yang sangat strategis untuk dibangun area objek wisata di pulau ini, seperti di Desa Waijarang sendiri. Lokasinya yang bersebelahan dengan pantai Waijarang membuat areanya sangat cocok untuk dibangun homestay. Terlebih lagi Desa ini cukup dekat dengan pelabuhan dan jalan raya Trans Lembata. Opsi membangun desa wisata pun dapat menjadi ide bisnis yang perlu dipertimbangkan prioritasnya. 

Wisata Budaya – Ada banyak kegiatan masyarakat yang dapat dijadikan wisata budaya. Di Desa Waijarang, wisatawan dapat melihat dan belajar mengenai proses pengolahan ikan secara tradisional. Wisatawan juga dapat mengunjungi tempat pengrajin kain ikat yang menjadi ciri khas pulau Lembata. Tidak hanya melihat dan belajar, dengan adanya wisata budaya, wisatawan juga dapat membeli pernak-pernik yang dibuat di Desa Waijarang.

Trekking – Dengan pengetahuan lokal masyarakat tentang wilayah-wilayah yang ada di Pulau Lembata dapat juga disediakannya pemandu trekking untuk wisatawan yang menyukai keindahan pegunungan yang ada di Pulau ini. Di Pulau Lembata terdapat beberapa gunung yang dapat dijelajahi oleh para wisatawan. Karena kegiatan ini memiliki risiko yang dapat membahayakan wisatawan maka fungsi pemandu di sini akan menjadi sangat penting. Namun, tentunya objek wisata seperti ini akan menjadi destinasi favorit para pecinta wisata adrenalin.

Wajah Dibalik Inovasi Untuk Maju

  • Pemerintah Lokal Mendukung Turisme Desa

Terbatasnya sumber daya manusia yang kompeten dalam mengelola bisnis dan wisata tentunya menjadi salah satu hambatan berkembang dan terwujudnya rencana peningkatan perekonomian desa Waijarang. Oleh sebab itu perlu adanya bimbingan dari pihak yang kompeten dalam hal bisnis dan peningkatan pariwisata berkelanjutan. Namun, dibalik itu semua, pemerintah Kabupaten memiliki peranan sangat penting untuk menyukseskan berbagai inovasi yang telah disuarakan. Pemerintah perlu merubah sistem birokrasi terkait dengan regulasi dan kebijakan untuk mempermudah masuknya investor yang berminat untuk mengembangkan turisme di Desa Waijarang. UNDP bekerja sama dengan Australian AID dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokras telah bekerja sejak tahun 2013 untuk memberikan fasilitas supervisi reformasi birokrasi Provinsi NTT melalui Provincial Governance Strengthening Programme.[10]

Difasilitasi oleh pemerintah setempat, cara ini diharapkan dapat mengakses Kemenpar bersama dengan Wonderful Indonesia dapat memberikan bantuan teknis terkait dengan pemetaan potensi sumber daya turisme. Pemerintah juga dapat meminta akses Badan Ekonomi Kreatif untuk memberikan pelatihan manajemen untuk meningkatkan kualitas pelaku ekonomi kreatif di bidang pemasaran dan pengelolaan sumber daya turisme atau wisata bahari. Jika pemerintah telah berhasil memberikan naungan dan dukungan yang tepat, maka ini dapat menjadi langkah awal untuk membangun sinergitas yang stabil berkelanjutan antara pemerintah, pelaku usaha, investor dan perbankan. 

  • Investor, Pihak Perbankan, dan Pelaku Ekonomi Kreatif (Masyarakat)

Keterlibatan investor dapat meningkatkan kualitas pengembangan ekonomi. Penyediaan modal dapat membantu para pelaku ekonomi yang hendak merealisasikan ide bisnis. Misalnya penyediaan fasilitas akomodasi seperti resor, vila, atau hotel. Bisa juga seperti penyewaan kendaraan, atau layanan transportasi dari titik transportasi kota menuju ke lokasi destinasi. Selain itu, peranan investor dapat membantu memperbaiki pengelolaan manajemen bisnis pada bisnis yang ditanamkan modalnya. Siapa yang dapat memperlancar eksekusi dari ide-ide bisnis ini? Keterlibatan pihak perbankan. Adanya pihak perbankan dalam model bisnis ini tentu penting sekali. Keterlibatan pihak perbankan dapat mempermudah masuknya investasi dari pihak eksternal untuk meningkatkan ekonomi di kawasan objek wisata di Desa Waijarang ini. 

Bagaimana untuk melakukan ide-ide bisnis diatas? Ada tiga bentuk badan usaha yang bisa dibentuk untuk merealisasikannya, yaitu general partnership, small business ownership, dan sharing economy. General partnership sangat berguna jika pelaku bisnis membutuhkan rekan kerja yang dapat mendukung bisnis sesuai dengan kemampuan yang dibutuhkan. Sedangkan small business ownership dapat dipilih jika kemampuan bisnis si pelaku berada di level antara kecil dan menengah. Sedangkan, sharing economy dapat dipilih jika pelaku bisnis ingin berkolaborasi dengan pelaku bisnis lain dengan kapasitas yang lebih modern. 

Untuk sharing economy di Indonesia ada bentuk usaha berupa Koperasi. Koperasi di Indonesia berlandaskan Pancasila dan UUD 1945, serta koperasi juga berasaskan kekeluargaan[11]. Koperasi yang akan dibentuk ini dapat bekerja sama dengan perangkat desa dan Kementerian Desa untuk proses pembentukan dan dalam menjalankan bisnis ini. Para anggota ini juga dapat belajar bagaimana cara menjalankan bisnis melalui Koperasi ini.

Pendirian koperasi diatur dalam Pasal 12 Permen Koperasi dan UKM No. 9/2018 tentang Penyelenggaraan dan Pembinaan Perkoperasian. Pada rapat pendirian koperasi harus dihadiri oleh pendiri, dan pejabat Kementerian atau perangkat pemerintah, dalam rapat tersebut juga ada penyuluhan terkait koperasi[12].

Prinsip koperasi dalam bergotong royong membantu satu sama lain sangat bermanfaat bagi anggota secara keseluruhan. Para anggota tidak perlu menjalankan bisnis secara individu namun secara kolektif atau kekeluargaan. Dalam pembagian hasil pun dilakukan secara adil dan terbuka sesuai aturan dari koperasi.

Desa Wisata di Indonesia

Sudah banyak desa wisata yang ada di Indonesia. Keindahan alam di Indonesia serta kekayaan budaya yang tidak terhitung memunculkan desa wisata yang tersebar di seluruh Kepulauan Nusantara. Kementerian Desa memilih 10 desa wisata terbaik sesuai yang ditulis di Berdesa.com[13], desa-desa tersebut adalah: 

  1. Desa Sungai Nyalo, Painan
  2. Desa Madobak, Mentawai
  3. Desa Taman Sari, Banyuwangi
  4. Desa Pujon Kidul, Malang
  5. Desa Seigentung, Gunungkidul
  6. Desa Ubud, Gianyar
  7. Desa Waturaka, Ende
  8. Desa Ponggok, Klaten
  9. Desa Teluk Meranti, Pelalawan, Riau
  10. Desa Bontagula, Bontang

Desa wisata di atas sangat beragam jenisnya, ada yang berupa wisata alam ataupun wisata budaya. Tipe wisata alam pun beragam dari pantai, pegunungan, atau agrikultur, dan tentunya ribuan jenis wisata budaya mengingat beragamnya budaya yang ada di Indonesia ini. Kesuksesan yang sudah dicapai oleh kesepuluh desa di atas dapat dijadikan acuan bagi penduduk Desa Waijarang dalam mengembangkan Desa Wisata.

Ferdiansyah

Joseph Suryo Baskoro

Kapitania Widya Imaniar

Khalifah Nurjannah

Mutiara Cahyaningrum

Sucha Dina Amalia

Umar Abdul Aziz

[1]R. Wawo, ‘DPRD NTT Perjuangkan Jalan Waijarang-Wulandoni Jadi Jalan Strategis Nasional’, Pos-Kupang.com, viewed on 5th September 2019, .

[2]Ibid.

[3]Profil dan Analisis Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur, 2017, Kedeputian Bidang Pengembangan Regional, Bappenas, p. 86.

[4]K. Burin.’Lembata Menuju Pemerintahan Berbasis Elektronik’, Pemerintah Kabupaten Lembata, viewed on 5th September 2019, <“>http://site.lembatakab.go.id/2019/06/13/advetorial-lembata-menuju-pemerintahan-berbasis-elektronik/>.

[5]B. Pukan, ‘Bupati Sunur Usulkan Pembangunan 8 Tower di Lembata’, NTTSATU, 18 Juni 2017, viewed on 5th September 2019, .

[6]Profil dan Analisis Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur, 2017, Kedeputian Bidang Pengembangan Regional, Bappenas, p. 24.

[7]Ibid. 

[8]Profil dan Analisis Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur, 2017, Kedeputian Bidang Pengembangan Regional, Bappenas, p. 25.

[9]Dinas Koperasi dan Usaha Menengah Kecil dan Mikro Prov. NTT, BPS, 13th March 2018, viewed on 5th September 2019, <https://ntt.bps.go.id/statictable/2015/03/23/388/banyaknya-koperasi-unit-desa-kud-dan-koperasi-lainnya-menurut-kabupaten-kota-di-provinsi-nusa-tenggara-timur-2013-2014.html >. 

[10] Road Map Reformasi Birokrasi Provinsi Nusa Tenggara Timur 2013 -2017, PGSP Policy Issue Paper No. 10, p. 11

[11]smartlegal.id.‘Syarat dan Prosedur Pendirian Koperasi di Indonesia’, smartlegal.id, viewed on 5th September 2019, https://smartlegal.id/smarticle/2019/04/26/prosedur-pendirian-koperasi/

[12]Idid.

[13]Aryadi.‘Inilah 10 Desa Wisata Terbaik di Indonesia’, Berdesa.com, 10 November 2017 viewed on 5th September 2019, http://www.berdesa.com/inilah-10-desa-wisata-terbaik-indonesia/

Tips Pegembangan Desa Wisata

http://www.gunungapipurba.com

Like it? Share with your friends!

9
9 points

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
9
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
6
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format