KACANG METE, JURUS PAMUNGKAS SI DESA TERTINGGAL

-Dini Wulandari -Fedora Callista -Qoradenisa -R Bimo Pramuleksono


6
6 points

Fakta bahwa Indonesia adalah negara kepulauan menyuguhkan kita dengan begitu banyaknya keberagaman yang ada di dalamnya. Semboyan Bhineka Tunggal Ika memang betul betul menggambarkan persis bagaimana negeri ini memancarkan pesona melalui bermacam perbedaannya. Mulai dari adat, budaya, bahasa, suku dan masih banyak lainnya.

Untaian pulau-pulau yang membentang dan memanjakan mata siapa saja yang melihatnya dari ketinggian, namun pernahkah terlintas pertanyaan di benak kita, sudahkah masyarakatnya memiliki penghidupan yang sama indahnya dengan tanah dimana mereka menetap? 

Kenyataan bahwa masih banyaknya desa – desa tertinggal  yang luput dari perhatian pemerintah atau yang sedang dalam tahap pengembangan namun masih di titik mengkhawatirkan karena terkendala banyak hal  merupakan pekerjaan rumah yang masih harus menjadi concern bagi kita semua, terutama jika dilihat dari begitu besarnya potensi yang mungkin bisa digali dan dikembangkan dari desa – desa tersebut.

Gambar Desa di Lombok Utara

KONDISI INDONESIA DAN PERMASALAHAN DESA TERTINGGALNYA

Dengan pertimbangan untuk melaksanakan ketentuan Pasal 6 ayat (3) Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2014 tentang Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal, Presiden Joko Widodo pada tanggal  4 November 2015 telah menandatangani Peraturan Presiden Nomor 131 Tahun 2015 tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2015 – 2019.

Dalam Perpres itu disebutkan,  Daerah Tertinggal adalah daerah kabupaten yang wilayah serta masyarakatnya kurang berkembang dibandingkan dengan daerah lain dalam skala nasional. Kriteria penilaiannya yaitu:

  1. perekonomian masyarakat; 
  2. sumber daya manusia; 
  3. sarana dan prasarana; 
  4. kemampuan keuangan daerah; 
  5. aksesibiltas; dan 
  6. karakteristik daerah. (1)

Gambar 1. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2019/04/09/jumlah-desa-tertinggal-berkurang-menjadi-18-pada-2018

Berdasarkan hasil pendataan Potensi Desa (Podes) 2018 yang dirilis BPS pada Senin (10/12) telah tercatat jumlah Desa tertinggal mengalami penurunan sebesar 6.518 desa dari sebanyak 19.750 desa pada 2014 menjadi 13.232 desa pada tahun 2018. sedangkan untuk desa berkembang mengalami peningkatan sebesar 3.853 desa dari sebanyak 51.026 pada 2014 menjadi 54.879 desa pada 2018. Begitu juga dengan desa yang berstatus desa mandiri yang mengalami peningkatan dari 2.894 desa pada 2014 menjadi 5.559 desa pada 2018.

Bukan itu saja, dengan menurunnya desa tertinggal di claim menjadi keberhasilan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi yang menargetkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015 – 2019 yakni mengentaskan 5.000 desa tertinggal dan meningkatkan 2.000 desa berkembang dan mandiri. (2)

Namun kenyataan lain dibalik kabar menggembirakan tentang perkembangan yang sangat baik dari  pengentasan desa tertinggal itu ternyata belum merangkul sepenuhnya karena masih banyaknya desa yang minim akses dan keterbatasan infrastruktur yang sulit untuk dijangkau, khususnya di bagian timur Indonesia yang belum bisa merasakan buah dari pelaksanaan program pemerintah tersebut

DESA SALUT

Berdasarkan SK Mendes PDTT terbaru nomor 79 tahun 2019 tentang penetapan kabupaten daerah tertinggal yang dientaskan tahun 2015-2019, kini hanya satu kabupaten yang masih menyandang status daerah tertinggal di NTB, yakni Kabupaten Lombok Utara (KLU).

Gambar https://www.republika.co.id/berita/nasional/daerah/15/11/13/nxqvo5383-bps-36-desa-di-ntb-masih-tertinggal

GAMBARAN UMUM DESA 

Desa Salut berada di wilayah Kabupaten Lombok Utara yang merupakan salah satu bagian dari wilayah Kecamatan Kayangan. Desa ini mempunyai jarak 15 Km dari pusat Kota Kecamatan, 32 Km dari pusat Kota Kabupaten Lombok Utara dan 72 Km dari pusat Kota Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kondisi geografis Desa Salut didominasi wilayah perkebunanan masyarakat yang terdiri dari 718,05 hektar lahan ladang, 310,07 hektar lahan persawahan, dan selebihnya 88 hektar hutan kemasyarakatan dan lainnya. Dengan luas wilayah desa 11,16 Km², 90% masyarakat Desa Salut bermata pencaharian sebagai petani dan masih tergolong berpenghasilan relatif rendah. 

Selain karena Desa Salut tidak memiliki sumber air bersih yang cukup, rendahnya tingkat pendidikan di Desa Salut juga menjadi salah satu akar penyebab mengapa desa di kabupaten Lombok utara ini masuk dalam kategori desa tertinggal. Benar saja meskipun program pendidikan dari pemerintah yaitu wajib belajar 12 tahun telah terealisasi dengan baik di daerah lain, namun tidak dengan Desa Salut. 

Gambar https://salut-lombokutara.sidberdaya.id/first/statistik/pendidikan-dalam-kk

Tidak hanya itu bagaikan efek domino tingkat pendidikan yang rendah di Desa Salut juga menjadi salah satu faktor rendahnya tingkat penghasilan di daerah tersebut. Berdasarkan tingkat pekerjaan tertinggi di Desa Salut, sebanyak 1341 masyarakat di desa salut tidak memiliki pekerjaan dan petani/ perkebunanlah yang dominan mengisi pekerjaan masyarakat di Desa Salut dengan jumlah 1547.

Gambar https://salut-lombokutara.sidberdaya.id/first/statistik/pekerjaan

Namun demikian dibalik rendahnya tingkat pendidikan dan rendahnya penghasilan di Desa Salut, seakan menjadi sebuah jawaban masalah dan hadiah dari Ibu Pertiwi, desa Salut memiliki hasil pertanian yang sangat berpotensi, selain jagung menjadi hasil pertanian Utama dengan luas 457,25 ha, padi dengan luas 44 ha, kelapa seluas 168,4 ha, mangga 132,5 ha, Desa Salut juga banyak ditanam komoditas jambu mete (291,9 ha) (3) 

Kondisi desa salut (video)

POTENSI KACANG METE DI DESA SALUT

NTB adalah salah satu produsen utama jambu mete di kawasan timur Indonesia. Sejumlah perusahaan makanan nasional mengandalkan pasokan dari kawasan itu. NTB mampu memproduksi hingga 20 ribu ton kacang mete per tahun. Lombok memegang peranan penting dalam penyediaan komoditas ini, karena pohon jambu monyet telah ditanam sejak belasan tahun lalu.

Selama ini, masyarakat Salut menjual biji jambu mede basah tanpa diolah. Harganya sekitar Rp 15 ribu sampai Rp 20 ribu per kilo. Padahal dengan pengolahan lebih lanjut, harganya bisa mencapai Rp 150 ribu perkilo. Selain itu, daging buahnya juga dibuang begitu saja karena masyarakat tidak mengerti manfaatnya. (4)

Gambar : https://pixabay.com/id/photos/jambu-mete-kacang-makanan-sehat-931960/

KOPERASI SEBAGAI SOLUSI ORGANISASI BISNIS BAGI KACANG METE DI SALUT

Melimpahnya sumber daya namun terbatasnya pengetahuan dan daya kelola ini lah yang menjadi faktor utama harus adanya suatu wadah yang menaungi dan mengedukasi para petani untuk dapat mengoptimalkan potensi yang ada di daerah masing – masing. Sama halnya dengan Desa Salut, Koperasi dirasa dapat menjadi solusi yang bijaksana sebagai langkah awal untuk dapat mengembangkan potensi kacang mede yang masih belum termaksimalkan di desa tersebut. Penjualan kacang mede basah dengan harga yang lebih murah mungkin dapat di anulir dengan proses pengolahan lebih lanjut yang dapat meningkatkan nilai jual dari kacang mede. Tidak hanya itu, pengembangan ide lebih lanjut untuk memanfaatkan jambu mede tidak hanya dari segi biji namun juga daging buah yang selama ini hanya terbuang sia – sia menjadi inovasi produk baru yang dapat menjadi nilai tambah bagi bisnis ini di masa yang akan datang.

Pembentukan Koperasi Unit Desa (KUD) di desa Salut diharapkan akan menjadi solusi terbaik untuk meningkatkan angka pendapatan dan masa depan bisnis di desa tersebut. KUD yang  bersifat kerakyatan dan kekeluargaan merupakan jenis organisasi bisnis yang sesuai untuk lingkungan petani yang ada di pedesaan khususnya desa tertinggal, selain proses pembentukannya yang tidak terlalu rumit, pengurusan perizinan yang lebih mudah dan membutuhkan cost yang relatif murah, dalam pembentukan KUD sendiri masyarakat akan teredukasi karena akan terlibat langsung sebagai pembentuk, penyelenggara sekaligus pengguna jasa dari koperasi itu.

Tata cara pendirian koperasi diatur dalam Pasal 12 Permen Koperasi dan UKM No. 9/2018 tentang Penyelenggaraan dan Pembinaan Perkoperasian.

  1. Pertama, pendirian koperasi dilakukan dengan mengadakan rapat pendirian yang dihadiri para pendiri dan dihadiri oleh pejabat (Kementerian Koperasi dan UKM dan/atau Dinas Provinsi, Dinas Kabupaten/Kota sesuai wilayah keanggotaannya) untuk melakukan penyuluhan terkait koperasi. Untuk koperasi primer dihadiri oleh 20 orang bagi pendirian koperasi primer dan untuk koperasi sekunder dihadiri paling sedikit tiga koperasi yang diwakili oleh pengurus atau anggotanya.
  2. Kedua, setelah rapat pendirian selesai maka Notaris Pembuat Akta Koperasi (NPAK) dapat membuat akta pendirian koperasi.
  3. Ketiga, setelah dibuatnya akta pendirian koperasi maka para pendiri atau kuasa pendiri dapat mengajukan akta pendirian koperasi kepada Menteri dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) hari setelah koperasi mendapat persetujuan nama koperasi dari SISMINBHKOP. Apabila dalam jangka waktu tersebut koperasi tidak mengajukan akta pendirian koperasi, maka persetujuan nama koperasi melalui SISMINBHKOP kadaluarsa. (5)

Gambar https://badayirfan.files.wordpress.com/2013/11/index.png

Perangkat, atau struktur organisasi koperasi, menurut Undang-udang Nomor 25 tahun 1992 pasal 21, terdiri dari: Rapat Anggota, Pengurus, Pengawas. (6) Keberadaan koperasi sebagai organisasi bisnis berbasis kerakyatan diharapkan mampu menjadi tonggak awal kebangkitan perekonomian di desa Salut. 

Sebagai salah satu upaya untuk melepasakan Desa Salut Kabupaten Lombok Utara dari label desa tertinggal, Koperasi juga dapat memberikan dukungan berupa pelatihan, bantuan pemasaran produk misalnya pada pameran UMKM dan sebagainya. Masyarakat di Desa Salut tidak hanya dapat menjual kacang mete secara mentah tapi juga dapat mengelola kacang mete tersebut menjadi suatu produk yang bernial jual lebih tinggi. Misalnya dengan membuat kacang mete dengan kemasan maupun kacang mete aneka rasa. 

Dengan adanya inovasi perubahan kemasan kacang mete dan penambahan rasa pada kacang mete tersebut, masyarakat desa Salut dapat menjual kacang mete dengan harga berkali-kali lipat. Misalnya sebelum adanya inovasi kacang mete di desa Salut dijual dengan harga Rp. 20.000,- /kg setelah adanya inovasi perubahan kacang mete di desa Salut dapat dijual Rp. 145.000,- /kg.

Gambar http://grosirkacangmede.com/

Selain itu diera milenial saat ini, tingginya produksi kacang mete yang ada di desa Salut tidak hanya dapat dipasarkan di koperasi tersebut namun juga dapat dipasarkan dengan mudah dengan cara penjualan penjualan online. Dengan penjualan secara online kacang mete Desa Salut tidak hanya di kenal di wilayah Lombok Utara namun juga ke mancanegara

Hal ini juga menjadi salah satu upaya menyeimbangkan antara eksistensi koperasi dengan perkembangan era digital ini agar koperasi tidak dinilai sebagai sesuatu yang kuno dan berpotensi kalah dengan organisasi bisnis lain yang sudah sangat modern. Melek teknologi dirasa sangat perlu untuk di biasakan kepada masyarakat setempat ketika koperasi terbentuk. Pemanfaatan berbagai marketplace ataupun perusahaan startup seperti Tokopedia, Shopee, dan yang lainnya untuk memasarkan online produk kacang mete sangat diperlukan untuk memperluas cakupan pemasaran.

Selain itu dengan adanya koperasi kacang mete di Desa Salut, juga dapat menjadi penghubung dengan produses yang menjadikan kacang mete sebagai bahan baku produksinya. Sebagai contoh, koperasi kacang mete desa Salut dapat menjadi supplier bagi produsen obat-obatan. Mengapa produsen obat-obatan? Ternyata kacang mete memiliki nutrisi kalori yang cukup tinggi, serta mengandung karbohidrat, protein, lemak, dan serat. Kacang mete juga mengandung vitamin K, vitamin E, folat, dan vitamin B, kalsium, natrium, kalium, magnesium, fosfor, zinc, dan zat besi. Dengan nutrisi dan kandungan vitamin yang cukup 

Gambar: https://www.amazon.com/Cashew-Anacardium-OCCIBENTALE-Natural-Carrier/dp/B01N6RJBTC?th=1

banyak, kacang mete dapat mengurangi risiko penyakit jantung, mencegah kurang darah (anemia), menjaga kesehatan tulang, memelihara kesehatan mata, dan mencegah batu empedu. (7)

Koperasi ini apabila dikelola dengan baik, maka dapat berhasil dan bertransformasi hingga menjadi badan usaha berdaya saing tingg seperti Kospin Jaya yang berhasil anak usahanya PT JMA Syariah di Bursa Efek Indonesia, dan tidak hanya menjadi badan usaha berdaya saing tinggi koperasi juga dapat menghasilkan omset sampai dengan miliyaran rupiah salah satunya koperasi modern kisel yang memiliki omzet Rp. 6,4 miliar dan Koperasi warga semen gresik yang mencatatkan pendapatan Rp 2,5 triliun tahun 2017. (8)

DAFTAR PUSTAKA

  1. https://www.haloprofesi.com/2019/07/daftar-daerah-terpencil-3t-terdepan.html
  2. https://www.kemendesa.go.id/view/detil/2746/survey-bps-dana-desa-berhasil-turunkan-jumlah-desa-tertinggal-sebanyak-6518-desa
  3. https://id.wikipedia.org/wiki/Salut,_Kayangan,_Lombok_Utara#Produksi_pertanian
  4. https://www.voaindonesia.com/a/manfaatkan-potensi-lokal-lombok-berupaya-bangkit/4673030.html
  5. https://smartlegal.id/smarticle/2019/04/26/prosedur-pendirian-koperasi/
  6. https://badayirfan.wordpress.com/2013/11/08/struktur-organisasi-koperasi/
  7. https://www.alodokter.com/7-manfaat-kacang-mete-yang-segurih-rasanya
  8. https://www.kemendesa.go.id/view/detil/2469/transformasi-koperasi-indonesia


Like it? Share with your friends!

6
6 points

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
6
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
4
Win
Qoradenisa

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format