Bunaken vs Bora-Bora. Let’s Make Bunaken Great Again !

Pulau Bunaken merupakan satu dari 4 pulau di Taman Nasional Bunaken yang mendunia. Pesaingnya, di tengah lautan Pasifik Selatan sebuah Kepulauan bernama Bora-Bora !


14
1 share, 14 points

Pulau Bunaken merupakan satu dari 4 pulau di Taman Nasional Bunaken yang mendunia. Keindahan Taman Nasional Bunaken pernah tersohor dan menjadi destinasi wisata nomor wahid di Sulawesi Utara. Taman nasional seluas 89.065 hektare yang dikarunia keanekaragaman hayati berupa terumbu karang seluas 11.709 ha, yang terdiri dari 390 spesies, hutan mangrove seluas 2.434 ha dengan 28 spesies, serta Padang Lamun seluas 5.108 ha yang terdiri dari 9 spesies ini, bahkan bersaing dengan Bali, sebagai tempat wisata laut paling indah di Tanah Air. Kecantikan alam bawah laut yang kaya akan biota laut selalu membuat wisatawan dari berbagai dunia ingin kembali ke Bunaken. Pulau Bunaken terletak di Teluk Manado bersebelahan dengan Pulau Manado Tua, Pulau Siladen dan Pulau Mantihage. Secara administratif, pulau ini masuk dalam wilayah Kota Manado(1).

Sumber : https://www.twisata.com/wp-content/uploads/2015/05/Gambar-Pantai-Bunaken.jpg dan https://www.gotravelly.com/blog/taman-laut-nasional-bunaken/

Data-data dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Manado menunjukkan penurunan jumlah kunjungan wisatawan ke Bunaken dalam tujuh tahun terakhir. Bahkan, persentase penurunannya mencapai 65 persen. Jumlah wisatawan mancanegara pada 2009 mencapai 14.337 orang, 2010 11.083 orang, 2011 11.074 orang, dan 2012 2.226 orang. Jumlah itu sempat terdongkrak ke angka 8.781 orang pada 2013, karena penyelenggaraan event internasional. Namun, dua tahun terakhir, angkanya kembali turun di bawah 5.000 pengunjung(2).

Selain di Indonesia, terdapat pulau yang menyerupai Bunaken Island, Di tengah lautan Pasifik Selatan tersimpan sebuah tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi yaitu Kepulauan Bora-Bora. Merupakan suatu kota, namun pulau ini banyak menawarkan kegiatan-kegiatan romantis yang dapat dilakukan oleh pasangan, terutama bagi mereka yang datang untuk berbulan madu, seperti berlayar menggunakan kapal pesiar untuk menyaksikan matahari terbenam, lengkap dengan suguhan minuman koktail sampai makan malam. Hal inilah yang menjadi daya tarik tersendiri bagi Bora Bora Island, terutama bagi pasangan untuk berbulan madu.

Daya tarik lainnya ditawarkan oleh Resort-resort di Bora Bora Island. Kecantikan resort tersebut adalah resort berbentuk villa yang dilengkapi dengan kolam renang dan akses langsung ke lautan dengan ombak yang tenang. Selain wisata lautan, berbagai toko mutiara berkualitas bisa ditemui di sepanjang tepi pantai. Berbagai aktifitas olahraga pantai seperti snorkelling, jet ski, kite surfing, paddle boarding, dan juga merupakan tempat yang asyik untuk aktivitas di udara seperti parasailing dan skydiving

sumber : https://www.superadventure.co.id/news/19445/5-pulau-yang-diramalkan-bakal-ramai-didatangi-turis-di-tahun-2019/

sumber : https://www.instagram.com/p/BmzI-RBnVUY/?utm_source=ig_embed

Di Bunaken, pada tahun 2016 terdapat investasi sebesar US$27,08 Juta(3), tetapi investasi ini tidak sebanding dengan peningkatan pengunjung di pulau tersebut. Data pengunjung bunaken dalam 3 tahun terakhir tidak mengalami kenaikan yang signifikan, pengunjung Bunaken pada tahun 2016 hanya sebesar 50ribu orang. Meningkat 83% pada 2017, tetapi peningkatan tersebut menurun 50% menjadi sebesar 124ribu pengunjung pada 2018.

Berbanding terbalik data pengunjung Kepulauan Bora-Bora pada tahun yang 2016 mencapai 192ribu jiwa, yang kemudian meningkat sangat tinggi mencapai 216ribu pengunjung pada tahun 2018. Hal ini juga berdampak positif bagi French Polynesia karena menyumbangan devisa/pemasukan bagi negaranya dari sektor pariwisata sebesar $878 juta dollar pada tahun 2018.

Sumber : BPS. Manado dalam angka 2016,2017 dan 2018 dan https://blueswandaily.com/visitor-arrivals-to-french-polynesia-up-9-in-2018/ (diolah sendiri)

Sumber : http://harnas.co/2018/08/26/kontribusi-pariwisata-sulut-minim dan https://www.macrotrends.net/countries/PYF/french-polynesia/tourism-statistics (diolah sendiri)

Jumlah pengunjung tersebut pun tidak didukung dengan pendapatan dari sektor pariwisata. Rata-rata pengunjung hanya menghabiskan sebesar $800an atau sekitar ±11 juta per orang untuk menikmati wisata yang ada di Bunaken Island. Rata-rata pengunjung di Kepulauan Bora-Bora menghabiskan sekitar $4000 atau sekitar ±56 juta per orang untuk menikmati segala jenis wisata di Kepulauan Bora-Bora.

Sumber : diolah sendiri

Melihat dari perbandingan kondisi dan keadaan di atas, menjadi permasalahan yang menarik untuk mengurai upaya untuk menurunkan ketimpangan jumlah pengunjung yang juga berbanding lurus dengan jumlah pendapatan devisa negara dari sektor pariwisata antara Bunaken Island terhadap Bora-Bora Island. Untuk mengatasi hal tesebut, kami akan mengurai masalah tersebut melalui analisa dari sistem supply chain.

Kami memilih analisa supply chain agar bisa menemukan berbagai permasalahan yang mungkin timbul dari berbagai sudut rantai pasokan yang mempengaruhi industri pariwisata. Diharapkan dengan analisa tersebut akan meningkatkan pertumbuhan pariwisata di Bunaken.

Save Bunaken With Supply Chain Approach.

Pendekatan Material Supplier:

Material Supplier dalam hal ini adalah penunjang awal dalam suatu industri. Dalam hal ini kami mendefinisikan sebagai Industri Travel Agent dan Ticketing. Kesamaan antara Bora-Bora dan Bunaken adalah sama-sama merupakan wisata bahari yang menawarkan keindahan laut. Namun dalam hal Ticketing dan Travel Agent, Bora-Bora lebih unggul karena menawarkan lebih banyak varian wisata-wisata dengan harga yang bervariasi dan dengan review-review dari para wisatawan yang telah berkunjung kesana sebelumnya. Hal ini dapat menjadi acuan para calon wisatawan untuk memilih Bora-Bora sebagai destinasi wisata.

Dengan banyaknya pilihan wisata yang ditawarkan oleh travel agent Bora-Bora maka para calon wisatawan bebas untuk memilih wisata apa yang sesuai dengan selera dan budget mereka, ini juga merupakan suatu hal yang menarik bagi wisatawan dikarenakan harga yang transparan dan wisata yang sesuai dengan keinginan, sehingga berwisata bisa lebih menyenangkan. Di lain sisi, paket tour yang ditawarkan oleh Bunaken sendiri tidak terlalu variatif, dan tidak terdapat review-review dari para wisatawan sebelumnya, sehingga tidak dapat dijadikan acuan bagi para calon wisatawan yang akan berwisata ke Bunaken.

Sumber : https://www.getyourguide.com/-l32139/-&gclid=EAIaIQobChMIk5HLjuPI5AIVmAVyCh2O1wH2EAAYASAAEgLnBfD_BwE; https://www.manado-adventure.com/paket-wisata/wisata-bunaken/

Tampilan websitenya pun terkesan sangat sederhana untuk menarik wisatawan yang akan membeli paket wisata secara online, serta harga yang tidak ditampilkan di website, ini tentu saja akan mengurangi minat calon wisatawan Bunaken karena website yang kurang informatif, kurang variatif dan kurang menarik dari segi tampilan.

Melihat dari laman website tribunmanado.co.id terdapat perbedaan tarif masuk antara masyarakat lokal dan turis luar negeri. Wisatawan lokal hanya akan dikenakan biaya sebesar Rp.5.000 sedangkan wisatawan asing  akan dikenakan biaya sebesar Rp.150.000(1). Di Bora-Bora melansir dari website pegipegi.com, ada beberapa wisata yang bisa dinikmati gratis alias tanpa mengeluarkan biaya apapun baik untuk wisatawan lokal ataupun wisatawan asing(2). Sedangkan tiket pesawat flight dari Australia ke Bora-Bora cenderung lebih mahal daripada tiket pesawat dari Australia ke Bunaken. Australia dijadikan acuan karena Australia merupakan negara yang berada ditengah-tengah antara Bunaken dan Bora-Bora. 

Sumber : https://www.skyscanner.co.id

Jarak antara Australia ke Bora-bora cenderung lebih jauh daripada Australia-Bunaken, namun hal tersebut ternyata tidak menghalangi para wisatawan untuk tetap berkunjung kebora-bora daripada Bunaken.

Pendekatan Logistik.

Pendekatan dalam menilai bagaimana material supply dapat berpindah dan dimanfaatkan sebagai faktor produksi, dalam hal ini kami menilai dari segi akses kemudahan dalam mencapai tujuan. Akses menuju Taman Nasional Bunaken sangat sulit dibandingkan dengan Bora Bora Island, meskipun keduanya sama-sama terletak jauh dari kota. Bora Bora Island dapat langsung dijangkau dengan menggunakan pesawat terbang Tahiti Air, lalu setelah mendarat di bandara dapat langsung melanjutkan perjalanan dengan kapal menuju Vaitape dan akan langsung diantar menuju hotel ataupun penginapan sesuai pesanan pengunjung. Jadwal penerbangan yang disediakan Tahiti Air pun cukup banyak, dalam sehari Tahiti Air dapat melakukan 5-6 kali penerbangan(6). Sebagian besar resort dalam wilayah Bora Bora juga memiliki perahu motor pribadi yang biasa digunakan untuk menjemput wisatawan. Selain itu, layanan taksi ataupun mobil sewaan juga tersedia di Bora Bora, begitu pula dengan angkutan umum Le Truck yang beroperasi disekitar jalan utama yang mengelilingi pulau. Jika masih dirasa kurang, terdapat juga helikopter pribadi yang dapat disewa wisatawan yang ingin menikmati indahnya Bora Bora melalui udara(7). Layanan hotel dan pesawat menuju Bora Bora pun biasanya amat mudah dicari karena langsung dengan sekali “klik” melalui website, kita dapat langsung memilih akan menggunakan transportasi apa menuju Bora Bora, dan bebas untuk memilih hotel yang akan kita jadikan tempat bermalam tergantung dari fasilitas, ataupun harga yang sesuai dengan budget liburan kita. Bahkan untuk penerbangan dari Yogyakarta pun langsung tersedia sehingga kita tidak perlu repot untuk membeli tiket dari berbagai maskapai, hanya dengan sekali “klik” semua terpenuhi. 

Sedangkan untuk menuju Taman Nasional Bunaken cenderung lebih sulit dan cenderung berbelit-belit yakni ditempuh dengan menggunakan pesawat menuju Bandara Sam Ratulangi, kemudian wisatawan dapat menaiki angkutan umum menuju Terminal Pal 2, setelah itu menyambung lagi angkutan umum ke Pasar 45, kemudian perlu berjalan kaki sekitar 15 menit untuk sampai ke dermaga Kuala Jengki, lalu menaiki kapal selama 45 menit yang selanjutnya akan membawa wisatawan menuju Taman Nasional Bunaken. Transportasi laut yang menghubungkan kota dengan Bunaken dinilai tidak representatif karena tidak dilengkapi dengan toilet, asuransi keamanan, dan tidak tersedia informasi baik di main entrance maupun ketika berada di perahu motor. Hotel maupun penginapan yang tersedia di Taman Nasional Bunaken tersedia beragam dan dapat dengan mudah diakses hanya dengan sekali “klik” menyesuaikan dengan kebutuhan dan budget liburan kita.

Sumber : Traveloka.com

Production

Production adalah tentang bagaimana semua input dari material supplier diolah menjadi suatu produk yang dapat memberikan nilai, dalam dunia pariwisata adalah bagaimana semua hal di input dan seluruh faktor yang ada dapat di packaging, sehingga menjadi suatu atraksi pariwisata yang menarik yang diharapkan akan diminati oleh para wisatawan. Di Bunaken, selain keindahan alam ada juga packaging yang bernama Festival Bunaken, program yang ditampilkan adalah kebudayaan yang dikemas dengan kompetisi seperti lomba perahu hias, lomba karnaval, lomba kolintang, lomba Maengkat dan tarian kreasi serta permainan air seperti snorkelling. Untuk melihat festival ini dapat dilihat juga melalui akses media online seperti youtube dan lain-lain.

Sebagai perbandingan berikut adalah festival di Bora-Bora Island, festival The Water Tahiti yang diadakan sepanjang tahun di Tahiti & Moorea .Kompetisi  yang diadakan meliputi V1 Va’a (kano cadik tunggal), selancar ski, SUP (dayung stand-up), naik dayung, berenang di air laut, menyelam bebas horizontal & bahkan tes dalam teknik penyelamatan jiwa. 

Selain atraksi wisata dan kebudayaan tentunya perlu adanya atraksi Iconic di objek wisata, dalam hal ini misalnya adalah welcome sign, atau tanda selamat datang yang menunjukkan lokasi di Bunaken seperti ditunjukan sebagai berikut:

Sumber : https://www.brilio.net/jalan-jalan/14-foto-menakjubkan-ini-buktikan-bunaken-siap-jadi-wisata-kelas-dunia-160729c.html Sumber : https://www.unusualtraveler.com/bora-bora-a-backpackers-guide-to-visiting-this-legendary-island-possible-on-budget-and-is-it-worth-it/

Pendekatan Sales & Marketing

Tahapan selanjutnya dari pendekatan supply chain adalah penjualan dan promosi, bagaimana produk yang sudah dibangun dapat di-deliver kepada konsumen sehingga konsumen mau menerima atau bahkan dapat menerima. Sejalan dengan perkembangan teknologi, informasi dan komunikasi yang terus meningkat membuat jumlah pengguna internet semakin meningkat. Hal ini yang dimanfaatkan oleh pemerintah French Polynesia untuk mempromosikan wisatanya, khususnya berita-berita positif yang dapat menarik minat para wisatawan. Ketika kita membandingkan data trafik kedua destinasi menggunakan google trend, maka kita akan mendapatkan data sebagai berikut:

Grafik 1. Pencarian netizen berdasarkan penelusuran web

Grafik 2. Perbandingan penelusuran web berdasarkan wilayah seluruh dunia

Berdasarkan 2 grafik tersebut diatas dapat diambil kesimpulan bahwa kegiatan-kegiatan promosi antara Bora-Bora dan Bunaken yang dilakukan oleh pemerintah French Polynesia lebih efektif daripada pemerintah Indonesia. Bahkan dari grafik popularitas web, didapatkan bahwa Bora-Bora meraih poin 71 dibandingkan Bunaken yang meraih poin 1. 

Ketika kita mencoba mencari data di internet materi promosi dan pamflet kedua destinasi wisata tersebut, hal inilah yg akan kita dapatkan.

Pencarian dengan keyword yang sama kami lakukan terhadap bunaken, dan hal ini yang kami dapatkan

Terlihat bahwa pemerintah French Polynesia lebih aktif mempromosikan wisata Bora-Bora dibandingkan pemerintah Indonesia. Pada kolom search google, pemerintah French Polynesia fokus terhadap kegiatan-kegiatan promosi bora-bora dibandingkan hasil google search Indonesia yang masih terdapat hasil kegiatan yang kurang berhubungan dengan promosi Bunaken. Pemerintah Indonesia sebenarnya tidak tinggal diam akan hal ini, dibuktikan dengan dilakukannya strategi promosi secara online oleh kementerian pariwisata melalui media instagram yang salah satunya melalui akun instagram resmi pemerintah @indtravel.

Official Instagram Kementerian Pariwisata @indtravel

Official Instagram Bora-bora @visit_borabora

Bila kita lihat dari data instagram tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa jumlah follower @indtravel jauh lebih banyak daripada @visit_borabora. Namun di akun tersebut lebih mempromosikan destinasi wisata indonesia secara keseluruhan. Hal berbeda dilakukan oleh pemerintah polynesia yang memiliki akun berbeda untuk destinasi wisata yang berbeda-beda sehingga para calon wisatawan akan lebih banyak mendapatkan informasi secara mendalam terkait destinasi yang akan dituju dan tentunya hal ini akan mempengaruhi tingkat kedatangan turis mancanegara.

Bila kita telisik lebih dalam, ternyata jumlah pengguna instagram yang memberikan tandatagar Bora-Bora jauh lebih banyak dari pada Bunaken. Pada tagar Bora-Bora sebanyak 1.4juta berbanding dengan Bunaken yag hanya 135rb. Dalam hal ini, mungkin kita dapat memaklumi karena Bora-Bora adalah destinasi wisata yang jauh lebih populer, namun bila kita lihat top posting dalam instagram tersebut maka akan kita jumpai postingan hal sebagai berikut:

Top Post Bora-Bora VS  Top Post Bunaken

Dari instagram, keseluruhan top post Bora-Bora didominasi oleh gambar-gambar yang jauh lebih profesional daripada Bunaken. Mayoritas Postingan-postingan tersebut di posting oleh travel agent dan Pemerintah French Polynesia. Berbanding terbalik, sangat miris karena Top Post Bunaken didominasi foto orang daripada foto keindahan alamnya sendiri.

Hastag #MakeBunakenGreatAgain !

Berdasarkan analisa masalah melalui Supply Chain Management di atas kami menyampaikan beberapa upaya problem solving untuk mengembalikan kejayaan Bunaken dan dampak yang dihasilkan semakin besar, yaitu dengan memperbaiki kekurangan yang ada di supply chain di atas sehingga menjadi additional value.

1. Material Supplier

a. Bekerja sama dengan Industri Travel Agent dan stake holder pariwisata agar mendorong wisatawan mancanegara datang mengunjungi Bunaken, dan memastikan bahwa Bunaken ada di dalam setiap tawaran Paket Wisata mereka;

b. Mendorong Industri Travel Agent dan stake holder pariwisata internasional untuk menggabungkan Paket Wisata perjalanan ke Bali dengan Bunaken. Sehingga wisatawan bisa menikmati keindahan alam atas laut di Bali sekaligus keindahan Bawah Laut Bunaken; dan

c. Meminimalisir Disparitas Harga Tiket Masuk /HTM antara Wisatawan Lokal dengan Wisatawan Internasional sehingga menarik lebih banyak wisatawan mancanegara.

2. Logistic

a. Saran untuk perbaikan logistik bunaken ialah, berkaca akan kemudahan transportasi di Bora Bora, maka yang perlu dilakukan adalah membangun sarana transportasi yang terintegrasi dari Bandara Sam Ratulangi sampai Bunaken untuk mempermudah akses dari dan menuju Bunaken. Termasuk Purchasing dapat dilakukan oleh Pemerintah dengan pembelian Bus Pariwisata khusus yang langsung menuju Dermaga Kuala Jengki sehingga wisatawan juga tidak perlu bingung berganti-ganti angkutan umum bahkan berjalan kaki ke dermaga;

b. Melibatkan sektor swasta profesional dalam pengelolaan logistik sarana transportasi, untuk Boat atau Perahu yang digunakan untuk berkeliling dalam Island Hoping atau kegiatan lainnya seperti diving dan snorkeling, sehingga bisa diakses dari jauh hari dan terhubung dengan Industri Pariwisata Internasional; dan

c. Mendorong sektor Industri Hotel dan Cottage Internasional untuk membangun Hotel dan Cottage bertaraf Internasional untuk menambah pilihan wisatawan asing menginap selama berkunjung ke Bunaken.

3. Production

a. Event yang diadakan di Bunaken juga menjadi salah satu acuan untuk menarik para wisatawan. Dengan event-event khusus seperti Sail Bunaken 2009 yang sukses meningkatkan kunjungan wisatawan asing, maka sebaiknya terus berinovasi menciptakan event bahari lainnya di Bunaken;

b. Menampilkan pagelaran kesenian dan kebudayaan secara terus menerus sepanjang tahun yang dapat dinikmati langsung oleh pengunjung, sehingga pengunjung dapat menikmati sensasi Budaya Lokal yang belum pernah mereka nikmati.;

c. Memberikan pelatihan bagi warga sekitar, kemampuan Bahasa Asing dan Profesionalisme dalam pelayanan namun tetap memberikan local wisdom sehingga menjadi additional value bagi Bunaken dibandingkan destinasi internasional yang lain;

d. Mengembangkan sektor industri penunjang, termasuk diantaranya adalah souvenir dan kerajinan khas yang memiliki nilai jual dan berkualitas internasional, sehingga diharapkan akan meningkatkan Devisa; dan

e. Menciptakan spot Artificial menarik yang iconic untuk menambah kesan modern di Bunaken sehingga menjadi daya tarik wisatawan.

4. Sales and Marketing 

a. Melakukan kerja sama dengan para youtuber dan instagramer mancanegara khususnya yang memiliki influence dan follower cukup tinggi dari berbagai macam negara;

b. Aktif mempromosikan dan mengundang travel blogger mancanegara yang aktif dan memiliki reputasi yang sangat baik;

c. Membuat akun media sosial tersendiri untuk destinasi wisata sehingga calon wisatawan mendapatkan informasi yang mendalam terkait destinasi yang akan mereka tuju;

d. Melakukan gathering dengan media baik online maupun offline untuk melakukan promosi; dan

e. Pemerintah daerah harus aktif dalam melakukan promosi melalui media sosial serta memberikan gambaran secara profesional agar turis mancanegara tertarik untuk berkunjung ke Bunaken.

~VIDI VINI VICI~

DAFTAR PUSTAKA

  1. https://www.indonesiakaya.com/jelajah-indonesia/detail/pulau-bunaken-keindahan-dunia-alam-bawah-laut-yang-mendunia
  2. https://www.liputan6.com/regional/read/2518380/pesona-bunaken-kian-meredup-ini-penyebabnya diakses 10 Sept 19
  3. https://ekonomi.bisnis.com/read/20170523/9/656379/invest-manado-ratusan-investor-nikmati-kek-bitung-dan-bunaken-
  4. https://www.cekaja.com/info/mengenal-bora-bora-tempat-bulan-madu-syahrini-reino-barack/ diakses 11 Sept 19
  5. https://www.twisata.com/wp-content/uploads/2015/05/Gambar-Pantai-Bunaken.jpg
  6. https://www.mensobsession.com/article/detail/1216/bora-bora-island-surga-tersembunyi-di-polinesia
  7. https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20180904134127-269-327496/bora-bora-surga-bulan-madu-di-sudut-pasifik
  8. https://media.neliti.com/media/publications/130981-none-daab1153.pdf
  9. https://trends.google.com/trends/explore?geo=US&q=bora%20bora,bunaken
  10. www.instagram/visit_borabora
  11. www.instagram/indtravel

CONTRIBUTOR :

  1. TOGA PERDANA;
  2. FADEL KHALIF MUHAMMAD;
  3. CHITRA ANNISA RAHMANINGTYAS; 
  4. ADITYA JOKO PAMBAYUN;
  5. BRIGITTA TITA GILDANIA; 
  6. VELLA WANI NUZHA; 
  7. RIZZA DWI NUSITA

Like it? Share with your friends!

14
1 share, 14 points

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
8
Love
OMG OMG
2
OMG
Win Win
3
Win
Goaldigger

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format