Produk Gagal Apple: iPhone Xs (dengan Penjualan Tidak) Max

Kemilau iPhone tidak selamanya menjadi buah ranum yang dapat dibanggakan oleh Apple.


1
1 point

Siapa yang tidak mengenal iPhone? Brand kenamaan yang sering dibanggakan karena berbagai aspeknya. Entah karena ekslusifitasnya, atau mungkin hanya karena harga mahalnya? Entah, namun walaupun terus-terusan diadu dengan brand lain, iPhone masih tetap bertahan mengarungi kerasnya pertarungan pasar gadget dimanapun dia berada. Mengutip website resmi Apple (apple.com), produk-produk  Apple selalu didesain sesuai cara kita bekerja dalam kehidupan sehari-hari. Dengan ini, Apple menjanjikan sebuah produk yang dapat memudahkan kehidupan sehari-hari. Berbagai fitur dikembangkan agar bisa memuaskan pelanggan. Tapi, secara mengejutkan, dengan menggunakan pendekatan tersebut pun apakah Apple akan tetap terus eksis di kalangan pengguna telepon seluler pintar?

Salah satu produk Apple yang kerap menjadi alat pamer  telepon seluler pintar kegemaran masyarakat adalah iPhone. Hal ini dibuktikan dengan penjualannya yang fantastis dan mencapai angka 78,29 juta unit pada kuartal 1-2017. Jika pada jangka waktu antara kuartal akhir 2016 dan kuartal awal 2017 saja sudah terdapat 2,5 miliar pengguna telepon seluler pintar, berarti pengguna iPhone saat itu sudah mencapai lebih dari 3% dari seluruh pengguna telepon seluler pintar di dunia. Jika kita bandingkan dengan data penjualan per unit dari seluruh jenis handphone lain di dunia (yang mana mungkin akan mencapai ribuan bahkan jutaan!) , hal ini adalah pencapaian luar biasa. Virus iPhone bagaikan menyebar!

Hal ini lalu membuat Apple menumpukan hidupnya kepada penjualan iPhone. Jabatan sebagai tulang punggung dana perusahaan ini tadinya dipangku dengan bangga oleh produk laptop mereka, iPod, pada sekitar tahun 2000-an. Hal ini bagai lazim dilakukan oleh perusahaan Apple, mengingat pada dekade 1900-an juga mereka menggantungkan hidup perusahaan pada produk laptop yang akrab disapa Mac.

Momentum ini tentunya tidak akan disia-siakan oleh Apple. Mengetahui iPhone laku keras, Apple berusaha mengeluarkan berbagai macam produk Apple sesering yang mereka bisa. Dimulai dari tahun 2007 dimana mereka mulai mengeluarkan iPhone pertama mereka. Hingga 2019 tercatat Apple telah mengeluarkan 24 varian baru dari iPhone sendiri. Jumlah yang fantastis bukan? Jika dihitung rata-rata waktunya, hal ini berarti rata-rata iPhone akan mengeluarkan 2 jenis varian baru setiap tahun. Dengan harga yang fantastis pula. 

Namun, kemilau iPhone tidak selamanya menjadi buah ranum yang dapat dibanggakan oleh Apple. Nampaknya mulai kuartal kedua tahun 2019 lalu, iPhone harus berpuas diri dan meletakkan jabatan sebagai tulang punggung Apple. Selepas mencapai penjualan fantastis pada kuartal pertama tahun 2017, iPhone mungkin terlena sehingga tidak bisa kembali meningkatkan penjualannya. Dalam rentang waktu satu tahun, terhitung dari tahun 2018 hingga 2019, iPhone mengalami penurunan pendapatan sejumlah $5 milliar. 

Salah satu gejala yang mungkin nampak jelas bagi para pengikut setia Apple (terutama iPhone) adalah dengan dikeluarkannya iPhone Xs. Demam iPhone Xs tidak kemudian menjadi sensasi yang menggegerkan layaknya pendahulu-pendahulunya. Telepon selular pintar yang mencapai harga Rp. 25.000.000 ini, tidak bertahan di puncak kepopuleran dengan rentang waktu seperti para  pendahulunya.  Dengan berbagai fitur seperti tahan air hingga 2 meter, digadang-gadang memiliki chip Apple paling canggih, dan juga merupakan salah satu iPhone layar lebar pertama, ternyata tidak menjamin kesuksesan produk ini. Akhirnya Apple memutuskan untuk mengeluarkan terobosan baru daripada mencoba menaikkan penjualan  dari iPhone Xs Max.  Pertanyaannya: apa yang terjadi dengan iPhone Xs Max? Mengapa sepertinya produk dengan berbagai fitur canggih ini ditinggalkan begitu saja?

Mengenal iPhone Xs Max


    Apa yang menjadi core customer value dari produk Iphone XS max? Sebenarnya Iphone XS Max tersebut tidak hanya menjual ‘smartphone’ semata, banyak unsur-unsur lain yang dibawa dalam produk tersebut, salah satunya adalah prestise yang sangat tinggi jika konsumen memakai Iphone XS Max tersebut. Namun sayangnya unsur prestise dari produk Iphone seri tersebut kurang memikat banyak pihak, karena dinilai terlalu ‘mewah’ dan tidak ada perbedaan mencolok dari seri sebelumnya.

    Actual product yang diberikan oleh Iphone XS Max sungguh menakjubkan. Dengan harga sekitar Rp25.000.000 , sudah sepatutnya produk tersebut memiliki kualitas yang sangat tinggi, baik dari quality level, features, design, maupun brand name dari Iphone XS Max tersebut. Namun dilansir dari kumparan.com, produk Iphone XS Max tidak terlalu laku, bahkan terjadi penurunan sepertiga produksi pada tahun 2019. Penyebabnya antara lain harga terlalu mahal, kualitas produk yang serupa dengan seri-seri yang lain, serta berkembangnya kompetitor lain yang ‘sedikit’ mengganggu pasar Apple di dunia smartphone .

    Augmented Product yang diberikan oleh Apple sejatinya  tidak pernah mengecewakan. Mulai dari after-sale service yang diberikan, Apple menyediakan banyak gerai resmi dan customer service yang bisa dihubungi jika perlu meminta bantuan tentang Iphone yang kita miliki atau mengenai product service ketika Iphone yang kita miliki rusak. Product support yang diberikan juga sangat lengkap, mulai dari airpods, apple watch, dan lain sebagainya, jarang aksesoris dari Iphone yang berasal dari pihak ketika, karena belum tentu support dengan iOS.

Product and Services Decision

  1. Product Attributes mencakup beberapa poin diantaranya: 

  • Kualitas Produk. Kualitas produk mempengaruhi kemampuan atau kinerja yang akan menarik konsumen untuk membeli produk tersebut. Kualitas juga dapat diartikan lebih mengerucut kepada kepuasan konsumen atas produk yang dibeli. Dalam iPhone XS Max, kualitas yang diberikan kepada konsumen tidak diragukan lagi karena dibekali dengan iOS 12 telah mumpuni untuk gaming dan layar yang sesuai untuk menonton video.

  • Fitur Produk. Fitur dapat menjadi keunggulan tambahan dibandingkan dengan produk-produk sejenis yang lainnya. iPhone XS Max merupakan iPhone pertama dengan layar terbesar menjadi pembeda dari produk Apple iPhone lainnya.

  • Desain dan ragam produk. Desain produk harus berdasarkan observasi kepada pelanggan, mengetahui yang konsumen butuhkan dan membentuk pengalaman atas produk yang konsumen gunakan. iPhone XS Max membentuk citra bahwa smartphone ini canggih, berlayar besar sehingga terasa padat dan ringkas ketika digunakan.

  1. Branding atau merek.

Merek adalah suatu nama, simbol, tanda, desain atau kombinasi antara hal-hal tersebut yang dapat mengidentifikasi penjual dari produk atau jasa. Konsumen memandang merek sebagai bagian yang penting dari suatu produk dan juga merek dapat menjadi nilai tambah bagi konsumen yang akan membeli produk tersebut. Dalam hal ini, iPhone merupakan merek yang telah diketahui banyak orang pun produk-produk yang dihasilkan mampu menjadi sorotan publik dan tak jarang inovasinya menjadi inspirasi bagi banyak smartphone lainnya. Merek yang dibangun oleh iPhone ini adalah smartphone high price, high quality yang sasaran pengguna nya merupakan orang-orang yang menginginkan inovasi baru dalam dunia teknologi khususnya smartphone.

  1. Packaging atau pengemasan.

Pada dasarnya, pengemasan dilakukan untuk menjaga produk dari hal-hal yang tidak diinginkan misalnya jatuh sehingga tidak langsung rusak. Perusahaan kemudian menyadari bahwa pengemasan yang bagus dan menarik akan menjadi keunggulan dari produk yang lainnya juga dapat meningkatkan penjualan. iPhone XS Max dengan kemasannya yang ringkas, dan menampilkan layar depan dari iPhone XS Max sendiri ingin memberi kesan bahwa produk ini sangat khas ketika hanya melihat cover depannya saja.

  1. Labelling dan Logo.

Label dan logo adalah bagian dari kemasan yang memberikan ciri akan suatu produk. iPhone XS Max yang merupakan produk dari Apple mempunyai ciri khas dari produk lainnya yaitu “buah apel” itu sendiri yang tersemat di setiap produknya.

  1. Product support services.

Perusahaan harus memikirkan bagaimana cara mempertahankan konsumen setelah membeli produknya seperti dengan memberikan layanan servis. iPhone sendiri telah membuka layanan servis yang tersebar di kota-kota besar di Indonesia. Dengan membuka layanan servis yang terjangkau, maka konsumen tidak perlu merasa khawatir ketika akan menyetel ulang atau memperbaiki smartphone-nya.

Analisis Three Level Product Iphone XS Max VS Samsung Galaxy S10 Plus

Gambar diatas menjelaskan bagaimana hubungan antara konsumen, karyawan, dan perusahaan itu sendiri. Internal marketing berarti pelayanan perusahaan harus mampu mendorong karyawan untuk memberikan kepuasan kepada konsumen. Dalam hal ini dapat dikatakan misalnya setiap penjualan yang mencapai target maka karyawan tersebut akan mendapatkan insentif dari perusahaan. Eksternal marketing berarti antara karyawan atau front line service employees harus mampu membangun keinginan konsumen sehingga konsumen mampu menangkap dan merespon dengan tertarik kepada produk yang ditawarkan. Sedangkan interactive marketing berarti karyawan harus mampu mengetahui dan mampu menyampaikan informasi yang lengkap kepada konsumen, misalnya karyawan harus mampu menjelaskan fitur-fitur yang ada pada iPhone XS Max sehingga para konsumen tertarik untuk membelinya.

Three Level Product

iPhone XS Max

Samsung Galaxy S10 Plus

Core Customer Value

iPhone XS Max menyediakan kebutuhan komunikasi baik via kartu seluler dengan sms atau telepon maupun via koneksi internet dengan media sosial untuk menghubungkan antara satu orang dengan orang lainnya. 

Samsung Galaxy S 10 plus menyediakan kebutuhan untuk berkomunikasi via nomor telepon selular maupun menggunakan koneksi internet.

Actual Product



  1. Feature

iPhone XS Max mempunyai fitur nomor satu untuk smartphone jaman sekarang. Dengan prosesor chip A12 Bionic siap untuk memproses segala keperluan baik berat maupun ringan. Mempunyai dua kamera 12MP wide-angle dan 12MP telephoto dengan dua tone warna flash. Kamera depan dengan TrueDepth untuk membuat Face ID yang lebih akurat sebagai pengaman utama dari handphone ini. Menggunakan layar dengan super retina display yang warnanya sangat akurat. Dengan harga mulai $1,099 saat di realease untuk varian memori internal 64GB siap bersaing dengan smartphone flagship lain dipasaran. 

Samsung Galaxy S 10 plus menawarkan fitur terbaik yang bisa didapatkan untuk hp jaman sekarang. Menggunakan prosesor Exynos 9820 octa-core untuk produk yang dijual di Indonesia, siap memproses data maupun digunakan untuk memainkan game-game berat yang ada. Mempunya tiga kamera belakang telephoto, wide dan ultra-wide serta dua kamera depan 10MP dan 8MP. Menyediakan fitur keamanan baik sensor wajah maupun fingerprint yang sudah tertanam dibawah layar super Amoled. Harga yang ditawarkan mulai dari $999 untuk varian 128GB saat pertama kali di release di pasaran. 

  1. Design

Mempunyai dimensi 157.5 x 77.4 mm dengan berat 208 gram. Apple mendesain perangkat ini dengan material stainless-steel sebagai bingkai dan lapisan kaca pada keseluruhan bodinya. Tampilan depan handphone  ini sama seperti pendahulunya iPhone X yang full-display dengan notch untuk sensor dan kamera depan. iPhone XS Max tersedia dalam tiga pilihan warna yaitu space grey, silver dan gold. 

Berbentuk persegi dengan ukuran 157 x 74 mm dengan bahan kramik, frame alumunium berlapis kaca. Tampilan bagian depan sudah bazel-less infinity display dengan camera hole di sudut kanan atas sebagai tempat kamera depan. Samsung Galaxy S 10 plus menyediakan lima pilihan warna yang bisa dipilih sesuai keinginan konsumen.

  1. Brand Name

Nama iPhone yang diproduksi oleh Apple terkenal akan produk premium yang dikenal hampir semua kalangan. Apple iPhone dipandang bukan hanya sebagai perangkat biasa tetapi menunjukan status sosial dan kekayaan karena memang harganya yang mahal dan premium.

Samsung Galaxy merupakan lini utama dari smartphone Samsung yang paling premium. Samsung merupakan produk yang dipandang stabil dan sangat terkenal diantara smartphone-smartphone Android lainnya. 

Augmented Product



  1. After Sales Services

Apple iPhone sangat baik dalam after sales servicenya. Banyaknya gerai resmi Apple di seluruh dunia dan customer service yang bisa dihubungi membuat pelayanan bila terjadi kerusakan atau masalah bisa langsung ditangani bahkan diganti unit baru tanpa syarat. Apple menyediakan Applecare+ protection menyediakan jaminan bila produknya hilang atau ada kerusakan pada hardware maka akan dicover dengan biaya tambahan.

Samsung mempunya banyak gerai di seluruh Indonesia maupun dunia. Bila ada kerusakan unit dalam 1x24 jam bila garansi resmi bisa ditukar dengan unit baru. Untuk servis dan setelah waktu yang ditentukan, menurut sumber yang dibaca di pertanyaan konsumen terdapat kesulitan untuk diganti dengan unit baru. Pihak Samsung lebih menyarankan servis walaupun masih dalam masa garansi. 

  1. Product Support

Apple menyediakan banyak accesories pendukung yang harganya se premium produknya, seperti Apple watch, airpods, fast charging dan lain sebagainya. Jarang accesories yang disediakan oleh pihak ketiga karena belum tentu support dengan iOS.

Samsung mempunya banyak accesories yang ditawarkan dengan harga yang cukup premium, seperti earbuds, galaxy gear dan lain-lainnya. Samsung Galaxy sistem operasinya adalah Andoid sehingga banyak dukungan dari pihak ketiga yang lebih terjangkau dan berkualitas.

Saran dan Kesimpulan

Berdasarkan analisis di atas, solusi yang dapat diimplementasikan oleh Apple adalah mengoreksi pemasaran produk iPhone XS Max sesuai kebutuhan pasar. Koreksi pemasaran dilakukan berlandaskan pendekatan three level product untuk membantu perusahaan mengambil keputusan terkait produk dan servis yang diberikan (product-service decision).

    Pada kasus iPhone XS Max, kualitas, fitur, serta desain yang ditawarkan sebenarnya sangat bagus dan lekat dengan branding high quality, high price. Permasalahannya adalah, Apple kurang menyesuaikan core customer value, yakni pada harga yang ditawarkan, konsumen masih memiliki opsi lain dengan kualitas, fitur, serta desain yang setipe. Dapat dilihat bahwa Samsung Galaxy S10 yang merupakan rival terdekat iPhone XS Max dibanderol dengan harga yang lebih murah, yakni mulai dari $999, berbeda $100 dari iPhone XS Max.

    Karena itu, Apple dapat melakukan koreksi pada penyesuaian harga dan kualitas yang ditawarkan. Kualitas produk iPhone dapat dikembangkan agar menyaingi produk kompetitor, dan paralel dengan menjual produk dengan harga bersaing pada produk yang sejenis.


Referensi

Kotler, Philip dan Gary Armstrong, 2012,Principles of Marketing 15th edition, Essex: Pearson

https://inet.detik.com/consumer/d-4313935/iphone-xs-dan-xs-max-tak-sesuai-prediksi-iphone-x-hidup-lagi

https://kumparan.com/@kumparantech/kurang-laku-apple-disebut-pangkas-produksi-iphone-xs-xs-max-dan-xr-1543039249062879306

https://tirto.id/penjualan-iphone-makin-memble-lalu-apple-bagaimana-dqlS


Author:

Shafira Jessenia Jasmine

Kevin Syahmenan

Yohanes Reza

Maheswari Vania

Faiz Shoddiq Nurrahim


Like it? Share with your friends!

1
1 point

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
1
OMG
Win Win
0
Win
shafirajesse

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format