Aneh,Susu Jahe Sidomuncul Kalah ‘Hangat’ dengan Anggur Merah Orang Tua

Susu Jahe merupakan minuman khas asal Indonesia, namun seiring berkembangnya zaman, perlahan susu jahe mulai ditinggalkan.


1
1 point

Susu Jahe Sidomuncul adalah suatu produk minuman yang berbentuk bubuk yang diproduksi oleh PT Sido Muncul, Tbk yang berdiri pada tahun 1940 di Yogyakarta1. Susu jahe sendiri merupakan   minuman tradisional yang terasa hangat dan menyehatkan di badan, susu jahe terdiri dari wedang jahe yang dicampur dengan susu kental manis,minuman ini telah ada sejak zaman dahulu dan terkenal sebagai penghangat badan ketika cuaca pada hari itu dingin.

Credit

Video promosi Susu Jahe Sidomuncul

PT. Sido Muncul telah memasuki pasar saham pada tahun 20132, dengan berbagai macam produknya , perusahaan tersebut terbilang sukses di Industrinya, akan tetapi produk yang dikeluarkan oleh perusahaan tersebut ada beberapa yang kurang diminati oleh konsumen Indonesia, salah satunya susu jahe. Dengan harga 12.000/ 10 pcs, Susu Jahe sidomuncul seharusnya bisa laku dengan keras.

Jahe sendiri memiliki manfaat yang sangat baik bagi tubuh, manfaat jahe antara lain :

  1. Menghangatkan tubuh

  2. Membersihkan kotoran di usus

  3. Mengobati batuk dan sakit kepala

  4. Menjaga kondisi jantung

  5. Membantu program diet3


Dan masih banyak manfaat jahe yang belum disebutkan diatas, sebenarnya konsumsi herbal seperti jahe di dunia terus meningkat, dilansir dari http://binfar.kemkes.go.id, berdasar laporan dari Global Industri Analysis pada tahun 2014, pertumbuhan konsumsi obat herbal di dunia terus tumbuh dari tahun ke tahun. Komposisi pasar herbal di dunia masih didominasi oleh pasar luar Indonesia, dengan western herbalism sebesar 50,9% , Chinese medicine 34,6% , serta homeopathy dan Ayurveda pada 8,2% dan 6,3%. Dan secara global, diprediksi pada tahun 2020 mendatang, permintaan herbal dunia akan mencapai angka 115 miliar dollar USD, namun industri tersebut akan berfokus di Eropa, bukan di Asia. Dengan kemajuan dunia herbal dunia seperti ini, seharusnya minuman seperti susu jahe yang diproduksi sidomuncul dapat berkembang dengan pesat, apalagi Indonesia merupakan negara yang kaya akan rempah-rempah

Sumber foto : https://www.sidosehat.com/product/susu-jahe-sidomuncul/

Sebagai generasi milenial, kita seharusnya terus melestarikan produk-produk yang menjadi ikon-ikon Indonesia seperti susu jahe. Ironisnya, bukannya konsumsi susu jahe yang meningkat, konsumsi minuman alkohol meningkat pesat di usia remaja dan dewasa. Hasil riset yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan tahun 2007, Jumlah remaja yang mengonsumsi minuman beralkohol berkisar di angka 4,9%, pada laki-laki 8,8% , dan perempuan 0,5% , namun menurut hasil riset salah satu LSM, jumlah remaja yang mengonsumsi minuman beralkohol pada tahun 2014 naik hingga 23% dari total remaja saat itu4.Sebenarnya pembatasan peredaran minuman beralkohol telah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 74 Tahun 2013 tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol, berikut isi dari pasal 7 yang mengatur tentang peredaran minuman beralkohol :

Minuman Beralkohol golongan A, golongan B, dan golongan C hanya dapat dijual di:(A) hotel, bar, dan restoran yang memenuhi persyaratan sesuai peraturan perundang undangan di bidang kepariwisataan; (B) toko bebas bea; dan (C) tempat tertentu selain huruf a dan b yang ditetapkan oleh Bupati/Walikota dan Gubernur untuk Daerah Khusus Ibukota Jakarta. 5

Walaupun dibatasi peredarannya, anggur merah cap Orang Tua tetap laris manis, bahkan sampai dijual secara ilegal di pemukiman warga. Namun berbanding terbalik dengan Susu Jahe Sidomuncul, susu jahe mulai ditinggalkan oleh para kaum milenial yang lebih memilih minuman yang kekinian dan instagramable. 

Analisis Product,Price,Place, dan Promotion

Berdasarkan The Model of Behavior, dapat dianalisis marketing stimuli dari Susu Jahe Sidomuncul dan anggur merah cap Orang Tua dengan menggunakan 4P, yaitu product,price,place, dan promotion. Teori ini juga membahas tentang bagaimana perilaku seorang saat akan membeli suatu produk dengan melihat faktor 4P tadi. 


Susu Jahe Sidomuncul

Minuman Orang Tua

Product

Susu Jahe Sidomuncul adalah suatu produk minuman yang berbentuk bubuk yang diproduksi oleh PT Sido Muncul, Tbk yang berdiri pada tahun 1940 di Yogyakarta. Susu jahe sendiri merupakan   minuman tradisional yang terasa hangat dan menyehatkan di badan

Anggur merah cap Orang Tua merupakan salah satu merek minuman beralkohol yang sedang naik daun di Indonesia, Orang Tua memiliki kandungan etanol yang berkisar 14%, dengan kandungannya tersebut, Orang Tua digolongkan menjadi golongan B, yang artinya minuman tersebut tidak bisa diedarkan secara bebas di lingkungan masyarakat.

Price

Harga untuk setiap 1 renceng Susu Jahe Sidomuncul adalah Rp12.000, dimana 1 renceng berisi 10 pcs susu jahe.

Harga yang dipatok untuk satu botol minuman Orang Tua adalah Rp65.000 untuk ukuran 620 mL (harga dari blibli.com)

Place

Penjualan Susu Jahe Sidomuncul tersebar di seluruh toko-toko, tidak ada batasan dalam penjualan produk ini. Susu Jahe Sidomuncul biasanya banyak dijumpai di toko-toko retail dan toko kelontong yang dekat dengan pemukiman warga, dengan begitu Susu Jahe Sidomuncul dapat dijangkau dengan mudah oleh calon konsumen. 

Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 74 Tahun 2013 tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol, Orang Tua yang masuk dalam minuman beralkohol golongan B, hanya dapat diedarkan secara terbatas di tempat-tempat tertentu, namun pada kenyataannya , banyak peredaran minuman tersebut yang menyalahi aturan/ diedarkan secara ilegal.

Promotion

Promosi yang dilakukan oleh Susu Jahe Sidomuncul sebenarnya telah bagus, sidomuncul seringkali beriklan di saluran televisi nasional dengan menampilkan beberapa produk unggulan mereka, selain itu sidomuncul melakukan promosi dengan cara  menjadi sponsor acara-acara yang bertema kesehatan.

Karena peredaran produk anggur merah cap Orang Tua terbatas, maka media promosi yang dapat digunakan oleh Orang Tua juga terbatas. Orang Tua banyak melakukan promosi dengan menggunakan website miliknya, dan menggunakan media poster yang mereka sebarkan ke hotel-hotel dan klub-klub  malam.

Setelah mengamati analisis 4P diatas,terlihat walaupun Susu Jahe Sidomuncul kurang diminati oleh generasi milenial, sebenarnya ada peluang untuk produk ini laris di pasaran. Nah, sebenarnya siapa yang menjadi target penjualan Susu Jahe Sidomuncul? Dimana Susu Jahe Sidomuncul memposisikan produknya sebagai minuman herbal? Berikut analisis segmenting,targeting, differentiation, dan positioning dari produk Susu Jahe Sidomuncul dan Orang Tua sebagai pembandingnya.



Susu Jahe Sidomuncul

Minuman Orang Tua

Segmenting

Susu Jahe Sidomuncul melakukan segmentasi pasar dengan mempertimbangkan keadaan sosial ekonomi dan psikografi(lifestyle). Susu Jahe memilih memasarkan produknya di keadaan sosial ekonomi menengah yang dengan mudah dapat menjumpai produk dari Sidomuncul tersebut.

Orang Tua sebenarnya tidak melakukan segmentasi pasar secara spesifik, karena produk dari Orang Tua sudah ditujukan untuk salah satu segmen pasar yang sudah ada. Jika dilakukan pembagian segmen pasar menurut keadaan ekonomi, Orang Tua masuk dalam segmentasi dengan keadaan ekonomi di tengah-tengah, karena tidak terlalu mahal dan tidak terlalu murah.

Targeting

Susu Jahe Sido Muncul menargetkan produknya dapat dikonsumsi oleh semua umur dan semua kalangan, karena Susu Jahe Sidomuncul tidak mengandung zat-zat berbahaya dan justru menyehatkan. Selain itu, Susu Jahe Sidomuncul juga menargetkan konsumen dengan ekonomi menengah kebawah karena harganya yang terbilang murah, yaitu Rp1.200/pcs.

Target yang diusung oleh Orang Tua adalah orang-orang dewasa(di atas 18 tahun) yang sudah mengenal minuman beralkohol dan tau manfaat dari minuman tersebut, karena Orang Tua masuk minuman beralkohol golongan B yang kadar etanolnya cukup besar, yaitu 14%.

Differentiation

Susu Jahe Sidomuncul sebenarnya hampir sama dengan produk susu jahe yang lain, akan tetapi Susu Jahe Sidomuncul menawarkan harga yang murah, dan kualitas terjamin karena diproduksi oleh perusahaan yang sudah termasuk perusahaan besar di Indonesia.

Perbedaan Orang Tua dengan minuman anggur merah lain adalah pada faktor kekhasan, rasa khas yang ada pada minuman Orang Tua telah terbentuk sejak tahun 1948. Selain hal tersebut, Orang Tua bisa dibilang produk minuman alkohol yang ‘aman’ jika dibandingkan minuman alkohol lain di luar sana yang berkemungkinan sudah dioplos dengan bahan-bahan kimia yang berbahaya. 

Positioning

Susu Jahe Sidomuncul memposisikan dirinya di posisi tengah-tengah jika dilihat dari segi ekonomi, dan berada di posisi atas jika dilihat dari segi manfaat dari minuman tersebut. Susu Jahe Sidomuncul juga memposisikan dirinya sebagai produk yang universal, dapat dijangkau oleh seluruh golongan ekonomi.

Orang Tua memposisikan produknya dengan posisi di tengah-tengah jika dilihat dari segi ekonomi, jika dilihat dari kandungan alkoholnya maka Orang Tua jelas memposisikan minuman tersebut sebagai minuman orang dewasa(di atas 18 tahun).


Proses Keputusan Pembelian Produk Baru(Susu Jahe Sidomuncul)

Ketika kita sebagai individu yang belum pernah mengkonsumsi suatu produk tertentu, maka kita sewajarnya memiliki beberapa tahap dalam menentukan untuk membeli produk baru tersebut atau tidak, beberapa tahap yang kita lewati adalah :

  1. Awarness (Kesadaran), tahap pertama pada proses ini adalah adanya kesadaran konsumen bahwa produk Susu Jahe Sidomuncul ada dan bisa untuk dibeli,namun konsumen masih kekurangan informasi mengenai produk tersebut.

  2. Interest(Minat), selanjutnya konsumen akan dirangsang oleh perusahaan untuk mencari informasi mengenai Susu Jahe Sidomuncul  dengan cara beriklan, dan promosi. Setelah mengetahui informasi tentang produk tersebut, konsumen perlahan akan diyakinkan agar tertarik pada produk yang dituju.

  3. Evaluation(Evaluasi), pada tahap ini konsumen akan menilai ketika dia membeli Susu Jahe Sidomuncul akan mendapatkan manfaat seperti apa, dan apa saja yang harus dikorbankan.

  4. Trial(Percobaan), setelah melakukan evaluasi, konsumen akan mencoba produk Susu Jahe Sidomuncul dengan skala kecil untuk mengetahui contoh rasa dari minuman tersebut.

  5. Adoption(Adopsi), langkah terakhir, konsumen akan menentukan apakah dia akan mengkonsumsi Susu Jahe Sidomuncul secara terus-menerus atau tidak.

Lalu, Apa yang Harus Dilakukan oleh Sidomuncul?

Berkaca pada best practice yang sudah ada, yaitu bangkitnya kuliner tradisional Jakarta. Kuliner Jakarta di Pasar Santa yang dulunya terkenal usang dan membosankan, disulap menjadi tempat yang kreatif dan sering dijadikan sebagai tempat nongkrong anak jaman sekarang. Hal ini bisa diterapkan kepada Susu Jahe Sidomuncul. Dengan membuat tempat dengan konsep yang kreatif dengan menjadikan Susu Jahe Sidomuncul sebagai primadona utama dari tempat tersebut, dengan begitu akan banyak anak muda yang berkunjung ke tempat kreatif tersebut, walaupun Susu Jahe bukan tujuan utamanya, melainkan untuk menikmati tempat kreatif yang disajikan, akan tetapi dengan datangnya pengunjung ke tempat tersebut, maka awareness konsumen akan adanya Susu Jahe dari Sidomuncul akan naik dan perlahan akan dikenali oleh masyarakat.

Selain membuat tempat nongkrong kreatif dengan menu Susu Jahe Sidomuncul dengan tujuan meningkatkan awareness, hal-hal lain seperti interest konsumen juga harus ditingkatkan. Apa yang bisa dilakukan? Sidomuncul bisa membuat produk-produk kreatif dan unik dari Susu Jahe, misalnya es krim jahe, Thai Tea Jahe, dan masih banyak lain, sehingga konsumen akan tertarik pada produk minuman dari Sidomuncul tersebut. Selanjutnya Sidomuncul juga harus menunjukan apa saja manfaat dari Susu Jahe tersebut, hal ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan hasil evaluation yang dilakukan oleh calon konsumen.

Pada kesempatan selanjutnya, Sidomuncul dapat mengadakan suatu acara dimana dia memberikan sampel dari minuman Susu Jahe Sidomuncul. Hal ini dilakukan dengan tujuan memberikan kesempatan bagi yang belum pernah mencoba produk tersebut untuk melakukan trial terhadap Susu Jahe Sidomuncul. Setelah melakukan trial, calon konsumen akan mendapatkan gambaran umum tentang  produk tersebut, dengan begitu maka calon konsumen akan menentukan atau melakukan adoption untuk membeli produk Susu Jahe tersebut atau tidak.

Catatan Kaki :

1https://m.merdeka.com/sido-muncul/profil/

2https://kabar24.bisnis.com/read/20130116/186/131523/go-public-sido-muncul-siap-masuk-bursa-efek-indonesia

3https://manfaat.co.id/manfaat-jahe-putih

4https://nasional.kompas.com/read/2017/04/05/14260171/antara.pelarangan.atau.pembatasan.ruu.minuman.beralkohol.deadlock.?page=all

5https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/41444/perpres-no-74-tahun-2013

Sumber Lain :

https://www.tribunnews.com/travel/2016/05/13/bangkitnya-brand-kuliner-lokal-di-jakarta

https://www.psychologymania.com/2013/08/proses-keputusan-pembelian-produk-baru.html

Buku Acuan :

Kotler, Phillip dan Armstrong, Gary. (2017). Principles of Marketing (edisi 17). Edinburg: Pearson

Author

Faiz Shodiq Nurrahim



Like it? Share with your friends!

1
1 point

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
1
Love
OMG OMG
2
OMG
Win Win
2
Win
Faizshodiq

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format