Bohemian Rhapsody : Kenekatan Berujung Terkenal

Bohemian Rhapsody menyajikan proses penciptaan band Queen beserta lagunya yang kontroversial dengan judul sama


2
2 points

Trailer Bohemian Rhapsody

Sinopsis

Disutradarai oleh Bryan Singer, Bohemian Rhapsody menyajikan proses penciptaan band Queen beserta lagunya yang kontroversial dengan judul sama. Film ini mengajak penonton untuk mengenang Freddie Mercury, penyanyi utama Queen. Bermula dengan Freddie yang ditunjukkan ingin menjadi seorang penyanyi band di tengah kerja paruh waktunya di bandara. Kemudian, Freddie bertemu dengan Roger Taylor dan juga Brian May yang kemudian menjual mobilnya untuk rekaman studio pertamanya. Dilanjutkan dengan pertemuan mereka dengan John Deacon, pemain bass Queen. 

Sepertiga awal film menjelaskan dengan gamblang perjuangan Queen menjadi terkenal, diawali dengan mengisi konser kecil-kecilan di beberapa bar. Baru kemudian perlahan Freddie membawa Queen dengan karya-karya orisinil dan gerakan nyentriknya di atas panggung. Tak hanya keunikan gaya dan karyanya, Freddie juga mampu memunculkan keromantisan jiwanya dalam salah satu karyanya dengan judul Love of My Life. Lagu ini menjadi salah satu langkah awal Queen dalam upayanya menjadi bintang.

Dengan Namanya yang makin melejit Queen sukses menbuat seluruh dunia terpukau dan puncaknya pada konser Live AIDS dimana konser tersebut ditonton oleh 1,5 miliar orang dan disiarkan oleh 13 satelit diseluruh dunia. Disinilah perjalanan Queen menjadi sebuah band yang melegenda hingga zaman sekarang ini.

Analisis

Menciptakan sebuah produk baru bukanlah hal yang mudah. Setiap langkah penciptaannya harus ditentukan dengan teliti sebelum diluncurkan ke masyarakat. Selain untuk mendapatkan profit uang, nilai yang tinggi dari sebuah produk juga harus diutamakan. Setiap produk memiliki Product Life Cycle yang berbeda-beda. 

Dalam pelaksanaannya, setiap produk (dengan PLC nya) melalui dua tantangan utama. Pertama, seluruh produk nanti akan melalui proses decline, sehingga produk harus memiliki kekuatan untuk menyaingi produk sebelumnya yang hilang/gugur di pasar. Kedua, perusahaan harus mampu beradaptasi dengan baik untuk bersaing dengan perubahan zaman maupun selera masyarakat saat produk masih diluncurkan. 

Kita perlu untuk mengetahui seluk beluk kemunculan produk baru dan strategi PLC untuk menambah wawasan ilmu pemasaran kali ini. Untuk itu, kita perlu tahu terlebih dahulu bagaimana sebuah produk mengatasi segala masalahnya saat menemukan atau mengembangkan produk baru, lalu setelah itu dapat menganalisis kesuksesan PLC produk tersebut.

Dalam pembahasan kali ini, Urban Kings akan membahas analisis dari produk band dan musik ternama Queen dalam filmnya yang berjudul Bohemian Rhapsody keluaran 2018 lalu.

Tahapan Pembuatan Produk

Dalam film Bohemian Rhapsody seperti yang diketahui, band Queen ini secara tidak langsung membuat produk-produk baru yang dalam hal ini ialah lagu yang diluncurkannya sangat berbeda dari ban lainnya saat pada zamannya.

Sesuai dengan tahapan pembuatan produk baru menurut kami Queen mengalami beberapa tahapan saja. Yang pertama ialah Idea Generation hampir ada di setiap produk yang akan dibuat oleh mereka rata-rata melalui pengalaman pribadi atau ide yang muncul secara spontan. Kedua adalah Idea Screening, tahapan ini juga terjadi dalam tahapan pembuatan lagu mereka. Ketiga adalah Concept development and testing, tahapan ini terjadi disaat Queen berada di kantor Production House dan bernegosiasi mengenai lagu yang ada dengan pihak Production House tersebut. Keempat ialah Business Analysis yang terimplementasikan di setiap lagu baru yang dibuat oleh Queen. Kelima ialah Product development yang di dalam film terdapat scene membuat gerakan agar terjadi interaksi dengan penonton di setiap lagu dari Queen. Commercialization adalah tahapan terakhir yang terjadi saat pembuatan lagu dari Queen, terdapat saat scene penjualan album yang laku di semua tempat dan saat konser semua penonton menyanyikan lagu mereke bersama-sama.

Tahapan yang tidak terjadi ialah Marketing strategy development dan Test Marketing, hal ini tidak dimunculkan dalam film karena produk secara langsung diterima oleh masyarakat penikmat lagu. Mereka langsung merilis lagu lagu mereka tanpa melihat bahwa apakah lagu tersebut akan diterima masyarakat atau tidak. Mereka mengandalkan spontanitas dan insting mereka. 

Dari tahapan yang dilalui dan tidak, terlihat dalam film tidak terpengaruhnya kesuksesan produk dengan tahapan yang dilalui. Karena produk dari Queen dapat diterima oleh kalangan yang dituju tanpa dilaluinya tahapan yang berhubungan dengan pasar. Ide produk baru dari Queen murni hasil dari ide yang dimiliki mereka tanpa memikirkan pasar.

Dalam hal ini tentunya tanpa melalui tahapan yang berhubungan dengan pasar mereka masih dapat menciptakan produk produk lagu yang sangat disukai oleh pasar. Mereka membuat sebuah tren baru yang kemudian langsung disukai oleh masyarakat luas. Sebelum lagu Bohemian Rhapsody yang menjadi legenda dirilis sempat mendapat penolakan dari produser yang dinilai lagu ini tidak memiliki daya tarik untuk konsumen. Namun takdir berkata lain mereka menciptakan sebuah gebrakan baru dimana lagu Bohemian Rhapsody ini memilik unsur opera yang dinilai sangatlah membosankan apalagi dengan durasinya mencapai 6 menit.

Lagu "Bohemian Rhapsody"

Product Life-Cycle dan 4P

1. Introduction Stage

Dalam tahapan ini lagu lagu dari queen sendiri masih belum terkenal dan tentunya lagu ini masih dalam lingkup yang kecil

2. Growth Stage

Pada tahap Growth Stage tentunya lagu lagu dari Queen Berkembang sangat pesat dan penjualan kaset banyak terjadi 

3. Maturity Stage

Maturity stage merupakan tahapan ketika lagu lagu dari Queen mencapai puncak penjualanya dan mendapatkan tawaran untuk mengisi konser di kota kota besar diseluruh dunia

4. Decline Stage

Decline stage adalah tahapan dimana terjadi penurunan penjualan produk. Lagu lagu Queen pada saat ini sudah mencapai declining stage dikarenakan lagu lagu lawas sudah digantikan dengan lagu modern berbasis EDM

Saran daur hidup dari produk yang dimiliki Queen bila sesuai dengan 4P Strategies, yaitu 

  1. Product: Lagu yang dibuat sudah bagus terdapat diferensiasi dari lagu kebanyakan yang ada.

  2. Price: Mengenai price kami rasa tidak terdapat patokan khususs, namun setiap album dirasa memiliki harga sesuai dengan band yang mengeluarkan album tersebut.

  3. Place: Penempatan sangat penting, contoh sebuah lagu karya Queen yaitu Love of My Life tidak cocok apabila dibawakan untuk kalangan penyuka musik Rock.

  4. Promotion: Cara promosi lagu yang pas untuk lagu-lagu milik Queen ini dengan menyajikan video clip yang menyesuaikan tema lagu dari Queen itu sendiri.

Ansoff Matrix

  1. Penetrasi pasar sempat dilakukan dengan cara tur tur dengan lagu lagu yang ada dengan segmentasi yang ada misal pada kota dengan kultur tertentu

  1. Pengembangan pasar dilakukan oleh Queen adalah dengan cara tur juga tetapi dengan segmentasi yang berbeda semisal adalah tur lintas negara

  1. Pengembangan produk pada lagu lagu Queen terkesan jarang karena Queen sendiri selalu melakukan terobosan terobosan terbaru dan tidak terpaku pada satu lagu dengan nada yang cenderung monoton

  1. Diversifikasi adalah cara yang paling sering band rock Queen gunakan karena dengan diversifikasi lagu semakin banyak segmentasi yang bisa ia dapat dan mendapatkan semua segmentasi. Contohnya adalah lagu Bohemian Rhapsody yang mengusung tema opera sehingga menciptakan kesan unik dan disukai oleh banyak kalangan

Kesimpulan

KESIMPULAN

Berdasarkan Film Bohemian Rhapsody tersebut bahwa band rock Queen tidak terpaku pada pasar dan tentunya mereka menciptakan sebuah ide ide gila yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan oleh band band lainya. Ide yang brilian dan dengan eksekusi untuk sebuah produk yang tepat tentu akan membuahkan hasil yang sangat mengagumkan. Melakukan riset pasar tentulah baik agar kita dapat mengetahui bagaimana kebutuhan pasar saat ini, namun tidak menutup kemungkinan bahwa produk yang tanpa melalui riset pasar bisa berkembang pesat seperti pada film Bohemian Rhapsody. Namun perlu ditinjau kembali bahwa resiko yang ada juga besar apabila tidak melakukan riset pasar terlebih dahulu. 

Terlihat dari proses terciptanya lagu lagu yang diciptakan oleh Queen sebagian besar diciptakan dengan spontan. Namun yang perlu menjadi perhatian lebih adalah gebrakan yang dibuat Queen dan berani mengambil resiko yang ada. Terkadang semakin besar resiko yang kita ambil tentu kita mendapatkan sebuah hal yang besar juga. Banyak pelajaran dan banyak hal yang bisa diambil dari film bohemian rhapsody. Bahwa suatu karya dan sebuah inovasi baru bisa didapatkan dari sebuah pengalaman sebelumnya dan spontanitaspun tidak selalu memberikan dampak yang buruk bagi sebuah produk

Sumber

Author

  1. Muhammad Paksi Assyafan
  2. Haryo Tetuko Bimantoro
  3. Tabitha Gracia

Like it? Share with your friends!

2
2 points

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
1
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
1
OMG
Win Win
1
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format