Pirates of Silicon Valley, Siapa Bajak Laut Sebenarnya? Apple atau Microsoft?

Di film ini menceritakan bagaimana dua orang keren ini, Bill Gates dan Steve Jobs merintis karirnya masing-masing, bagaimana mereka membangun perusahaannya, bagaiman


1
1 share, 1 point

Sinopsis

Film ini menceritakan tentang dua orang yang sangat fenomenal sekali pada jamannya yang produknya masih bisa kita nikmati dan bisa kita ambil manfaatnya sampai sekarang. Dua orang ini adalah Bill Gates, pendiri Microsoft, dan Steve Jobs, pendiri Apple, pasti pembaca semua tahu tentang produk ini dan mengenal siapa pendirinya. Sebelum kita bahas lebih jauh, mari kita simak dulu trailernya!

Di film ini menceritakan bagaimana dua orang keren ini, Bill Gates dan Steve Jobs merintis karirnya masing-masing, bagaimana mereka membangun perusahaannya, bagaimana mereka mendapatkan idenya, bagaimana mereka bersaing, dan bagaimana kecerdasan dan sikap mereka berdua sampai bisa sukses.

Film ini diawali dengan Steve Jobs dan Steve Wozniak yang berkuliah di universitas yang berada di Berkeley,California. Awalnya film ini menceritakan bagaimana perusahaan Apple yang dibuat pada 1976 ini berkembang. Memang Apple lebih berkembang dahulu dibanding Microsoft yang dibuat oleh Bill Gates dan Paul Allen pada 1975.

Dua perusahaan ini sebenarnya memiliki obsesi yang berbeda. Bill Gates memiliki obsesi untuk membuat Bahasa mesin komputer agar komputer itu berjalan baik, Bill Gates dan Paul Allen merintis ini dari Motel kecil dan Steve Jobs terobsesi untuk membesarkan apa yang Wozniak ciptakan yaitu berupa komputer personal yang sudah dilengkapi dengan layar kecil, Jobs dan Wozniak memulai semuanya dari garasi ayah Steve Jobs.

Suatu hari datanglah Mike Markula, seorang Pegawai Intel Corporation, saat itu dia tengah mencari peluang bisnis , dan dia menawarkan 250 ribu dolar untuk proyek Apple, merekapun mulai proyek Apple  dengan lebih professional,  hingga pada suatu hari di sebuah pameran komputer, Apple benar-benar membuat para pengunjung terpukau dengan hasil karya dan kagum akan komputer Apple, Dari sinilah Apple bermula dan berkembang Cepat hingga mereka mampu mendirikan kantor dan menerbitkan Apple II ke pasar yang mampu bersaing dengan IBM.

Lain halnya dengan Bill Gates yang memulainya setelah mendapatkan kesempatan setelah berhasil mendapatkan kontrak untuk menjadi programmer mesin Altair 8800. Setelah itu mereka terus berkembang dan sampai pada akhirnya mereka memberanikan diri untuk ke IBM dan menawarkan suatu sistem yang dapat memecahkan masalah IBM yang Bill Gates namakan DOS(Disk Operation System). Namun sebenarnya Bill tak pernah membuat satu sistem operasi apapun. Lalu dengan pintarnya Bill Gates dengan bantuan Paul berhasil membeli sistem operasi dari Seatle dengan harga 50 ribu Dolar kemudian mengutak-atik dan menyempurnakannya dan kemudian menjualnya ke IBM dengan harga yang jauh lebih tinggi.

Pada saat itulah Microsoft mulai dikenal orang dan berkembang, tetapi sang competitor, yang ingin sekali mengalahkan IBM yaitu Apple tidak hanya diam, mereka membuat produk yang mereka namakan Lisa, sebuah komputer yang dia beri nama seperti nama anak pertamanya Steve Jobs. Lalu dengan jeniusnya  Jobs memanfaatkan proyek gagal dari perusahaan Xerox berupa teknologi mouse dan GUI (Graphic User Interface). Ia menggagas pembuatan komputer pribadi yang ia beri nama Macintosh. 

Mengetahui komputer keluaran terbaru dari Apple yaitu Lisa, Bill Gates pun tak bisa diam juga. Mengetahui keberhasilan Steve Jobs yang sangat cemerlang. Dia mengambil langkah berani dengan mengajak Jobs bekerja sama dengan tujuan utama mempelajari teknologi Grafis dan Sistem Operasinya, sungguh beruntung Bill Gates dan rekan-rekannya, niatnya hanya menginginkan Lisa, namun Macintosh pun didapatnya, Microsoft mendapatkan  3 prototype dari Apple dan hal ini sangat menguntungkan dari  pihak Bill Gates dan rekan-rekannya yang terlibat dalam pembuatan microsoft tersebut. Bagaimana bisa dia mendapatkannya sekaligus? Itu karena kemampuan negosiasi Bill Gates yang sangat lihai.

Dengan mudahnya Bill Gates dan kawan-kawan merubah dan mengembangkan prototype dari Apple dan menghasilkan sistem operasi yang dinamakan Windows. Steve jobs yang mengetahui hal itu sangat marah karena merasa ditipu oleh Gates, dan Jobs memanggil Gates ke kantornya dan memarahinya, lalu Gates malah menjelaskan semua yang mereka kerjakan, ajaibnya mereka langsung seperti seorang sahabat

Sementara Steve Jobs membuat blunder, dia membuat  Macintosh Developers dan Apple II Developers bersaing , namun  Steve Jobs malah menganggap hal ini sebagai sesuatu yang hebat dan dia menganggap macintosh adalah yang terbaik diantara pendahulunya yaitu Lisa dan Apple II. Bagi orang pada umumnya saat itu dapat dikata bahwa  Apple menghancurkan dirinya sendiri. Sampai akhirnya Steve Wozniak berhenti dari Apple dan presiden Apple saat itu, John Sculley memecat Steve Jobs. Dan pada 1997 Jobs dipanggil lagi ke Apple.Dan Akhir cerita, Bill gates telah menjadi orang terkaya di dunia dan telah juga memiliki saham Apple Computers Inc. dengan Microsoft yang dimilikinya. 


Kritik

Dari film tersebut bisa kita lihat bahwa apa yang mereka lakukan itu tidak sesuai dengan urutan dari proses pengembangan produk baru, bahkan ada beberapa bagian dalam film tersebut tidak menunjukkan adanya salah satu proses dari serangkaian urutan prosesnya.

Jika kita lihat cerita dari tokoh Steve di dalam film tersebut, kita akan tahu bahwa dia dan juga temannya yang sering dipanggil Woz mengembangkan teknologi berdasarkan ide dari Woz sendiri. Woz yang entah bagaimana mendapatkan ide untuk membuat komputer, kemudian mencoba untuk merealisasikan produk tersebut tanpa dilakukannya proses-proses sebelumnya seperti analisis bisnis dan pengembangan strategi pemasaran. Dan ketika produk tersebut sudah selesai juga langsung dipertunjukkan dalam sebuah acara dimana disana mereka juga langsung mendapatkan beberapa puluh pesanan untuk produk tersebut. Barulah setelah perusahaan mereka mulai terbentuk dan memiliki brand yang dikenal masyarakat, proses pengembangan produk baru lebih sesuai tahapannya.

Jika kita lihat cerita dari tokoh Bill dengan temannya Paul, jalan cerita mereka tidak terlalu kelihatan dari bagian-bagian dalam proses pengembangan produk barunya. Berbeda dengan Steve, tokoh Bill di sini lebih diperlihatkan tentang asal mula ide yang didapat untuk membuat produk mereka sendiri. Berawal dari ketika dalam surat kabar bahwa sebuah perusahaan membutuhkan penerjemah bahasa mesin bernama Altair, barulah setelah itu mereka mulai bekerja kepada perusahaan yang satu dan yang lainnya.  

Sehingga yang bisa didapatkan adalah dari film tersebut lebih menonjolkan bagian dari perjalanan Steve dan juga Woz. Kemudian, berkaitan dengan proses yang dilalui oleh Steve dalam pengembangan komputer pada awal-awal perjalanan yang tidak sesuai dengan tahapannya membuat resiko mereka menjadi lebih besar, ketika berhasil dalam memasarkan produk tersebut tentu saja akan baik-baik saja, berbeda cerita jika produk tersebut tidak laku di pasaran, semua yang telah dilakukan oleh mereka akan sia-sia.

Keunggulan lainnya adalah ketika tokoh tersebut langsung memasarkan produk yang mereka buat tanpa adanya tahapan tes pasar, maka perusahaan tersebut akan tahu tentang keinginan pasar secara lebih maksimal lagi dengan dasar produk yang mereka buat. Apa saja yang dibutuhkan oleh konsumen, apa saja yang kurang dari produk tersebut, dan apa saja yang diperlukan untuk bisa mencapai keinginan konsumen.


Fase-Fase Daur Hidup Produk berdasarkan Product, Price, Place, dan Promotion

Perkembangan produk pada tahap introduction. Untuk product, Apple terlihat lebih menjanjikan, karena menawarkan inovasi yang tidak dipunyai perusahaan lain. Microsoft awalnya hanya membuat program yang menyelesaikan masalah sederhana, seperti penerjemahan bahasa pemrograman. Price, tidak ada harga produk yang spesifik untuk Apple, tetapi harga saham Apple tinggi. Sedangkan Microsoft tidak ada keterangan jelas.

Karena awalnya apple membuat komputer, jadi sasaran yang dituju lebih luas.Sasaran Microsoft terbatas, karena hanya berfokus pada bidang tertentu seperti membuat sistem penerjemah dan sistem operasi komputer. Apple memasarkan produknya dengan promosi yang besar-besaran (pesta, pameran, dan lainnya). Sedangkan Microsoft tidak diperlihatkan awal promosi.

Pada tahap growth, Apple mulai berinovasi tetapi caranya tidak baik, karena cenderung meniru produk dari merk Xerox. Microsoft tetap sama, tetapi sudah mulai melirik Apple untuk produknya, dan masih dalam tahap membuat anti-virus. Dari sisi price, kedua produk masih tidak menampilkan harganya. Sisi place juga belum diketahui, tetapi Apple ditujukan untuk masyarakat, dan Microsoft tetap pada kelompok yang terbatas. Tahap promotion keduanya masih sama.

Pada tahap maturity, Apple mengeluarkan komputer ‘The Lisa’ dan ‘Macintosh’ atau Mac. Microsoft baru tertarik untuk mempelajari bisnis ini. Price masih belum terlihat. Place untuk Apple, masih berfokus pada masyarakat luas. Microsoft baru saja melewati tahap peralihan dari yang awalnya membuat program kecil-kecilan, baru mengembangkan produk Windows. Promotion masih tetap sama.

Pada tahap decline, Apple mulai mendapatkan pesaing baru (Microsoft) dan penjualan produk mulai menurun, dan pada tahap ini Apple menjual sahamnya pada Microsoft. Microsoft menanjak naik menjadi produk unggul. Untuk price, Microsoft tampaknya menjual produknya lebih murah dibanding Apple (pada scene dimana orang-orang lebih memilih Microsoft). Microsoft dan Apple sama-sama menjual produknya di place yang sama, yaitu masyarakat luas. Dalam hal promotion, tampaknya Microsoft lebih unggul dibandingkan produk Apple yang berada pada tahap declining.

Saran untuk produk Apple untuk mengembangkan produknya, ialah untuk mencoba berinovasi dan mempunyai tingkat kompetitif tinggi sehingga mampu bersaing. Apple juga harus mematenkan produk jika tidak ingin idenya diambil perusahaan lain. Apple juga harus dapat melihat celah dalam bisnis.


Penulis

Farras Hidayatullah, 

Mahestya Tasya R A, 

Panji Saputro Hadi.



Refefensi

Kotler, Phillip dan Armstrong, Gary. (2017). Principles of Marketing (edisi 17). Edinburg: Pearson



Like it? Share with your friends!

1
1 share, 1 point

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
1
Genius
Love Love
1
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
1
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format