Renault Kwid, Mobil Eropa yang Murah Meriah Tapi Tidak Laku??

2017 Renault Kwid hanya mampu mengeluarkan sejumlah 123 unit.


1
1 point

Perkembangan dunia otomotif terutama di Indonesia, akhir-akhir ini mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Terlihat jelas bahwasanya populasi kendaraan khususnya mobil terlihat melintas padat memenuhi sudut-sudut di jalan perkotaan. Lantas keberadaan mobil-mobil tersebut benar-benar menjadi suatu kebutuhan pemiliknya atau hanya untuk menaikan prestise semata. Tidak dapat dipungkiri juga bahwasanya ada beberapa faktor yang kemudian mempengaruhi proses pengambilan keputusan dalam memilih mobil.

Renault Kwid adalah jenis mobil crossover atau mobil yang memiliki bodi dan sasis yang terdiri dari satu bagian yang tidak dapat dipisahkan. Renault Kwid diproduksi oleh produsen asal Prancis yang ditargetkan untuk pasar India. Renault Kwid masuk ke pasar Indonesia pada tahun 2016 dengan harga 117,7 juta dan menjadikan mobil eropa ini menjadi mobil crossover termurah yang pernah masuk pasar Indonesia. Namun sayangnya ada beberapa hal yang kemudian membuat  Renault Kwid ini dipukul mundur oleh kompetitor yang berada pada LCGC(Low Cost Green Car) seperti toyota agya, daihatsu alya, honda brio, datsun go dan LCGC lainnya.

Menurut data Whole Sales gabungan industri kendaraan bermotor indonesia (Galkindo) periode januari-agustus 2017 Renault Kwid hanya mampu mengeluarkan sejumlah 123 unit.

  1. Strategi, Tujuan, Bauran Pemasaran Perusahaan

Renault Kwid adalah jenis mobil crossover yang memiliki harga termurah yang pernah masuk ke pasar Indonesia. Harga yang ditawarkan pada tipe crossover ini mulai dari 134-143 juta rupiah. Kwid memiliki 12 dealer yang tersebar di seluruh Indonesia. Untuk pemasaran Kwid melakukan promosi melalui iklan media masa dan menawarkan speaker belakang dan kamera parkir bagi pembeli Renault Kwid dan bunga 0% dan paket service platinum hingga cashback lainnya.

  1. Pertimbangan Organisasi

Meski umur Renault Kwid masih tergolong cukup muda, Renault Kwid memiliki komitmen yang tinggi untuk mempertahankan eksistensinya di pasar Indonesia dengan melakukan inovasi hasil riset yang dilakukan. Seperti halnya akan memberikan tambahan vitur lainnya dan mengeluarkan tipe AT

  1. Pasar dan Permintaan

Untuk pasar dan permintaan ini Kwid masih sedikit peminat karena citra merek Renault yang sempat vakum menjadi salah satu ganjalan yang mempengaruhi kepercayaan calon konsumen untuk mengambil keputusan. Lalu problem berikutnya adalah terkait transmisi. Kwid mengalami mimpi buruk ketika kompetitor sudah memberikan fasilitas transmisi otomatis untuk memanjakan penggunaan konsumen sedangkan Kwid sendiri masih terjebak dan nyaman menggunakan transmisi manual. 

Lain halnya yang terjadi dengan Toyota Alphard. Toyota Alphard adalah sebuah mobil berjenis Multipurpose-vehicle (MPV) yang berada di segmen premium. Sejak awal kemunculannya Toyota Alphard selalu menjadi primadona untuk keluarga di Indonesia.Berikut adalah data penjualan 5 mobil terlaris di segmen MPV premium pada tahun 2017 yang dilansir oleh Gabungan Industri Kendaaran Bermotor Indonesia (GAIKINDO):

  1. Toyota Alphard terjual sebanyak 3.208 unit

  2. Nissan Serena terjual sebanyak 1.305 unit

  3. Toyota Voxy terjual sebanyak 977 unit

  4. Toyota Vellfire terjual sebanyak 918 unit

  5. Mazda Bianre terjual sebanyak 455 unit

Berdasarkan data diatas dapat disimpulkan Toyota Alphard mendominasi pasar mobil di segmen MPV premium. Toyota Alphard dijual dengan harga mulai dari Rp.959,8 juta untuk tipe terendahnya hingga Rp.1,4 milliar untuk varian tertingginya. Meskipun dijual dengan harga yang cukup tinggi, mobil ini selalu memimpin penjualan di segmen MPV premium. Berikut adalah analisis pertimbangan internal dan eksternal yang mempengaruhi keputusan harga Toyota Alphard:

  1. Strategi, Tujuan, dan Bauran pemasaran perusahaan

Toyota adalah salah satu merk mobil yang paling diminati di Indonesia. Jalur distribusinya sendiri sangat banyak yang menyebar di hampir seluruh wilayah di Indonesia. Toyota memiliki total sebanyak 324 dealer di Indonesia. Promosi yang sangat gencar dilakukan melalui media seperti televisi dan sosial media membuat Toyota semakin dikenal oleh khalayak luas di Indonesia. Untuk Toyota Alphard dipatok dengan harga yang demikian tinggi karena sebanding dengan tampilan dan fitur-fitur yang ditawarkan oleh mobil tersebut. Bisa dibilang Toyota Alphard adalah jawara di kelasnya untuk masalah worth-to-price.

  1. Pertimbangan Organisasi

Sebagai perusahaan yang dibidang otomotif. Toyota memiliki komitmen yang tinggi untuk menyediakan produk-produk yang berkualitas kepada konsumen. Toyota sendiri bukanlah perusahaan yang baru. Didirikan pada tahun 1937, Toyota terbukti dapat bertahan hingga saat ini berkat produk-produk yang ditawarkan berkualitas dan bisa bersaing di pasaran.

  1. Pasar dan permintaan

Dulu mobil sedan dianggap sebagai mobil paling mewah dan paling bergengsi yang menjadi pilihan para konglomerat. Namun, seiring pergeseran permintaan pasar yang berubah Toyota Alphard yang merupakan sebuah mobil berjenis MPV kini menjadi tren baru mobil pilihan konglomerat karena menawarkan fleksibilitas dan kepraktisan yang lebih tinggi dari mobil sedan. Desain yang sangat mewah juga menjadi salah satu faktor mengapa Toyota Alphard sangat digemari di Indonesia

  1. Kondisi ekonomi

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) melansir bahwa penjualan kendaraan roda empat di Indonesia ditahun 2018 mencapai target yaitu sebanyak 1,15 juta unit. Pertumbuhan tersebut tumbuh sekitar 7,4% dibandingkan tahun 2017. Hal tersebut juga diikuti dengan kenaikan penjualan MPV premium sebesar 55,68% dibandingkan tahun sebelumnya. Toyota Alphard merupakan mobil yang berada di segmen MPV premium. Oleh karena itu, Toyota Alphard berarti memiliki penjualan yang bagus.

  1. Faktor eksternal lainnya

Toyota sebagai brand kenamaan otomotif memiliki citra yang baik dimata masyarakat Indonesia. Spare part yang tergolong murah dan mudah didapatkan menjadi faktor yang membuat Toyota sangat digemari di Indonesia. Harga jual yang bagus juga menjadi faktor yang membuat banyak konsumen memilih Toyota sebagai mobil pilihan mereka.

Pertimbangan Internal dan Eksternal lainnya yang mempengaruhi keputusan harga 

Memiliki tujuan penetapan harga tidaklah cukup. Perusahaan juga harus melihat segudang faktor lain sebelum menetapkan harganya. Faktor-faktor tersebut yaitu  lingkungan eksternal — seperti kompetisi, ekonomi, dan peraturan pemerintah — , aspek-aspek lain dari bauran pemasaran, dan pertimbangan internal perusahaan . Perusahaan harus memahami karakteristik pembeli, pesaing, kondisi ekonomi, dan peraturan politik suatu pasar sebelum mereka dapat bersaing dengan sukses. 

  1. Strategi, Tujuan, dan Bauran Pemasaran Perusahaan

Renault Kwid memiliki bauran pemasaran serupa dengan Toyota Alphard hanya saja menawarkan harga yang lebih murah untuk fitur yang diklaim setara. Meskipun dari segi produk dan harga Kwid menjanjikan akan tetapi, mobil ini belum memiliki saluran distribusi yang jelas seperti mobil-mobil buatan Jepang yang beredar di Indonesia. Bahkan Renault hanya memiliki 17 bengkel resmi. Promosi Renault terhadap produk Kwit juga sangat jauh tertinggal dibanding perusahaan pesaingnya, terlihat dari tidak adanya iklan di televisi maupun di sosial media. Renault hanya mempromosikan produknya melalui pameran otomotif maupun majalah otomotif. Tingkat kepekaan konsumen Indonesia terhadap keberadaan Renault Kwid sangatlah minim. 

Pada tahun 2019, Renault mengklaim mengubah tujuan dan strategi pemasarannya. Nusantara Maxindo Group resmi menjadi mitra Renault di Indonesia dalam memasarkan produknya termasuk Kwit dan baru beroperasi pada 24 Februari 2019 yang sebelumnya Renault bekerjasama dengan PT Indomobil Sukses Internasional Tbk Subronto Laras. Untuk strategi pemasarannya, Renault berupaya untuk menjual Kwit dengan harga semurah mungkin dan bekerja sama dengan beberapa dealer merek terkenal di Indonesia, salah satunya Nissan Group, sehingga pembeli tidak perlu mengkhawatirkan mengenai after service product yang selama ini menjadi alasan terbesar konsumen tidak membeli Kwid.

  1. Pertimbangan Organisasi

Davy J Tuilan, COO Maxindo Renault Indonesia, sesuai dengan tujuan dan strategi pemasaran perusahaan, menggunakan kebijakan harga serendah-rendahnya untuk mendapatkan pangsa pasar.

  1. Pasar dan permintaan

Dilihat dari tipe pasarnya dapat disimpulkan bahwa pasar otomotif Indonesia merupakan jenis pasar oligopoli dimana hanya terdiri dari beberapa penjual besar yang ada di pasar. Dikutip dari otomaniac.com untuk pasar otomotif di Indonesia sendiri setidaknya terdapat 10 merek populer yang merajai pasar, merek tersebut seperti Honda,Toyota, Suzuki, Mitsubishi, Daihatsu, Isuzu, Nissan, KIA, BMW, dan Datsun. Dikarenakan penjual yang sedikit, setiap penjual sangat sensitif terhadap harga yang diberikan oleh kompetitor, setiap perubahan harga menjadi alarm untuk mengatur strategi harga dan pilihan pemasaran. Tetapi sayangnya hukum tersebut tidak berlaku bagi Renault dengan mobil Kwid nya yang walaupun sudah dengan harga murah tetapi tetap tidak menjadi pilihan konsumen. Faktor lain yang menjadi permasalahan Kwit berada pada fitur produk yang ditawarkan. Belum adanya transmisi otomatis menjadi faktor utama pertimbangan konsumen untuk memilih mobil tersebut, terutama konsumen di perkotaan. Konsumen akan lebih memilih mobil lain yang mempunyai transmisi otomatis dengan harga yang tidak jauh berbeda walaupun sedikit lebih mahal daripada Kwid. Selain itu belum terlalu familiar serta jarangnya layanan purna jual juga menjadi pertimbangan masyarakat untuk membeli Kwid. Dapat disimpulkan bahwa banyak faktor lain selain harga yang perlu dibenahi oleh Renault untuk meningkatkan penjualan Kwid di Indonesia.

  1. Kondisi ekonomi

Dari faktor kondisi ekonomi sendiri juga mempunyai pengaruh yang signifikan dalam strategi pasar yang dilakukan perusahaan. Perubahan-perubahan seperti inflasi,suku bunga dan perubahan lainnya mempengaruhi bagaimana perilaku konsumen dalam mengkonsumsi dan menilai suatu produk. Untuk pasar otomotif sendiri berdasarkan pernyataan yang dikeluarkan oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), bahwa penjualan kendaraan roda empat di Indonesia ditahun 2018 mencapai target yaitu sebanyak 1,15 juta unit. Pertumbuhan tersebut tumbuh sekitar 7,4% dibandingkan tahun 2017. Namun peningkatan penjualan keseluruhan tersebut bertolak belakang dengan penjualan low cost and green car (lcgc) yang turun 0,8% dibanding tahun 2018. LCGC merupakan kelas dimana mobil Renault varian Kwid bersaing dengan produk lainnya. Secara langsung penurunan tersebut juga berpengaruh kepada penjualan Kwid di Indonesia yang rendah.

  1. Faktor eksternal lainnya

Selain faktor-faktor di atas, beberapa faktor lain seperti respon dari reseller ataupun kebijakan pemerintah juga menjadi pertimbangan dalam penentuan harga oleh suatu perusahaan. Untuk kasus mobil Kwid sendiri untuk meningkatkan penjualan sebenarnya ada usulan untuk memasarkan mobil dengan cara kredit atau cicil terutama di daerah. Akan tetapi beberapa pihak yang menyediakan jasa leasing lebih memilih untuk memasarkan kredit di perkotaan dibanding di daerah alasannya yaitu menghindari kesulitan untuk menjangkau tempat apabila nantinya terjadi kredit macet. Dengan jarak yang jauh dan belum ada kepastian mobil ada di tempat, sedangkan jika dipasarkan di perkotaan tipe transmisi manual bukan merupakan tipe yang digemari oleh pelanggan. Sehingga memang diperlukan usaha, pengembangan strategi harga dan pemasaran lebih lanjut oleh Renault untuk meningkatkan penjualan mobil Kwad.

Solusi Penetapan Harga


Dari beberapa faktor yang telah dipaparkan di atas, hal-hal yang dapat dilakukan oleh Renault Kwid untuk meningkatkan penjualannya adalah sebagai berikut.

  1. Harga perlu ditetapkan dengan mempertimbangkan faktor pemasaran.

Harga yang cukup murah dibandingkan dengan kompetitor-kompetitornya salah satunya disebabkan oleh pemasaran yang lemah. Meskipun perusahaan memiliki tujuan untuk memenangkan pasar dengan strategi low cost yang berdampak pada harga yang murah, namun perusahaan juga perlu memperhatikan apakah low cost untuk mencapai efisiensi tersebut tidak mengganggu keefektifan perusahaan dalam memasarkan produknya. Perusahaan dalam hal ini berupaya menciptakan harga yang murah dengan cara meminimalisir biaya pemasaran, terutama promosi. Namun, sebagai trade-off, produk perusahaan menjadi kurang diketahui oleh masyarakat.

  1. Penetapan harga dilakukan dengan melihat keseluruhan aspek yang diperlukan masyarakat.

Penetapan harga Renault Kwid kurang didasari oleh apa yang menjadi kebutuhan dan keinginan pasar. Hal ini berhubungan dengan divisi Research and Development (RnD) dari perusahaan. Perusahaan menetapkan harga yang murah, namun lupa akan adanya biaya yang harusnya dialokasikan cukup besar untuk riset pasar dan pengembangan produk. Hal ini terbukti dengan kurang diminatinya produk perusahaan akibat tidak adanya transmisi otomatis yang sebenarnya menjadi faktor pertimbangan konsumen dalam pembelian sebuah mobil. Seharusnya perusahaan lebih aware terhadap hal tersebut dengan cara mengalirkan dana lebih banyak ke divisi RnD. Apabila biaya yang dikeluarkan meningkat, maka harga produk pun juga akan menjadi semakin mahal. Namun hal tersebut bukanlah menjadi masalah apabila pasar menyanggupi karena permintaan atas transmisi otomatis pada mobil tersebut tersedia.

  1. Harga ditetapkan dengan mempertimbangkan kondisi makro suatu negara.

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, meskipun penjualan mobil di Indonesia mengalami peningkatan dari tahun 2017 ke tahun 2018, namun hal tersebut tidak bagi mobil-mobil LCGC (Low Cost and Green Car) yang mengalami penurunan. Untuk faktor ini, sebenarnya perusahaan perlu menelisik lebih dalam mengapa hal ini dapat terjadi. Apakah memang masyarakat yang kurang menaruh kepercayaan terhadap produk LCGC, kurang adanya product knowledge, ataukah memang fitur yang disediakan pada produk LCGC tidak mampu memenuhi kepuasan konsumen. Jika terkait dengan kepercayaan konsumen, perusahaan perlu mengalokasikan biaya yang lebih besar terkait layanan purna jual serta membangun dealer yang lebih banyak.  Untuk product knowledge, perusahaan perlu menyuntik dana lebih banyak ke divisi pemasaran dalam rangka memberikan informasi dan promosi terkait produk. Sedangkan terkait fitur, perusahaan perlu mendorong divisi riset dan pengembangan yang juga membutuhkan tambahan dana. Ketiga sebab tersebut menuju pada penambahan biaya. Biaya yang berubah tentu akan membuat penetapan harga juga berubah.

  1. Harga ditetapkan dengan melihat faktor eksternal lainnya.

Seperti yang telah dipaparkan sebelumnya pada poin nomor 5, perusahaan kurang memperhatikan adanya faktor lokasi penjualan dan cara pembayaran. Untuk lokasi penjualan, lagi-lagi perusahaan seharusnya melakukan riset terlebih dahulu untuk menentukan dimana lokasi penjualan ditargetkan jika produk dengan fitur tersebut  tersedia. Hal ini kemudian berdampak ke cara pembayaran. Penolakan dari perusahaan untuk menyediakan pembayaran dengan cara cicilan dan kredit di daerah didorong dengan alasan sulitnya menjangkau daerah jika terjadi kredit macet. Untuk menghindari hal tersebut, perusahaan sebenarnya dapat membuka dealernya sendiri di daerah untuk memudahkan penagihan kredit ke pelanggan yang berlokasi di daerah. Namun untuk mencapai hal tersebut, perlu adanya peningkatan biaya yang menyebabkan biaya per produk pun berubah. Perubahan biaya tersebut pada akhirnya memerlukan adanya penetapan harga ulang.


Referensi

https://www.otomaniac.com/merek-mobil-terpopuler/

https://katadata.co.id/berita/2019/01/16/penjualan-mobil-2018-tembus-target-11-juta-unit-toyota-pimpin-pasar

https://www.mobil123.com/berita/renault-kwid-tak-laku-di-indonesia-karena-cuma-punya-transmisi-manual/56275

Pembuat Artikel

Rifal Mulyadi M

Elsania Pasilla

Wiwit Subagio

Ahmad Rosis Fanani Hakim

Prabandari Nur Fauziah


Like it? Share with your friends!

1
1 point

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format