Dennis Hadi dan Hadi Kitchen: Keputusan Sehat, Bisnis Makanan Sehat

Bermulai dari beban berat hutang keluarga, Dennis Hadi memilih untuk memulai katering makanan sehat demi membantu kesehatan finansial keluarganya.


5
5 points

Sumber: Youtube.com

Rico Huang adalah seorang youtuber entrepreneur keturunan Tiong Hoa  yang sangat terkenal di Indonesia, paling tidak saat ini dia telah memiliki 373.000 subscribers. Lahir di Singkawang pada tahun 1995 dan merupakan anak ke 3 dari 4 bersaudara.

Di usianya yang masih tergolong muda, Rico sudah pernah merasakan pahit getirnya kehidupan. Berbagai badai dan rintangan sudah pernah dirasakannya, bahkan mungkin hingga ke titik terendah dalam hidupnya. Keadaan itu tidak membuatnya menyerah begitu saja, ia malah selalu bangkit ketika keadaan buruk menghadang.

Berkat sifat optimisme dan tekadnya dalam berbisnis, masa-masa sulit itu akhirnya sirna. Sekarang ia bisa menikmati hasil kerja kerasnya selama ini.

Melalui saluran distribusi dan teknik digital marketing, ia berhasil menggaet ribuan reseller/dropshipper untuk menjual berbagai produknya. Bersama partner bisnisnya, ia mampu menghasilkan omset hingga ratusan juta per bulan di usianya yang masih sangat muda.

Rico saat ini menjadi pimpinan PT Alona Indonesia Raya dimana saat ini perusahaannya menaungi berbagai lini bisnis seperti: DropshipAja.com yaitu situs penyedia berbagai barang (aksesoris elektronik) yang memfokuskan diri dibidang dropship.  Selanjutnya ada PasukanAlona.com yang merupakan Online Course yang mengupas strategi berjualan secara online mulai dari marketplace marketing, instagram marketing, facebook ads, membentuk tim, membangun database dan masih banyak lagi.

Sukses di dunia entrepreneur membuat Rico ingin berbagi kiat-kiat bagaimana caranya untuk menjadi entrepreneur yang handal dan mampu bertahan menghadapi dinamika perekonomian dan mencari celah untuk memecahkan masalah serta memberi solusi kepada masyarakat, karenanya khusus di Youtube channel miliknya, dia selalu berdiskusi dengan para entrepreneurs sejati yang dengan senang hati memberikan tips and tricks dalam menjalankan usaha.


Sumber: Youtube.com 

Sinopsis:

Pada episode “Cara Lunasin 2 Milyar Dengan Jualan Nasi, Punya 400 Karyawan & BMW Dalam Waktu 3 Tahun”, Rico Huang mewawancarai seorang entrepreneur  bernama Dennis Hadi. Dennis Hadi memiliki tiga bisnis utama, sebuah katering menu makanan sehat, Hadi Kitchen, sebuah brand gym wear, Positive Wear dan restoran salad, Salad Bar by Hadi Kitchen. Dennis Hadi merintis perjalanannya sebagai seorang entrepreneur ketika beliau merasa tersudutkan di pekerjaannya dan finansial keluarganya berada di kondisi yang buruk ketika terbebani dengan hutang 2 miliar rupiah. 

Memulai bisnis pertamanya Hadi Kitchen, ketika beliau masih bekerja full-time di sebuah bank. Ini merupakan sebuah tantangan berat ketika harus menyeimbangkan pekerjaan dan bisnisnya. Banyak pihak yang tidak setuju dengan keputusannya untuk meneruskan bisnisnya dan meninggalkan pekerjaannya. Ketika Hadi Kitchen berjalan 8 bulan, Dennis mulai merasa kesulitan karena hampir semua sisi bisnis tersebut dikerjakan oleh dirinya sendiri. 

Dari Hadi Kitchen, Dennis Hadi mulai belajar bagaimana mengelola bisnis yang baik, membagi pekerjaan dan tugas secara efektif dan membangun usaha yang lain seperti Positive Wear dan Hadi Kitchen Salad Bar. Dennis Hadi percaya bahwa kunci kesuksesan sebuah bisnis adalah di branding bisnis tersebut. Di dalam wawancara tersebut, beliau mengatakan bahwa branding yang kuat adalah sebuah branding yang mampu menceritakan kisah tentang bisnis tersebut, membangun sebuah cerita tentang produk-produknya dan mengikat kepercayaan konsumen terhadap brand tersebut. 

Menurut Dennis Hadi, branding juga bukan sesuatu yang hanya berinteraksi secara eksternal, Dennis juga menekankan bahwa integritas sebuah branding itu juga harus ada secara internal. Karyawan merupakan duta branding tersebut, dan bagaimana karyawan berinteraksi dengan konsumen sehari-hari itu menjadi simbol maupun kesan brand tersebut. Karyawan juga harus dibentuk untuk memiliki kebanggaan tersendiri menjadi bagian penting di dalam brand tersebut. Bahwasanya, integritas sebuah brand itu bukan hanya dilambangkan oleh sebuah bisnis, namun juga sumber daya manusia bisnis tersebut.


Kejatuhan:

Kisah awal keterpurukan finansial keluarga Dennis Hadi dimulai ketika Ibunya, Puspa Dewi menyampaikan beban yang tengah ditanggung oleh keluarganya, yakni beban utang yang terbilang tidak sedikit jumlahnya. Ibu Puspa menyampaikan bahwa uang tersebut digunakan untuk biaya pengobatan nenek Dennis yang itu menderita sakit kanker sehingga harus dilakukan perawatan cuci darah secara berkala, perawatan tersebut tentunya membutuhkan dana yang jumlahnya tidak sedikit, tidak lama kemudian nenek Dennis meninggal dunia.

 Namun tidak hanya berhenti disitu, sesaat setelah nenek Dennis meninggal, kakeknya mengalami kecelakaan yang mengakibatkan patah pada beberapa bagian tulang di tubuhnya. Kondisi ini membuat keluarga Dennis menambah utang untuk memenuhi biaya pengobatan kakeknya tersebut. Utang yang semakin menumpuk hingga mencapai sekitar 2 miliar rupiah memaksa Ibu Puspa menjual beberapa barang berharga seperti cincin pemberian ayah Dennis, hingga gelang branded miliknya untuk mencicil pembayaran utang tersebut, karena sumber utama keuangan keluarga hanya mengandalkan pendapatan dari pekerjaan ayah dan ibu Dennis di bank.

Kondisi keuangan tersebut menumbuhkan keinginan Dennis Hadi untuk keluar dari keterpurukan dengan merintis sebuah usaha. Dari sinilah awal mula munculnya Hadi Kitchen, sebuah bisnis katering yang bergerak dalam healthy food. Namun, sama seperti kisah perintis usaha lainnya, pendirian Hadi Kitchen tidak semulus yang dibayangkan. Dennis mengalami masa sulit, khususnya selama delapan bulan awal pendirian bisnis katering tersebut. Hambatan utama datang dari keterbatasan tenaga kerja. 

Hadi Kitchen berjalan dengan jumlah tenaga kerja yang sangat sedikit, yakni hanya tiga orang dengan posisi sebagai chef, kurir dan admin media pemesanan, pelayanan yang diberikan tidak dapat terpenuhi dengan maksimal kepada pelanggannya sehingga mulai menimbulkan berbagai komplain terkait keterlambatan pengiriman makanan hingga banyaknya orderan yang tidak dapat terpenuhi.

Sumber: Instagram.com

Sumber: Instagram.com


Tantangan:

Kewalahan ketika mulai Hadi Kitchen, karena tidak mampu membagi pekerjaan (masih bekerja full-time), saat bisnis Hadi Kitchen menginjak umur 5 bulan, tantangan pertama yang dihadapi Dennis yaitu ia sulit membagi waktu antara bekerja di Bank yang memiliki gaji tetap dan Hadi kitchen yang saat itu masih dalam proses merintis, karena Dennis masih bekerja keras sendirian mulai dari memasak catering membungkus makanan hingga proses pengantaran yang menggunakan kurir sendiri.

 Dennis juga yang melakukan Promosi iklan, memegang sosial media serta Admin yang membalas satu-persatu pesanan yang masuk dari customer, ia menjalankan bisnis catering ini secara One Man Show dimana ia mulai dari proses awal hingga ketangan costumer masih dilakukan sendiri, sehingga Dennis kesulitan saat mengatur waktu kapan saat bekerja di Bank dan kapan fokus ke Hadi Kitchen. Namun setelah 8 bulan berjalan Dennis mulai merekrut sedikit demi sedikit karyawan, mulai dari admin dan bagian chef, hingga sekaran Dennis sudah mampu mengatur lebih dari 400 karyawan yang tersebar di berbagai cabang.

Banyak yang tidak setuju apabila Dennis fokus ke Hadi Kitchen, saat bisnis Dennis mulai berkembang ia berpikir untuk lebih fokus ke bisnisnya dengan resign dari pekerjaanya di Bank Permata saat itu, mulai dari orang tua, kerabat, hingga calon istri, namun pada saat itu hanya adiknya Daniel yang setuju dengan keputusannya, ketidak setujuan orang-orang disekitarnya itu bukan tidak beralasan, hal itu karena Dennis adalah seorang laki-laki, ia akan menjadi kepala keluarga nantinya, ia harus memiliki penghasilan tetap untuk menghidupi istri dan anaknya kelak, dengan gaji saat itu di Permata Bank sekitar 5 juta rupiah/bulan akhirnya Dennis memutuskan untuk keluar dari bank tersebut dan lebih fokus ke bisnisnya, dan benar saja keputusan yang ia ambil tepat, kini bisnisnya berkembang pesat, bahkan ia mulai mengembangkan bisnis di bidang yang lainya.

Diremehkan oleh teman, saat Dennis mulai merintis usaha banyak dari teman dia di Gym yang tidak menghargainya, mulai dari menghina pekerjaanya, menghina bisnis yang ia jalani, hingga suka membicarakan di belakang dirinya, awalnya Dennis sedikit memikirkan hal tersebut, apakah ada yang salah dengan keputusannya, apakah ada yang dirugikan dengan keputusannya, namun setiap apa yang dilakukan Dennis mereka selalu tidak menghargainya, kemudian ia menyimpulkan bahwa apa yang ia lakukan akan selalu salah di mata teman temanya di Gym, sehingga Dennis semakin percaya diri dan tidak lagi menghiraukanya dan membuat hal itu menjadi salah satu motivasi bagi dirinya agar terus maju dan berkembang, kemudian ia beranggapan bahwa selama apa yang ia lakukan adalah positif dan bermanfaat bagi banyak orang maka itu adalah benar.

Karyawan pertama mencuri inventori kantor, saat Dennis mengalami kewalahan saat mengatur bisnis dan ia mulai memikirkan untuk merekrut karyawan, ia pun mulai dengan merekrut pada bagian admin, Dennis memberikan laptop dan handphone untuk operasional kerja, namun tidak selang waktu lama, karyawan itu kabur dengan membawa laptop dan handphone yang telah diberikan untuk bekerja, saat itu Dennis sedikit terguncang, namun karena ia benar-benar membutuhkan tenaga kerja untuk membantu proses bisnisnya ia pun kembali merekrut admin baru dengan seleksi yang lebih ketat supaya kejadian yang sebelumnya tidak terjadi lagi.

Sumber: Instagram.com


Analisis:

Dennis dalam membuat keputusan termasuk ke dalam Programmed decision making karena produk yang dihasilkan merupakan permintaan dari para pelanggan yang selalu terstruktur sehingga tidak menyisakan bahan baku yang ada. Produk yang dihasilkan beragam seperti catering dan salad bar yang merupakan produk dari Hadi Kitchen dan pakaian olahraga dengan brand Positive Sportwear. Dennis termasuk orang yang overconfidence karena pada awal membuka usaha, keluarganya tidak menyetujui keputusan Dennis yang akhirnya Dennis tetap memaksakan keputusannya dalam membuat usaha tersebut. 

Model dalam mengambil keputusan yang digunakan Dennis termasuk ke dalam classical model. Model ini mengumpulkan beberapa alternatif dan konsekuensi yang mungkin terjadi dan mengurutkannya sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Pada akhirnya akan dipilih salah satu alternatif dengan konsekuensi yang paling sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Dennis membuka usaha catering yang cukup menarik dan bertema healthy food lalu diiringi dengan pengeluaran produk pakaian olahraga yang tertuju pada satu tujuan, yaitu hidup sehat.

Dennis menggunakan six-step decision making dalam menjalankan usahanya. Pada awal mula dari usaha catering, yaitu Hadi Kitchen, Dennis mengelola semua dari bagian usaha tersebut, mulai dari memasak, mengatur semua orderan, hingga menjadi admin. Hingga di bulan kedelapan dari usaha cateringnya, ia merasa kewalahan karena banyak komplain dari para konsumennya. 

Disinilah dia harus mengambil keputusan terpenting dalam mengatur usaha catering di masa yang akan datang. Dennis mempunyai 3 pilihan, yaitu berhenti membuka Hadi Kitchen dan melanjutkan pekerjaan tetapnya sebagai karyawan bank, melanjutkan dan memaksimalkan Hadi Kitchen sambil bekerja, atau menambah karyawan untuk memudahkannya dalam mengurus Hadi Kitchen. Dennis menilai 3 alternatif tersebut dan menganalisisnya, jika ia menghentikan Hadi Kitchen, maka hilanglah peluang bisnis yang ia sukai dan harus lanjut bekerja sebagai pegawai bank untuk melanjutkan hidupnya, dimana dalam melanjutkan menjadi pegawai bank ia hanya dapat berfokus pada penghasilan tetap yang diberikan bank tersebut. 

Jika ia melanjutkan dengan apa adanya, maka komplain akan semakin banyak sehingga menurunkan minat pada Hadi Kitchen dan konsumennya akan berkurang seiring berjalannya waktu. Jika ia menambah karyawan untuk membantunya dalam mengurus Hadi Kitchen, maka ia harus memberi upah karyawan tersebut tetapi Hadi Kitchen akan tetap berjalan dan lebih terorganisir. 

Dari ketiga alternatif tersebut, Dennis memilih alternatif ketiga, yaitu mempekerjakan karyawan untuk mempermudahnya memobilisasi Hadi Kitchen walaupun harus mengeluarkan biaya dalam menggaji karyawan. Pada awal ia mempekerjakan karyawan, karyawan tersebut mencuri HP dan laptop yang digunakan untuk menjadi admin. Ia harus lebih memilih dalam mempekerjakan karyawan lebih baik. Keputusannya membuahkan hasil  sehingga saat ini ia mempunyai 400 karyawan yang terbagi dalam 3 usaha.


Solusi:

Dalam kasus Dennis Hadi, berbeda dengan cerita entrepreneur pada umumnya yang merasakan jatuh dan terpuruk dalam menjalankan bisnis, konflik terbesarnya adalah sebelum dia membuat bisnis dan merupakan alasan dia untuk berpikir kreatif dan mandiri dengan menjadi seorang entrepreneur di bidang Food and Beverage dan lainnya. Konflik lain selanjutnya terjadi ketika dia dihadapkan pada pilihan fokus pada bisnis yang sedang dibangun dan berhenti bekerja sebagai pegawai bank atau tetap bekerja di bank yang dimana saat itu gaji pegawai bank merupakan pendapatan tetap yang dapat “menopang” kehidupannya. Saat itu kedua orang tua Dannis dan sang kekasih sangat menentang ide Dennis melepaskan diri dari bank untuk berfokus pada bisnis, tapi untungnya dia memiliki adik laki-laki yang selalu mendukung dirinya. Sehingga pada saat itu dia berbulat tekad untuk mengundurkan diri dari bank dan bertekad untuk membuktikan pada orang tua dan kekasihnya bahwa  dia mampu untuk menjadi sukses dalam bidang bisnis yang dilakoninya. Dari cerita tersebut kita bisa simpulkan bahwa Dennis mengambil sikap Devil’s Advocacy dimana dia mengambil sikap yang berbeda dari apa yang diinginkan orang disekitarnya.

Won Direction:

  • A. Anandyanto
  • G. Budiono
  • M. Nikawa
  • M. Noerrahman
  • M. Padriano
  • S. Singgih
  • K. Wiedemann

Like it? Share with your friends!

5
5 points

What's Your Reaction?

Confused Confused
1
Confused
Sad Sad
1
Sad
Fun Fun
1
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
3
Love
OMG OMG
3
OMG
Win Win
3
Win
Won Direction

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format