Okeshop yang Mulai Tidak “Oke”

Okeshop selama ini sudah membangun reputasi yang "oke". Bisakah ia mempertahankan "oke" tersebut?


1
1 point

Pendahuluan

Smartphone atau telepon genggam sudah berubah menjadi kebutuhan sangat penting bagi mayoritas orang di dunia terutama Indonesia. Kebutuhan ini yang mendorong penawaran ponsel menjadi terus naik dan diikuti juga dengan semakin banyaknya variasi merek smartphone. Perkembangan pesat ini juga yang menyebabkan banyak jenis retailer ponsel sejak 10 tahun terakhir ini semakin marak kita jumpai mulai dari toko offline hingga online. Tidak bisa dipungkiri lagi kalau usaha retailer ponsel sudah menjadi peluang usaha yang besar dan menjanjikan di 10 tahun terakhir.

Kesuksesan retail ponsel memang dapat dikatakan menarik apalagi diikuti fenomena ketergantungan masyarakat terhadap ponsel. Tidak berarti penjualan smartphone selalu mengalami kenaikan dan selalu berjalan mulus. Seperti pada kuartal II tahun 2019 Penurunan penjualan smartphone mencapai 1,7 persen secara year over year atau secara jumlah unit,  dan penurunan unit terjadi dari angka 374 juta menjadi 368 juta. Walau terjadi penurunan, penjualan paling atas masih dipegang oleh Samsung dengan pangsa pasar 20,4% dengan 75 juta unit. Faktor utama penurunan terjadi karena makin mahalnya smartphone dan siklus pergantian inovasi smartphone yang sudah semakin lambat.

Melihat dari kesuksesan retailer dan juga fenomena penurunan penjualan ponsel menggambarkan bahwa tidak semua usaha retail ponsel selalu berjalan mulus dalam memasarkan produknya. Sebagai contoh adalah usaha retailer ponsel offline Trikomsel Oke yang sudah mulai mengalami penurunan profit sejak 4 tahun terakhir seperti pada data di bawah:

Data di atas menggambarkan bahwa sejak tahun 2015 perusahaan retailer Trikomsel Oke selalu mengalami kerugian. Selain penurunan profit hingga kerugian penjualan, Trikomsel Oke juga mengalami penurunan drastis dalam Trading Volume mulai tahun 2015 seperti pada data di bawah ini:

Sesuai dengan data Trading Volume di atas dapat kita simpulkan bahwa penurunan nilai puncaknya terjadi pada pertengahan tahun 2018 hingga dapat dikatakan nilai trading yang benar-benar jatuh.

Dalam masalah penurunan penjualan dari retailer offline dan penurunan penjualan smartphone di pasar global menjadi suatu masalah serius bagi setiap perusahaan ponsel. Masalah besar ini menjadikan perusahaan ponsel besar seperti Samsung dengan pangsa terbesar mencapai 20,4% perlu melakukan strategi pasar yang mampu memberikan penjualan yang menjanjikan bagi perusahaan. Samsung juga harus melihat bagaimana peluang pasar yang perlu ditingkatkan selain memasarkan melalui retailer offline yang sudah jelas mengalami penurunan dalam 4 tahun terakhir ini. Maka pemilihan Intermediaries atau distributor menjadi fokus utama Samsung agar dapat mempertahankan penjulaannya dan bertahan dari gejolak pasar yang semakin besar ini.

OkeShop

JD.ID

Official Store Samsung

Tujuan intermediaries

Kemudahan melalui pengklasifikasian produk

Berhasil mengklasifikasikan produk melalui tata letak produk dalam gerai

Berhasil mengklasifikasikan produk melalui tampilan yang mudah digunakan

Berhasil mengklasifikasikan produk dibawah naungan brand Samsung

Mengurangi kesenjangan waktu

Pembelian secara langsung di gerai okeshop dapat mempersingkat waktu. 

Memperpanjang waktu karena adanya pengiriman

Mempersingkat waktu karena dapat langsung membeli di Samsung Official Store secara offline sehingga tidak perlu menunggu waktu pengiriman

Mengurangi kesenjangan jarak

Pembelian secara langsung memperpanjang jarak karena terbatasnya gerai yang berada di lokasi konsumen. 

Mempersingkat jarak karena hanya sebatas pada layar

Memperpanjang jarak karena customer harus datang ke gerai offline dan tidak semua kota ada gerai Samsung

Berpindah kepemilikan

Keberpindahan kepemilikan terjadi dengan cepat dan mudah apabila tersedia gerai di lokasi konsumen

Keberpindahan kepemilikan terjadi dengan cepat dan mudah

Keberpindahan kepemilikan terjadi dengan cepat secara offline

Komponen fungsi

Information

Informasi produk disampaikan secara lisan dan tertulis melalui brosur dan penjelasan customer service di gerai

Informasi produk disampaikan secara tertulis di deskripsi produk

Informasi produk disampaikan secara tertulis melalui brosur dan deskripsi produk 

Promotion

Promosi dilakukan dengan membagikan brosur kepada calon konsumen yang berkunjung di gerai

Promosi digaungkan dengan mengiklankan JD.ID sebagai platform jual beli “dijamin ori”.

Selain itu, promosi dibuat menarik dengan adanya diskon dalam periode tertentu

Memberikan paket promo berupa cashback dan hadiah. Dapat juga berupa pemberian diskon

Contact

Pelanggan dapat menghubungi customer service yang berada di gerai. 

Pengguna dapat menghubungi retailer secara online dengan mekanisme JD.ID. Selain itu, pengguna juga dapat mengajukan klaim jika ada hal yang tidak diinginkan sesuai prosedur JD.ID

Konsumen dapat menghubungi customer service Samsung Official Store

Matching

Pembeli hanya dapat membeli produk yang tersedia di gerai atau dengan metode pre-order

Pembeli dapat membeli banyak barang dalam satu platform, bahkan dari penjual yang berbeda

Matching dapat dilakukan biasanya dengan setting melalui customer service

Negotiation

Dapat dilakukan negosiasi. Harga yang ditentukan di gerai dapat berkurang sesuai kesepakatan konsumen dan distributor

Tidak ada negosiasi. Harga yang lebih murah hanya diberikan pada saat periode diskon

Tidak ada negosiasi karena harga sudah ditentukan dari pihak Samsung

Physical Distribution

Perlu adanya display produk dan penyimpanan barang untuk persediaan barang serta memperluas penyebaran gerai untuk menjangkau konsumen diberbagai wilayah

Perlu adanya penyimpanan barang untuk sediaan dan pengiriman terstruktur melalui kurir.

Perlu adanya tempat menyimpan barang untuk stok barang

Financing

Harga ditentukan oleh pihak distributor dengan mempertimbangkan keuntungan dan biaya pengiriman dari penjual ke distributor

Biaya yang harus ditanggung oleh penjual berkisar mulai 2,5% hingga 10%

Harga bebas ditentukan oleh pihak Samsung secara total karena toko adalah official store mereka

Risk Taking

Risiko yang ditanggung oleh distributor adalah produk lama yang tidak terbeli karena tergeser oleh produk baru

Risiko yang ditanggung oleh retailer di JD.ID adalah kemungkinan barang yang tidak terbeli

Risiko yang ditanggung oleh Samsung Official Store adalah kemungkinan barang tidak laku

OKESHOP

Okeshop merupakan usaha ritel atau pengecer barang-barang elektronik seperti ponsel, komputer, dan paket perdana komunikasi seluler dari berbagai merek termasuk Samsung. Perusahaan ini didirikan sejak tahun 1996 oleh PT Trikomsel. 

Hingga tahun 2017 silam, perusahaan ini memiliki 209 gerai yang tersebar di Indonesia.  Namun, pada tahun 2018, perusahaan ini menutup gerainya dan hanya tersisa sebanyak 117 gerai. Usaha ini mulai melemah karena tengah dirundung masalah yaitu beban utang yang menggunung. Masalah terbaru terkait utang adalah ditetapkannya status PKPU (Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang) kepada perusahaan ini. Masalah ini datang karena banyak penyebab penurunan penjualan, misalnya perubahan trend dan brand to brand ponsel yang diminta konsumen. Akibat perilaku konsumen yang konsumtif terhadap produk yang nge-trend, Okeshop tidak dapat memberikan kepuasaan kepada konsumen melalui produk yang disediakan.

Melalui gambar diatas, dapat kita lihat bahwa Okeshop hanya melakukan transaksi jual-beli melalui pembelian secara langsung di gerai, sehingga akan mempersingkat waktu keberpindahan kepemilikan dari distributor ke konsumen/pembeli. Namun, kelemahannya adalah gerai Okeshop tidak dapat dijangkau di seluruh wilayah, sehingga akan membatasi keterjangkauan konsumen dalam melakukan pembelian. 

Okeshop mempersilakan pelanggan/calon konsumen bertanya langsung pada Customer Service atau meminta brosur yang ada di gerai jika ingin mendapatkan informasi lebih banyak mengenai produk dan mekanisme pembelian. Pelanggan dapat membeli produk yang tersedia di gerai atau dapat melakukan pre-order system. Jika pelanggan melakukan transaksi di gerai, maka dapat melakukan negosiasi harga kepada distributor sesuai dengan kesepakatan. Karena, distributor sudah mempertimbangkan pengambilan keuntungan serta biaya akomodasi produk dari penjual ke tangan distributor. 

Pada poin Physical Distribution, perlu adanya display produk dan penyimpanan barang untuk persediaan barang, serta memperluas penyebaran gerai untuk menjangkau konsumen diberbagai wilayah

Kemudian, pada poin risk taking, risiko yang ditanggung oleh distributor adalah produk lama yang tidak terbeli karena tergeser oleh produk baru. Namun hal ini adalah masalah yang wajar bagi perusahaan dagang dan dapat diminimalisir dengan melakukan promosi di platform media sosial lainnya atau bisa dengan melakukan cuci gudang untuk mengurangi stok lama dan meminimalisir kerugian.

JD.ID

JD.ID merupakan salah satu platform jual beli produk original. Platform ini juga turut digunakan Samsung dalam memasarkan produk-produknya. Dalam platform ini tersedia berbagai macam retailer, tidak hanya Samsung Official Store. Maka dari itu, pada mini penelitian ini akan difokuskan pada retailer secara umum.

Secara umum, tampilan JD.ID sangat mudah digunakan. Selain itu, JD.ID juga memberikan template untuk penjual dalam memberikan informasi produk. Hal ini sangat penting sehingga penjual secara tidak langsung dituntut menjelaskan produknya dengan sangat jelas. Penjual menjelaskan informasi produk dan spesifikasi dengan sangat jelas.

 

Gambar 1. Tampilan deskripsi produk

Sebagai salah satu bentuk promosi, JD.ID menggunakan tagline “dijamin ori” Promosi Samsung di JD.ID umumnya berupa diskon sehingga dapat menarik pelanggan. Diskon-diskon ini akan dilakukan secara berkala oleh JD.ID.

Melihat kembali pada Gambar 1, dapat dilihat bahwa JD.ID juga mempersilakan calon pembeli untuk bertanya dan berhubungan langsung dengan penjual. Hal ini menjadikan penjual semakin dekat dengan pembeli dan menambah nilai dari channel penjual di platform JD.ID.

Pembeli dapat membeli banyak barang dalam satu platform, bahkan dari penjual yang berbeda sehingga menjadikan aktivitas membeli menjadi lebih praktis. Berbeda dengan pembelian di official store, pembeli dapat melakukan banyak pembelian dengan satu kali pembayaran meskipun di toko yang berbeda. 

Melalui platform ini, pembeli dan penjual tidak diberi kesempatan untuk melakukan negosiasi sehingga harga yang tercantum adalah harga yang harus dibayar. Harga tersebut dapat lebih murah ketika diskon.

Pada poin physical distribution, penjual tidak perlu melakukan pemasangan display produk karena penjual hanya perlu gudang sediaan. Terkait pengiriman barang, penjual bekerjasama dengan kurir terpercaya untuk mengirimkan barang. Transparansi pengiriman telah diatur oleh JD.ID.

Tanggung jawab keuangan penjual terletak pada pembelian barang borongan berupa modal. Untuk biaya operasional, penjual perlu mengeluarkan uang kisaran 2,5% hingga 10% berdasarkan ketentuan JD.ID berikut. Hal ini tentu menyebabkan keuntungan yang lebih sedikit dibandingkan harga official store Samsung.

 

Gambar 2. Rincian komisi

Risiko penjual pada JD.ID terletak pada barang yang tidak terjual. Risiko ini umum terjadi dan dapat diatasi dengan pendekatan promosi melalui platform yang lain, seperti Eka Seluler yang memiliki Instagram sebagai sarana pendekatan dengan konsumen.

 

Gambar 3. Best practice promosi melalui platform lain

Secara keseluruhan, JD.ID berhasil mengurangi kesenjangan tempat dan kepemilikan, tetapi tidak dengan waktu. Kelebihan JD.ID terletak pada jarak yang sangat dekat, yaitu hanya sebatas layar gawai. Pembelian yang dilakukan secara daring dapat mempersingkat jarak sehingga pembeli tidak lagi perlu ke gerai untuk membeli gawai pintar. Akan tetapi, penjual di JD.ID memiliki kewajiban untuk mengirimkan produknya yang berdampak pada penambahan waktu mulai dari pembayaran hingga barang berada di tangan konsumen.

Samsung Official Store

Samsung Official Store merupakan toko resmi milik Samsung yang sengaja didirikan dan dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Samsung Official Store dikelola langsung oleh Samsung sehingga lebih mudah dalam pengawasan dan penentuan harga. Samsung Official Store sudah didirikan di berbagai kota di Indonesia dan jumlahnya terus bertambah.

Samsung Official Store hadir untuk memberikan pengalaman yang lebih nyata kepada konsumen berupa konsumen dapat mencoba produk-produk Samsung terlebih dahulu sebelum membeli sehingga konsumen tidak kecewa. Setelah puas dan merasa cocok dengan produk yang ditawarkan, konsumen dapat langsung membeli barang di toko sehingga mengurangi kesenjangan waktu. Harga yang ditawarkan di Samsung Official Store merupakan harga resmi dari Samsung sehingga lebih bersifat fix sehingga tidak dapat dilakukan proses negosiasi. Produk yang dijual di Samsung Official Store adalah segala barang milik Samsung sehingga tidak ada brand lain. 

Samsung Official Store sering memberikan promo-promo yang menarik berupa diskon maupun hadiah yang disertakan dengan produk. Untuk melayani konsumen dengan lebih maksimal, Samsung Official Store turut menyediakan service centre bahkan juga menjual sparepart dan berbagai macam aksesoris Samsung. Samsung Official Store harus selalu ready barang-barang mereka sehingga risikonya adalah adanya barang yang tidak laku.

Kesimpulan

Berdasarkan pembahasan di atas, Samsung memiliki berbagai channel  untuk memasarkan produknya hingga sampai ke tangan konsumen. Channel pertama yang dibahas yaitu OkeShop. OkeShop merupakan toko yang menjual berbagai merek handphone, seperti Samsung, Iphone, Xiaomi, dan lain-lain. Selain memiliki toko offline, OkeShop juga menawarkan produknya melalui situs dan dijual secara online. Namun, saat ini OkeShop sudah tidak terlalu ramai diminati oleh konsumen, karena OkeShop tidak memiliki banyak stok produk yang ditawarkan dibandingkan jika membeli melalui official store. Saat ini konsumen lebih memilih untuk berbelanja melalui official store Samsung karena varian produk yang ditawarkan lengkap dan konsumen dapat memilih berbagai varian handphone merek Samsung dengan lebih nyaman. Oleh karena itu sebaiknya Samsung mengevaluasi berbagai channel yang dimiliki, sehingga nantinya Samsung dapat memilih alternatif cara untuk dapat memaksimalkan penjualannya  jika salah satu channel yang dimiliki tidak memenuhi target penjualan.

Saat ini official store Samsung sudah berdiri di berbagai kota-kota besar di Indonesia, sehingga memudahkan konsumen untuk dapat membeli produk-produk yang ditawarkan oleh Samsung. Selain official store berupa toko offline,  Samsung juga memiliki official store di berbagai situs penjualan online seperti JD.id. Keduanya merupakan official store yang dimiliki oleh Samsung. Namun, memiliki perbedaan pada cara penjualannya, official store Samsung menjual produknya secara offline sehingga konsumen harus datang ke toko. Sedangkan, jika memesan melalui JD,id konsumen tidak perlu datang ke toko dan bisa memesannya secara online sehingga lebih praktis.

Saat ini penjualan melalui situs belanja online lebih diminati oleh konsumen karena di situs tersebut terdapat official store dan lebih praktis dalam berbelanja. Samsung dapat memasarkan berbagai produknya melalui berbagai situs belanja online seperti blibli, tokopedia, dan bukalapak. Karena saat ini konsumen menginginkan hal yang praktis, maka Samsung seharusnya dapat memanfaatkan tersebut dengan memperluas channel penjualan melalui berbagai situs belanja yang ada. Sehingga, Samsung dapat memaksimalkan penjualan produk-produknya.

Sumber

Kotler, P. and Armstrong, G. (2018), Principles of Marketing, 17th ed. Harlow, UK: Pearson Education Ltd.

https://www.jd.id/product/samsung-galaxy-note10-8-256gb-aura-glow_13787266/109478399.html?addOrigin=epi_camp_15290-772194

https://www.google.com/amp/amp.kontan.co.id/news/trikomsel-oke-menutup-92-gerai-di-semester-pertama-2018

https://www.google.com/amp/s/m.bisnis.com/amp/read/20180131/192/732520/grup-trikomsel-oke-trio-kaji-penutupan-sejumlah-gerai-

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Trikomsel_Oke

JD.ID PLATFORM – GENERAL TERMS & CONDITIONS

Penulis

Alfi Fadhila

Abraham Mathofano

Ahda Mujahid

Mumtaz Mahfud

Reza Noor Falaq


Like it? Share with your friends!

1
1 point

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
1
Genius
Love Love
1
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
1
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format