Uncle Browven: Brownies Oven yang Wuenak dijadikan cemilan

Ada lho, jenis brownies yang tetap wuenak walaupun di oven. Selain lebih sehat dan wuenak, brownies ini juga pas dijadikan cemilan


1
1 point

Uncle Browven merupakan produk makanan ringan yang baru-baru ini memulai bisnisnya. Makanan ringan yang diproduksi adalah kue brownies dengan berbagai varian rasa mulai dari chocochips, keju, kismis, dan berbagai varian rasa lainnya. Yang unik dari produk ini adalah salah satu bentuk pengemasannya dibuat per-cup kecil di dalam toples. pengemasan ini membuat konsumen tidak perlu memotong kue dan tidak perlu mengotori tangan dan tentu cocok dinikmati sebagai cemilan teman belajar atau cemilan bersantai. Bentuk praktis yang dikemukakan oleh Uncle Browven ternyata tidak diikuti dengan strategi promosi yang baik. Hal ini terbukti dengan media promosi yang mereka pakai yaitu  Instagram terlihat sepi dari followers dan konten postingan yang dinilai jauh dari kata menarik. Konten yang dibuat berupa foto dalam feed Instagram terlihat kalau kurang baik dalam segi kualitas hingga ide. Kekurangan ini yangmenjadi sorotan utama mengapa produk yang menarik dan berkualitas ini tidak dapat menarik perhatian konsumen untuk membelinya.

Buyer readiness stage

Uncle Browven Brownies merupakan produk makanan UMKM yang baru saja membuka usahanya. Produk ini masih dalam tahap “Awareness” atau tahap pengenalan awal kepada masyarakat. Dalam pemasaran tentu dibutuhkan strategi yang dapat membawa produk ini agar laku di pasar. Berikut tahapan strategi yang dapat dilakukan oleh usaha Uncle Browven Brownies:

  1. Idenify the target audience

Dalam tahapan ini produsen Uncle Browven dapat menentukan target konsumen yang tepat. Target yang tepat untuk produk ini adalah:

  1. Pelajar dan Mahasiswa, karena kemasan simpel dan tidak mengotori tangan maka ini cocok sebagai teman saat belajar dan mengerjakan tugas
  2. Keluarga, cocok dikonsumsi saat kumpul keluarga atau dihidangkan untuk tamu

Setelah target telah ditentukan, maka harus ditentukan pula bagaimana cara penyampaiannya:

  1. What will be said: dipasarkan  dengan Emotional Appeal yang mengfokuskan kepada cemilan pengakrab keluarga dan teman penyemangat belajar bersama 
  2. How it will be said: dapat dipasarkan dengan memanfaatkan media sosial Instagram hingga melalui grup-grup media sosial
  3. When it will be said: dapat dipasarkan kapan saja terutama hari libur atau hari-hari besar
  4. Where it will be said: dapat dipasarkan di pameran-pameran makanan, di momen seperti “Sunday Morning”
  5. Who will say it: Lebih efekif jika dipasarkan oleh anak-anak muda sebagai daya pikat. Dapat juga oleh influencer-influencer di Jogja agar cepat tersampaikan kepada pasar Jogja
  6. Determine the communication objectives

Untuk merancang komunikasi maka dapat melalui tingkatan tahapan “Colley”, namun produk Uncle Browven masih dalam tingkat Awareness

  • Awareness: membentuk bagaimana produk Uncle Browen mendapat perhatian oleh target audiences dapat dilakukan dengan pemasaran di media-media sosial dan paid promote juga melalui perkenalan produk di pameran-pameran.
  • Design the Messege

Menggunakan AIDA model:

  • Get Attention, Menarik perhatian melalui pemasaran yang langsung di sosial media
  • Hold Interest, memberikan kata-kata yang mudah diingat di dalam poster atau iklan 

Contoh: “Brownies Sekali Lahap”, ”Kue Teman Setia Belajar”

  • Arouse Desire, memberikan penjelasan yang dapat membuat calon konsumen makin tertarik

Contoh: “100% Panggang”, “Brownies dengan tekstur lembut”

  • Obtain Action, memberikan bagaimana konsumen dapat membeli namun disertai kata-kata ajakan

Contoh: “Dapatkan Segera di Outlet kami”, “Beli 2 gratis 1 hanya minggu ini” 

  1. Choose The Media To Send The Messege

Dalam promosi produk ini memerlukan Saluran komunikasi nonpersonal, yaitu saluran media yang membawa pesan tanpa kontak atau umpan balik pribadi, termasuk media utama, atmosfer, dan acara. 

  1. Choose The Communication Channels and Media

Pemilihan media sangat dibutuhkan agar pemasaran dapat sesuai dengan target. Berikut beberapa media yang dapat dimanfaatkan oleh “Uncle Browven”:

  • Media Sosial: jelas sangat dapat menyentuh pasar mahasiswa dan keluarga sebagai pengguna terbesar media sosial
  • Influencer Media Sosial: memanfaatkan influencer sosial media dengan jumlah follower yang banyak tentu dapat menarik lebih banyak perhatian masyarakat luas
  • Collect Feedback: Dilakukan dengan melihat respon konsumen melalui konten yang telah dilakukan. Apakah sudah cukup efektif atau masih perlu adanya perubahan dalam strategi.

Kami mengusung konsep AIDA sebagai tema dari video tersebut. Dalam konsep ini, untuk menarik perhatian konsumen hingga memilih suatu produk dapat dibagi menjadi 4 tahapan, yaitu kepedulian (awareness), ketertarikan (interest), keinginan untuk membeli (desire), dan aksi untuk akhirnya memutuskan membeli (action). Di video tersebut, kami menanamkan kepedulian di mata konsumen melalui pengenalan produk mulai dari awal video. Kami mengenalkan terkait brand "unclebrowven" dan produk yang dipasarkan. Untuk menimbulkan ketertarikan, kami menunjukkan review brownies tersebut. Hal ini supaya calon pembeli percaya bahwa kami benar benar mencoba brownies tersebut berikut ulasan dari kami. Selanjutnya, kami juga menyampaikan kelebihan kelebihan dari brownies untuk menimbulkan keinginan membeli dari calon pembeli, seperti tekstur dan rasa. Selain itu, kami juga memberi rekomendasi kapan waktu terbaik untuk memakan brownies tersebut. Pada tahap akhir, kami memberikan akses pada calon pembeli berupa sosial media "unclebrowven" agar calon pembeli yang tertarik dapat segera melakukan pembelian brownies tersebut.

Tips Mengisi Waktu Luang dengan Kegiatan Produktif

Mahasiswa memang terkenal dengan seorang dengan segudang kesibukan. Namun bukan berarti mahasiswa tidak memiliki waktu luang. Nah.. waktu luang ini yang biasanya dimanfaatkan oleh mahasiswa untuk melakukan hal-hal yang sesuai keinginan dan membawa kesenangan mereka sendiri.

Seringkali kita mengisi waktu luang kita dengan melakukan kesenangan pribadi dan menyamankan kita di zona nyaman saja. Apakah ada manfaatnya? Tentu ada untuk memperbaiki mood dan memuaskan pribadi. Padahal banyak yang dapat kita lakukan agar waktu luang lebih produktif namun tetap menghibur. Bahkan dengan kegiatan produktif tentu akan lebih bermanfaat dan sekaligus dapat mengembangkan diri kita.

Masih bingung bagaimana mengisi waktu luang yang menyenangkan namun tetap produktif sekaligus mengembangkan diri? Nih beberapa tips dari kami:

1. Olahraga, Pengembali kebugaran 

Cara mengisi waktu luang produktif adalah berolahraga. Kegiatan ini dapat mengembalikan semangat dan tentu dapat memicu daya kreatifitas karena olahraga akan mengembalikan kebugaran tubuh dan pikiran kita

2. Jalan-jalan ke tempat baru pembuka pikiran

Dengan melakukan perjalanan ke tempat-tempa baru selain sebagai sarana rekreasi juga dapat membuka pikiran kita mengenai pengetahuan baru. Perjalan juga membuka pengalaman baru yang dapat menambah cara kita memecahkan berbagai masalah hidup dengan berbagai sudut pandang baru.

3. Berkegiatan sosial meningkatkan rasa peduli

Mengikuti kegiatan sosial akan membawa rasa peduli kepada sesama dan dapat meluaskan koneksi dengan orang-orang di sekitar kita. Seperti kita tahu bahwa meluaskan koneksi adalah salah satu gerbang menuju kesuksesan dan jalan jika sewaktu-waktu kita membuuhkannya

4. Kumpul bersama teman-teman terdekat

Berkumpul dan berbincang tentu tidak akan sia-sia karena dengan hal ini kita bisa mendapat berbagai masukan berari. Kumpul juga dapat kita lakukan dengan belajar bersama sambil menikmati cemilan bersama-sama agar lebih rileks dan menyenangkan tentunya.

5. Menambah ilmu dengan membaca

Membaca sudah menjadi salah satu jalan terbaik dalam membuka ilmu pengetahuan. Maka membuat diri sendiri nyaman dalam membaca adalah hal yang sangat menguntungkan. Membaca menambah ilmu sangat menyenangkan jika dilakukan dengan memakan cemilan ringan, lezat, dan praktis seperti Brownies Uncle Browven yang memberikan pengalaman mengemil praktis namun tetap lezat di lidah

Dengan tips-tips di atas kita dapat mengambil cara-cara bagaimana mengisi waktu luang namun tetap produktif dan memenuhi kesenangan kita. Semoga bermanfaat J


Penulis

Abraham Mathofano

Ahda Mujahid

Alfi Fadhilah

Mumtaz Mahfud

Reza Noor Falaq


Like it? Share with your friends!

1
1 point

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
1
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
1
OMG
Win Win
1
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format