Chapter 17. Direct, Online, Social Media, and Mobile Marketing


1
1 point

DIRECT AND DIGITAL MARKETING

Pemasaran langsung merupakan kegiatan pemasaran yang menghubungkan langsung produsen dengan konsumen yang ditargetkan secara interaktif. Selain mampu membangun hubungan, pemasar langsung juga berguna untuk mencari tahu tanggapan konsumen mengenaik perusahaan secara langsung dan terukur.  

Misalnya adalah Amazon.com yang berinteraksi langsung dengan pelanggan melalui situs web mereka dan juga melalui aplikasi seluler Amazin dengan tujuan untuk membantu mereka menemukan dan membeli barang yang mereka inginkan.

A. The New Direct Marketing Model

Pemasaran langsung juga dikategorikan sebagai salah satu elemen dari promosi sekaligus melakukan pendekatan untuk berkomunikasi langsung dengan konsumen. Meski demikian, sebagian besar perusahaan masih menggunakan pemasaran langsung sebagai cara tambahan dalam menjual produknya. Sears atau Macy misalnya, menjual sebagian barang dagangan mereka secara offline, tapi mereka juga menjual melalui surat langsung dan katalog online.

Dalam penerapan pemasaran langsung, situs web sebaiknya menyediakan informasi tentang berbagai model, perbandingan kompetitif, lokasi pembiayaan, dan posisi dealer terdekat. Beberapa perusahaan besar, seperti Amazon, eBay, Priceline, Netflix, dan GEICO telah mencoba menerapkan pemasaran langsung. Amazon.com merupakan contoh yang telah berhasil dan meraih sukses besar dalam penerapan pemasaran langsung.

B. Growth and Benefits of Direct Marketing

Menurut Direct Marketing Asociation, perusahaan-perusahaan di Amerika Serikat menghabiskan biaya hampir 163 milliar US Dollar pada pemasaran langsung dan pemasaran digital. Dampaknya adalah penjualan direct marketing mencapai angka 2 triliun US Dollar.

  • Keuntungan Bagi Pembeli

Pemasaran langsung mampu memberikan rasa nyaman, kemudahan, dan privasi bagi pembelinya. Pemasar langsung juga tidak pernah tutup. Pembeli juga tidak perlu pergi ke toko untuk mencari produk yang diinginkan. Pelanggan dapat berbelanja online kapan saja dan di mana saja. Pemasaran langsung memberikam akses untuk pembeli ke berbagai jenis produk. Berbagai pilihan produk juga tersedia yang hampir tidak terbatas jumlahnya. Tidak ada toko fisik yang dapat menyediakan akses yang praktis ke pilihan produk yang luas.

Channel pemasaran langsung juga memberikan akses kepada pembeli berbagai informasi komparatif tentang perusahaan, produk, dan pesaing. Pemasaran juga mampu menciptakan hubungan yang langsung bersifat langsung dan interaktif antara pembeli dan penjual melalui telepon atau melalui situs web penjual. Pemasaran langsung memberi konsumen kendali yang lebih besar, misalnya adalah konsumen dapat memutuskan katalog mana yang ingin mereka kunjungi.

  • Keuntungan Bagi Penjual

Bagi penjual, pemasaran langsung merupakan alat yang tepat untuk membangun hubungan dengan pelanggan. Belakangan ini, pemasaran langsung juga dapat menargetkan kelompok kecil pembeli, bahkan pelanggan individu. Selain itu, pemasaran langung, melalui situs internet misalnya, seringnya lebih hemat biaya dan meningkatkan efisiensi. Beberapa kegiatan juga dapat berlangsung lebih cepat, misalnya dalam hal pemrosesan pesanan, penanganan inventaris, dan pengiriman barang.  Pemasaran langsung yang diterapkan oleh Amazon.com dan Netflix misalnya, menghindari biaya pemeliharaan toko dan biaya terkait sewa, asuransi, dan utilitas. Pemasaran langsung juga fleksibilitasnya yang lebih besar.  Misalnya dalam hal penyesuaian terhadap harga dan program atau dalam hal membuat penawaran langsung.

Untuk menjangkau pasar yang sulit dijangkau menggunakan saluran pemasaran tradisional, penjual dapat merancang strategi pemasaran langsung memanfaatkan media sosial, email, dan seluler untuk melakukan promosi. Bahkan, melalui pemasaran langsung, penjual kecil pun berpeluang untuk memasarkan produknya ke pasar global.

C. Customer Databases

Basis data pelanggan akan sangat berguna dalam hal-hal berikut:

  • Identifikasi kelompok pleanggan, mulai dari yang paling loyal dan bernilai tinggi, hingga pelanggan yang hanya sekali melakukan transaksi.

  • Membuat segmen pelanggan yang terperinci berdasarkan informasi geografis, demografi, perilaku, atau bahkan minat pribadi.

  • Meningkatkan efisiensi pemasaran dengan menyingkirkan tindakan yang tidak efisien, misalnya mengeluarkan biaya untuk melakukan pengenalan produk kepada mereka yang hampir dipastikan tidak akan tertarik.

  • Menciptakan loyalitas pelanggan yang efektif dengan memberikan feedback yang tepat untuk pembelian yang dilakukan berulang-ulang.

  • Meningkatkan layanan terhadap pelanggan dengan tujuan meningkatkan interaksi dengan pelanggan

FORM DIRECT AND DIGITAL MARKETING

MARKETING, THE INTERNET, AND THE DIGITAL AGE

Digital era memberikan tantangan baru untuk para marketer dalam menciptakan customer value, merangkul konsumen, dan membangun hubungan dengan konsumen. Penggunaan dari wahana digital juga semakin lama semakin berkembang. Hal ini pastinya membawa dampak yang cukup signifikan pada gaya hidup masyarakat. Contohnya, orang-orang sekarang lebih suka berbelanja online ketimbang datang langsung ke toko. Untuk menyesuaikan kondisi pasar akibat digital era, sebagian besar perusahaan sekarang mulai memasarkan produknya secara online juga. Bahkan, beberapa perusahaan hanya secara online. Akibatnya, munculah jenis direct marketing lainnya, yaitu digital and social media marketing.

Ada juga yang disebut dengan Omni-channel retailing, saat pelanggan bisa menggunakan lebih dari satu channel penjualan seperti toko fisik, e-Commerce/internet, mobile (m-Commerce), social Commerce, dan lain lain untuk melakukan riset, membeli, mendapatkan dan mengembalikan atau menukar barang dari peritel, terlepas dari channel penjualan yang digunakan. Berbeda dengan multichannel yang memang samasama memiliki channel penjualan yang banyak namun tidak terintegrasi.

Digital and social media marketing dibagi menjadi 3:

  1. Online Marketing
  2. Social Media Marketing
  3. Mobile Marketing

Ketiganya merujuk pada pemasaran via internet. Dikarenakan media sosial dan mobile marketing karakteristik yang unik maka pembahasan akan dipisahkan.

ONLINE MARKETING

Salah satu bentuk dari direct digital and social media marketing adalah online marketing, sebutan yang mengacu pada kegiatan pemasaran yang dilakukan via internet dengan menggunakan website, online advertising and promotions, email marketing, online video, dan blogs.

A. Website and Branded Web Communities

Marketing Website adalah website yang didesain untuk merangkul para konsumen dan memotivasi mereka untuk akhirnya melakukan pembelian atau marketing outcome lainnya. Sebaliknya, terdapat Brand Community Website yang melakukan lebih dari hanya sekadar menjual produk. Tujuan utama mereka justru untuk mepresentasikan brand content yang mampu merangkul para konsumennya dan menciptakan customer-brand community. Biasanya mereka membuat konten mengenai brand information, videos, blogs, dan aktivitas yang mampu mengembangkan hubungan dengan konsumen. Contohnya Sephora’s beauty talk site yang menjadi wahana bagi para pengunjung websitenya untuk saling berinteraksi mengenai dunia seputar kecantikan.

Setelah website dibuat, maka tantangan selanjutnya adalah strategi agar orang-orang mengunjungi website tersebut. Perusahaan biasanya mempromosikan website mereka melalui offline print, iklan broadcast, dan iklan atau link pada laman lain. Namun, kembali lagi, agar pengunjung tidak membuang atau acuh dengn website kita, maka website harus dibuat useful.

B. Online Advertising

Karena konsumen cenderung menghabiskan waktu online, perusahaan mulai memindahkan budget pemasaran mereka ke online advertising. Online advertising yang telah menjadi media promosi utama memiliki bentuk iklan seperti display ads dan search related ads.

  • Online display ads adalah iklan yang muncul di layar pengguna internet dan biasanya berhubungan dengan informasi yang pernah dicari.
  • Search-related ads adalah iklan yang muncul di atas atau bersamaan dengan hasil pencarian di laman pencarian.
C. Email Marketing

Email mempersilahkan para marketer untuk mengirimkan pesan yang lebih menjurus pada target, personalized, dan cenderung bertujuan untuk membangun hubungan. Namun, terdapat dampak negatif pada email marketing, yaitu spam, iklan yang tidak diinginkan dan bersifat mengganggu penerima email. Untuk mEngatasi hal ini, perusahaan menggunakan permission-based email marketing, yaitu dengan mengirim email tertentu pada orang-orang yang setuju untuk dikirimkan email sehingga email yang dikirimkan memang mengandung informasi yang dibutuhkan oleh konsumen.

D. Online Video

Iklan lainnya dapat berupa video yang diunggah pada laman online seperti youtube, vines, dan lain-lain. Marketer memiliki harapan bahwa video iklan yang mereka buat bisa menjadi viral. Viral marketing adalah versi digital dari word-of-mouth marketing.

E. Blogs

Blogs adalah forum online dimana orang dan perusahaan dapat mengunggah pikiran mereka dan konten lainnya dengan topik yang lebih narrow. Bisa mengenai politik, baseball, brands, atau tv series. Biasanya para blogger menggunakan sosial media untuk mempromosikan blog mereka.

SOCIAL MEDIA AND MOBILE MARKETING

Social Media Marketing

Social media (Media sosial)

Jaringan sosial online independen dan komersial tempat orang berkumpul untuk bersosialisasi dan berbagi pesan, pendapat, gambar, video, dan konten lainnya. Sebagian besar pemasar sekarang mengendarai gelombang media sosial yang sangat besar. Menurut sebuah survei, 92 persen perusahaan AS sekarang mengklaim bahwa pemasaran media sosial penting
untuk bisnis mereka.23 Menariknya, sama seperti pemasar sekarang belajar bagaimana menggunakan media sosial untuk melibatkan pelanggan, media sosial sendiri sedang belajar bagaimana membuat mereka komunitas platform yang cocok untuk konten pemasaran, dengan cara yang menguntungkan pengguna media sosial dan merek. Sebagian besar media sosial, bahkan yang paling sukses, masih menghadapi masalah monetisasi: Bagaimana mereka dapat secara menguntungkan memanfaatkan potensi pemasaran dari komunitas besar mereka untuk menghasilkan uang tanpa mengusir pengguna yang setia.

Using social media (Menggunakan media sosial)

Pemasar dapat terlibat dalam media sosial dengan dua cara: Mereka dapat menggunakan media sosial yang ada atau mereka dapat mengaturnya sendiri. Menggunakan media sosial yang ada tampaknya yang paling mudah. Dengan demikian, sebagian besar merek — besar dan kecil — telah mendirikan toko di sejumlah situs media sosial. Banyak perusahaan yang mencantumkan situs web mereka pada akun sosial media merekaseperti, Coca-Cola, Nike, Victoria's Secret Chicago Bulls, US Forest Service, dll. Mereka menggunakan media sosial seperti, Facebook, Google+, Twitter, YouTube, Flickr, Instagram, atau sosial lainnya. Media sosial semacam itu dapat menciptakan komunitas merek yang substansial.

Lebih dari 100 juta orang telah mengakses media sosial. Meskipun jejaring media sosial besar dan menarik ini meraih sebagian besar tajuk utama dan media sosial berbasis minat juga telah muncul. Jejaring sosial online ini melayani kebutuhan komunitas yang lebih kecil dari orang-orang yang berpikiran sama, menjadikan mereka kendaraan ideal bagi pemasar yang ingin menargetkan kelompok minat khusus. Setidaknya ada satu jaringan media sosial untuk hampir semua minat, hobi, atau grup. Contohnya adalah Goodreads (jejaring sosial yang diperuntukan untuk orang yang memiliki hobi membaca dan diskusi), Birdpost.com (jejaring sosial yang diperutukan untuk orang yang menyukai berbagai jenis burung), dll.

Social Media Marketing Advantages and Challenges (Keuntungan dan Tantangan Pemasaran Media Sosial)

Ada beberapa keuntungan menggunakan media sosial dalam pemasaran antara lain:

  1. Media sosial yang ditargetkan dan bersifat pribadi — memungkinkan pemasar membuat dan berbagi konten merek yang disesuaikan dengan konsumen individu dan komunitas pelanggan. Media sosial bersifat interaktif, membuatnya ideal untuk memulai dan berpartisipasi dalam percakapan pelanggan dan mendengarkan umpan balik pelanggan.
  2. Media sosial sangat cepat dan tepat waktu. Mereka dapat digunakan untuk menjangkau pelanggan kapan saja, di mana saja dengan konten pemasaran yang tepat waktu dan relevan mengenai kejadian dan aktivitas merek. Pemasar zaman sekarang sekarang dapat menonton apa yang sedang tren dan membuat konten yang cocok.
  3. Media sosial bisa sangat hemat biaya. Meskipun membuat dan mengelola konten media sosial bisa mahal, banyak media sosial gratis atau murah untuk digunakan. Dengan demikian, pengembalian investasi media sosial sering tinggi dibandingkan dengan media tradisional yang mahal seperti televisi atau cetak.
  4. Mungkin keuntungan terbesar dari media sosial adalah keterlibatan dan kemampuan berbagi sosial mereka. Media sosial sangat cocok untuk menciptakan keterlibatan dan komunitas pelanggan — untuk membuat pelanggan terlibat dengan merek dan satu sama lain. Lebih dari saluran lainnya, media sosial dapat melibatkan pelanggan dalam membentuk dan berbagi konten, pengalaman, informasi, dan gagasan merek.

Ada beberapa tantangan menggunakan media sosial dalam pemasaran antara lain:

  1. Banyak perusahaan masih bereksperimen dengan cara menggunakannya secara efektif dan hasilnya sulit untuk diukur.
  2. Jaringan sosial semacam itu sebagian besar dikendalikan oleh pengguna. Para pemasar tidak bisa begitu saja memasuki interaksi digital konsumen - mereka perlu mendapatkan hak untuk berada di media sosial.
Integrated Social Media Marketing (Pemasaran Media Sosial Terpadu)

Sebagian besar perusahaan besar sekarang merancang upaya media sosial skala penuh yang menyatu dengan dan mendukung elemen lain dari strategi dan taktik konten pemasaran merek. Lebih dari melakukan upaya yang tersebar dan mengejar "Suka" dan tweet, perusahaan yang menggunakan media sosial berhasil mengintegrasikan berbagai media yang beragam untuk menciptakan berbagi sosial, keterlibatan, dan komunitas pelanggan yang terkait dengan merek.

Mengelola upaya media sosial suatu merek dapat menjadi tugas besar. Mengelola dan mengintegrasikan semua konten media sosial itu tidak mudah, tetapi hasilnya sepadan dengan investasi. Misalnya, tim media sosial Sturbucks terhubung dengan penggemarnya melalui 30 akun di 12 platform sosial yang berbeda. Pelanggan dapat dan benar-benar terlibat dengan Starbucks hingga puluhan juta secara digital, tanpa pernah menginjakkan kaki di toko. Lebih dari sekadar menciptakan keterlibatan dan komunitas online, kehadiran media sosial Starbucks juga mendorong pelanggan ke toko-tokonya. Misalnya, dalam promosi media sosial besar pertamanya enam tahun yang lalu, Starbucks menawarkan kue gratis dengan pembelian minuman pagi hari. Hal tersebut membuat satu juta orang pergi ke Starbucks. Kepala pemasaran digital global Starbucks berkata bahwa media sosial tidak hanya tentang menarik dan menceritakan kisah serta menghubungkan, tetapi mereka dapat memiliki dampak material pada bisnis.

Mobile Marketing

Pesan pemasaran, promosi, dan konten lainnya dikirimkan ke konsumen yang sedang bepergian melalui perangkat mobile mereka. Pemasaran seluler menampilkan pesan-pesan pemasaran, promosi, dan konten pemasaran lainnya yang dikirimkan kepada konsumen yang sedang bepergian melalui perangkat seluler mereka. Pemasar menggunakan pemasaran seluler untuk melibatkan pelanggan di mana saja, kapan saja selama proses pembelian dan pembangunan hubungan.

Perkembangan teknologi membuat semua hal menjadi praktis. Salah satu hasil dari perkembangan teknologi adalah munculnya telepon pintar. Telepon pintar memiliki banyak fitur dan aplikasi didalamnya. Kebanyakan orang menyukai ponsel mereka dan sangat bergantung pada mereka. Menurut sebuah penelitian, hampir 90 persen konsumen yang memiliki ponsel pintar, tablet, komputer, dan TV akan melepaskan semua layar lainnya sebelum menyerahkan ponsel mereka.

Bagi konsumen, smartphone atau tablet dapat menjadi teman belanja yang praktis. Ini dapat memberikan informasi produk saat bepergian, perbandingan harga, saran dan ulasan dari konsumen lain, dan akses ke penawaran instan dan kupon digital. Satu studi baru-baru ini menemukan bahwa 90 persen pembeli yang menggunakan ponsel pintar telah menggunakan telepon mereka saat berbelanja. Maka, tidak mengherankan, lebih dari 42 persen dari semua pembelian e-commerce dilakukan pada perangkat seluler. Hal tersebut dibuktikan dengan total pengeluaran iklan seluler di Amerika Serikat melonjak. Ini tumbuh 66 persen tahun lalu saja dan akan lebih dari dua kali lipat selama empat tahun ke depan. Pengeluaran iklan seluler diperkirakan akan melampaui pengeluaran iklan TV pada tahun 2020.

Perusahaan menggunakan pemasaran seluler untuk merangsang pembelian langsung, membuat belanja lebih mudah, memperkaya pengalaman merek, atau semua ini. Ini memungkinkan pemasar memberi konsumen informasi, insentif, dan pilihan pada saat mereka menyatakan minat atau ketika mereka kemungkinan besar akan membuat pilihan pembelian. Misalnya, Macy membangun promosi "Brasil: A Magical Journey"; baru-baru ini di sekitar aplikasi telepon pintar. Promosi tersebut menampilkan pakaian dari desainer Brasil dan pengalaman dalam toko yang merayakan budaya Brasil. Hal tersebut membuat pelanggan belajar mengenai kebudayaan Brazil melalui tur perjalanan Virtual.

Sebagian besar pemasar telah membuat situs online seluler mereka sendiri, yang dioptimalkan untuk ponsel dan penyedia layanan seluler tertentu. Yang lain telah membuat aplikasi seluler yang berguna atau menghibur untuk melibatkan pelanggan dengan merek mereka dan membantu mereka berbelanja. Misalnya, aplikasi Benjamin Moore Color Capture memungkinkan pelanggan mengambil foto objek berwarna-warni, lalu mencocokkannya dengan salah satu dari 3.500 warna cat Benjamin Moore. 

Seperti bentuk pemasaran langsung lainnya, perusahaan harus menggunakan pemasaran seluler secara bertanggung jawab atau berisiko membuat marah konsumen yang sudah lelah. Kebanyakan orang tidak ingin diganggu secara teratur oleh iklan, jadi pemasar harus pintar tentang bagaimana mereka melibatkan orang pada perangkat seluler. Kuncinya adalah memberikan informasi yang benar-benar berguna dan penawaran yang akan dibuat konsumen ingin terlibat. Secara keseluruhan, pemasaran langsung digital — online, media sosial, dan pemasaran seluler — menawarkan janji besar dan banyak tantangan di masa depan. Bagi sebagian besar perusahaan, pemasaran media digital dan sosial hanya akan tetap menjadi satu pendekatan penting ke pasar yang bekerja berdampingan dengan pendekatan lain dalam bauran pemasaran yang terintegrasi penuh.


TRADITIONAL DIRECT MARKETING FORMS

Jauh sebelum era internet dimulai, perusahaan-perusahaan telah mengenal pemasaran melalui berbagai media yang saat ini sering disebut sebagai traditional direct marketing. Bentuk-bentuk umum dari pemasaran ini diantaranya adalah face-to-face personal selling, direct-mail marketing, catalog marketing, telemarketing, direct-response television (DRTV) marketing, dan Kiosk marketing. Walaupun, saat ini perkembangan pemasaran melalui internet lebih signifikan, traditional direct marketing ini masih tetap berkembang dan digunakan perusahaan untuk menunjang marketing melalui internet tersebut. 

  • Face-to-face Personal Selling

Face-to-face personal selling merupakan bentuk pemasaran dengan melakukan penawaran langsung kepada pelanggan. Penawaran bentuk ini bersifat sangat persuasive karena dilakukan dengan face-to-face. Salah satu contoh dari face-to-face personal selling adalah pemasaran pada produk asuransi yang menggunakan agen-agen pemasar untuk melakukan penawaran langsung kepada calon-calon konsumennya. Bentuk pemasaran ini dapat dianggap sebagai salah satu bentuk pemasaran yang efektif untuk menarik pelanggan, tapi disisi lain memberikan beban biaya pemasaran yang sangat besar untuk menggaji setiap agen yang dipekerjakan.

  • Direct-mail Marketing

Dijaman surat-menyurat masih sangat populer, direct-mail marketing ini menjadi salah satu bentuk pemasaran yang paling diminati perusahaan. Pemasaran ini dilakukan dengan mengirimkan surat yang berisi penawaran, pengumuman, atau pengingat dari sebuah produk yang langsung dikirimkan ke alamat-alamat konsumen. Perusahaan yang memilih menggunakan bentuk pemasaran ini memiliki mailing list yang sangat selektif berisi daftar calon konsumen potensial. Hal tersebut dilakukan untuk menekan biaya pemasaran yang dikeluarkan perusahaan. Keuntungan dari penggunaan bentuk ini adalah perusahaan akan lebih fleksibel dalam melakukan pemasaran karena dapat menyesuaikan dengan konsumen yang dipilih dan juga perusahaan kan lebih mudah dalam melakukan pengukuran hasil pemasaran. Namun, juga terdapat satu tantangan yaitu sering kali surat-surat yang dikirimkan tersebut tidak dibaca karena terlalu sering dikirimkan, sehingga dianggap sebagai “surat sampah” oleh konsumen.

  • Catalog Marketing

Pemasaran melalui katalog merupakan pemasaran yang dilakukan dengan membuat sebuah buku cetak yang berisi gambaran mengenai produk lengkap dengan berbagai informasinya, seperti ukuran, warna, harga, dan mekanisme pemesanannya. Saat ini, sudah banyak beredar katalog-katalog digital yang lebih praktis dan menarik, seperti katalog digital IKEA yang memungkinkan konsumen untuk mendesain produk yang mereka inginkan. Selain lebih praktis dan menarik, bentuk ini juga menekan biaya pemasaran karena tidak memerlukan biaya pencetakan dan pengiriman; serta dapat memuat penawaran yang hampir tak terbatas. Diluar penggunaan katalog digital yang semakin meningkat, katalog konvensional yang berbentuk cetak ternyata juga masih banyak digunakan oleh perusahaan karena dinilai dapat menciptakan hubungan emosional dengan konsumen dan mendorong penjualan online.

  • Telemarketing

Bentuk ini memiliki konsep yang hampir sama dengan direct-mail marketing, hanya saja dilakukan dengan media yang berbeda, yaitu dengan menggunakan telepon. Perusahaan akan melakukan pemasaran dengan melakukan telepon-telepon yang menawarkan produknya lengkap dengan berbagai informasi penunjang kepada nomor-nomor konsumen yang dianggap potensial. Kendala dari penggunaan bentuk ini adalah peraturan pemerintah setempat seperti aturan do-not-call yang ada di Amerika. Peraturan tersebut muncul akibat dari banyaknya telepon-telepon pemasaran yang dianggap terlalu berlebihan dan mengganggu privasi.

  • Direct-response Television (DRTV)

Terdapat dua bentuk DRTV yang paling sering digunakan yaitu direct-response television advertising dan interactive TV (iTV) advertising. Dua bentuk iklan tersebut memungkinkan adanya interaksi langsung dengan konsumen yang identik dengan pembawa iklan yang sangat persuasive. Contoh bentuk ini yang sering kita jumpai adalah iklan Jaco alat-alat kesehatan. 

  • Kiosk Marketing

Kiosk marketing merupakan bentuk pemasaran yang dilakukan dengan menempatkan mesin-mesin informasi dan pemesanan kecil pada lokasi tertentu, seperti bandara, hotel, kampus, atau juga pada toko-toko besar. Salah satu bentuk kiosk marketing ini adalah vending machine yang banyak ditemui dinegara-negara maju seperti Jepang.


Public Policy Issues in Direct and Digital Marketing

Terdapat beberapa isu yang terkait dengan pemasaran secara direct ataupun digital. Isu paling umumnya adalah penipuan dan pelanggaran privasi. Penipuan sebenarnya sering kali dilakukan oleh pihak-pihak “nakal” yang mengatasnamakan perusahaan kemudian membuat dan menyampaikan sebuah informasi yang menyesatkan konsumen, seperti penipuan pada undian hadiah. Selain itu, terdapat bentuk lain, yaitu phising, merupakan bentuk penipuan yang dilakukan dengan membuat akun email atau telepon palsu dengan tujuan mengelabuhi konsumen untuk mau memberikan data-data pribadinya secara sukarela, seperti password atm atau nomor pin dari media sosial pribadi konsumen. Menyangkut isu tersebut, pemerintah telah berupaya mengeluarkan beberapa peraturan yang mengatur tentang tata cara periklanan, privasi konsumen, dan lain-lain. Salah satu contoh aturan yang diterapkan oleh pemerintah Amerika adalah aturan do-not-call.


Like it? Share with your friends!

1
1 point

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format