The Apprentice Asia Episode 3 : When You Failed in Communication, You’ll Failed in Business

Komunikasi tidak hanya sekedar bertatap muka atau menyampaikan pesan, Tim Apex adalah contoh kegagalan komunikasi efektif


2
2 points

SINOPSIS

Serial televisi yang bertemakan Challenge pada episode 3 ini dibuka dengan pembagian task bagi para Peserta yang dibagi kedalam 2 kelompok yakni Tim  pria (Mavericks) yang terdiri dari Samuel, Jonathan, Nazril serta Alexis dan Tim wanita (Apex) yang terdiri dari Andrea, Celina, Dussadee, Ningku, Dian dan Nik. Rules yang berlaku pada acaranya ini ialah, jika salah satu kelompok kalah, maka dari salah satu anggota kelompok tersebut akan dipecat. Pada episode kali ini, Tim Mavericks yang tadinya berjumlah 6 orang sudah kehilangan dua anggotanya karna kekalahan pada episode sebelumnya, sehinga Tim Mavericks hanya menyisakan 4 orang, sedangkan Tim Apex masih unggul secara jumlah karna masih beranggotakan 6 orang. Namun, Tony Fernandez selaku host dan juga Director pada acara tersebut memutuskan untuk memindahkan satu anggota dari Tim Apex yakni Andrea Peserta asal singapore ini untuk Masuk ke Tim Mavericks agar jumlah dari kedua tim menjadi seimbang.

Tugas yang diberikan kepada kedua Tim pada episode ini adalah untuk memilih 3 dari 6 Produk Taiwan dan kemudian berunding untuk menjual 3 dari produk tersebut. Tim yang paling banyak menjual Produk akan menjadi pemenang dan akan diberi hadiah berupa uang tunai sebesar RM 7,500. Pada Tim Apex Celine Peserta asal Filipina ditugaskan untuk menjadi Project Manager, sedangkan dari Tim Mavericks, Andrea lah yang ditunjuk untuk menjadi project manager-nya. 6 Produk Taiwan yang ditawarkan untuk dijual ialah dua sepeda lipat dengan spesifikasi berbeda, kamera wireless, rice cooker, baterai pendukung untuk mencharge iphone, ipod dan lain-lain serta LCD proyektor. Pengundian dilakukan dengan cara melempar uang koin, tim Apex mendapatkan advantage karna kemenangan pada episode sebelumnya, Tim apex boleh memilih bagian kepala atau ekor dari koin tersebut, pengundian dilakukan untuk menentukan tim mana yang berhak memilih lebih dahulu produk-produk tersebut untuk ditawarkan kepada retailer. Tim Apex memilih untuk menjual sepeda lipat dengan design yang terlihat elegan dan juga mewah, baterai pendukung, dan kamera wireless, Sedangkan Tim Mavericks memilih untuk menjual rice cooker tatung dengan pertimbangan Karena orang asia membutuhkan penanak nasi tersebut, sepeda lipat yang light weight dan LCD proyektor. Kedua Tim tersebut Menyusun strategi  dengan membagi tim mereka kedalam 2 tim kecil, satu untuk memasarkan ke retail besar seperti Sogo dan Giant, kemudian satu tim lagi untuk memasarkan secara door to door sales dan memasarkannya kepada peretail kecil. Masing- masing tim Kecil dari kedua tim pun mulai menawarkan produk mereka, saling berkompetisi dalam hal marketing untuk meraih penjualan yang sebanyak-banyaknya.

Tiba dipenghujung hari, kedua tim pun dikumpulkan untuk memaparkan hasil penjualan yang Sudah mereka lakukan kepada Tony Fernandez dan para penasehatnya. 

PENJUALAN TIM APEX & TIM MAVERICKS

NAMA GROUP

SOGO 

GIANT

RETAILER KECIL

TOTAL

TIM APEX

299.250

682.000

103.000

1.083.862

Tim MAVERICKS

993.955

178.983

1.172.938

Terlihat bahwa, Tim mavericks dapat menjual 10 sepeda kepada retailer Kecil dan mendapat sebesar RM 178.983, mendapatkan RM 993.995 dari penjualan di Sogo, Tetapi retail besar seperti Giant Tidak membeli Produk apapun yang ditawarkan oleh tim mavericks dan total penjualan Tim mavericks adalah sebesar RM 1.172.983. Lain hal dengan Tim Apex yang menjual kepada Giant dan mendapatkan sebesar RM 682.000, Rm 299.250 dari Sogo dan RM 103.000 dari retailer kecil. Jumlah keseluruhan yang mampu didapat oleh Tim Apex Ialah berjumlah sebesar RM 1.083.862. 

Dengan ini menyatakan kemenangan Pertama yang berhasil diraih oleh Tim Mavericks, dikarenakan pada 2 episode sebelumnya Tim mavericks selalu menelan kekalahan dari tim apex, Tim mavericks mampu menjual barang lebih banyak dari tim apex dan mendapatkan penghasilan yang lebih banyak, maka tim mavericks juga berhak atas reward kemenangan yakni uang tunai sejumlah RM 7.500 untuk dibelanjakan sepuasnya bagi anggota tim disalah satu pusat perbelanjaan. Tim apex harus menerima kekalahan dan harus menerima resiko bahwa satu diantara mereka akan dipecat, tetapi pada episode kali ini, Anggota Tim apex yakni Dussadee secara mengejutkan mengundurkan diri karna merasa pola kerja yang diterapkan oleh tim apex Tidak sesuai dengan pola kerjanya Dussadee, sedangkan Ningku, Nik dan Celina yang berada pada posisi yang tidak aman, masih diselamatkan oleh Tony Fernandez. 

MENELAAH MASALAH PADA TIM APEX…

Membangun sebuah teamwork secara spesifik artinya harus mengembangkan semua aspek yang ada pada teamwork tersebut, mulai dari saling percaya, semangat, kedekatan, produktivitas serta komunikasi. Keragaman latar belakang dari anggota juga merupakan karakteristik yang mempengaruhi suatu teamwork, hal tersebut pun bisa menjadi warna baru dalam sebuah teamwork.


Pada episode-episode sebelumnya, Tim Apex merupakan Tim yang solid yang tak terkalahkan, buktinya saja pada dua episode sebelumnya Tim Apex selalu meraih kemenangan atas rivalnya yakni Tim Mavericks, pada episode 3 ini, Tim Apex yang digawangi oleh Celine menemukan beberapa kendala dari hal komunikasi antar anggota team, Tidak tersampaikannya komunikasi yang baik serta beberapa anggota team yang merasa superior dan kadang tak mengindahkan masukan-masukan dari anggota tim lain, juga menjadi salah satu pemicu kekalahan pada tim apex ini.  Peran kepemimpinan Celina sebagai Project Manager dari Tim Apex yang harusnya menerapkan keseimbangan antara pencapaian tujuan/hasil kerja terhadap anggotanya. Celina memberikan delegasi yang besar kepada keempat anggota timnya dan mendorong mereka untuk berperan aktif dalam pelaksanaan kegiatan penawaran. Sebagai Tim yang kalah pada episode 3 ini, kita dapat menilai bahwa Tim Apex menggunakan type task intredependence yang hubungan koordinasinya memakai Pooled Interdependence yang berarti bahwa Tim Apex membagi tugas dan tak saling ketergantungan antar anggota kelompok, membuat kontribusi yang terpisah dan independen untuk kinerja kelompok. Pooled interdependence mungkin merupakan bentuk yang paling longgar dari ketiga tipe task intredependence, Pada tipe ini, Setiap anggota kelompok melaksanakan fungsinya yang berbeda, seperti pada Tim Apex Celine, Dusadee serta Dian melakukan penawaran pada retailer besar seperti Soho dan Giant serta Nik dan Ningku bertanggung jawab untuk menawarkan produk mereka kepada retailer kecil,Walaupun masing-masing kelompok yang terbagi lagi menjadi 2 kelompok kecil tersebut tidak berinteraksi secara langsung dan tidak bergantung secara langsung satu sama lainnya, namun masing-masing harus turut menyumbangkan suatu bagian untuk membentuk satu keseluruhan puzzle yang sama, celine yang dalam episode ini memegang jabatan sebagai project managers tidak menempatkan para anggota sesuai dengan kemampuannya, celine tampak tidak berkoordinasi dulu dengan para anggota tentang apa task yang harus dikerjakan secara spesifik, seperti menempatkan Nik untuk peretail kecil yang tersebar diseluruh Kuala Lumpur dengan berbekal peta untuk mendatangi tiap-tiap tokonya, sedangkan Nik menemui kesulitan dalam hal membaca peta, task yang ditugaskan menjadi tidak efisien karna masalah itu. 


POOLED TASK INTERDEPENDENCE






Celine yang menjadi projector manager beberapa kali terlihat tidak mempercayai kemampuan anggota tim, dia kerap kali menginterupsi saat Desadee mendemokan produk-produk yang akan mereka jual didepan peretail, dalam hal ini terlihat bahwa celine kurang mempercayai kemampuan Dusadee dalam hal Group Role serta dalam menjalankan tasknya awal masalah juga terlihat saat mereka memilih produk mana yang akan mereka tawarkan kepada peretail, dengan keuntungan kemenangan dari episode lalu, Tim apex diperbolehkan memilih lebih dahulu lambang kepala atau ekor pada saat akan melakukan coin toss, celine lebih memilih sepeda putih dengan design yang mewah daripada ricecooker , Padahal dinegara asia merupakan negara dengan makanan pokok nasi, masyarakat asia umunya memasak nasi dengan menggunakan rice cooker, jelaslah bahwa Kuala Lumpur menjadi ppasar yang bagus untuk memasarkan rice cooker, terbukti dengan rice cooker lah yang menjadi penjualan terbanyak peringkat kedua dan juga sebagai group leader kurang mempercayai kinerja anggota Timnya, kurangnya motivasi Dari Celine selaku group leader juga menjadi pemicu kekalahan Tim Apex, Celine hanya berfokus pada membagikan tugas untuk para Anggota kelompok tanpa mengetahui kemampuan daripada anggotanya tersebut. Kurangnya komunikasi dan pengambilan keputusan yang kurang tepat dan cepat pada kegiatan penjualan atau penawaran produk terjadi pada Tim Apex, Tim Apex juga kurang tepat dalam melakukan komunikasi penjualan serta ada keraguan Celina pada Dusadee sewaktu mendemo kan Produk yang hendak mereka tawarkan pada perusahaan Sogo.


Group norms juga menjadi isu pada tim ini, Ketika Dusadee mengundurkan diri, dusadee mengatakan bahwa tim ini tidak menghormati satu sama lain, suka berceloteh yang tidak ada kepentingannya dengan kinerja, Dusadee merasa perilaku seperti itu tidak seharusnya ada didalam lingkungan kerja, terlihat juga ketika nik dan Ningku saling menjatuhkan satu sama lain dihadapan sang Director Tony Fernandez, menyalahkan satu sama lain agar terlihat benar dimata Tony Fernandez. Perilaku seperti ini tentunya akan menimbulkan masalah didalam Tim dan tentunya membuat Tim tidak solid, mereka tidak menerapkan batasan-batasan serta panduan untuk perilaku apa yang boleh dan tidak boleh didalam tim, tidak memperhatikan masalah-masalah yang terjadi didalam Tim Apex sehingga tidak dilakukannya evaluasi kinerja dalam Tim.




 Masalah semakin pelik ketika Nik dan Ningku berada pada satu Tim, persepsi komunikasi mereka terbentur oleh perbedaan kultur budaya, nik mengaku dia telah menjelaskan kepada Ningku Bagaimana semestinya masyarakat Kuala Lumpur menlakukan penjualan atau penawaran, tetapi ningku menolak hal tersebut, ningku mengaku tidak dijelaskan bagaimana kultur budaya masyarakat kuala lumpur, nik menyanggah dengan mengatakan bahwa dia Sudah menyampaikan hal tersebut tetapi ningku lah yang tidak mendengarkan penuturannya, stereotype pada tim apex pun terjadi ketika Ningku yang mempunyai persepsi bahwa seseorang yang Sudah lama tinggal disuatau daerah atau kawasan tak akan kesulitan untuk membaca peta dari kawasan tersevut, anggapan tersebut tak selamanya benar buktinya saja ketika nik yang merupakan warga Kuala Lumpur tetap kesulitan dalam membaca peta tempat tinggalnya, penilaian secara subjektif seperti ini malah membawa masalah pada kelompok tim nik dan ningku, seharusnya Ningku membantu nik apabila menemui kesulitan bukan menyalahkan karna nik yang merupakan warga kuala lumpur sendiri Malah tidak paham dengan peta kawasannya



Tim yang menerapkan komunikasi face to face yang merupakan level tertinggi didalam Information richness of communication media seperti ini pun juga besar kemungkinan mengalami misscomunication karena Ningku berambisi menaklukan semua peretail berbekal pengetahuan dari Nik yang notabene merupakan warga Kuala Lumpur dengan harapan Nik dapat dengan mudah memahami peta serta letak lokasi peretail yang akan dituju, Tetapi pada kenyataannya Nik mendapat kesusahan saat membaca peta Kuala Lumpur yang dinilai Nik rumit, tetapi Ningku tidak menerima alasan tersebut karena stereotype yang diyakini Ningku, baginya tidak sulit untuk menginterpretasikan peta terlebih lagi Nik merupakan penduduk asli Kuala Lumpur. Hal ini menyebabkan ketidak efektifan komunikasi antara Nik dan Ningku sehingga dalam mengeksekusi tugas pun menjadi tidak optimal. Dalam forming para Anggota Tim juga terlihat masih kurang jelas mengenai tujuan dan objective tim, anggota Tim Apex tampak merasa kebingungan dalam penyampaian komunikasi, komunikasi Verbal yang dibangun oleh Tim Apex pun tidak selamanya efektif mengingat hanya beberapa yang anggota tim yang dinilai dominan didalam Tim Apex seperti Ningku yang terlihat jauh lebih dominan dari pada Nik dan bahkan hanya memberikan Nik sedikit ruang untuk menyampaikan penjelasannya kepada retailer. kurangnya penerapan Norming, dimana tidak terbentuknya hubungan yang dekat antar anggota tim serta kurang tepat dalam menetapkan aturan-aturan serta Tim Apex kurang bisa menemukan cara komunikasi yang baik dan tepat antar anggota tim sehingga munculnya rasa ketidak percayaan antar anggota tim sehingga tidak tercapainya tujuan maksimal yang diinginkan. 



ALL CHANNEL COMMUNICATION NETWORK



Jaringan komunikasi pada kelompok yakni All Chanel Communication Network dimana setiap anggota terlihat dapat berkomunikasi dan melakukan timbal balik dengan semua anggota kelompok yang lain, jaringan ini Tampak jelas ketika Celine selaku Projector Managers memimpin rapat untuk menyusun strategi penjulan produk-produk mereka, disitu terlihat terjadi timbal balik antar anggota kelompok secara langsung, Tetapi pada saat penyusunan strategi Celine meyakini bahwa bahwa dia sudah menempatkan anggota kelompoknya ditempat yang sesuai dengan kemampuan anggota kelompoknya, nyatanya pada saat mengeksekusi pekerjaan ada beberapa anggota yang merasa kesulitan melakukan tugasnya.



SOLUSI UNTUK TIM APEX DARI SISI EFFECTIVE GROUPS TEAMS AND EFFECTIVE COMMUNICATION …

Tim apex sebenarnya sangat berpeluang besar untuk memenangkan challange kali ini mengingat dari awal pemilihan produk mereka mendapatkan advantage dengan memilih lebih dahulu produk yang akan mereka tawarkan oleh retailer, Tetapi masalah dari teamwork dan internal group menjadi pemicu kekalahan dari Tim Apex ini.



  1. Type task interdependence : seharusnya celine sabagai project leader lebih memahami kemampuan anggota, Karena mereka menganut pooled task interdependece yang notabene Dalam melakukan tugasnya anggota kelompok tidak terikat satu sama lain, sudah seharusnya leader mengetahui kemampuan tiap-tiap anggota kelompok agar tidak terjadi salah penempatan yang tidak sesuai kemampuan, celine seharusnya lebih banyak mendiskusikan hal-hal tentang produk dan Bagaimana cara mengeksekusi penawaran serta penjualan produk tersebut agar anggota kelompok memahami betul apa yang akanmereka kerjakan.


  1. Group leadership : kefektifan group leadership Sangat Besar pengaruhnya Bagi keberhasilan tim, lagi-lagi mengkritisi celine sebagai project manager, seharusnya Celina Membangun komunikasi yang baik dan intense dengan para anggota tim, menyerap aspirasi Dari anggota Tim agar tidak melangkah sendiri, contohnya dalam hal memilih produk yang akan dijual, celine seharusnya berkoordinasi dengan antar anggota tim kira-kira produk apa yang akan mendapatkan penjualan lebih besar, sejak awal dalam hal memilih produk celine sudah salah memilih yang mengakibatkan turunnya penjualan yang diraih oleh Tim Apex  


  1. Group norms : norma didalam Tim Sudah seharusnya ditegakkan dengan baik oleh Setiap anggotanya, sehingga akan mampu menumbuhkan interaksi yang baik antar anggota tim Apex dan juga menghindari konflik yang tidak perlu, seperti alasan Dusadee mengundurkan diri, Desadee menilai bahwa anggota tim tidak menghormati satu sama lain, bersifat indivisualistik karena tidak ingin dipecat, sehingga mereka lupa bahwa mereka satu kesatuan tim yang seharusnya saling membackup kekurangan masing-masing.


  1. Stereotype dan Bias : penilaian dari satu belah pihak yang terjadi pada tim apex ketika Ningku yang beranggapan bahwa sebagai warga Kuala Lumpur seharusnya Nik tak kesulitan membaca peta wilayahnya sendiri akhirnya menimbulkan masalah pada Tim Apex, Ningku tak seharusnya beranggapan bahwa semua orang mahir dalam mebaca peta wilayahnya, Ningku  sebagai anggota Tim seharusnya membantu nik dalam membaca peta bukan malah menyalahkan Nik atas ketidak tahuannya hanya karna anggapannya tersebut. 


  1. Information richness : Dengan memakai media komunikasi face to face, tentu saja Information richness dari Tim Apex Sudah sesuai dan memiliki nilai kekayaan informasi yang paling tinggi, tapi tentu itu saja tidak cukup. Walaupun Tim Apex sudah menerapkan metode face to face, tetapi aspek lain seperti leadership, stereotype dan bias juga memiliki peran yang penting, pemimpin yang baik harus Bisa mengkombinasikan semuanya dalam komunikasi face to face agar tidak terjadi konflik yang menyebabkan kerugian dalam Hal ini Tim Apex


  1. Media Komunikasi : salah satu kunci penting dalam bekerjasama dalam tim tentu saja komunikasi yang baik antar anggota tim, komunikasi face to face antar anggota tim Apex memiliki kekayaan informasi yang sangat tinggi, media komunikasi face to face seharus memberikan kefektifan yang lebih, seharusnya tim Apex lebih banyak berkumpul dalam memberikan arahan mengingat antar tim bisa bertemu langsung dan memanfaatkan teknik dari komunikasi tersebut


  1. Jaringan Komunikasi : seharusnya jaringan komunikasi seperti All Chanel Communication yang memungkinkan anggotanya melakukan timbal balik menjadi hal yang positif didalam tim , Tetapi dalam hal menyampaikan pendapatnya ada beberapa anggota kelompok yang merasa tak cukup bagian dalam diskusi, seperti dusadee menyayangkan sikap anggota kelompok yang terlalu banyak berceloteh hal yang tidak penting, seharusnya kefektifan komunikasi ini didukung dengan diskusi yang berisi dan memberi kesempatan yang sama rata bagi seluruh anggota timnya






DAFTAR PUSTAKA

[1] Jones, G.R., & Jennifer M. George. 2018. Contemporary Management Tenth Edition. Boston: McGraw-Hill

[2] Youtube Link https://www.youtube.com/watch?v=VsBWvNtG91c&t=2423s 


Contributor :

TOGA PERDANA

FADEL KHALIF M

ADITYA JOKO P

RIZZA DWI N

BRIGITTA TITA G

VELLA WANI N

CHITRA ANNISA R


Like it? Share with your friends!

2
2 points

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
Goaldigger

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format