MONSTER UNIVERSITY, NOTHING IMPOSSIBLE WITH TEAM WORK

•Andree Carnegie Lee•Teguh Pamuji•Indria Wardhani•Verra Zumrotus Sholihah•


1
1 point

Monster University, film garapan Disney merupakan prekuel dari film Monster Inc yang rilis pada tahun 2001. Film ini mengisahkan tentang awal mula pertemuan Mike ( Billy Crystal ) dan Sully (John Goodman ) serta pertemuan mereka dengan teman – teman mereka yang akan membuat mereka menemukan hal – hal yang tidak mereka duga. Film ini menyajikan animasi yang menarik, alur cerita yang bagus dan pesan moral yaitu antara lain pentingnya seorang pemimpin dalam mencapai tujuan, bagaimana mengenali diri untuk mencapai tujuan, pantang menyerah dalam suatu hal, dan bagaimana merubah perbedaan menjadi suatu kekuatan dalam mencapai tujuan.

SINOPSIS

Mike, monster kecil-hijau-dan bermata satu sejak kecil memiliki satu mimpi yaitu masuk ke Monster University dan mengambil jurusan “scaring-class”. Mimpi yang tentu saja sering dicemooh orang karena melihat bentuk tubuhnya yang jauh dari kesan seram, imut malah. Tapi Mike tumbuh dengan satu keyakinan bahwa suatu hari nanti ia akan berhasil dan membuktikan bahwa apa yang orang lain katakan selama ini adalah salah. Mike telah menetapkan tujuannya, menentukan jalannya, dan mencoba untuk meraihnya. Dengan kecerdasan dan rasa optimis yang selalu tumbuh di dalam dirinya, Mike akhirnya dapat masuk ke universitas idamannya. Namun cerita baru saja dimulai, masih banyak rintangan yang harus ia lewati untuk menyesuaikan diri. 

Gambar : http://sinopsisfilm01.blogspot.com/2016/01/monster-university.html 

Di “scaring class” inilah, Mike bertemu dengan Sulley soon to be best friendnya. Namun persahabatan mereka tidak diawali dengan mulus, pada awalnya mereka malah menjadi saingan hebat. Mike percaya bahwa seni “menakuti” dapat dipelajari dan semua monster tentu dapat melakukannya, tak perduli bagaimanapun tampangnya. Berkebalikan dengan keyakinan Sulley bahwa menakuti bukanlah text book. Sulley beruntung karena ia adalah keturunan Sullivan, menakuti ada di dalam aliran darahnya, sehingga hal tersebut membuatnya menjadi urakan, sombong dan sama sekali tidak pernah mengikuti kelas dengan serius. 

Hingga suatu ketika Mike dan Sulley melakukan tindakan konyol dan dikeluarkan dari kelas menakuti. Mike dan Sulley terpaksa menjadi satu tim untuk membuktikan tantangan Dekan Hardscrabble. Taruhannya adalah jika Mike dan tim-nya bisa memenangkan “scaring competition” maka mereka dapat kembali ke kelas menakuti. Tapi jika tidak maka mereka harus meninggalkan Monster University untuk selamanya. Mike, Sulley dan tim-nya Oezma Kappa pada awalnya hanya dijadikan bulan-bulanan oleh teman-temannya. Bagaimana tidak, Oezma Kappa terdiri dari monster-monster imut yang dianggap tidak berbakat oleh kebanyakan monster lainnya. Hal ini lebih diperparah dengan kompetisi di antara Mike dan Sulley di dalam kompetisi tersebut. Padahal aturan utama di dalam kompetisi ini adalah, setiap anggota tim harus mampu melewati rintangan “for no matter what” Mike dkk hampir kalah, namun beruntung karena ada regu tim lain yang curang dan dieliminasi, sehingga Oezma Kappa masih aman. 

Belajar dari pengalaman pertama, Mike sebagai tokoh center berusaha keras untuk melatih tim-nya. Tentu hal tersebut dicemooh oleh Sulley yang arogan, namun Mike tetap percaya bahwa tim-nya pasti akan menang. Sedikit demi sedikit, anggota tim Oezma Kappa mulai menemukan kepercayaan diri mereka. Sampai suatu ketika mereka diundang ke pesta perayaan “scaring competition” dan dijadikan bahan ejekan teman-teman satu kampus mereka. Mereka dianggap terlalu lucu-and don’t belong here. Teman-teman Mike kembali merasa down, namun Mike tidak menyerah dan menganggap ejekan kawan-kawannya tersebut sebagai cambuk penyemangat bagi mereka. Mike dan Sulley akhirnya berbaikan dan berhasil membuat teman-teman lainnya kembali bersemangat. Oezma Kappa akhirnya masuk final dan menantang ROR (Roar Omega Roar) klub yang dihuni oleh monster-monster paling seram di universitas mereka. Di atas kertas Oezma Kappa pasti kalah, namun apa inti dari film ini jika tokoh utamanya kalah. Dengan segala daya dan upayanya, Oezma Kappa berhasil mengalahkan saingan terberatnya tersebut. 

Tapi Mike akhirnya tahu bahwa Sulley curang untuk membuat tim-nya menang. Mike menjadi sangat kecewa, bagaimana mungkin sahabat yang mulai dipercayainya, malah menjadi orang yang tidak percaya kepada dirinya. Mike kalap dan menerobos masuk ke ‘laboratorium pembuatan pintu” dan menantang dirinya sendiri untuk mengisi “tabung teriakan” yang biasanya digunakan untuk menghasilkan listrik di dunia monster. Namun sayang, usahanya gagal. Anak-anak yang ia temui di dunia manusia sama sekali tidak takut kepadanya. 

Dan akhirnya Mike sadar bahwa perkataan Sulley dan teman-temannya adalah benar. Mike mungkin memang tidak seram, namun dia adalah manajer pengatur strategi yang canggih. Buktinya ia mampu membawa tim-nya yang awalnya biasa-biasa saja menjadi pemenang “scaring-competition”. Mike adalah jantung dari timnya dan akhirnya ia sadar akan bakatnya tersebut. 

ANALISIS PERMASALAHAN

Dampak Mike dan Sulley berkompetisi di luar kendali sehingga mereka dikeluarkan dari jurusan scaring oleh Dean Hardscrabble (dekan Monster University) sehingga Mike dan Sulley bergabung dengan tim Oezma Kappa (OK)  yaitu organisasi yang berisikan para monster canggung, termasuk pendirinya, Don Carlton, Scott "Squishy" Squibbles yang gugup dan pemalu, Art yang eksentrik dan berjiwa bebas, serta Terri dan Terry Perry bersaudara yang kerap bertengkar (keduanya berbagi tubuh yang sama). Tetapi Mike tetap optimis dan menawarkan diri untuk melatih tim. Mereka pun berusaha saling melengkapi, percaya satu sama lain, selalu latihan, karena perbedaan yang ada dikelompok mereka ada hikmahnya sendiri, bodoh, lambat, pintar, jenius,kurang atau banyak pengalaman, atau kuat bukan hambatan untuk melakukan sesuatu yang hebat. 

Namun Mike belum sadar juga akan "kelemahan" akan dirinya. Ia terlalu sibuk memikirkan anggota tim yang lain tapi tidak mengevaluasi kelemahannya bahwa Mike bukanlah Monster yang menakutkan dan hal ini bisa menjadi hambatan dalam mencapai tujuan. Pada akhirnya  Mike sadar bahwa ia memiliki talenta sebagai "pemimpin" atau "pelatih" untuk mengatur strategi "scare", hal ini bisa diliat ketika Mike berusaha dengan kemampuan terbaiknya untuk berusaha mendapatkan yang terbaik dan sebagai motivator dalam kelompoknya yang dapat berhasil mengalahkan saingan terberatnya tersebut.

Hal ini menunjukkan bahwa pentingnya adanya suatu organisasi, yang merupakan sekumpulan dari beberapa orang yang mempunyai tujuan yang sama dan untuk mencapai tujuan tersebut diperlukan seorang pemimpin untuk mengatur prosesnya. Tanpa adanya seorang pemimpin maka setiap masalah yang muncul dalam berjalannya organisasi tersebut akan sulit untuk diselesaikan secara cepat dan efisien, yang mengakibatkan tujuan adanya organisasi tersebut terhambat.

Struktur Organisasi, Budaya, Dan Kontrol Perusahaan

Struktur Organisasi

Untuk mencapai tujuan suatu organisasi, perlu dibentuk struktur organisasi. Struktur organisasi bertujuan untuk mendelegasikan kewenangan dan tanggung jawab ke beberapa orang dalam rangka mencapai tujuan suatu organisasi. Struktur organisasi adalah salah satu sarana yang digunakan manajemen untuk mencapai sasarannya. Karena sasaran diturunkan dari strategi organisasi secara keseluruhan, logis kalau strategi dan struktur harus terkait erat.tepatnya, struktur harus mengikuti strategi.Jika manajemen melakukan perubahan signifikan dalam strategi organisasinya, struktur pun perlu dimodifikasi untuk menampung dan mendukung perubahan ini. 

Pengertian lain dari struktur organisasi adalah sebuah susunan berbagai komponen atau unit-unit kerja dalam sebuah organisasi yang ada di masyarakat. Dengan adanya struktur organisasi maka kita bisa melihat pembagian kerja dan bagaimana fungsi atau kegiatan yang berbeda bisa dikoordinasikan dengan baik. Selain itu, dengan adanya struktur tersebut maka kita bisa mengetahui beberapa spesialisasi dari sebuah pekerjaan, saluran perintah, maupun penyampaian laporan.

Pada awalnya banyak hambatan-hambatan yang dihadapi oleh Mike untuk tantangan Dekan Hardscrabble yaitu : 

  • hubungan antara Mike yang optimis dan Sulley yang santai dan arogan pada awalnya sangat sulit membuat kedua tokoh ini untuk saling bersinergi membentuk struktur organisasi yang kuat 

  • ditambah  dengan tim Oezma Kappa organisasi yang berisikan para monster canggung, termasuk pendirinya, Don Carlton, Scott "Squishy" Squibbles yang gugup dan pemalu, Art yang eksentrik dan berjiwa bebas, serta Terri dan Terry Perry bersaudara yang kerap bertengkar (keduanya berbagi tubuh yang sama)

  • tidak ada rasa kepercayaan diri dalam tim Oezma Kappa untuk memenangkan kompetisi mengakibatkan Oezma kappa mudah down saat di ejek anggota Monster University lainnyaDalam penjelasan struktur tersebut terdapat hubungan antar komponen dan posisi yang ada di dalamnya, dan semua komponen tersebut mengalami saling ketergantungan. Artinya, masing-masing komponen di dalamnya akan saling mempengaruhi yang pada akhirnya akan berpengaruh pada sebuah organisasi secara keseluruhan.

          

Struktur tersebut merupakan komponen penting yang harus ada dalam organisasi yang memuat terkait pembagian tugas dan tanggung jawab masing-masing. Sebagai contoh, untuk menghindari adanya tumpang tindih suatu wewenang dan tanggung jawab perorangan. dalam Film Monster University Mike mungkin memang tidak seram, namun dia adalah manajer pengatur strategi yang canggih, Mike adalah pengatur strategi yang handal dengan bersinergi dengan sulley dan anggota tim lain nya mereka membagi job design tugas di dalam tim mereka.

Konsep Budaya Organisasi

Budaya Organisasi adalah suatu karakteristik yang ada pada sebuah organisasi dan menjadi pedoman organisasi tersebut sehingga membedakannya dengan organisasi lainnya. Dengan kata lain, budaya organisasi adalah norma perilaku dan nilai-nilai yang dipahami dan diterima oleh semua anggota organisasi dan digunakan sebagai dasar dalam aturan perilaku dalam organisasi tersebut.

Budaya organisasi secara sederhana dapat juga diartikan bagaimana segala sesuatu diselesaikan di tempat tersebut (Deal & Kennedy, 2000). Budaya dalam sebuah organisasi melibatkan sekumpulan pengalaman, filosofi, pengalaman, ekspektasi dan juga nilai yang terkandung di dalamnya yang nanti akan tercermin dalam perilaku anggota, mulai dari inner working,interaksi dengan lingkungan di luar organisasi, sampai ekspektasi di masa depan.

Budaya organisasi dipengaruhi oleh beberapa faktor, meliputi: 

  1. karakteristik anggota organisasi. Karakteristik organisasi menjadi faktor kunci keberhasilan tujuan organisasi. Dalam film monster university terdapat karakteristik pemain yang bermacam-macam. Namun mike sebagai pemimpin/ketua mampu meyakinkan tujuan yang ingin dicapai bersama dan merangkul semua anggota. 

  2. etika organisasi. Etika organisasi terkait dengan baik buruknya organisasi serta tidak merugikan lingkungan dan orang laen. Dalam film ini, dicontohkan etika organisasi yang kurang baik yaitu adanya kecurangan dari salah satu pemain. Sulley memanipulasi perlengkapan pertandingan agar Mike mencetak skor tertinggi. 

  3. struktur organisasi. Dalam struktur organisasi terdapat pembagian kerja dan tugas masing-masing anggota untuk mencapai tujuan organisasi. 

  4. hubungan antar anggota organisasi. Hubungan antar pemain film/anggota tim dengan baik merupakan kunci keberhasilan untuk mencapai tujuan organisasi. 

Oleh karena itu, budaya organisasi dalam film Monster University berwujud dalam filosofi, ideologi, nilai-nilai, asumsi-asumsi, keyakinan, serta sikap dan norma bersama anggota organisasi tersebut dalam memandang berbagai realitas, terutama berkaitan dengan permasalahan internal maupun eksternal organisasi. 

Kontrol/Pengendalian Perusahaan

Berdasarkan teori business management, terdapat tiga tipe untuk mengontrol suatu organisasi, yaitu: pada tahap input, transformasi, dan output. Dalam film monster university, tahap input dimulai sejak Mike masuk monster university. Sedangkan tahap transformasi adalah selama mike dan teman-temannya belajar di monster university. Sedangkan tahap output dalam film monster university adalah ketika Mike mampu membawa tim-nya yang memiliki kemampuan biasa-biasa saja menjadi pemenang “scaring-competition”. Mike mampu membuktikan telah menjadi sosok monster yang paling menakutkan. 

Untuk mencapai output tersebut, Mike telah menjalankan fungsi pengendalian selama tranformasi, Hal ini terlihat ketika Mike dan timnya dijadikan bahan ejekan teman-teman satu kampus ketika mereka diundang dalam pesta perayaan “scaring competition”. Hal tersebut memacu Mike untuk mengevaluasi dirinya dan mencari solusi untuk memenangkan “scaring competition”. Selain itu, Mike mampu menghasilkan “energi jeritan” yang cukup agar mampu mebuka pintu manusia dan mengembalikan mereka ke dunia monster. 

                           Gambar : https://www.slideshare.net/mannyardales/managerial-control-1917296 

Saran dan Masukan

Dalam alur cerita Monster University tersebut, pada final perlombaan ternyata terdapat kecurangan yang dilakukan oleh tim Mike, sehingga pada suatu kejadian terdapat alat ukur untuk jeritan anak kecil yang takut pada Mike telah rusak. Hal ini menyebabkan tim Mike memenangi perlombaan tersebut. Namun pada akhirnya tetap ketahuan oleh Sang Dekan Monster University.

Meskipun tim Mike berkembang dan bekerjasama dengan baik, namun perubahan tersebut terlalu Revolutionary Change yang mana, organisasi/tim lain kagum karena tim Mike adalah kelompok kuda hitam yang tidak diprediksi untuk sampai pada tahap final perlombaan. 7Dan semua usaha nyata yang dilakukan oleh tim sejak awal lomba sampai final dianggap sebuah kecurangan secara keseluruhan.

Sebaiknya perubahan yang dilakukan oleh tim Mike adalah Evolutionary Change, yaitu perubahan dalam menuju perbaikan organisasi/tim yang dilakukan secara bertahap, bertambah, dan fokus yang dipersempit. sehingga rekan-rekan dalam organisasi mampu menyadarkan Mike, bahwa Mike bukanlah Monster yang menakutkan dan hal ini bisa menjadi hambatan dalam mencapai tujuan. Dengan melakukan upaya konstan untuk memperbaiki, beradaptasi, dan menyesuaikan strategi dan struktur secara bertahap untuk mengakomodasi perubahan yang terjadi. Maka seluruh anggota tim dapat tujuan yang sama dan mungkin akan meraih kemenangan tanpa kecurangan dalam perlombaan tersebut.

DAFTAR PUSTAKA :

http://sinopsisfilm01.blogspot.com/2016/01/monster-university.html https://www.slideshare.net/mannyardales/managerial-control-1917296 https://www.maxmanroe.com/pengertian-struktur-organisasi.html https://www.asikbelajar.com/konsep-budaya-organisasi/ https://www.moviehousememories.com/monsters-university-theatrical-trailer/ https://www.google.com/amp/s/www.kompasiana.com/amp/pradymut/monster-university-film-tentang-monster-warnawarni-yang-sarat-pesan-moral_552c62e66ea83448078b4569_




Like it? Share with your friends!

1
1 point

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
I'M POSSIBLE

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format