Supaya Hidup lebih Berkesan, yuk Belajar Pemasaran!


1
1 point

Marketing channel dalam hal penjualan tiket konser. 

Saluran pemasaran yang sampai saat ini masih sering digunakan adalah model distribusi tradisional, yang meliputi produsen, grosir dan pengecer.

Sebagai contoh, sebuah tim yang ingin mengadakan sebuah acara konser harus melakukan penjualan tiket. Pengelola konser tersebut dapat melakukan kerja sama dengan salah satu kafe dalam melakukan penjualan tiket. Tiket konser tersebut akan tersedia dan dijual di kafe tersebut. 

Setiap marketing channel mencakup setidaknya satu orang atau organisasi yang berfungsi sebagai perantara. Sebuah kafe yang menjual tiket konser akan menunjuk salah satu karyawannya untuk menjadi perantara. Karyawan itu nantinya akan bertanggung jawab atas penjualan tiket konser di kafe tersebut. Selain itu, dia juga bertugas untuk mengumpulkan dan berbagi informasi pemasaran tentang pelanggan dan pesaing, mengembangkan komunikasi pemasaran, menegosiasikan harga dan ketentuan transaksi lainnya, menyimpan dan memindahkan produk. 

Memilih marketing channel adalah salah satu keputusan yang paling kritis yang diambil oleh dan akan berpengaruh terhadap proses pemasaran. Pilihan saluran didasarkan pada berbagai faktor yang terkait dengan produk perusahaan dan cara penggunaannya. Misalnya, marketing channel dalam melakukan penjualan tiket yang dipilih adalah tempat yang sering dikunjungi oleh kalangan remaja.

Penonton konser mayoritas merupakan kalangan remaja. Untuk itu pemilihan kafe sebagai tempat mendistribusikan tiket adalah keputusan yang tepat.

Ada beberapa jenis distribusi, di antaranya adalah: 

  • Distribusi intensif – produk dijual di sebagian besar outlet ritel. 

  • Distribusi selektif – produsen menyeleksi secara ketat perantara.

  • Distribusi eksklusif – produsen hanya bekerja sama dengan sedikit pengecer (umumnya produk merupakan barang mewah).

Menjual tiket konser akan lebih efektif apabila menerapkan distribusi selektif, misalnya memilih kafe yang berada di sekitar lokasi konser akan diadakan.

Sebagai langkah untuk melakukan pengendalian sekaligus mengukur kinerja distributor, pengelola konser dapat melakukan pemantauan langsung terhadap proses penjualan tiket konser di kafe. 

Meski memberikan berdampak baik dalam melakukan penjualan tiket konser, kerja sama dengan kafe bukanlah hal yang harus dilakukan, melainkan bergantung pada keputusan pengelola event tersebut. 

Donasi KKN melalui media marketing

Sebagai mahasiswa, kita merupakan ujung tombak masyarakat. Tidak heran bahwa kegiatan donasi sudah menjadi hal yang biasa di kalangan mahasiswa. Namun permasalahan yang sering muncul adalah sulitnya mencari dana dari masyarakat. Contohnya dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Sering kali dalam program yang menjadi prasyarat kelulusan mahasiswa tersebut kesulitan mencari dana. Hal ini membuat program tidak berjalan sesuai keinginan dan tujuan utama KKN tersebut.

Disisi lain, social media sudah menjadi kebutuhan utama manusia. Sehingga cukup efektif jika tim KKN melakukan penampungan dana melalui online. Ditambah ada beberapa platform fundraiser seperti kitabisa. Nah adapun beberapa tipe online marketing yang bisa diterapkan saat KKN, yakni :

  1. Fundraising Platform

  2. Email Marketing

  3. Online Videos

Kelebihan yang didapatkan dari online marketing

  1. Engagement

  2. Cost effective

  3. Target yang jelas dan personal

Tantangan

  1. Sulitnya mengontrol audience

Competitive advantage dalam mencari magang

Sebagai mahasiswa tingkat akhir, tentunya ingin sekali mencari pengalaman kerja melalui magang. Menurut pendapat banyak orang yang sudah berpengalaman, magang dapat membantu mahasiswa untuk menambah pengalaman, koneksi, dan juga meningkatkan kemampuan. Selain itu, dengan magang juga dapat digunakan untuk mengukur seberapa besar manfaat ilmu yang di dapat pada saat belajar di Universitas bisa untuk memecahkan masalah dalam praktik dan pengambilan keputusan. Namun, mudah atau tidaknya mendapat magang dipengaruhi oleh banyak faktor. Seperti halnya pemilihan periode masuk dan juga banyaknya kompetitor yang lebih kompeten. Menyikapi masalah tersebut, banyak pertanyaan yang muncul “bagaimana cara meningkatkan kompetensi diri supaya memiliki competitive advantage dibandingkan yang lain?” atau “competitve advantage apa yang harus saya miliki agar perusahaan yang saya incar mau melirik saya?” pertanyaan-pertanyaan tersebut yang sering kali menjadi dilema bagi mahasiswa ketika ingin mendaftar magang. Masalah tersebut dapat diselesaikan salah satunya dengan cara melakukan competitor analysis. Analisis tersebut dilakukan dengan cara melakukan identifikasi terhadap kompetitor serta menilai kompetitor guna memberikan gambaran bagaimana cara bersaing untuk mendapatkan keunggulan kompetitif.

Competitor analysis

1.    Identifying competitors

Berdasarkan ilustrasi kasus tersebut, yang termasuk kompetitor, yaitu:

–      Mahasiswa yang berasal dari jurusan yang sama yang memiliki kompetensi diri yang sama

–      Mahasiswa yang berasal dari fakultas yang sama yang memiliki kompetesi diri yang sama, atau 

–     Mahasiswa yang berasal dari universitas yang berbeda dengan jurusan yang sama dan memiliki kompetensi diri yang sama

2.    Assessing competitors

Dalam melakukan penilaian terhadap kompetitor, ada beberapa hal yang harus dilakukan seperti menganalisis tujuan dari kompetitor (competitor’s objectives), strategi apa yang diterapkan oleh kompetitor (competitor’s strategies), dan mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dari kompetitor (competitor’s strength and weakness). Dari ilustrasi kasus, untuk mengetahui tujuan dan strategi kompetitor dapat dilakukan dengan cara melakukan diskusi atau brainstorming dengan pihak yang sudah pernah menjalani magang ataupun pihak-pihak lain yang memiliki pengalaman lebih dalam dunia kerja. Hasil dari diskusi dan brainstorming tersebut dapat digunakan untuk mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan dari kompetior dengan cara melakukan benchmarking. Benchmarking merupakan membandingkan produk dan proses perusahaan dengan pesaing atau perusahaan terkemuka di industri lain untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan menemukan cara untuk meningkatkan kualitas dan kinerja. Sebagai contoh saya memiliki kelebihan A dan kompetitor memiliki kelebihan B, saya mengambil best practice dari kelebihan yang dimiliki kompetitor dengan harapan dapat menutupi kekurangan saya, jadi setelah menerapkan best practice kelebihan saya menjadi A dan B.

Competitive strategies

 

 

Setelah melakukan penilaian terhadap kompetitor, perlu dilakukan evaluasi terhadap strategi kompetitif menggunakan Michael Porter’s. Ada empat dasar strategi yaitu cost leadership, differentiation, focus, dan middle of the road. Berdasarkan kasus, strategi yang dapat diterapkan yaitu differentiation atau focus. Diferensiasi (differentiation) merupakan strategi yang berkonsentrasi pada menciptakan lini produk dan program pemasaran yang sangat berbeda sehingga muncul sebagai pemimpin kelas dalam industri. Sebagai contoh, jika seorang mahasiswa ingin mendaftar magang dalam bidang assurance(auditor) di salah satu Kantor Akuntan Publik terkemuka yang melayani klien secara global serta memiliki line of services Chinese Business Development dan Japanese Business Development, kelebihan yang harus dimiliki mahasiswa itu berupa kemampuan berbahasa mandarin dan jepang. Apabila mahasiswa tersebut dapat memenuhi kualifikasi kemampuan bahasa yang dibutuhkan, artinya mahasiswa itu berhasil melakukan diferensiasi diri (differentiation) sehingga memiliki keunggulan kompetitif dibandingkan yang lain.

Sedangkan, strategi focus merupakan strategi pemasaran di mana perusahaan memusatkan sumber dayanya untuk memasuki atau memperluas pasar yang sempit atau segmen industri. Jika memilih untuk menggunakan strategi focus, mahasiswa tersebut harus memilih apakah ingin memperluas kemampuannya dalam bidang lain atau justru memfokuskan diri pada satu bidang. 

 

 

Jika dianalisis menggunakan Michael Treacy and Fred Wiersema basic competitive strategies, mahasiswa tersebut sebaiknya menggunakan strategi product leadership atau customer intimacy. Product leadership merupakan strategi yang memberikan nilai superior dengan menawarkan aliran berkelanjutan produk atau layanan terdepan. Strategi ini sama dengan strategi diferensiasi yang dirumuskan oleh Michael Porter. Sedangkan strategi customer intimacy strategi yang memberikan nilai unggul dengan melakukan segmentasi pasar secara tepat dalam menyesuaikan produk dan layanannya agar sesuai dengan kebutuhan pelanggan yang ditargetkan. Strategi ini sama dengan strategi fokus yang dirumuskan oleh Michael Porter. 

Kesimpulan dan Saran

Pada kasus pertama, kiat dalam mempromosikan sebuah event dapat mengaplikasikan teori pada chapter 12 dengan menganalisa event yang kita jalankan juga menganalisa marketing channel akan akan kita approach. Kasus tersebut menunjukkan bahwa event yang diadakan merupakan event konser yang mayoritas digandrungi kalangan remaja. Alangkah baiknya jika kita dapat mempromosikannya di tempat-tempat yang sering didatangi anak muda seperti contoh cafe, mall, coworking space, dan lain lain. Metode ini menggunakan sistem distribusi intensif dimana dijual di sebagian besar outlet ritel yang memenuhi kriteria dengan pengawasan secara berkala.

Kasus kedua menunjukkan kesusahan seorang mahasiswa yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dalam mencari dana untuk melakukan program kerjanya dengan keterbatasan jarak. Solusi kami untuk masalah ini adalah menggunakan media sosial dan platform-platform di internet untuk menggalang dana secara mudah. Dengan menggunakan aplikasi seperti Instagram dapat mempromosikan program kerja yang akan dilakukan. Selain itu membuat konten Youtube tentang keindahan alam di tempat KKN tersebut dapat menarik perhatian masyarakat untuk ikut berperan dalam memajukan daerah tersebut. Situs Kitabisa juga dapat memudahkan hubungan antara kelompok KKN tersebut dengan donatur walaupun tidak berhubungan secara langsung. Pastikan bahwa konten yang disajikan di media sosial menarik dan menonjolkan nilai yang dapat ditangkap oleh konsumen dengan mudah.

Selanjutnya pada kasus ketiga, dibahas tentang alotnya mahasiswa untuk mendaftar magang di perusahaan karena banyaknya pesaing. Terdapat dua kiat besar dalam menghadapi masalah ini yaitu identifying competitors dan assessing competitors. Dengan melakukan keduanya kita dapat mengetahui strategi pesaing kita dalam mendapatkan magang, mempunyai kelebihan baru dengan menganalisa kelebihan pesaing, memperoleh informasi secara menyeluruh tentang pekerjaan magang tersebut sehingga kita dapat menyusun strategi yang apik dan memperbesar kemungkinan diterima dalam magang tersebut.

Link video

https://drive.google.com/open?id=1U2YP6t_zMmSuZG1O-WpfUKrDIviQIZSz

Kelompok Shark Tank: 

Keysha Arum Perdana (393236)

Bagaskara Galois S. (397002)

Sirajuddin Ahyar (426657)

Rayhan Razaqi Sjuhada (429511)


Referensi:

Kotler, P. and Armstrong, G. (2018), Principles of Marketing, 17th ed. Harlow, UK: Pearson Education Ltd. (Chapter 12, 17,18)


Like it? Share with your friends!

1
1 point

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format