HOLCIM DIAKUISISI KARENA GAGAL BERSAING DIPASAR DOMESTIK DAN INTERNASIONAL

PT Holcim Indonesia merupakan perusahaan semen yang potensial.Hal ini karena perusahaan memiliki dukungan dari Holcim Jerman yang merupakan salah satu semen unggulan


0

LATAR BELAKANG

Pada awalnya PT Holcim Indonesia bernama semen Cibinong yang berdiri pada tahun 1971, namun pada tahun 2006 perusahaan tersebut diakuisisi Holcim sehingga berubah nama menjadi Holcim Indonesia. PT Holcim Indonesia merupakan perusahaan semen yang potensial. Hal ini karena perusahaan memiliki dukungan dari Holcim Jerman yang merupakan salah satu semen unggulan kelas dunia. Tentu saja hal ini membuat para pesaing sangat waspada terhadap kekuatan PT Holcim Indonesia. PT Holcim Indonesia memiliki tujuan untuk menciptakan inovasi sebagai solusi dalam pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya varian produk PT Holcim Indonesia seperti beton, aggregate, dan bukan hanya dari sisi produk saja Holcim Indonesia juga menyediakan layanan konsultasi yang diberi nama “Solusi Rumah”  yang bertujuan untuk membantu konsumen dalam merancang rumah idaman. Selain itu perusahaan juga tidak melupakan alam sebagai sumber bahan baku perusahaan, hal ini dibuktikan Holcim dengan program-program penghijauan tidak hanya di lokasi sekitar pabrik namun ke daerah-daerah lain. Holcim juga memiliki lembaga pelatihan bagi pegawai baru dan lama, ini bertujuan agar pegawai perusahaan memiliki keunggulan dibanding SDM perusahaan lain dan tentu saja juga menguntungkan bagi perusahaan karena dapat menghemat biaya.

            Pesaing yang semakin berat bagi Holcim datang dari dalam negeri dan luar negeri. Sejak Pemerintahan Presiden Jokowi yang menginginkan eksistensi perusahaan-perusahaan BUMN dikancang perdagangan dunia, maka holding semen di Indonesia yaitu Semen Indonesia yang meliputi Semen Gresik, Semen Padang, dan Semen Tonasa makin menguat, tak hanya itu Produk semen di pasar kini semakin beragam, tak hanya pemain-pemain lokal juga asing macam Thailand, kini pasar sudah diramaikan kehadiran produk semen yang prinsipalnya dari perusahaan China. Bahkan prinsipal semen China sudah memproduksi langsung semennya di Indonesia.Contohnya seperti Semen Conch, Garuda, Hippo dan lainnya. Sebagai informasi harga produk semen merek China terbilang sangat bersaing, dan pemasarannya juga terbilang agresif hingga memanfaatkan situs perdagangan online.

RUMUSAN MASALAH

Dalam beberapa tahun terakhir, holcim mengalami berbagai permasalahan dan ancaman bagi kelangsungan bisnisnya, yaitu:

  • Kelemahan
  1. Harga produk yang lebih mahal (Price) : Harga produk Holcim relative lebih mahal dibanding harga produk lain, hal ini terjadi karena untuk menggenjot pendapatan perusahaan yang terlilit hutang cukup besar.
  2. Kemampuan produksi yang rendah (Operasional/Produksi) : Hal itu terjadi karena kapasitas produksi pabrik PT. Holcim rendah. Masalah ini disebabkan jumlah pabrik yang masih sedikit dan tidak sesuai dengan jumlah permintaan produk.
  3. Lokasi pabrik yang jauh dari pelabuhan (place) : Pabrik PT Holcim Indonesia berlokasi jauh dari pelabuhan. Hal ini membuat PT Holcim Indonesia harus mengeluarkan biaya ekstra untuk distribusi produk ke luar Jawa. PT holcim juga belum memiliki pelabuhan sendiri, jadi perusahaan harus mengeluarkan biaya tambahan untuk administrasi pelabuhan.
  4. Jumlah pabrik yang masih terbatas di pulau Jawa (Place) : PT. Holcim Indonesia saat ini hanya memiliki pabrik di pulau Jawa sehingga produk Holcim belum dapat menjangkau pasar di luar Jawa terutama di daerah pedalaman
  5. Memiliki masalah keuangan terutama hutang (Keuangan) : Di awal akuisisi semen Cibinong, Holcim memiliki pekerjaan yaitu hutang yang cukup besar yang harus ditanggung perusahaan. Sampai sekarang pun Holcim masih memiliki utang mencapai 1,5 triliun.
  6. Pemasaran produk yang belum merata ke seluruh Indonesia (promotion) : Holcim masih sulit ditemui di luar pulau Jawa. Pemasaran produk Holcim masih terfokus di pulau Jawa karena keterbatasan saluran distribusi perusahaan untuk daerah di luar Jawa. Tidak memanfaatkan perkembangan zaman dengan melakukan penjualan melalui e-commerce di Indonesia.
  • Ancaman
  1. Banyaknya pesaing usaha di bidang yang sama (pesaing) : Semakin banyak dan berkembanya perusahaan pesaing di bidang yang sama baik itu BUMN maupun swasta membuat persaingan semakin ketat.
  2. Adanya pasar bebas (pendatang baru) : Hal ini membuat produk semen luar negeri semakin mudah masuk ke Indonesia dan menambah sengit persaingan. Produk asing seperti Conch, Garuda, Hippo dan lainnya.
  3. Jangkauan pasar pesaing yang lebih luas (pesaing) : Jangkauan pasar  Semen Indonesia yang merupakan salah satu pesaing dari PT. Holcim yang sangat luas karena mempunyai Semen Gresik untuk pasar Jawa, Semen Padang untuk kawasan Sumatra, dan Semen Tonasa untuk wilayah Sulawesi.
  4. Pajak yang ditetapkan pemerintah cukup tinggi (peraturan) : Seperti yang kita ketahui pajak yang dikenakan pemerintah untuk produk-produk manufaktur cukup tinggi. Apalagi Holcim merupakan perusahaan swasta yang tidak mendapat dukungan pemerintah baik secara finansial maupun dukungan berupa kemudahan-kemudahan seperti yang diberikan kepada BUMN
  5. Semakin banyaknya produk semen yang berkualitas (subtitusi) : Perusahaan lain semakin inovatif dalam menciptakan produk untuk menarik daya beli masyarakat, seperti Semen Gresik yang membuat semen yang tahan dengan air laut. Hal ini tentu menjadi ancaman PT Holcim Indonesia, karena dapat mengganggu pasar produk Holcim.
  6. Pesaing yang lebih unggul dalam saluran distribusi (pesaing) : Jika kita lihat semen Indonesia telah lama berkecimpung dalam industri semen Indonesia. Semen Indonesia telah memiliki saluran distribusi di setiap daerah di Indonesia. Bahkan memiliki anak perusahaan yang mewakili tiap area di Indonesia seperti Semen Padang untuk Indonesia bagian barat, Semen Gresik untuk Jawa dan Kalimantan, dan Semen Tonasa untuk Indonesia timur. Tentu saja ini menjadi ancaman bagi Holcim yang tergolong perusahaan baru di Indonesia. Sedangkan produk asing seperti Semen Conch, Garuda, Hippo dan lainnya lebih memanfaatkan proses penjualan dan pemasaran berbasis teknologi IT seperti e-commerce.

PEMBAHASAN – ANALISIS SWOT

  • Bobot, Rating, dan Keterangan Warna

Bobot

   0–  0,03        :           tidak penting   

> 0,03 – 0,06        :           kurang penting            

> 0,06 – 0,09        :           cukup penting             

> 0,09 – 0,12        :           penting

> 0,12 – 0,15        :           sangat penting

Rating

1 :   tidak berpengaruh 

2 :   cukup berpengaruh

3 :   berpengaruh

4:   sangat berpengaruh

Keterangan Warna

Skor tertinggi

Skor Terendah

  • Analisis Internal Perusahaan

KEKUATAN (S)

Faktor-faktor Internal Utama

Bobot

Rating

Skor

Program Kerja

Kekuatan (S)

Promosi yang paling kuat untuk kategori perusahaan semen di Indonesia

0,10

3

0,30

Meningkatkan anggaran untuk memasang iklan produk di berbagai media

Mampu menjangkau daerah yang memiliki jalur yang sempit di pulau Jawa

0,05

2

0,10

Memperbanyak jumlah minimix atau kendaraan distributor

Memiliki sumber daya manusia yang terlatih dan berkualitas

0,13

4

0,52

Meningkatkan kualitas SDM dengan memaksimalkan Holcimacademy sebagai sarana pelatihan bagi calon karyawan dan melakukan kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi di Indonesia

Memiliki pabrik yang ramah lingkungan

0,07

2

0,14

Mengganti bahan bakar fosil dengan bahan bakar alternative untuk kebutuhan pabrik semen

Varian produk Holcim yang beragam

0,04

2

0,08

Menjaga kualitas produk yang telah ada serta berinovasi untuk Menambah varian produk 

Holcim memiliki pabrik-pabrik yang terintegrasi satu sama lain

0,08

2

0,16

Mengoptimalkan server internal yang dimiliki perusahaan untuk bertukar informasi dan berkoordinasi

7.   Holcim memiliki beberapa sertifikat internasional sebagai pengakuan kualitas produk Holcim di dunia internasional

0,06

2

0,12

Menjaga kualitas produk baik itu produk jenis lama maupun produk inovasi terbaru

8.  Memiliki research dan development yang bagus

0,06

2

0,12

Meningkatkan kinerja dari bagian research dan development

Total Kekuatan

0,59

1,54

Skor Tertinggi

Sumber daya manusia yang berkualitas menjadi pilar utama dalam operasional perusahaan. Selain itu, kualitas SDM sangat diandalkan dalam era pasar persaingan bebas. Disini karyawan dituntut harus memahami standar operasional perusahaan dengan benar dan mengutamakan kesehatan dan keselamatan kerja.  Program kerjanya adalah meningkatkan kualitas SDM dengan memaksimalkan Holcim Academy sebagai sarana pelatihan bagi calon karyawan agar menjamin ketersediaan karyawan. 

Skor Terendah

Varian produk holcim merupakan poin yang mendapat skor terendah. Hal ini dikarenakan, pelanggan selama ini hanya mengenal Holcim sebagai penghasil semen saja. Semen juga merupakan produk utama dari Holcim. Namun, untuk menjaga persaingan dengan pesaing maka variasi produk sangat diperlukan. Disini program kerjanya adalah menambah variasi dan inovasi produk yang telah ada agar dapat bersaing dengan pesaing

Faktor-faktor Internal Utama

Bobot

Rating

Skor

Program Kerja

Kelemahan (W)

Jumlah pabrik yang masih terbatas hanya di pulau Jawa

0,09

2

0,18

Membangun beberapa pabrik lagi di luar pulau Jawa untuk meningkatkan produktifitas dan mempermudah distribusi

Harga produk yang lebih mahal

0,08

4

0,32

Melunasi hutang dan menekan biaya produksi serendah mungkin

Pemasaran produk yang belum merata ke seluruh Indonesia

0,07

3

0,21

Memperluas daerah pemasaran dengan cara bekerja sama dengan distributor yang ada di daerah terutama di luar Jawa

Kemampuan produksi yang masih rendah

0,06

3

0,24

Meningkatkan produktivitas perusahaan dengan cara menambah jumlah pabrik dan memaksimalkan produksi pabrik yang telah ada

Memiliki masalah keuangan terutama hutang perusahaan

0,06

2

0,12

Menjaga neraca hutang perusahaan agar seimbang

Lokasi pabrik yang jauh dari pelabuhan

0,05

2

0,10

Membangun pelabuhan milik sendiri pada jarak terdekat dari pabrik

Total Kelemahan

0,41

1,17

Total Keseluruhan Faktor Internal

1,00

2,71

Skor Tertinggi

Harga produk yang lebih mahal mendapat skor tertinggi. Harga memang menjadi salah satu faktor yang paling menentukan keinginan untuk membeli suatu barang. Dengan harga yang lebih mahal dibanding produk lain sejenis, tentu masyarakat akan lebih memilih produk lain yang harganya lebih murah.

Skor Terendah

Lokasi perusahaan yang jauh dari pelabuhan mendapat skor terendah. Selama ini perusahaan masih menumpang pelabuhan milik pemerintah dan harus membayar lebih untuk administrasi. Tetapi hal ini tidak memiliki pengaruh yang besar bagi perusahaan. Karena perusahaan tidak memberi proporsi besar untuk distribusi di luar pulau Jawa. 

  • Analisis Eksternal Perusahaan

PELUANG (O)

Faktor-faktor Eksternal Utama

Bobot

Rating

Skor

Program Kerja

Peluang (O)

Melimpahnya bahan baku semen di Indonesia 

0,14

4

0,56

Mendirikan pabrik di dekat lokasi bahan baku

Semakin meningkatnya kebutuhan semen di Indonesia

0,10

4

0,40

Meningkatkan produktivitas pabrik semaksimal mungkin

Semakin banyaknya proyek infrastruktur di Indonesia

0,08

3

0,24

Meningkatkan kerja sama dengan pemerintah 

berkembangnya industri property di Indonesia

0,06

3

0,18

Meningkatkan kerja sama dan menjaga hubungan baik dengan pengembang property di Indonesia

memiliki hubungan baik dengan distributor dan tukang

0,04

2

0,08

Menjaga hubungan baik dengan distributor dan tukang di daerah dengan membuat program-program yang mempermudah kerja sama keduabelah pihak

Pesaing yang tidak memiliki teknologi yang tinggi

0,06

2

0,12

Melakukan perawatan berkala dan pemeriksaan rutin

keyakinan perusahaan untuk dapat mengungguli para pesaing

0,05

2

0,10

Menjaga kualitas dan terus berinovasi agar lebih unggul dengan pesaing untuk menambah kepercayaan diri perusahaan

Total Peluang

0,53

1,68

Skor Tertinggi

Melimpahnya bahan baku semen di Indonesia mendapat skor tertinggi. Hal ini menunjukkan jika peluang bisnis terbuka lebar di Indonesia.  Ketersediaan bahan baku merupakan nyawa bagi sebuah perusahaan semen seperti Holcim. Disini program kerjanya adalah mendirikan pabrik di dekat lokasi bahan baku. Hal ini dilakukan untuk mempermudah pengolahan bahan baku menjadi bahan jadi. Semen juga termasuk bahan yang memiliki bobot yang cukup berat, sehingga hal ini dapat mengurangi pengeluaran biaya.

Skor Terendah

Memiliki hubungan baik dengan distributor dan tukang mendapatkan skor terendah. Hal ini dikarenakan peran mereka cukup penting namun jika kehilangan satu distributor saja perusahaan tidak akan mengalami kerugian. Disini program kerjanya adalah menjaga hubungan baik dengan mereka. Hal ini dilakukan untuk membantu kegiatan pemasaran produk, peran mereka sangat krusial dalam memasarkan produk perusahaan.

ANCAMAN (T)

Faktor-faktor Eksternal Utama

Bobot

Rating

Skor

Program Kerja

Ancaman

Persaingan dengan BUMN

0,12

4

0,48

Meningkatkan kualitas produk dan terus berinovasi

Adanya pasar bebas di Asia

0,07

3

0,21

Menjaga kualitas produk serta menjaga kestabilan harga produk agar mampu bersaing

Semakin banyaknya produk semen yang berkualitas

0,06

3

0,18

Menjaga kualitas dan terus berinovasi agar dapat tetap menjaga kepercayaan masyarakat terhadap produk perusahaan

pesaing yang lebih unggul dalam hal distribusi

0,05

3

0,15

Meningkatkan saluran distribusi dengan bekerja sama dengan distributor di daerah-daerah

pajak yang ditetapkan pemerintah cukup tinggi

0,05

2

0,10

Menambah proporsi pajak dalam setiap harga produk untuk menutup pengeluaran atas pajak

Semakin tingginya harga bahan bakar yang ditetapkan pemerintah 

0,08

3

0,24

Meningkatkan penggunaan bahan bakar alternative terutama dalam kegiatan produksi, serta meningkatkan effisiensi dan efektifitas dalam  kegiatan distribusi

Tarif dasar listrik yang ditetapkan pemerintah

0,04

2

0,08

Melakukan kebijakan perusahaan seperti melakukan pemotongan atau pengetatan laba, sehingga harga semen tetap stabil dan pembangunan pembangkit listrik sendiri dengan sumber energy alternatif

Total Ancaman

0,47

1,44

Total Keseluruhan Faktor Eksternal

1,00

3,12

Skor Tertinggi

Persaingan dengan BUMN mendaptkan skor tertinggi. Selama ini kita sudah mengetahui bahwa pesaing utama Holcim adalah Semen Indonesia yang merupakan perusahaan plat merah yang didukung penuh pemerintah.  Sangat penting bagi Holcim untuk memperbaiki kinerja mereka agar mampu bersaing dengan perusahaan plat merah. Disini program kerjanya adalah meningktakan kualitas produk dan terus berinovasi. Sejauh ini, Holcim memang unggul di bidang inovasi jika dibandingkan dengan Semen Indonesia. Oleh karena itu Holcim harus terus menjaga keunggulan ini agar mendapat perhatian masyarakat.

Skor Terendah

Tariff dasar listrik yang ditetapkan pemerintah mendapat skor terendah. Hal ini karena perusahaan telah memiliki kebijakan-kebijakan agar perusahaan terhindar dari kerugian akibat TDL yang dinaikkan pemerintah. Kebijakan seperti pengetatan laba atau mengurangi laba serta dapat pula dilakukan efisiensi penggunaan listrik dari pemerintah dengan menggunakan energy alternative. 


  • Hasil Analisis Internal dan Eksternal

Faktor Internal

Bobot

Skor

Total Kekuatan (S)

0,59

1,54

Total Kelemahan (W)

0,41

1,17

Total Internal factor

1,00

Faktor Ekternal

Bobot

Skor

Total Peluang (O)

0,53

1,68

Total Ancaman (T)

0,47

1,44

Total External factor

1,00


INTERNAL

EKSTERNAL

STRATEGI

S > W

O > T

Agresif

1,54> 1,17

1,68 > 1,44

STRATEGI DAN KEPUTUSAN YANG DILAKUKAN OLEH HOLCIM

Jika dilihat dari diagram posisi perusahaan, maka holcim terletak di kuadran 1 yang berarti perusahaan menggunakan strategi agresif. Hal ini didukung oleh eksternal yang mendukung dan internal yang kuat. Strategi ini berisi tentang pengembangan produk dan pengembangan pasar oleh perusahaan.

Namun bagaimana cara holcim dapat mengembangkan produk dan mengembangkan pasar pada kondisi persaingan saat ini, karena proses pengembangan produk dan pengembangan pasar membutuhkan biaya yang tidak sedikit, sekaligus melihat kondisi keuangan holcim yang masih terlilit hutang.

Maka dalam suatu proses RUPS yang dilakukan oleh para pemilik saham PT. Holcim Indonesia.

Hasil RUPS menyatakan alternative yang di ambil adalah dengan merger ke Holding Semen Indonesia. Yang dibuktikan dengan proses akuisisi Semen Indonesia terhadap PT Holcim Indonesia. Ini adalah keputusan terbaik yang menurut para pemilik saham dapat menjaga kesinambungan bisnis PT. Holcim Indonesia.

Pada lain sisi, PT Semen Indonesia (SMGR) menyatakan telah mengakuisisi 80,6% saham Lafarge Holcim di PT Holcim Indonesia (SMCB) dengan nilai US$ 917 juta atau Rp 13,47 triliun (kurs Rp 14.735/US$).

Alasannya adalah Semen Indonesia menyebut bahwa Holcim Indonesia adalah perusahaan semen terbesar ketiga di Indonesia dengan 4 pabrik berkapasitas total 14,8 juta ton per tahun dan 30 fasilitas ready-mix.

Setelah mengakuisisi Holcim, Semen Indonesia optimistis dapat memperluas jaringan di pasar dalam negeri, melakukan diversifikasi jenis produk, serta meningkatkan efisiensi biaya distribusi dan bahan baku sekaligus memperkuat posisi bisnis ready mix.

Pengambilalihan saham ini akan memberikan tambahan kapasitas dan jangkauan geografis yang semakin luas bagi Semen Indonesia Group untuk mampu menangkap peluang pertumbuhan industri semen domestik, serta mampu memperkuat ketahanan industri semen BUMN di Indonesia

Perseroan juga mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 15 perusahaan semen berkapasitas terpasang sekitar 107 juta ton per tahun, di mana 63% kapasitas itu dikuasai oleh swasta dan asing.

pengambilalihan saham yang transformasional bagi Semen Indonesia Group untuk dapat mempertahankan posisi sebagai market leader di Indonesia. Dalam situasi industri semen nasional yang semakin kompetitif, kombinasi antara Semen Indonesia dan Holcim Indonesia akan membuat foot print kami semakin besar dan kuat.

akuisisi ini akan memperkuat jaringan penjualan dan produksi yang lebih luas, meningkatkan kemampuan untuk menawarkan produk yang semakin beragam bagi para pelanggan, serta menawarkan berbagai peluang yang lebih baik bagi para karyawan, pemasok, para rekanan dan pemangku kepentingan perusahaan. Serta akan menjadikan Semen Indonesia Group sebagai perusahaan semen terbesar di kawasan Asia Tenggara dengan kapasitas 53 juta ton semen per tahun, transaksi ini juga merupakan wujud nyata sumbangsih BUMN dalam meningkatkan ketahanan industri semen nasional yang akan mendukung pembangunan berkesinambungan di tanah air.

  • Implementasi strategi

Dalam menerapkan strategi tersebut, holcim yang saat ini telah menjadi bagian dari perusahaan milik negara (BUMN dalam holding Semen Indonesia) harus melakukan Managing Organization Structure and Culture serta organization control and change atas berubahnya PT Holcim Indonesia menjadi PT. Solusi Bangun Indonesia. 

Maka Internal perusahaan yang perlu dipertahankan untuk meningkatkan posisi Semen Indonesia dalam dunia bisnis semen berdasarkan konsep business management yaitu:


1. Managing Organization Structure and Culture

Mempertahankan Struktur Organisasi yang sudah baik dan budaya yang telah dibangun dengan baik selama bertahun-tahun, seperti:

Melakukan perbaikan di bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Holcim berkeyakinan bahwa dengan pengorganisasian SDM yang baik akan mampu memberi dampak yang lebih besar dibandingkan dengan perubahan dalam hal pemasaran dan inovasi. Perbaikan SDM ini dilakukan melalui Holcim Academy/Solusi Bangun Indonesia Academy. Ini bukanlah lembaga pendidikan, melainkan konsep peningkatan mutu SDM. Di dalamnya ada sejumlah program yang dianggap penting. Contohnya, people development program dan succession planning. Tujuan program yang dilakukan sejak awal 2005 ini adalah menetaskan leader untuk memimpin unit-unit organisasi. Holcim Academy juga menyelenggarakan program Organizational Performance Improvement (OPI). Melalui program ini, Holcim mengambil beberapa orang terbaiknya, lalu diberi pelatihan untuk menjadi coach. Setelah dilatih, mereka dikembalikan ke unit area untuk membantu proses perubahan selama sekitar 8 bulan. Program itu berlaku bagi seluruh lapisan karyawan, dari kepala departemen sampai level terendah.

Kemudian dengan membina Karyawan Sendiri, Organisasi Holcim lebih memilih untuk membina karyawan sendiri dari Fresh Graduate dibandingkan merekrut karyawan yang sudah jadi karena dipandang lebih efisien. Selain itu dalam rangka meningkatkan kualitas karyawan diadakan program penugasan karyawan kenegara-negara lain dimana ada bisnis Holcim.

Program-program inovasi; program-program inovasi memang menjadi prioritas manajemen Holcim agar perusahaan jadi winning company. Untuk menjadi organisasi yang inovatif juga dirancang melalui berbagai program resmi contohnya adalah Holcim rutin mengadakan CEO Award yang dengan itu masing-masing unit bisnis bisa saling melihat dan berkompetisi mana saja yang memiliki ide inovatif. Salah satu produk inovatif Holcim adalah Solusi Rumah, sebuah produk yang menawarkan bantuan dalam membangun rumah dan memberikan akses keuangan bagi konsumen untuk mendapatkan rumah. Inovasi lain adalah membuat sarana pengangkut dalam ukuran yang lebih kecil agar dapat menjangkau jalan-jalan kecil di kota yang memiliki tingkat kemacetan tinggi seperti Jakarta.

2. organization control and change

Menawarkan Waralaba / Franchise; Holcim sukses melakukan co-branding dengan beberapa pebisnis di daerah, dan menawarkan kesempatan Franchise/Waralaba untuk Solusi Rumah dan

Holcim Beton. Untuk Solusi Rumah, Holcim menawarkan waralabanya sejak 2008, sedangkan Holcim Beton baru mulai Juni 2009. Melalui PT Holcim Beton, grup ini ingin membuat terobosan dalam perluasan pasar dengan melibatkan masyarakat, dengan konsep waralaba. Cara ini pertama kali ada di Indonesia dan sudah sudah diterapkan Holcim di Thailand dengan menuai sukses. Di Thailand, dari 77 batching plant Holcim, sekitar 22 dikelola mitra investor.

3. effective group and teams

Sebagai anggota baru dalam grup holding Semen Indonesia. maka posisi semen Indonesia harusnya lebih kokoh dan kuat serta menguasai pasar domestik dan dapat meningkatkan target ekspor sehingga dapat bersaing dengan perusahaan semen asing dari thailand maupun dari china.

Dilihat dari link youtube beriku, PT Solusi Bangun Indonesia sudah bergerak kearah yang tepat untuk mendukung holding grup yaitu Semen Indonesia.

KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan

Dari hasil analisis diatas perusahaan memiliki internal yang kuat, hal ini di tunjukkan dengan skor kekuatan lebih tinggi dibandingkan skor kelemahan. Perusahaan juga memiliki eksternal yang mendukung. Berdasarkan hal tersebut perusahaan harus menerapkan strategi agresif untuk menghadapi persaingan.

Kebijakan strategi yang diterapkan perusahaan antara lain:

  • Pengembangan produk yaitu dengan cara menambah produktivitas perusahaan dengan membangun pabrik baru dan mengembangkan varian produk baru berupa beton ringan dan ramah lingkungan
  • Pengembangan pasar dengan mengembangkan sistem waralaba dengan pengusaha-pengusaha di daerah-daerah untuk memperluas daerah pemasaran produk

Program-program yang dilaksanakan perusahaan adalah:

  • Internal perusahaan : perusahaan akan terus meningkatkan kualitas SDM yang dimiliki dengan memaksimalkan Holcim academy serta terus melakukan inovasi. Selain itu perusahaan terus melakukan perbaikan pada kelemahan-kelemahan yang dimiliki terutama masalah hutang dan akan membangun pabrik di Tuban untuk meningktakan produktivitas perusahaan
  • Ekternal perusahaan : perusahaan membangun pabrik baru, hal ini bertujuan untuk lebih mendekatkan lokasi pabrik dengan lokasi bahan baku, selain itu perusahaan terus menjalin hubungan baik dengan distributor sebagai pemasar produk perusahaan. Perusahaan juga menyiapkan kebijakan atau rencana cadangan untuk menghadapi masalah kenaikan Tarif Dasar Listrik yang dilakukan oleh pemerintah.

Prosedur 

  • Program dirancang oleh top manajemen, sesuai dengan analisis yang telah dilakukan. Hal ini merupakan bagian dari implementasi strategi
  • Program yang telah dirancang akan diaplikasikan oleh bagian-bagian di bawahnya seperti pemanufaktur, pemasaran, keuangan, dan personalia.
  • Pengawasan dilakukan oleh kepala bagian di tiap divisi

Dari program kerja yang dijalankan, perusahaan telah mencapai beberapa hasil seperti meningkatnya produktivitas, meningkatnya pendapatan, dan semakin dikenalnya produk perusahaan.

Saran

  1. Perusahaan harus selalu mengawasi perkembangan pasar yang mereka bermain disitu, hal ini harus dilakukan agar perusahaan tidak tertinggal dengan perusahaan pesaing.
  2. Perusahaan harus memaksimalkan terus program-program yang telah ada dan terus melihat celah-celah usaha yang mungkin dimasuki.
  3. Melakukan pengawasan serta evaluasi agar tidak terjadi kasus bocornya anggaran akibat kesalahan data dan penggelembungan dana pengawasan dan evaluasi strategi agar implementasinya tidak salah sasaran dan efektif
  4. Evaluasi harus rutin dilakukan untuk pengendalian program-program yang telah ada. Hal ini juga bertujuan untuk menilai apakah program tersebut berhasil atau gagal.  

Referensi:

https://radarbojonegoro.jawapos.com/read/2018/11/14/103652/si-akuisisi-holcim

https://www.cnbcindonesia.com/market/20181113085723-17-41846/alasan-semen-indonesia-akuisisi-holcim-rp-1347-t

https://www.cnbcindonesia.com/news/20190712120238-4-84473/bagai-bumi-langit-semen-china-rp34-ribu-lokal-rp48-ribu

https://infografik.bisnis.com/read/20191115/547/1170993/transformasi-dynamix-untuk-membangun-negeri

https://www.youtube.com/watch?v=_d5QvKx4zAs

https://www.youtube.com/watch?v=kwwTfxNeOuM


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
im-possible

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format