Mitos atau Fakta: Barang Palsu Yang Menjamur Membuat Sepatu Ori Hancur?


1
1 point

Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk lebih dari 260 jt jiwa ini menjadi incaran segar bagi para pebisnis. Sayangnya dalam dunia bisnis tidak jarang kita menemukan produk imitasi, hal tersebut lah yang kemudian menjadi ancaman besar bagi keberadaan produk asli. Berdasarkan hasil riset Masyarakat Indonesia Anti-Pemalsuan (MIAP) dan UI, kerugian yang disebabkan oleh barang imitasi pada tahun 2014 diproyeksikan mencapai Rp 65,1 triliun. Berdasarkan laporan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) total impor barang imitasi pada tahun 2013 mencapai US $461 atau sekitar Rp 6000 triliun rupiah. Hal tersebut disebabkan karena rendahnya tingkat pendapatan masyarakat Indonesia. Untuk pendapatan rata-rata di perkotaan kurang lebih berada pada Rp 2,1jt sedangkan pendapatan di pedesaan Rp1,5jt. Selain dari rendahnya tingkat pendapatan masyarakat, faktor yang mempengaruhi masyarakat memilih produk imitasi karena rendahnya kesadaran masyarakat terhadap hak cipta. Lalu bagaimana dengan keadaan Vans dan Nike? 

Vans

Vans merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang pembuatan sepatu dan pakaian yang didesain khusus terkait dengan skateboard. Perusahaan yang didirikan oleh The Van Doren Rubber pada tahun 1966 asal Amerika ini, menargetkan produknya kepada orang-orang menengah ke atas sehingga sepatu yang ditawarkannya ini termasuk kedalam sepatu kelas premium. Untuk harga sepatu ini sangat bervariasi mulai dari Rp700.000-Rp2.799.000. Nilai yang ditawarkan oleh perusahaan Vans selaras ketika awal mulai memproduksi produk seperti alas kaki sol tebal dengan jahitan yang kuat. Selain didesain untuk skateboard, Vans mulai mengadopsi olahraga lain seperti snowboarding dan surfing untuk meningkatkan portofolio produknya. Vans menyediakan produk untuk laki-laki, perempuan dan anak-anak. Selain sepatu Vans memproduksi baju, celana, jaket dan aksesoris. Strategi promosi yang dilakukan oleh Vans dalam mempertahankan eksistensinya di pasar internasional yaitu dengan cara berpartisipasi dalam acara besar sebagai sponsor. Vans pernah menjadi sponsor pada acara BMX, motocross, snowboarding, dan surfing yang dimana olahraga tersebut merupakan olahraga bergengsi. Bahkan Vans menjadi sponsor utama pada acara Warped Tour di festival rock bepergian sejak tahun 1996. Hal tersebut dilakukan selain untuk meningkatkan brand awareness juga untuk meningkatkan nilai dari suatu produk. Vans selalu memanfaatkan sosial media untuk melakukan pemasaran produknya, seperti menggunakan website, facebook, instagram dengan jumlah followers lebih dari 15,3 juta dengan jumlah like 3,8 juta suka pada postingannya. 

Lalu bagaimana dengan Vans di Indonesia?

Vans Indonesia dinyatakan bangkrut oleh Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. Gerai Vans tak akan lagi ditemukan di pasar Indonesia karena gagal memenuhi kewajiban terhadap kreditor. Faktor utama bangkrutnya Vans Indonesia ini dikarenakan banyaknya barang imitasi yang beredar dengan harga yang jauh lebih murah. Produk imitasi yang beredar di pasar Indonesia dijual dengan kisaran harga Rp54.000-Rp250.000. Sehingga mempengaruhi masyarakat untuk lebih memilih menggunakan barang imitasi. Maraknya barang imitasi yang beredar ini membuat penjualan Vans Indonesia mengalami ketimpangan ,secara langsung hal tersebut dapat mempengaruhi tingkat kemampuan Vans dalam memenuhi kewajiban.

Nike

 

Nike merupakan produsen yang memproduksi pelbagai kebutuhan olahraga seperti sepatu, baju, tas dan aksesoris lainnya. Perusahaan asal Amerika Serikat ini didirikan pada tahun 1972 oleh Philip H. Knight. Nike menjual produknya lebih dari 200 negara di seluruh dunia dan memiliki 20.000 akun ritel di Amerika Serikat. Pada tahun 1988 Nike mencoba untuk ekspansi ke pasar Indonesia. Strategi penetapan harga yang dilakukan oleh Nike menggunakan integrasi vertikal, hal tersebut dapat mengontrol dan mempengaruhi biaya produksi. Nike memposisikan produknya pada kelas premium. Nilai premium yang ditawarkan Nike dapat dilihat ketika mempromosikan produknya, Nike memanfaatkan pemain bintang olahraga untuk menjadi brand ambassadornya seperti Cristiano Ronaldo, Roberto Carlos, Lebron James, Jermane O’Neal dan Tiger Woods. Hal tersebut yang kemudian dapat mempengaruhi calon konsumen untuk menggunakan produk Nike. Selain memiliki brand ambassador pemain bintang yang berpengaruh, dalam mempertahankan dan menarik konsumen Nike juga mensponsori acara-acara seperti Hoop it Up dan The Golden West Invitational. Hal konkret tersebut dapat membuat para calon customer semakin aware terhadap brand Nike. Untuk harga nike di Indonesia sangat beragam mulai dari Rp 598.000- Rp 4.399.000. Sedangkan untuk produk imitasi sudah dapat dibeli dengan harga Rp 40.000-250.000. Nike termasuk hollow corporation karena tidak memiliki pabrik manufaktur sendiri, Nike hanya menjadi perantara antara supplier dan retailer. Karena Nike berfokus untuk menemukan inovasi sepatu terbaru.

Perbandingan Marketing Mix  Sepatu Vans dengan NIKE

Marketing Mix

                    VANS

                     NIKE 

Price

Rp 700.000 – Rp 2.799.000

Rp 598.000 – Rp 4.399.000

Place

 California, Asia, Eropa dan Amerika Utara

200 Negara Seluruh Dunia

Product

 Sepatu, Baju, Tas dan Aksesoris

Sepatu, Baju, Tas dan Aksesoris

Promotion

Menggunakan Brand Ambassador Atle Skateboard, Menjadi Sponsor dan  Sosial Media dan Memanfaatkan Peran Sosial Media

Menggunakan Brand Ambassador Atlet Olahraga Menjadi Sponsor dan Memanfaatkan Peran Sosial Media

Pada kesempatan kali ini penulis akan mencoba menganalisis sepatu Nike dan Vans secara komprehensif menggunakan materi: CH 10 PRICING: Understanding and Capturing Customer Value, CH 18 Creating Competitive Advantage dand CH 19 The Global Marketplace.

PRICING: Understanding and Capturing Customer Value

Dalam menentukan harga kita harus memperhatikan nilai yang akan kita sampaikan ke pelanggan, agar pelanggan mendapatkan manfaat atas biaya yang dikeluarkan. Pada konsep customer value based pricing, pelanggan akan mempertimbangkan dan memutuskan seberapa tepat harga yang ditetapkan. Itulah alasan pentingnya penetapan harga harus mempertimbangkan value yang ditawarkan. Kemudian Good Value Pricing, merupakan konsep yang melibatkan produk terkenal untuk menjadi acuan penetapan harga yang lebih rendah. Dan yang terakhir adalah Value Added Pricing, konsep ini merupakan penetapan harga yang mengelaborasi untuk menambahkan fitur yang bertujuan untuk menambahkan nilai jual yang lebih tinggi. Lalu bagaimana strategi penetapan harga yang dapat diterapkan oleh Vans?

Ada dua faktor yang dapat mempengaruhi proses penetapan harga:

Faktor yang pertama yaitu faktor internal, yang dimana di dalamnya terdapat strategi, tujuan, dan bauran pemasaran secara komprehensif. Dalam menentukan strategi penetapan harga terdapat dua tujuan, yang pertama bertujuan untuk menarik pelanggan dan  yang kedua mempertahankan pelanggan yang sudah ada. Ketika bertujuan untuk menarik pelanggan di pasar Indonesia, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Seperti halnya memperhatikan faktor eksternal dengan memperhitungkan jumlah permintaan pasar dan kondisi ekonomi suatu negara

Creating Competitive Advantage

Competitive Advantage merupakan suatu kelebihan atau inovasi yang dihasilkan oleh resources untuk menciptakan value guna meningkatkan performance dalam menghadapi persaingan. 

Pada kesempatan kali ini penulis mencoba untuk menganalisis value yang dimiliki oleh Vans. Kita akan mencoba membagi menjadi empat bagian: Cost leadership, differentiation, cost focus dan differentiation focus.

Cost Leadership 

Seperti pada umumnya dalam membuat produk dalam menciptakan brand memerlukan biaya yang tidak sedikit. Namu hal tersebut dapat dibantahkan oleh Nike yang mampu memangkas biaya produksi. Karena material, para pekerja dan tempat memproduksi produk tersebut berada di Asia. Karena berada di Asia material dan biaya pekerja jauh lebih murah.

Differentiation

Brand Vans merupakan produk yang menarik untuk dimiliki. Karena banya seniman dan Perusahaan Street Wear bekerjasama dengan Vans.

Cost Focus

Dari segi harga terendah Vans berada di atas harga Nike.

Differentiation Focus

Produk yang ditawarkan Vans memiliki keunikan karena brand asal California ini menawarkan nilai nuansa klasik.

Dari segi differentiation Vans memiliki keunggulan kompetitif yang unik dan memiliki nilai jual yang tinggi. Karena Vans memberikan nilai kepada brandnya olahraganya yang sangat ekstrem untuk dilakukan. Dari cost leadership Nike memiliki keunggulan karena dapat memangkas biaya produksi. Hal tersebut disebabkan karena pabrik manufaktur Nike kebanyakan berada di Asia. 

The Global Marketplace 

Tidak bisa dipungkiri bahwa nilai yang diciptakan dan ditawarkan oleh Vans dan Nike membuat produknya selalu dibanjiri banyak permintaan di pasar. Produk yang tergolong kategori brand premium ini sukses dalam melakukan akselerasi ekspansi dan masuk ke pasar seluruh dunia. Untuk tetap dapat membangun, mempertahankan di pasar internasional ada beberapa hal yang harus diperhatikan seperti halnya:

  1. Economic Environment

Salah satu hal yang dapat mempengaruhi akselerasi perkembangan suatu bisnis yaitu lingkungan ekonomi suatu negara. Apabila perekonomian suatu negara stabil, mengalami pertumbuhan dan memiliki pendapatan perkapita yang tinggi. Hal tersebut akan mempengaruhi tingkat konsumsi dari masyarakat. Seperti halnya dalam kasus ini, produk imitasi Vans yang mampu mengambil alih posisi produk asli. Karena produk imitasi melihat perekonomian Indonesia dan melihat kemampuan masyarakat dalam mengkonsumsi suatu produk.

  1. Political and Legal Environment

Aspek politik dan hukum menjadi salah satu hal yang paling krusial di dunia bisnis dalam melakukan ekspansi ke pasar global. Kestabilan politik suatu negara dapat berpengaruh secara langsung kepada penjualan. Hal ini disebabkan karena kebijakan yang dibuat akan membuat faktor harga barang-barang pun naik yang dapat mempengaruhi masyarakat dalam menentukan pilihan untuk mengkonsumsi atau untuk menabung. Bukan hanya aspek politik, hukum pun sangat berpengaruh. Kurangnya kesadaran masyarakat terhadap hak cipta dan kurangnya kesadaran dalam mengimplementasikan regulasi yang berlaku pun menjadi suatu permasalahan. 

  1. Cultural Environment

Kemudian yang terakhir adalah kultur lingkungan dari suatu negara, yang dapat mempengaruhi perspektif masyarakat dalam memilih produk. Kurangnya minat masyarakat Indonesia terhadap brand yang kurang membaur dengan budaya mengakibatkan masyarakat lebih memilih produk Nike. Karena Vans terkenal menawarkan nilai yang ditawarkan terlalu ekslusif dan menggeneralisasi produknya khusus untuk Skateboard, BMX dan Motocross. 

Solusi dan Rekomendasi:

Lalu bagaimana cara Vans untuk tetap bertahan di pasar Indonesia dengan banyaknya produk imitasi yang beredar di pasar Indonesia? Berdasarkan analisis yang dilakukan menggunakan materi: CH 10 PRICING: Understanding and Capturing Customer Value, CH 18 Creating Competitive Advantage dand CH 19 The Global Marketplace.

  1. Merekomendasikan kebijakan terkait pentingnya hak cipta untuk dijadikan regulasi yang dibuat resmi oleh pemerintah agar menghindari adanya produk imitasi yang merugikan negara dan perusahaan.

  2. Memperhatikan kondisi perekonomian suatu negara dalam menentukan harga serta memperhatikan kultur target pasar.

Author:

Giri Trisno

Referensi Buku:

Kotler, P. and Armstrong, G. (2018), Principles of Marketing, 17th ed. Harlow, UK: Pearson Education Ltd

Sumber:

https://en.wikipedia.org/wiki/Vans 

https://www.marketing91.com/marketing-mix-of-vans-retail/

https://www.zalora.co.id/sepatu/vans/?sort=price&dir=desc  

https://id.wikipedia.org/wiki/Nike,_Inc.

https://www.marketing91.com/marketing-mix-nike/

https://www.nike.com/id/w/shoes-y7ok?sort=priceAsc

https://www.bps.go.id/publication/download.html?nrbvfeve=YzA5NzY2Y2I1ZjE1ZTkzNGQyNDg5M2E3&xzmn=aHR0cHM6Ly93d3cuYnBzLmdvLmlkL3B1YmxpY2F0aW9uLzIwMTgvMTEvMzAvYzA5NzY2Y2I1ZjE1ZTkzNGQyNDg5M2E3L3N0YXRpc3Rpay1wZW5kYXBhdGFuLWFndXN0dXMtMjAxOC5odG1s&twoadfnoarfeauf=MjAxOS0xMi0yOCAwMjozMjozOQ%3D%3D


Like it? Share with your friends!

1
1 point

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
wiwitsubagio

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format