Penyebaran Corona Semakin Meluas, Disneyland Shanghai dan Hongkong Menutup Operasinya, Kerugian Tak Terhindarkan

Wabah virus corona telah menyebar dengan cepat ke hampir seluruh penjuru dunia. Hal ini mengakibatkan perusahaan di China tidak beroperasi, termasuk Disney.


1
1 point

Dilansir dari aljazeera.com, awalnya pada tanggal 31 Desember 2019 China telah melaporkan beberapa kasus pneumonia akibat virus yang belum terdeteksi di Wuhan, kota berpenduduk 11 juta orang di sentral provinsi Hubei. Beberapa yang terinfeksi tersebut merupakan pekerja di pasar Huanan, yang kemudian ditutup pada 1 Januari 2020. Para ahli kesehatan berusaha keras untuk mengidentifikasi tersebut, hingga pada 7 Januari 2020 mereka mengumumkan bahwa pandemik yang terjadi ternyata akibat dari virus baru. Hingga pada akhirnya pada 11 Februari 2020, WHO mengumumkan nama resmi dari virus ini, yaitu “COVID-19”.

Per 13 Februari 2020, total korban meninggal di China mencapai 1.356 orang, sedangkan korban yang positif terinfeksi virus Corona mencapai 48.206 orang. Sebanyak 60.015 orang di dunia telah terinfeksi virus tersebut. (Sumber : CNNIndonesia, 2020)

Virus corona menyebar dengan sangat cepat hingga ke 26 negara di seluruh penjuru dunia. Berikut daerah sebaran per 12 Februari 2020 menurut pemerintah setempat dan WHO:

Sumber: Aljazeera.com

Penyebaran virus corona yang sangat cepat menyebabkan kegiatan perekonomian di China terganggu, di mana sebagian besar layanan publik menutup kegiatan operasionalnya. Hal ini juga mengakibatkan salah satu perusahaan internasional seperti Disney Shanghai Resort dan Disneyland Hongkong untuk tutup sementara selama 2 (dua) bulan untuk mencegah penyebaran virus semakin besarKerugian yang diprediksikan dari penutupan tersebut sekitar USD 175 juta atau sekitar Rp2,3 Triliun (Sumber: CNBCIndonesia, 2020) 

Profil 

Disneyland Shanghai 

Lokasi                        : Shanghai Disney Resort, Pudong, Shanghai, China

Pemilik                       : Joint venture antara Shanghai Shendi Group (57%) dan

                                      The Walt Disney Company (43%)

Mulai dibangun          : 8 April 2011

Mulai dibuka               : 16 Juni 2016 

Disneyland Hongkong 

Lokasi                        : Teluk Penny, Pulau Lantau,  Hong Kong 

Pemilik                       : Joint venture antara Pemerintah Hong Kong dan

                                      The Walt Disney Company

Mulai dibuka                : 12 September 2005 

Wahana yang ada di Disneyland : 

  1. Main Street:  High School Musical: LIVE!, Disney in the Stars, Disney on Parade, Hong Kong Disneyland Railroad, Hong Kong Disneyland Train, Hong Kong Disneyland Band, Dapper Dans, Ragtime Piano, City Hall
  2. Fantasyland : Snow White Grotto, Dumbo the Flying Elephant, Cinderella Carousel, Mad Hatter Tea Cups, Sleeping Beauty Castle, Sword in the Stone, Fantasy Gardens, Mickey’s PhilharMagic, The Golden Mickeys, It’s a Small World, Fantasyland Train Station, Court of Miracles Sideshow
  3. Adventureland atau Pirateland: Festival of the Lion King, Tarzan’s Treehouse
  4. Tomorrowland: Space Mountain, Splash Mountain
  5. Toy Story Land:Toy Story Playland 

Potensi Masalah yang Timbul akibat Pandemik Virus Corona dilihat dari Perspective Global Environment dan Task Environment

Tingkat konsumsi China akan menurun akibat wabah virus corona. Perkiraan sekitar 40% – 45% populasi dewasa berada dalam pengawasan wajib/karantina. Hal ini berpengaruh secara langsung terhadap perekonomian di China karena beberapa pabrik, kantor, mall, bioskop dan banyak tempat lainnya memutuskan untuk tutup sementara. 

Dampak virus Corona dapat lebih buruk dibandingkan dengan saat pandemik SARS, Kecepatan penyebaran virus corona yang lebih tinggi dibandingkan SARS juga membuat masyarakat di China lebih waspada untuk berinteraksi di ruang publik.

Task Environment:

Kompetitor: Universal Studios (Global), Songcheng Park (Hangzhou), Overseas China Town (OCT), Ocean Park dan Chimelong Ocean Kingdom

Mengikuti Disneyland yang menutup theme park-nya selama 2 (dua) bulan, dengan mempertimbangkan pada health concern bagi tenaga sumber daya manusianya maka para kompetitor menutup operasionalnya untuk sementara.

Distributor

Jaringan distribusi Shanghai Disney Resort dan Disneyland Hongkong berada di bawah manajemen Disney Holding, dimana seluruh kebutuhan logistik baik apparel, jasa dan konsumsi berada pada standar internasional yang sama baik dipasok melalui jalur internasional maupun melalui pasokan dari lokal. Virus corona mengakibatkan putusnya jaringan distribusi terhadap Shanghai Disneyland Resort seiring penutupan operasional sementara yang diterapkan manajemen.

Pelanggan: Keluarga, remaja dan anak-anak.

Mengingat sekitar 40% – 45% populasi dewasa di China berada dalam pengawasan wajib/karantina, hal ini berdampak langsung terhadap penurunan pemasukan Shanghai Disney Resort dan Disneyland Hongkong. Tutupnya Shanghai Disneyland dan Disneyland Hongkong selama 2 (dua) mengakibatkan kerugian sebesar Rp 2,3 Triliun (Sumber: CNBCIndonesia, 2020).

Suppliers: Pemasok jasa tenaga kerja asing maupun lokal, pemasok makanan dan minuman internasional dan lokal serta pemasok merchandise lokal berlisensi Disney.

Seiring tidak berjalannya kegiatan operasional Shanghai Disney Resort dan Disneyland Hongkong, maka para pemasok jasa, makanan, minuman serta merchandise lokal maupun internasional tidak dapat menjalankan perannya masing-masing.

General Environment

Sudut pandang General Environment melihat pada suatu ekosistem secara keseluruhan sehingga pandemik virus corona tidak memiliki potensi masalah terhadap Disney bila dilihat pada General Environment.

Berikut karakteristik General Environment Disney:

Technological  Forces: Dilansir dari CNN Indonesia, beberapa teknologi terbaru telah dirilis bersamaan pembukaan Shanghai Disney Resort. Seperti misalnya wahana Pirates of the Caribbean: Battle for the Sunken Treasure. Wahana ini berbeda jauh dengan Pirates Ride yang dibuat oleh Walt Disney sendiri pada 1960. Dibuat dengan versi hi-tech, wahana ini menjadi daya tarik terbesar di Shanghai Disneyland yang dibangun pada lahan seluas 16.340 meter persegi. Suguhan kapal dikendalikan dengan sistem magnetis, sehingga dapat berputar ke seluruh penjuru, memaksimalkan pandangan pada semua adegan yang menampilkan teknologi animasi terbaru.

Sociocultural Forces

Pihak Disneyland menyesuaikan produknya dengan kebudayaan sosial di China. Disney selalu menaruh ornamen lokal dalam setiap detail sudut dari kastil-kastilnya sehingga masing-masing kastil masih merepresentasikan sedikit dari budaya negara tersebut. (Sumber: IDNTimes.com)

Demographic Forces

China merupakan negara berpenduduk terbesar di dunia dengan 1.4 miliar penduduk pada tahun 2017 yang terdiri dari usia produktif 900 juta penduduk usia kerja  dan non-produktif 500 juta penduduk  (CNN Indonesia, Reuters, Biro Statistik Nasional China, 22 Januari 2019). Jumlah penduduk yang sehingga potensi dari theme park ini sangat besar.

  • Populasi

Populasi di negara China merupakan yang terbanyak di dunia, menurut data dari census.gov sebesar 1.389.618.778. Dari jumlah populasi tersebut, 60% nya merupakan usia produktif 

  • Social Class

Berdasarkan data dari Bloomberg, Product Domestik Bruto (PDB)China tahun 2019 sekitar USD 13.88 Triliun, satu level di bawah PBD Amerika Serikat yaitu sekitar USD 21.22 Triliun. 

Kota Shanghai juga terkenal sebagai destinasi pariwisata dunia sesuai dengan target market Disneyland yaitu konsumen middle to high

Political and Legal Forces:

Sejak awal 2018 sampai dengan akhir 2019, perdagangan internasional dunia diramaikan oleh adanya Perang Dagang (Trade War) antara Amerika Serikat dan China. Setiap pengenaan bea masuk barang-barang dari China ke Amerika Serikat dinaikkan oleh Presiden Donald Trump. Hal serupa juga dilakukan oleh China dengan mengenakan bea masuk barang-barang dari Amerika Serikat ke China. Perang Dagang ini telah berakhir dengan kesepakatan pada akhir tahun 2019. Selain Perang Dagang, perseteruan politik juga mewarnai hubungan antara kedua negara tersebut, antara lain konfilk Selat Taiwan. 

Dalam rangka melindungi bisnis di negaranya, Pemerintah China menerapkan aturan yang spesifik untuk setiap perusahaan asing yang akan memasuki pasar di China dengan paham komunismenya. Disneyland melakukan joint venture dengan perusahaan China (Shanghai Shendi Group), untuk dapat melakukan beroperasi penuh di China. Aturan tersebut memberikan kewenangan bagi pemerintahan China dalam penentuan tarif admisi hingga jenis wahana yang diizinkan dalam theme park. Hal ini merupakan trade off yang harus diterima perusahaan asing agar dapat melakukan bisnis di China. 

Contoh serupa antara lain IBM yang berjanji untuk berbagi teknologinya dengan China dan Linkedin yang setuju untuk men-sensor konten yang memiliki nilai China (Sumber: NYTimes)

Economic Forces:

Berdasarkan data dari Bloomberg, Product Domestik Bruto (PDB)China tahun 2019 sekitar USD 13.88 Triliun, satu level di bawah PBD Amerika Serikat yaitu sekitar USD 21.22 Triliun. 

Pengaruh Virus Corona terhadap Perekonomian China

Sektor pariwisata China diprediksikan melambat pada awal tahun 2020 akibat virus Corona yang semakin meluas. Dunia bersiap untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang tejadi setelah WHO menetapkan status gawat darurat global untuk wabah virus Corona. IMF juga memperkirakan adanya perlambatan dalam perekonomian dunia dalam waktu dekat. Amerika Serikat, Australia dan Singapura telah menerapkan travel ban bagi warga negaranya untuk ke China, begitu juga pemerintah China menghimbau warganya untuk tetap tinggal di rumah. 

Ekonomi dunia saat ini dalam situasi yang unpredictable. Lembaga pemeringkat Moody’s menyampaikan bahwa munculnya virus 2019-nCov sebagai hal yang berdampak besar dan pengaruhnya di luar prediksi. Pertumbuhan ekonomi dunia yang diharapkan pada level 3,3% pada 2020 terancam tidak terwujud karena virus corona. Analis memprediksi pertumbuhan China tidak akan mencapai target 6% namun hanya akan mendekati 5% saja. Penurunan in didominasi oleh sector manufaktur dan pariwisata (Katadata co.id, 2020) 

Beberapa hal yang menyebabkan penurunan pertumbuhan ekonomi China antara lain (Forbes.com, 2020): 

  • Konsumsi akan menurun

Isolasi populasi sekitar 40%-45% akan mempengaruhi pusat kegiatan, mulai dari pabrik, kantor, pusat perbelanjaan, bioskop sampai tempat olah raga.

  • Sektor transportasi akan menerima pukulan yang terberat

Penurunan tajam akan terjadi di sektor transportasi. Penutupan kota, distrik dan area serta penghentian transportasi secara total membawa dampak yang signifikan. Sepanjang Januari 2020 12,000 penerbangan dari daratan China dibatalkan. Penurunan paling besar pada transportasi darat, yaitu sebear 73% jika dibandingkan dengan awal tahun 2019

  • Pemburukan di sektor manufaktur . Penutupan pusat industri dan larangan perjalanan berakibat pada penurunan produksi. 
  • Survival dari industri petrokimia dan energi terbarukan. China merupakan penghasilan minyak mentah dan penghasil petrokimia terbesar di dunia. Diprediksikan industri ini ettap bertahan di tengah wabah Corona. 

Namun demikian, upaya pemulihan ini tergantung seberapa cepat China mengendalikan situasi, serta memberikan stimulus yang tepat untuk perbaikan ekonomi. Peran pemerintah China sangat diharapkan untuk memberikan intervensi dalam skema penyelamatan kondisi perusahaan. Termasuk terhadap keberlangsungan bisnis Disneyland Shanghai & Hongkong.

Solusi untuk Mengatasi Kerugian

Masalah yang ditimbulkan oleh Corona virus ini merupakan force majeur, dimana hal tersebut bersifat tidak dapat dihindari. Saat ini yang paling penting adalah fokus pada upaya-upaya pemulihan yang dilakukan oleh Pemerintah China. Dengan jumlah korban hampir di angka 1.107 jiwa dan jumlah pasien terinfeksi mencapai 33.366 jiwa (CNN Indonesia, Rabu 12 Februari 2020) maka akan sangat berisiko untuk memaksakan pembukaan theme park dalam waktu dekat. 

Belum terdapat data dan informasi apakah aset yang ada di Disneyland diasuransikan. Namun apabila terdapat asuransi, maka hal tersebut dapat meminimalisasi kerugian. Wahana yang rusak karena tidak dilakukan perawatan dapat diklaim ke pihak asuransi. 

Best Practises dari Perusahaan Lain 

Oleh karena Virus Corona berdampak luas pada perusahaan yang beroperasi di negara China, khususnya kawasan Wuhan, pada umumnya perusahaan menghentikan operasinya sampai dengan pertengahan Februari 2020 ini. Sebagai contoh, Foxconn, pemasok/supplier produk Apple di China, meliburkan para pegawainya sampai dengan Februari 2020 selama masa wabah virus Corona merebak untuk mengurangi penyebaran virus tersebut. Foxconn juga mulai memproduksi masker sendiri untuk pekerjanya. Foxconn menyatakan alasan memproduksi masker karena permintaan masker meningkat drastis dan membantu orang-orang, termasuk para pekerjanya, untuk melindungi diri dari virus corona.

Sumber:

https://www.wartaekonomi.co.id/read269226/disneyland-hong-kong-shanghai-tutup-cegah-penyebaran-virus-corona

https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20200205203530-33-135652/tutup-dua-bulan-disney-rugi-rp-23-t-akibat-corona

https://www.aljazeera.com/news/2020/01/timeline-china-coronavirus-spread-200126061554884.html

https://www.idntimes.com/hype/fun-fact/aulia-57/6-kastil-negeri-dongeng-di-disneyland-seluruh-dunia-c1c2/full

https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20160616154626-269-138652/disneyland-shanghai-dibuka-dengan-teknologi-baru

https://www.census.gov/popclock/print.php?component=counter

(https://www.chinacheckup.com/blogs/articles/china-city-economies)

https://www.nytimes.com/2016/06/15/business/international/china-disney.html

https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4886907/ekonomi-china-goyah-imbas-corona-ri-bisa-kena-getahnya

https://www.forbes.com/sites/gauravsharma/2020/02/11/four-reasons-why-coronavirus-outbreak-could-lower-chinas-economic-growth-down-to-5/#6d43d3474477


Like it? Share with your friends!

1
1 point

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
disconinjas

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format