Tesla, Raksasa Mobil Listrik yang Tersengat Virus Corona

Mobil listrik yang tersengat Corona


1
1 point

Tesla, Inc., sebelumnya (2003–2017) Tesla Motors, merupakan pabrikan mobil listrik asal Amerika Serikat. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2003 oleh pengusaha Amerika Martin Eberhard dan Marc Tarpenning dan dinamai sesuai penemu asal Amerika Serbia, Nikola Tesla. Tesla Motors dibentuk untuk mengembangkan mobil sport listrik. Saat itu, Eberhard menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) Tesla dan Tarpenning sebagai Chief Financial Officer (CFO). Pendanaan untuk perusahaan itu diperoleh dari berbagai sumber, terutama dari pendiri PayPal Elon Musk, yang menyumbang lebih dari US$ 30 juta, J. B. Straubel, dan Ian Wright yang kemudian dikenal sebagai founding fathers dari Tesla Motors. Elon Musk mengambil alih sebagai CEO Pada tahun 2008 dan  Tesla melakukan penawaran umum perdana dan mengumpulkan sekitar US$ 226 juta pada tahun 2010.

Hingga saat ini, Tesla berfokus pada pengembangan sumber energi bersih dan memproduksi kendaraan listrik. Produknya yang cukup dikenal adalah mobil listrik tipe sedan yaitu Tesla Model S dan Model 3, kemudian tipe SUV yaitu Tesla Model X, dan yang terbaru adalah tipe pick-up yaitu Tesla Cybertruck. Selain kendaraan listrik, Tesla juga memproduksi atap panel surya dan baterai sebagai sarana penghasil dan penyimpan energi listrik yang bersumber dari cahaya matahari.

Kendaraan listrik produksi Tesla (sumber: cleantechnica.com)

Perusahaan yang bermarkas di Palo Alto, California ini memiliki beberapa pabrik yang tersebar di beberapa wilayah Amerika, yaitu California, Nevada, dan New York. Di luar Amerika, Tesla juga telah mendirikan fasilitas produksi di wilayah Shanghai, Tiongkok, yang mulai beroperasi sejak bulan Oktober tahun 2019 lalu.

Tesla Gigafactory Tiongkok

Pabrik Tesla di Shanghai (sumber: Gettyimages)

Melalui mekanisme direct investment dengan nilai investasi sekitar 100 juta Yuan, Tesla mendirikan pabrik pertamanya di Tiongkok. Memilih Tiongkok sebagai basis produksi pertama di luar Amerika tentu bukan suatu kebetulan. Data tahun 2017 memposisikan Tiongkok sebagai peringkat kedua dalam hal pendapatan Tesla tepat di bawah Amerika Serikat, dengan nilai penjualan sebanyak 16.500 unit atau 16% dari total penjualan Tesla di seluruh dunia. 

Total penjualan Tesla tahun 2017 (sumber: quora.com)

Melihat data penjualan kendaraan listrik (semua jenis), Tiongkok juga merupakan pasar terbesar konsumen kendaraan listrik di dunia. Data tahun 2018 menunjukkan penjualan kendaraan listrik di Tiongkok 2 kali lebih banyak dari Amerika Serikat. Berbagai pencapaian yang terjadi di pasar Tiongkok tersebut merupakan indikasi kuat bagi Tesla untuk bisa mengembangkan pasar Tiongkok dengan membangun pabrik raksasanya yang ketiga disana.

Total penjualan kendaraan listrik tahun 2018 (sumber: quora.com)

Memasuki tahun 2020, Tesla berhasil menambahkan US$ 40 miliar kapitalisasi pasar hingga sekarang perusahaan tersebut bernilai lebih dari US$ 115 miliar yang berarti nilainya lebih dari 90% perusahaan di S&P 500. Namun prestasi tersebut segera memperoleh tantangan yang baru.

Produksi dan Penjualan Mobil Terpukul Virus Corona 

Tiongkok disebut pemasok utama suku cadang pabrik mobil di seluruh dunia yang dengan nilai impor pada 2018 mencapai US$35 miliar menurut data PBB dilansir dari CNN. Sekitar US$20 miliar komponen asal Tiongkok ini dikirim ke Amerika Serikat pada 2018, menurut Administrasi Perdagangan Internasional Departemen Perdagangan. Pabrikan banyak mengandalkan komponen otomotif dari Tiongkok misalnya perangkat elektronik, baut, hingga onderdil permesinan. 

Sektor manufaktur saat ini merasakan dampak dari merebaknya virus Corona, yang telah diberi nama resmi novel virus COVID-19. Virus ini berasal dari Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok yang dimulai pada akhir Januari lalu. Provinsi Hubei merupakan rumah bagi banyak perusahaan join venture. Pada tahun 2019, Hubei disebut menyumbang 8,8 persen pendapatan Tiongkok karena memproduksi 2,24 juta mobil

Penggambaran tentang Virus Corona (sumber: shutterstock)

Hingga 10 Februari 2020, ccn.com mencatat penyakit pernapasan yang mematikan akibat virus Corona telah menginfeksi lebih dari 40.500 orang, dengan total 910 kematian. Sebanyak 299 orang jatuh sakit di Shanghai, tempat pabrik baru Tesla berlokasi, sementara seorang warga meninggal. World Health Organization (WHO) sebagai organisasi kesehatan dunia bahkan telah menetapkan status darurat kesehatan global sejak 30 Januari 2020. 

Tiongkok Securities Journal menyatakan produksi dan penjualan mobil di Tiongkok mengalami pukulan telak pada kuartal pertama 2020 akibat virus corona. Akan tetapi, situasi tersebut diprediksi akan pulih secara perlahan pada kuartal kedua tahun ini.

Analisis Dampak Global Environment

Sebagai antisipasi penyebaran virus Corona, pemerintah Tiongkok memberlakukan beberapa kebijakan yang tentunya akan mempengaruhi strategi bisnis Tesla dan bisnis lainnya secara umum, seperti menetapkan perpanjangan hari libur Tahun Baru Imlek hingga 10 Februari 2020 untuk mencegah semakin meluasnya penyebaran virus tersebut. Kebijakan pemerintah Tiongkok tersebut terpaksa membuat banyak perusahaan menutup kantor, toko, dan pabriknya serta membatasi kerja para karyawan dan operasional perusahaan. Sementara itu, perusahaan-perusahaan di Tiongkok juga mempunyai kebijakan tersendiri, yakni meminta para pekerja untuk bekerja dari rumah guna memperlambat penyebaran virus mematikan itu dan perusahaan-perusahaan tersebut juga menawarkan para karyawan untuk libur lebih lama untuk mereka yang tinggal di kawasan yang paling parah terjangkit untuk tidak masuk kantor.

Pemerintah Tiongkok juga mengantisipasi penyebaran virus dengan menangguhkan operasi beberapa moda transportasi publik yang menjadi andalan masyarakat untuk bepergian, seperti bus dan kereta yang turut membuat para pekerja kesulitan untuk bepergian. Masyarakat telah dihimbau untuk tidak bepergian, menghindari keramaian di tempat umum, atau menggunakan mobil pribadi jika ada urusan yang sangat mendesak.

Di dunia Internasional, banyak negara memperingatkan warga negaranya agar tidak melakukan perjalanan yang tidak penting ke Tiongkok. Hal tersebut dilakukan dikarenakan banyak daerah yang dilakukan penutupan atau pembatasan akses keluar masuk Tiongkok, terutama wilayah yang menjadi pusat penyebaran virus. Penutupan ini mengakibatkan banyak penerbangan dari dan ke beberapa wilayah Tiongkok ikut terganggu sehingga tidak hanya perpindahan penduduk tetapi jalur distribusi barang dan jasa pun ikut menjadi terganggu. Hal ini tentu akan mempengaruhi industri dan perekonomian dunia, terutama Tesla yang memiliki pabrik yang besar di Tiongkok. Beberapa negara juga mulai menghentikan jalur transportasi ke Tiongkok dan membatasi impor barang komoditas tertentu dari Tiongkok. Penutupan akses ini membuat aktivitas ekonomi Tiongkok mengalami penurunan.

Berdasarkan hal tersebut diatas dapat disimpulkan dampak General Environment bagi Tesla antara lain:

  1. Political and Legal Forces:

Pemerintah Tiongkok secara Politik memerintahkan untuk membatasi jam kerja dan menutup beberapa perbatasan di sepuluh kota terdampak, termasuk Tesla untuk menutup sementara pabrik di Shanghai, yang akan berakibat terhentinya proses produksi disana. Sehingga secara keseluruhan mempengaruhi Supply chain pembuatan Tesla di secara global.

  1. Economic Forces:

Moody's Investors Service, memprediksi wabah virus Corona yang terus merebak hingga saat ini akan berdampak pada kerugian ekonomi Tiongkok seiring dengan penurunan angka pengeluaran konsumen pada sektor transportasi, ritel, pariwisata dan hiburan. Risiko pelemahan ini membuat Moody's memprediksi Produk Domestik Bruto (PDB) Tiongkok untuk tahun 2020 menjadi sebesar 5,8%. Selain itu, ada potensi penurunan tajam dalam pendapatan dan valuasi bisnis di seluruh Tiongkok selama beberapa bulan kedepan sampai ditemukan pencegahan permanen terhadap virus. Pada kuartal III-2019, PDB Tiongkok hanya tumbuh 6,0% year-on-year, lebih rendah dari pertumbuhan pada kuartal sebelumnya sebesar 6,2% sekaligus menjadi laju terlemahnya dalam hampir tiga dekade.

  1. Demograpic dan Sociocultural Forces

Tiongkok memiliki jumlah penduduk terbesar di dunia sehingga menjadi tempat pemasaran yang sangat menjanjikan bagi produk-produk Tesla. Berdasarkan tabel total penjualan Tesla di atas, Tiongkok merupakan pasar Tesla kedua terbesar setelah Amerika Serikat. Keinginan, gaya hidup, dan pandangan masyarakat, terutama kaum milenial, atas kepemilikan kendaraan dengan teknologi yang tinggi serta pandangan akan hidup bersih yang bebas dari polusi lingkungan turut mengambil andil dalam penjualan mobil listrik Tesla.

Analisis Dampak Task Environment 

Perusahaan-perusahaan mobil termasuk Electric Vehicle yang  memiliki perusahaan di Tiongkok baik melalui manufaktur atau rantai pasok bahan baku. tentu akan mengambil kebijakan untuk membatasi perjalanan ke Wuhan serta sepuluh kota Tiongkok lainnya, bahkan sampai menutup sementara Pabriknya untuk menjaga kesehatan. Analisa secara umum terhadap Supplier, Distributor, Costumer sebagai berikut

  1. Suppliers

Tesla menginformasikan pada 30 Januari 2020 bahwa pihaknya akan melihat keterlambatan 1-1,5 minggu dalam peningkatan mobil-mobil Model 3 yang dibangun di Shanghai sebagai akibat dari epidemi, yang telah sangat mengganggu komunikasi dan rantai pasokan di seluruh Tiongkok. Supplier akan menghentikan sementara pasokan ke Tesla dikarenakan kekurangan tenaga kerja dan pasokan barang dari sub-supplier mereka. Tentu mereka akan meminta waktu tenggat karena virus Corona ini dikategorikan sebagai Force Major.

  1. Distributors

Terbatasnya jalur perdagangan yang membatasi pasokan antar kota dan manca negara sangat merugikan pihak distributor untuk melakukan aktivitas. Pembatasan waktu jeda antara 10-14 hari untuk memastikan daya hidup virus Corona di luar makhluk hidup juga menghambat distribusi.

  1. Customers

Kondisi wabah ini tentu akan mempengaruhi pola konsumsi masyarakat. Keinginan untuk membeli kendaraan akan tergantikan oleh kebutuhan pengobatan dan kesehatan. Apalagi Mobil Listrik merupakan kebutuhan tersier yang mendapatkan prioritas lebih rendah dibandingkan kesehatan saat ini. Banyak warga Tiongkok saat ini memilih mengurung diri di dalam Rumah dan membatasi aktivitas di luar.

Analisa Masalah bagi Tesla

Tesla mengalami penurunan saham lebih dari 17 persen pada hari Rabu setelah Vce President Tesla di Tiongkok, Tao Lin, mengumumkan dalam Weibo, pengiriman mobil pada awal Februari akan mengalami keterlambatan karena penyebaran virus Corona

Bagaimanapun virus Corona secara langsung dan tidak langsung dapat mempengaruhi laba mereka tahun ini.  Produksi di pabrik Tesla di Shanghai memang meningkatkan beberapa nilai saham selama beberapa bulan terakhir. Namun, Tesla mengatakan kepada pemegang saham di tengah wabah ini akan mempengaruhi profitabilitas untuk kuartal tetapi cukup terbatas karena kontribusi laba dari Model 3 Shanghai masih dalam tahap awal.

Solusi untuk mengatasi potensi kerugian perusahaan yang timbul akibat merebaknya Virus Corona

Dengan adanya Peraturan dari Pemerintah China untuk memperpanjang hari libur, maka Tesla pun melakukan penutupan sementara pabriknya yang berada di Shanghai sampai rentang waktu antara 10 – 15 Februari 2020. Namun demikian, hal ini tidak terlalu berpengaruh terhadap kerugian Tesla. Hal tersebut disampaikan oleh CFO Tesla,  Zachary Kirkhorn “Penundaan memang terjadi antara satu hingga satu setengah pekan di lini produksi Tesla Model 3 yang dibuat di Shanghai namun ini adalah kebijakan wajib dari pemerintah yang mesti diikuti dan tidak mengganggu keuangan pada quartal pertama Tesla".

Bicara soal kerugian situasi ini tidak memukul Tesla secara telak, mengingat Tesla produksi Tiongkok ini masih tahap awal dan belum menjadi kontributor utama bagi pendapatan perusahaan. Yang perlu diperhatikan adalah pengawasan akan terjadinya rantai pasokan untuk mobil-mobil buatan Tesla dari pabrik kami di California

Adapun jika virus Corona ini terus berlanjut sampai dengan waktu yang tidak bisa ditentukan dan penutupan pabrik tetap berlanjut maka solusi jangka pendek yang dapat dijalankan oleh Tesla yaitu melakukan ”joint operation” dengan pabrikan mobil listrik lokal yang berada di 10 daerah yang terkena wabah virus Corona. Tesla tetap melakukan produksi suku cadangnya di California dan mengirimkan suku cadang tersebut ke Tiongkok untuk dapat dirakit dan diproduksi. Saat ini terdapat produsen lokal mobil listrik dari Tiongkok salah satunya BYD auto mobile. perusahaan otomotif Republik Rakyat Tiongkok yang berpusat di Shenzhen, Provinsi Guangdong. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2003 dan merupakan bagian dari BYD Co Ltd, sebuah perusahaan pembuat baterai. Pada tahun 2010 kapasitas produksi diperkirakan mencapai 700.000 unit per tahun, dan penjualan mereka pada tahun itu adalah 519.000 unit. Dengan melakukan joint operation dengan pabrikan lokal maka Tesla dapat melakukan penghematan dari biaya operasi dan dari sisi produsen lokal akan mendapatkan pengetahuan. 

Berkaca dari apa yang dilakukan Honda Motor Company

Honda Motor Company salah satu yang mengumumkan penutupan pabrik kendaraan roda dua atau sepeda motornya di Tiongkok hingga 9 Februari 2020. Sebelumnya perusahaan telah mengumumkan untuk menutup pabrik pada 28-30 Januari berkaitan dengan libur Imlek. Namun, karena wabah virus yang Corona mematikan ini, pemerintah Tiongkok telah meminta semua bisnis untuk tetap tutup hingga setidaknya 8 Februari

Dua fasilitas pabrik yang dilaporkan ditutup adalah pabrik yang dioperasikan oleh Sundiro Honda Motorcycle Company, anak perusahaan Honda Tiongkok yang kantornya berpusat Shanghai. Pabrik Tianjin Honda memiliki kapasitas produksi tahunan 350.000 sepeda motor, sedangkan pabrik Taicang dapat memproduksi 500.000 unit. Keduanya memproduksi sekitar 40 persen kebutuhan domestik sepeda motor Honda.

Meskipun tidak ada pabrik yang terletak di Provinsi Hubei, Wuhan, sebagai pusat penyebarannya, semua negara dalam keadaan siaga tinggi, karena penyebaran virus Corona ini terus meningkat. Perusahaan berharap pekerjanya di dua pabrik Honda ini sudah bisa masuk kembali 3 Februari 2020.

Sementara untuk penutupan tiga pabrik Honda yang memproduksi kendaraan roda empat atau mobil yang berlokasi di Wuhan, belum ada pengumuman lebih lanjut sehubungan dengan wabah tersebut.

Tiongkok National Health Commission minister, Ma Xiaowei mencatat bahwa wabah virus Corona ini lebih rumit untuk dilawan karena wabah ini dapat ditularkan bahkan selama masa inkubasinya. Dikatakan wabah virus Corona berbeda dibanding virus lainnya sepert SARS dan MERS yang tidak menular selama inkubasi.

DAFTAR PUSTAKA

  1. https://en.wikipedia.org/wiki/Giga_Shanghai

  2. https://en.wikipedia.org/wiki/Tesla,_Inc.

  3. https://www.quora.com/Which-country-buys-the-most-Tesla-cars

  4. https://twitter.com/CGTNOfficial/status/1227423893570248707/photo/1

  5. https://www.liputan6.com/health/read/4167997/resmi-who-nyatakan-wabah-virus-corona-darurat-kesehatan-global

  6. https://www.britannica.com/topic/Tesla-Motors

  7. https://www.theverge.com/2020/2/7/21128307/coronavirus-outbreak-tech-industry-production-supply-chain-delay-impact

  8. https://markets.businessinsider.com/news/stocks/tesla-stock-price-shanghai-factory-reopening-Tiongkok-government-help-coronavirus-2020-2-1028889350

  9. https://www.businessinsider.sg/tesla-delays-model-3-deliveries-in-Tiongkok-wuhan-coronavirus-2020-2/?r=US&IR=T

  10. https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20200210202655-384-473414/produksi-dan-penjualan-mobil-Tiongkok-terpukul-virus-corona

  11. https://www.medcom.id/otomotif/motor/JKRV0OwK-imbas-virus-corona-honda-tutup-sementara-dua-pabrik-motor

  12. https://www.businessinsider.sg/tesla-reopens-shanghai-factory-after-closure-caused-by-coronavirus-2020-2/?r=US&IR=T

Created by:

Shandy Martanto

Muhammad Fadillah Rahmat

Wulan Suparwanti

Yogi Pratama Ramadi

M. Rozikin Busro


Like it? Share with your friends!

1
1 point

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format