Panduan Berbisnis bagi Newbie, Just Do It!

Memulai suatu bisnis seringkali menjadi momok bagi para pemula, padahal jika memahami teori yang benar akan membawa bisnis lebih sukses.


0

OPSI DALAM MENGELOLA BISNIS

Kepemilikan Tunggal (Sole Proprietorships)

Adalah bisnis yang dimiliki dan dioperasikan oleh satu individu; merupakan bentuk bisnis yang paling umum di seluruh dunia. Contohnya adalah bisnis kecil termasuk retailer seperti restoran, salon, toko sembako dan lain-lain. Bisnis kepemilikan tunggal biasanya bisnis kecil yang dengan pekerja kurang dari 50 orang.

Keunggulan Kepemilikan Tunggal

Kemudahan dan Biaya Pembentukan

Bentuk bisnis ini tidak diatur dengan peraturan yang kompleks, sehingga untuk memulainya sangat mudah dan tidak memerlukan biaya yang mahal untuk kepengurusan legal dan lain-lain. Skala bisnis yang biasanya kecil juga tidak diperlukan dana yang besar dibandingkan bentuk bisnis lainnya.

Kerahasiaan

Pemilik bisnis sebagai pemegang kepentingan tunggal tidak harus mempublikasikan rencana operasionalnya sehingga meminimalkan kemungkinan kompetitor mendapatkan rahasia perdagangan.

Pendistribusian dan Penggunaan Keuntungan

Keuntungan yang didapat menjadi hak seutuhnya dari pemilik bisnis serta  memiliki wewenang penuh dalam penggunaannya.

Fleksibilitas dan Pengendalian Bisnis

Pemilik memiliki kontrol penuh terhadap bisnis dan dapat membuat keputusan tanpa memerlukan persetujuan dari orang lain.

Regulasi Pemerintah

Bisnis dengan kepemilikan tunggal memiliki regulasi pemerintah paling sedikit diatur dibandingkan bentuk bisnis lain. Namun mereka tetap harus mematuhi peraturan yang berlaku seperti UU Ketenagakerjaan serta regulasi perlindungan konsumen.

Perpajakan

Keuntungan yang didapatkan dianggap sebagai pendapatan perorangan dan dikenakan pajak individu (pajak – bisnis dan individual).

Penutupan Bisnis

Bisnis jenis ini dapat ditutup secara mudah, tanpa memerlukan persetujuan dari pihak manapun (setelah memenuhi semua kewajiban keuangannya).

Kekurangan Kepemilikan Tunggal

Kewajiban yang Tidak Terbatas

Kepemilikan tunggal memiliki kewajiban yang tidak terbatas sesuai dengan hutang bisnisnya. Jika bisnis tidak bisa memenuhi kewajiban kepada kreditor, maka pemilik terpaksa menggunakan hartanya untuk membayar hutang tersebut. 

Sumber Dana yang Terbatas

Sumber dana yang dapat digunakan sebagai sumber untuk bisnis ini adalah bank, teman, keluarga serta dirinya sendiri tanpa bisa menerbitkan saham atau obligasi. Kemampuan keuangan sendiri menentukan credit standing-nya. Terlebih lagi terkait risiko yang lebih besar, kepemilikan tunggal akan dikenakan bunga kredit yang lebih besar.

Keterampilan yang Terbatas

Kepemilikan tunggal harus menjalankan banyak fungsi dan keterampilan di beberapa bidang seperti manajemen, pemasaran, keuangan, akuntansi dan manajemen pegawai. Keterbatasan struktur manajemen menyebabkan konsentrasi pada masing-masing fungsi berjalan pada tingkat keterampilan yang terbatas. Pada akhirnya, segala keputusan bisnis harus ditentukan oleh pemilik bisnis.

Kesinambungan Bisnis yang Tidak Pasti

Apabila pemilik bisnis mendapatkan sakit berat atau meninggal dunia, akan berdampak langsung pada mandeknya kegiatan operasional bahkan tutupnya bisnis. 

Kurangnya Pegawai Berkualitas

Terbatasnya kemampuan keuangan dalam bisnis ini mengakibatkan sulitnya untuk mempekerjakan pekerja dengan tingkat kemampuan tinggi karena tidak dapat menawarkan gaji dan benefit yang lebih kompetitif dibandingkan perusahaan.

Perpajakan

Dibalik keunggulan yang didapatkan, terdapat kekurangan tergantung pada pendapatan bisnis. Pada beberapa negara, bisnis kepemilikan tunggal membayar marjin pajak lebih tinggi dibandingkan perusahaan kecil apabilan penghasilannya kurang dari $75.000.

Kemitraan (Partnerships)

Satu cara untuk meminimalkan kekurangan kepemilikan tunggal dan memaksimalkan keunggulannya adala dengan memiliki lebih dari satu pemilik. Kemitraan adalah hubungan dua orang atau lebih  yang bertindak sebagai ­co-owners bisnis yang memiliki tujuan menciptakan laba. Posisi kemitraan ini dilihat dari ukurannya biasanya lebih besar dari kepemilikan tunggal namun lebih kecil dari perusahaan.

Jenis-jenis Kemitraaan

  • General partnershipmelibatkan pembagian lengkap dalam pengelolaan bisnis, setiap mitra memiliki kewajiban tidak terbatas terhadap hutang bisnisnya. Pelaku profesional, seperti lawyer, akuntan, dan arsitek biasanya saling bergabung dalam general partneships.
  • Limited partnership memiliki paling sedikit satu general partner, yang diasumsikan memiliki kewajiban tidak terbatas dan paling sedikit satu limited partner, yang kewajibannya hanya terbatas pada investasinya dalam bisnis. Limited partnerships biasanya diterapkan pada proyek investasi berisiko di mana probabilitas mengalami kerugian besar.

General partner menerima risiko terhadap kerugian; sedangkan kerugian limited partners terbatas pada investasi awalnya. Limited partners tidak berpartisipasi dalam pengelolaan bisnis, tetap pembagian keuntungan sesuai dengan kesepakatan kemitraan.

Keunggulan Kepemilikan Tunggal

Kemudahan Organisasi

Pembentukan kemitraan hanya membutuhkan set dokumen kemitraan. Tidak ada dokumen legal yang harus dipenuhi, tetapi nama bisnis harus teregistrasi di negara.

Ketersediaan Modal dan Pinjaman

Adanya beberapa mitra dalam suatu bisnis, maka bisnis tersebut memiliki keunggulan pada kombinasi bakat dan keterampilan serta kumpulan sumber dana keuangan sehingga memiliki earning power lebih besar dan credit rating lebih bagus dibandingkan kepemilikan tunggal.

Kombinasi Ilmu Pengetahuan dan Keterampilan

Proses kemitraan yang paling sukses akan melengkapi bakat antar sesama mitra, menghindari konflik dengan spesialisasi dalam beberapa area seperti pemasaran, produksi, akuntansi atau jasa. Keterampilan yang beragam dalam partnerships memungkinkan bisnis dijalankan tim pengelola yang terdiri dari spesialis. 

Pembuatan Keputusan

Kemitraan kecil dapat mengambil keputusan lebih cepat dibandingkan kemitraan yang lebih besar karena mitra tersebut terlibat dalam operasional harian dan membuat sense to making decision lebih baik.

Kontrol Regulasi 

Sama dengan kepemilikan tunggal, kemitraan memiliki regulasi pemerintah yang lebih sedikit terkait aktivitasnya dibandingkan sebuah perusahaan. Sebuah kemitraan tidak wajib mempublikasikan laporan keuangannya kepada pemerintah atau mengirimkan laporan keuangan triwulanan kepada ribuan pemiliknya.

Kekurangan Kemitraan

Kewajiban yang Tidak Terbatas

Kemitraan juga memiliki kewajiban yang tidak terbatas sesuai dengan hutang bisnisnya. Hal ini menjadi kekurangan bagi salah satu partner yang memiliki sumber keuangan yang lebih besar dibandingkan lainnya, namun tidak berlaku pada limited partnership (sebesar investasi awal). 

Tanggungjawab Bisnis

Semua mitra bertanggungjawab terhadap aksi bisnis sesama (terkait komitmen yang telah disetujui dalam article of partnerships. Dampaknya adalah sebuah keputusan yang buruk akan menjadi tanggungjawab seluruh mitra.

Keberlangsungan Bisnis

Sebuah kemitraan akan berhenti ketika seorang mitra meninggal dunia atau mengundurkan diri. Dalam kasus kemitraan dua orang, jika salah satunya mengundurkan diri, kewajiban harus dibayarkan dan aset akan dibagikan pada masing-masing mitra. Mitra yang berharap untuk meneruskan bisnisnya akan menghadapi kerugian besar di mana kemampuan keuangan akan berkurang serta berkurangnya bantuan keterampilan mitra sebelumnya (menjadi kepemilikan tunggal).

Pendistribusian Keuntungan

Keuntungan yang didapatkan dalam kemitraan dibagikan kepada mitra sesuai proporsi yang ditentukan dalam articles of partnership. Prinsip keadilan menjadi bias saat pembagian keuntungan tidak merefleksikan kinerja riil dari tiap mitra. 

Sumber Dana yang Terbatas

Mirip dengan kepemilikan tunggal, sumber dana terbatas karena tidak ada kontribusi dari publik dalam bisnis (saham maupun obligasi). 

Perpajakan dalam Kemitraan

Quasi-taxable organization, kemitraan tidak membayar pajak saat mengirimkan partnership tax return kepada Internal Revenue Service. Tax Return memberikan informasi keuntungan dalam organisasi dan pendistribusian keuntungan diantara mitra.

Perusahaan (Corporations)

Perusahaan adalah sebuah entitas legal, diciptakan oleh negara, penghitungan aset dan liabilitasnya terpisah dari pemiliknya. Perusahaan umumnya dimiliki oleh banyak individu dan organisasi yang memiliki kepemilikan saham (pemilik perusahaan seringdisebut dengan shareholder/stockholder). Keuntungan yang dihasilkan oleh perusahaan setelah pemenuhan semua kewajiban akan didistribusikan dalam bentuk pembayaran kas yang biasa disebut dividen.

Pembentukan Perusahaan menurut Model Business Corporation Act

  1. Nama dan alamat perusahaan
  2. Tujuan perusahaan
  3. Kelas saham (common, preferred, voting, nonvoting) dan jumlah saham yang diedarkan tiap kelas
  4. Ekspektasi umur hidup perusahaan (biasanya untuk selamanya)
  5. Modal keuangan yang diperlukan saat penggabungan
  6. Provisi untuk pentransferan kepemilikan saham
  7. Provisi untuk peraturan urusan internal perusahaan
  8. Alamat kantor bisnis yang tercatat
  9. Nama dan alamat dewan direksi
  10. Nama dan alamat incorporators

Jenis-jenis Perusahaan

  • Private corporation dimiliki oleh hanya satu atau beberapa orang yang secara dekat terlibat dalam mengelola bisnis. Biasanya merupakan perusahaan milik keluarga dan tidak ada saham yang diterbitkan kepada publik.
  • Public corporation sebuah perusahaan dimana publik dapat membeli, menjual ataupun memperdagangkan sahamnya. Perusahaan seperti Amazon serta Facebook merupakan perusahaan yang sukses mengembangkan penggunaan dana sahamnya. Publicly owned corporation harus membuka informasi keuangannya kepada publik sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Perusahaan publik yang memerlukan modal lebih banyak untuk berkembang dapat “go public” melalui proses initial public offering.

Elemen Perusahaan

  1. Dewan Direksi sekumpulan orang yang dipilih oleh stockholder untuk mengawasi keseluruhan operasional perusahaan, menetapkan tujuan jangka panjang perusahaan. Dapat berasal dari pegawai perusahaan (inside directors) atau orang yang tidak terafiliasi dengan perusahaan (outside dorectors
  2. Kepemilikan Saham

Preferred stock adalah kelas kepemilikan spesial, yang umumnya tidak berkontribusi dalam jalannya perusahaan, namun memiliki hak spesial untuk mengklaim keuntungan terlebih dahulu sebelum pemilik saham lainnya. Sedangkan common stock adalah saham dimana pemiliknya memiliki hak voting dalam perusahaan, namun tidak menerima perlakuan khusus terkait dividen.

Kelebihan Perusahaan

Kewajiban yang Terbatas

Karena pencatatan aset dan kewajiban terpisah dengan ekuitas, pada sebagian besar kasus stockholder tidak bertanggungjawab terhadap hutang perusahaan apabila terjadi kegagalan bayar. Kewajibannya atau potensi kerugiannya terbatas pada jumlah investasi awal.

Kemudahan Pemindahan Kepemilikan

Stockholder dapat menjual kepemilikan sahamnya kepada orang lain tanpa mengakibatkan penutupan perusahaan dan mereka dapat melakukannya tanpa persetujuan dahulu dari stockholders lainnya.

Kehidupan Abadi

Keberadaan perusahaan tidak akan terpengaruh oleh kematian atau pengunduran diri dari beberapa stockholders. Perusahaan akan bertahan hingga para pemilik menjualnya atau melikuidasi asetnya.

Sumber Pendanaan Eksternal

Ketika perusahaan yang lebih besar memerlukan pendanaan lebih besar, mereka dapat menerbitkan saham atau obligasi baik itu dalam negeri ataupun luar negeri. 

Potensi Ekspansi

Perusahaan publik besar dapat secara mudah berekspansi dalam pasar nasional maupun internasional berdasarkan entitas legal yang lebih kuat dibandingkan kemitraan.

Kekurangan Perusahaan

Perpajakan Ganda

Sebagai entitas legal, perusahaan harus membayar pajak atas penghasilan yang didapatkan. Untuk perusahaan global seperti Apple dan Carterpillar, harus membayar foreign taxes kepada pemerintah. Ketika perusahaan membayarkan dividen, stockholder akan dikenakan pajak dividen karena dianggap sebagai individual income

Pembentukan sebuah Perusahaan

Pembentukan sebuah perusahaan bisa sangat mahal. Persyaratan seperti piagam pendirian memerlukan pembayaran pengacara, filling fees serta maintain fees, juga biaya-biaya lainnya. Peraturan tentang besaran aset serta minimal modal yang dimiliki juga diatur oleh pemerintah.

Pengungkapan Informasi

Perusahaan harus membuat informasi terbuka kepada pemiliknyam biasanya melalui laporan tahunan yang berisi tentang segala informasi keuangan kepada shareholders, laporan kepada regulator untuk memastikan jalannya Good Corporate Governance (GCG) 

Pemisahan antara Pemilik – Pegawai

Banyak dari pegawai yang bukan merupakan stockholder perusahaan, sehingga dapat menimbulkan perasaan bahwa apa yang mereka kerjakan hanya menghasilkan keuntungan bagi pemilik. Solusinya adalah beberapa perusahaan menerbitkan employee stock ownership plans (ESOPs), sehingga memotivasi pegawai untuk bekerja lebih keras. 

Bentuk Kepemilikan Bisnis Lainnya

Joint Ventures

Adalah bentuk kemitraan untuk beberapa proyek spesifik atau untuk waktu yang terbatas yang membutuhkan investasi yang besar (biasanya terkait hubungan antara bisnis dengan pemerintahan). Dapat berupa individu maupun organisasi, di mana fungsi kontrol dalam joint venture dapat dibagi sama rata, atau salah satu mitra mendapat kontrol dalam pembuatan keputusan.

S Corporations

Bentuk kepemilikan bisnis yang dikenakan pajak seperti kemitraan. Laba maupun kerugian bersih perusahaan dikenakan kepada pemilik, sehingga menghilangkan perpajakan ganda. Selain itu pemilik juga memiliki kewajiban yang terbatas (sesuai shareholder).

Limited Liabilities Companies (LLC)

Bentuk kepemilikan yang memberikan kewajiban yang terbatas dan pajak seperti kemitraan. Bentuk ini merupakan campuran karakteristik perusahaan, kemitraan maupun kepemilikan tunggal. Salah satu alasan pembentukan LLC adalah untuk melindungi aset pribadi anggota jika terjadi kasus hukum.

Koperasi

Sebuah organisasi yang terdiri dari beberapa individu atau bisnis kecil yang berkumpul bersama untuk mencapai keuntungan yang merupakan milik dari organisasi yang lebih besar.

Tren dalam Kepemilikan Bisnis: Merger dan Akuisisi

Merger muncul ketika dua perusahaan bergabung untuk membentuk sebuah perusahaan baru.

Akuisisi muncul ketika satu perusahaan membeli perusahaan lain (secara ummum membali sebagian besar kepemilikan sahamnya).

USAHA KECIL, KEWIRAUSAHAAN, DAN WARALABA.

Entrepreneurship (kewirausahaan) merupakan suatu proses pembuatan dan pengelolaan bisnis / usaha untuk mencapai target / tujuan yang telah ditetapkan.

Kewirausahaan dapat dibagi menjadi beberapa jenis, antara lain:

Microentrepreneurs ( wirausaha mikro )

Wirausaha yang mengembangkan bisnis / usahanya dengan jumlah pegawai lima atau lebih sedikit.

Social Entrepreneurs

Wirausaha yang menggunakan kewirausahaan untuk menyelesaikan permasalahan social.

Peranan Usaha Kecil bagi Perekonomian Negara:

Penciptaan Lapangan Pekerjaan

Kemampuan kreativitas dan inovasi dari pemilik usaha kecil telah menghasilkan berbagai lapangan pekerjaan. Banyak usaha kecil pada masa kini dipicu oleh usaha yang sudah mapan / besar. Banyak juga usaha kecil yang bermitra dengan usaha besar untuk menciptakan lapangan pekerjaan yang cukup luas.

Inovasi

Salah satu keunggulan yang signifikan dari usaha kecil adalah kemampuan mereka untuk berinovasi, yang dapat memberikan keuntungan / manfaat kepada para pelanggannya. Wirausaha dapat memberikan ide-ide baru dan sering memiliki fleksibilitas untuk berubah / beradaptasi dengan kebutuhan di pasar dibandingkan perusahaan yang sudah cukup besar.

Industri – Industri Usaha Kecil Yang Menarik :

Usaha-usaha kecil yang sering ditemui di berbagai industry seperti :

Retail / Eceran.

Retailer / Pengecer memperoleh barang dagangan dari produsen atau pedagang grosir dan menjualnya kepada para pelanggan seperti pusat perbelanjaan, jalan utama, dan mall biasanya dipenuhi dengan toko musik, peralatan olahraga, jasa pembersih pakaian, butik, apotek, restoran, dan sebagainya.

Perdagangan Grosir

Pedagang Grosir menyediakan barang dagangan maupun layanan jasa kepada produsen maupun pengecer. Pedagang grosir dapat memasok produk-produknya kepada industry, pengecer, ataupun institusi untuk dijual kembali ataupun membuat produk lainnya. Kegiatan grosir ini dimulai dari perencanaan dan negosiasi untuk pasokan barang, promosi, dan distribusi (pergudangan dan pengangkutan) untuk memberikan bantuan manajemen dan barang dagang kepada para klien

Jasa / Layanan

Sektor jasa / layanan ini merupakan barang yang tidak berwujud yang melibatkan kinerja, atau usaha yang diberikan yang nilainya tidak dapat dirasakan secara fisik. Jasa dapat menjadi bagian dari perdagangan grosir dan melibatkan produk yang tidak berwujud dan tidak dapat disentuh.

Manufaktur

Barang manufaktur dapat memberikan peluang / kesempatan untuk usaha-usaha kecil. Usaha kecil memiliki keunggulan dibandingkan usaha yang sudah besar karena mereka dapat menyesuaikan produk-produknya untuk memenuhi permintaan pasar.

Teknologi

Teknologi tinggi merupakan istilah umum untuk menjelaskan bisnis / usaha yang ketergantungan dengan ilmu pengetahuan dan pengetahuan teknis. Usaha yang dapat berinovasi dan menciptakan pasar baru dalam bidang komputer, bioteknologi, rekayasa genetika, robotik, dan pasar lainnya telah menjadi industry yang maju untuk masa kini. Secara umum, usaha yang memerlukan teknologi maju memerlukan modal dan biaya yang cukup besar dibandingkan bisnis lainnya.

Ekonomi berbagi

Ekonomi berbagi merupakan model bisnis dengan cara memperoleh pendapatan dengan menyewakan sumber daya yang belum dimanfaatkan secara maksimal seperti penginapan / property dan kendaraan. Ekonomi berbagi dapat memberikan kesempatan bagi mereka yang mau menjadi wirausaha atau mendapatkan penghasilan tambahan meskipun mereka memiliki pekerjaan tetap lainnya.

KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN DARI USAHA KECIL

Ada beberapa manfaat dan keuntungan dari mejalankan usaha kecil, antara lain:

Kebebasan (Independence)

Menjadi pemilik usaha kecil berarti menjadi bos / atasan dari diri sendiri. Pemilik usaha kecil biasanya menginginkan kebebasan untuk memilih kepada siapa mereka bekerja, fleksibilitas dimana dan kapan mereka bekerja, dan bekerja di lingkungan keluarga.

Biaya (Cost)

Untuk memulai usaha kecil diperlukan uang yang lebih sedikit dibandingkan usaha yang sudah besar. Semakin besarnya departemen, divisi dan bertambahnya jumlah pegawai, akan mengakibatkan jumlah biaya yang lebih besar. Usaha kecil biasanya bergantung pada pertemanan dan anggota keluarga untuk menghemat biaya dengan kerelaan bekerja dalam pekerjaan yang sulit

Fleksibilitas (Flexibility)

Dengan cakupan yang kecil berakibat fleksibilitas untuk menyesuaikan dengan pasar. Usaha kecil biasanya memiliki struktur organisasi satu level / tingkatan, manajemen dan pemilik usaha dimana dalam perusahaan besar memiliki beberapa tingkatan manajemen sebelum tindakan dapat diambil.

Fokus (Focus)

Perusahaan kecil dapat memfokuskan upaya mereka kepada segmen pelanggan yang telah difokuskan oleh mereka.

Reputasi (Reputation)

Reputasi merupakan kunci dari kesuksesan dari sebuah organisasi / usaha. Oleh karena perusahaan kecil dapat memfokuskan segmen pelanggannya, mereka dapat memperoleh reputasi yang baik atas kualitas dan jasa yang diberikan.

Selain keuntungan tersebut, ada beberapa kerugian dari kepemilikan bisnis kecil, antara lain :

Tingkat Stres Tinggi (High Stress Level)

Ada beberapa kekhawatiran dalam usaha kecil, antara lain permasalahan kepegawaian, peralatan baru, meningkatkan persediaan barang dagang, kenaikan biaya sewa ataupun perubahan permintaan pasar, yang dapat berakibat juga kepada peningkatan stres secara psikologi dan fisik pemilik usaha karena segala tugas dan tanggung jawab biasanya dilaksanakan oleh pemilik bisnis.

Tingkat Kegagalan Yang Tinggi (High Failure Rate)

Ada 3 tingkat kegagalan utama dalam usaha kecil antara lain:

  1. Kurangnya Pendanaan untuk menjalankan bisnis (Undercapitalization)
  2. Manajemen yang kurang berpengalaman atau tidak berkompeten (Managerial Inexperience or Incompetence)
  3. Ketidakmampuan Menanggulangi Pertumbuhan (Inability to Cope with Growth)

BAGAIMANA CARA MEMULAI USAHA KECIL DAN SUMBER DAYA APA SAJA YANG DIPERLUKAN

Usaha Kecil adalah kegiatan usaha yang dimiliki dan dioperasikan secara mandiri dan tidak mempekerjakan karyawan lebih dari 500 orang.

MEMULAI USAHA KECIL

Rencana Bisnis 

Elemen kunci dalam kesuksesan sebuah bisnis adalah Rencana Bisnis 

Rencana bisnis antara lain memuat: 

  • Penjelasan dari kegiatan bisnis itu sendiri 
  • Analisis persaingan usaha 
  • Estimasi pendapatan dan biaya 
  • Informasi lain 

Rencana bisnis harus digunakan sebagai pedoman dan acuan bisnis serta dilakukan revisi secara perodik untuk menyesuaikan dengan kondisi pasar.  Rencana bisnis juga mengharuskan perusahaan untuk melakukan assesmen potensi pasar, menentukan harga, dan kebutuhan produksi. Rencana bisnis juga sangat penting untuk mengevaluasi dan meng-update Rencana Bisnis untuk menghitung perubahan di dalam perusahaan.  

Sumber Daya Finansial 

Dalam memulai suatu usaha dibutuhkan biaya modal yang akan digunakan untuk sewa kantor, pembelian peralatan dan pembelian bahan baku. 

Pembiayaan Modal

Sumber dana yang paling penting dalam memulai suatu usaha adalan dana yang disetor oleh pemilik. Dalam menjalankan operasional bisnisnya, pemilik usaha dapat menjual atau meminjamkan asetnya. Asset tersebut dapat berupa  apa saja misalnya komputer, kendaraan dan lain-lain. Sumber dana tersebut dinamakan pembiayaan modal dari pembiayaan sendiri, bukan berasal dari pihak lain. 

Usaha kecil dapat juga memperoleh pembiayaan modal dari investor dengan cara menjual sahamnya kepada anggota keluarga, teman, karyawan, dan lain-lain. 

Modal Ventura 

Modal ventura dalah orang atau organisasi yang menyediakan dana untuk usaha baru dengan pembelian saham/kepemilikan dengan harapan bahwa membeli saham di harga murah dan dijual pada saat harganya mahal untuk mendapatkan untung. 

Pembiayaan Utang

Dalam memulai usaha baru, dibutuhkan dana yang tidak sedikit dan dapat dipenuhi dari pinjaman. Pihak yang menyalurkan pinjaman dapat berupa bank dan Lembaga keuangan. Pemilik usaha dapat melakukan negosiasi term pembayaran dan suku bunga khusus pada bank. Jumlah uang yang disalurkan oleh bank sebagai pinjaman tergantung dari hasil asesmen bank antara lain keberlangsungan bisnis dan kemampuan bayar si peminjam. Bank dapat pula meminta tambahan asset sebagai agunan untuk pembayaran pinjaman. Jika pemilik usaha mengalami gagal bayar, maka bank akan melakukan klaim dan menjual agunan untuk mengurangi kerugian. 

Bank dapat juga memberikan credit line, yaitu sejumlah plafon kredit yang dapat ditarik sewaktu-waktu oleh peminjam sesuai dengan kebutuhan bisnisnya. Pemilik usaha juga dapat memperoleh trade credit (utang dagang) dari supplier yang dapat dicicil dan dibayar pada saat jatuh tempo sesuai kesepakatan. Selain itu pemilik usaha juga dapat melakukan barter dengan pemilik usaha yang lain. 

BAGAIMANA MEMULAI USAHA KECIL 

Mulai dari Nol vs Beli Bisnis yang Sudah Ada

Pengusaha kecil dapat memulai bisnis dari nol atau membeli bisnis yang sudah ada. Dengan membeli bisnis yang sudah ada, customer, supplier dan distributor telah tersedia, hal ini akan mengurangi risiko yang timbul ketika memulai usaha dari awal. 

Franchise

Franchise sering digunakan oleh pengusaha kecil untuk masuk ke dunia usaha. Franchise adalah lisensi untuk menjual produk dan atau menggunakan merk. Perusahaan yang menjual franchise disebut franchiser, sedangkan pembeli disebut franchisee

Franchisee berhak menggunakan nama, logo, metode operasi, iklan, produk dan elemen lain yang berkaitan dengan bisnis franchise tersebut.

Manfaat bagi franchisee

  • Dukungan management dan training 
  • Penggunaan merk 
  • Standarisasi kualitas barang dana jasa 
  • Program iklan local maupun nasional 
  • Asistensi finansial 
  • Produk dan format bisnis yang telah teruji
  • Daya beli yang tersentralisasi 
  • Seleksi tempat dan proteksi terhadap wilayah pemasaran 
  • Peluang sukses yang lebih besar 

Pengorbanan yang dilakukan oleh franchisee kepada franchiser antara lain : 

  • Pembayaran franchise fee dan profit sharing dengan franchiser
  • Standarisasi operasi yang wajib diikuti 
  • Pembatasan pembelian 
  • Lini produk yang terbatas
  • Pasar yang jenuh 
  • Putusan bisnis yang tidak bebas

Trend Demografi Usaha kecil dapat menjadi potensi bisnis di masa depan terutama disebabkan karena konsumen di Amerika Serikat yang berasal dari beberapa generasi antara boomer, millennials dan imigran. Teknologi dan peningkatan jasa ekspor menjadi kesempatan bagi usaha kecil untuk ekspansi ke luar negeri, sedangkan perjanjian dan aliansi dagang dapat mengurangi hambatan regulasi dan hukum bagi usaha kecil. Dari sisi ekonomi, ketidakpastian ekonomi menjadi tantangan sekaligus kesempatan bagi usaha kecil untuk terus bertahan. 

Membuat Usaha Besar Menjadi “Kecil”Banyak perusahaan besar yang meng-copy model bisnis usaha kecil supaya perusahaannya lebih fleksibel, sumber daya tercukupi, dan inovatif serta secara umum dapat menaikkan laba. Usaha meng-copy model tersebut membutuhkan downsizing, antara lain pengurangan lapisan manajerial, pengurangan pegawai, dan mengurangi beban pekerjaan. Dalam perusahaan besar pun dibutuhkan inovasi-inovasi untuk menjamin kelangsungan usaha, seperti yang dilakukan oleh usaha kecil. Individu yang bertanggung jawab untuk melakukan pengembangan inovasi dalam organisasi disebut intrapreneur

Check it out!


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
disconinjas

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format