Jeneponto, Harta Terpendam yang Berasal dari Sulawesi Selatan

Jeneponto belum banyak dikenal oleh Masyarakat Indonesia. Meski memiliki banyak potensi ternyata Jeneponto tergolong sebagai daerah tertinggal.


1
1 point

Presiden Jokowi telah menetapkan 122 kabupaten sebagai daerah tertinggal 2015-2019. Penetapan ini tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 131/2015 tentang Penetapan Daerah tertinggal Tahun 2015-2019. Dalam Perpres tersebut, daerah tertinggal yakni daerah kabupaten yang wilayah serta masyarakatnya kurang berkembang dibandingkan dengan daerah lain dalam skala nasional.

Suatu daerah dapat ditetapkan sebagai daerah tertinggal berdasarkan kriteria:

  1. Perekonomian masyarakat
  2. Sumber daya manusia
  3. Sarana dan prasarana
  4. Kemampuan keuangan daerah
  5. Aksesibilitas
  6. Karakteristik daerah.

A. Faktor Jeneponto dikategorikan sebagai Daerah Tertinggal

Kabupaten Jeneponto masuk dalam daerah tertinggal, hal ini disebabkan karena beberapa hal yaitu:

  1. Tingginya angka kematian ibu dan gizi buruk.
  2. Rendahnya angka harapan hidup
  3. Pendidikan
  4. Pertumbuhan ekonomi

1. Kematian Ibu dan Gizi Buruk

Pertama, hasil laporan Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto Angka Kematian Ibu (AKI) di Kabupaten Jeneponto pada tahun 2010 terdapat 7 kasus ibu meninggal dan pada tahun 2011 Angka Kematian Ibu mengalami penurunan menjadi 4 kasus dan hingga November 2012 mengalami peningkatan menjadi 10 kasus kematian.

Salah satu penyebab tinginya angka kematian pada ibu yaitu karena sistem kepercayaan atau budaya masyarakat etnis Makassar khususnya Jeneponto dalam hal perawatan kehamilan dan persalinan masih memakai jasa sanro atau dukun. Sanro banyak membantu mereka dalam hal persalinan bahkan selama proses perawatan kehamilan. Biasanya para sanro ini menggunakan minyak yang digunakan untuk mengurut perempuan hamil pada usia kehamilan tujuh hingga sembilan bulan. Hal ini tentunya berbeda dengan kinerja tenaga kesehatan khususnya bidan.

Tak hanya kematian pada Ibu, gizi buruk juga menjadi salah satu permasalahan. Menurut daya status gizi balita hasil Riskesda 2018 pravelansi gizi buruk untuk Jeneponto mencapai angka 36%.

Untuk mengatasi masalah kematian tersebut, sebaiknya mendatangkan dokter-dokter muda spesialisasi bidang kebidanan untuk menambah pengetahuan dalam proses kehamilan dan persalinan. Banyak dokter muda yang diharuskan bekerja ke daerah-daerah tertentu untuk mengambil pengalaman dan berbagi ilmu pengetahuan. Maka dari itu cara ini sangat tepat untuk mengatasi permasalahan di atas. Dokter yang didatangkan juga bisa para dokter ahli gizi selain dokter kebidanan. Untuk mengatasi permasalahan penduduk yang kurang gizi.

2. Angka Harapan Hidup

Kedua yaitu angka harapan hidup, menurut data BPS untuk Jeneponto sendiri dari tahun 2010 hingga 2016 angka harapan hidup masih berada pada angka 58-61 tahun. 

Alangkah baiknya apabila diadakan senam bersama untuk lansia atau usia lanjut, agar tubuh masyarakat Jeneponto bisa sehat dan bugar. Disamping itu kita bisa mendatangkan guru senam yang enerjik agar penduduk Jeneponto bersemangat dalam berolahraga. 

3. Pendidikan

Ketiga bagi warga yang kurang mampu di Jeneponto, pendidikan menjadi alternatif kedua setelah kebutuhan hidup terpenuhi. 

Kemiskinan telah membawa masalah pada pilihan untuk menempuk jalur pendidikan. Hal ini membawa mereka kepada kondisi buta aksara dan ketidakmampuan untuk mengakses pendidikan.

Di era tahun 2020, media sosial sangat membantu sekali dalam segala hal positif. Contohnya sumbangan online. Kita bisa membuat iklan untuk penggalangan dana online demi kemajuan pendidikan di Desa Jeneponto. Salah satu cara nya bisa meng-endorse Awkarin sebagai duta pendidikan untuk membawa semangat masyarakat Indonesia untuk berbondong-bondong menyumbangkan dana untuk anak-anak di Desa Jeneponto. Dengan followers yang begitu banyak, Awkarin pasti mampu meraup dana yang sangat besar untuk proses belajar mengajar ini, yang nantinya Ia yang datang langsung ke Desa Jeneponto untuk menyerahkan dana tersebut bisa dalam bentuk uang maupun pembangunan sekolah serta keperluan lainnya.

4. Perekonomian

Keempat angka penduduk miskin hingga tahun 2019 berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik  (BPS), dari seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, angka kemiskinan tertinggi masih ditempati Jeneponto, yakni sebesar 14,8 persen dari jumlah penduduknya. Menurut Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengatakan bahwa penyebab kemiskinan karena kurangnya lapangan pekerjaan dan rendahnya pendidikan.

Peran pemerintah sangat berperan untuk memberantas kemiskinan yang terjadi di Desa Jeneponto. Pemerintah harus mampu menciptakan lapangan pekerjaan dengan minimal membuat suatu kerajinan tangan yang dapat dikerjakan oleh penduduk Desa Jeneponto dan bisa diperjualbelikan ke luar pulau Sulawesi, atau bahkan keluar negeri. 



B. Potensi Terpendam Jeneponto

Hal ini berbanding terbalik dengan kondisi geografis Jeneponto, adapun potensi yang dapat dikembangkan di Jeneponto sendiri yaitu :

  1. Kekayaan laut penghasil garam, ikan, dan rumput laut
  2. Dataran penghasil jagung dan padi dan juga pengasil sayur yang telah diekspor ke Kota Makassar.
  3. Pembangkit Listrik

1. Kekayaan Laut

Pertama, kekayaan laut Jeneponto memiliki posisi dimana terdapat potensi kelautan dan perikanan, serta budi daya rumput laut, dengan panjang pantai mencapai 114km. Dimana daerah ini merupakan salah satu daerah di Sulawesi Selatan yang memproduksi garam dan memiliki potensi kelautan dan kawasan pesisir yang dapat diandalkan. Kabupaten Jeneponto memiliki laha ±60 Ha yang dapat digunakan untuk pengembangan tambak dan industri garam. Air laut sebagai bahan baku utama pembuatan garam belum tercemar dan didukung dengan iklim untuk budidaya garam. 

“Ingat garam, ingat Jeneponto”, adigum ini yang digunakan oleh Jeneponto karena daerah ini adalah satu-satunya daerah penghasil garam terbesar di Sulawesi Selatan bahkan di Indonesia, selain Madura.

Selain itu, Kabupaten Jeneponto sebagai salah satu tempat pengembangan budidaya rumput laut. Hal ini bisa dijadikan sebagai salah satu alternatif bagi masyarakat pantai yang dapat menambah penghasilan mereka. 

Kedua pada daratan ada potensi pertanian dengan luasnya areal persawahan, peternakan, perdagangan, dan wirausaha. pada daerah pegunungan terdapat potensi perkebunan, jagung kuning, kopi, palawija, sayur mayur, holtikultura, dan sejenisnya. Kabupaten Jeneponto adalah salah satu daerah tingkat II dengan kondisi tanah yang sangat cocok untuk mengembangkan tanaman sayuran. Untuk di Sulawesi Selatan sendiri Jeneponto menjadi penghasil terbesar komoditi bawang merah setelah Enrekang. Bawang dari daerah ini telah dipasarkan antar pulau seperti Kalimantan dan Kendari. Selain bawang merah juga terdapat cabai, nilai produksinya sudah mencapai 139 ton per bulan. 

Cabai ini sudah dipasarkan ke supermarket di Kota Makassar bahkan telah diekspor hingga Singapura.


Ketiga saat ini di Jeneponto telah hadir PLTU Punagayya dan PLTB TOLO 1 yang saat ini dibangun dan dikembangkan oleh vena energy. Untuk proyek PLTB ini merupakan program 35.000 MW ini nantinya akan menjadi pembangkit listrik tenaga angin atau bayu dengan kapasitas terbesar kedua di Indonesia setelah PLTB Sidrap (75.000 MW). Walaupun secara kapasitas sedikit dibawah PLTB Sidrap, namun secara infrastruktur per tower pada PLTB TOLO 1 adalah yang terbesar, dengan 20turbin angin. 

Untuk PLTU sendiri Jeneponto memiliki dua yaitu PLTU Jeneponto dan PLTU Punagaya. PLTU Punagaya dibangun sejak Mei 2015 merupakan pembangkit milik PLN. Investasi PLTU ini mencapai $ 290jt, dengan melibatkan 1.000 tenaga kerja. Unit 1 PLTU Punagaya telah beroperasi pada Desember 2017 dan Unit 2 pada Februari 2018.

Sedangkan untuk PLTU Jeneponto dimiliki oleh Independent Power Producer (IPP) mulai mengalirkan listrik ke sistem Sulawesi bagian Selatan pada November 2017. Pembangkit ini juga menyerap tenaga kerja mencapai 1.000 orang pada tahap konstruksi dan 100 orang pada tahap operasi. Hadirnya kedua PLTU besar ini diharapkan akan menambah daya mampu sistem kelistrikan Sulawesi Selatan.

Harta Terpendam Jeneponto dan Predikatnya sebagai Daerah Tertinggal

Dengan banyaknya potensi yang terdapat di Jeneponto tetapi Jeneponto masih ditetapkan sebagai daerah tertinggal. Semua potensi ini belum tergali dan terkelola dengan optimal dikarenakan banyak orang diluar area Sulawesi Selatan yang belum mengetahui tentang Jeneponto. Sehingga menyebabkan Jeneponto ini belum terekspos secara global.

A. Bisnis Cemilan Rumput Laut

Bisnis yang bisa dilakukan untuk meningkatkan perekonomian penduduk di Desa Jeneponto adalah membuka lapangan usaha dalam pembuatan Makanan Rumput Laut seperti yang sudah fenomenal yaitu Tao Kae Noi. Seperti yang telah disebutkan diatas Jeneponto merupakan salah satu kawasan yang memiliki area pemeliharaan Rumput Laut.

Kita bisa membuat duplikasi dari makanan tersebut dengan nama “Kao KuKu Nyah”. Cita rasa harus sangat diperhatikan agar bisa mendunia seperti Tao Kae Noi. Dengan penjualan yang sudah mendunia, maka perekonomian Desa Jeneponto ini akan meningkat drastis.

Hendry Setiono adalah Founder Kebab Turki “Baba Rafi” adalah salah satu orang yang sangat cocok untuk membangun bisnis ini. Hendry Setiono dapat membentuk sebuah Kemitraan (Partnership) dengan pemilik lahan Rumput Laut yang berada di Jeneponto. Mereka bisa membentuk sebuah usaha yang memasarkan produk hasil buatannya untuk lokal dulu. Dibantu dengan pengalaman Hendry Setiono dalam membangun bisnis, hal ini akan menjadi sebuah kesempatan yang besar bagi Hendry maupun pengusaha di Jeneponto.

Ketika bisnis ini dijalankan, maka hal ini dapat menjadi lapangan pekerjaan bagi warga Jeneponto. Tak hanya itu, hal ini juga akan menaikkan aktivitas ekonomi di daerah tersebut, sehingga perekonomian meningkat. Ketika perekonomian meningkat maka taraf kehidupan masyarakat di Jeneponto pun akan meningkat. Para orangtua yang dulunya fokus untuk memikirkan untuk memenuhi kebutuhan harian, sekarang bisa fokus untuk menyekolahkan anak mereka. Sehingga kesempatan mereka untuk menempuh jalur pendidikan menjadi lebih besar. 

B. Telemedicine

Untuk masalah tingginya kematian ibu serta gizi buruk pada anak dapat diatasi dengan mengadakan telemedicine. Sistem layanan telemedicine menggunakan teknologi aplikasi yang membuat dokter ahli mampu melakukan diagnosa dari jarak jauh. Dimana telemedicine ini dapat membantu para dokter atau bidan yang ada di Jeneponto untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan jika menemukan kasus-kasus tertentu yang sulit ditangani. Hal ini bisa menurunkan penurunan angka kematian ibu. Serta untuk anak yang kurang gizi juga dokter di Jeneponto dapat mengakses atau melakukan diskusi dengan dokter yang ada di Kota Makassar. 

Layanan telemedicine ini dapat mempermudah layanan kesehatan yaitu konsultasi. Dokter ahli dapat memberikan diagnosa yang lebih baik dan layanan ini setidaknya dapat meyelesaikan masalah kesehatan yang ada di Jeneponto serta menyelamatkam lebih banyak nyawa. 

Dengan keuntungan yang luar biasa, pemerintah bisa menciptakan TELEMEDICINE untuk memberantas kematian yang kian tinggi tiap tahunnya.

Telemedicine merupakan salah satu program mutakhir yang bisa mendeteksi atau mendiagnosa segala keluhan / penyakit seseorang tanpa harus bertatap langsung antara dokter dan pasien. 

Program ini bisa mempermudah masyarakat yang jauh di pelosok Desa mendapatkan fasilitas kesehatan yang nyaman dan mudah. Program ini juga harus didukung oleh pemerintah setempat agar lebih maju. Pastinya keuntungan program ini juga bisa sangat baik apabila banyak pemerintah kota lain yang ingin bekerja sama untuk menerapkan program ini.

Untuk dapat membuat layanan telemedicine agar sampai hingga ke Jeneponto yaitu pemerintah melalui dinas Kesehatan dapat membuat minat anakmuda agar ada yang dapat menciptakan suatu startup yang dapat mengembangkan aplikasi untuk mendukung telemedicine. Untuk startup ynag dimulai oleh anak muda ini mungkin dapat bersifat kepemilikan tunggal (sole proprietorship). Dimana anak muda ini dapat memulai membangun startup hingga startup ini dapat berkembang yang dulunya hanya menjadi kepemilikan tunggal dapat berubah menjadi suatu perusahaan yang besar. Agar membuat startup ini sukses akan dikenakan tarif pada setiap penduduk yang ingin melakukan pemeriksaan menggunakan telemedicine, namun untuk biayanya akan disubsidi oleh pemerintah. Sehingga hasil pemeriksaan menjadi lebih akurat dan mendapat penanganan yang tepat, sehingga dapat mengurangi angka kematian ibu serta gizi buruk pada anak. Ini juga akan membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kualitas pendidikan di Jeneponto sendiri. 


kelompok Victorious Secret yang terdiri dari :

  • Astari Dewi Widyawati
  • Azri Aditya
  • Dwi Astuti
  • Kurnianto Joyonegoro
  • Samuel Sormin

Like it? Share with your friends!

1
1 point

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
1
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
1
OMG
Win Win
1
Win
astaridewi

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format