Mengapa Ponsel Besutan Sony Gagal Memasuki Pasar Indonesia?

Sony tetap memberi prioritas prosentase biaya yang besar untuk Research and Development meskipun dana cadangan mereka tidak dalam kondisi aman.


0

https://unsplash.com/photos/h4x-Z7704Bghttps://unsplash.com/photos/h4x-Z7704Bg

Microenvironment

  • The Company 

Sony tetap memberi prioritas prosentase biaya yang besar untuk Research and Development meskipun dana cadangan mereka tidak dalam kondisi aman. Langkah seperti ini bisa menjadi boomerang yang memukul balik menjadi beban keuangan Sony. Dalam laporan keuangan yang dikutip dari Wccftech, Sony Xperia mengalami kerugian sebesar 101 miliar yen (USD 913 juta atau sekitar Rp 12,9 triliun) selama empat kuartal terakhir.

  • Suppliers

Sony menjadi suppliers perusahaan-perusahaan kecil di Cupertino, Korea Selatan dan Tiongkok. Padahal beberapa media teknologi berpendapat bahwa smartphone Sony Xperia ketinggalan dalam hal fitur dibanding pesaingnya di ponsel kelas premium. Meskipun menawarkan keandalan dan desain yang elegan, Xperia gagal menarik perhatian pasar di industri ponsel premium yang berkembang pesat.

  • Marketing Intermediaries

Meski menyandang nama besar, Sony memang sudah lama kesulitan bersaing di pasar smartphone. Terlebih saat ini para vendor asal China sangat agresif. Marketing Sony Xperia juga telah gagal menarik perhatian pasar karena outlet mereka tidak terlalu banyak tersebar di Indonesia.

  • Competitors

Banyak sekali competitors yang hadir seperti Asus, Oppo, Kenovo, Xiaomi, dan lain-lain. Mereka muncul dengan mempertahankan spesifikasi yang lumayan dengan bermain di level harga rendah dan cara penjualan yang berbeda. Selain itu, Sony juga terlihat tidak begitu banyak merilis ponsel pintar jika dibandingkan dengan para competitors tersebut. Hal ini membuat Sony Xperia merasa kesulitan untuk melawan competitors tersebut yang telah menuai sukses besar dan kemudian membuat pemain utama pasar ini menjadi limbung.

  • Publics

Dalam pandangan publik (masyarakat Indonesia), produk-produk sony Xperia memang memiliki kualitas yang bagus terutama pada kameranya. Sebagaimana ciri khas pada kamera DSLR Sony yang bagus juga. Di sisi lain, komunikasi antara perusahaan (Sony) dengan publik masih sangat kurang, promosi Xperia juga sangat rendah, sehingga publik kurang merasakan brand awareness terhadap Sony Xperia.

  • Customers

Consumer markets Sony Xperia di Indonesia bisa dibilang kurang pasti, karena dengan kualitas smartphone-nya yang hanya bisa diandalkan pada kamera bagusnya, tetapi dengan harganya yang jauh lebih tinggi daripada androidsmartphone pada umumnya. Sehingga consumer market yang menjadi target dari Sony Xperia menjadi kurang jelas, antara menyasar kelas konsumen android smartphone pada umumnya, atau konsumen sekelas iPhone.

Macroenvironment

  • Demographics

Secara umum, targer konsumen Sony Xperia secara demografis memang untuk semua usia (tua maupun muda). Tetapi dengan keunggulan Sony Xperia pada kameranya, lebih tepat bahwa kaum muda lah yang menyukai produk Xperia, bukan para Baby Boomers. Dan dengan bandrol harga yang tidak rendah, Xperia memang lebih cocok untuk konsumen dengan penghasilan yang lumayan tinggi. Tetapi dengan harga yang hampir sekelas dengan iPhone, kelas konsumen ini juga sering lebih memilih menambah sedikit modal lagi untuk mendapatkan iPhone daripada Xperia.

  • Economics

Secara ekonomi, masyarakat dengan kelas ekonomi menengah secara umumnya lebih memilih untuk membeli android smartphone selain Sony Xperia dikarenakan harganya yang lumayan jauh lebih tinggi. Sedangkan masyarakat kelas ekonomi atas lebih banyak yang memilih untuk membeli iPhone daripada Xperia. Selain itu dengan kamera bagusnya Sony, memang kaum muda lah yang lebih banyak tertarik dengan Xperia, tetapi secara umum kaum  tua (Baby Boomers) lah yang sudah memiliki penghasilan tinggi untuk mampu menggapai produk Xperia.

  • Technological

Dengan Sony yang akhir-akhir ini memunculkan 2 produk flagship dalam waktu satu tahun, masyarakat cenderung akan beranggapan bahwa produknya dengan cepat bisa ketinggalan zaman karena Sony semakin sering memunculkan flagship terbaru. 

  • Cultural

Di Asia, khususnya di Indonesia kebanyakan orang cenderung memilih untuk membeli barang yang murah dengan kualitas baik dan tidak terlalu mempedulikan merek, sehingga dengan banyak bermunculan produk-produk smarthphone lainnya yang memiliki spesifikasi yang bagus dan harga yang murah saat ini, Sony terancam keberadaannya.

Sumber:

dee-nesia.com. (2019, 22 Februari). Inilah Alasan Mengapa Penjualan Xperia Terus Menurun. Diakses pada 29 Februari 2020, dari https://www.dee-nesia.com/inilah-alasan-mengapa-penjualan-xperia-terus-menurun-versi-dee-nesia/

m.merdeka.com. (2019, 31 Maret). Sony Akan Tutup Divisi Smartphone Sebab Rugi Hingga Rp 129 Triliun. Diakses pada 29 Februari 2020, dari https://m.merdeka.com/uang/sony-akan-tutup-divisi-smartphone-sebab-rugi-hingga-rp-129-triliun.html

Alpha Squad

1. Faqih Ahmad M

2. Afifah Della S

3. Hilimi 'Afif Kautsar


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
1
Sad
Fun Fun
1
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
2
Love
OMG OMG
3
OMG
Win Win
0
Win
AlphaSquad

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format