Mutiara di Bibir Pasifik, MOROTAI bak Maldives-nya Indonesia

Mungkin nama Morotai belum familiar terdengar, namun Surga dari Timur ini siap menjadi destinasi wisata melebihi Bali dan Lombok.


7
2 shares, 7 points

Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang berada di kawasan Asia Tenggara. Layaknya sebuah negara berkembang, Indonesia tak akan pernah lepas dengan program-program pembangunan baik dalam skala lokal maupun skala nasional. Pada hakikatnya tujuan pembangunan adalah mewujudkan masyarakat yang mempunyai tingkat kesejahteraan sosial yang tinggi. Namun dalam perjalanannya, berbagai kendala masih sering dijumpai. Kesenjangan pembangunan di berbagai sektor masih banyak dijumpai baik antar wilayah, sektor wilayah, maupun antar masyarakat. Kondisi tersebut menjadi salah satu pemicu munculnya pandangan tentang “daerah tertinggal” yang menandakan belum optimalnya pemerataan pembangunan di Indonesia. Kesenjangan pembangunan terutama terjadi antara Kawasan Barat Indonesia (KBI) dan Kawasan Timur Indonesia (KTI). Salah satu akar dari permasalahan pembangunan di Indonesia adalah strategi pembangunan yang belum tepat.

Mengenal Pulau Morotai

Pulau Morotai yang dibentuk berdasarkan undang-undang nomor 53 tahun 2008 dengan ibu kota Daruba, merupakan kabupaten perbatasan yang terletak di ujung utara dari Indonesia bagian timur, kabupaten ini terletak pada posisi 2o00’ Lintang Utara dan 2o40’ Lintang Utara, serta 128o15’ dan 129o08’ Bujur Timur. Secara geografis, Pulau Morotai terletak di antara Samudera Pasifik dan Pulau Halmahera. Luas Wilayah Pulau Morotai berupa daratan seluas 2.314,90 km2. Pulau Morotai ini sendiri juga merupakan kabupaten hasil pemekaran dari Kabupaten Halmahera Utara yang terdiri dari lima wilayah kecamatan yaitu Kecamatan Morotai Selatan, Morotai Timur, Morotai Selatan Barat, Morotai Utara dan Morotai Jaya.

Pulau Morotai menjadi lapangan terbang bagi Jepang selama Perang Dunia II. Pulau ini diambil alih oleh angkatan Amerika Serikat pada September 1944 dan digunakan sebagai landasan serangan Sekutu ke Filipina pada awal 1945 serta ke Borneo timur pada Mei dan Juni tahun itu. Merupakan basis untuk serangan ke Jawa pada Oktober 1945 yang ditunda setelah penyerahan diri Jepang pada bulan Agustus. Pulau Morotai sebagian besar berupa hutan dan memproduksi kayu serta damar dan sangat strategis sebagai jalur perdagangan di timur Indonesia. Selain itu, Pulau Morotai memiliki kekayaan alam seperti Emas, Biji besi, dan lain-lain, juga potensi wisata bahari yang mempesona.

Menurut penduduk setempat, Morotai berasal dari kata Morotia yang artinya tempat tinggal orang-orang moro. Sebagai pulau yang terlepas dari pulau besar Halmahera, Pulau Morotai tidak memiliki penduduk asli yang menetap secara turun temurun. Penduduk sekarang yang menetap dan beranak-pinak di Pulau Morotai berasal dari Suku Tobelo dan Suku Galela di Pulau Halmahera, tepatnya di Kabupaten Halmahera Utara. Kedua suku (sub-etnis) tersebut mendominasi mayoritas penduduk Morotai hingga kini. Selain terdapat kedua etnis (Suku Tobelo dan Suku Galela), kelompok-kelompok etnik lain yang mendiami Pulau Morotai diantaranya adalah berasal dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Jawa, Sumatera, Cina Maluku, dan lain-lain. 

Namun sayangnya, Kabupaten Pulau Morotai menjadi salah satu dari 54 daerah prioritas pembangunan kabupaten tertinggal pada Tahun 2017. Berdasarkan pengolahan data IPD tahun 2014, Kabupaten Pulau Morotai yang terdiri dari 5 unit Kecamatan/Distrik dan 88 unit Desa terbagi menjadi 3 status ketertinggalan, yaitu berkembang, tertinggal dan sangat tertinggal. Kondisi ini dapat menjadi referensi bagi Pemerintah baik Pusat maupun Daerah dalam melaksanakan pembangunan, khususnya dalam menentukan prioritas desa yang tepat guna dan tepat sasaran.

Grafik diatas menggambarkan bahwa distrik yang memiliki desa dengan kategori tertinggal paling banyak berada di Kecamatan Morotai Selatan Barat atau sebesar 22%. Sedangkan untuk kategori berkembang paling banyak berada di Kecamatan Morotai Selatan atau sebesar 18%. Secara keseluruhan, terdapat 61 desa dengan kategori tertinggal atau jika dinyatakan dalam persentase yaitu sebesar 69%. Sedangkan untuk kategori berkemb ang terdapat 27 desa atau sebesar 31% dari keseluruhan desa yang berada di Kabupaten Pulau Morotai.

Mengapa Pulau Morotai menjadi salah satu desa tertinggal di Indonesia?

Permasalahan sumber daya manusia, sosial ekonomi, serta infrastruktur yang tidak merata di Indonesia mengakibatkan adanya perbedaan pencapaian pembangunan di setiap daerah. Daerah dengan pencapaian pembangunan yang rendah dikategorikan sebagai daerah tertinggal dan diperhitungkan memiliki indeks kemajuan pembangunan ekonomi dan sumber daya manusia di bawah rata-rata indeks nasional. Pada umumnya, daerah tertinggal memiliki faktor geografis yang sulit dijangkau, media komunikasi yang sulit dijangkau, sumber daya manusia dan alam yang rendah berakibat langsung terhadap mata pencaharian penduduk yang tidak memadai. Berikut merupakan beberapa faktor yang menyebabkan Morotai menjadi tertinggal:

1. Terbatasnya akses menuju Morotai melalui udara maupun darat 

2. Minimnya jaringan listrik, air bersih dan telekomunikasi

3. Belum optimalnya pembangunan antar sektor yang mengakibatkan lemahnya koordinasi antar pelaku pembangunan

4. Regulasi yang bersifat afirmatif terhadap percepatan pembangunan daerah tertinggal belum terintegrasi

5. Terbatasnya sarana dan prasarana serta aksesibilitas daerah tertinggal terhadap wilayah cepat tumbuh

6. Pemanfaatan sumber daya lokal sebagai sumber perekonomian di daerah tertinggal belum optimal

7. Terbatasnya kemampuan keuangan daerah dan lemahnya kualitas belanja daerah tertinggal.

Menggali potensi Pulau Morotai

Siapa sangka dibalik ketertinggalan yang menjadi hambatan, ternyata Pulau Morotai ini merupakan salah satu destinasi wisata yang sangat diminati dan disebut menjadi Maldives-nya Indonesia. Morotai lebih dari sekedar kata indah. Pulau terdepan itu adalah gerbang Indonesia menuju Pasifik, kawasan yang bertumbuh cepat dan diperkirakan akan menggeser pesona Atlantik yang kian redup.

Posisinya yang strategis sempat menjadikannya sebagai rebutan Sekutu dan Jepang selama Perang Dunia II. Selain kisah PD II, Morotai juga dikaruniai keindahan alam yang menakjubkan. Pantai berpasir putih nan halus terhampar hampir di seluruh pantai di Pulau Morotai dan pulau-pulau kecil di sekitarnya, seperti Pulau Dodola, Zum Zum, dan Ngele Ngele. Wisata selancar pun tersedia, seperti di perairan sekitar Tanjung Sopi dan Bere Bere yang terletak di utara pulau dan menghadap langsung Samudra Pasifik.

Demikian pula hutan Morotai yang cukup terjaga bisa digunakan untuk wisata menjelajahi jejak-jejak Perang Dunia II atau menikmati keindahan air terjun yang ada di sana, seperti air terjun Nakamura, Leo Leo, dan Raja. Potensi wisata budaya dan edukasi juga tersedia di Morotai. Bukan hanya tari, musik, makanan, atau permainan tradisional khas Suku Tobelo dan Galela, etnik terbesar di Morotai, melainkan juga aktivitas ekonomi masyarakat. Usaha pengolahan gula aren, budidaya kerang mutiara di Pulau Ngele Ngele, kerajinan besi putih di pusat kota, atau pembuatan ikan asin di Pulau Kolorai bisa menjadi sajian wisata yang menarik.

Pulau Morotai menyajikan banyak daya tarik wisata yang beragam seperti wisata alam bawah laut, wisata pantai serta wisata budaya dari hasil peninggalan sejarah seperti peninggalan sejarah Perang Dunia II. Aktivitas wisata yang bisa dinikmati oleh para wisatawan di Pulau Morotai antara lain rekreasi pantai, snorkeling, diving, (terutama di situs bangkai kapal PD II), sunbathing, serta wisata sejarah yang menjadi andalan utama kekhasan lainnya adalah wisata budaya yang unik khas budaya timur dan ada anggapan bahwa wisatawan asing senang dengan destinasi yang memberikan atraksi budaya karena menurutnya itu sangat eksotik dan layak untuk dikunjungi.

Pariwisata Bahari

Kabupaten Pulau Morotai telah ditetapkan oleh Pemerintah sebagai salah satu lokasi dari 10 destinasi wisata di Indonesia. Dengan ketetapan ini maka Morotai mempunyai peluang yang besar untuk mengembangkan pariwisata, terutama wisata bahari. Salah satu faktor keberhasilan pengelolaan pariwisata adalah meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke suatu daerah yang nantinya akan berdampak pada peningkatan perekonomian daerah. 

Ada tiga strategi yang menjadi dasar pengembangan pariwisata di Pulau Morotai, diantaranya: 1) Pengembangan sistem keruangan wisata terpadu melalui inisiasi pembentukan Kawasan Pengembangan Pariwisata, 2) Pengembangan fasilitas layanan wisata, dan 3) Pengembangan peran objek wisata unggulan sebagai sumbu/poros pengembangan objek wisata potensial lainnya. Dari tiga strategi tersebut secara sederhana dapat diprediksi bahwa pengelolaan pariwisata di Pulau Morotai akan mengalami perubahan/peningkatan. 

Merujuk data UNWTO Tourism Highlight 2014, tercatat kontribusi sektor pariwisata bagi ekonomi dunia sangat tinggi. Nilai ekonomi sektor ini terhadap GDP dunia ialah sebesar 9%. Berkontribusi atas nilai ekspor dunia sebesar USD 1.4 trilliun setara 5% ekspor dunia. Sedangkan bicara penciptaan lapangan kerja secara global, tercatat 1 dari 11 pekerjaan berada di sektor pariwisata. Menariknya lagi, sungguh pun krisis ekonomi global sedang melanda dunia, jumlah perjalanan wisatawan global tetap saja menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Menyadari signifikansi perkembangan di sektor pariwisata itulah, Presiden Joko Widodo lantas menempatkan ekonomi pariwisata sebagai sektor unggulan. Melalui RPJMN 2015–2019, pemerintah menetapkan 25 kawasan strategis pariwisata nasional. Dari 25 kawasan tersebut, Pulau Morotai  ditetapkan sebagai 10 destinasi pariwisata prioritas.

Lebih jauh melalui Peraturan Pemerintah 50 Tahun 2014 tentang Kawasan Ekonomi Khusus Morotai, pulau paling terluar di sisi timur laut Indonesia ini diproyeksikan menjadi kawasan destinasi wisata internasional dengan estimasi nilai investasi sebesar Rp30,44 triliun hingga 2025. Penetapan wilayah Morotai menjadi KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) ini dimaksudkan sebagai upaya memberikan kemudahan bagi para pelaku usaha untuk berinvestasi, tanpa harus melalui prosedur birokrasi yang rumit.

Johnnie Sugiarto x Pariwisata

Seperti pepatah berakit kehulu berenang ketepian, setidaknya itulah gambaran yang tepat untuk sosok Raja Pariwisata Johnnie Sugiarto yang kini sukses dengan bisnis pariwisata yang mulai digeluti awal tahun 1974 yang lalu. Usaha kecil kecilan yang dimulai sejak usia 20 tahun dengan modal radio yang dikelolanya di Palembang Sumatera Selatan itu kini telah menggurita. Mulai dari pusat hiburan berikut biro wisata yang sudah lengkap dengan resort dan hotel yang tersebar di banyak kota wisata Indonesia sudah dimiliki. 

Johnnie Sugiarto pernah mendapat penghargaan dari Menko Perekonomian Hatta Rajasa karena aktif dan keberhasilannya dalam membangun usaha pariwisata, salah satunya dengan program Putri Pariwisata Indonesia dan Putri Wirausaha Kreatif. Melalui pariwisata, Johnnie Sugiarto ingin menjadikan Indonesia dapat dikenal di seluruh dunia. Kekayaan alam, budaya dan kuliner Indonesia bisa menjadi sebuah destinasi wisata yang menarik dan akan disukai oleh wisatawan mancanegara asal dikemas dengan baik. Seperti yang dikatakan Menteri Pariwisata Arief Yahya, yang selalu diingat dan didukung oleh Johnnie adalah Country Branding. Kita sebagai masyarakat Indonesia perlu memberikan pandangan yang baik dengan menyebarkan berita positif mengenai suatu daerah karena jika ada suatu daerah di Indonesia terjadi sesuatu berita buruk akan berdampak dengan daerah lainnya di seluruh Indonesia. 

Kabupaten Morotai yang masih termasuk kawasan tertinggal yang membutuhkan bantuan dari segi penambahan kapasitas dan kapabilitas manajemen pengelolaan potensi pariwisata tanpa mengurangi manfaat yang akan diperoleh oleh kabupaten Morotai itu sendiri. Dari beberapa model bisnis yang ada dapat ditentukan bahwa model bisnis yang cocok dengan Kabupaten Morotai adalah bentuk Partnership. Kerjasama dengan entrepreneur kreatif, atau dengan menggandeng dinas pariwisata, dinas perhubungan dan dinas kelautan perikanan pada kabupaten setempat dapat membantu memaksimalkan potensi desa dan sektor-sektor pariwisata unggulan yang ada.

Salah satu entrepreneur indonesia yang berhasil di dalam dunia pariwisata ialah Johnnie Sugiarto. Beliau yang memiliki banyak pengalaman dapat mendatangkan banyak manfaat dalam pengembangan dan mempromosikan kawasan pariwisata Kabupaten Pulau Morotai. Masyarakat kabupaten morotai dapat memperoleh pendapatan dari hasil penjualan alam dan jasa seperti penjualan cinderamata, seafood khas kabupaten morotai, maupun jasa tour guide. Dinas pariwisata dapat membantu dalam mempromosikan pariwisata kabupaten morotai, dinas perhubungan dan kelautan perikanan dapat membantu dalam menunjang akses transportasi serta pengelolaan ekosistem laut yang ada untuk kepentingan pariwisata dan mengangkat ekonomi masyarakat kabupaten morotai dalam memberi nilai edukasi, sosial dan kesejahteraan masyarakat.

Jenis pariwisata yang dapat dikelola di Kabupaten Morotai adalah:

  • Kuliner

Kabupaten Morotai yang berada dekat dengan laut mendapatkan keuntungan yang berlimpah dalam penyediaan hasil alam berupa makanan laut yang mudah didapatkan dan berlimpah. Hal ini memberikan daya tarik bagi wisatawan mancanegara yang senang dan tertarik dengan makanan laut  dan mencicipi bahan-bahan makanan yang hanya bisa didapatkan di kabupaten morotai. Berbagai jenis ikan, gurita, lobster, cumi-cumi hingga makanan khas kabupaten morotai yaitu Gohu ikan, roti panggang kenari, gado-gado khas morotai, papeda, sop konro dan banyak makanan khas lainnya yang hanya bisa didapatkan di kabupaten Morotai.

  • Pariwisata

Sudah tidak perlu diragukan lagi, pulau yang mendapat julukan “Surga dari Timur” ini kaya akan keindahan alamnya yang menjadi destinasi favorit bagi seluruh wisatawan. Pariwisata kabupaten pulau morotai sebagian besar adalah pantai, banyak pantai yang menawan yang terdapat di tempat ini, salah satunya adalah Pulau Dodola, pulau Morotai, dan tanjung Gorango.

  • Penginapan

Sebagai salah satu tujuan destinasi pariwisata, Kabupaten Morotai wajib memiliki penginapan yang memadai untuk menampung para wisatawan yang akan datang untuk berwisata ke Kabupaten Morotai. Kabupaten Morotai memiliki resort/penginapan yang menyajikan service dan pemandangan yang menakjubkan salah satunya pemandangan laut lepas dari penginapan. Hal ini yang masih harus ditingkatkan oleh Kabupaten Morotai untuk menambah datangnya wisatawan dari dalam maupun luar negeri untuk dapat berkunjung ke Kabupaten Morotai.

Tentu besar harapan bagi bangsa Indonesia pada umumnya dan masyarakat Pulau Morotai khususnya, bahwa kebijakan menetapkan Pulau Morotai sebagai KEK Pariwisata ini bakal membuat kawasan kepulauan ini kembali masyhur, layakknya rempah-rempah dulu, yang membuat berbagai bangsa bergerak berdatangan ke tanah air. Dengan ini diharapkan Kabupaten Pulau Morotai tidak lagi menjadi wilayah tertinggal di Indonesia, namun menjadi salah satu dari ribuan pulau yang berkembang dari berbagai aspek.

Disusun oleh:

1. Annisa Ayuditya

2. Mayindra Wijaya

3. Muhadarsa Meidiano Sase

Referensi: 

Ferrell, Hirt & Ferrell. (2020). Business Foundations: A Changing World. New York: Mc Graw Hill Education

http://www.pulaumorotaikab.go.id/profile/read/1/sejarah-pulau-morotai.html

https://ksmtour.com/informasi/tempat-wisata/maluku-utara/pulau-morotai-menyimpan-pesona-sejarah-perang-dunia-di-maluku-utara.html

https://ditjenpdt.kemendesa.go.id/view/detil/50/miliki-potensi-kelas-wisata-dunia-morotai-butuh-perhatian-khusus

https://matapublik.co/2019/07/04/dorong-dunia-pariwisata-ini-pesan-johnnie-sugiarto/

https://www.tipswisatamurah.com/2013/02/sosok-raja-pariwisata-johnnie-sugiarto.html

https://www.kompasiana.com/msob89/568ee82998937383048b4582/johnnie-sugiarto-membangun-pariwisata-indonesia

https://kkp.go.id/SKPT/Morotai/page/1115-profil-umum-skpt-morotai

https://indonesia.go.id/ragam/pariwisata/pariwisata/kek-pariwisata-morotai-dan-rempah-rempah-maluku


Like it? Share with your friends!

7
2 shares, 7 points

What's Your Reaction?

Confused Confused
1
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
1
Fun
Genius Genius
6
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format