Potensi Agrowisata Kakao di Desa Nglanggeran, Gunung Kidul.

Tidak kalah dengan kualitas impor, Hasil olah Kakao Desa Nglanggeran kecamatan Patuk, Gunung Kidul mampu bersaing di kancah nasional bahkan Internasional.


0

Gunung Kidul Secara Geografi

Kabupaten Gunung kidul adalah salah satu kabupaten yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan Ibukotanya Wonosari. Luas wilayah Kabupaten Gunung Kidul 1.485,36 km2 atau sekitar 46,63% dari luas wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Kota Wonosari terletak di sebelah tenggara kota Yogyakarta (Ibukota Daerah Istimewa Yogyakarta), dengan jarak ±39km. Wilayah Kabupaten Gunung Kidul dibagi menjadi 18 Kecamatan, 144 desa, dan 1.431 padukuhan.

Sumber: gunungkidulkab.go.id

Potensi Alam dan Mata Pencaharian Warga di Gunung Kidul

Kabupaten Gunung Kidul mempunyai beragam potensi perekonomian mulai dari pertanian, perikanan dan peternakan, hutan, flora dan fauna, industri, tambang serta potensi pariwisata. Pertanian yang dimiliki Kabupaten Gunung Kidul sebagian besar adalah lahan kering tadah hujan (±90%) yang tergantung pada daur iklim khususnya curah hujan. Lahan sawah beririgasi relatif sempit dan sebagian besar sawah tadah hujan. 

Sebagian besar mata pencaharian masyarakat Gunung Kidul adalah bergerak di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan sebesar 31%, diikuti jumlah belum bekerja sebesar 15,3% (ditunjukan dalam grafik dibawah ini). Hal tersebut tentu saja akan berdampak bagi sektor perekonomian di daerah tersebut. Oleh karena itu, perlunya pemanfaatan serta pengembangan potensi yang ada untuk meningkatkan taraf perekonomian masyarakat. Hal itu, tentu saja tak dapat berjalan dengan baik, jika tanpa didukung oleh pihak – pihak tertentu, seperti pemerintah daerah maupun investor.

Sumber: kependudukan.jogjaprov.go.id

Potensi Tanaman Kakao di Desa Nglanggeran Kecamatan Patuk, Gunung Kidul

Gunung kidul merupakan salah satu kabupaten di D.I Yogyakarta. Selain dikenal dengan daerah hasil produksi pertanian yang unggul dan pariwisata yang tengah berkembang pesat, Gunung Kidul juga memiliki berbagai potensi yang luar biasa di bidang  perkebunan. Salah satu komoditas yang menjadi unggulan dan mampu bersaing hingga pasar internasional adalah Kakao olahan Desa Nglanggeran.

Sumber : news.detik.com

Potensi pasar kakao sendiri memang cukup luas. Sebagai bahan utama pembuatan coklat yang telah dikenal secara global, hal ini menjadi peluang yang sangat besar untuk pengembangan ke depan. Hal tersebut tidak terlepas dari letak geografis serta budaya bertani sudah menjadi kebiasaan warga desa tersebut. Sehingga masyarakat pada awalnya hanya terbiasa melakukan tumpang sari tanaman kakao di perkebunan dan sekitar rumah mereka.

Permintaan pasar yang semakin meningkat dan kualitas kakao dari Gunung Kidul yang lebih unggul dari daerah lain menjadi faktor utama. Sehingga sampai saat ini, lahan perkebunan kakao terus mengalami perluasan.

Masalah yang Dihadapi Masyarakat Dalam Pemberdayaan Potensi Tanaman Kakao

Sarana serta prasarana yang tidak memadai dalam produksi serta kurangnya edukasi mengenai pengetahuan tentang kakao sehingga dapat ditemui beberapa permasalahan seperti:

  1. Tidak seragamnya kualitas terutama dalam aspek tingkat kekeringan biji kakao 

  2. Kurangnya keterampilan dalam pengolahan biji kakao menjadi produk lain, sehingga produk olahan tidak bervariasi. 

  3. Petani masih menjadikan kakao sebagai komoditas sampingan. Padahal potensi pengembangan jumlah produksi serta permintaan pasar sangat besar.

  4. Kurangnya informasi dalam membentuk badan usaha.

  5. Promosi produk kakao lokal masih kurang, sehingga kalah pamor dibanding produk luar. Padahal dari segi kualitas, kakao Gunung Kidul adalah salah satu yang terbaik.

  6. Kurangnya teknologi yang memadai seperti mesin yang terbatas, yang menyebabkan minimnya produksi kakao.

Solusi yang Dapat Dilakukan, Untuk Memberdayakan Potensi Tanaman Kakao

Dalam hal ini, dapat dilakukan penyelesaian atas masalah-masalah yang dihadapi masyarakat Gunung Kidul dalam memproduksi tanaman kakao yaitu:

  1. Perlu adanya pemberian bantuan alat berteknologi tinggi, agar pengeringan produk tidak hanya bergantung pada sinar matahari terutama saat musim hujan, sehingga tingkat kekeringan biji dapat seragam. 

  2. Dilakukan pelatihan dan demonstrasi pengolahan biji kakao menjadi produk olahan yang beragam. Sehingga dapat meningkatkan harga jual produk.

  3. Diberikan edukasi serta seminar mengenai potensi kakao Gunung Kidul dan menjadikan pertanian kakao sebagai mata pencaharian utama warga sekitar.

  4. Diberikan arahan serta bimbingan dalam membentuk badan usaha.

  5. Meningkatkan proses pemasaran kepada publik dan distribusi produk kepada para konsumen.

  6. Pengadaan teknologi dengan menyediakan mesin pengolah kakao yang dapat mengolah kakao dengan baik.

Inovasi  Agribisnis Sebagai Ekonomi Kreatif yang Dapat Mendongkrak Wisatawan

Gunung Kidul sejak lama dikenal dengan alamnya yang sangat indah. Terdapat berbagai pantai serta bukit yang sangat memikat, tak heran Gunung Kidul menjadi incaran wisatawan yang lelah akan hiruk-pikuk perkotaan. Hal ini tak boleh luput dari pemanfaatan potensi kakao Gunung Kidul yang tidak diragukan kualitasnya.

Dengan mengusung konsep wisata kebun kakao serta pengolahan kakao menjadi berbagai souvenir seperti coklat batang, bubuk, atau bahkan produk perawatan tubuh berbahan dasar coklat. Hal ini dapat menjadi sarana ampuh dalam promosi serta pengenalan kepada publik.

Sumber : solopos

(Salah seorang warga melakukan perawatan terhadap tanaman kakao yang dimilikinya)

Adapun contoh nyata yang dapat menjadi referensi apik adalah perkebunan strawberry di Ciwidey Bandung. Hal ini terbukti meningkatkan agrowisata dimana penjualan strawberry meroket. Dengan konsep melihat kebun kakao secara langsung sampai dengan proses pengolahan menjadi produk yang siap santap atau bernilai jual tinggi. Konsep ini dipercaya mampu membuat pengunjung cenderung memiliki ketertarikan dan kepuasan tersendiri.

Model Bisnis

Untuk dapat mengembangkan potensi biji kakao ini, perlu adanya perencanaan dan strategi bisnis yang baik dan benar. Model bisnis yang cocok diterapkan adalah bisnis usaha perseorangan (Sole Proprietorship), dimana bisnis ini dimiliki dan dikelola oleh satu individu. Dengan menerapkan model bisnis ini, pemilik bisnis dapat memberikan arahan langsung bagaimana biji Kakao ini akan diproses dan dia dapat terus mengawasi proses pembuatannya sehingga kualitas produk yang akan dijual dapat terjamin kualitasnya.

Kemudian dalam membangun usaha perseorangan ini tidak membutuhkan biaya yang banyak, dan relatif mudah dalam pengurusannya. Dan juga dengan menjalankan usaha perseorangan, pemilik usaha dapat dengan mudah menentukan bagaimana bisnis akan dijalankan dan tentu saja memiliki kontrol secara penuh terhadap manajemen.

Salah satu daerah penghasil biji kakao sebagai bahan utama dalam pembuatan cokelat terbaik di Indonesia berada di Desa Nglanggeran, Patuk, Gunung Kidul. Desa Nglanggeran awalnya dikembangkan wisata Gunung Api Purba lalu dibangun embung Nglanggeran dan sekarang berkembang pengolahan coklat. Seluruh bidang usaha langsung melibatkan masyarakat sekitar.

Desa wisata Nglanggeran, Patuk, Gunung Kidul, Yogyakarta, menjadi desa wisata terbaik di Indonesia dan akan menerima penghargaan di ASEAN CBT (community based tourism) Award. Tahun 2017 merupakan 1st ASEAN CBT Award yang dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan Tourism Forum 2017.

Sejak belasan tahun lalu, warga Desa Nglanggeran, Patuk, sudah menanam kakao, namun sebatas dijual mentah atau kakao kering ke pengepul. Pada tahun 2015, dari hasil bantuan pengolahan dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP), lipi, dan Pemkab Gunung Kidul, Taman Teknologi Pertanian (TTP) dibangun di dalamnya terdapat pengolahan coklat.

Luasan tanaman kakao masyarakat setiap bulannya mencapai 3-5 ton dan diolah di TTP Nglanggeran sebanyak 30 persen dari produksi kakao. Tetapi dengan teknologi yang belum memadai, mesin yang masih terbatas menyebabkan minimnya produksi biji kakao dan juga pemilihan biji kakao kualitas A yang hanya digunakan untuk memproduksi berbagai olahan coklat seperti permen, hingga bubuk coklat.

Selain memproduksi coklat yang bernilai ekonomis yang tinggi, Desa Nglanggeran mengembangkan bidang peternakan, dari kambing etawa menjadi kambing unggulan dari Nglanggeran dalam integrasi kawasan wisata.

Produk yang Dihasilkan dalam Pengolahan Kakao di Desa Nglanggeran, Patuk, Gunung Kidul

Berikut adalah hasil olahan kakao yang dihasilkan oleh petani Desa Nglanggeran, Kecamata Patuk, Kabupaten Gunung Kidul, D.I. Yogyakarta, yaitu berupa minuman instan coklat dengan brand Chocomix yang memiliki varian rasa seperti Choco Mix Original, Choco Mix Classic, Choco Mix Coffee, dan Choco Mix Ice.

Hasil olahan bahan kakao

Selain itu, Produk lain yang dijual pada showroom Griya Cokelat Nglanggeran adalah Coklat batang, Pisang salut coklat, coklat paraline, dodol coklat, onde-onde coklat dan singkong coklat. Rasa coklat yang dihasilkan tidak kalah dengan produk impor, bahkan kualitas coklat ini dipercaya mampu untuk bersaing ke pasar internasional.

Pihak-pihak yang Mampu untuk Membantu Pengolahan dan Pemasaran Ke Pasar Nasional dan Internasional.

Kegiatan pengelolaan Coklat ini dapat sukses dengan dukungan oleh berbagai lini yaitu lembaga Griya Coklat Nglanggeran adalah sebuah organisasi yang terdiri dari perwakilan kelompok tani, pemuda, pengelola wisata bahkan Ibu-ibu PKK. Semua elemen tersebut bekerja sama dan menjalankan peran masing-masing membangun kewirausahaan sosial pengolahan Coklat.

Sumber : BPTBA LIPI

Proses tersebut didukung juga oleh Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Gunung Kidul yang menyiapkan agar tanaman kakao memiliki kualitas yang baik, BPTBA LIPI (Badan Penelitian Teknologi Bahan Alam) Gunung Kidul membantu dalam proses penelitian dan pengembangan produk serta pelatihan kepada para masyarakat sekitar agar memiliki potensi dan keterampilan untuk mengolah kakao serta penyediaan alat untuk mengolah kakao.

Sumber : Bank Indonesia Yogyakarta

Serta bantuan oleh Bank Indonesia Yogyakarta yang memberikan bantuan melalui corporate social responsibility (CSR) untuk permodalan awal dan menyempurnakan bangunan Griya Coklat Nglanggeran. 

Foto : Hj. Badingah, S.Sos. & Dr. Drs. H. Immawan Wahyudi, M.H

Usaha ini akan semakin berkembang apabila pemerintah daerah setempat yaitu Bupati Ibu Hj. Badingah, S.Sos dan Wakil Bupati yaitu Dr. Drs H. Immawan Wahyudi, M.H mampu melihat potensi yang dimiliki warganya dan mendukung petani kakao untuk terus mengembangkan kualitas dan kuantitas produk coklat yang siap dikonsumsi oleh segala lapisan masyarakat Indonesia bahkan Internasional.

Disusun oleh :

Ragil Sindy Restyandhari

Satrio Agung Nugroho

Wina Santika

Sumber:

Ruswanto, Adi & Sri, Gunawan. (2019). PENINGKATAN KAPASITAS KELOMPOK TANI KAKAO DI KABUPATEN GUNUNGKIDUL. 

https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-3487273/melirik-cokelat-asli-gunungkidul

https://pidjar.com/geliat-industri-coklat-di-gunungkidul-yang-terkenal-unggul/5013/

https://gunungkidulkab.go.id/D-74db63a914e6fb0f4445120c6fa44e6a-NR-100-0.html

https://www.solopos.com/pertanian-gunungkidul-gunungkidul-kini-punya-kebun-bibit-kakao-770188

http://gunungapipurba.com/posts/detail/inilah-desa-produsen-cokelat-di-gunungkidul

https://jogja.antaranews.com/berita/343509/dishutbun-gunung-kidul-dorong-petani-kembangkan-kakao

https://www.solopos.com/771135-771135

https://www.nglegi-patuk.desa.id/first/artikel/496-Kebun-Kakao-Warga-Desa-Nglegi–Masih-Menjanjikan

https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20190317174802-25-61114/nasib-mujur-petani-kakao-yang-terus-catatkan-cuan

https://kependudukan.jogjaprov.go.id/olah.php?module=statistik&periode=13&jenisdata=penduduk&berdasarkan=pekerjaan&prop=34&kab=03&kec=4

http://blog.tempat-usaha.com/peluang-usaha/peluang-usaha-pertanian-agrikultur.html

https://regional.kompas.com/read/2017/04/28/12483251/mengintip.pabrik.cokelat.milik.warga.desa.di.gunungkidul.yogyakarta?page=all

https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-3487273/melirik-cokelat-asli-gunungkidul

https://www.solopos.com/771135-771135

http://gunungapipurba.com/posts/detail/produk-unggulan-desa-di-griya-cokelat-nglanggeran

http://www.bptba.lipi.go.id/

 


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
MenOfGenius

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format