Pengaruh Digitalisasi Keuangan terhadap Relationship Manager Perbankan

Pesatnya perkembangan teknologi digital perbankan menjadi tantangan baru, efeknya mengancam eksistensi Relationship Manager.


0

Sumber: Unsplash.com

Masuknya Era Digitalisasi Keuangan

Selama 10 tahun terakhir, digital banking  menunjukkan peningkatan yang sangat tajam. Hal itu ditandai dengan munculnya produk-produk perbankan berbasis digital. Dimulai dari mobile banking, digital money atau electronic money, cashless transaction melalui QR Code, transaksi berbasis biometric dan transaksi berbasis blockchain.

Pesatnya perkembangan teknologi digital perbankan menjadi tantangan baru. Industri perbankan dihadapkan pada dua pilihan: ikut mengadopsi teknologi digital agar bank tetap survive atau tetap konvensional, namun perlahan-lahan tereliminasi.

Selain Bank perlu terus meningkatkan pelayanan nasabah melalui transformasi digital tersebut, kemajuan teknologi ini pun memunculkan apa yang dikenal dengan nama Financial Technology (Fintech). Fintech merupakan inovasi dalam bidang keuangan yang menggabungkan layanan keuangan dan teknologi informasi. Masuknya fintech merupakan terobosan baru terhadap aspek-aspek bisnis di Indonesia menjadi lebih efisien dan mudah.

Fintech dianggap sebagai pesaing berat sektor perbankan, sehingga muncul kecemasan para pelaku perbankan karena fintech memiliki cara kerja yang hampir sama dengan bank yaitu menyediakan jasa pembayaran dan pinjam meminjam dana. Teknologi kecerdasan buatan membantu mengurangi bias dari Relationship Manager/Analis kredit saat pengambilan keputusan, sehingga hasil yang didapatkan lebih bagus. 

Dengan demikian, Relationship Manager (RM) bank yang saat ini berfungsi untuk mencari nasabah, menganalisis risiko kredit dan memberikan rekomendasi kredit atau secara umum melakukan kegiatan perkreditan secara rutin, berpeluang untuk tergilas oleh digitalisasi.

Digitalisasi proses pinjaman akan menurunkan waktu proses (turn around time) dan meningkatkan produktivitas. Bank dapat mengelola portofolio dengan lebih efisien, karena pekerjaan analisis dapat dilakukan oleh sistem. Dampak dari adanya digitalisasi tersebut, industri perbankan Indonesia melakukan kebijakan downsizing. 

Tren pengurangan karyawan bank-bank memang sudah terjadi sejak beberapa tahun terakhir. Bank Danamon misalnya, pada 2015, jumlah karyawan tercatat 35.606 orang tetapi pada 2018 menyusut menjadi 26.389 orang. Sedangkan Bank OCBC NISP, pada 2015, OCBC memiliki 6.922 orang karyawan pada tahun 2018 menjadi 6.075 karyawan. Begitu juga dengan Bank Maybank Indonesia, dari sebelumnya 2016 sebesar 7.421 karyawan, pada 2018 6.529 karyawan (Tirto.id). 

Bagaimana Kita Menangani Downsizing Tersebut?

Adanya digitalisasi, mengurangi jam kerja RM untuk melakukan analisis, karena credit scoring, rekomendasi dan putusan dilakukan secara digital oleh sistem dalam waktu beberapa jam saja.  

Bank mungkin akan mengurangi jumlah tenaga kerjanya, namun kehadiran perusahaan teknologi berbasis keuangan (financial technology/fintech) dapat menggantikan (shifting). Dalam jangka pendek, jumlah fintech akan  terus bertambah, sampai dengan titik optimal, maka lapangan kerja di bank akan mulai berkurang. Apabila misalnya terdapat pertumbuhan 250 fintech di Indonesia, masing-masing membutuhkan 30 orang, maka akan menyerap kurang lebih 7.500 pekerja dari sektor perbankan. 

Perbandingan Mendasar Antara Relationship Manager di Bank dengan Fintech Manager

Aspek

Relationship Manager @ Bank

Fintech Manager

Job Analysis

Pekerjaan ini mensyaratkan tenaga kerja yang mampu kerja di bawah pressure yang tinggi serta  memiliki kemampuan analisis kredit yang bagus sehingga diharapkan perusahaan tidak terekspose  

Pekerjaan ini mensyaratkan tenaga kerja yang mampu kerja di bawah pressure yang tinggi serta memiliki kemampuan analisis kredit yang bagus dan cepat, based on digital data 

Job Description

Mencari nasabah, menganalisis risiko kredit dan memberikan rekomendasi kredit

 

Fungsi mencari nasabah melalui Big Data, menganalisis risiko kredit dan memberikan rekomendasi kredit 

Job Specification

Minimal S1 dengan background Ekonomi atau Teknik serta berpengalaman dalam bidang keuangan selama >2 tahun 

Minimal S1 dengan background Ekonomi, Teknik dan TI (preferable) serta berpengalaman dalam bidang keuangan selama >2 tahun  

Selection and Recruitment

Proses yang dijalankan adalah tes tertulis uji kemampuan analisis dan pengetahuan keuangan aplikan melalui tes psikologi, tes pengetahuan dasar dan uji kemampuan keuangan. Lalu dilanjutkan dengan wawancara untuk menggali informasi lain.  

Proses yang dijalankan adalah tes tertulis uji kemampuan analisis dan pengetahuan keuangan aplikan melalui tes psikologi, tes pengetahuan dasar dan uji kemampuan keuangan. Lalu dilanjutkan dengan wawancara untuk menggali informasi lain.

Developing the Workforce

Melaksanakan kegiatan orientasi, pelatihan, mentoring dan pengembangan berorientasi pada bidang keuangan

Melaksanakan kegiatan orientasi, pelatihan, mentoring dan pengembangan berorientasi pada bidang keuangan dan TI

Dampak Digitalisasi Keuangan terhadap Kondisi Sumber Daya Manusia Perbankan Saat ini 

Kemajuan teknologi dalam jangka pendek akan menyebabkan pergeseran dalam struktur industri yang ada. Dalam tuntutan memenuhi permintaan konsumen yang dinamis, digitalisasi proses adalah solusinya. Hal tersebut juga mendorong sumber daya manusia harus menyesuaikan dengan perubahan struktur dalam industri. Pada jangka pendek hal ini mungkin mempengaruhi eksistensi dari pekerjaan seorang Relationship Manager di bank tradisional, yang biasanya memerlukan waktu lebih serta data yang lebih kompleks dalam menganalisis kelayakan kredit. Menurut pandangan kami dalam jangka pendek hal ini akan mengancam penyaluran kredit pada bank tradisional karena perusahaan fintech hadir memenuhi kebutuhan masyarakat yang memerlukan kebutuhan kredit secara cepat. 

Tentunya bank tradisional tidak akan diam begitu saja menghadapi gempuran perusahaan fintech mengingat besarnya peran perbankan terhadap pergerakan perekonomian di Indonesia. Sehingga dalam jangka panjang, bank tradisional akan beradaptasi  dan akan tercapai titik ekuilibrium baru dengan perubahan pada aspek job analysis, job description, serta job specification yang berorientasi pada kemudahan dan kecepatan melayani konsumen serta selection and recruitment yang memenuhi kebutuhan skill keuangan dan TI.

Sumber: Unsplash.com

Bagaimana Peran Human Resource Department dalam Men-support Mereka

Digitalisasi mendorong HR Department menciptakan relationship manager yang memiliki keahlian khusus dan menguasai ilmu keuangan dan TI. Tentunya hal ini juga harus didukung fungsi cyber security analysts dan data specialists demi memaksimalkan utilisasi digital yang ada. Selain itu HR Department berperan untuk mengadakan pelatihan kepada RM, educational events, serta meningkatkan kemampuan analisis berdasarkan Teknologi Informasi sehingga waktu analisis akan lebih cepat.

Peran Regulator dalam Melindungi Para Pekerja

Regulasi melihat pentingnya tetap menjaga industri perbankan agar tidak meningkat operational risk-nya seiring kehadiran perusahaan financial technology sehingga tercipta stabilitas perekonomian di tengah era gempuran digitalisasi keuangan yang membutuhkan pelayanan cepat. Jangan sampai kemudahan yang ada serta cepatnya proses dari digitalisasi keuangan ini mengurangi concern pada prudent finance karena goyahnya industri perbankan dapat menggoyang stabilitas perekonomian nasional karena berdampak sistemik. Peran regulasi ini akan menciptakan industri perbankan yang kondusif yang selanjutnya akan memastikan kontinuitas para pekerja perbankan termasuk eksistensi RM.

 

Best Practices di Jepang

Di Jepang, Bank-bank besar sedang melakukan perencanaan jangka Panjang untuk memangkas pegawainya karena mereka sedang beralih kepada kecerdasan buatan (artificial intelligence / AI) dan otomatisasi dalam upaya merampingkan operasi usaha dan memangkas biaya. Sebagai contoh, berdasarkan beberapa media di Jepang, Bank Mizuho, dikabarkan berencana untuk memangkas kurang lebih 19.000 pekerjanya dalam waktu 10 tahun ke depan. Otomatisasi dan penggunaan dari AI dan robot akan menggantikan peran dari staf yang diberhentikan. Bank Mizuho telah mengoperasikan robot-robot pada cabang-cabang mereka dalam memberikan pelayanan manajemen aset nasabah-nasabahnya. Contoh lainnya, Sumitomo Mitsui Financial Group, telah membuka banyak paperless branch secara nasional dalam jangka waktu tiga tahun. Mereka juga berencana untuk menggunakan robot untuk melaksanakan tugas administrative untuk memangkas beban tahunan sebesar 1,2 Miliar Dollar.

Berbeda dengan Jepang, berdasarkan analisis dari Wells Fargo, di Amerika Serikat, Bank-bank besar akan memangkas lebih dari 200.000 pekerjanya dalam sepuluh tahun ke depan karena robot dan teknologi lainnya membawa peran dalam penggantian penggunaan tenaga kerja menjadi penggunaan modal. Menurut analis Wall Street, pemangkasan tenaga kerja ini merupakan 10% dari total pekerja dalam industri perbankan dan merupakan masa keemasan dalam efisiensi perbankan. Berdasarkan laporan Wells Fargo, penggunaan AI dapat mengurangi biaya dalam pemrosesan pemberian kredit pemilikan properti sebesar 10-20%, penggunaan data besar (big data) merupakan strategi pemasaran yang lebih efektif serta komputasi awan (cloud computing) dapat memperoleh penghematan yang cukup signifikan.

Berdasarkan fakta-fakta tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa dalam era digitalisasi, seperti penggunaan AI maupun teknologi robot, memberikan dampak yang cukup signifikan bagi industri perbankan karena diprediksikan dapat memberikan tingkat efisiensi yang cukup besar karena dapat menggantikan pelaksanaan tugas dari pegawainya yang akan berdampak kepada pengurangan jumlah pegawai, termasuk Relationship Manager (RM). Fungsi dari RM adalah mencari nasabah, menganalisis risiko kredit dan memberikan rekomendasi kredit, sedangkan pada era digitalisasi, peran RM dapat digantikan oleh AI karena dapat mendapat hasil scorring apakah seorang calon nasabah ataupun debitur layak diberikan fasilitas kredit atau tidak.

Sumber Referensi:

Ferrell, O.C., Hirt, G. dan Ferrell, L. (2020). Business: A Changing World. 12th Edition, McGraw-Hill, New York.

https://tirto.id/di-balik-jumlah-pegawai-bank-yang-makin-susut-dkrg

https://unsplash.com/photos/KdeqA3aTnBY

https://unsplash.com/photos/Q59HmzK38eQ

https://unsplash.com/photos/Q7wDdmgCBFg

https://www.finextra.com/newsarticle/31267/japans-banks-plan-33000-job-cuts-in-digital-downsizing 

https://www.ft.com/content/baf3297a-e456-11e9-9743-db5a370481bc


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
disconinjas

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format