Artificial Intelligence Mampu Mencari Sumber Minyak Bumi, Posisi Geologist Terancam Punah?

Google, Microsoft, dan Amazon saat ini sedang bekerja sama dengan perusahaan migas dunia dalam mengembangkan Artifical Intelligence untuk kegiatan eksplorasi migas.


5
1 share, 5 points

Artificial Intelligence Eksplorasi Migas
Pada tahun 2012, Google memutuskan untuk menggunakan energi terbarukan untuk semua kegiatan operasionalnya. DI tahun tersebut, Google baru bisa menggunakan 34% energi terbarukan untuk operasional perusahaannya. Namun di tahun 2018, penggunaan energi terbarukan di Google mencapai 100%. Selain penggunaan energi terbarukan secara sepenuhnya, Google juga membuat sebuah sistem Artificial Intelligence (AI) untuk meminimalisir penggunaan energi untuk efisiensi. Artificial Intelligence digunakan dalam semua kegiatan operasional Google, dengan tujuan menyelesaikan pekerjaan dengan energi seefisien mungkin. Hal ini terbukti dari grafik perbandingan antara supervisi manusia dengan supervisi Artificial Intelligence dalam penghematan atau efisiensi penggunaan energi. Dari grafik selanjutnya, dapat dilihat bahwa semakin banyak data yang dipelajari oleh Artificial Intelligence, semakin efisien penggunaan energi yang disupervisi oleh Artificial Intelligence. Artificial Intelligence memang didisain untuk mempelajari sebuah subjek secara mandiri, berdasarkan data – data yang telah ada. Namun, skema pembelajaran ini ternyata juga bisa digunakan pada subjek lain, seperti eksplorasi minyak dan gas bumi. Memang terdengar aneh, Google menggunakan Artificial Intelligence untuk menghemat penggunaan energi, namun pada satu sisi yang lain Google juga menggunakan Artificial Intelligence untuk melakukan eksplorasi minyak dan gas bumi yang merupakan energi karbon tidak terbarukan.

Di tahun 2018, Google merekrut Darryl Willis, seorang ahli yang berpengalaman selama 25 tahun di British Petroleum (perusahaan migas di Inggris) sebagai Vice President of Google Cloud Oil, Gas, and Energy Division. Di tahun yang sama, Google juga bekerja sama dengan Total, perusahaan migas dari Prancis untuk mengembangkan program eksplorasi yang sama dengan menggunakan Artificial Intelligence. Selain Google, perusahaan IT yang melakukan riset di bidang yang sama antara lain Microsoft dan Amazon. Ketiga perusahaan tersebut saat ini berlomba-lomba untuk mengembangkan program Artificial Intelligence terbaik dalam kegiatan eksplorasi minyak dan gas bumi.

Kegiatan eksplorasi minyak dan gas bumi merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh geologist untuk menemukan sumber cadangan dan reservoir baru yang berisikan minyak atau gas bumi. Awalnya, penemuan minyak bumi ditemukan secara tidak sengaja, melalui rembesan minyak bumi yang terlihat di permukaan tanah. Namun tidak selalu minyak bumi yang ada di dalam tanah akan merembes ke permukaan. Cadangan minyak bumi dapat juga ditemukan di dalam tanah dengan kedalaman berpuluh – puluh kilometer. Seiring dengan berkembangnya teknologi, kegiatan eksplorasi minyak dan gas bumi bawah tanah dibantu oleh adanya gelombang seismik. Dengan konsep pantulan gelombang atau suara, para geologist dan geophysicst dapat mereka lapisan batuan yang ada di dalam tanah. Selain itu, adanya penemuan teknologi baru bernama Hydraulic Fracturing, membuat perusahaan migas di dunia dapat mengekstraksi sumur minyak bumi yang horizontal. Penemuan – penemuan baru inilah yang meningkatkan produksi minyak bumi yang ada secara global. 

Penemuan terbaru saat ini, Artificial Intelligence, merupakan hal yang diperlukan untuk perusahaan migas dalam kegiatan eksplorasi. Sama seperti dua penemuan sebelumnya, penemuan ini merupakan gebrakan teknologi untuk meningkatkan produksi minyak dan gas bumi. Data – data seismik yang telah dimiliki oleh perusahaan migas pada tahun tertentu, diberikan ke program Artificial Intelligence agar program tersebut dapat mempelajari pola pembuatan peta bawah tanah yang diperlukan. Setelah program tersebut mempelajarinya selama 10 menit saja, Artificial Intelligence dapat membuat peta lapisan batuan bawah tanah dengan akurasi 80% apabila dibandingkan dengan peta yang dibuat oleh seorang ahli geologi. Artificial Intelligence dari Georgia Tech juga terbukti dapat mengidentifikasi struktur geologi untuk mendeteksi letak cadangan minyak yang ada. Dengan banyaknya data yang telah dikumpulkan oleh perusahaan migas selama puluhan tahun, program Artificial Intelligence dipastikan dapat mempelajari subjek tersebut secara lebih baik dan akurat. Output dari program Artificial Intelligence bukan lagi menentukan lokasi cadangan minyak berada di lapisan batuan yang mana, namun menentukan lokasi titik bor yang harus dilakukan oleh pihak perusahaan migas.

Pada tahun 2018, telah diperkirakan bahwa perusahaan migas yang ada di dunia menginvestasikan uang sebesar 1.75 Milyar US Dollar untuk riset mengenai Artificial Intelligence di bidang eksplorasi. Tiga perusahaan yang telah disebut sebelumnya, Google, Microsoft, dan Amazon, saat ini sedang berkompetisi dalam membangun program Artificial Intelligence terbaik di bidang eksplorasi. Google saat ini sudah bekerja sama dengan beberapa perusahaan migas di dunia seperti Anadarko, Schlumberger, Baker Hughes, Tudor Pickering, dan Total. Microsoft saat ini bekerja sama dengan ExxonMobil dan Chevron. Dan Amazon saat ini sedang bekerja sama dengan Shell dan British Petroleum. 

Adanya Artificial Intelligence tentunya membuat adanya potensi penghematan biaya operasional yang dikeluarkan untuk membayar ahli geologi. Walaupun investasi pada program Artificial Intelligence tergolong mahal, namun untuk jangka panjangnya, perusahaan migas tentunya tidak perlu membayar ahli geologi lagi. Artificial Intelligence di bidang eksplorasi menghapus pekerjaan yang harusnya dilakukan ahli geologi. Karena adanya program ini, satu tim ahli geologi yang awalnya berisikan 10 orang bisa menjadi hanya 2 orang. Fungsi ahli geologi disini bukan mengolah data, namun hanya melakukan validasi data yang telah diolah oleh Artificial Intelligence. 

Selain penemuan program Artificial Intelligence, penurunan harga minyak bumi menjadi salah satu alasan ahli geologi banyak diberhentikan dari pekerjaannya. Pada dasarnya, perusahaan migas akan menunda kegiatan eksplorasi minyak bumi pada saat harga turun, dan menjual minyak bumi yang ada terlebih dahulu. Hal ini dikarenakan biaya operasional eksplorasi yang sangat tinggi, serta pengeluaran biaya untuk menggaji ahli geologi yang juga tergolong tinggi. Dengan adanya penurunan harga dan juga penemuan Artificial Intelligence, perusahaan migas lebih memilih untuk berinvestasi satu kali saja dalam riset pengembangan Artificial Intelligence, dibandingkan dengan harus menggaji banyak ahli geologi dalam jangka panjang.

Pekerjaan Baru dengan Keahlian Serupa (Geologist)

1. Insinyur Geologi

Insinyur geologi bekerja dengan memperhatikan analisis teknis rinci mengenai material bumi dan menilai risiko bencana alam secara geologi. Peran mereka adalah untuk memastikan bahwa faktor-faktor geologi yang mempengaruhi pembangunan dapat diidentifikasi dan ditangani. Mereka juga menilai integritas tanah, batuan, air tanah dan kondisi alam lainnya sebelum memulai proyek-proyek pembangunan besar. Mereka juga menyarankan prosedur dan kesesuaian bahan bangunan yang tepat. Insinyur geologi juga terlibat menganalisis dan mendesain pembangunan yang peka terhadap lingkungan, seperti tempat-tempat pelestarian alam. Dengan memantau perkembangan wilayah dan menganalisis kondisi tanah, mereka memastikan bahwa struktur bangunan bisa aman dalam jangka waktu pendek dan panjang.

2. Ahli Geokimia

Ahli geokimia mempelajari jumlah dan distribusi unsur kimia dalam batuan dan mineral. Mereka juga mempelajari gerakan elemen-elemen dalam sistem tanah dan air. Pekerjaan mereka antara lain memandu eksplorasi minyak, membantu meningkatkan kualitas air dan mengembangkan rencana untuk membersihkan situs limbah beracun. Mereka dapat bekerja di perusahaan-perusahaan minyak dan gas, lembaga konsultan, fasilitas penelitian dan lembaga pendidikan.

3. Ahli Geofisika / Seismolog Lapangan 

Seorang ahli geofisika / seismolog lapangan mempelajari aspek fisik bumi. Mereka bekerja menggunakan peralatan yang rumit untuk mengumpulkan data tentang gempa bumi dan gelombang seismik yang bergerak mengelilingi bumi. Tanggung jawab utama mereka adalah untuk mengontrol kualitas data seismik yang dikumpulkan dan menafsirkannya untuk membuat peta dari penumpukan hidrokarbon. Mereka juga meneliti sifat fisik batuan, serta mengumpulkan dan mengevaluasi data untuk membangun model waduk. 

Deskripsi pekerjaan dan jabatan mereka bervariasi sesuai dengan wilayah kerjanya. Peran umum ahli geofisika / seismolog lapangan adalah melakukan eksplorasi seismik dan memproduksi data seismik untuk sebuah perusahaan minyak. Mereka juga dapat terlibat untuk memberikan konsultasi lingkungan seperti investigasi lokasi pembuangan dengan menggunakan teknik geofisika. Atau bekerja dalam sebuah lembaga penelitian untuk menyelidiki struktur seismologi dan memberikan informasi seismologi kepada masyarakat dan pemerintah.

4. Geoscientist

Geoscientist terlibat dalam penemuan, eksplorasi dan pengembangan sumber daya alam seperti gas alam, minyak bumi dan air. Mereka menafsirkan data geofisika, geokimia, dan geologi dengan tujuan menemukan cadangan sumber daya alam komersial yang dapat dieksploitasi seperti minyak bumi dan gas alam. Geoscientist memberikan rancangan untuk eksplorasi dan produksi sumber daya alam. Mereka juga terlibat dalam produksi dan dapat memberikan saran profesional untuk proyek-proyek tertentu. Mereka bekerja dalam berbagai bidang di sektor sumber daya alam. 

5. Hydrogeologist

Hydrogeologist mempelajari distribusi, aliran dan kualitas air bawah tanah. Pekerjaannya antara lain adalah menafsirkan data teknis dan informasi dari peta serta dokumen sejarah untuk membangun model konseptual tentang aliran air tanah beserta kualitasnya. Mereka juga melakukan penelitian yang mencakup pengukuran lingkungan, sampling, dan pemantauan untuk mengkonfirmasi atau mengembangkan rancangannya. Mereka membuat prediksi tentang rancangan pembangunan di masa depan dan dampaknya terhadap aliran air tanah. Hasil kerja para Hydrogeologist bertujuan akhir pada manajemen sumber daya alam dan perlindungan air tanah yang lebih baik.

6. Interpreter Seismik

Interpreter Seismik bekerja melaui survei data pengiriman energi suara melalui lapisan batuan di bawah permukaan bumi. Energi yang memantul kembali tersebut kemudian dicatat. Refleksi seismik kembali dalam kekuatan yang berbeda, tergantung jenis material di bawah permukaan tanah seperti kerang, air, minyak, dan lain-lain. Data yang telah didapatkan kemudian diproses oleh prosesor data seismik dan dikirim ke interpreter seismik untuk dianalisis. 

Interpreter Seismik juga menghitung kedalaman dan garis besar formasi bawah tanah untuk membuat perkiraan mengenai jumlah mineral atau deposito karbon. Mereka bekerja di perusahaan-perusahaan energi atau ekstraksi mineral. Mereka dapat bertugas untuk menginformasikan penilaian lingkungan atau penelitian geologi jika bekerja di lembaga-lembaga geologi lainnya. Ada berbagai pekerjaan yang membutuhkan keterampilan interpretasi seismik seperti insinyur perminyakan dan ahli analisa gempa.

7. Mudlogger

Mudlogger bekerja dengan menyimpan catatan operasi pengeboran untuk memberikan informasi mengenai status ekstraksi minyak atau gas. Mereka membantu untuk meningkatkan efisiensi dan penempatan sumur dari data serta informasi yang mereka kumpulkan. Mereka menggunakan berbagai teknik dan peralatan laboratorium seperti mikroskop binokuler dan fluoresensi ultraviolet untuk membuat catatan geologi dari situs sedang dibor. 

Parameter pengeboran yang dipantau meliputi kecepatan putaran, tingkat penetrasi, kedalaman dan laju aliran lumpur. Mudlogger memastikan bahwa sampel yang diambil akurat pada interval yang tepat. Mereka juga mencatat setiap permasalahan yang dihadapi selama pengeboran. Mereka bekerja di daerah lepas pantai dan dikontrak untuk bekerja di perusahaan minyak melalui perusahaan jasa. Kadang mereka bekerja untuk proyek air sumur dan eksplorasi mineral.

8. Insinyur Pengeboran

Seorang insinyur pengeboran bertugas merencanakan biaya dan mengawasi operasi yang diperlukan untuk pengeboran sumur minyak dan gas. Mereka terlibat bekerja sejak desain awal untuk pengujian tanah hingga saat proses penyelesaian pengeboran. Insinyur pengeboran bekerja di platform lepas pantai atau di unit pengeboran yang bergerak melalui perusahaan minyak, kontraktor spesialis pengeboran atau perusahaan jasa. 

Peran mereka antara lain memberikan kontrak layanan pengeboran, desain engineering, perencanaan sumur dan mengawasi kru pengeboran di lokasi. Insinyur pengeboran bekerja dengan profesional lain, seperti insinyur geologi dan geoscientist untuk memantau kemajuan pengeboran, mengawasi manajemen keselamatan dan menjamin perlindungan lingkungan.

9. Konsultan lingkungan

Konsultan lingkungan bekerja melalui kontrak komersial atau pemerintah untuk menangani berbagai isu lingkungan. Pekerjaan mereka mencakup berbagai disiplin ilmu seperti analisis tanah dan pencemaran air, analisis mengenai dampak lingkungan, pemeriksaan lingkungan, pengelolaan limbah, pengembangan kebijakan dan sistem manajemen lingkungan. Klien utama mereka adalah lembaga pemerintah (termasuk dari pemerintah daerah dan nasional) dan organisasi yang berhubungan dengan industri air. 

10. Pengolah data geofisika

Pengolah data geofisika bekerja menggunakan alat elektronik, listrik, seismik, atau alat gravitasi-ukur untuk mengkonversi data geofisika ke dalam format yang mudah digunakan. Data yang sudah dikonversi kemudian dianalisa oleh interpreter untuk menentukan informasi mengenai geologi sub-permukaan. Seringkali, data ini digunakan untuk mengidentifikasi lapisan batuan potensial yang mengandung minyak. Pengolah data geofisika bekerja dalam tim untuk banyak proyek yang berbeda secara bersamaan. Urutan pengolahan data disesuaikan dengan proyek masing-masing, tergantung pada faktor geologi, teknik akuisisi data, waktu dan kendala keuangan.

Old Job vs New Job

Konsep

Geologist (Oil Exploration)

Artificial Intelligence (Oil Exploration)

Job Analysis

Dapat mengolah dan menganalisis data eksplorasi yang ada untuk menemukan sumber cadangan minyak ada, dan menentukan cadangan yang ekonomis untuk diproduksi. 

Dapat memberikan hasil identifikasi big data (seismik, resistivity log, Gamma-Ray log, struktur geologi. Mengolah data secara cepat dan akurat untuk mengidentifikasi sumber cadangan minyak bumi yang ekonomis.

Job Specs

Memiliki background geology dengan fokus di bidang minyak bumi. Menguasai kondisi geologi blok area migas yang akan diproduksi.

Memiliki kemampuan untuk menerima big data dalam kapasitas besar, dan mampu untuk mengolah dan memberikan output dalam waktu cepat.

Selection and Recruitment

Merekrut calon pegawai yang memiliki dasar ilmu Geologi melalui Web perusahaan, kemudian melakukan tahapan rekrutmen seperti interview, test kesehatan, dll 

Merekrut beberapa pegawai yang tidak hanya ahli dalam geologi tetapi ahli juga pada bidang ilmu teknologi Artificial Intelligence.

Legal Issue

Gaji geologist relatif tinggi. Dengan adanya pengeluaran yang tinggi untuk menggaji geologist, terkadang distribusi gaji yang tidak merata antar divisi. Adanya tenaga ahli dari luar negeri (expat) juga terkadang menyebabkan perbedaan gaji yang signifikan, sehingga menimbulkan diskriminasi.

Hanya memerlukan beberapa geologist untuk validai data yang dihasilkan oleh Artificial Intelligence, sehingga peluang untuk adanya diskriminasi atau distribusi gaji yang tidak merata sangatlah kecil.

Pengembangan Tenaga Kerja

Diperlukan training untuk banyak geologist dalam mengembangkan strategi, metode kerja, serta terobosan teknologi dan aksi nyata inovatif yang dapat menekan biaya dalam eksplorasi minyak bumi. 

Hanya memerlukan pengembangan dan pelatihan Artificial Intelligence agar dapat memproduksi output yang lebih akurat.

Saran dan Solusi Untuk Perusahaan

Perusahaan merekrut pegawai yang bisa bekerja secara multitasking (pegawai tidak hanya menguasai ilmu di bidang minyak dan gas tetapi juga mampu mengoperasikan ilmu teknologi artificial intelligence yang dipakai perusahaan). Merekrut pegawai yang ahli dalam bidang AI karena berguna untuk membimbing pegawai tetap untuk menerapkan AI pada job desk perusahaan. Jika perusahaan ingin merekrut fresh graduate perusahaan harus melakukan training dalam jangka waktu tertentu dan tidak bisa langsung terjun ke lapangan. Dalam wawancara pelamar ditanya pendapat tentang kemajuan teknologi dalam bidang minyak dan gas, apabila pelamar setuju maka pelamar dapat dipertimbangkan untuk lolos dan jika tidak setuju lebih baik tidak diterima karena jika diterima akan menggangg keberlangsungan perusahaan dan dapat mempengaruhi lingkungan untuk membangkang kepada perusahaan/ atasan. Selain itu pelamar diwawancara bagaimana cara memecahkan masalah jika terjadi kerusakan pada sistem AI yang akan berakibat mengganggu proses produksi. Bagian HR melibatkan setiap divisi dalam merekrut karyawan misalnya divisi operasional membutuhkan pelamar dari bidang IT yang berpengalaman karena sudah mempunyai ahli geologi dan bisa bekerja sama dalam suatu pekerjaan. Bagian HR melakukan identifikasi keterampilan kepada pegawai tetap supaya perusahaan dapat meningkatkan kualitas pegawai, sehingga perusahaan dapat lebih optimal dan efisien dalam melakukan produksi.  Memberikan reward kepada pegawai yang sudah menguasai ilmu tentang AI dan memfasilitasi saran dari pegawai yang bersangkutan untuk mengembangkan teknologi AI demi kemajuan perusahaan. 

Best Practice

Best practice, untuk para geologist dengan membuat tempat bermukim para geologist-geologist yang kompeten. Kita dapat menganut SRK consulting yang mana mereka memberikan jasa consulting dibidang geologi serta menawarkan kursus dan lokakarya praktis untuk ahli geologi dalam eksplorasi dan penambangan mineral yang disesuaikan dengan kebutuhan. SRK consulting sudah menyebarluas di Argentina, Australia, Brazil, Canada, Chile, China, Chongo, Finland and Sweden, Ghana, Hongkong, India, Kazakhstan, Mongolia, Peru, Rusia, South Africa, SRK Exploration Services, Turkey, United Kingdom, dan United States. 

Program yang dilakukan oleh SRK Consulting adalah menemukan, menggambarkan, dan memperkirakan ukuran dan kualitas deposit mineral menggunakan alat yang meminimalkan risiko, memangkas biaya, dan mengurangi kerangka waktu.

Berdasarkan keputusan client pada interpretasi SRK Consulting tentang pengaturan struktural deposit bijih dan rekomendasi kami untuk teknik pengeboran, pengambilan sampel, dan pengujian khusus. Kami menawarkan kursus dan lokakarya praktis untuk ahli geologi dalam eksplorasi dan penambangan mineral yang disesuaikan dengan kebutuhan staf Anda, lingkungan geologi, dan tujuan eksplorasi.

SRK Consulting menggunakan perangkat lunak pemodelan 3D yang dikombinasikan dengan metode statistik dan geostatistik untuk memodelkan distribusi komoditas. Pakar SRK Consulting mengintegrasikan kumpulan data yang rumit untuk menghasilkan dan memperbaiki target dan mengidentifikasi kontrol pada mineralisasi. Kami memetakan tambang terbuka dan tambang bawah tanah dan meningkatkan kontrol kadar, pemodelan cadangan bijih, rencana tambang, dan penargetan bor dekat tambang.

Tim SRK Consulting memiliki banyak pengalaman dalam bekerja dengan sebagian besar komoditas dan mineral yang terjadi untuk eksplorasi, penambangan, dan klien korporat dan pelaporan kami sesuai dengan kode internasional.

Service yang dilakukan SRK Consulting adalah mineral exploration, mining project evaluation, environment community and mine closure, geology and resources, mine engineering, water management, mining geotechnics, mine waste management, extractive metallurgy and mineral processing, dan civil and stuctural engineering.

 

References:

https://www.youtube.com/watch?v=v3n8txX3144

http://www.berkuliah.com/2014/07/10-prospek-kerja-terbaik-lulusan-teknik_21.html

https://www.talenta.co/blog/insight-talenta/tantangan-utama-praktisi-hr-di-era-digitalisasi-2/

https://www.srk.com

https://www.kompasiana.com/azisnasution/5d4a30c30d82307d3118f432/machine-learning-mengubah-proses-kerja-ahli-geologi?page=all#sectionall

https://finance.detik.com/energi/d-3923875/pakai-teknologi-ini-biaya-eksplorasi-harta-karun-energi-makin-murah

Team AK 47:

Dimas Triadi Wicaksono

Karien Naila Sa’adah K

Muna Mufiidah

Sakti Gringsing Songgolangit


Like it? Share with your friends!

5
1 share, 5 points

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
8
Genius
Love Love
3
Love
OMG OMG
6
OMG
Win Win
7
Win
TeamAK47

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format