Corona Menyerang Pusat Perbelanjaan

Apa dampak Virus Corona terhadap pusat perbelanjaan?


0

Dampak Virus Corona terhadap pusat perbelanjaan (Mall)

Coronaviruses (CoV) adalah keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit mulai dari flu biasa hingga penyakit yang lebih parah seperti Sindrom Pernafasan Timur Tengah (MERS-CoV) dan Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS-CoV). Penyakit Coronavirus (COVID-19) adalah jenis baru yang ditemukan pada tahun 2019 dan belum pernah diidentifikasi pada manusia. Virus corona adalah zoonosis, artinya ditularkan antara hewan dan manusia. 

Wabah  ini pertama kali ditemukan pada akhir tahun 2019 di salah satu pasar di kota Wuhan, Provinsi Hubei, China. Virus ini menular dengan cepat di seluruh wilayah China dan banyak Negara di seluruh dunia. Untuk mencegah Virus ini menyebar, pemerintah China menetapkan kota Wuhan dan beberapa kota di Hubei untuk diisolasi sejak tanggal 23 Januari 2020. Bahkan dibeberapa negara di dunia sudah melakukan lockdown untuk menekan penyebaran virus corona ini. Beberapa negara yang sudah melakukan lockdown adalah Spanyol, negara ini mendeklarasikan 15 hari lockdown pada Senin tanggal 9 Maret 2020. Malaysia juga melakukan lockdown semenjak Rabu 18 Maret 2020 selama 2 minggu kedepan. Italia sebagai negara tingkat penyebaran Covid-19 tertinggi di Eropa juga melakukan lockdown selama 15 hari.

Virus Corona adalah penyakit yang menyerang sistem pernapasan. Tanda-tanda umum infeksi termasuk gejala pernapasan, demam, batuk, sesak napas dan kesulitan bernafas. Pada kasus yang lebih parah, infeksi dapat menyebabkan pneumonia, sindrom pernapasan akut, gagal ginjal, dan bahkan kematian.

Secara klinis awal, gejala virus corona ini terlihat ketika virus menginfeksi tubuh adalah demam, flu, batuk  dan pilek. Saat gejala awal tersebut muncul, tindakan penanganan awal harus dilakukan supaya infeksi tersebut tidak meluas ke tubuh orang lain. Jika dibiarkan, infeksi saluran pernapasan bagian atas akan bergerak ke saluran pernafasan bagian bawah yaitu paru-paru dan menyebabkan pneumonia. 

Pneumonia sendiri adalah kondisi paru-paru yang mengalami radang uang dapat menyebabkan paru-paru mengalami kekurangan oksigen dan mengakibatkan supply oksigen ke organ-organ lain ikut berkurang sehingga mengakibatkan kegagalan organ dan kegagalan tersebut mengakibatkan kematian. Pada kasus lain pneumonia menyebabkan daya tahan tubuh menurun sehingga mengakibatkan infeksi bakteri yang menyebabkan sepsis. Sepsis adalah respon ekstrim tubuh terhadap infeksi, dan jika pada saat daya tubuh menurun akan mengakibatkan jumlah bakteri di usus besar tidak terkendali dan menyebabkan infeksi menyeluruh.

Yang membuat virus ini semakin berbahaya dikarenakan virus ini menyebar dengan cepat. Beberapa hal yang dapat menyebabkan penularan virus ini adalah:

  • Droplets atau tetesan cairan yang berassal dari batuk atau bersin
  • Kontak pribadi seperti menyentuh atau berjabat tangan
  • Menyentuh benda atau permukaan dengan virus diatasnya, kemudian menyentuh mulut, hidung atau mata sebelum mencuci tangan.
  • Sebuah studi terbaru menunjukan potensi penularan melalui udara.

Virus ini dapat bertahan dalam jangka waktu tertentu di udara dan menempel di permukaan benda, bergantung pada beberaa factor, seeperti panas dan kelembapan.

Rekomendasi standar untuk mencegah penyebaran infeksi termasuk mencuci tangan secara teratur, menutupi mulut dan hidung ketika batuk dan bersin, memasak daging dan telur dengan saksama. Hindari kontak dekat dengan siapa pun yang menunjukkan gejala penyakit pernapasan seperti batuk dan bersin.

Saat ini virus Corona sendiri sudah ditetapkan menjadi Pandemi oleh WHO (World Health Organization) pada tanggal 11 Maret 2020, dimana Pandemi adalah epidemi yang menyebar ke berbagai negara lain dan memengaruhi orang di seluruh dunia dalam jumlah besar secara simultan atau berkelanjutan. Penyakit ditetapkan sebagai pandemi ketika penyebarannya sudah internasional dan di luar dugaan, sehingga sulit dikendalikan.

Semejak virus corona mewabah hampir keseluruh dunia, sebanyak 152 negara (data rabu 18 maret 2020) telah mengkonfirmasi terjangkit virus corona. Hal ini membuat beberapa Negara menerapkan aturan khusus. Beberapa wilayah melakukan isolasi atau bahkan sampai melakukan lockdown guna menghambat penyebaran virus tersebut. 

Hingga saat ini sudah ada 13 negara yang melakukan lockdown alias mengkarantina wilayahnya, menutup jalur keluar masuk manusia. Negara-negara tersebut adalah China, Italia, Polandia, El Savador, Irlandia, Spanyol, Denmark, Filipina, Lebanon, Prancis, Belgia, Selandia Baru, dan Malaysia.

Di Indonesia pertama sekali kasus ini muncul pada dua orang wanita yaitu ibu dan anak yang usai melakukan kontak dengan seorang warga Jepang yang datang ke Indonesia. Warga Negara Jepang tersebut terdeteksi virus corona usai meninggalkan Indonesia dan tiba di Malaysia. Setelah itu, infeksi virus corona semakin menyebar di sejumlah wilayah di Indonesia. Hingga saat ini provinsi yang sudah terkena dampaknya seperti provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY Yogyakarta, hingga ke Jawa Timur. 

Data tanggal 19 Maret 2020

Data tanggal 19 Maret 2020

Dengan menyebarnya virus corona di Indonesia, pemerintah menerapkan hal ini membuat sektor perekonimian di Indonesia juga ikut terganggu. Pasar bursa, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah mengalami penurunan hingga 21,3 persen (year to date/ytd). 

Pemerintah Indonesia menerapkan aturan Social Distancing. Social Distancing adalah mengambil jarak dengan menghindari kerumunan, pertemuan public, dan tak mendatangi pertemuan dalam kelompok  besar. Dampak corona juga terasa di tempat-tempat perbelanjaan seperti mall. Akhir-akhir ini, kunjungan ke pusat perbelanjaan mulai berkurang setelah adanya himbauan dari pemerintah untuk tidak beraktifitas keluar rumah serta menghindari kerumunan. Ini dilakukan untuk menghindari penyebaran virus corona (covid-19) lebih cepat.

Gelombang penutupan mall pun sudah mulai menghantui para pemilik toko di beberapa wilayah Indonesia dikarenakan sudah tidak ada pemasukan akibat jarangnya ada pengunjung yang datang diakibatkan masyarakat yang mulai menghindari aktifitas publik. Salah satu upaya pencegahan yang dilakukan untuk menanggulangi penurunan pengunjung adalah dengan memastikan setiap sudut pusat perbelanjaan tetap bersih dan menyediakan hand sanitizer agar pengunjung tetap merasa nyaman. Selain itu juga, sejumlah pusat perbelanjaan juga melakukan pembatasan jam operasionalnya. Mereka membatasi jam kunjungannya hingga keadaan benar-benar stabil.

Mall juga berpeluang untuk mengedukasi pengunjung untuk budaya hidup bersih. Sebagai contoh, pada saat di lobby mall, pengunjung diharuskan menggunakan hand sanitizer yang telah disiapkan oleh mall, dan diukur suhu tubuhnya oleh security baru setelah itu diperbolehkan masuk mall. 

Semenjak merebaknya virus corona di Indonesia. Beberapa mall mengalami penurunan pengunjung hingga 50% lebih. Berdasarkan beberapa penjaga gerai toko di salah satu mall di Jakarta, semenjak virus corona diumumkan oleh pemerintah tingkat kunjungan ke mall salah satu di Jakarta jadi turun drastic. Penurunan paling banyak terjadi ketika adanya himbauan dari pemerintah untuk tidak mengunjungi tempat-tempat keramaian. Akibatnya para pemilik toko sangat mengeluhkan dengan adanya kejadian seperti ini.  Bahkan, Ketua Umum Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budihardjo Iduansjah, mengatakan para tenant di mall ingin menyesuaikan jam operasional toko dikarenakan anjloknya jumlah pengunjung akibat kekhawatiran penyebaran virus corona. Menurutnya tidak membuka toko sejak pagi menjadi salah satu solusi sementara untuk mengefisiensi biaya setelah mall-mall di Jakarta kondisinya sangat sepi dalam beberapa waktu terakhir. 

Melakukan Jam Operational Terbatas

Sejumlah mal di kota-kota besar melakukan penyesuaian jam operasional, sebagai respons preventif terhadap penyebaran virus Corona di Indonesia, yang semakin meluas dari hari ke hari. Di DKI Jakarta sendiri, mal besar seperti Kemang Village, Lippo Mall Puri, Senayan City dan Plaza Indonesia, sudah memberlakukan pengurangan jam operasional.Beberapa mall melakukan penyesuaian jam operasional atas inisiatif sendiri. Hal ini diterapkan mengikuti himbauan pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk mengurangi aktivitas sosial dan lebih banyak berada di rumah. 

Melakukan Controlling dan Pembersihan

Selain itu manajemen mall bisa melakukan controlling langsung ke lapangan untuk selalu mendapatkan update dan memberikan informasi mengenai program yang akan diimplementasikan kepada seluruh karyawan. Pihak manajemen juga melakukan pembersihan area-area yang sering digunakan pengunjung seperti tombol lift, pegangan escalator, gagangan pintu, dan juga menyediakan hand sanitizer. 

Lalu bagaimana solusinya?

Pusat perbelanjaan tentunya diharuskan untuk menjaga kebersihan, dikarenakan penyebaran virus yang menyebar melalui:

  • Droplets atau tetesan cairan yang berassal dari batuk atau bersin
  • Kontak pribadi seperti menyentuh atau berjabat tangan
  • Menyentuh benda atau permukaan dengan virus diatasnya, kemudian menyentuh mulut, hidung atau mata sebelum mencuci tangan.
  • Sebuah studi terbaru menunjukan potensi penularan melalui udara.

Pusat perbelanjaan menyediakan hand sanitizer dan melakukan pembersihan secara berkala di tempat-tempat yang sering disentuh oleh pelanggan atau tempat-tempat yang memungkinkan terkena virus. Seperti, pegangan pintu atau pegangan escalator, tombol lift dll. Pembersihan ini tentunya dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pengunjung ketika sedang berbelanja secara langsung di mal. Pada saat seperti ini, manajemen semakin memperhatikan tingkat kebersihan areanya agar pengunjung merasa nyaman untuk datang ke tempat-tempat perbelanjaan seperti mall. Manajemen juga perlu meningkatkan intensitas untuk melakukan pembersihan pada sektor-sektor yang sering dilalui pengunjung.

Selain itu pihak pusat perbelanjaan tentunya juga harus memastikan kesehatan dari para pegawai yang bekerja. Dan mengadakan pengecekan kesehatan secara berkala kepada para pegawai yang bekerja. Dengan dilakukannya pengecekan secara berkala akan meminimalisir resiko tertular virus corona. Salah satunya dengan membagikan vitamin kepada karyawannya dan bisa juga dengan memberikan masker kepada karyawannya. Selain itu juga dapat melakukan split pekerjaan, atau melakukan rolling dengan karyawan yang lain.

Dikarenakan adanya pembatasan keluar rumah dari pemerintah, pihak pusat perbelanjaan juga dapat menyiasati dengan memberikan layanan online shopping dengan bekerja sama dengan Gojek ataupun Grab. Pengunjung dapat memesan dengan cara online lewat social media dibantu oleh personal shopper dari pihak mal. Barang yang sudah dibeli dapat dikirimkan oleh pihak mal dengan jasa delivery sesuai perjanjian dengan pelanggan. Hal ini tentunya lebih efisien dan praktis bagi para pelanggan yang ingin berbelanja tanpa perlu keluar rumah. 

Pihak mall juga bisa memberikan diskon secara besar – besaran atau harga promo untuk menarik konsumen untuk tetap membeli barang-barang mereka dan gratis biaya antar. Dengan begitu konsumen hanya perlu memesan via online dan menuggu barang pesanan mereka dirumah. 

-Azri Aditya-

Eksekutif B Kelas C

Referensi:

https://money.kompas.com/read/2020/03/15/203000426/gara-gara-corona-toko-di-mal-mal-jakarta-mau-buka-lebih-siang?page=all

https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20200313125104-92-483133/virus-corona-mulai-tekan-pengunjung-pusat-perbelanjaan

https://www.liputan6.com/lifestyle/read/4204624/sederet-mal-ubah-jam-operasional-demi-mencegah-virus-covid-19

https://www.who.int/health-topics/coronavirus


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
azriaditya

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format