Pademi Covid-19 & Sektor Pendidikan

Pademi Covid 19 telah memaksa siswa untuk tinggak di rumah dan belajar dari rumah. Solusinya dengan belajar online, home schooling, dan juga game pendidikan online.


0

A. Dampak Buruk Wabah Corona pada Sektor Pendidikan

Indonesia mengumumkan kasus kejadian Corona pertama sekali pada tanggal 2 Maret 2020. Selang 20 hari setelah kejadian pertama, pada tanggal 22 Maret 2020 tercatat ada sekitar 514 kasus yang dinyatakan positif, 48 orang meninggal, dan 29 orang dinyatakan sembuh. Hal tersebut tentu mengundang reaksi pemerintah dan masyarakat. Pemerintah DKI Jakarta sebagai contoh yang telah meliburkan sekolah selama 2 pekan semenjak tanggal 16 Agustus 2020. Presiden RI juga ikut menghimbau masyarakat agar bekerja dari rumah, belajar dari rumah, dan Ibadah dirumah.

Gambar 1.0 Situasi Kasus Covid 19 di Indonesia source: https://infeksiemerging.kemkes.go.id/

Dampak ini ternyata bukan hanya terjadi di Jakarta saja, tapi sudah merebak ke beberapa provinsi di Indonesia. Jika seandainya pemerintah menerapkan menerapkan study form home untuk seluruh siswa di Indonesia, tentu akan berdampak secara sistematis terhadap pola pembelajaran siswa sekolah. 

Hal ini tentu akan berpengaruh terhadap pola belajar anak-anak. Yang semula setiap siswa setiap hari ke sekolah mulai dari jam 7-8 pagi – pukul 12-14 siang menjadi belajar dari rumah. Anak sekolah SD, SMP, SMA masih merupakan anak-anak dalam tahap belajar. Tentu dalam hal ini diperlukan suatu metode khusus untuk mengakomodir proses belajar mengajar untuk anak-anak sekolah tersebut.

Gambar 2.0 Jumlah dan Rasio Murid, Rombongan Belajar, dan Ruang Kelas 

Menurut Jenjang Pendidikan, Tahun Ajaran 2018/2019. 

Berdasarkan laporan publikasi Katalog BPS: 4301008, Potret Pendidikan Indonesia Statistik Pendidikan 2019, dapat diketahui terdapat total sekitar  45.073.778 orang siswa yang mengenyam pendidikan SD, SMP, SMA/ SMK pada tahun ajaran 2018/2019. Tentu siswa-siswa ini lah yang terdampak kebijakan study from home akibat Pandemi Global Corona. Selain itu dampak ini juga mempengaruhi lingkup sosial siswa yang digambarkan dari data rasio diatas terdapat 22-29 siswa dalam satu kelas. Dengan adanya sistem study from home ini mengakibatkan siswa tidak dapat berinteraksi dengan teman-teman sekelasnya secara langsung. Tapi hal ini juga yang menjadi poin pemerintah menerapkan study from home. Alasannya agar virus tersebut tidak merebak antar siswa.

B. Sinopsis Film “The Big Short”

Film ini bercerita tentang asal muasal krisis finansial di US yang terjadi tahun 2008. Dikisahkan Michael Burry, seorang pemilik usaha pengelolaan aset berukuran sedang di Wall Street. Burry pertama kali menyadari ada sesuatu yang salah saat krisis dotcom pecah di tahun 2000, perumahan di Sillicon Valley malah meningkat harganya. Pada tahun 2006. Berdasarkan pengalaman tersebut, Burry pun memutuskan untuk menganalisis lebih lanjut tentang KPR di Amerika. Setelah melakukan analisis mendalam, Burry menemukan bahwa banyak dari para kreditor rumah selama ini merupakan orang-orang yang tidak memenuhi kriteria untuk mendapatkan kredit. Ada anggapan klise/ asumsi dalam masyarakat  yang bilang “Siapa sih yang tidak akan membayar kredit rumahnya?” sehingga membuat banker gelap mata dalam memberikan fasilitas KPR.

Sejak tahun ’70-an, ada sebuah surat berharga yang dinamakan sebagai MBS (Mortgage-Backed Securities) di US. Seseorang yang membeli MBS percaya bahwa ke depannya, pasar perumahan Amerika Serikat akan terus bertumbuh. MBS sendiri merupakan sekuritas dengan underlying asset berupa kumpulan dari ribuan KPR di bank-bank dan lembaga-lembaga KPR di bawahnya. Rating MBS kemudian dikonsensus dari rating lembaga-lembaga KPR tersebut.

Konsep nya, Bank Investasi membeli KPR dengan harga lebih tinggi, lalu bank menjualnya untuk mendapatkan keuntungan. Bank Investasi menerima pemasukan dari pembayar angsuran (pemilik rumah). Bank investasi ini menggunakan leverage (pinjaman) untuk membeli KPR tersebut. Karena semakin banyak rumah yang di KPR-kan, semakin banyak keuntungan bank investasi tersebut. 

Semakin banyak transaksi rumah semakin mereka beruntung sampai tiba di titik jenuh, orang yang bisa membeli rumah sudah habis. Maka dibuatlah satu layer lagi dengan nama Subprime Mortgage, produk KPR bagi mereka yang tidak memenuhi kriteria Bank untuk melakukan pinjaman KPR. Salah satu contoh, saat Dr. Burry melakukan survei sederhana dan menemukan ada seorang penari striptis bisa memiliki 5 rumah mewah dan kondo. Seluruh syarat dipermudah, tidak ada ada klarifikasi data, semua dimanipulasi yang penting ada yang beli rumah. Semua demi keuntungan sesaat, Bank bisa menyalurkan pinjaman, bank investasi juga mendapat keuntungan, investor juga mendapatkan keuntungan, pemilik rumah yang tidak layak tersebut juga bisa memiliki rumah. 

Produk yang menjadi isu utama ini adalah Collateralized Debt Obligation (CDO).  Ibarat rantang tersusun, jika pembayar angsuran menyicil angsurannya, maka rantang pertama terisi duluan. Jika seluruh pengangsur membayar maka semua rantang terisi sampe yang paling bawah. Tapi jika ada yang gagal bayar, maka rantang tengah atau paling bawah bisa tidak terisi. Maka rantang tadi diklasifikasikan paling beresiko. Bank investasi sendiri yang membuat klasifikasi KPR yang aman, sedang dan beresiko. Untuk mendapatkan keuntungan tambahan, bank investasi membuat produk turunan asuransi yang disebut Credit Default Swap. Credit Default Swap adalah asuransi kredit properti melawan kondisi pasar properti Amerika saat itu.

Agar telihat aman, maka bank meminta badan pemberi peringkat kredit melabelkan investasi ini. Apabila sebuah lembaga KPR memiliki kredit macet 30% dari jumlah kreditor, maka ratingnya DDD, apabila hanya 10% maka A, kalau hanya 5% maka AA, sedangkan jika hanya 1% saja maka AAA. MBS ini terdiri dari puluhan lembaga di bawahnya, dan tidak semua lembaga-lembaga ini memiliki peringkat yang bagus. Ada yang BBB, ada yang BB, ada yang AAA, ada juga yang CCC. Namun jika ratingnya dijadikan satu lalu dirata-ratakan, maka akan didapat rating yang bagus, dan menjadi semakin bagus setelah diangkat secara absurd oleh lembaga pemeringkat Standard & Poor menjadi AAA.

Salah satu permasalahan ditemukan Dr Burry saat membuka lembar demi lembar catatan pembayaran para pembeli Subprime, dan menemukan trend yang gagal bayar semakin tinggi tiap tahunnya. Tetapi lembaga pemeringkat tetap memberikan peringkat yang tinggi untuk suatu investasi KPR tersebut. Lembaga pemeringkat ini melakukan kebohongan publik dengan memberikan rating yang lebih tinggi dari seharus nya untuk investasi yang di rating. Mereka berpikir jika mereka memberikan rating yang rendah pada suatu investasi, pemilik bank Investasi tersebut tidak akan memakai mereka lagi untuk memberikan rating investasi mereka dan lembaga pemeringkat ini tidak mendapat bayaran. 

Burry pun melakukan hitungan matematis. Dari situ, didapat-lah bahwa pecahnya bubble di sektor properti akan terjadi dua tahun setelah ia melakukan kalkulasi pada tahun 2006. Maka Burry pun mengajukan untuk membeli CDS (Credit Default Swap). CDS pada dasarnya adalah asuransi krisis apabila krisis benar-benar terjadi. Membelinya hampir sama dengan bertaruh melawan sektor properti yang saat itu masih terlihat tumbuh dengan baik. Deutsch Bank dan puluhan bank lainnya yang diminta menjual CDS pada Burry pada saat itu terkejut, nyaris hampir tak percaya. Kredit perumahan benar-benar solid, bahkan The Fed saja tidak menyadarinya, Alan Greenspan saja tidak berkata apa-apa. Namun dengan mantap, Burry membeli CDS dengan uang nasabahnya. 

Pada awalnya semua berjalan dengan baik sampai dengan ketika para pemilik rumah gagal bayar. Bank pemberi pijaman menyita rumah tersebut, pemasukan yang tadinya berasal dari angsuran berubah menjadi rumah. Bank bisa saja menjual rumah nya, akan tetapi masalahnya, semakin banyak yang gagal bayar. Tiba-tiba Bank jadi pemilik jutaan rumah. Karena banyak rumah yang akhirnya dilelang bank, maka sesuai hukum ekonomi, harga rumah akan menjadi turun. Bagi yang mencicil rumah dengan baik, tau harga rumahnya turun, dan mulai sewot kenapa harus bayar KPR tinggi sementara harga propertinya sudah turun? Sekalipun mereka mampu, mereka meninggalkan rumah-rumah itu dan berhenti nyicil karena harganya sudah jatuh, ini memperperah keadaan.

Tahun 2008, market benar-benar kolaps. Keuangan Amerika tumbang, lembaga keuangan Lehman Brothers yang sudah berdiri lebih dari 100 tahun terpaksa bangkrut. Keadaan benar-benar kacau, tapi Burry serta sedikit orang lainnya yang membeli CDS, mendapat keuntungan luar biasa dari posisi Short mereka. Dua tokoh selain Michael Burry yang dikisahkan di film ini adalah pengelola aset Brownfield yang hanya terdiri dari 2 orang, yaitu Jamie dan Charlie. Jamie dan Charlie adalah dua orang hebat yang berhasil mengembangkan dana dari $110,000 menjadi $12,000,000 hanya dalam 4 tahun saja. Artinya, mereka berhasil mengembangkan dana hingga 10,909% dalam 4 tahun. Lalu akhirnya, mereka juga membeli CDS dan berhasil mendapat pengembangan dana hingga $130,000,000.

Diakhir film ini uang rakyat, dana pensiun dan lain-lain semuanya terkuras habis dan hilang untuk menutupin kebocoran dari pelaku wallstreet yang serakah. Hanya Dr. Burry dan 2 orang lainnya yang meramalkan ini terjadi yang mendapatkan keuntungan. 

C. Analisis 3 Bab Chapter Perkuliahan

C.1. FHF Ch 1: The Dynamics of Business and Economics
Jika dilihat sistem Ekonomi Amerika adalah sistem Ekonomi Capitalis, dimana Individu memiliki dan mengoperasikan seluruh bisnis. Dalam hal ini bisa kita lihat bahwa Michael Burry mengelolah dana nasabah nya yang berinvestasi pada perusahaan pengelola dana milik nya “Socion Capital”. Sehingga Burry punya kebebasan tersendiri saat mengambil keputusan akan dialihkan kemana dana yang dimilikinya tersebut. Misalnya untuk membeli CDS yang merupakan bagi sebagian orang saat itu adalah hal yang gila, karena pasar KPR perumahan saat itu lagi bagus-bagus nya, tetapi dia membeli asuransi untuk gagal bayar KPR tersebut.

Di Indonesia memiliki sistem Ekonomi Pancasilais, dimana sektor yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara. Jika dilihat dari sektor pendidikan yang merupakan sekolah negeri memiliki proporsi yang cukup besar. Tapi juga tidak menutup kemungkinan pihak swasta untuk memiliki beberapa sekolah yang dikelolah sendiri. 

Bisa kita lihat dari bagan diatas, bahwa untuk Sekolah Dasar masih menguasai proporsi pendidikan, diikuti jenjang SMP. Hal ini berkaitan dengan perkembangan sistem pendidikan kita yang dahulu nya melaksanakan wajib belajar 6 Tahun, lalu wajib belajar 9 Tahun, dan saat ini wajib belajar 12 Tahun. Saat pemerintah mencanangkan hal tersebut membuat sektor pendidikan pada saat itu lebih didominasi oleh Pemerintah RI sendiri. Namun dari Banan diatas dapat kita lihat bahwa saat ini,SMK dan SMA sudah lebih banyak dikuasai Swasta jika dilihat dari proporsi jumlah sekolah nya. 


C.2. JG Master Ch. 6: Managing in the Global Environtment
Jika dilihat dari tugas Michael Burry sebagai analis di Socion Capital, tentu keberadaan pengelolaan dananya sangat bergantung dari bagaimana cara dia menganalisis kondisi Global secara makro. Bahkan dia harus menganalisis Sistem Keuangan di US sampai kepada hal teknis seperti proses pemberian kredit, kriteria kredit, lembaga rating, pasar perumahan dan sebagainya. Bedasarkan analisis nya tersebut lah dia menempatkan dana nasabah yang dititipkan pada nya untuk diinvestasikan dalam CDS. Jadi Burry tidak bisa membiarkan bisnisnya terpengaruh oleh dampak global, melainkan dia harus menganalisis secara holistic kondisi lingkungan global sebelum bertindak.
Beda halnya dengan sekolah, di Indonesia sendiri sistem pendidikannya sangat sentralistik. Jadi keberadaan suatu sekolah, strategis sekolah, dan target sekolah sangat dipengaruhi oleh Pemerintah Pusat/ Pemerintah daerah dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Seandainya sekolah ingin merekrut hanya murid yang pintar, pemerintah biasanya sudah menerapkan sistem zonasi yang memaksa Sekolah tidak boleh diskriminatif dalam memilih calon siswa. Bahkah jadwal Libur sekolah juga ditentukan oleh pemerintah. Sama hal nya saat Virus Covid 19 merebak di Indonesia, saat pemerintah memberikan instruksi untuk study form home sekolah harus mematuhinya.

C.3. FHF Ch 8 Managing Operations and Supply Chains
Supply Chain Managemet dalam dunia investasi (pengelolaan dana) pada dasarnya dengan mengumpulkan dana dari nasabah, lalu ditempatkan dalam instrument investasi, dan hasilnya tergantung dari pengembangan dana hasil investasi tersebut. Dalam film The Big Short tersebut, Michael Burry harus menghasilkan suatu analisis yang tepat sebelum menempatkan dana Nasabahnya. Karena Kualitas dari produk investasi nya adalah seberapa besar perkembangan dana yang dikelolah oleh Socion Capital.

Supply Chain Management dalam dunia pendidikan (sekolah) dapat dilakukan dalam hal proses rekrutmen siswa misalnya, lalu dididik dengan target agar siswa tersebut mencapai lulus dengan nilai baik dan bisa melanjutkan jenjang pendidikan ke sekolah/ perguruan tinggi yang terbaik. Oleh karena itu seorang supply chain manager dalam sekolah harus memahami memahami area rantai pasok siswa dan lulusan. Sedangkan kualitas dari suatu sekolah adalah tergantung bagaimana kualitas siswa nya. Oleh karena itu Sekolah harus melakukan manajemen mutu dengan pendidikan dan pembinaan karakter bagi siswa nya agar produk nya (siswa) nya berwawasan dan berkarakter yang baik.

D. Solusi Dunia Pendidikan

D.1. Belajar melalui Aplikasi Online 

Jika dilihat pengalaman China dalam menghadapi wabah Corona di provinsi Hubei sejak bulan Desember Tahun 2019, Epidemi ini juga memaksa jutaan anak-anak sekolah di seluruh daratan China dan Hong Kong untuk bersekolah di rumah masing masing karena institusi pendidikan dari tingkat dasar hingga universitas memperpanjang penutupan hingga Maret 2020. Namun demikian, para siswa tersebut masih mendapatkan panduan dari industri pendidikan online. Sistem belajar yang dulunya berdasarkan interaksi siswa di kelas sekarang semakin membiasakan siswa untuk belajar secara online.

Walau bagi kebanyakan orang wabah Corona ini menjadi bencana, bagi industri pendidikan online, wabah ini justru menjadi suatu keberuntungan. Karena kejadian wabah Corona ini secara tidak langsung memaksa sistem belajar anak sekolah tersebut sehingga memanfaatkan produk industri pendidikan online. Menurut laporan Bloomberg, di saat wabah Corona tersebut merebak, perusahaan pendidikan online di China justru sedang terpana dengan nasib baik mereka.

Sebelumnya, Pendidikan online merupakan segmen paling kompetitif dan terus ‘membakar uang’ untuk mempertahankan bisnisnya. Karena pada awalnya industri ini masih dalam proses merubah mindset pendidikan masyarakat yang tadinya belajar di kelas menjadi belajar mandiri secara online. Dengan wabah ini, anak sekolahan seolah dipaksa untuk belajar dari rumah dan memanfaatkan berbagai resource untuk belajar. Salah satunya lewat aplikasi belajar Online. kini bisnis ini menjadi salah satu yang diuntungkan dari krisis kesehatan di dunia saat ini.

Dengan adanya sistem belajar Online ini mungkin yang sedikit terbeban untuk melaksanakan proses belajar melalui media online adalah anak Sekolahan yang masih SD maupun SMP. Selain itu, tingkat kemampuan ekonomi dari siswa tersebut juga menunjukkan relasi yang sejajar dengan kemampuan akses terhadap Internet. Artinya Pemerintah juga, dengan himbauan study from home perlu mempertimbangkan bagaimana penyesuaian tersebut buat mereka yang status ekonominya masih tergolong pada kuintil 1.

Berikut adalah informasi yang didapatkan saat RRC berada pada puncak Pandemi Corona di Negara tersebut:

  1. Eric Yang, pendiri iTutorGroup yang berbasis di Shanghai, mengatakan jumlah kelas online yang diambil pada platformnya tiga kali lebih banyak dari tahun sebelumnya selama sepuluh hari pertama bulan Februari.
  2. Pertumbuhan sangat cepat di kota-kota yang lebih kecil di mana lebih banyak siswa sudah mengandalkan kelas les offline, katanya. Perusahaan ini dikendalikan oleh perusahaan asuransi terbesar di China, Ping An Insurance Group Co.
  3. Saham perusahaan pendidikan China melonjak bulan ini seiring dengan penyebaran virus. Dua yang paling menonjol adalah TAL Education Group dan New Oriental Education and Technology Group, masing-masing naik 19,2% dan 13,4% pada penutupan perdagangan Jumat (21/2).
  4. Pangsa pasar untuk pendidikan online pada bisnis pendidikan online senilai 463 miliar yuan di China hanya sebesar 6,5% pada tahun 2018. Angka itu bisa melonjak menjadi 35,7% pada tahun 2023, menurut perusahaan konsultan bisnis Frost & Sullivan.
  5. Menurut analis Citigroup Mark Li dalam sebuah catatan bulan ini, sekitar dua juta pelajar di China telah mendaftar kelas online dalam jangka pendek karena virus Corona.

Di Indonesia sendiri sudah terdapat beberapa platform untuk belajar online seperti Google Indonesia, Kelas Pintar, Microsoft, Quipper, Ruangguru, Sekolahmu, dan Zenius. Sedangkan pemerintah sendiri menyediakan Portal Rumah Belajar dapat diakses di belajar.kemdikbud.go.id. sebagai layanan untuk belajar online.

Platform Sekolahmu misalnya menyediakan fitur yang memfasilitasi pembelajaran kelas maupun karier dengan berkolaborasi bersama ratusan sekolah dan organisasi. Sekolahmu menyediakan layanan pengganti kegiatan belajar mengajar di sekolah yang akan dikurangi atau ditutup karena covid-19 secara gratis. Sekolahmu juga memfasilitasi sekolah dan guru untuk tetap dapat mengajar sesuai kurikulum yang dibutuhkan secara fleksibel.

Plaform Zenius, turut membantu siswa dalam mempersiapkan Ujian Nasional (UN) dan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Zenius pun merumuskan cara untuk membantu anak belajar mandiri di rumah yang efektif dan efisien, terarah dan terukur. Selain itu Zenius juga berencana akan memberikan akses gratis ke lebih dari 80 ribu video pembelajaran agar siswa bisa mendapatkan proses belajar mandiri yang terstruktur.

Ruangguru juga turut serta menjadi solusi untuk study from home. Saat ini Ruangguru sudah bekerjasama dengan Telkomsel untuk akses 30Gb gratis untuk mengakses Ruangguru, yang tentunya akan mempermudah anak sekolah untuk dapat belajar secara mandiri di rumah masing-masing.

Tantangan dengan solusi ini adalah mungkin dengan akses IT dari masing-masing anak sekolah tersebut. Jika dilihat dari data BPS, status ekonomi rumah tangga dapat digambarkan melalui kelompok pengeluaran rumah tangga yang terbagi menjadi 5 kelompok, yaitu Kuintil 1, 2, 3, 4 dan 5. Kuintil 1 merupakan kelompok rumah tangga dengan pengeluaran terbawah. Semakin tinggi kuintil menggambarkan kelompok pengeluaran yang juga semakin besar. Dengan demikian, kelompok pengeluaran tertinggi terdapat pada Kuintil 5. Dari data tersebut dapat kita simpulkan bahwa yang akan kewalahan beradaptasi terhadap perubahan sistem belajar online ini adalah segmen keluarga yang berada pada kuintil yang lebih rendah. Selain itu dapat kita baca juga bahwa yang akan kewalahan menghadapi perubahan sistem belajar ini adalah Anak SD, dengan serapan Internet sebesar 26.71% pada 2019, disusul anak SMP yang 69.18 % lalu anak SMA.

Belajar secara online saat ini adalah suatu alternatif yang masuk akal untuk menghadapi kondisi saat ini. Tapi sepertinya kelas online tersebut masih belum bisa untuk menjadi pengganti ruang kelas, dan untuk menggantikan pengalaman belajar serta tatap muka.Guru dan Siswa masih lebih cenderung suka berbicara di kelas. Namun demikian dengan merabak nya Pandemi ini semakin banyak kelas akan dipindahkan secara online, karena anak-anak di jaman modern dilahirkan dan tumbuh dengan internet. Meski demikian, dorongan untuk permintaan platform pembelajaran online dapat surut dengan cepat setelah epidemi ini berlalu. Tidak ada ada jaminan bahwa lonjakan pertumbuhan pembelajaran online dalam jangka pendek ini dapat berlanjuat menjadi pertumbuhan jangka panjang.

D.2. Peran Orang Tua untuk menjadi Homeschooling Teacher.

Tentu kita butuh orang tua memandu mengajar anak SD, dikarenakan kemampuan anak SD untuk menerima Internet baru sekitar 21 %. Jadi Peran Orang tua untuk mengajarkan pelajaran SD ke anak sangat diperlukan. Mengingat saat ini para orang tua juga mendapatkan keringanan untuk melakukan work form home sehingga diselah-selah waktu mengerjakan pekerjaan kantor, dapat menyisikan waktu juga untuk kembali mengajarkan pelajaran sekolah dasar kepada anak-anak mereka. Selain itu, pelajaran Sekolah Dasar masih relatif lebih mudah untuk dipahami orang tua sebelum mengajarkannya kepada anak-anak mereka. 

D.3.Game Belajar. Ujian dengan metode game online

Ada tantangan saat diberlakukan nya belajar dari rumah, ada kecenderungan bosan untuk belajar karena tidak ada perpindahan tempat duduk. Oleh karena itu perlu dilakuan inovasi dan kreativitas untuk meningkatkan minat belajar. Salah satu nya dengan menerapkan materi pembelajaran dalam Game Online. Guru dapat memodifikasi game tersebut sehingga dapat berbentuk perlombaan yang bisa mengundang semangat berkompetisi untuk para siswanya dalam menyelesaikan soal. Selain itu dengan metode menyisipkan pembelajaran dalam game ini dapat meningkatkan kreatifitas anak, kecepatan berpikir, problem solving dan strategic thingkin bagi para anak sekolahan. Tentunya game yang diberikan tetap dalam kendali guru sekolah yang mengajar. Hal ini dapat dilakukan dengan memanfaatkan aplikasi Kahoot.com. 

Sumber: 

Terkait data jumlah siswa, sebaran pemanfaatan IT, dan sebaran guru, Buku: “Potret Pendidikan Statistik Pendidikan Indonesia 2019“ 

Terkait Sinopsis Video, Film The Big Short (link movie tidak tersedia full di Youtube, yang ada film alternative penjelasannya (“The Big Short” Explained)

Terkait Solusi Pendidikan Online

Terkait solusi home schooling

Terkait solusi Game Online Pendidikan


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
Samuel Sormin

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format