Homemade Doorbell by Utilizing Unused Household Items

Make your own unique doorbell with household items!


0

Homemade Doorbell

Masalah dan Potensi

Yogyakarta adalah sebuah kota pelajar yang menampung ribuan mahasiswa yang menempuh pendidikan tinggi setiap tahunnya. Tingginya jumlah pendatang membuat adanya kebutuhan tempat tinggal yang cukup tinggi. Umumnya, para mahasiswa mencari tempat tinggal sementara seperti asrama, kos-kosan, atau mengontrak rumah di sekitar wilayah kampus. Dari tiga jenis tempat tinggal sementara ini, jarang sekali ditemukan tempat yang sudah memiliki bel rumah. Dengan lokasi kamar atau rumah yang berdekatan, terkadang agak sulit untuk membedakan suara ketukan satu kamar dengan yang lainnya. Untuk memasang bel rumah elektrik, tentunya akan ada biaya pemasangan dan instalasi yang cukup merepotkan, apalagi pada properti yang bukan milik pribadi. Sementara itu, bel rumah elektrik yang wireless juga pastinya mengharuskan penghuni mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Oleh karena itu, di Maker Movement Project ini, akan dijelaskan cara untuk membuat Homemade Doorbell dengan berbagai barang yang ada di rumah untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Barang yang akan dibuat pada project ini adalah Homemade Doorbell yang diperuntukkan pada penghuni agar bisa mengetahui tamunya yang datang dengan suara bel yang berbeda dengan penghuni lainnya. Berikut merupakan deskripsi dan proses pembuatan dari Homemade Doorbell ini:

Tingkat Kesulitan              : Mudah

Waktu yang Dibutuhkan : 30 menit

Biaya

  • Tali                     : Rp 4000
  • Besi/Kawat       : Rp 8000
  • Botol bekas      : Rp 0
  • Lilin                    : Rp 3000
  • Es Batu              : Rp 0

Total Biaya                  : Rp 15000 (1 unit)            

Bahan yang Digunakan  :

  • Tali
  • Besi/Kawat
  • Botol Bekas
  • Lilin
  • Minyak tanah/spiritus (opsional)

Alat yang Digunakan:

  • Gunting
  • Tang
  • Korek Api
  1. 1 Clean the Bottle


    Pastikan botol sudah bersih dari sisa cairan yang didalamnya, serta lepas semua label atau stiker yang menempel di bagian tengah botol.

  2. 2 Burn the Bottle


    Ikat bagian tengah botol dengan tali, kemudian bakar tali tersebut secara merata dengan lilin. Spiritus bisa digunakan untuk membantu proses pembakaran.

  3. 3 Cool the Bottle


    Setelah botol cukup panas, lepas tali tersebut dan langsung dinginkan bagian botol yang terbakar tadi menggunakan es batu. Tempel es batu secara merata di sekeliling lingkar botol.

  4. 4 Pull it!


    Botol kaca yang temperaturnya berubah secara tiba-tiba akan mengalami keretakan. Tarik kedua ujung botol secara kuat dan botol kaca akan terbelah.

  5. 5 Make the Hanger


    Ambil sebuah kawat atau besi, dan bentuk kawat tersebut menjadi lingkaran dengan diameter yang lebih kecil dari diameter botol kaca. Ikat 3 bagian dari kawat tersebut dengan tali sehingga berbentuk seperti gambar diatas.

  6. 6 Make a Hole


    Buatlah sebuah lubang pada tutup botol dengan menggunakan benda tajam atau paku.

  7. 7 Craft the Bell


    Masukkan tali melalui lubang tutup botol, kemudian buatlah sebuah simpul untuk menahan tutup botol tersebut. Satukan tali tersebut dengan hanger yang sudah dibuat sebelumnya. Kemudian ikatlah sebuah pegangan atau pemberat di bagian bawah tali.

  8. 8 Combine it!


    Masukkan hanger dan tutup botol melalui bagian bawah botol, kemudian tarik tali melalui lubang botol. Gantung botol tersebut di lokasi ideal. Homemade Doorbell sudah siap digunakan.

Strategi Penjualan

Strategi Penetapan Harga

Sesuai dengan tujuan utama dari produk ini, yaitu membuat alternatif Doorbell yang murah dan terjangkau apabila dibandingkan dengan Doorbell elektrik yang mahal, kita akan menggunakan strategi Reference Pricing. Strategi ini digunakan agar para calon pembeli Doorbell akan berpikir lebih lanjut sebelum membeli Doorbell yang mahal, dan memutuskan untuk membeli Doorbell yang lebih murah dan sederhana.

Dengan memperhatikan biaya bahan, biaya penjualan, dan laba yang diinginkan, harga produk per unit dapat kita tetapkan sebagai berikut:

Biaya Bahan  : Rp 15000

Biaya Penjualan (Alat, Tenaga Kerja, Sales and Marketing)  : Rp 5000

Laba  : Rp 5000

Total Harga Jual per unit : Rp 25000


Strategi Distribusi

Untuk distribusi produk, kita bisa menggunakan e-commerce yang sudah ada seperti Tokopedia atau Bukalapak. Namun harus dipastikan terlebih dahulu bahwa barang ini sudah siap stoknya untuk dijual. Apabila stok habis, pemesanan bisa dilakukan melalui pre-order dengan durasi waktu tunggu yang telah ditentukan.


Strategi Promosi

Sebagai penjual barang handicraft, promosi produk akan dilakukan via media sosial dan juga personal selling. Sosial media khusus produk ini akan dibuat untuk menampilkan produk - produk dan juga sebagai media untuk calon pembeli yang ingin menanyakan tentang produk ini. Personal Selling dapat juga dilakukan melalui penawaran langsung ke teman - teman, keluarga, atau kerabat kerja yang diperkirakan membutuhkan produk ini. 


Dimas Triadi W

Regular 76-D


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
TeamAK47

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format