Gridiron Gang; wadah kriminal remaja yang mencari tujuan hidup

Terkurung tak membuat semua berakhir. Berada di tangan yang tepat, semua kan hebat!


2
2 points

A. Sinopsis Film Gridiron Gang

Sean Porter adalah petugas pengawas di pusat penahanan (penjara) khusus remaja “Kilpatrick” di Los Angeles. Ia frustasi setiap anak yang keluar dari penjara tidak bisa jauh dari masalah lama mereka sebelumnya. Setiap kali anak-anak kembali ke lingkungan mereka, mereka terbunuh atau kembali ke penjara. Sean berpikir ia harus menyediakan ruang bagi mereka dan mengisinya dengan hal bermanfaat. Menurut asisten nya, anak-anak memiliki masalah dalam kedisiplinan, menanggapi otoritas serta menerima kritik. Sean berpikir football adalah cara yang tepat. Awalnya atasan Sean tidak mendukung ide itu karena sistem mereka mencegah anak-anak melakukan kontak. Mereka berpikir tidak mungkin mempercayai anak-anak itu dan mengharapkan perubahan. Namun Sean Porter masih dengan keyakinannya hingga pada akhirnya pihak berwenang memberikannya kesempatan untuk merealisasikan gagasannya. 

Sean Porter meyakinkan atasan nya untuk membentuk tim football

Ketika Sean tim football terbentuk, ia harus menemukan liga agar Mustangs (tim football) dapat bertanding. Karena status kriminal anak-anak tersebut, sulit menemukan tim yang bersedia bermain di liga. Namun, Sean Porter dan asistennya, Malcom Moore, dapat meyakinkan liga sekolah Kristen megizinkan mereka bermain. Sean Porter dan tim football memulai latihan pertama mereka. Sean Porter memberi tahu timnya bahwa mereka sekarang adalah pecundang, tetapi Mustangs adalah pemenang. Mereka akan bertindak sesuai dengan caranya, bukan cara mereka.  Dia juga memberi tahu bahwa mereka ada di sini karena tersesat, dan dia akan membuat mereka menemukan kehidupan yang lebih baik dengan bermain football.

Pihak sekolah mempertimbangkan Mustangs untuk bermain di liga

Setiap hari anak-anak melakukan latihan fisik. Sean Porter tidak pernah berhenti memberi motivasi. Semuanya berjalan dengan baik sampai pertengkaran antara Willie Weathers dari geng 88 dan Kelvin Owens dari geng 95. Geng-geng itu tidak pernah berhenti membunuh satu sama lain sejak bertahun-tahun. Sean Porter tidak ingin hal itu terjadi di timnya. Di timnya, semua orang harus meninggalkan semua masalah geng mereka dan bekerja sebagai tim. 

Sean Porter melerai pertengkaran antara Willie Weather dan Kelvin Owens

Sean Porter memberikan perhatian penuh kepada tim. Ia juga memperhatikan perasaan mereka dengan membaca surat-surat yang ditulis untuk orang terkasih. Pertandingan pertama dimulai, Sean memberikan motivasi kepada tim mengatakan bahwa inilah saat membuktikan kepada diri sendiri dan semua orang meskipun mereka dikurung, mereka masih mampu menjadi “seseorang”. 

Pertandingan pertama dimulai, tetapi tidak mendapatkan hasil seperti yang diharapkan, berakhir kekalahan. Tim tampaknya sangat kecewa dan frustrasi dengan kekalahan mereka. Sean juga menumpahkan amarah kepada tim, sehingga ia melatih terlalu keras dan membuat Willie kehilangan kepercayaannya dan memutuskan untuk meninggalkan tim.

Mustangs mengalami kekalahan pertama mereka

Setelah kekalahan itu, Sean pesimis anak-anak akan kembali ke tim dan terus bermain football. Atasan Sean memutuskan untuk menghentikan football karena pada awalnya mereka berharap bahwa kepercayaan diri anak-anak akan meningkat melalui tim football, namun sebaliknya. Keesokan harinya ketika semuanya kembali ke aktivitas normal, anak-anak Mustangs mulai berlatih di bawah perintah Junior, salah satu pemain. Willie juga kembali ke tim dan siap untuk pertandingan berikutnya. 

Mustangs bangkit dari kekalahan mereka, dipimpin oleh Junior tanpa sepengetahuan Sean

Ketika sedang bertanding, teman Willie bernama Free dari geng 88 yang sedang menonton menembak Kelvin Owens, berasal dari geng 95, di lapangan. Willie menyelamatkan Kelvin dari tembakan. Setelah kejadian itu, Mustangs tidak diizinkan bermain lagi. Sean tidak menyerah, Dia percaya bahwa jika anak-anak berhenti bermain, itu berarti dia mengembalikan pengaruh geng mengontrol dan mengambil alih mereka lagi. Ia bernegosiasi dan meyakinkan pihak penyelenggara, hingga akhirnya Mustangs diizinkan untuk bermain kembali dengan polisi berpatroli selama pertandingan. 

Willie merangkul Kelvin setelah ditembak Free teman Willie dari geng 95

Di pertandingan berikutnya, Mustangs menang melawan Barrington dan berhasil mencapai final. Mereka berhasil memenangkan pertandingan terakhir, tidak ada yang menyebut mereka pecundang lagi. Setelah itu, hampir semua mantan anggota Mustangs baik – baik saja di kehidupan baru mereka setelah keluar dari penjara. Metode football Sean secara resmi dijadikan bagian dari program. 

Mustangs memenangkan pertandingan

B. Konsep Budaya Organisasi 

Budaya organisasi adalah suatu pola asumsi dasar yang dimiliki oleh anggota organisasi yang berisi nilai-nilai, norma-norma dan kebiasaan yang mempengaruhi pemikiran, pembicaraan, tingkah laku, dan cara kerja karyawan sehari-hari, sehingga akan bermuara pada kualitas kinerja perusahaan. Budaya organisasi dibentuk melalui 4 faktor seperti gambar dibawah ini. 

Emapat faktor budaya organisasi

1. Karakter Anggota Organisasi 

Sean Porter adalah karakter utama dalam film ini. Dia juga mantan pemain football. Dia adalah pria yang menyenangkan karena dia sangat mencintai ibunya. Itu dibuktikan dengan sikapnya dalam merawat ibunya yang menderita kanker. Dia membawa ibunya ke rumah sakit dan mengunjunginya secara teratur. Di Kilpatrick, ia dikenal sebagai orang yang mengendalikan situasi, tegas, pengasih kepada anak-anak yang bermasalah dan berpergang teguh atas apa yang ia yakini, memberikan semua argumennya sampai atasannya setuju. Ia juga seorang pria ambisius yang ingin tim memenangkan setiap pertandingan dan menaruh harapan tinggi. Karenanya, ia sangat marah dan kecewa ketika timnya kalah pada pertandingan pertama mereka. Setelah ia mengetahui mengetahui kekecewaan tim, Sean memutuskan untuk tidak menyalahkan timnya dan mencoba memotivasi timnya dengan kata-kata dan energi positif. 

Sean Porter

Willie Weathers adalah anak laki-laki Afrika-Amerika yang berasal dari geng 88. Dia sangat mencintai ibunya dan tidak menerima kekerasan yang dilakukan ayah terhadap ibunya. Karena itu, ia menembak ayahnya sampai meninggal. Kemudian dibawa ke Pusat Penahanan Kilpatrick. Di sana ia bertemu Sean Porter yang kemudian menjadikan nya anggota tim football. Dia tidak banyak bicara seperti anggota tim lain. Dia memiliki masalah geng dengan salah satu anggota tim bernama Kelvin, yang berasal dari geng 95. Pertama kali bertemu di pusat penahanan, mereka menampakan kebencian terhadap satu sama lain.  Awalnya Willie adalah anak remaja yang tidak bisa menangani kekecewaan. Bahkan Willie pernah menyerah dan memutuskan untuk tidak menjadi bagian dari tim lagi. Setelah mendapatkan motivasi dan masukan dari temannya Junior Palaita, ia kembali ke tim dan menjadi sesorang berusaha begitu keras dan tidak mudah menyerah. Kebenciannya terhadap Kelvin juga lenyap. Terlihat dari bagaimana Willie menyelamatkan Kelvin dari senjata yang ditembakan oleh temannya Free dari geng 88. 

Willie Weathers

Willie memiliki hubungan dekat dengan Sean Porter karena Sean Porter terbiasa peduli dengan sepupunya, Roger Weathers, yang juga tinggal di pusat penahanan dan terbunuh setelah ia dikirim kembali ke lingkungannya. Sean Porter tidak ingin hal itu terjadi pada Willie, jadi Sean Porter memasukkan Willie ke dalam tim football. Pada awalnya Willie adalah anak laki-laki yang tidak bisa menangani kekecewaan. Namun di pertengahan film ia menjadi sesorang yang lebih kuat yang bekerja begitu keras dan tidak mudah menyerah pada apa pun. Kebenciannya terhadap Kelvin juga lenyap.

Paul dan Ted adalah pihak berwenang di Kilpatrick. Mereka tidak ingin membuat perubahan dalam program, dan mereka juga mendesak Sean Porter untuk mematuhi aturan yang telah diterapkan selama bertahun-tahun. Mereka pada awalnya tidak benar-benar mendukung gagasan Sean Porter tentang menciptakan tim football. Setelah mengalami kemajuan yang pesat dan beberapa kemenangan tim, mereka mulai mendukung tim dan selalu datang untuk menonton pertandingan. Mereka juga membantu tim Sean Porter agar diizinkan untuk melanjutkan permainan mereka setelah insiden penembakan dengan meyakinkan otoritas liga bahwa mereka dapat menjamin keamanan.

Paul dan Ted

2. Etika Organisasi (Organizational Ethics

Etika berkaitan dengan baik dan buruk, benar dan salah, betul dan tidak, bohong dan jujur. Cara bagaiman organisasi harus merespons lingkungan eksternal juga mengacu pada etika organisasi. Contoh etika organisasi pada film Gridiron Gang antara lain: 

• Bersikap proaktif lebih dari sekedar mengambil inisiatif. Seperti halnya Junior Palaita yang berinisiatif mengajak dan memotivasi teman teman dikala mereka putus asa di saat pertandingan pertama. Kemudian ia berhasil membawa kembali semangat teman-temannya untuk kembali berlatih, tanpa diperintah oleh pelatih mereka Sean Porter. 

• Mendengarkan dengan seksama untuk memahami orang lain, ketimbang menanggapinya, akan membuat terjalinnya komunikasi dan hubungan yang baik. Pendekatan Sean kepada Willie dengan mendengar masalah dan apa yang ada dipikiran Willie saat itu. Hal itu kemudian membuat Willie sadar akan tujuan selanjutnya yang harus ia lakukan dan perbaiki. Sean Porter juga mendekati anak-anak dengan cara memperhatikan masalah yang tengah mereka hadapi, salah satunya dengan cara membaca surat sebelum dikirim kepada orang terdekat.

• Sinergi adalah soal menghasilkan alternatif ketiga – bukan caraku, bukan caramu, melainkan cara ketiga yang lebih baik ketimbang cara kita masing-masing. Hal ini tercermin ketika pertandingan, dimana anak-anak tim mengubah formasi ketika sedang bermain, sehingga mereka berhasil menaklukan lawan. Namun Sean tidak menujukan hal tersebut menurutnya anak-anak harus mengikuti caranya, dan bukan cara mereka. Di lain hal, Sean Porter juga tidak pernah menanyai tanggapan anak-anak mengenai cara bermain football. 

3. Hubungan Anggota organisasi 

Salah satu kunci keberhasilan dari perusahaan adalah hubungan kerja sama yang baik antara manager (atasan / pelatih) dan anggota karena berdampak positif terhadap produktivitas. Beberapa contoh hubungan yang terjadi pada film Gridiron gang antara lain: 

• Saling memberikan contoh sehingga setiap orang saling termotivasi. Pada saat di asrama, Junior memotivasi anak-anak agar berhenti menjadi pecundang dan lakukan sesuatu yang dapat mereka banggakan. Hal itu kemudian berhasil membawa kembali semangat tim untuk kembali latihan. 

• Saling mendengarkan masukan/pendapat yang membangun dan dapat diterapkan. Pada awal film, Sean Porter tidak pernah bertanya mengenai pendapat ataupun masukan dari tim mengenai football, Akan tetapi, ia mendengarkan mengenai masalah pribadi masing-masing anak di dalam tim.

• Konfrontasi langsung potensi masalah sebelum konflik itu menyebar dan memburuk. Sean, Paul, malcom, dan Ted menemui pihak liga agar diberikan kesempatan untuk bermain kembali. Hal ini dikarenakan Sean Porter khawatir jika permainan tim tersebut dihentikan maka akan membawa menjatuhkan semangat sehingga membawa kembali anak-anak ke pemikiran lama mereka yang ditakutkan akan kembali gangster jalanan dan kriminal. 

4. Struktur organisasi (Organizational Structure)

Struktur organisasi ialah suatu susunan dari berbagai macam komponen atau unit kerja dalam sebuah organisasi. Di dalam film Gridiron Gang, Paul dan Ted adalah atasan Sean Porter, mereka adalah orang yang secara admistrative berwenang terhadap apapun yang terjadi di dalam pusat penahanan. Sean Porter Porter sebagai petugas sekaligus pelatih bagi Mustangs berperan dalam melatih, mendidik, serta memberikan informasi kepada anak-anak di pusat penahanan. Malcom yang merupakan asisten Sean Porter selalu mendengarkan, memberi masukan, serta mendampingi Sean. Di dalam Mustangs pembagian tugas pada anggota tim berdasarkan kemampuannya. Willie yang pandai membangun strategi serta kuat berlari, menjadi pemimpin di tim nya. Junior sebagai orang yang memiliki kemampuan bermain football serta mampu memotivasi teman-temannya dijadikan staff managemen dikarenakan kecelakaan yang menimpanya saat latihan. Leon yang pandai berhitung diberikan wewenang dalam menyusun strategi dan membantu temanya saat di lapangan. 

C. Budaya Organisasi dan Sistem Kontrol Organisasi 

Budaya organisasi adalah gabungan dari keyakinan, ekspektasi, nilai, dan norma yang mempengaruhi bagaimana anggota organisasi saling berhubungan dan bekerjasama untuk mencapai tujuan perusahaan. Terkait budaya organisasi di dalam film Gridiron Gang, terlihat ketik akuran satu sama lain, dikarenakan latar belakang gang, etnis maupun sifat. Mereka kerap kali bertengkar dan adu argumen. Bahkan, pada awal mula latihan pun sering terjadi adu pendapat dan cekcok.

Di suatu organisasi atau perusahaan, seorang manajer harus memonitor dan dan membuat regulasi seberapa efisien dan efektif organisasi dan anggotanya bekerja demi mencapai tujuan organisasi. Paul dan Ted adalah atasan, tetapi Sean terkadang membangkang dan tidak mengikuti arahan. Hal ini terlihat ketika Sean Porter mengeluarkan anggaran cukup besar untuk membeli perlengkapan tim tanpa persetujuan atasan. Disisi lain, Sean Porter sebagai pelatih bagi tim sangat memiliki control dan regulasi yang besar.

D. Perubahan Organisasi

Perubahan organisasi adalah suatu proses dimana organisasi tersebut berpindah dari keadaannya yang sekarang menuju ke masa depan yang diinginkan untuk meningkatkan efektifitas organisasinya. Hal yang sama terjadi di dalam film Gridiron Gang, dimana penerapan konsep ini terlihat saat tim tersebut dapat bangkit dan berbenah saat kekalahan pertama mereka. Hal tersebut justru membentuk kekompakan serta jalinan emosional kepada setiap anggota. Pada awalnya terdapat sikap tidak disiplin, tidak mau mengalah, serta pembangkang, menjadi kebalikannya. Dalam prosesnya terdapat empat tahapan dalam proses perubahan suatu organisasi seperti yang digambarkan pada gambar dibawah ini : 

E. Empat Tugas manajemen (Planning Organizing Controlling Leading

Dibalik kesuksesan tim Mustangss, tentu saja tak lepas dari perencanaan dan tindakan yang terstruktur dan sistematis. Dalam hal ini Sean Porter adalah orang melakukan tugasnya sebagai pelatih sekaligus manager bagi tim. Adapun tahap-tahap yang dilakukan Sean Porter adalah (1) Planning; dalam melakukan setiap rencana nya, Sean Porter selalu berdiskusi dengan temanya serta ibunya, yang kemudian setelah yakin ia kemudian menyusun dan menawarkan kepada anak-anak mengenai idenya. (2) Organizing; ia memilih setiap anggota tim sesuai dengan kemampuan mereka masing-masing, serta dengan tujuan agar mereka dapat menjadi pribadi yang lebih baik setlah keluar dari pusat penahanan. (3) Leading; setelah tim terbentuk, Sean Porter melatih, memberikan arahan dan memotivasi anggota tim serta mencarikan perlengkapan dan liga agar tim tersebut dapat bertanding. (4) Controlling; saat pertandingan ia selalu memonitor dan mengatur tindakan yang diambil tim dan pada setiap pertandingan berakhir, ia selalu merefleksikan kesalahan-kesalahan selama dilapangan dan berbenah. Proses perencanaan hingga ia memberikan saran dan masukan terhadap tim, dapat digambarkan pada diagram POLC (Planning, Organizing, Leading, controlling) berikut: 

POLC diagram (4 tugas manajemen)

F. Kepemimpinan Sean Porter dalam Mustangs (tim football

1. Directive Leadership 

Sejak awal, Sean Porter memberitahukan kepada anggota tim mengenai harapannya terhadap mereka saat memberikan instruksi dan arahan pertama. Gaya kepemimpinan yang directive dapat dilihat bagaimana ia mengharapkan anak-anak tersebut berhenti menjadi pembuat onar dan menjadi seseorang yang dapat melakukan hal yang bermanfaat bagi hidupnya. Ia berkata bahwa ia akan melakukan apapun sesuai dengan cara nya, bukan cara mereka (anak-anak di dalam tim). Anak – anak tersebut harus mengikuti semua arahannya seperti latihan, menyatu dan bekerjasama dalam tim tanpa memandang latar belakang maupun geng, dan dapat hidup berdampingan. 

2. Supportive Leadership 

Sejak keadaan di pusat penahanan Kilpatrick menjadi riush dan kacau dikarenakan sering terjadi masalah serta perkelahian antar remaja, Sean mencoba untuk meningkatakan kepercayaan diri mereka dengan meyakinkan bahwa mereka mampu menjadi seorang pemenang. Sean tak pernah lupa untuk memuji permainan mereka setelah bertanding dengan baik.  

Saat pertandingan pertama, Sean memotivasi tim, mereka mampu memenangkan pertandingan dan membuktikan bahwa walaupun mereka terkurung akan tetapi melakukan sesuatu yang berharga dan membuat siapapun bangga. Sean menyuruh anak-anak untuk mengangkat kepala mereka dan berusaha dengan baik agar dapat memenangkan pertandingan.

Sean juga mencoba membangun ikatan emosional dengan tim nya. Usaha Sean untuk membangun pertemanan dan pendekatan kepada anak-anak tersebut berhasil. Ketika kondisi ibunya memburuk, anak-anak dari tim memberikan Sean bunga dan kartu untuk diberikan kepada ibunya. Sean telah berhasil membangun koneksi yang baik dengan anak-anak sehingga mereka menjadi peduli kepada ibunya. Supportive leadership Sean juga dibuktikan dengan kepuasan anggota tim. Mereka sekarang merasa lebih percaya diri dan yakin bahwa mereka telah berubah dan mengalami pribadi yang lebih baik. Terbukti dengan surat-surat yang mereka tulis kepada orang yang mereka cintai.

Mengetahui bahwa timnya membutuhkan dukungan dari orang-orang yang mereka cintai, Sean mencoba mengundang pacar Willie untuk menonton pertandingan berikutnya. Sean mengunjungi alamat Danyelle (pacar Willie) untuk memberi informasi dan mengundang Danyelle untuk menonton Willie bermain football. Sean memberi tahu ayah Danyelle bahwa Willie telah berubah dan menjadi anak yang lebih baik. Sean membritahu Danyelle bahwa Willie membutuhkan dukungannya untuk menjauhkan Willie dari masalah. 

3. Participative Leadership 

Didalam film terlihat bahwa Sean Porter tidak menerapkan kepemimpinan partisipatif karena anak-anak tidak memiliki kebutuhan yang tinggi untuk mengendalikan lingkungan. Anak-anak cenderung mematuhi perintah dan instruksi yang diberikan Sean. Dalam film cerita, tidak ada adegan sesaat dan percakapan yang menunjukkan Sean meminta saran dan pendapat anak-anak tentang permainan footbal mereka.

4. Achievement Oriented Leadership

Sean membentuk tim football bertujuan mengurangi persentase anak yang kembali ke pusat penahanan atau mati di jalan. Dia juga mendorong tim agar bermain pada tingkat kepercayaan tertinggi mereka untuk membuktikan kepada orang-orang di luar pusat penahanan bahwa mereka dapat melakukan sesuatu yang istimewa yang tidak dapat dilakukan oleh siapa pun. Sean mendorong tim untuk tetap fokus dan tidak banyak mengeluh karena pertandingan pertama mereka semakin dekat. Karena Willie memainkan peran paling penting dalam tim, Sean juga mendorong Willie dengan memberinya latihan khusus. Ia melatih Willie untuk berani dan mampu menjatuhkan lawannya sehingga ia bisa melakukan touchdown

G. Ten Management Roles 

Menurut teori Mintzberg peran manajerial dibagi menjadi tiga yaitu Decisional, Interpersonal dan Informational. Dari ketiga terdapat 10 peran manajerial. Dari 10 peran manajerial tersebut, karakter utama film Gridiron Gang, Sean memiliki beberapa pengimplementasian nya berikut ini: 

H. Management Thought 

Terdapat beberapa pemikiran mengenai manajemen sebagai berikut:
Administrative Management Theory. Bagaimana caranya membentuk suatu struktur organisasi dan control systems yang mengarah kepada efisiensi dan efektivitas yang tinggi. Hal tersebut dijabarkan dalam table berikut: 

Dari table di atas, disimpulkan bahwa di awal film, kepemimpinan Sean berada pada keefektifan yang rendah, akan tetapi sangat efisien hal itu mengundang kemarahan dan kekecewaan bagi nya. Setelah mengamati dan tim yang bangkit dengan kesadaran yang tinggi, ia kemudian mengubah tujuannya, yaitu melakukan kemajuan disetiap pertandingan, tanpa menaruh kekecewaan yang mendalam terhadap setiap kegagalan mereka. Hingga akhirnya, tim berhasil meyakinkan semua orang bahwa  mereka adalah tim yang tidak bisa dipandang remeh dan bukanlah pecundang. 

I. Behavioral Management and Organizational Environtment Theory 

Behavioral Management Theory (Theory X and Y). Gaya manajemen suatu organisasi sangat dipengaruhi oleh keyakinan dan asumsi manajemennya terhadap apa yang merupakan dorongan anggotanya. Sean Porter adalah orang ambisius, menginginkan kemenangan serta pantang menyerah dan disiplin yang kemudian hal-hal tersebut membuat anak-anak harus mengikuti caranya manajemnnya. Ia adalah sosok yang berkarisma ia mempunyai pandangan yang baik bagaaimana memperlakukan anak-anak yang bermaslah sehingga mampu bekerjasama dalam tim serta ia mempunyai pandangan yang baik mengenai bagaimana seharusnya tim tersebut dikelola. Hal tersebut sesuai dengan pandangan Behavioral Management Theory (Theory X and Y).

Organizational Environtment Theory. Sebagai suatu sistem, organisasi akan berinteraksi dengan lingkungannya. Lingkungan organisasi adalah segala sesuatu yang dapat mempengaruhi kelangsungan, eksistensi, keberadaan, dan lain-lain yang menyangkut organisasi baik dari dalam maupun dari luar. Mustangs adalah tim football yang beranggotakan anak-anak bermasalah yang sedang dalam penahanan. Sehingga tim tersebut akan bubar pada saat masing-masing keluar dari pusat penahanan dan akan dilanjutkan pada anggota-anggota baru. Hal ini mengambarkan bahwa Mustangs akan terus ada, akan tetapi dengan anggota yang berbeda.

J. Saran Terhadap Organisasi Serta Karakter Pemain

1. Sean Porter harus lebih mendengarkan kritik, saran atupun pendapat anak-anak di pusat penahanan. Hal ini telah dijelaskan pada participatif leadhership, dimana ia seharusnya memberi kesempatan kepada timnya untuk memberikan gagasan demi keberlangsungan tim. Terutama mengenai permainan football pada saat latihan atupun bertanding. 

2. Sean Porter dan atasannya Ted harus lebih mampu menyatukan pendapat serta menciptakan kerjasama yang bersinergi. Hal itu akan menjadi contoh bagi anak-anak di pusat penahanan agar dapat meningkatkan kerjasama yang baik.

3. Organisasi yang dapat berkembang memerlukan dukungan baik dari segi regulasi serta pendanaan. Mustangs memerlukan regulasi khusus, dikarenkan anggota tim berasal dari latar belakang yang kurang baik yaitu kriminalitas. Pendanaan pula dibutuhkan untuk mendukung keberlangsungan serta wujud perhatian khusus bagi mereka yang sedang dilatih untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Dengan didukung fasilitas yang baik maka diharapkan mampu menghasilkan output yang baik pula. Selain itu diperlukan adanya sesi khusus yang di lakukan secara bertahap dan berangsur – angsur mengenai penanganan masalah dan sikap masing-masing anak. Contohnya mengadakan trainning pembentukan karakter yang ditangani oleh psikolog. Sehingga semua hal tak hanya menjadi tanggung jawab Sean Porter.

4. Tim footbal yang sudah terbentuk sebaiknya ditindaklanjuti keberadaannya, terutama bagi mereka yang sudah keluar dari pusat penahanan. Hal ini merupakan salah satu langkah agar sikap yang terbentuk dari anggota, tidak pudar seiring keberadaan nya di luar pusat penahan. Seperti yang sudah disebutkan di atas, lingkungan sangat mempengaruhi sikap serta tindakan. Kilpatrick tak hanya sebuah tempat dan sistem untuk menampung dan bertanggung jawab bagi mereka yang berada di dalam nya, tetapi juga diharapkan mampu menaungi atau sebagai protokol bagi mereka yang telah habis masa penahanannya. Dalam hal ini metode pengembangan berkelanjutan (kaizen) akan menjadi salah satu cara efektif untuk diterapkan. Selain itu membangun database management system juga stategis untuk dilakukan, agar dapat mengontrol serta memonitor mereka yang telah bebas, dan tentu saja akan terjalin relasi yang tak terputuskan.

Disusun Oleh : Wina Santika ; Pra MBA 76 D ; MM UGM Yogyakarta

Sumber:

Jones, G.R., dan George, J.M. (2020). Contemporary Management. 11th Edition, McGraw-Hill, New York. (JG)

 

 


Like it? Share with your friends!

2
2 points

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
1
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
1
Love
OMG OMG
1
OMG
Win Win
1
Win
winasantika

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format