LOTR : Return of The King. Pentingnya Efektivitas Kepengelolaan SDM Dalam Tim

Mengelola SDM dalam sebuah tim yang memiliki keragaman tinggi sangatlah penting. Hal tersebutlah yang sudah berhasil Aragorn lakukan pada tim kecilnya


0

                    The Lord of The Ring : Return of The King merupakan rangkaian film yang tidak lekang oleh waktu yang diadaptasi dari buku novel karya J.R.R Tolkien. Return of The King merupakan film terakhir dari trilogy film The Lord of The Ring sekaligus didapuk sebagai film terbaik dari trilogy film The Lord of The Ring. Film tersebut menceritakan perjalanan Frodo, Sam, Aragorn, Gimli, dan Legolas sebagai karakter utama dalam film untuk mempertahankan Minas Tirith dan menghancurkan cincin bertuah milik raja kegelapan Sauron. Aragorn, Gimli, dan Legolas yang mengetahui agenda perang besar yang dimotori oleh Sauron bersama penyihir tangan kanannya bernama Saruman mengerahkan segala kekuatan armada besarnya untuk menghancurkan istana tempat para raja-raja yaitu Minas Tirith. 

Minas Anor / Minas Tirith

Komponen armada tempur Sauron tidak dapat dikatakan main-main, barigade orcs, Troll raksasa, Uruk Hai, Oliphaunt yang merupakan armada cavalry gajah raksasa, angkatan bajak laut, serta Nazgul yang merupakan 9 raja terkutuk yang menjadi salah satu kekuatan utama Sauron dikerahkannya. Penyerangan tersebut merupakan perang akbar yang sudah disiapkan oleh Sauron sejak film pertama The Lord of The Ring. Namun, dilain sisi Aragorn sebagai pemimpin tim khusus penghancur cincin Sauron juga telah menyiapkan rencana dan menggalang armada tempur yang tidak kalah kuat. 

On Oliphaunts | A Lent of the Lord of the Rings

Dibantu dengan Gandalf, Aragorn berhasil menyadarkan Raja Theoden dan menggerakkan pasukan berkuda milik Kerajaan Rohan yang dikenal sebagai kerajaan dengan pasukan berkuda terbaiknya. Namun Aragorn sadar bahwa kekuatan tempurnya yang terdiri dari pasukan penjaga Minas Tirith dan pasukan berkuda Rohan tidak akan cukup menandingi armada tempur milik Sauron. Akhirnya Aragorn memberanikan diri bersama Gimli dan Legolas menuju death valley, disana ada sebuah  cerita turun temurun bahwasanya ada army of the deaths atau yang biasa disebut sebagai Dead Man of Dunharrow or Oathbreaker. Pasukan tersebut dikutuk dikarenakan telah mengingkari sumpah mereka terhadap Raja Islidur untuk berperang bersama aliansi terakhir. 

Aragorn, Gimli, dan Legolas akhirnya bertemu dengan Army of The Death. Disitu Aragorn menagih janji mereka untuk berperang dan menebus sumpah yang sudah mereka ingkari kepada Islidur. Pasukan terkutuk itu berdalih bahwa mereka hanya bisa dipimpin oleh Islidur saja dan tidak mau mengikuti apa kata Aragorn. Ketika Aragorn berkata bahwa dia adalah keturunan dari Islidur dan pewaris takhta yang sah untuk Middle Earth barulah mereka akhirnya mau mengikuti kata Aragorn dan sebagai kompensasinya mereka akan bisa terbebas dari kutukan tersebut dan akhirnya The Oathbreaker menyetujui tawaran dari Aragorn. 

Peperangan besar pun terjadi ketika pasukan Sauron menghantam Minas Tirith. Pertahanan istana terjebol akibat ulah Nazgul yang mengendarai naga dan hantaman senjata berat pasukan kegelapan. Pasukan pemanah dan penjaga kerajaan kalang kabut mempertahankan kerajaan. Lalu dari belakang medan pertempuran munculah pasukan berkuda Rohan yang menghantam pasukan Sauron langsung head to head. Pertempuran sengit terjadi hingga pasukan utama Sauron yaitu Nazgul berhasil dibunuh oleh Eowyn putri dari Raja Theoden. Namun keadaan masih belum membaik bagi pasukan aliansi hingga datangnya Aragorn bersama pasukan kematian yang langsung datang melibas pasukan Sauron tanpa sisa. 

         Pertempuran Minas Tirith berhasil dimenangkan oleh Aragorn bersama aliansinya. Mengetahui bahwa Frodo dan Sam berusaha menyelinap ke Mount Doom untuk menghancurkan cincin. Aragorn pun langsung mengumpulkan pasukan yang tersisa karena dia sadar bahwa pertempuran terakhir akan sia-sia jika Frodo gagal menghancurkan cincin tersebut. Akhirnya Aragorn bersama pasukan yang tersisa menghantam gerbang Mordor untuk mendukung Frodo dan Sam. Perjuangan Frodo dan Sam untuk masuk kedalam bibir kawah Mount Doom pun berhasil. Namun sayang disaat terakhir Frodo akan melemparkan cincin tersebut dia terbuai oleh kekuatan cincin tersebut dan malah menggunaka cincin tersebut. 

Disaat-saat akhir tersebut Smeagol lompat dan menggigit jari Frodo sampai terputus. Ketika Smeagol berhasil mendapatkan jari dan cincin tersebut dia jatuh kedalam kawah dan binasa. Kehancuran cincin tersebut adalah akhir dari Raja Kegelapan Sauron. Pada akhirnya aliansi memenangkan perang melawan Sauron dan Aragorn menjadi raja Middle Earth dan para hobbit kembali ke Shire yaitu desa kampung halaman para hobbit. 

Business in a Changing World - ppt download

            Segala bentuk perjuangan dan pertempuran antara aliansi manusia, elves, hobbit, dan ras lainya tidak akan pernah berhasil melawan cengkeraman kegelapan Sauron jika tidak mampu dikelola baik sedememikan rupa oleh Aragorn sang pewaris takhta yang sah middle earth. Aragorn telah berhasil menggunakan fungsi-fungsi manajemen dengan baik yang meliputi planning, organizing, leading, and controlling. Setelah berabad-abad seluruh dunia dibawah bayang-bayang Sauron, namun Aragorn dapat merencanakan strategi yang sangat apik dengan mulai merencanakan bagaimana caranya melawan kekuatan armada besar Sauron dengan kapasitas sumber daya yang sangat terbatas. Aragorn berhasil memimpin sebuah tim kecil yang bertindak sebagai tim khusus yang akan langsung menyerang Sauron pada titik terlemahnya yaitu dengan cara menghancurkan cincin bertuahnya. 

Aragorn sangat memahami komposisi timnya dengan baik dan mampu membagi tugas sesuai dengan kapasitas individu masing-masing. Setelah target ditentukan maka saatnya untuk membagi tugas dan menyusun tim untuk segera dilakukan sebuah eksekusi. Frodo dan Sam bertugas membawa cincin dan langsung menuju ke Mount Doom dikarenakan mereka tergolong lincah dan tidak mudah terlihat lawan karena postur tubuhnya yang kecil. Sementara itu Gandalf, Pippin, dan Merry bertugas untuk melobby dan menegosiasi dengan kerajaan-kerajaan lain agar dapat bergabung dengan aliansi untuk melawan Sauron. Sedangkan Aragorn, Legolas, dan Gimli bertugas menjadi pucuk komando dalam peperangan terbuka langsung dengan Sauron. 

Council of Elrond | The One Wiki to Rule Them All | Fandom

            Gaya kepemimpinan Aragorn yang tergolong transformatif dapat menggerakan timnya untuk berinisiatif dan berimprovisasi menyesuaikan dinamika lapangan yang sangat tidak pasti. Aragorn terkesan tidak suka mengintervensi timnya selama tidak keluar dari tugas pokok dan fungsi yang sudah ditentukan sejak awal. Sehingga timnya dapat berjalan masing-masing walau tim tersebut sangat jarang bertemu langsung dan berkordinasi satu sama lain karena sudah adanya pembagian tugas dan lingkup yang jelas. Namun, Aragorn masih kerap melakukan kontrol kepada timnya sebagaimana Aragorn usai memimpin pasukan aliansi dalam perang besar di Minas Tirith. Aragorn mendapatkan kabar bahwa Frodo dan Sam sudah berada di Mordor dan membutuhkan bantuan, mengetahui Frodo sudah sangat dekat dengan titik penghancuran cincin maka Aragorn langsung beranjak ke Gerbang Mordor untuk memberikan dukungan kepada Frodo serta mengalihkan pandangan Sauron agar tidak menyadari infiltrasi yang dilakukan kedua Hobbit pembawa cincin tersebut.

Rangers of the North (Aragorn) - Chapter Twenty-Six: Army of the ...

            Selain sudah menjalankan fungsi-fungsi manajemen dengan sangat baik, Aragorn dapat memanfaatkan sumber daya dengan sangat baik. Sebagai contoh pada kasus dimana pasukan aliansi kekurangan tantara dalam melawan armada Sauron yang berisikan tantara elit, monster gajah, bajak laut, serta troll gua. Aragorn mengambil resiko untuk menemui tantara kematian yang terkutuk. Tidak ada yang bisa meraih dan merangkul tentara tersebut kecuali Aragorn karena dia merupakan keturunan Raja Islidur dan pewaris takhta yang sah. Aragon dapat meyakinkan tentara kematian untuk bergabung bersamanya dan dijanjikan akan dibebaskan dari kutukan Islidur. Aragorn yang berhasil mendapatkan sumber daya besar tersebut akhirnya dapat membalikkan keadaan perang Minas Tirith yang sebelumnya terdesak mampu terbalik menjadi kemenangan mutlak akibat bantuan tentara kematian yang membantai habis tentara Sauron. 

Creating the Human Resource Advantage - ppt download

            Keberhasilan Aragorn dalam mencapai tujuan tidak dapat terlepas dalam betapa efektifnya tim tersebut bisa bekerja dengan baik. Setiap orang dalam tim tersebut memiliki determinasi yang sangat besar, produktif, dan kreatif. Hal tersebut tidak dapat terlepas dari ilmu hubungan antar manusia yaitu motivasi kerja individu dalam tim sehingga mampu bekerja dengan sangat baik. Motivasi itu sendiri adalah sebuah gerakan dalam diri manusia yang mempengaruhi perilaku seseorang dalam mencapai tujuan. Dapat kita ketahui kebutuhan Aragorn dan kawan adalah untuk menghancurkan kekuatan Sauron untuk selamanya dan mengembalikan Middle Earth menjadi tempat yang nyaman untuk semua makhluknya. Karena saat ini semua makhluk sudah enggan untuk hidup dibalik bayang-bayang Sauron. Hal tersebutlah yang menjadi semangat Aragorn dan kawan-kawannya untuk memiliki determinasi bahkan mempertaruhkan nyawa mereka untuk menghancurkan kekuatan Sauron. Motif itu yang menyebabkan mereka rela berperang, meninggalkan kampung halam masing-masing, meinggalkan orang-orang yang mereka cintai serta berjuang demi menghancurkan kekuatan Mordor. Setelah mereka dapat mengalahkan Sauron maka secara alamiah terdapat sebuah kepuasan karena kebutuhan mereka sudah dapat terpenuhi. 

My English Notes: Intrinsic vs. Extrinsic Motivation

            Manusia dapat termotivasi juga tergantung bagaimana dia melihat penghargaan intrinsik dan ekstrinsik. Penghargaan intrinsik adalah kepuasan pribadi dan kesenangan setelah mencapai suatu tujuan. Sedangkan penghargaan ekstrinsik adalah manfaat dan atau pengakuan yang diberikan oleh pihak lain. Aliansi Aragorn serta armada tempur orcs milik Sauron sangat berbeda dalam melihat penghargaan intrisik dan ekstrinsik. Sebagai perbandingan bahwasanya Aliansi Aragorn betul-betul tergerak dari dalam diri karena mereka ingin agar terlepas dari cengkeraman Sauron bukan tergerak karena harta, jabatan, ataupun penghargaan-penghargaan lain. Aliansi Aragorn tergerak karena nilai-nilai dalam diri mereka yang sesuai dengan perjuangan yang akan mereka lakukan. Hal ini sangat bertolak belakang dengan  kaum Orcs yang diciptakan oleh Sauron. Mereka tergerak dan mau untuk berperang karena mereka diberi makan oleh Sauron bukan karena dari dalam hati mereka. 

            Jika dilihat kedalam teori lebih dalam sebetulnya menggambarkan motivasi seseorang tidak bisa sesederhana itu. Ada beberapa teori motivasi yang bisa dikupas dan sehingga dapat menjelaskan motivasi antara tim aliansi dengan armada tempur Sauron. Salah satu teori motivasi yang cukup awam adalah teori motivasi klasik yang dikemukakan oleh Frederick W. Taylor, Frank, dan Lilian. Teori tersebut menyatakan bahwa uang adalah alat utama yang bisa menggerakkan karyawan secara efektif. Taylor mengemukakan bahwa perusahaan harus menurunkan pekerjaan menjadi tugas-tugas spesifik yang akan dipegang oleh pos-pos SDM sehingga tercipta pekerjaan terspesialisasi. Karyawan yang mampu menghasilkan suatu hasilan lebih maka layak diberi insentif yang lebih. Teori ini sangat cocok dengan kaum Orcs yang termotivasi dengan bentuk materiil. Ketika mereka bisa menghancurkan musuh atau suatu lokasi maka mereka akan mendapatkan hasilan lebih dari Saruman baik itu berupa makanan atau kenaikan pangkat menjadi komandan tempur Sauron. 

The Lord Of The Rings: The Fellowship Of The Ring

            Selain berkat tim yang sangat produktif, kreatif, dan memiliki determinasi. Hal lain yang sangat berpengaruh dalam keberhasilan kepengelolaan SDM dalam tim kecil Aragorn adalah adanya keragaman dalam tim atau diversity. Diversity adalah partisipasi yang diberikan dari perbedaan umur, gender, etnis, warga negara, dan kemampuan dalam lingkungan kerja. Keragaman dalam lingkungan kerja penting karena mampu meningkatkan produktivitas tim, pembelajaran untuk menerima satu sama lain didalam perbedaan, meningkatkan kemampuan untuk melayani konsumen yang beragam, dan adanya sudut pandang yang lebih banyak akan muncul. Tim Aragorn sangatlah beragam karena terdiri dari kalangan manusia, hobbit, dwarf, dan elves. Namun perbedaan satu sama lain tersebut mampu membuat kerajaan-kerajan manusia, elves, dan hobbit bersatu untuk menentang Sauron. Dilain sisi setiap ras tersebut memiliki kelebihannya masing-masing. Sebagai contohnya ras manusia memiliki kelebihan untuk memimpin dengan baik dan berorganisasi dengan baik, ras elves terkenal karena kepandaiannya menempa senjata dan sebagai pemanah yang handal, ras hobbit terkenal memiliki kepandaian untuk melakukan infiltrasi karena tubuhnya yang mungil, dan ras dwarf memiliki kemampuan lebih dalam bertempur dimedan perang. 

            Selain harus bisa mendukung lingkungan kerja yang beragam, pimpinan juga harus bisa memfasilitasi jika ada sengketa. Terkadang pihak manajemen dengan pekerja terlibat sengketa permasalahan dengan kontrak kerja yang ada. Beberapa bentuk sengketa bisa dimulai dari picketing, strikes, boycott, lockout, dan strikebreakers. Ada 3 metode yang bisa digunakan untuk menyelesaikan sengketa, yaitu : rekonsiliasi, arbitrasi, dan mediasi. Sengketa ini pernah terjadi antara Raja Denethor dengan Pippin dan Gandalf. Raja Denethor sangat bersikeras untuk menyingkirkan Faramir karena dia kecewa anak pertamanya Boromir telah tewas dipanah oleh Orcs dan harusnya takhta akan turun kepada Faramir selaku anak keduanya. Faramir yang selalu dikucilkan oleh ayahnya akhirnya keluar dari kerajaan bersama pasukan kecilnya dan menjaga posko terdepan untuk melakukan serangan kejutan terhadap Orcs yang datang. Namun, sayang akibat kalah jumlah pasukan Faramir dibantai dan hanya dia seorang diri yang bisa kembali ke Minas Tirith dalam keadaan pisang. Raja Denethor ingin mengkremasi Faramir yang sebetulnya masih hidup. Gandalf dan Pippin yang mengetahui jika Faramir masih hidup lalu datang menemui Raja Denethor dan melakukan mediasi untuk segera menyelamatkan Faramir sebelum dikremasi dan mendesak agar segera menyelesaikan pertikaian antara Raja Denethor dan Faramir ditengah perang besar yang sedang berkecamuk. Karena hal tersebut telah menjadikan ketidakstabilan dalam kerajaan yang berdampak besar pada melemahnya pertahanan tempur Minas Tirith. 

            Tim Aragorn walaupun kecil tapi sangatlah efektif dan mampu berhasil menggulingkan kerajaan milik Sauron. Namun ada beberapa hal yang sebetulnya dapat menjadi saran kepada tim kecil tersebut. Frodo dan Sam adalah pemegang kunci utama yaitu sang pembawa cincin. Seharusnya ada pengawalan dan penjagaan lebih dari orang terpecaya dalam mendampingi perjalanan Frodo. Akibat dari tidak terseleksinya dengan baik sehingga malah Gollum yang bernama Smeagol yang mendampingi Frodo. Seharusnya dengan mekanisme seleksi dan rekrutmen yang baik maka tim bisa mendapatkan tokoh yang terpercaya untuk menjaga Frodo dan Sam. Perubahan motivasi Frodo pada sampai di Mount Doom merupakan sebuah fenomena yang sangat berbahaya jika tim tidak dapat mengendalikan keperilakuan SDM dengan baik. Pada awalnya Frodo sangat memilik komitmen dan determinasi untuk menghancurkan cincin tersebut, namun pada saat akhirnya Frodo terbuai dan malah menginginkan kekuatan yang dimiliki oleh cincin tersebut. Tim haruslah pandai mengetahui motif anak buahnya agar dapat memberikan apa yang mereka mau untuk meningkatkan komitmen kerja, determinasi, dan produktivitas kerja. 

            Pada akhirnya perjalana tim kecil yang dikepalai oleh Aragorn sangat efektif dan berhasil. Ini berkat kemampuan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan kontrol oleh Aragorn serta berkat kepiawaiannya untuk mendapatkan sumber daya-sumber daya yang sulit diakses oleh pihak lain seperti berhasilnya menarik tentara elves dan pasukan kematian terkutuk untuk membantu perang pasukan aliansi. Tim kecil ini juga sangat kompak dan produktif karena mereka memiliki motivasi yang tinggi dalam mengerjakan amanah untuk menghancurkan cincin tersebut. Pada akhirnya film The Lord of The Ring : Return of The King adalah salah satu film terbaik sepanjang masa yang menawarkan kemegahan penulisan naskah dan pengambilan gambar yang epic. 

Arya Khoirul Hammam

MM76D


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
AryaKhoirul

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format