Foto Produk Anda dengan Cardboard Lightbox Mini

Sekarang ini mulai banyak bermunculan pengusaha yang memproduksi barang buatannya sendiri.


0

Masalah dan Potensi

Dikutip dari CNN Indonesia, Indonesia merupakan negara dengan tingkat adopsi e-commerce tertinggi di dunia pada 2019. Sebanyak 90 persen dari pengguna internet berusia 16 hingga 64 tahun di Indonesia pernah melakukan pembelian produk dan jasa secara online. (Tren dan Peluang Industri E-Commerce di Indonesia 2020, n.d.)

Sekarang ini mulai banyak bermunculan pengusaha yang memproduksi barang buatannya sendiri. Untuk melakukan promosi pengusaha tersebut harus mengambil foto produknya agar dapat dilihat oleh konsumen lain. Namun, banyak foto produk yang dijual oleh produsen kurang terlihat menarik. Sedangkan untuk menyewa studio dan fotografer untuk melakukan foto produk masih membutuhkan biaya yang besar. Nah, lightbox mini dari kardus adalah solusi bagi pengusaha kecil yang ingin memotret produknya dengan biaya yang murah.

Creating Competitive Advantages

Creating competitive advantages yaitu menentukan strategi pemasaran kompetitif tentang bagaimana perusahaan menganalisis pesaing mereka dan mengembangkan strategi berbasis nilai pelanggan untuk melibatkan dan membangun hubungan pelanggan yang menguntungkan. (Kotler & Armstrong, 2018)

Seperti yang ditunjukkan pada Gambar 18.1, analisis persaingan melibatkan pertama-tama mengidentifikasi dan menilai pesaing dan kemudian memilih pesaing mana yang akan diserang atau dihindari.

Mengidentifikasi Pesaing

Pesaing adalah perusahaan lain yang menawarkan produk dan layanan serupa kepada pelanggan yang sama dengan harga yang sama. Maka dari itu saya mengidentifikasi pesaing saya yaitu online shop di e-commerce yang menjual lightbox dan seorang fotografer produk yang menjual jasa foto produk.

Menilai Pesaing

Penjual Lightbox Mini

Lightbox yang dijual oleh online shop yang ada di e-commerce ada bermacam macam. Ada yang menggunakan listrik dan ada yang tidak. Harganya pun bermacam-macam mulai dari Rp280.000 hingga Rp940.000

Kelebihan :

  • Lebih kuat

  • Terdapat lampu bawaan

Kekurangan :

  • Mahal

  • Tidak ramah lingkungan

Fotografer Produk

Biasanya untuk melakukan foto produk seorang produsen akan menyewa fotografer untuk memotret produknya. Biaya untuk menyewa fotografer tersebut mahal. Seperti contoh yang saya ambil di sribulancer.com.

Untuk satu paket foto produk dibutuhkan biaya Rp3.500.000 hingga Rp6.000.000, sangat mahal bukan? 

Kelebihan :

  • Anda tinggal menyiapkan produk dan tidak perlu bersusah-susah.

  • Lebih berpengalaman

Kekurangan

  • Termasuk mahal bagi pengusaha kecil

  • Foto yang diberikan terbatas

  • Waktu yang terbatas karena harus booking terlebih dahulu

Memilih Pesaing

Saya menjadikan penjual lightbox sebagai pesaing karena fotografer produk hanya menjual jasa sedangkan yang saya ingin pasarkan adalah sebuah barang. Nah, kita bisa memotret produk kita sendiri dengan mudah dan biaya yang murah. Hanya membutuhkan cardboard lightbox mini dan handphone yang memiliki kamera.

Product Development

Produk yang ingin saya buat adalah Cardboard Lightbox Mini. Nah, softbox mini dari kardus adalah solusi bagi pengusaha kecil yang ingin memotret produknya dengan biaya yang murah. Produk ini menjawab masalah dimana seorang pengusaha yang ingin memotret produknya dengan murah dan mudah. Apa sih yang membedakan cardboard lightbox mini dengan lightbox mini lainnya?

  1. Lebih Murah

Harga dari lightbox mini bermacam-macam. Hasil survey yang saya lakukan di e-commerce shopee dan tokopedia, lightbox mini dapat dibeli mulai dari Rp280.000 hingga Rp940.000. Cardboard lightbox mini dapat kita buat dengan biaya yang murah yaitu Rp40.000.  Dengan begitu, budget yang kita gunakan untuk memasarkan produk pun dapat dipangkas dan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan yang lainnya.

  1. Mudah Dibuat dan Ramah Lingkungan

Cardboard lightbox mini sangat mudah dibuat hanya dengan menggunakan alat-alat yang ada di rumah seperti cutter dan penggaris. Bahan yang digunakan untuk membuat juga gampang dicari dan murah. Bahan-bahannya yaitu kardus, bisa menggunakan kardus bekas atau membeli di toko terdekat. Kertas kalkir dan lakban kertas  yang dapat dibeli di toko atk terdekat. Dengan begitu kita dapat mengurangi limbah dari kardus bekas dan merubah kardus yang sudah tak terpakai menjadi barang yang lebih berguna.

  1. Menguntungkan

Dengan biaya yang murah dan cara membuat yang gampang, cardboard lightbox mini ini dapat meningkatkan keuntungan usaha kita. Kita tidak perlu membayar fotografer yang mahal. Cukup dengan telepon genggam anda dapat memotret foto produk sepuasnya tanpa batasan jumlah foto. Foto yang kita hasilkan juga bagus dan dapat menarik perhatian konsumen. Karena menurut koinworks.com, foto produk bisnis ternyata juga bisa menjadi pemicu rasa percaya konsumen kepada produk Anda lho. 

Jika konsumen menganggap jika foto produk yang Anda posting terlihat tidak menarik dan tidak meyakinkan, bisa saja mereka akan berganti ke seller lainnya. (Shae, 2019)

Saya akan menunjukan bagaimana proses pembuatan dari cardboard lightbox mini.

Produk : Cardboard Lightbox Mini 

Tingkat Kesulitan: Mudah

Orang yang tidak berpengalaman sama sekali juga bisa membuat produk ini. 

Waktu yang Dibutuhkan : 1 Jam

Bahan yang Dibutuhkan Beserta Harga: 

  • Kardus Bekas Rp0 

  • Kertas Kalkir Rp3.000 x 2

  • Kertas Manila Putih Rp5.000

Alat yang Digunakan :

  • Lakban Kertas Rp9.000

(untuk 1 roll / 2 inch x 20 meter dan dapat digunakan berkali kali)

  • Cutter Rp15.000 (dapat digunakan berkali-kali)

  • Pulpen Rp5.000

Total Biaya Bahan : 

  • Rp11.000

Total Biaya Alat :

  • Rp29.000

  1. 1 Siapkan bahan dan alat yang sudah kita dapatkan.


  2. 2 Potong kardus menjadi jaring - jaring kubus.


  3. 3 Rapikan kardus yang sudah dipotong menggunakan lakban kertas.


  4. 4 Lubangi kardus dengan bentuk persegi di 3 sisi depan, kiri dan kanan dengan bentuk persegi.


  5. 5 Sisi belakang yang tidak bolong hingga bagian dalam bawah lapisi dengan kertas manila putih.


    Pastikan kertas manilannya tidak tertekuk agar foto yang dihasilkan terlihat tidak memiliki background.

  6. 6 Jika sudah, pasang kembali kardus hingga membentuk kubus dan diberi lakban kertas agar tidak lepas.


    Pastikan rusuk dari kardus ini tertutup rapat agar tidak ada cahaya yang bocor dari luar.

  7. 7 Sisi kanan dan kiri yang berlubang ditutupi dengan kertas kalkir.


    Kertas kalkir ini dapat mendiffuse cahaya yang masuk agar dapat tersebarkan di dalam kardus.

  8. 8 Jadi deh dan siap digunakan untuk memfoto produk yang anda inginkan.


  9. 9 Mari kita coba memotret beberapa barang di dalam cardboard lightbox mini ini.

    Propolis Serum

    Kaca Mata

    Botol Parfum

    Perlu diingat barang yang dapat difoto oleh cardbox lightbox mini ini hanya untuk barang barang kecil. Jika anda ingin memotret barang yang lebih besar sebaiknya menggunakan kardus yang lebih besar agar ruang di dalam kardus dapat muat.


    Strategi Penetapan Harga

    Cost-Plus Pricing Method – yaitu penetapan harga jual per unit berdasarkan jumlah biaya per unit ditambah jumlah tertentu sebagai laba atau margin (harga jual = biaya total + laba). Dalam menetapkan harga dari Cardboard Lightbox Mini, akan hitung seperti di bawah ini. 


    Harga Bahan + Laba yang Diinginkan

    Rp11.000 + Rp19.000 = Rp30.000


    Saya hanya menghitung biaya dari bahan karena saya mengasumsi bahwa alat-alat yang dibutuhkan telah tersedia dan kardus yang digunakan adalah kardus bekas yang sudah tidak berharga. Keuntungan dapat kita tingkatkan jika kita menghias bagian luar dari kardus agar produk tidak terlihat murah.


    Strategi penetapan harga ini sangat cocok untuk digunakan karena produk yang saya buat bukanlah produk yang benar benar ingin menjadi produk terbaik. Tujuan dari produk ini adalah membantu para pengusaha kecil dan sekalian mengurangi limbah dari sampah kardus. Alat dan bahan dari produk ini juga gampang dicari. Proses pembuatan produk ini juga gampang dan tidak memerlukan banyak tenaga kerja. Harga dari produk ini juga dibuat semurah mungkin dibandingkan dengan harga lightbox yang ada di pasaran.

    Strategi Distribusi

    Produk ini dapat membantu pengusaha kecil dalam memotret produknya. Pertama-tama saya akan mencari kira kira pengusaha mana yang tidak memiliki foto produk. Lalu saya menjual dulu kepada orang terdekat agar orang-orang yang dekat dengan saya dapat mengetahui produk ini dan menceritakannya kepada keluarga, teman atau kerabat lainnya. Produk ini dapat dipasarkan melalui toko accesories yang menjual alat alat yang berhubungan dengan fotografi. Dan juga produk ini dapat digunakan dengan handphone jadi bisa dipasarkan melalui toko accesories handphone. Yang terakhir, produk ini akan saya jual melalui marketplace seperti tokopedia. Karena, di tokopedia terdapat cukup banyak online shop yang membutuhkan foto untuk digunakan di toko onlinenya.

    Strategi Promosi

    Kebutuhan akan foto produk pasti akan meningkat sejalan dengan meningkatnya pertumbuhan online shop. Foto yang bagus dapat meningkatkan minat seorang pembeli untuk membeli barang yang ada di online shop. Personal selling adalah hal yang akan saya lakukan pertama kali untuk mempromosikan produk ini. Dengan begitu, konsumen dapat mencoba langsung produk yang saya tawarkan. Pada akhirnya konsumen yang merasa tertarik akan produk ini akan langsung membelinya.


    Kedua, saya juga bisa membuat iklan di akun youtube saya. Di dalam iklan tersebut saya dapat memberikan tutorial tentang mengambil foto produk yang bagus hanya dengan menggunakan cardboard lightbox mini dan smartphone. Konsumen pun dapat melihat dari iklan dan mengetahui informasi dari produk saya. 


    Ketiga, strategi promosi yang akan saya gunakan adalah dengan menggunakan media sosial seperti facebook, instagram dan twitter. Karena, di media sosial lah kita dapat menemukan pengusaha yang membutuhkan produk ini untuk digunakan di online shopnya. 


    Setelah itu saya akan menggunakan digital marketing seperti google ads, facebook ads, dan instagram ads. Dengan biaya yang mulai dari Rp20.000 saya sudah bisa menjangkau calon konsumen yang lebih luas di 3 platform itu. Nah iklan yang sudah saya buat tadi, dapat ditonton viewer youtube, facebook story, maupun instagram story.



    Daftar Pustaka


    https://koinworks.com/blog/foto-produk-bisnis-online/

    Kotler, P., & Armstrong, G. (2018). Principles of marketing (Seventeenth edition). Pearson Higher Education.

    Shae, E. A. (2019). Mau Foto Produk Bisnis Online Jadi Lebih Menarik? Simak Dulu 6 Tips Ini. https://koinworks.com/blog/foto-produk-bisnis-online/

    Tren dan Peluang Industri E-Commerce di Indonesia 2020. (n.d.). teknologi. Retrieved May 4, 2020, from https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20200205204206-206-472064/tren-dan-peluang-industri-e-commerce-di-indonesia-2020


    Kontributor :

    Muhammad Buchari Muslim

    (19/439924/EK/22292)


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
3
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
1
OMG
Win Win
0
Win
bucharimuslim

2 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format