Dadar Gulung Vla Oreo Siap Mewarnai Hari-harimu

Dadar gulung vla warna warni hadir sebagai cara sekaligus inovasi untuk kembali mendekatkan kue ini ke masyarakat


1
1 point

Dadar Gulung, kue khas Indonesia yang satu ini memang terkenal dengan warnanya yang hijau, lezat dan rasa manisnya. Namun, semakin berkembangnya jaman juga globalisasi yang tidak bisa dikendalikan sedikit banyak berdampak pada kepopularitasan kue-kue tradisional kita termasuk dadar gulung. Dadar gulung biasanya hanya muncul pada moment-moment tertentu seperti saat acara lamaran, pernikahan, atau moment ramadhan. Di beberapa pasar tradisional memang masih ada namun kebanyakan peminatnya adalah orang tua. Terbukti banyak masyarakat khususnya anak muda yang lebih memilih untuk membeli bakery and pastry, pizza, waffle, churros ataupun cake khas dari luar. Mungkin salah satu alasan kue ini kurang begitu digemari anak muda adalah rasa isiannya yang kurang masuk karena agak berat dimana memang isian utama dadar gulung ini adalah campuran santan, kelapa parut, dan gula merah. Dari itu dadar gulung vla warna warni hadir sebagai cara sekaligus inovasi untuk kembali mendekatkan kue ini ke masyarakat khususnya anak muda dengan rasa yang lebih ringan namun tetap lezat juga warna warni yang lebih menarik

1. COMPETITOR ANALYSIS

Identifying Competitors
– Penjual kue atau snack-snack kekinian seperti J.CO Donuts, Dunkin’ Donuts, Breadtalk, The Harvest Cake dan lain-lain.
– Penjual kue-kue tradisional yang juga sudah berinovasi dan sudah ada sebelumnya

Assessing Competitors
Di sini kita akan menilai/memperkirakan competitors objectives, strategi, kekuatan dan kelemahan, juga pola reaksi. Disini saya akan banyak mengambil data dari Breadtalk


1. Competitor’s Objective:
Profitability
Secara kolektif, para competitor selalu mendapatkan laba bahkan Breadtalk telah mempertahankan pendapatan kelompoknya sebesar S $ 600 – 650 juta setahun dari 2015 hingga 2018, setelah periode pertumbuhan cepat dalam penjualan dari S $ 246,5 juta pada 2009. Namun, margin laba telah terkikis selama 10 tahun terakhir. Hal ini menyebabkan pendapatan pemegang saham dijaga pada S $ 10 – 15 juta per tahun selama periode 10 tahun.
Cash Flow: dari data yang ada competitor cash flownya selalu stabil dan positif kita ambil kembali breadtalk yang mana dari 2009 hingga 2018, Breadtalk menghasilkan S $ 591,0 juta dalam arus kas dari aktivitas operasinya dan telah mengumpulkan total S $ 84,4 juta dalam pinjaman jangka panjang bersih. Dari yang telah menghabiskan:

– S $ 470,5 juta dalam pengeluaran modal bersih (CAPEX).

– S $ 52,2 juta dividen kepada pemegang saham yang ada.

Oleh karena itu, Breadtalk telah meningkatkan cadangan kasnya dari S $ 58,4 juta pada tahun 2009 menjadi S $ 185,0 juta pada tahun 2018. Dengan demikian, Breadtalk telah menunjukkan kemampuan untuk menghasilkan arus kas positif, menumbuhkan jumlah gerai F&B, dan terus memberikan hadiah kepada para pemegang sahamnya dengan dividen.
Market share grow: para competitor memiliki banyak sekali cabang yang tersebar yakni breadtalk sekitar 200 cabang, j.co sekitar 138 cabang, the harvest sekitar 25an cabang
Leadership Type: Johnny Andrean pemegang Breadtalk sekaligus JCo terkenal suka terjun langsung(Transformasional Leadership)

2. Competitor’s Strategy: Promo, Memilih mall yang ramai pengunjung, Packaging yang menarik, dan varian yang banyak

Competitors’ Strength and Weakness:
Strengths

  • Kreatif & inovatif
  • konsep open kitchen
  • rasa roti, bentuk roti, tekstur roti dan variasi rasa roti
  • produk kelas (berbagai macam varian roti),
  • layanan
  • kehandalan dan kualitas hasil.
  • Tempat yang strategis
  • peralatan yang bersih dan higienis serta koki-koki yang cekatan
  • Gerainya yang indah dan nyaman
  • Aroma roti yang menggiurkan
  • Cara packingnya memberikan kesan yang menarik
  • Produknya yang fresh dan terasa enak di lidah
  • Brand sudah kuat dan logo mencerminkan toko roti yang modern
  • Sifat produk yang konstan
  • Cabang yang tersebar di seluruh Indonesia 
  • Selalu mengikuti moment special

Weakness

  • Produk relatif mahal
  • Kemasan belum ramah Lingkungan
  • Tidak begitu sering mengadakan promo

3. Competitors’ reaction (estimasi): Membuat varian produk yang sama atau melakukan inovasi dengan tema yang sama yakni memodernkan kue tradisional

4. Selecting Competitors to Attack or Avoid:
Menurut saya untuk pesaing-pesaing yang sudah memiliki nama besar akan sangat susah untuk menyaingi apalagi ini adalah perusahaan baru dan dengan modal kecil. Cukup Fokus untuk mengembangkan produk terlebih dahulu. Sedangkan untuk pesaing-pesaing yang tidak begitu besar seperti penjual inovasi kue tradisional yang sudah ada sebelumnya mungkin akan bisa untuk dilawan namun bukan tidak mungkin untuk diajak bekerja sama

2. Competitve Marketing Strategy

  1. Pendekatan Marketing strategy: Entrepreneurial Marketing
    Pendekatan ini diambil karena sifatnya yang fleksibel. Memperkirakan keadaan usaha di masa depan yang mungkin akan terus berkembang dan harus ada perubahan-perubahan strategi
  2. Competitive Positioning Strategies: Focus Strategy dan Differentiation Strategy
    Sebagai langkah awal, saya akan menggunakan Focus Strategy mengingat ini usaha baru dan tergolong kecil. Hanya akan fokus pada beberapa segmen pasar saja dan lebih fokus pada pelayanan. Selanjutnya jika memang terdapat perkembangan usaha maka differentiation strategy akan dipakai agar konsumen juga tidak begitu jenuh dengan produk yang itu-itu saja
  3. Three Strategies “Value Disciplines”
    -Operational Excellence: terus mencari cara produksi yang efisien termasuk juga melakukan pemilihan bahan baku agar bisa menekan total cost selain itu mengembangkan sistem delivery yang memperhatikan kenyamanan pelanggan dan keselamatan produk.
    -Customer Intimacy: karena segmen pasar utama adalah anak muda maka produk dadar gulung vla ini akan dipasarkan dengan cara “kekinian” dan mengembangkan produk dengan mempertimbangkan keinginan/request para pelanggan tersebut (misalnya saja isian dengan varian yang baru)

    -Product Leadership: seperti yang disebutkan pada bagian Customer Intimacy bahwasanya mengembangkan produk dengan mempetimbangkan permintaan konsumen sehingga saya akan terbuka dengan ide-ide baru.

    4.Competitive Position: Nicher
       Mengingat kembali dadar gulung vla adalah bisnis baru dan tergolong kecil maka nicher strategy                tampaknya paling tepat dimana berfokus pada produk, pelanggan, pasar, layanan dan marketing mix

    5.Balancing Customer and Competitor Orientation: Customer-Centered Company
       Menurut saya hal yang terpenting adalah pelanggan sebab kunci inovasi dan ide-ide yang muncul adalah       pelanggan. Mencoba memahami masalah apa yang terjadi pada pelanggan bisa memunculkan peluang. Sehingga fokus pada pelanggan dan pengembangan produk adalah pilihan yang tepat.

3. PRODUCT DEVELOPMENT

Nama Produk: Dadar Gulung Vla Oreo

Mengapa DGVO: Dadar Gulung Vla Oreo ini hadir dengan rasa yang lebih light namun tetap lezat dan rasa yang lebih “milenial” juga dengan warna warni yang lebih menarik minat bahkan untuk anak kecil yang biasanya tertarik pada makanan yang berwarna warni.


Nilai Ekonomis: dengan bahan, cara buat, dan peralatan yang serba simple membuat produk ini sangat berpotensi menghasilkan profit yang lumayan menjanjikan. Selain itu produk ini juga ditujukan untuk mendekatkan kembali kue-kue tradisional ke masyarakat yang mana akan menarik minat masyarakat itu sendiri. 

Tingkat Kesulitan: sedang

Waktu yang dibutuhkan: 45 menit

Bahan yang dibutuhkan: (output: 12 biji)
Bahan-bahan kulit dadar
Tepung Terigu 200gr protein sedang
Tepung kanji 1 sdm
Santan instan 1 bungkus
Telur 1 butir

Vanili 1 sdt
Garam ¼ sdt
Minyak makan 1 sdm
Pewarna makanan (3 warna)

Bahan-bahan isian
Vla instan 1 sachet:
¾ bungkus oreo:

Bahan lain
Air
Minyak makan

Peralatan:
Kompor
Gas
Teflon
Gunting:
Mangkok:
Piring:
Sendok:
Centong:
Kemasan kertas:

CARA MEMBUAT

Kulit dadar:
1. Campurkan semua bahan kecuali pewarna makanan
https://lh6.googleusercontent.com/JGYfLwz29VRDYGfRVX9Vz4IY4CzACkRaUAtxH2srZMOSCCbdN78uMIAvPi_r913Rb8IytHdAyCW8xhI8vKq_todXRZVLNNuZuFD3o_vy9JxiRVbOH7gJ3uFFi8oIzbXGTdI1d8VN

2. Tambahkan air dan aduk sampai semua bahan tercampur rata
https://lh4.googleusercontent.com/Ok41cR3OP7q1dFq8Iaq7tQk7hFK6peuvsByy8PktrolE7RsQuc3vHxGN_hg15-3mddw4mU_UAgbzSXYMpFy7IR57qo0OHfpXpi1gd2Ylf4WwFWFf-79aPObcuqBT-nodJzDlgLgD


3. Saring adonan agar tidak ada adonan yang menggumpal
https://lh3.googleusercontent.com/RsofCVyh0eri0I6Qrz9442Nz3ZEnzqFMD_XDIwj3hbZo48gAqfrQb-769zTOmqvOEbGZTWqsxI12HZBIMkhaKf-Y7Wx11Z8MKD2j3kZIu8tikrZnYF_Am0hpCSFgbkcM-40_lcwu


4. Pisahkan adonan menjadi 3 bagian dan beri warna pada masing-masing adonan
https://lh4.googleusercontent.com/_6By5OZXsaA9EdRiejAa8oo62o5tMFg4HRKKng4eJWTWy1w_STkDyaQXzL9gAdiBMVNhW-RrOjKsgBhP0tyrm8NXYpUw8e9Z_vQ1_z7m8LIA6LAiknuoMlK1IQEt7X-jEBhnm5w8


5. Panaskan teflon dan olesi sedikit minyak


6. Mulai memasak dadar dengan cara menuang lalu teflon sedikit digerakkan agar adonan bisa  tersebar merata dan bentuknya bulat
https://lh3.googleusercontent.com/gzIzLhgrEL-LXEjWALWX7O-8mnbmhkTtr7sBFKZmxBexe0Mj5gxXBErosW5fnhDitD1acSiQTD0jcrhLInZX527J045mophtVvv_Ja7kvKMJfuKxa-p7uY8MInfkMdvOB7u1YuKB

Isian:
1. Masak air lalu tuangkan pada tepung vla yang sudah dimasukkan di mangkok
https://lh4.googleusercontent.com/THFV39xhpbha6fSL6svPFTDp3Wjf1F3B4-7HH6S8yBZJE53rRvHqaXBFVkiFyQjsoO8p4Ufr-bgsOSupjWIckeG0ticuzQs185CgB1eP971yoST4kLn3HJBURSqCcpEKLFyiaF4m


2. Vla dibuat agak kental


3. Hancurkan oreo lalu masukkan ke dalam vla yang sudah jadi
https://lh4.googleusercontent.com/3krQAIdQwNByuZdosBcMaksION0K4jqr0-qukebUXEEmCYhPORtaAZx3paMbgYm8qP68eKlNxejHUA0C9Gscual-2gdTBjKR5M9BSNxj5TkvXUrf7-SycmkxziZyvA-95-4I_WPB

Menyatukan
https://lh3.googleusercontent.com/voZJF45hQstRXoNJvNo9IK7NDI_qn6QiGgs3oEMtbmiFyQmIB505L2bugS41UNsxEdLgmeaTPVsZpp4F3VktUdH1SjOoufSbiWqpOvXyfSUjYWVw6IbxZqDOQninwxf6jPrnh_GR
1. Ambil satu lembar kulit dadar lalu beri isian di atasnya (disesuaikan banyaknya)
2. Lipat kulit dadar dari bagian bawah kemudian samping
3. Gulung hingga dadar berbentuk tabung dan membungkus semua isian, pastikan tidak bocor

4. STRATEGI PENETAPAN HARGA
Strategi penetapan harga menggunakan Cost-based pricing. Cost-based pricing 

Penetapan harga berdasarkan biaya untuk memproduksi, mendistribusikan, dan menjual

produk ditambah tingkat pengembalian yang adil untuk usaha dan risiko. Strategi ini diambil sebab ini cara yang paling mudah simple dan lebih rasional untuk dilakukan apalagi untuk usaha baru dan tergolong kecil. Cara ini memudahkan untuk mengukur berapa profit yang kita inginkan dengan menghitung beberapa komponen biaya seperti fixed cost, variable cost dll

INVESTASI

kompor

3 tahun

150.000

Gas 5,5kg (hanya untuk dadar gulung)

1,5 bulan

65.000

teflon

6 bulan

170.000

panci

6 bulan

25.000

Mangkok, piring

6 bulan

50.000

Saringan, sendok, centong, sutil

6 bulan

100.000

gunting

6 bulan

15.000

maka perkiraan penggunaan investasinya adalah: 107.500/bulan


Asumsi dalam sehari membuat 60 biji dadar gulung dan akan dijual per biji atau per kemasan (3 biji)

Nama bahan

Penggunaan 

Harga satuan

Jumlah hari

total

Tepung terigu

1 kg (1 hari)

10.750

30 hari

322.500

Tepung kanji

500 gr (2 hari)

8.450

126.750

Telur

5 butir (1 hari)

1.720

258.000

Santan 

5 sachet ( 1 hari)

2.975

446.250

Vanili

1 sachet (1 hari)

3.000

  90.000

Garam 

1 sachet (8 hari)

2.500

  10.000

Minyak

1 l (4 hari)

12.500

  56.000

Oreo

3 bungkus (1 hari)

6.750

607.500

Vla powder

5 bungkus (1 hari)

6.400

960.000

Kemasan paper box

100 biji (5 hari)

60.000/100 biji

360.000

                                                                                                                                  Total   3.236.500

Asumsi: mengambil keuntungan 10%
Maka harga jual/kemasan = biaya+keuntungan 10%:total output
                                          =   3.236.500+107.500 + (334.000) : 1800
                                          =   2.043,556/biji
                                          =   6000/kotak                               

5. STRATEGI DISTRIBUSI
Marketing Channel (distribution channel) adalah suatu perangkat dari organisasi yang saling tergantung yang membantu membuat produk atau layanan tersedia untuk digunakan atau konsumsi oleh konsumen atau bisnis pengguna. Disini saya akan menggunakan direct marketing channel. Strategi ini diambil untuk menekan harga agar harga yang sampai di konsumen tidak begitu mahal. Strategi in saya rasa cocok untuk bisnis makanan khususnya bisnis rintisan baru. Cara ini juga diambil untuk membangun customer relation. Namun saya juga akan memasarkan menggunakan aplikasi seperti go-food ataupun gojek serta ikut memasarkan saat ada event ataupun kegiatan rutin seperti sunmor ugm

6. STRATEGI PROMOTING

Untuk promosi sendiri, saya akan menggunakan 3 bauran promotion mix yakni
1. advertising tepatnya online advertising melalui media sosial karena online advertising dirasa lebih cepat dalam menyebarkan informasi dan biayanya tidak mahal bahkan bisa tidak menggunakan biaya. Hal ini bisa menekan biaya.
2. Sales promotion, disini saya akan menyediakan kupon dimana sistemnya saat kupon telah terkumpul maka akan mendapatkan gratis 1 kotak dadar gulung. Hal ini penting untuk menarik minat pelanggan untuk pertama kali.
3. Direct and digital marketing, seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa produk ini akan dipasarkan secara langsung namun untuk memudahkan pelanggan maka akan ada email dan website khusus pemesanan dimana di dalamnya pelanggan juga bisa melakukan pre-order.

tautan video: Klik tautan

Nurfadillah (19/EK/441481/22499)


Like it? Share with your friends!

1
1 point

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
1
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
Nurfadillah

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format