‘Money Heist’ Siapa Orang Jahat Sebenarnya?

The plan is not always stealing money, but literally make it.


14
1 share, 14 points
Synopsis

LaCasa de Papel atau Money Heist adalah serial drama televisi bertemakan kriminal dari Spanyol yang diproduseri oleh Álex Pina. Serial ini mengisahkan upaya delapan orang pencuri yang melakukan perampokan ke badan pencetakan uang Spanyol (Royal Mint of Spain). Dalam perampokan itu, para pencuri menyandera para pegawai dan pengunjung serta mengunci diri mereka di dalam gedung Royal Mint of Spain. Kisah penyerangan ini bukan kasus kriminal biasa, karena komplotan pencuri telah merencanakan aksi tersebut dengan begitu detail dan brilian, sehingga membuat polisi begitu kesulitan untuk mengatasinya.

Season 1 (Part 1 & 2)

Diawali dengan pertemuan Tokyo dan Professor, Tokyo yang gagal melakukan perampokan di sebuah Bank dan sedang dikejar oleh pihak polisi, diselamatkan oleh Professor dengan syarat Tokyo mau bekerja untuknya untuk sebuah perampokan besar yang sedang direncanakan. Professor merekrut timnya serta melakukan pelatihan selama 5 bulan di Toledo Estate mengenai mekanisme perampokan, kendala yang akan terjadi, bagaimana cara mengendalikan sandera, mengatasi polisi hingga melatih jika ada salah satu anggota atau sandera terkena tembakan namun tidak ada dokter ditempat.

Selama masa pelatihan Professor menekankan bahwa para anggota timnya dilarang bertukar informasi mengenai identitas masing-masing, dilarang saling berhubungan antar anggota dan selama perampokan dilakukan, tidak boleh ada korban jiwa baik dari pihak kepolisian maupun sandera. Tujuan Professor ialah menggiring opini publik yang baik kepada mereka dan menganggap mereka sebagai pahlawan. Seluruh anggota tim Professor memiliki codename masing-masing yang diambil dari nama-nama kota di dunia yaitu: Tokyo, Moscow, Berlin, Nairobi, Rio, Denver, Helsinki dan Oslo.

Di hari H sebelum memasuki Royal Mint, mereka melakukan penyanderaan pada truk tronton yang setiap minggunya akan menuju badan percetakan uang, yang membawa uang gulungan kertas baru untuk dicetak dengan dikawal oleh polisi negara dengan membawa tiga ton peledak, senjata, amunisi dan kebutuhan lainnya yang dibutuhkan selama perampokan. Setelah tiba disana, para anggota segera menyergap seluruh karyawan dan beberapa pengunjung yang salah satunya merupakan Alison Parker.

Alison merupakan anak dari Duta Besar Inggris di Spanyol. Ia adalah salah satu sandera penting yang membuat tidak ada pertumpahan darah di antara tim Professor dengan pihak kepolisian yang tentunya ini sudah diperhitungkan sama Professor, karena perampokan dilakukan pas dihari sekolah Alison melakukan kunjungan ke Royal Mint of Spain. Keselamatannya merupakan harga mati buat kepolisian, sehingga menjadi halangan mereka untuk langsung menyerbu ke dalam Royal Mint of Spain. Hal itu tentunya digunakan dengan baik bagi tim Profesor untuk dapat memberi mereka waktu tambahan dalam menuntaskan proses pencetakan uang mereka.

Kostum berwarna merah dengan topeng “Dali” yang digunakan para anggota ketika melakukan aksi perampokan yang merupakan bagian dari strategi Professor untuk mengelabui pihak polisi agar tidak mengetahui siapa sosok dibalik topeng tersebut. Cara merampoknya terbilang cukup unik. Mereka tidak mengambil uang yang tersedia di dalam Royal Mint of Spain, melainkan dengan melakukan pencetakan uang sendiri. Alasan utama professor memilih cara tersebut karena menurut data yang ia dapat, ratusan miliar uang yang diberikan dari Royal Mint ke bank-bank untuk melakukan “liquidity injections” atau injeksi likuidiatas yang bertujuan untuk stabilisasi ekonomi tidak pernah tersalurkan dengan baik. Sehingga Professor melakukan pencetakan uang sendiri kemudian akan melakukan injeksi pada sektor-sektor perekonomian secara langsung.

Pada awalnya semua rencana berjalan dengan lancar hingga munculnya salah satu sandera yang merupakan Manajer dari Royal Mint ingin menjadi pahlawan bagi karyawannya. Ia selalu beraksi dan membuat tim Professor ini terpancing. Selain itu terdapat beberapa anggota yang melakukan kesalahan hingga melanggar aturan yang telah ditetapkan oleh Profesor. Masalah demi masalah pun berdatangan, konflik antar tim hingga hampir menimbulkan perpecahan, kaburnya beberapa sandera, sampai Profesor yang bertugas mengontrol jalannya perampokan dari luar pun juga terkena imbasnya. Berlin yang dipercaya sebagai pemimpin tim sudah tidak lagi dipercaya oleh anggotanya untuk menjadi koordinator hingga para anggotanya pun menentang apa yang telah disepakati. 

Dikala semua anggotanya sudah tidak percaya dengan strategi Professor dan berencana untuk mengubah strategi sesuai dengan kondisi yang sedang dihadapi, Berlin tetap percaya kepada Profesor bahwa apa yang telah direncanakan secara detail akan tetap berjalan lancar, namun yang dibutuhkan hanyalah waktu dan kesabaran. Setelah hampir berhari-hari mereka berada di dalam Royal Mint untuk menjalankan misinya yaitu mencetak uang sebesar 2,4 Miliar Euro, mereka pun berhasil keluar melalui terowongan bawah tanah hasil galian mereka yang sebelumnya sudah disiapkan oleh Professor sepanjang 5 meter.

Film ini menyuguhkan berbagai scene yang dikemas secara baik dengan karakter pemain yang berbeda-beda serta konflik yang timbul dalam suatu organisasi. Banyak pembelajaran yang dapat diambil dari film ini, bagaimana kita sebagai satu tim harus saling percaya antar anggotanya, kekompakkan, komunikasi serta bagaimana menyusun sebuah rencana agar dapat diimplementasikan dengan baik dan mempersiapkan kemungkinan-kemungkinan yang ada guna mengantisipasi dari kejadian yang tidak diinginkan.

Problem

Pada saat kecil, Professor menderita penyakit yang membuatnya menghabiskan sebagian besar masa kecilnya di rumah sakit. Ibunya meninggal karena Helmer's Myopathy. Ayahnya juga meninggal terbunuh dalam perampokan bank yang dilakukan untuk membiayai pengobatannya. Berawal dari kematian sang Ayah, ia mulai membuat persiapan untuk mewujudkan keinginan terakhirnya, melakukan pencurian terbesar yang pernah ada. Sehingga ia memutuskan untuk merekrut beberapa orang yang ahli untuk membantunya dengan ditemani saudara tirinya. Hal inilah yang mendasari adanya perampokan dan penyanderaan di Royal Mint serta masalah lainnya yang dihadapi saat menjalankan misinya.

Organization Structure

Dalam film ini, organisasi yang dibentuk oleh Professor memiliki 8 anggota dengan Berlin sebagai pemimpin anggota tersebut. Profesor yang memiliki kendali atas semuanya bertugas sebagai pengontrol para anggotanya yang bersembunyi di suatu tempat yang tidak jauh dari Royal Mint dan memantau anggotanya menjalankan misi tersebut. Berlin sebagai ketua tim bertanggung jawab untuk mengkoordinir serta melindungi teman-temannya. Tokyo mengemban berbagai tugas karena ia tahu betul “cara jahat yang paling baik”, dan sangat mengenal “jalan baik yang paling jahat”. Nairobi yang ahli dalam hal pemalsuan uang bertugas untuk menangani proses percetakan uang selama mereka berada di Royal Mint. Sebelum bergabung dengan perampokan, Moscow dulunya adalah seorang penambang sehingga dia memiliki skill dalam melakukan penggalian yang mana diperlukan Professor untuk membuka jalan keluar bagi timnya saat pencetakan uang di Royal Mint of Spain selesai dilakukan. Rio merupakan anggota tim yang tidak lihai dalam memegang senjata menjadikan dirinya sebagai orang yang mengawasi Alison Parker, sandera yang mendapat perlakuan istimewa. Dia juga memegang kendali pintu keluar masuk Badan Percetakan Uang Negara dengan komputernya. Helsinki dan Oslo bertugas untuk mengawasi para sandera yang membantunya dalam menggali terowongan.

Characteristics of Organizational Members

  • Berlin : Sebagai ketua tim Berlin adalah orang yang arogan, narsis, tidak memiliki empati dan terkadang terlihat jiwa psikopatnya. Ia paling suka bercengkrama dengan para sandera. Sikapnya tenang, disiplin dan mampu memainkan peran lewat psywar yang dimainkan selama pencurian di Badan Percetakan Negara tersebut. Bahkan ketika rekan-rekannya tak mempercayainya, Berlin tetap tenang dan menjalankan rencana Professor dengan baik. Dialah yang membawa teman-temannya bisa keluar dari badan percetakan uang dengan mengorbankan dirinya sendiri
  • Tokyo : Cenderung gegabah, impulsif, emosional, dan terkadang selalu bertindak sebelum berpikir. Dia terlalu cepat hilang kesabaran yang ditunjukkan dengan cepatnya mengambil keputusan sehingga membuat dia selalu menyesali perbuatannya. Namun dia anggota yang paling perhatian terutama pada orang yang dicintai
  • Nairobi : Mempunyai pribadi yang antusias, aktif dan selalu memotivasi rekan tim dan juga sandera yang membantunya dalam menyelesaikan tugas mereka. Dari anggota lainnya, ia lah yang paling baik dan berempati terlihat dalam berbagai scene dimana ia cenderung mudah terpengaruh oleh situasi yang emosional atau tindakan orang lain.
  • Rio : Seorang gamer yang kemudian berubah menjadi peretas jaringan. Diantara anggota tim lainnya, Rio lah yang teringan kejahatannya. Anggota tim termuda yang meretas sistem keamanan Royal Mint dan mengendalikannya. Dia yang menyambungkan perangkat monitoring Professor dan mengubah suara Professor agar frekuensi suaranya tidak diketahui identitasnya oleh polisi.
  • Moscow : Moscow merupakan orang yang sangat perhatian dan menjadi figur ayah bagi anggota timnya, tidak hanya pada Denver anaknya tapi juga pada Tokyo dan Rio.
  • Denver : Denver merupakan anak dari Moscow, dia ikut rencana perampokan ini karena ajakan ayahnya. Mudah emosi namun juga memiliki sisi sensitif ketika dia memilih untuk melindungi Monica daripada membunuhnya seperti yang diperintahkan Berlin.
  • Helsinki dan Oslo : Mereka adalah saudara dan seorang veteran perang yang berasal dari serbia. Berbeda dengan Oslo, Helsinki lebih fasih berbicara bahasa spanyol sehingga lebih banyak terlibat dialog dengan anggota tim lainnya. Sedangkan Oslo merupakan anggota yang lebih banyak diam.
Professor vs Inspektur Raquel

Professor

Sergio Marquina, nama asli Profesor yang merupakan kunci utama dari aksi perampokan dan melakukan kontrol terhadap keseluruhan jalannya perampokan dari balik layar. Namanya tidak ada di database manapun dan sidik jarinya tidak pernah ter-record dimanapun. Merupakan pria yang sangat pintar dan selama bertahun-tahun memiliki ambisi untuk melakukan perampokan Bank. Kepalanya bagaikan Google berjalan. Dimana hampir semua bidang ia ketahui. Dari kepalanya juga, semua telah direncanakan sedemikian rupa dengan tingkat kegagalan seminim mungkin. Semua kendala, kemungkinan dan masalah pun sudah dipersiapkannya di awal. Baik dari segi teknis, medis, pendekatan aparat hingga bagaimana mengatur sandera. All is well-prepared. 

Professor juga orang yang sangat perfeksionis, hal ini terlihat dari cara pengambilan keputusannya, selalu dipikirkan dengan matang dan hati-hati dan juga setiap plan yang dibuatnya selalu memiliki back-up plan untuk segala skenario yang dapat saja terjadi saat aksi perampokan dilakukan. Pemikiran yang sangat jauh kedepan inilah yang membantu menyempurnakan tujuannya, sehingga ia selalu mengingatkan anggota timnya untuk selalu tetap pada rencana dalam segala situasi.

Raquel Murillo

Raquel ialah inspektur yang sangat cerdas dan negosiator handal dibandingkan laki-laki kepolisian yang menangani kasus perampokan serta penyanderaan tersebut. Ia ditugaskan Badan Intelijen menjadi pemimpin kepolisian bersama rekannya, Angel Rubio seorang Deputi Inspektur Kepolisian dan anggota lainnya yang terdiri dari UDEV (Perlindungan Sipil Spanyol), UIT (Badan Tekonolgi), CNI, Liasion Officer, GEO (Special Operation Group). Kepribadiannya sangat tegas, diplomatis dan rasional. Raquel mampu mengetahui bukti meskipun dari detail yang paling kecil sekalipun. Bahkan dia yang pertama kali sukses mengetahui identitas si Professor. Sebagai pimpinan, meskipun kerap salah mengambil keputusan dan mudah dikelabui, namun kecerdasan serta kecepatannya juga yang membawanya sukses mengetahui tempat persembunyian Professor pada akhirnya.

Four Task of Management (Planning, Organizing, Leading, Controlling)

Roles of Professor as Leader
  • Disturbance Handler : ketika ia mengetahui bahwa Helsinki yang menggunakan mobil untuk segala persiapan sebelum perampokan, lupa melakukan suruhan Professor yaitu menghilangkan mobil sebagai barang bukti. Helsinki tidak memastikan apakah mobil tersebut telah dihancurkan. Segera mungkin Professor beranjak dari ruang kendalinya dan mencari apakah mobil tersebut masih ada. Dengan sigap ia membereskan kesalahan Helsinki untuk melindungi agar identitasnya tidak diketahui, namun Professor mengorbankan Berlin dengan meninggalkan sehelai rambutnya di dalam mobil tersebut yang pada akhirnya identitas asli Berlin terkuak. 
  • Negotiator : Professor memiliki kemampuan yang luar biasa dalam bernegosiasi dengan pihak kepolisian. Terlihat di setiap komunikasi dengan Inspektur Raquel, ia selalu mampu mencari celah dan membalas semua yang ditawarkan Raquel dengan penawaran yang dimilikinya sehingga pihak kepolisian tidak akan melakukan penyerangan dan menuruti apa yang diinginkan Professor.
  • Resource Allocator : pada saat merekrut orang untuk dijadikan timnya, professor mampu memilih dan melihat potensi anggotanya. Ia menempatkan beberapa tugas sesuai dengan keahlian masing-masing. Walau tidak ahli dalam bersenjata, Rio yang ahli dalam peretas jaringan bertugas untuk meretas sistem keamanan Royal Mint dan menyambungkan perangkat monitoring serta mengubah frekuensi suara Professor.
  • Spokesperson : disaat salah satu sandera sedang hamil dan membutuhkan beberapa obat, Professor dapat meyakinkan pihak kepolisian untuk memberikannya obat. Ia juga menyiapkan makanan untuk para sandera yang didapat dari kepolisian.
  • Monitor : walau tidak ikut masuk langsung ke dalam gedung dan hanya menggunakan layar untuk mengetahui aktivitas timnya, Professor dengan sangat baik memberikan arahan yang harus dilakukan masing-masing anggotanya.
  • Disseminator : saat melakukan perampokan, anggotanya tidak diperbolehkan mengetahui apa yang terjadi diluar gedung sehingga segala informasi yang berkaitan dengan kondisi luar akan disampaikan oleh Professor, namun tidak berkaitan dengan informasi personal.
  • Liaison : strategi lain yang dilakukan Professor menangkap beberapa sandera termasuk diantaranya karyawan Bank ialah untuk membantu timnya dalam pencetakan uang dan menggali terowongan yang digunakan untuk penjebakan.
  • Leader : sudah tidak perlu diragukan lagi sifat kepemimpinan yang dimiliki Professor. Sikapnya yang tenang menjadikan ia mampu untuk menyelesaikan konflik tanpa keributan. Sebagai pemimpin, ia sangat dihormati dan dipercaya penuh oleh timnya dalam pengambilan keputusan. Terlihat saat mereka memilih menghormati protokol 24 jam sebelum melakukan 'Plan Chernobyl' meskipun ada bukti jelas di televisi tentang hukuman penjara yang akan datang beberapa jam sebelum batas waktu. Timnya yakin bahwa Professor akan melakukan segala cara untuk menyelamatkan mereka di situasi apapun. Ia sangat mampu memotivasi seluruh timnya yang sudah dianggap seperti keluarganya sendiri.
  • Figurehead : dikarenakan idenya yang luar biasa dan semua strategi yang disiapkan tidak pernah terpikirkan oleh timnya, menjadikan Professor sosok yang dikagumi bukan hanya oleh timnya melainkan masyarakat luar sekalipun.
  • Entrepreneur : terinspirasi dari sang Ayah, ia mampu menghasilkan ide-ide yang sangat brillian. Banyak masalah yang mampu menggagalkan misinya namun ia berhasil melakukan berbagai cara untuk mengeluarkan timnya dan membawa uang sebesar 2,4 Miliar Euro.
Organization Conflict

Professor's Team

Konflik yang dihadapi oleh Profesor dan timnya ini sangat banyak. Mulai dari anggotanya, pihak kepolisian maupun para sandera. Pertama timbul dari Tokyo dan Rio yang diam-diam menjalin hubungan dan dicurigai oleh Berlin. Rio yang bertugas menjaga Alison dan mengajaknya ngobrol membuat Tokyo marah, seketika membuat mereka lengah dalam mengawasi Alison yang tiba-tiba mengaktifkan handphonenya dan memberikan sinyal pada pihak kepolisian sehingga membuat identitas Tokyo dan Rio terungkap. Kaburnya 16 sandera di prakarsai oleh Arturo selaku Manager Badan Percetakan yang selalu melakukan perlawanan. Tertangkapnya Tokyo oleh kepolisian akibat pertengkarannya dengan Berlin, namun pada akhirnya berhasil kembali ke dalam gedung. Berlin sebagai ketua tim juga melakukan hal yang sudah dilarang Profesor, menyuruh Denver membunuh salah satu sandera. Pemberontakan Tokyo, Nairobi, Denver, Rio terhadap ketuanya yang meminta untuk melakukan strategi lainnya namun ditentang oleh Berlin dan mengancam akan membunuhnya. Serta tewasnya Oslo & Moscow yang membuat para anggota gegabah dan lengah dalam menjalankan tugasnya. Tekanan di dalam gedung membuat anggota tim saling menyalahkan satu sama lain yang hampir menggagalkan misi mereka.

The Police

Berbagai macam konflik pun juga timbul di pihak kepolisian. Raquel yang mempunyai masalah pribadi dengan mantan suaminya, menolak ketika melibatkan suaminya yang seorang ahli forensik dalam menangani kasus tersebut. Dari sisi aparat penegak hukum, Raquel mendapat pertentangan dengan Colonel Prieto yang mewakili Badan Intelijen terkait rencana apa yang harus dilakukan. Prieto menginginkan intervensi serta adanya baku tembak melawan perampok dan segera masuk gedung untuk menyelamatkan para sandera terutama Alison, sedangkan Raquel menolak hal tersebut dengan memikirkan baik-baik segala tawaran dan permintaan dari Professor. Masalah juga timbul ketika Angel telah mengetahui siapa Salva sebenarnya dengan mengunjungi tempat Salva tinggal dan mengambil sendok untuk di analisis sidik jarinya, namun Raquel tidak mempercayainya bahwa Salva adalah Professor sehingga menyebabkan perpecahan diantara keduanya yang menyebabkan Angel kecelakaan hingga berakhir dengan pemberhentian Raquel sebagai Inspektur Kepolisian karena diduga telah besekongkol dengan Professor.

Negotiation

Hampir di setiap episodenya, film ini menunjukkan adu taktik antara pihak kepolisian dan pemimpin organisasi tersebut, Professor. Professor dengan lihainya mampu bernegosiasi dengan Inspektur Raquel untuk mendapatkan apa yang dia dan timnya butuhkan. Ia mempelajari aturan kepolisian terkait bagaimana menjadi negosiator yang handal. Ia juga mampu memahami psikologis manusia sehingga dengan mudahnya memahami karakter, kekuatan serta kelemahan lawan bicaranya. Dia selalu bisa memprediksi apa yang akan dijawab oleh pihak kepolisian terkait tawaran yang diberikan. Dalam negosiasinya, Professor selalu menanyakan hal-hal yang bersifat personal seperti "apa yang kau kenakan hari ini?" atau "sarapan apa tadi pagi?". Ini bertujuan untuk mengulur waktu, agar timnya dapat menyelesaikan misi mereka. Di awal percakapan dengan pihak kepolisian pun memperlihatkan bahwa yang dibutuhkan oleh Professor dan timnya adalah waktu.

Negosiasi juga dilakukan oleh tim Professor. Setelah hampir beberapa minggu berada di dalam gedung dan semakin cepat langkah pihak kepolisian untuk menangkap mereka, pencetakan uang pun belum memenuhi nominal yang ditargetkan. Akibat kaburnya beberapa sandera dan penolakkan sandera yang berada di dalam untuk membantu mereka. Mereka memberikan pilihan, bagi siapa saja yang mau membantu mereka maka masing-masing orang akan mendapatkan 1juta Euro yang akan diberikan setelah mereka berhasil lolos. Tentunya ini merupakan bentuk strategi Professor yang sudah dipersiapkan.

Tak hanya itu, Arturo juga sering kali bernegosiasi dengan para sandera untuk melakukan perintahnya. Salah satunya ketika Raquel memasuki gedung percetakan guna meminta bukti hidup semua sandera terutama Alison. Arturo yang saat itu berada satu ruangan bersama Alison, menyuruhnya untuk pergi ke brankas tersembunyi, karena jika ada salah satu sandera yang hilang, bukti hidup tidak berlaku dan pihak kepolisian bisa masuk ke dalam gedung untuk menyelamatkan mereka. Alison menolak. Tapi Artuto tidak kehilangan akal untuk terus menyuruhnya agar melakukan perintahnya, ia mengetahui bahwa Alison seringkali di bully dan diperlakukan layaknya pecundang oleh teman-temannya dan itu dijadikan hasutan agar Alison mau menurutinya. Terbukti cara itu berhasil walau akhirnya Nairobi dan Rio berhasil menemukan dimana Alison bersembunyi.

Conclusion

Secara keseluruhan film ini sangat layak untuk ditonton, mengingat banyak hal yang bisa diambil dari setiap kejadian. Namun ada beberapa karakter yang perlu di tingkatkan guna keefektifan organisasi:

  1. Sebagai seseorang yang memimpin pihak kepolisian, tidak perlu diragukan untuk soal kecerdasan namun ada kalanya Raquel harus mengontrol emosinya dan bersikap profesional dengan tidak membawa masalah pribadi ke dalam pekerjaan. Ia juga harus lebih bisa menerima saran dan mempercayai anggota timnya.
  2. It goes as planned until someone makes a mistake. Berlin sebagai pemimpin tim harusnya bisa menaati aturan yang sudah ditetapkan dan memberikan contoh yang baik untuk anggotanya. Begitu juga Rio dan Tokyo, yang seharusnya menahan ego untuk tidak menjalin hubungan karena benar bahwa 'personal relation' terkadang bisa mengganggu profesionalitas seseorang.
  3. Menjadi pemimpin organisasi, Professor sudah melaksanakan peran serta tugasnya dengan baik, tetapi ada beberapa kondisi dimana ia harus lebih bisa menahan diri dan bersikap profesional dalam bekerja, seperti yang terjadi saat medekati Raquel yang membuat identitasnya perlahan terungkap dan melanggar aturan yang telah dibuatnya.
  4. Hampir semua karakter dalam film ini cenderung emosional yang membuat setiap tindakan tidak bisa diselesaikan dengan kepala dingin. Sikap itulah yang tidak diperbolehkan dalam berorganisasi, karena hanya akan memperkeruh suasana dan menghambat pencapaian tujuan.

Di season selanjutnya, Professor dan timnya akan kembali melakukan aksi mereka dengan misi menyelamatkan salah satu anggota yang tertangkap dan mendatangkan anggota baru yaitu Palermo, Lisboa, Stockholm, Marsella & Bogota serta melawan pihak kepolisian yang dipimpin oleh Alicia Sierra. Berhasilkah mereka?

VS

Arranged by :

Annisa Ayuditya - 76D

Source :

Jones, Gareth R, dan George J,M. 2020. Contemporary Management. New York: McGraw-Hill Education

https://www.netflix.com/id-en/title/80192098

https://www.imdb.com/title/tt6468322/


Like it? Share with your friends!

14
1 share, 14 points

What's Your Reaction?

Confused Confused
5
Confused
Sad Sad
7
Sad
Fun Fun
16
Fun
Genius Genius
15
Genius
Love Love
15
Love
OMG OMG
16
OMG
Win Win
18
Win
annisayuditya

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format