Tali Pot Gantung; Solusi Taman tanpa Makan Tempat

Namun, tidak sedikit rumah tangga yang tidak memiliki lahan yang cukup luas untuk membuat taman di hunian mereka.


1
1 point

Tali pot gantung buatan sendiri yang dibuat beberapa tahun lalu sekaligus inspirasi penggunaannya.

Problem Indentification

Seperti yang kita ketahui, dewasa ini keberadaan ruang terbuka hijau (RTH) semakin terbatas jumlahnya. Bahkan diketahui telah terjadi pengurangan RTH sebesar 23% dalam kurun waktu 25 tahun, sejak 1972 hingga 1997, sementara itu di sisi lain juga terjadi penambahan ruang terbangun (RTB) dengan jumlah yang sama di periode waktu yang sama di wilayah Jabodetabek.

Penurunan RTH ini tentu memiliki banyak dampak yang kurang baik bagi lingkungan, seperti peningkatan suhu udara, berkurangnya penyerapan air yang bisa mengakibatkan banjir, dan lebih lanjutnya tentu bisa berdampak pada pemanasan global. 

Maka sudah sebaiknya kita mencoba memelihara bumi dengan hal-hal kecil yang bisa kita lakukan. Salah satunya adalah bercocok tanam. Menanam tanaman tentu sedikit banyak membantu berkurangnya keberadaan RTH di lingkungan sekitar.

Selain sebagai upaya menjaga lingkungan dengan menanam tanaman dan memeliharanya, beberapa orang juga memiliki hobi bercocok tanam dan mengurus taman. Apalagi di tengah pandemi COVID-19 seperti saat ini, dimana lebih banyak orang yang bekerja dan berkegiatan di rumah, banyak dari mereka yang memanfaatkan waktu untuk melakukan hobi yang tidak sempat mereka lakukan sebelumnya. Hal ini juga dilakukan sebagai upaya menghindarkan diri dari stress yang disebabkan oleh adanya kebijakan social distancing, sehingga orang-orang perlu mencari kegiatan agar telepas dari kejenuhan dan kebosanan.

Namun, tidak sedikit rumah tangga yang tidak memiliki lahan yang cukup luas untuk membuat taman di hunian mereka. Maka diperlukan solusi untuk mengatasi masalah bagaimana caranya mereka tetap dapat membuat taman maupun bercocok tanam tanpa membutuhkan lahan yang memakan tempat.

Creating Competitive Advantage and Product Development

a. Creating Competitive Advantage

Berdasarkan masalah yang telah disebutkan, maka menanam dengan pot gantung merupakan salah satu jawabannya. Sebenarnya masih banyak solusi untuk menyiasati masalah sempitnya lahan, seperti membuat saku pot, pot berundak, menanam tanaman dengan teknik vertikultur, dan lain sebagainya. Tetapi pot gantung merupakan alternatif yang paling efisien dari sekian solusi yang ada. Hal ini dikarenakan pot gantung paling sedikit membutuhkan lahan. Dengan ini saya akan memproduksi tali pot gantungnya saja, karena keberadaan pot tanam dapat ditemui dimanapun, sementara tidak semua orang memiliki kemauan dan kemampuan untuk membuat tali pot gantung yang mereka butuhkan untuk menggantung pot tanam mereka.

Tali pot gantung yang saya tawarkan merupakan produk buatan tangan (handmade atau hand-crafted) dengan teknik macramé yang memang merupakan salah satu kegiatan kesukaan saya saat saya memiliki waktu luang. Hal ini tentu menyenangkan saat kita dapat melakukan suatu pekerjaan (dalam hal ini memproduksi tali pot gantung) sekaligus melakukan hobi yang sudah lama tidak dapat disalurkan. Tetapi tentu produk ini memiliki keunggulan dan kelemahannya tersendiri.

Pada bagian ini akan dijelaskan competitive advantage dari tali pot gantung. Tapi sebelum kita bisa menentukan competitive advantage dari produk ini, kita harus terlebih dahulu mengetahui:

Benefit, manfaat dari produk ini adalah membantu calon konsumen yang tidak memiliki cukup lahan untuk bercocok tanam, sehingga mereka bisa tetap bercocok tanam pada lahan yang terbatas. Selain itu tali pot gantung juga menawarkan kemudahan bagi mereka yang tidak bisa membuat tali pot gantung mereka sendiri.

Target Market, target pasar dari produk ini adalah mereka yang memiliki hobi bercocok tanam tetapi tidak memiliki lahan yang luas. Untuk target pasar yang lebih spesifiknya kami menargetkan pasangan milenial muda karena banyak dari mereka memiliki hunian yang minimalis, hal ini tentu saja berdasarkan dengan ukuran perumahan masa kini yang rata-rata tidak memiliki halaman yang luas.

Competitors, pesaing dari penjualan tali pot gantung ini tentu saja berasal dari mereka para penjual produk yang sama. Untuk lebih jelasnya akan dibahas mengenai competitor analysis setelah ini.

  • Identifying the Company’s Competitor

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, pesaing dari penjualan tali pot gantung ini berasal dari penjual produk serupa, atau produk berbeda yang memiliki manfaat sama bagi mereka yang tidak memiliki cukup lahan tetapi ingin bercocok tanam. Selain itu, pesaing juga berasal dari produsen yang memiliki target pasar yang sama. Maka dapat kita ketahui bahwa pesaing dari penjualan tali pot gantung ini merupakan produsen tali pot gantung, pot tempel, saku pot, atau pot berundak yang memiliki target pasar yang sama.

  • Assessing Competitors

Penjual Tali Pot Gantung Lain

Kedua penjual tali pot gantung ini memiliki range harga yang serupa dengan jenis produk yang diberikan pun sama. Tapi kedua produk di atas memiliki kekurangan yaitu pada bahan yang mereka gunakan, yaitu tali kur. Tali ini mudah kotor dan juga tidak sekuat tali nilon.

Penjual Saku Pot

Saku pot merupakan salah satu alternatif yang baik, tetapi produk ini memiliki kekurangan. Yang pertama adalah harganya yang cenderung mahal, kemudian tempat untuk mengaplikasikan produk harus lebih luas daripada pot gantung.

Penjual Pot Tempel

Produk ini memiliki kelebihan seperti harganya yang murah dan juga hemat tempat. Tetapi produk ini memiliki kekurangan, yaitu air sisa menyiram tanaman yang mengalir melalui tembok bisa membuat tembok rusak, apalagi jika cat yang digunakan bukanlah cat tahan air.

  • Selecting Competitor to Attack and Avoid

Dari penjelasan di atas, saya memilih penjual tali pot gantung yang menjadi pesaing yang akan saya tantang, karena mereka menawarkan produk yang sama dengan value yang sama pula. Selain itu, pesaing juga memiliki target market yang sama dengan saya.

Karena untuk membentuk keunggulan kompetitif, penjual harus bisa menjelaskan manfaat yang mereka tawarkan kepada target pasar mereka dimana tidak bisa pesaing mereka lakukan.

Ada tiga strategi yang bisa dilakukan untuk membentuk competitive advantage dari suatu produk. Strategi-strategi tersebut adalah:

1. Cost Leadership

Dalam strategi ini, tujuan produsen adalah menjadi produsen yang memiliki biaya produksi paling rendah yang dicapai dengan memproduksi pada skala besar. Kalimat dengan memproduksi pada skala besar perlu digarisbawahi, sebab pada produk yang saya produksi kali ini sulit untuk memproduksinya pada skala besar.

Alasan mengapa tali pot gantung ini sulit untuk diproduksi pada skala besar adalah karena proses pembuatannya yang manual menggunakan tangan (handmade product). Produk yang diproduksi manual tentu memerlukan waktu produksi yang tidak sedikit, apalagi jika dibandingkan dengan produk yang dapat diproduksi massal. Selain itu, tenaga yang diperlukan juga tidak setiap saat tersedia. Setiap satu kali proses produksi pun hanya dapat menghasilkan satu produk saja yang siap dijual. 

2. Differentiation

Dalam strategi diferensiasi, produk yang kita produksi sebaiknya memiliki perbedaan dengan produk yang sama yang diproduksi oleh pemasar yang lain.

Diferensiasi dari tali pot gantung yang saya produksi adalah dari segi bahan. Tali yang saya gunakan adalah tali nilon, sementara di luaran sana banyak sekali produsen tali pot gantung yang menggunakan tali kur sebagai bahan dasarnya. Tali nilon memiliki kekuatan yang lebih besar daripada tali kur. Bahkan tali nilon yang tebal biasanya digunakan juga untuk mengangkat beban, misalnya pada proyek bangunan. Sementara tali kur hanya kuat digunakan untuk mengikat benda, seperti yang digunakan untuk mengikat peluit pramuka. Selain tali kur, beberapa pesaing juga menjual produk yang sama dengan bahan dasar tali katun. Tali ini memiliki kekurangan yaitu mudah kotor karena rata-rata berwarna putih tulang dan memiliki bahan dasar dari serat katun.

Selain itu saya juga akan selalu berusaha untuk memberikan respon terbaik yang bisa diberikan untuk pelanggan, dengan mencoba membalas pesan tepat waktu dan menjawab setiap pertanyaan dengan baik. Saya sebagai pelanggan dari produk lain selalu senang dengan respon penjual yang demikian. Kecepatan pembuatan produk dan pengiriman barang juga merupakan hal yang akan sangat saya perhatikan dalam penjualan produk ini, karena pada dasarnya setiap pelanggan tidak begitu suka jika diminta menunggu terlalu lama, kecuali ada beberapa hal buruk yang terjadi di luar kendali saya.

3. Focus (Cost-focus and Differentiation-focus)

Dari paparan kedua startegi sebelumnya, maka bisa kita simpulkan bahwa produk tali pot gantung yang saya produksi ini memiliki fokus pada diferensiasi produk. Karena produk yang saya produksi kali ini memiliki bahan yang lebih kuat dan tahan lama daripada penjual produk sejenis yang lain. Selain itu saya juga akan berfokus untuk memproduksi tali pot gantung ini hanya untuk beberapa segmen pasar, yaitu untuk penggunaan pribadi saja.

Maka dapat disimpulkan bahwa tali pot gantung yang saya produksi memiliki keunggulan kompetitif yang berfokus pada diferensiasi produk. Meskipun produk ini tidak berfokus pada biaya rendah, tetapi total biaya yang dibutuhkan untuk membuat produk ini juga tidak begitu tinggi karena pada dasarnya harga tali nilon itu sendiri tidak begitu mahal.

b. Product Development

Selain keunggulan kompetitif, kita juga akan membahas tentang product development dari produk yang saya produksi ini. Produk yang saya produksi ini belum memiliki nama khusus, kita bisa menyebutnya tali pot gantung. Produk ini merupakan solusi bagi mereka yang suka untuk bercocok tanam tetapi terkendala luas lahan, karena produk ini bisa digantung di dinding dan tidak memakan banyak tempat. Kemudian yang membedakan tali pot gantung yang saya produksi dengan tali pot gantung lainnya:

  • Materialnya lebih kuat dan tidak mudah kotor.

Seperti yang telah banyak disebutkan sebelumnya, tali pot gantung yang saya produksi memiliki material dari tali nilon. Tali ini dipercaya lebih kuat ketimbang tali kur, dan juga tidak mudah kotor karena bukan berbahan dasar katun.

  • Dibuat sesuai pesanan.

Kami melakukan penjualan dengan sistem pre-order, sehingga ketika pelanggan menginginkan suatu warna dapat kami carikan terlebih dahulu.

  • Harga bersaing.

Dengan penawaran value and benefit yang sama, maka produk ini memiliki harga bersaing sesuai dengan harga tali pot gantung di pasaran.

Tutorial Membuat Tali Pot Gantung

Selanjutnya, saya akan menjelaskan cara membuat tali pot gantung ini. 

Produk : Tali Pot Gantung

Tingkat Kesulitan : Sedang, beberapa orang beranggapan membuat tali pot gantung dengan teknik macramé adalah hal yang merepotkan dan tidak praktis.

Waktu Pembuatan : 45 menit – 1 jam untuk satu tali pot gantung.

Bahan yang Digunakan Beserta Harga :

  • Tali Nilon/Tali Tambang 2mm Rp 10.000 per 35 meter, bisa digunakan untuk memproduksi 2 tali pot gantung.

Alat yang Digunakan Beserta Harga :

  • Gunting Rp 5.000 dapat digunakan berkali-kali.
  • Penggaris Rp 5.000 dapat digunakan berkali-kali.
  • Lilin Rp 2.000 dapat digunakan lebih dari satu kali.

Total Biaya :

  • Total Biaya Bahan : Rp 10.000 untuk 2 kali produksi.
  • Total Biaya Alat : 12.000

1. Siapkan Alat dan Bahan.

2. Potong tali sebanyak 6 helai masing- masing sepanjang 3 meter.

(Maaf, saya lupa tidak mendokumentasikan proses ini).

3. Lipat tali di tengah-tengahnya

kemudian buat tempat untuk mengaitkan tali nantinya ke paku dengan simpul persegi. Keratkan dengan melelehkan tali dengan api.

4. Sekarang sudah ada 12 helai tali, bagi tali menjadi 3 kelompok, satu kelompoknya ada 4 helai tali.

5. Buatlah simpul persegi.

Dengan panjang sekitar 15-17 cm dari pangkal ikatan yang telah dibuat sebelumnya. Panjang simpul usahakan mencapai 8-10 cm. Ulangi untuk ketiga kelompok.

6. Membuat simpul spiral, namun sebelumnya kita menyilang tali antar kelompok.

Misal kelompok tali a, b, dan c. Kita menyilang 2 helai tali dari kelompok a dan 2 helai tali dari kelompok b. Lakukan hal yang sama untuk 2 kelompok yang lain. Mulai buat simpul spiral dengan selisih 15-17 cm dari simpul sebelumnya. Terus menyimpul sampai simpul spiral mencapai panjang 8-10 cm.

7. Membuat simpul persegi kembali, dengan menyilang tali lagi.

Selisih jarak dengan simpul sebelumya 10 cm, karena tali yang sudah semakin pendek. Lakukan menyimpul tali sampai panjang simpul mencapai panjang 8 cm.

8. Mengikat sisa tali dengan melingkari sisa tali dengan tali terpanjang.

Hingga dirasa cukup panjang, maka buatlah tali mati. Kemudian lelehkan tali ke api untuk merekatkan simpul.

9. Potong sisa tali agar panjangnya seragam dan terlihat lebih rapi.

Video Tutorial Membuat Tali Pot Gantung


Price Strategy

Strategi dalam menentukan harga yang digunakan adalah strategi penetapan harga yang berdasarkan pada biaya yang digunakan. Untuk lebih spesifiknya, saya akan menggunakan metode cost-plus pricing. Penetapan harga dengan metode ini didapatkan dari :

Biaya total + laba yang diinginkan = harga jual

Rp 10.000 + Rp 30.000 = Rp 40.000 untuk 2 produk. 

Maka harga per produknya adalah Rp 20.000,00

Biaya total yang saya asumsikan disini adalah hanya biaya bahannya saja, karena untuk alat yang diperlukan biasanya telah tersedia. Selain itu laba juga sudah memperhitungkan tenaga yang digunakan untuk memproduksi tiap tali pot gantung.

Metode ini dipilih sebagai strategi penetapan harga karena dinilai menguntungkan bagi produsen. Dengan metode ini ada jaminan bahwa ada presentase keuntungan dan dan menekan risiko kerugian.

Distribution Strategy

Target pasar dari produk ini adalah pasangan milenial yang memiliki hunian dengan halaman terbatas, maka pertama kali saya akan coba menawarkan produk ini kepada tetangga saya–karena saya sendiri pun tinggal di perumahan yang memiliki lahan sempit, maupun rekan kerja ibu dan ayah saya.

Setelah itu, saya akan coba mendistribusikannya ke toko tanaman hias maupun toko peralatan rumah tangga. Saya juga akan menjual produk ini via aplikasi e-commerce yang masif digunakan masyarakat kita juga dengan menggunakan sosial media.

Promotion Strategy

Strategi promosi yang sekiranya akan saya gunakan guna mempromosikan produk ini adalah:

Social Media Marketing

Dewasa ini, hampir seluruh orang apalagi generasi milenial menggunakan banyak platform sosial media. Maka saya merasa pemasaran menggunakan sosial media merupakan salah satu yang patut dicoba.

Maka, saya mencoba untuk membuat akun instagram untuk produk saya ini.

Nama Macramel diambil dari macramé dan El, dan merupakan gabungan dari keduanya yang berarti produk yang saya jual menggunakan teknik macramé dan El merupakan nama panggilan saya. Terlihat dalam profil instagram itu, bahwa cara pemesanan adalah melalui formulir yang disediakan. Hal ini berkaitan dengan strategi promosi yang selanjutnya.

Email Marketing

Selain bertujuan untuk melanjutkan promosi atas produk yang ditawarkan, email marketing juga bertujuan untuk menjalin hubungan baik dengan pelanggan.

Email akan dikirimkan kepada pelanggan yang telah mengisi formulir di atas, yang berisi penawaran atas promosi. Template awal email adalah seperti di bawah ini :

Sales Promotion

Promo penjualan diberikan untuk menarik calon pelanggan dan juga untuk mempertahankan pelanggan yang telah ada. Contoh promo penjualan pada awal penjualan produk Macramel adalah potongan harga sebesar Rp 10.000,00 setiap membeli 3 produk tali pot gantung.

Untuk promosi penjualan yang setelahnya akan diberikan setelah usaha berjalan beberapa lama dan juga melihat respon dari pelanggan atas promosi yang telah diberikan selama ini.


Referensi :

Kotler, P. and Armstrong, G. (2018), Principles of Marketing, 17 th ed. Harlow, UK : Pearson Education Ltd.

Sumber :

https://media.neliti.com/media/publications/247333-dampak-pengurangan-ruang-terbuka-hijau-r-d595f34d.pdf

https://corporatefinanceinstitute.com/resources/knowledge/strategy/competitive-advantage/

https://www.tokopedia.com/blog/4-cara-mudah-bercocok-tanam-di-lahan-sempit/

https://sindunesia.com/macam-macam-tali/

https://www.xendit.co/id/blog/3-macam-strategi-penetapan-harga-yang-perlu-anda-ketahui/

https://alumak.id/blog/cara-menetapkan-harga-berdasar-biaya-cost-plus/

Sumber Gambar :

https://www.bbc.com/indonesia/majalah-47153717

https://www.jtayandlittlea.com/macrame-plant-hanger/?7138165366

Penulis :

Elfrida Saleha (19/444827/EK/22645)


Like it? Share with your friends!

1
1 point

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
1
OMG
Win Win
0
Win
Elfrida

2 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format