The Billionaire : from an online game addict to a famous young billionaire.

Film yang diangkat dari kisah nyata tentang bagaimana membangun bisnis di umur 19 tahun dengan mengorbankan masa studi kuliah demi bisnis makanan rumput laut.


1
1 point
Sinopsis

Film Billionaire yang berasal dari Thailand ini merupakan tontonan yang sangat menginspirasi bagi banyak orang. The Billionaire adalah film yang diadopsi dari kisah nyata Top Itthipat Kulapongvanich, bagaimana dia membangun bisnisnya ketika dia berusia sembilan belas tahun dengan mengorbankan masa studi kuliah untuk memulai bisnis rumput laut goreng dengan menggunakan kemasan. Dengan nama produk “Tao Kae Noi” Top sukses mengantarkan produk nya dikenal di seluruh Thailand dan beberapa negara lain nya, termasuk Indonesia. Top Ittipat yang mempunyai ambisi besar untuk menjadi seorang pengusaha muda sukses. Untuk mewujudkan cita-citanya itu jalan yang harus dilaluinya tidak mudah.

Awal cerita dimulai pada saat Top Ittipad masih duduk di bangku SMA pada saat berumur 16 tahun, Top adalah pecandu game online, ketika di dalam kelas saat dia sedang bermain ada pengguna game lain menawarkan uang sebagai imbalan dari pembelian senjata. Karna top memiliki banyak senjata di dalam game nya dia memanfaatkan hal tersebut untuk jasa jual beli senjata, dan dari hasil tersebut top memiliki penghasilan yang cukup tinggi untuk ukuran anak SMA. Namun bisnis tersebut tidak bertahan lama karena akun game Top diblokir karena dianggap digunakan untuk tujuan komersil. Di sisi lain orang tua Top lebih menekankan fokus terhadap pendidikan karna kakaknya kuliah di universitas negeri yang terkenal dan menginginkan top juga seperti kakaknya. Namun saat itu situasi keluarga nya sedang mengalami masalah finansial dan terlilit hutang sangat banyak namun masih berusaha untuk membiayai biaya Top kuliah tetapi Top menolak. Top tidak fokus akan pendidikan nya mengakibatkan dia gagal untuk memenuhi ekspektasi orang tua nya yaitu kuliah di universitas negeri namun dia tetap kuliah meskipun di universitas swasta tapi dengan mencuri jimat milik ayahnya dan digadaikan

Selama perkuliahan, Top seperti tidak tertarik dengan kuliah karena di kepalanya hanya terpikirkan bagaimana caranya mencari uang dan menebus jimat milik ayahnya. Top gagal dengan kuliahnya tetapi tidak dengan bisnisnya. Sebelum memulai bisnis makanan rumput laut di dalam kemasan, Top sudah mencoba bisnis seperti menjual DVD game dan bisnis kacang. Bisnis DVD nya hancur karena dia tertipu oleh penjual nya dan kurang nya pengetahuan Top tentang bisnis tersebut. Bisnis kedua yang dia jalani adalah penjualan kacang yang terbilang cukup sukses, saat itu usaha kacang Top mulai mendapatkan untung, Top dapat membuka beberapa cabang. Tetapi bisnis kacang Top tidak bertahan lama dikarenakan mesin pembuat kacang goreng tersebut menimbulkan asap dan mengotori atap Mall sehingga harus tutup.

Hal ini membuat Top berpikir keras dan mencoba melakukan bisnis baru, Top melihat sebuah peluang bisnis ketika Lin (pacarnya) membawa oleh-oleh rumput laut dari provinsi Rayong. Top pun memulai usaha kerasnya dengan mencari bahan-bahan untuk makanan rumput laut namun masalah awal yang dia temukan yaitu dalam waktu 1 minggu basi. Hal ini membuatnya bertanya-tanya dan mendatangi profesor di bidang pangan untuk menyelesaikan masalah ini. Profesor tersebut berhasil membantu Top membuat makanan agar tidak mudah basi dengan membuat vakum kemasan dan mengganti dengan nitrogen. Kemudian tantangan berikutnya adalah Top dan pamannya tidak bisa membuat rumput laut yang enak karna setelah digoreng rasanya pahit.

Hingga pada suatu kejadian, Top terkejut ketika pamannya tergeletak di lantai karena terlalu memaksakan diri menggoreng rumput laut dan paman Top terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit. Keesokan hari, Top kembali menggoreng rumput laut mentah, dan rasanya masih tetap sama, pahit. Tersisa hanya satu bungkus rumput laut yang jatuh pada waktu hujan ketika pamannya terjatuh. Dengan ragu Top menggoreng rumput laut tersebut, Top terkejut, rumput laut yang digorengnya tidak pahit. Akhirnya Top menemukan cara agar rumput laut tidak pahit saat digoreng, yaitu dengan diembunkan atau dicelupkan ke dalam air sebelum digoreng.

Top pun mulai memproduksi rumput laut dalam jumlah yang banyak. dIa mulai menjual makanan rumput lautnya di berbagai tempat, dan mendapatkan respon yang luar biasa, dagangannya laku keras. Namun untuk bisa melunasi hutang usaha kedua orang tuanya yang mencapai 40 juta Baht, Top harus memikirkan suatu cara agar bisnis makanan rumput lautnya dapat memberikan penghasilan yang cukup untuk melunasinya. Top berinisiatif untuk bekerja sama dengan 7-eleven untuk mengembangkan bisnisnya. Kerja keras Top untuk produknya diterima di 7-eleven membuahkan hasil. Top menjadi pengusaha yang sukses, pada tahun 2010 penghasilan per tahun mencapai 1500 juta Baht (sekitar 450 Miliar rupiah), Kini Top telah berusia 26 tahun mempunyai 2.500 karyawan, dan mengirimkan produknya ke 6000 cabang 7-eleven dan mengekspornya ke 27 negara di dunia Dia telah membuktikan bahwa seseorang yang mungkin dianggap tidak berharga, namun dengan usaha dan kerja keras, maka suatu saat dapat menjadi lebih berharga dari apa yang orang lain pikirkan.

Identifikasi Karakteristik Pemain

Karakteristik pemain dalam cerita tersebut dapat di golongkan menajdi dua bagian: Top dan pamannya memilki pemikiran bahwa kesuksesan Top bisa dicapai melalui jalur bisnis, maka kelompok ini lebih focus terhadap bisnis dalam kehidupannya. Orang tua dan Lin memilki pemikiran bahwa kesuksesan bisa dicapai melalui jalur pendidikan dengan sekolah di universitas negri. Konflik perbedaan tujuan antara anak dan orangtua menjadi sumber awal permasalahan  dalam film tersebut.

No

Pemain Film

Karakteristik Sikap

1

Top

 

Top adalah seorang remaja yang memilki keinginan menjadi seorang pebisnis yang sukses. Berkat kerja keras akhirnya keinginan tersebut bisa didapatkan saat berusia 26 tahun dengan pendapatan 1.500 juta Baht per tahun.  Kepribadian Top yang selalu bekerja keras untuk mecapai keinginannya digambarkan dengan sifat berani, pantang menyerah, keras kepala, dan pekerja keras.

2

Paman

Pembantu yang selalu setia mendampingi Top : Hadir sebagai sosok paman yang bijaksana dan pendukung setia Top dalam berbisnis. Di film ini, dia selalu menjadi partner Top dalam memulai usaha.

3

Ayah

Sosok ayah memiliki sifat yang kaku dan cenderung memaksakan kehendak dirinya. Ayahnya selalu menginginkan anaknya mengikuti arahan darinya tanpa memperdulikan pendapat dari anaknya. Selalu menganggap bahwa Top, anak bungsunya tak bisa berbuat banyak dalam hal bisnis dan terkesan meremehkannya. Baginya, anak-anaknya harus mengenyam pendidikan kuliah (sebisa mungkin di universitas negeri).

4

Ibu

Tampil dalam sosok ibu yang hangat dan penyayang. Prinsip hidupnya hampir sama dengan sang ayah, namun tidak sekaku ayah. Dia masih bisa menerima keadaan dan keinginan Top walau tak sesuai dengannya.

5

Lin

Lin adalah kekasih Top yang merupakan teman semasa SMA-nya. Lin termasuk tipe cewek yang sangat struktural, bertolak belakang dengan Top dan sedikit egois. Bagi Lin, pendidikan itu nomor satu, pekerjaan itu nanti akan datang jika pendidikan kita tinggi. Sehingga Lin bersikap ngotot seperti orang tua Top, memaksa Top menuruti kemauannya untuk lebih fokus ke kuliah dari pada bisnis Top sendiri.

Konflik tersebut menjadi semakin seru ketika orang tua top memutuskan pindah ke cina karna memiliki hutang yang besar dan harus membuat mereka terpisah, orangtua Top melalanjutkan kehidupan nya di cina dan Top melanjutkan kehidupan nya di Thailand sebagai pebisnis. Top selalu memiki keyakinan disuatu hari dia akan membawa keluarganya kembali ke Thailand dengan melunasi seluruh hutang keluarga dengan bisnis yang dia bangun. Dalam membangun bisnis nya top selalu menemui masalah namun dia bisa mengelolah hal tersebut seperti pembahasan dibawah ini.

 Identifikasi Masalah

Chapter 8 : Managers And Managing

Sub bab: Four Task of Management (Plan, Organizing, Leading, Controlling)

Planning

Top mulai merencanakan bisnis Rumput laut kemasan yang akan dikembangkan nya dengan cara: Langkah pertama merumuskan tujuan bisnisnya, yaitu menjual produk olahan rumput laut yang sudah terkenal di cina ke negara tempat dia memulai bisnisnya yaitu Thailand. Langkah kedua merumuskan strategi dengan cara mengumpulkan informasi dari para pedagang tentang bagaimana cara menarik konsumen dan mencari informasi dari ilmuwan tentang bagaimana rumput laut bisa bertahan lebih dari 1 minggu. Langkah ketiga setelah mengetahui strategi tersebut Top mulai mengalokasikan informasi yang didapatkan untuk membuat produk yang akan dijual.

Organizing

Top memulai karir bisnisn dengan bekerja sama dengan pamannya. Pada film tersebut pembagian kerja terlihat ketika top memberi tugas dan tanggung jawab ke pamannya. Top melakukan proses Organizing awalnya dia memberi tugas ke paman nya untuk menemukan cara mengolah rumput laut yang enak dan tidak pahit. Setelah Top menemukan cara untuk mengolah Rumput laut menjadi makanan yang enak untuk dikonsumsi maka Top memberi tugas ke pamannya dalam bagian penjualan di tempat yang sudah ditentukan. Ketika bisnisnya telah berkembang Top membagi tugas dan wewenang terhadap masing masing karyawannya.

Leading

Bisnis tersebut semakin berkembang dan top menjalin kerja sama dengan 7 eleven yang mengharuskan dia memproduksi kemasan rumput laut dalam jumlah yang besar. Proses Leading yang ditunjukan ketika dia bisa meyakinkan para pekerja yang jumlahnya kurang dari 7 orang dengan cara memotivasi karyawan tersebut. Top berusaha meyakinkan bahwa pekerjaan itu bisa diselesaikan jika para pekerja memiliki tekad yang kuat dalam membantu bisnis tersebut untuk terus maju.

Controlling

Top selalu turun tangan sejak bisnis yang dilakukan hanya berdua dengan pamannya. Setiap hari Top selalu mengawasi mulai dari proses pendistribusian bahan, penggorengan, dan penjualan. Hal ini terlihat ketika top berusaha mengetahui setiap aktivitas bisnis yang terjadi di setiap lini nya demi menjaga kualitas produk yang terbaik.

Sub bab: Managerial Skills

Terdapat tiga jenis keterampilan utama yang diperlukan bagi seorang Top dalam manajerial bisnisnya yaitu:

Conceptual Skills

Skill yang dimiliki Top dalam membaca peluang bisnis bisa terlihat ketika dia mampu melihat peluang pasar untuk memproduksi olahan rumput laut, dimana dilingkungannya sulit mendapatkan jajanan rumput laut kemasan. Potensi peluang tersebut dimanfaatkan Top untuk membuat bisnis Rumput laut kemasan. Top juga membaca peluang pasar global dengan cara memproduksi produk lalu menjual ke 27 negara.

Human Skills

Kemampuan untuk memahami, mengubah, memimpin, dan mengontrol kebiasaan individu di perlihatkan Top memimpin bisnis rumput laut kemasan yang awalnya hanya dia dan pamannya saja dalam bisnis tersebut. Seiring dengan berjalanya waktu saat ini Top sukses dalam memimpin perusahaan tersebut dengan mempunyai 2.500 karyawan, dan mengirimkan produknya ke 6000 cabang 7-eleven dan mengekspornya ke 27 negara di dunia. Kesuksesan tersbut tidak lepas dari bagaimana top mengolah karyawan agar produktif dan termotivasi dalam bekerja.

Technical Skills

Keterampilan dalam mengolah rumput laut kemasan terlihat saat dia mulai merencanakan produk tersebut dari segi pengolahan bahan baku rumput laut sampai menjadi olahan makanan ringan yang berbentuk keripik rumput laut. Dalam hal Segi packaging Top mengemas olahan rumput laut tadi menjadi kemasan yang tahan lama dan mudah dibawa kemana saja. Terakhir dari teknik penjualan dan pendistribusian produk Top menjual barangnya langsung ke 7 eleven untuk didistribusikan ke seluruh Negara Thailand dan beberapa negara. Keterampilan ini dia dapatkan dari survey lapangan, percobaan, dan bertanya ke tenaga ahli.

Chapter 9: The Manager as A Planner and Strategist

Sub bab: Analisis SWOT

Strengths

Top memiliki sumber kekuatan pada tekad yang kuat dalam mencapai tujuan yang diinginkan. Dalam film tersebut diceritakan bahwa Top memiliki keinginan menjadi businessman yang sukses meskipun jalan yang ditempuh tidak mudah dan tidak di support oleh orang tuanya namun Top tetap memilih jalan nya sebagai businessman dan hal itu dibuktikan dengan kesuksesan nya dalam menjual produk rumput laut kemasan.

Weakness

Top Itthipat Kulapongvanich memiliki sifat yang tergesa gesa dalam mengambil keputusan. Hal ini tergambar ketika di awal karir bisnisnya Top melakukan keputusan pembelian produk tanpa dipikirkan bagaimana dia akan menjual produk tersebut. Kegagalan bisnis sebelum rumput laut dikarnakan Top terlalu berani dalam mengamambil tindakan yang tidak logis diantara nya membeli DVD-Player dalam jumlah yang banyak, lalu membeli mesin kacang tanpa mengetahui bagaimana menjual kedua produk tersebut sehingga bisa disimpulkan bahwa Top memilki kelemahan dalam mengambil keputusan.

Opportunity

Top memiliki keterampilan dalam membaca peluang pasar dalam menentukan produk yang akan dijual. Berawal saat Lin (pacarnya) membawa oleh-oleh rumput laut dari cina, disitulah ia mendapatkan inspirasi untuk memulai bisnisnya. Setelah mencobanya, Top memutuskan untuk berbisnis rumput laut dikarenakan rasanya enak dan masih jarang di Thailand jajanan seperti itu. Hal tersebut menjelaskan bahwa keterampilan Top dalam membaca peluang pasar bisnis.

Thread

Ancaman datang dari luar, ketika orangtua dan pacarnya tidak mendukung keinginan Top untuk menjadi businessman. Hal tersebut terlihat ketika orangtuanya lebih mendukung Top menjadi anak yang fokus terhadap pendidikan, sehingga dalam cerita tersebut ada disituasi di mana Top hampir putus asa terhadap jalan yang dia pilih untuk menjadi businessman. Ancaman yang datang dari luar tidak hanya dari orangtua saja namun dari Lin yang tidak mendukung karir bisnis Top dibuktikan ketika Lin meninggalkan Top karna merasa malu memilki pacar yang baru memulai bisnisnya sehingga dapat disimpulkan bahwa lingkungan terdekat tidak selalu mensupport Top dalam memulai karir bisnisnya.

Sub bab: Formulating Business-Level Strategies

Merumuskan strategi bisnis akan membantu menciptakan keunggulan kompetitif karena memungkinkan organisasi dapat melawan atau mengurangi ancaman sehingga dapat meningkatkan laba. Untuk memperoleh laba yang tinggi, manajer harus memilih strategi; 1) low cost; 2) differentiation, 3) focused low cost; 4) focus differentiation

Low-Cost Focus

Dalam mengelola bisnis nya, Top memiliki strategi yang fokus terhadap low cost. Hal ini dapat dilihat ketika Top menawarkan harga kepada 7 eleven yang terbilang rendah jika dibandingkan dengan harga penjualan secara langsung yang diterapkan di awal bisnis. Meskipun harga lebih rendah dari penjualan langsung namun Top berfikir bahwa saat itu dia perlu mencari tambahan konsumen terlebih dahulu. Dengan harga yang ditetapkan sangat terjangkau, dia berasumsi akan banyak masyarakat yang membeli produk tersebut.

Differentiation Leadership

Top juga menerapkan differentiation strategy di dalam bisnisnya. Hal tersebut sesuai dengan tujuan Top untuk menciptakan produk makanan yang berbeda dengan produk makanan yang ada di pasaran. Rumput laut kemasan pada saat itu masih jarang ada di pasaran Thailand, dan itu yang mendasari Top menciptakan produk makanan (jajanan) yang berbeda dengan produk makanan sejenis yang sudah banyak di pasaran Thailand.

Chapter 14: Managing Conflict, Politics, and Negotiation

Sub bab: Source of conflict

Konflik yang terjadi dalam film tersebut Different goals and Time Horizons. Konflik yang timbul dikarenakan perbedaan tujuan antara Top yang ingin menjadi businessman namun orangtua dan pacar nya menginginkan menjadi seorang yang memiliki pendidikan tinggi dengan cara melanjutkan masa studi perkuliahan di universitas negeri. Perdebatan tersebut dimulai sejak Top di umur 16 tahun dia sudah mendapatkan penghasilan dari jual beli senjata di dalam game online. Sejak saat itu Top merasa bahwa pendidikan tidak begitu penting, dia hanya fokus terhadap bisnis game online nya sampai pada suatu waktu akun top di banned karena dianggap mengkomersilkan game tersebut. Pada saat itu juga Top gagal untuk memenuhi ekspektasi orang tuanya untuk masuk universitas negeri. Namun hal tersebut tidak mematahkan semangat Top yang tetap ingin menjadi pebisnis. Puncak dari konflik tersebut ketika keluarga dari Top memutuskan pindah ke cina tanpa meminta pendapat dari Top yang saat itu baru mulai menjalankan usaha kacang. Top memutuskan untuk tidak ikut dengan keluarga nya dan menolak tawaran untuk masuk ke universitas di china karena dia sangat yakin akan sukses dan membawa kembali keluarganya ke Thailand dengan jalur bisnis yang dijalankan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terjadi konflik kepentingan perbedaan tujuan antara kedua pihak.

Sub bab: Conflict management strategies

Cara untuk memanajemen konflik antara Top dan orang tuanya dengan cara Competition. Teori mengatakan bahwa setiap pihak yang berkonflik akan memaksimalkan tujuan pribadi nya dan hanya sedikit minat untuk membantu pihak lawannya sampai kedua belah pihak mencapai tujuan masing masing. Hal tersebut sesuai dengan film tersebut karena antara kedua belah pihak memutuskan untuk mengakhiri konflik dengan mencapai tujuan masing masing. Top tetap menjadi businessman dan keluarganya tetap melanjutkan kehidupannya di cina karena ingin mencari peluang pekerjaan baru disana. Konflik tersebut berakhir ketika Top berhasil membawa kembali keluarganya ke Thailand dan melunasi seluruh hutang keluarganya,

Conclusion

Saran Untuk Top

Kepribadian Top yang memiliki sifat bekerja keras dan pantang menyerah harus didukung dengan keputusan yang logis dalam setiap tindakan. Dalam mengambil keputusan top sering mengambil keputusan yang tidak dipikirkan efek jangka panjangnya apabila sifat itu tidak diperbaiki olehnya maka bisa menjadi titik awal dari kehancuran bisnisnya. Pengambilan keputusan yang bias akan menimbulkan efek yang negatif bagi organisasi dan bisnisnya.

Saran Untuk Pihak yang tidak mendukung Top

Setiap orang berhak untuk menentukan jalan hidupnya secara masing masing. Meskipun tujuan dari pihak yang tidak mendukung top itu bagus, namun perlu diingat bahwa pemaksaan terhadap kehendak akan menimbulkan efek negatif untuk pengembangan diri seseorang di masa yang akan datang. Top memilih berbisnis di usia muda yang seharusnya orang tua dan Lin mendukung hal tersebut dengan cara mensupport keinginan dan kebutuhannya.

Overall, Film The Billionaire ini merupakan film yang memiliki banyak makna kehidupan di setiap alur ceritanya, Film yang mengisahkan perjuangan dalam membangun bisnis untuk mensejahterakan keluarganya. Film ini juga cocok untuk orang yang memiliki minat dalam membangun bisnis dari awal.

“Apapun yang terjadi jangan pernah menyerah, kalau kita menyerah maka habislah sudah.” – Top Ittipat

Disusun Oleh:

Muhadarsa Meidiano Sase – 76D

Referensi : 

  1. Jones, G. R., & Jennifer M. George. 2018. Contemporary Management Tenth Edition. Boston: McGraw-Hill
  2. https://creativeclass707.wordpress.com/2017/10/14/analisa-film-top-secret-the-billionaire-6/



Like it? Share with your friends!

1
1 point

What's Your Reaction?

Confused Confused
1
Confused
Sad Sad
1
Sad
Fun Fun
1
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
1
Love
OMG OMG
1
OMG
Win Win
1
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format