Hidden Figures, NASA’s Agent of Change

Film inspiratif tentang 3 Wanita Afrika-Amerika di balik kesuksesan misi peluncuran manusia Amerika pertama yang mengelilingi orbit


0

Hidden figures merupakan film produksi tahun 2016 yang disutradarai Theodore Melfi. Terinspirasi dari kisah nyata, film ini menceritakan tentang 3 wanita Afrika-Amerika, Katherine Johnson, Dorothy Vaughan, dan Mary Jackson yang bekerja di NASA di tahun 1961 di tengah persaingan sengit antara Amerika Serikat dan Rusia dalam proyek eksplorasi luar angkasa. Di tahun tersebut Amerika Serikat masih dalam kondisi sosial politik warna kulit yang masih sangat mendominasi. NASA pada tahun tersebut mengenal 2 tim penghitung, yaitu tim penghitung area barat yang terdiri dari para pekerja kulit hitam dan tim penghitung area timur yang terdiri dari pekerja kulit putih. Tugas kedua tim tersebut adalah melakukan perhitungan yang akan digunakan oleh para peneliti dan engineer dalam proyek mengirimkan manusia ke luar angkasa. 

Diceritakan dalam film tersebut Katherine Johnson mendapatkan penugasan baru di Space Task Group sebagai penghitung yang memiliki kemampuan analitik geometri. Dalam tim khusus tersebut semua anggota tim adalah pria dan dipimpin oleh Al Harrison yang memiliki karakter perfeksionis dan memiliki misi yang sangat jelas yaitu mensukseskan peluncuran space capsule dan memastikannya kembali dengan selamat. Harrison menuntut semua timnya untuk bekerja dengan cepat dan tepat. Di tim yang baru tersebut Katherine mengalami banyak tantangan, salah satunya adalah sentimen negatif yang diberikan oleh para anggota tim dikarenakan statusnya sebagai wanita berkulit hitam. Dalam penugasan baru tersebut Katherine ditugaskan untuk melakukan perhitungan ulang terhadap hasil perhitungan yang dilakukan oleh anggota tim lainnya yaitu Paul Stafford. Paul Stafford merasa Katherine tidak perlu memeriksa lagi semua pekerjaannya karena Paul lebih mampu dan berpengalaman dibanding Katherine. Paul memberikan informasi yang sangat terbatas bagi Katherine sebagai salah satu cara untuk mempersulit pekerjaan Katherine.   

                           

Seiring berjalannya waktu dan konsistensi Katherine dalam menunjukan kemampuannya, Harrison memberikan kepercayaan lebih dan meminta Paul untuk memberikan semua data yang dibutuhkan oleh Katherine tanpa ada yang ditutupi. Katherine pun diberikan kepercayaan untuk membuat laporan atas perhitungan perkiraan terkait dengan titik koordinat pendaratan untuk space capsule yang akan digunakan oleh John Glen. Merasa informasi yang didapat selalu tidak up to date dan membuat perhitungan yang ia lakukan akan terus berubah, Katherine meminta pada Harrison untuk diizinkan mengikuti briefing meeting yang dihadiri oleh para petinggi Nasa termasuk John Glen. Walaupun ditentang oleh Paul, Harrison mengizinkan Katherine untuk mengikuti meeting tersebut dan dalam meeting tersebut Katherine sukses menunjukan kemampuannya dan semua peserta meeting kagum terhadap kemampuan Katherine. Pada akhirnya Paul pun mengakui kemampuan Katherine dan perlahan menghilangkan sentimen rasisme atas Katherine. Di akhir cerita NASA sukses mengirimkan John Glen mengorbit mengelilingi bumi dan mendarat kembali ke bumi dengan selamat.

Selain kisah Katherine, Hidden Figures juga menceritakan kisah Dorothy yang memperjuangkan karirnya untuk bisa diangkat sebagai supervisor. Walaupun ia menjalankan peran sebagai supervisor selama satu tahun, namun atasan dari Dorothy yaitu Vivian merasa Dorothy tidak berhak menjadi supervisor dan hal ini salah satunya dikarenakan status Dorothy sebagai wanita kulit hitam. Di tengah kekecewaannya atas jawaban Vivian, Dorothy tertarik dengan sebuah ruangan yang diisi dengan mesin-mesin baru dari IBM, ini adalah awal penggunaan komputer untuk perhitungan dengan mesin di NASA. Dorothy sadar bahwa pekerjaan sebagai penghitung manual akan tergantikan dengan keberadaan mesin tersebut sehingga ia memutuskan untuk mempelajari lebih dalam bagaimana pengoperasian mesin tersebut secara diam-diam ketika ruangan tersebut sedang tidak digunakan. Bukan hanya untuk dia sendiri, Dorothy mengajarkan kepada semua tim penghitung area barat untuk mempelajari bagaimana pengoperasian mesin pengolah data IBM tersebut. Usaha Dorothy ini berbuah manis, ternyata orang-orang yang ditugaskan untuk mengoperasikan mesin tersebut tidak dapat mengoperasikan dengan baik. Vivian menginfokan bahwa NASA kekurangan pemrogram komputer, saat itu adalah kesempatan emas bagi Dorothy. Ia menawarkan dirinya dan juga 30 penghitung manual area barat dan memberi tahu bahwa semua tim penghitung area barat sudah memahami cara pengoperasian mesin pengolah data IBM. Pada akhirnya semua penghitung area barat berpindah divisi dan menjadi pemrogram komputer.

                                     

Apa masalah utama yang diangkat dalam film Hidden Figures?

NASA adalah sebuah lembaga yang berisikan orang-orang dengan kemampuan teknis yang sangat mumpuni. Kemampuan individu dari setiap anggota tim tidak diragukan lagi. Namun nyatanya fakta tersebut tidak serta menghilangkan isu rasisme dalam tubuh NASA. Keberadaan tim penghitung area barat yang berisikan wanita kulit hitam di mana lokasi kerja mereka berada di gedung yang terpisah dari para penghitung area timur membuktikan isu rasisme yang masih sangat mendominasi. Dalam film Hidden Figures, perjuangan 3 wanita Afrika-Amerika untuk mendapatkan hak dan kesempatan yang sama dengan para pekerja laki-laki kulit putih dihadapkan oleh banyak tantangan. Konflik interpersonal maupun konflik intragroup dapat kita lihat sepanjang film tersebut. 

Adanya isu rasisme ini ternyata mempengaruhi kinerja tim tersebut, Katherine yang adalah seorang mathematician yang sangat cerdas tidak bisa memberikan kontribusinya secara maksimal karena sentimen rasisme dari anggota tim serta diperparah dengan kondisi infrastruktur kantor NASA yang masih membeda-bedakan fasilitas yang tersedia berdasarkan warna kulit. Kondisi yang dihadapi Katherine ini tidak diketahui sejak awal oleh pimpinan space task group, Harrison, sehingga munculah konflik dalam tim yang disebabkan oleh miskomunikasi antara pimpinan dan anggota tim. 

Dalam Hidden Figures juga kita bisa melihat bahwa terkadang organisasi tidak bisa mempercayai 100% hasil kerja Teknologi. Di akhir bagian Hidden Figures diceritakan bahwa hasil perhitungan yang dilakukan oleh mesin pengolah data IBM tidak memberikan hasil yang akurat, dan John Glen sebagai astronot yang akan dikirim, menolak untuk berangkat tanpa verifikasi ulang yang dilakukan Katherine untuk memastikan titik koordinat pendaratan yang paling akurat.

 STRUKTUR ORGANISASI

Jika kita mengkaji bentuk organisasi yang dipilih oleh NASA saat itu kita bisa mengkategorikan Space Task Group sebagai cross-functional team. Walaupun tidak secara spesifik membuat produk seperti pada product team structure, Space Task Group dibentuk dengan satu tujuan spesifik yaitu mensukseskan pengiriman Friendship 7, Space Capsule yang akan diluncurkan oleh NASA dan membawa John Glen mengorbit mengelilingi bumi. Tim ini ditugaskan untuk mengejar ketinggalan dari Rusia dalam hal eksplorasi luar angkasa. Space Task Group terdiri dari para engineer dan penghitung yang dipimpin oleh Al Harrison. Keunggulan dari bentuk cross-functional team adalah tim tersebut akan memiliki kemampuan yang beragam yang akan sangat berguna untuk mencapai tujuan dari organisasi.

Dalam menjalankan Space Task Group, Harrison menjalankan timnya dengan menggunakan pendekatan management by objectives. Hal ini bisa dilihat dalam pertemuan-pertemuan yang ia lakukan dengan timnya, Harrison selalu menekankan pada timnya bahwa keberadaan mereka dalam tim tersebut memiliki satu tujuan yang jelas yaitu mengirimkan John Glen untuk mengorbit mengelilingi bumi dan membawanya kembali ke bumi dengan selamat. Karakteristik Management by Objectives adalah:

  1. Tujuan yang spesifik dibuat untuk setiap level dalam organisasi

  2. Manajer dan anggota timnya secara bersama-sama menentukan tujuan dari timnya

  3. Manajer dan anggota timnya secara periodik melakukan review atas progress dalam mencapai tujuan tersebut.

Space Task Group di bawah naungan Harrison berbentuk organisasi yang datar di mana tidak banyak jenjang yang bisa kita lihat. Semua anggota tim melapor dan bisa langsung berdiskusi dengan Harrison sebagai pimpinan tim tersebut. Ini membuat selama film kita bisa melihat bagaimana Harrison bisa selalu mengambil keputusan dengan cepat tanpa adanya jenjang organisasi yang bertingkat-tingkat. 

KEPEMIMPINAN

Selain banyak berkisah tentang perjuangan 3 wanita Afrika-Amerika, Hidden Figures juga banyak bercerita tentang sosok Harrison. Seorang pemimpin yang dengan baik menjalankan perannya dalam memimpin Space Task Group. Walaupun berlatar belakang tahun 1960an, tujuan utama seorang manajer dalam organisasi tidak banyak berubah sampai saat ini yaitu bagaimana mencapai tujuan organisasi secara efektif dan efisien. Harrison dalam memimpin Space Task Group sangat terlihat banyak memberikan kesempatan kepada timnya untuk menunjukan kemampuan mereka. Harrison sering terlihat melempar pertanyaan ke forum atau sekedar mendiskusikan permasalahan yang sedang mereka hadapi dan mendorong timnya untuk memberikan jawaban atau solusi atas permasalahan yang ada. Dalam satu adegan di film Hidden Figures, Harrison terlihat meninggalkan sebuah pertanyaan di papan tulis untuk diselesaikan oleh timnya. Dari sinilah Harrison bisa menemukan talenta Katherine yang sanggup menyelesaikan pertanyaan tersebut dan menjadi titik awal Harrison memberdayakan kemampuan Katherine dalam perhitungan-perhitungan penting. 

                             

Tantangan yang dihadapi seorang manajer dalam organisasi di masa sekarang, sedikit banyak telah tergambarkan dalam Hidden Figures.

  1. Membangun keunggulan kompetitif: Bagaimana Amerika Serikat yang diwakili oleh NASA berlomba untuk bisa mengungguli Rusia menjadi bukti bahwa setiap organisasi selalu ingin menjadi yang terdepan dibanding pesaingnya, bukan hanya pada perusahaan komersial. Inovasi terus dikembangkan oleh NASA untuk tetap bisa mengimbangi Rusia dalam hal eksplorasi luar angkasa. Waktu menjadi komponen yang sangat krusial, karena untuk memiliki keunggulan kompetitif, organisasi harus bisa dengan cepat beradaptasi

  2. Mengelola pekerja yang beragam: Tantangan ini yang dihadapi Harrison dimana timnya didominasi oleh pria kulit putih dan kemudian Katherine seorang wanita kulit hitam bergabung. Harrison dituntut untuk objektif dalam menilai kinerja timnya dan bisa mengatasi suasana kerja yang sangat rentan dengan isu rasisme.

  3. Memanfaatkan teknologi: dalam film Hidden Figures digambarkan kemunculan komputer sebagai alat pemroses data dan perhitungan. Pemanfaatan teknologi harus senantiasa dikaji untuk bisa membantu organisasi mencapai tujuan dengan lebih efektif dan efisien.

Selain Harrison, melalui film Hidden Figures ini kita bisa melihat beberapa tokoh  yang memiliki karakter yang khas dan beberapa saling bertolak belakang. 

Harrison

Paul

Vivian

Dorothy

Reaksi atas perubahan 

Terbuka dengan adanya perubahan dan mengambil keputusan dengan cepat walau berisiko

Tidak mudah untuk menerima perubahaan

Tidak mudah untuk menerima perubahaan

Terbuka dalam menerima perubahan, cepat beradaptasi, dan melihat sisi positif dari adanya perubahan

Leadership Models

– Initiating Structure

– Task Oriented

– Initiating Structure

– Task Oriented

-Initiating Structure

– Task Oriented

– Consideration

– Relationship-oriented style

Top Managerial Skill

– Conceptual

– Technical

– Human

Technical

Technical 

– Technical

– Human 

Reaksi atas perubahan

Dalam Hidden figures kita bisa melihat beberapa tokoh dengan karakter yang berbeda secara cukup signifikan. Dari awal film Hidden Figures kita bisa melihat isu rasisme yang sangat ditonjolkan, Katherine masuk ke dalam tim baru yang berisikan hampir semua lelaki. Masuknya Katherine dalam tim merupakan sebuah perubahan yang cukup drastis bagi tim tersebut. Setiap orang memiliki respon yang berbeda-beda dalam menghadapi sebuah perubahan, dalam hal ini Harrison sebagai pemimpin dari tim tersebut dapat menerima perubahan tersebut dengan sangat baik. Harrison sangat objektif dalam melihat keberadaan Katherine di dalam timnya dan membuat beberapa perubahan yang mendukung keberadaan Katherine di dalam timnya seperti menghilangkan adanya pemisahan toilet antara kulit putih dan kulit hitam. Hal ini sangat berbeda jika kita melihat bagaimana Paul menerima keberadaan Katherine. Paul tidak bisa menerima fakta bahwa perhitungan yang dibuat olehnya harus diperiksa kembali oleh Katherine. Paul merasa dirinya lebih berpengalaman dan akhirnya menutupi informasi yang menyebabkan pekerjaan Katherine menjadi dipersulit.

           

Jika kita merujuk pada stages of group development, konflik yang terjadi antara Katherine dan Paul merupakan hal yang wajar dalam sebuah siklus grup. Setiap group pada umumnya akan melewati fase-fase seperti gambar di bawah ini:

Forming: Dalam tahap ini Katherine diperkenalkan ke dalam tim dan semua tim mengetahui perannya dalam tim tersebut

Storming: Kondisi ini dapat terlihat dengan bagaimana Paul mempersulit pekerjaan Katherine dengan membatasi informasi yang diberikan, mencegah Katherine ikut dalam pertemuan penting, dan juga tidak mau menambahkan nama Katherine dalam laporan yang mereka buat bersama. Bukan hanya Paul, anggota tim lainnya pun seakan menolak keberadaan Katherine dengan menyediakan teko terpisah untuk coloured people.  

Norming: Di saat Katherine bisa menunjukan kemampuannya, serta Harrison memberikan kepercayaan lebih kepada Katherine, Paul akhirnya bisa menerima keberadaan Katherine dan mulai mau memperhitungkan saran serta usulan yang diberikan Katherine. Paul pun mengizinkan Katherine untuk mengetikan namanya dalam laporan yang mereka buat bersama.

Performing: Tim Space Task Group akhirnya sukses mengirimkan Friendship 7 mengorbit mengelilingi bumi dan membawa John Glen kembali. Walaupun dengan permasalahan internal yang dihadapi, Space Task Group sukses menjalankan misinya dengan baik.

Adjourning: Karena Katherine diperbantukan sementara di Space Task Group, setelah misi yang ditargetkan telah tercapai maka Katherine kembali ke tim asalnya.

Siklus ini adalah siklus yang wajar dialami oleh sebuah tim dalam organisasi. Dalam hal ini seorang pemimpin hendaknya bisa mengarahkan timnya untuk tidak berlarut-larut dalam fase Storming yang dapat menghambat kinerja tim secara keseluruhan. 

Apa yang dilakukan oleh Paul tidak banyak berbeda dengan apa yang dilakukan oleh Vivian, ketika anggota timnya (Dorothy) mempertanyakan tentang kemungkinan dirinya untuk dipromosikan karena telah menjalankan peran sebagai supervisor, Vivian enggan memberikan kesempatan tersebut dan secara langsung menolak pengajuan tersebut karena dikisahkan dalam sejarah NASA belum ada seorang kulit hitam yang menjadi seorang supervisor. Bahkan Vivian menyarankan Dorothy untuk kembali bekerja dan bersyukur masih memiliki pekerjaan saat itu.  Berbeda dengan Harrison, di saat Katherine mengajukan diri untuk ikut dalam briefing meeting yang sebelumnya tidak pernah dihadiri oleh seorang wanita, Harrison bisa dengan cepat memutuskan bahwa kehadiran Katherine dalam rapat tersebut tidak akan menyalahi peraturan yang ada hanya tidak sesuai dengan kebiasaan yang ada saat ini. Walaupun semua peserta rapat menatap aneh keberadaan Katherine, rapat tetap berjalan dengan baik dan Katherine mampu menunjukan bahwa dirinya bisa memberikan kontribusi yang baik dalam organisasi tersebut.

                                             

Perubahan adalah sebuah hal yang akan terus ada, setiap manajer harus bisa menghadapi dan beradaptasi dengan segala perubahan yang terjadi dengan sangat cepat. Sebagai pemimpin, seorang manajer harus bisa membawa timnya menghadapi perubahan yang ada dan tetap fokus pada tujuan di tengah lingkungan yang sangat dinamis.

Pendekatan Kepemimpinan

Sejak awal film kita bisa melihat bagaimana Harrison, Paul, dan Vivian adalah tipe task-oriented di mana yang menjadi fokus utama mereka adalah bagaimana menyelesaikan misi mereka dengan baik. Berbeda dengan apa yang dilakukan Dorothy. Sebagai tokoh yang dianggap pemimpin dari tim penghitung area barat Dorothy sangat memikirkan perkembangan dari para anggota timnya. Ketika Dorothy merasa ancaman teknologi bisa mengakibatkan tim penghitung area barat kehilangan pekerjaan, Dorothy dengan cepat mengambil inisiatif untuk mempelajari pengoperasian mesin IBM dan ia tidak hanya belajar untuk dirinya sendiri namun juga mengajarkan kepada seluruh anggota timnya. Dorothy bisa memberdayakan anggota timnya dengan sangat baik sehingga saat NASA mencari pekerja untuk mengoperasikan komputer, tim penghitung area barat telah memiliki kemampuan tersebut sehingga  siap untuk berpindah ke divisi baru dan terbebas dari ancaman kehilangan pekerjaan. Apa yang dilakukan Dorothy jauh berbeda dengan apa yang dilakukan oleh Paul dan Vivian, ketika mereka melihat adanya potensi yang dimiliki anggota tim, mereka melihat hal tersebut bukan sebagai kesempatan untuk memberdayakan, melainkan melihat mereka sebagai ancaman. 

Kemampuan Manajerial

Dari 4 tokoh dalam film Hidden Figures yang kita bandingkan di atas, masing-masing memiliki top management skill yang berbeda, hal ini juga salah satunya karena mereka berada di level manajemen yang berbeda. Harrison sebagai pemimpin Space Task Group memiliki kombinasi managerial skill yang lengkap. Harrison memiliki skill conceptual yang sangat baik dan bukan hanya itu, Harrison juga memiliki kemampuan technical skill yang sangat baik sehingga bisa berdiskusi secara detail terkait perhitungan yang dilakukan oleh timnya. Dalam film tersebut Harrison juga menunjukan kemampuan analisa yang baik atas kondisi kritis yang terjadi dalam proses mencapai tujuan organisasi serta mampu membuat keputusan dengan cepat di situasi yang mendesak. Di luar sisi tegasnya, Harrison juga menunjukan human skillnya dengan menunjukan kepedulian atas kondisi yang dihadapi Katherine, ia sebisa mungkin menghilangkan isu rasisme dalam timnya dan senantiasa bertindak objektif.

Paul dan Vivian berada di middle level manajemen, kemampuan yang menonjol yang bisa kita lihat dari mereka adalah technical skill. Paul adalah seorang engineer yang hebat sedangkan Vivian adalah seorang penghitung yang memimpin tim penghitung area timur. Tidak banyak diceritakan kemampuan manajerial lain yang ditunjukan oleh kedua tokoh tersebut dalam hidden figures. 

Berbicara terkait dengan Managerial Skill, Dorothy adalah tokoh yang dengan sangat baik bisa mengkombinasikan antara technical skill dan human skill. Ia sangat dipercaya dan menginspirasi anggota tim penghitung area barat. Dengan keinginan belajar yang tinggi dan kemampuan teknis yang mendukung, Dorothy bisa mempelajari sistem mesin pengolah data IBM secara otodidak dan dengan Human Skillnya ia bisa mempengaruhi seluruh anggota timnya untuk ikut mempelajari cara mengoperasikan mesin IBM tersebut.

Apa yang bisa dilakukan dalam menghadapi masalah yang ada?

  • Harrison sebagai seorang pemimpin dari sebuah tim sebaiknya lebih memperhatikan kondisi timnya apakah ada permasalahan yang mencegah timnya untuk bekerja dengan efektif dan efisien. Jika Harrison mengetahui bahwa terdapat isu rasisme di timnya lebih awal, maka Katherine bisa bekerja dengan lebih nyaman dan mendorong hasil kinerja yang lebih baik. Katherine pun hendaknya bisa menyampaikan keluhan jika ia merasakan diperlakukan tidak adil dalam tim tersebut. Jika kita membandingkan dengan kondisi organisasi masa kini, isu seperti ini telah lebih jarang kita temukan, jika pun ada umumnya organisasi telah menyediakan sarana-sarana yang bisa digunakan oleh karyawan untuk menyampaikan keluhan atau memberikan saran kepada manajemen.

                                                             

  • Senantiasa mempertanyakan serta mengkaji ulang peraturan-peraturan serta kebiasaan yang ada dalam sebuah organisasi atau perusahaan. Dalam Hidden Figures kita belajar bahwa ada kebiasaan dan peraturan yang dibuat namun sudah tidak relevan lagi dengan kondisi yang ada dan menyebabkan ketidakefisienan dalam organisasi. Seperti keberadaan toilet yang, hal yang sederhana namun ternyata memberikan dampak yang cukup signifikan dalam efisiensi kerja.

  • Dorothy sebaiknya bisa berkomunikasi terlebih dahulu dengan atasannya terkait dengan keinginannya untuk mempelajari mesin IBM. Walaupun dengan tujuan baik tindakan Dorothy diam-diam masuk dan mempelajari mesin tersebut merupakan tindakan yang kurang etis. Komunikasi yang baik harus berperan dalam kondisi yang dihadapi oleh Dorothy.

  • Organisasi/perusahaan harusnya selalu memiliki Business Contingency Plan terutama untuk keputusan-keputusan besar yang dibuat dalam sebuah organisasi. Ketika rencana utama tidak berjalan dengan baik maka perusahaan harus sudah siap dengan rencana cadangan. Dari film Hidden Figures kita belajar bahwa sehebat-hebatnya sebuah teknologi, perusahaan harus memiliki rencana cadangan ketika teknologi tersebut tidak dapat memberikan hasil yang akurat. Dalam Film Hidden figures perhitungan manual yang dilakukan oleh Katherine harusnya sudah ada dalam daftar rencana cadangan.

  • Penilaian atas kinerja seseorang hendaknya dilakukan secara objektif tanpa melihat latar belakang budaya, agama, gender, dll. Walaupun saat ini issue rasisme sudah semakin berkurang dibandingkan dengan di tahun 1960an seperti latar belakang film Hidden Figures, namun kita masih kerap mendengar adanya isu ketidakadilan dalam organisasi yang disebabkan oleh hal-hal tersebut. Manajemen harus membuat sistem evaluasi kinerja yang seobjektif mungkin untuk menghilangkan adanya potensi penilaian yang dilandasi isu-isu rasisme.


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format