OCEAN’s ELEVEN (2001), The key to leadership in pursuit the target..

Salah satu keberhasilan suatu misi atau pencapaian target adalah apabila dikendalikan dengan tepat oleh seorang pemimpin yang handal dengan perencanaan yang sempurna


2
2 points

Sinopsis Film Ocean’s Eleven (2001)

Ocean’s Eleven merupakan film comedian crime perampokan yang dirilis tahun 2001. Film ini disutradarai oleh Steven Soderbergh dan dibintangi sederet aktor Hollywood papan atas. Secara umum, film Ocean’s Eleven  ini menceritakan tentang aksi perampokan berencana oleh 11 orang dengan skill dan keahlian masing-masing. Pembagian jobdesk para perampok serta eksekusi rencana yang brilian menjadi daya tarik film.

Film ini menceritakan seorang penjahat kelas kakap bernama Danny Ocean (Clooney). Selama ini, Danny Ocean terkenal sebagai penjahat yang memiliki sejarah panjang dalam sepak terjangnya sebagai penjahat. Terutama keahliannya sebagai seorang pencuri profesional. 


Bahkan di dalam penjara, ia sudah merencanakan sebuah rencana untuk membobol casino yang cukup tersohor yaitu Casino Las Vegas. Dimana ada tiga cabang utamanya sekaligus terbesar yaitu Casino Bellagio, Casino The Mirage dan Casino MGM Grand. Padahal tiga Casino tersebut terkenal dengan sistem keamanannya yang sangat ketat. Namun ternyata hal tersebut malah membuat Danny Ocean semakin tertantang untuk bisa membobol tiga Casino besar tersebut. Setelah keluar dari penjara, ia langsung menghubungi temannya yaitu Rusty Ryan (Brad Pitt) untuk mengajak kerja sama dalam melakukan rencana besar tersebut.

Dalam aksinya Danny secara teliti merekrut orang-orang terbaik dan yang ahli dibidangnya yang akan menjadi rekannya dalam melakukan pekerjaan berbahaya itu dan ia memilih hari ketika uang sebesar 150 juta dolar AS di simpan di brankas, yaitu hari pertarungan tinju antara Lennox Lewis vs. vs. Wladimir Klitschko

Singkat cerita, oleh kepepimpinan Daniel Ocean dan dibantu oleh tangan kanannya Rusty Ryan beserta tim akhirnya mereka berhasil membobol kasino tersebut dan melancarkan aksinya serta membawa pulang hasil perampokan tersebut tanpa diketahui oleh pihak berwajib dan mereka dapat menikmati hasilnya dengan tenang.

Film ini memang berlatabelakang sebuah tindakan kriminal yang tentunya tidak diijinkan dinegara manapun karena dianggap telah melanggar hukum. Namun dengan mengenyampingkan dahulu isi utama dari cerita criminal tersebut, ada banyak hal positive dan pelajaran yang dapat diambil dari cerita film ini. Film ini juga sering dijadikan dalam pembelajaran mengenai manajemen, baik itu manajemen kepemimpinan dan organisasi, manajemen perencanaan maupun manjemen operasional. 

Dalam suatu perencanaan yang sempurna sekalipun, kendala yang tidak terduga (unpredictable issues) sering terjadi. Bagaimana menghadapi nya?

Ditengah proses perencanaan maupun dalam persiapan ekseskusi yang telah dilakukan secara matang oleh Ocean sebagai pimpinan project, beberapa masalah dan kendala telah ditemukan yang kemungkinan besar akan dapat menggagalkan rencana tersebut.                                                                                         Kendala yang bisa dilihat dalam alur cerita film tersebut adalah :

  1. Masalah pendanaan yang tidak sedikit untuk dapat berjalannya operasional project. 
  2. Masalah perekrutan anggota team yang akan masuk dalam project, antara Ocean dan Rusty memiliki pandangan yang berbeda terhadap beberapa anggota team yang akan ikut. Perbedaan pandangan diantara mereka berdua terhadap pemilihan anggota team menjadi kendala khusus sebelum memutuskan pilihan terakhir terhadap kandidat yang akan dipilih.
  3. Adanya conflict of interest dari sang manager (Ocean) terhadap mantan instrinya (Tess) yang ternyata tengah mempunyai hubungan khusus dengan Terry sebagai rival dalam project tersebut sehingga Rusty menganggap adanya faktor sakit hati dan keinginan untuk balas dendam menjadi latarbelakang project tersebut yang dikuatirkan dapat mengganggu independensi dari tujuan misi tersebut, sehingga Rusty mengajukan pengunduran diri.

Manager As A Planner And Strategist

Melalui Film ini kita dapat melihat bagaimana kemampuan seorang pemimpin atau manager dalam menjalankan organisasi yang dia pimpin dalam upayanya mencapai tujuan perusahaan. Salah satu keberhasilan suatu misi ataupun pencapaian suatu target apabila tidak dikendalikan dengan tepat oleh seorang pemimpin sangat dimungkinkan target atau tujuan akan tercapai. Pemimpin adalah menjadi seorang pencetus dan pembuat suatu target, rencana maupun langkah langkah  strategis yang akan diambil dalam upaya pencapai tujuan tersebut.

Dalam film ini kita dapat melihat bagaimana peran Ocean sebagai pemimpin yang memiliki karakter yang kuat dalam memimpin project mereka yang telah lebih dahulu menentukan tujuan utama dari misi yang akan dijalankan. Ocean telah menjalankan sebuah fungsi manager as a planner and strategist”. Dalam perencanaan kita mengenal 3 langkah utama yang perlu diambil yaitu ;

(1) Menentukan misi organisasi dan tujuan utama, 

(2) Memilih atau merumuskan strategi untuk mewujudkan misi dan tujuan, dan

(3) Memilih cara yang paling efektif untuk diterapkan dan mengimplementasikan

     strategi ini ke dalam suatu tindakan

Didalam langkah-langkah strategis yang dia lakukan diantaranya dengan merekrut semua anggota team yang handal dan telah ahli dibidangnya masing masing. Rusty yang merupakan sahabat terdekat sekaligus merupakan partner utama dari Ocean adalah merupakan rekan kerja yang sangat dia percayai dalam upaya pencapaian misi dan tujuan utama mereka. Hal ini terbukti dengan pematangan perencanaan yang mereka lakukan terlebih dahulu, serta melakukan visibility study melalui SWOT Analysis, yang akan diuraikan lebih lanjut.

              

Kenapa perencanaan itu penting.

Menurut Gareth R. Jones dan Jennifer M. George. 2020, dalam bukunya Contemporary Management – eleventh edition, tentang The Manager as a Planner and Strategist, menyebutkan bahwa perencanaan yang baik itu penting oleh karena: 

  1. Perencanaan diperlukan untuk memberikan organisasi suatu arah dan tujuan.
  2. Perencanaan adalah suatu cara untuk membuat para manajer berpartisipasi dalam pengambilan keputusan dalam menetapkan tujuan dan strategi yang tepat untuk suatu organisasi.
  3. Sebuah rencana membantu para manajer berkoordinasi dengan berbagai bagian atau divisi dalam organisasi untuk memastikan bahwa para manager mengambil arah yang sama dan bekerja untuk mencapai kondisi masa depan yang diinginkan.
  4. Rencana dapat digunakan sebagai perangkat untuk mengendalikan para manajer dalam suatu organisasi.

Namun perdebatan diantara mereka berdua terjadi pada saat perekrutan anggota team yang akan dipanggil untuk ikut dalam misi tersebut. Ryan memiliki kemampuan yang mahir dalam menentukan orang – orang yang akan mereka pilih. Namun Ocean sebagai pemimpin project memiliki pandangan yang berbeda dalam merekrut beberapa dari anggota team, seperti dalam menentukan Yen-pria China yang kecil, Saul- sahabat lama mereka yang sudah menua dan diragukan kemampuannya apakah masih akan seperti dulu. Konflik juga terjadi pada saat penentuan jumlah team yang akan ikut serta, Ocean yakin dengan sepuluh (10) anggota team sudah cukup namun Ryan tetap bertahan dengan sebelas (11) anggota team. Ocean akhirnya mengalah terhadap Ryan serta menjadikan Linus- anak dari sahabat lama mereka Bobby Coldwey sebagai anggota team ke sebelas. Yen dan Linus adalah angota baru yang belum pernah mereka ikutsertakan dalam misi-misi mereka sebelumnya, hal ini merupakan salah satu resiko yang akan mereka hadapi dengan kehadiran anggota baru yang ada dalam organisasi mereka. Namun dengan keyakinan yang diberikan Ryan, Ocean menerima usulan untuk menyertakan kedua anggota baru tersebut.

Dari tujuan utama misi yang telah ditentukan lebih dahulu , maka berikutnya dapat diturunkan kedalam bentuk perencanaan dalam formula strategis untuk kemudian dilanjutkan dengan perencanaan dalam bentuk strategy implementasi. Level perencanaan ini harus jelas dan clear disosialisasikan kepada seluruh anggota organisasi sehingga seluruh elemen organisasi mengetahui secara jelas apa yang menjadi misi serta tujuan utama perusahaan. Hal ini secara teoritis juga disampaikan dalam buku Gareth R. Jones dan Jennifer M. George. 2020.

              

Secara detail, Ocean dalam film ini telah memaparkan rencana dan strategy kerja yang akan dilakukan kepada semua team dan memastikan semua anggota team memahami secara jelas setiap detail langkah – langkah yang akan diambil. 

                    

                    

Dalam perencanaan nya Ocean dan team juga telah melakukan SWOT Analysis dalam memformulasi strategy nya. Hal ini sangat diperlukan dalam memulai suatu bisnis atau misi. Dalam proses ini mereka dapat mengidentifikasikan Kekuatan organisasi mereka (Strength), Kelemahan (Weakness), Kesempatan (Opportunity) dan Tantangan (Threat). 

                                    

Dalam analisa SWOT tersebut, tidak mudah bagi mereka untuk mencari langkah-langkah dalam menghadapi tantangan yang akan mereka temukan mengingat pemilik kasino (Terry) sangat perfeksionis dalam system pengamanan kasino yang dimiliki. Salah dalam mengambil langkah tindakan yang diambil akan mengakibatkan fatal bagi anggota team pelaksana dilapangan. Namun Ocean dan team berhasil membuat perencanaan secara baik dan terorganisir serta sistematis. Kelemahan awal yang mereka miliki dalam hal pendanaan telah dapat mereka atasi dengan menjadikan sahabat kaya mereka seorang pemilik kasino lain di Las Vegas – Ruben yang sekaligus pesaing Terry dalam bisnis tersebut mendanai project tersebut dan mengikutsertakan sebagai anggota team walaupun dengan peran yang sangat minim dalam operasional namun dengan telah berkecimpung cukup lama didunia kasino, ada banyak sumber informasi dan rahasia penting dari Terry yang dimiliki olehnya . Ruben akhirnya mau mendanai misi besar ini sekaligus sebagai tindakan balas dendam atas apa yang telah diperbuat Terry terhadapnya yang telah merebut salah satu kasino nya yang akan dihancurkan segera untuk digantikan kemudian dengan bisnis Terry lainnya.               

Selain fungsi keamanan yang super canggih yang harus mereka hadapi, berikutnya mereka mengalami kendala lain (Threat) yang tidak terduga pada saat salah satu team mereka Bash (ahli listrik) tiba-tiba menghadapi tantangan dalam salah satu rencana stategis mereka untuk mematikan jaringan listrik diseluruh kota Las Vegas dalam beberapa detik yang akan dilakukan oleh Bash pada saat hari eksekusi dilaksanakan akan terancam gagal. Namun dengan cepat mereka dapat membuat langkah strategis baru untuk mengantisipasi rencana semula yang telah gagal. Bash yang memang sudah ahli dibidangnya tidak kehabisan akal dalam mencari solusi terbaik untuk tetap bisa mencapai target yang telah ditugaskan untuk dia

Kekuatan (Strength) yang mereka miliki sebagai team yang telah ahli dibidangnya masing masing merupakan kekuatan yang menjadi modal awal mereka dalam memulai projek tersebut. Tidak terlepas dari ketersediaan dana keuangan yang tidak sedikit merupakan kekuatan lainnya yang telah mereka miliki, dalam memperlancar misi mereka.

Managing Organizational Structure and Cultural

Dari sudut pandang struktur organisasi, jika disesuaikan dengan pengelolaan sebuah perusahaan, kelompok ini dibuat dalam struktur oranisasi yang sederhana/simple yaitu organisasi hiarkhi yang flat. (flat organizational hierarchy), hal ini disesuaikan dengan anggota team yang tidak begitu banyak jumlahnya. Dapat dikatakan juga bahwa struktur tersebut menganut Struktur Fungsional, dengan spesifikasi tugas dan target masing masing untuk setiap team individu. Dalam bukunya, Contemporary Management – eleventh edition, Gareth R. Jones dan Jennifer M. George,2020 dalam bab Managing Organizational Structure and Culture disebutkan dalam pembentukan struktur organisasi, seorang manager harus menentukan lebih dahulu group pekerjaan (Grouping Jobs) yang paling pas/match dengan kebutuhan bisnis dengan menyesuaikan terhadap empat (4) hal penting yang perlu diperhatikan seperti : sifat lingkungan organisasi, jenis strategi yang dikejar organisasi, teknologi, dan karakteristik sumber daya manusia

Disebutkan pula dalam buku tersebut bahwa dalam pembentukan struktur organisasi, dikenal adanya dua (2) design organisasi yaitu sbb :    

       A. Struktur Fungsional

Fungsi adalah sekelompok orang, bekerja bersama, yang memiliki keterampilan yang sama atau menggunakan jenis pengetahuan, alat, atau teknik yang sama untuk melakukan pekerjaan mereka.

           B. Struktur Divisi: Produk, Pasar, dan Geografis

Struktur divisi adalah struktur organisasi yang terdiri dari unit-unit bisnis yang terpisah, di dalamnya terdapat fungsi-fungsi yang bekerja bersama untuk menghasilkan produk spesifik untuk pelanggan tertentu. Setiap divisi adalah kumpulan fungsi atau departemen yang bekerja sama untuk menghasilkan produk. 

Pemilihan bentuk organisasi yang dipilih oleh Ocean dalam bentuk Organisasi Fungsi, adalah tepat sehingga ia akan sangat mudah untuk memonitor semua pekerjaan fungsi secara langsung dan lebih cepat dalam proses pengambilan keputusan apabila dibutuhkan. Setiap fungsi diberi kebebasan sendiri dalam menentukan kegiatan fungsi masing masing dalam upaya pencapain target fungsi yang sudah ditentukan sebelumnya. Namun dengan tidak mengurangi fungsi pengawasan dan koordinasi yang dia dilakukan dalam semua persiapan masing-masing fungsi tetap dilakukan oleh Ocean sebagai pimpinan misi tersebut.

Secara umum, struktur organisasi dalam bentuk struktur fungsi seperti yang dibentuk oleh Ocean dapat digambarkan seperti yang ada pada buku Contemporary Management – eleventh edition, Gareth R. Jones dan Jennifer M. George,2020.

https://yonulis.com/wp-content/uploads/2020/04/1588136614961.png

Coordinating Functions and Divisions

Berbicara mengenai struktur dalam organisasi dalam hal ini perusahaan, agar setiap elemen pada struktur tersebut dapat  menjalankan fungsinya secara efektif, terarah, serta tepat pada sasaran sesuai tujuan perusahaan maka yang harus diperhatikan adalah sebuah koordinasi. Karena pada hakikatnya suatu perusahaan itu akan tetap berjalan dengan baik ketika masih terdapat komunikasi dan koordinasi dari top management, middle, sampai ke level staff.

Koordinasi dapat menyelaraskan dan menyeimbangkan pendapat yang saling bertentangan dari setiap fungsional dan divisi, meningkatkan upaya  kelompok dan mengarahkan gerakan mereka ke arah yang seragam  untuk mencapai tujuan perusahaan.

Leadership

Hal lain yang cukup menarik dapat dilihat dari beberapa konflik yang muncul dalam film ini adalah bagaimana perilaku sang manager ketika diperhadapkan pada masalah conflict of interest. Mantan istrinya yang diketahui belakangan sedang memiliki hubungan yang special dengan Terry yang dalam hal ini sebagai lawan bisnis kelompok ini,  sempat membawa Ocean melakukan tindakan sendiri dengan menyimpang dari rencana awal yang dapat membahayakan kelangsungan project tersebut. Tanpa diketahui oleh tim lainnya dia melakukan aksi dengan menghubungi kembali sang mantan istri secara diam – diam setelah dia menyadari kalau ternyata dia masih mengasihi mantan istrinya dan ingin meminta nya kembali kepada dia. Ryan melihat hal ini sebagai suatu ancaman dalam menjalankan misi mereka yang dapat mengakibatkan bencana bagi mereka semua.  

Hal seperti ini sering diperhadapkan dalam suatu misi dalam perjalan proses pencapaian tujuan utama. Kendala maupun masalah yang tidak diperhitungkan sebelumnya sering terjadi.

Hal yang membahayakan dan fatal bisa terjadi pada project ini manakala Ocean sebagai pemimpin melakukan hal yang berhubungan dengan kehidupan pribadi yang masih berkaitan dengan project tersebut. Terbukti dengan response dari Ryan yang akan memecat Ocean dari project disebabkan adanya kekuatiran dari team atas posisi Ocean yang dianggap telah menyimpang dengan lebih mementingkan urusan pribadi nya dengan sang istri daripada tujuan project yang dikuatirkan dapat berakibat gagal nya project tersebut.

Seorang pemimpin yang baik, tentunya harus memiliki sifat – sifat yang dapat mengayomi seluruh anggotanya dengan integritas dan komitment yang tinggi atas fungsi yan dia perankan.Disebut pemimpin atau leader adalah apabila seseorang melakukan sebuah fungsi kepemimpinan Definisi pemimpin menurut  Gareth Jones and Jennifer George (2018) adalah seseorang yang mampu memberikan pengaruh terhadap orang lain dan membantu orang tersebut mencapai tujuan bersama baik secara individu maupun kelompok/organisasi. Dalam fungsinya sebagai pemimpin, harus lebih mengutamakan kepentingan anggota nya daripada dirinya sendiri. 

Ocean sebagai pemimpin misi tersebut cukup baik dalam memimpin berjalannya project tersebut, sayangnya dia sempat mengalami kegagalan dalam menjalankan perannya tersebut pada saat diperhadapkan dengan privacy matter nya. Namun di saat yang sama nilai kepemipinan yang baik yang dimiliki juga oleh Ryan juga muncul pada saat dia berani memecat Ocean dan menyuruhnya keluar dari project karna dianggap akan membahayakan dan tidak lagi menjaga komitment dalam project tersebut.

Sifat – sifat mendasar yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin adalah seperti yang ada dalam buku Contemporary Management – eleventh edition, Gareth R. Jones dan Jennifer M. George, 2020 disebutkan :

Kunci utama dalam kepemimpinan yang efektif bergantung pada kemampuan seorang pemimpin dalam memberikan pengaruh dan berdampak kepada orang yang dipimpinnya. Beberapa sumber kekuatan kepemimpinan dalam manajerial :

 1. Legitimate Power

Otoritas yang dimiliki manajer berdasarkan posisinya dalam hierarki organisasi. Wewenang seorang pemimpin untuk memberi perintah yang harus didengar dan dipatuhi oleh bawahannya. 

2. Reward Power

Kemampuan seorang manajer untuk memberikan kompensasi nyata dan tidak berwujud sebagai bagian dari penghargaan kepada bawahan yang mengikuti arahan-arahannya. 

3. Coercive Power

Kemampuan seorang manajer untuk memberi hukuman dan pengendalian kepada bawahannya. Seorang bawahan menyadari jika tidak mematuhi arahan pimpinan, akan ada efek negatif yang bisa timbul. 

4. Expert Power

Kekuatan yang didasarkan pada pengetahuan, keterampilan, dan keahlian khusus yang dimiliki pemimpin. 

5. Referent Power

Kekuatan yang berasal dari rasa hormat, kekaguman, dan loyalitas bawahan. Kekuasaan ini timbul karena karakter individu, kepribadian yang menarik, keteladanan dan kharisma.

Konflik urusan pribadi Ocean mengakibatkan adanya perubahan rencana dadakan yang telah dibuat oleh Ryan yaitu akan memecat Ocean dari project tersebut. Plan B telah dirancang sendiri oleh Ryan dengan menunjuk Linus untuk menggantikan peran Ocean pada hari eksekusi. Konflik tidak dapat dihindari antara Ocean dan Ryan dua karakter yang memiliki sifat kepepimpinan yang kuat. Ocean telah menjalankan style kepemimpinannya dalam bentuk “Empowerment” dimana memberikan karyawan disemua tingkatan wewenang dalam membuat keputusan, bertanggung jawab atas hasil mereka, meningkatkan kualitas, hingga memangkas biaya seefisien mungkin. 

Namun bukan Ocean disebut kalau dia menyerah begitu saja dengan pemecatan dirinya tersebut. Sebagai seorang pencuri ulung yang memang memiliki kemampuan memimpin yang piawai, dia pun telah membuat perubahan rencana lain untuk tetap ikut serta dalam project perampokan tersebut sekaligus menyelesaikan masalah pribadinya dengan sang mantan istri. 

Dengan menerapkan model perilaku pemimpin yang telah dimiliki oleh Ocean, seperti yang terdapat dalam buku Gareth R. Jones dan Jennifer M. George, 2020 yaitu ;

Ocean akhirnya berhasil dalam meyakinkan semua teamnya bahwa dia tetap akan mampu menempatkan dirinya dalam mengejar tujuan utama dari misi yang sedang dijalankan tersebut dengan tetap terlibat langsung dalam operasi perampokan tersebut pada hari eksekusi. Dan secara professional dia tetap bertanggung jawab atas dirinya sendiri terhadap urusan pribadinya dengan sang rival Terry dalam merebut kembali hati istrinya tanpa melibatkan seorangpun dari anggota teamnya untuk membantunya. Dengan kelihaiannya dia berhasil meyakinkan Tess bahwa Terry bukanlah seorang pria yang baik untuk Tess dengan membuktikan secara langsung ditengah proses eksekusi tersebut sedang dijalankan.Tess akhirnya menyadari bahwa Ocean tetap menjadi suami yang terbaik untuknya.

                     

                     

Cerita dalam film Ocean’s eleven ini sungguh menarik terutama dilihat dari sisi ilmu manajemennya seperti manajemen perencanaan, organisasi, serta kepemimpinan (leadership) yang ideal dalam suatu organisasi. Dari masalah maupun konflik yang muncul diluar perhitungan selama project berjalan, ada beberapa hal yang masih perlu diperbaiki dan dilakukan sehingga masalah maupun konflik baru seharusnya tidak terjadi sehingga sedapat mungkin resiko kegagalan atas pencapaian suatu tujuan dapat diminimalisir.

  1. Dalam analisa SWOT yang dilakukan untuk memulai suatu perencanaan, semua aspek terpenting seharusnya telah diperhitungkan dan dianalisa secara sempurna. Dalam film ini perencanaan atas ketersediaan modal/dana ternyata belum ditentukan sebelumnya padahal modal dasar merupakan unsur terpenting dalam suatu usaha menjalankan suatu usaha yang akan menggunakan teknologi dan peralatan yang canggih serta keahlian yang tinggi akan membutuhkan dana yang tidak sedikit, sehingga penyediaan modal adalah hal yang utama dan sangat crusial. Ocean tidak memperhitungkan modal sebagai hal yang utama lebih dahulu, sehingga atas pertanyaan Ryan terhadap hal ini membuat Ocean terkejut dan tidak bisa menjawab. Sangat beruntung bagi mereka karna sahabat kaya mereka Ruben akhirnya mau mendanai project tersebut dari hasil kemampuan Ocean dan Ryan meyakinkan Ruben akan peluang keberhasilan drai project tersebut dengan pengalaman yang sudah mereka miliki sebelumnya.
  2. Dalam menjalankan usaha yang dilakukan, konflik didalam organisasi akan sering ditemukan dan sesuatu yang tidak dapat dihindari. Konflik dan pergesekan diantara anggota organisasi terkadang tidak dapat dihindari dengan karakter yang berbeda-beda diantara pihak – pihak yang terlibat dalam organisasi. Karakter yang berbeda disatu sisi dapat menjadi asset perusahaan namun sekaligus dapat menjadi ancaman bagi perusahaan pula. Penempatan orang – orang yang tepat pada organisasi akan mempercepat proses pencapaian tujuan perusahaan. The right man in the right place sering menjadi motto manajemen perusahaan dalam menempatkan orang – orang yang tepat didalam organisasinya. Konflik yang terjadi diantara dua pemimpin project di Ocean’s eleven ini dalam menempatkan orang-orang yang tepat dan ahli dibidangnya masing-masing adalah hal yang normal terjadi dalam menjalankan suatu usaha. Perbedaan pendapat yang terjadi diantara anggota team seharusnya tidak menghasilkan perpecahan dalam organisasi yang akhirnya dapat membatalkan tujuan utama.Diantara pihak yang bertikai selayaknya harus ada yang mengalah dan menerima usualan terbaik dari perbedaan pendapat yang ada terutama dalam pembentukan struktur organisasi yang terbentuk.
  3. Kemampuan dalam upaya mencapai tujuan akhir perusahaan maupun tujuan misi pekerjaan tertentu akan ditentukan oleh peran seorang pemimpin (leader) yang kompeten dengan sumber kekuatan yang dimilinya. Sebaik apapun resources yang dimiliki dalam suatu usaha apabila tidak di pimpin serta di manage oleh seorang pemimpin yang mumpuni pada akhirnya akan membawa bisnis kepada kegagalan. Daniel Ocean adalah figure seorang pemimpin yang ideal dan cukup handal didalam memimpin teamnya sesuai pengalaman yang sudah dia miliki. Namun integritas dan komitment dia sebagai seorang Leader tetap diuji dengan adanya masalah pribadi yang harus dia hadapi ditengah projek yang sedang berjalan. Dalam diri seorang pemimpin harus memiliki maturity trait saat diperhadapkan pada masalah yang dapat mengganggu perannya sebagai pemimpin.Dia harus dapat menentukan prioritas posisinya sebagai seorang leader demi keberlangsungan usaha yang sedang dia pimpin. Kegagalan Ocean sebagai pemimpin adalah ketika berhadapan dengan masalah pribadinya dengan telah mencampuradukkan dengan tujuan projek yang sedang dijalankan sehingga independensinya sebagai pemimpin telah diragukan dengan diakhiri pemecatan terhadap dirinya oleh teamnya. Kemampuan Ryan dalam mengambil alih kepemimpinan berikutnya juga merupakan salah satu alternative solusi yang diambil dalam menghadapi situasi yang tidak terprediksi sebelumnya agar tujuan akhir perusahaan tetap dapat tercapai.Dalam teorinya, House’s Path-Goal Theory menyebut hal seperti ini merupakan bagian dari The Leader substitutes Model dan Transformational Leadership dimana Ocean dalam style kepemimpinannya telah mempersiapkan Ryan secara tidak langsung sebagai kandidat penggantinya disaat situasi yang membutuhkan seorang pengganti pemimpin, dan Ryan berhasil dalam melanjutkan project walaupun pada akhirnya Ocean tetap terlibat dalam mensukseskan upaya pencapaian misi tersebut setelah berhasil meyakinkan kembali seluruh teamnya yang diakhiri dengan kesuksean yang gemilang dipihak mereka.

Sumber :

Gareth R. Jones dan Jennifer M. George 2020, dalam bukunya Contemporary Management – eleventh edition

https://www.finansialku.com/pebisnis-start-up-film-oceans-eleven-2001/

https://www.youtube.com/watch?v=imm6OR605UI&feature=youtu.be

Cuplikan trailer Ocean's eleven


Like it? Share with your friends!

2
2 points

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
TANTYTheATeam

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format