Too Big To Fail: Kisah dilematis upaya intervensi, moral hazard dan penyelamatan sistem keuangan sebuah negara

"..runtuhnya Lehman mempengaruhi seluruh pasar keuangan dan pasar saham jatuh bebas"


4
4 points

Too Big To Fail  merupakan film berlatar belakang krisis keuangan Agustus hingga Oktober 2008 di Amerika Serikat dikenal dengan istilah subprime mortgage, film ini menceritakan langkah-langkah Menteri Keuangan AS Henry Paulson (yang diperankan William Hurt) dan Ketua The Fed/Federal Reserve Ben Bernanke (Paul Giamatti). Dimulai dengan cuplikan laporan berita tentang krisis industri hipotek dan penjualan paksa Bear Stearns yang bermasalah kepada JPMorgan Chase, dengan jaminan the Fed.

Setelah menyelesaikan masalah Bear Stearns, masalah baru justru muncul pada sebuah lembaga keuangan raksasa yang sudah berdiri sejak 1847 yakni Lehman Brothers. Berbagai langkah diambil termasuk atas bantuan Menteri Keuangan menyarankan menjual sahamnya ke Waren Buffet, CEO Dick Fuld (James Woods) justru menolak menjual saham meskipun sedang terkoreksi turun. Juga enggan memecat COO Joe Gregory dan CFO Erin Callan yang sudah menjerumuskan perusahan kepada ambang kehancuran. Pada akhirnya mengangkat Bart McDade sebagai Presiden dan COO baru. McDade menegosiasikan kesepakatan dengan investor Korea, tetapi kesepakatan gagal ketika Dick Fuld menyela negosiasi dan mencoba meyakinkan Korea bahwa mereka meremehkan aset beracun real estat, investor Korea merasa tersinggung dengan perilaku Dick Fuld.

Paulson bersikeras bahwa pemerintah tidak akan melakukan Bailout tetapi memilih mencari pembeli yang paling menjanjikan untuk Lehman, Bank of America atau Barclays. Atas bantuan Ketua the Fed, Paulson dan Presiden The Fed New York mengumpulkan para pemimpin bank terbesar, CEO Goldman Sachs, CEO JPMorgan Chase, CEO Morgan Stanley, CEO Merrill Lynch dan CEO Citigroup, Dalam pertemuan itu Paulson membuat kelompok diskusi group membagi menjadi 3 kelompok, kelompok pertama menilai asset bermasalah Lehman, kelompok kedua menyusun struktur agar bank-bank tersebut bisa berinvestasi di Lehman, kelompok ketiga menyusun laporan penutup mencegah dampak apabila Lehman bangkrut.

Selama istirahat Paulson mendapatkan laporan Lehman memiliki $70 milyar asset yang bermasalah tanpa jaminan. Sehingga CEO Merrill Lynch menghubungi Bank of America sebagai gantinya dan disetujui oleh Paulson. Dengan Bank of America membeli Merrill Lynch, satu-satunya pembeli Lehman yang tersisa adalah perusahaan Inggris Barclays

Namun sayangnya kesepakatan Antara Lehman dan Barlcays, tidak mendapatkan persetujuan dari Regulator perbankan Inggris, lobi kepada Menteri Keuangan Inggris juga mengalami kebuntuan, mereka tidak mau “mengimpor penyakit kanker ke Inggris” demi menjaga stabilitas. Kemudian Pemerintah mengumumkan melalui SEC bahwa Lehman Brothers bangkrut. Sementara itu, perusahaan asuransi AIG juga mulai mengalami kegagalan.

Runtuhnya Lehman mempengaruhi seluruh pasar keuangan, dan pasar saham jatuh bebas. CEO Blankfein dan CEO General Electric memberi tahu Paulson bahwa mereka tidak dapat melakukan bisnis serta Menteri Keuangan Prancis Christine Lagarde memperingatkannya Paulson agar tidak boleh membiarkan AIG gagal seperti Lehman, karena akan berdampak langsung ke Eropa. Kemudian beberapa kebijakan krusial saat itu diputuskan diantaranya sebagaia berikut: 

  1. Paulson berencana mengembil alih AIG 80% saham kepemilikan karena AIG memiliki jaminan pesawat, kontruksi, asuransi jiwa 80 juta orang senilai $1.9 trilyun termasuk asuransi para veteran dan pensiunan guru
  2. Bernake berpendapat menggabungkan bank commercial menjadi bank umum yang diatur oleh the Fed sehingga bisa menggunakan uang nasabah untuk membayar jaminan pemerintah (kebijakan diskonto), Goldman Sach (punya managemen kuat) – Citigroup (citi punya capital), JP Morgan – Morgan Staenly. paralel dengan itu,
  3. Bernanke berpendapat bahwa Kongres harus mengesahkan undang-undang untuk mengizinkan intervensi lanjutan oleh Fed atau Departemen Keuangan. Dengan ketersediaan kredit yang mengering, rencana Paulson adalah membeli “aset beracun” dari bank untuk mengambil risiko dari pembukuan mereka dan meningkatkan cadangan kas mereka senilai $700 milyar

Bernanke dan Paulson melobi Kongres, dengan Bernanke menekankan potensi kejatuhan yang lebih buruk daripada Great Depresion jika mereka gagal bertindak. Paulson mengancam Senator AS dan kandidat Presiden John McCain untuk tidak ikut campur dan memohon Ketua DPR Nancy Pelosi untuk tidak mundur dari perundingan, opsi membeli “asset beracun” tidak mendapatkan persetujuan dari kongres dalam sebuah voting.

Sedangkan Ben, US House Finance Comite berpendapat opsi meninggalkan suntikan modal langsung ke bank sebagai satu-satunya pilihan mereka untuk menggunakan TARP untuk mendapatkan kredit mengalir lagi. Karena isolasi mereka sedang bermasalah sehingga perlu diinvestasikan. Pengambili alihan Pemerintah ini bersifat sementara, menjadi pemilik tanpa hak voting RUPS

Akhirnya bersama dengan Ketua FDIC Sheila Bair, Paulson memberi tahu bank-bank bahwa mereka akan menerima suntikan modal wajib melalui pembelian saham preferen dengan bunga 5% selama lima tahun dan 9% setelahnya, dengan pemberian modal diharapkan dapat menstabilkan dan mengembalikan kepercayaan. Bank yang kuat akan menjadi pelindung bank yang lemah. Bank of America mendapatkan $15 milyar, Bank NY Mellon $3 milyar, Citigroup $25 milyar, Golden Sachs $10 milyar, JP Morgan $25 milyar, Marril Lynch $10 milyar, Morgan Staenly $10 milyar, State Street $2 milyar, Wells Fargo $25 milyar, Bank-bank akhirnya setuju.

Namun beberapa staf Paulson menyesalkan keputusan itu bahwa pihak-pihak yang menyebabkan krisis diizinkan untuk menentukan aturan-aturan bagaimana mereka harus menggunakan miliaran dolar dengan mengatasnamakan bahwa mereka sedang diselamatkan, tanpa aturan yang memadai akan berpotensi terhadap moral hazard termasuk dana stabilitas sebagaian nantinya justru digunakan untuk membayar bonus managemen level

Sebuah epilog mencatat bahwa merger bank berlanjut setelah krisis dan bahwa sekarang hanya sepuluh lembaga keuangan memegang 77% dari semua aset perbankan AS dan telah dinyatakan Too Big to Fail.

Identifikasi masalah perusahan Lehman Brother vs AIG

Lehman Brothers

Lehman Brothers adalah perusahaan jasa keuangan global yang didirikan pada 1847. Sebelum mengajukan kebangkrutan pada tahun 2008, Lehman adalah bank investasi terbesar keempat di Amerika Serikat (di belakang Goldman Sachs, Morgan Stanley, dan Merrill Lynch), melakukan bisnis di perbankan investasi, penjualan dan perdagangan pendapatan ekuitas dan pendapatan tetap (terutama Surat Berharga AS), penelitian, manajemen investasi, ekuitas swasta, dan perbankan swasta.

Masalah Lehman Brothers

Penyebab utama runtuhnya bisnis Lehman Brothers adalah besarnya investasi kredit pemilikan rumah yang disalurkan tanpa analisa resiko yang tepat. Lehman Brothers memanfaatkan rendahnya federal funds rate (FFR) saat itu dan mulai berhitung keuntungan yang akan didapat dengan investasi di pasar real estate. Demi menarik keuntungan yang lebih besar, Lehman Brothers juga menyalurkan KPR kepada masyarakat berpenghasilan rendah/ skor kredit rendah yang memiliki risiko besar menyumbang kredit bermasalah karena ketidakmampuan membayar cicilan sehinga terjadi subprime mortgage. Gagal bayar debitur juga menjadi keuntungan sendiri bagi Lehman Brothers. Asumsinya adalah bila nasabah gagal bayar hipotek, huniannya bisa disita dan menjadi aset Lehman Brothers. Setelahnya, rumah itu bisa dijual kembali oleh perseroan dengan harga bersaing.


Federal Reserve mulai menaikkan tingkat suku bunga acuan pada 2004. Ini dilakukan untuk mengendalikan inflasi. Naiknya FFR memengaruhi kenaikan bunga dan cicilan KPR. Imbasnya, masyarakat kategori subprime mortgage adalah yang pertama menyatakan ketidaksanggupan membayar cicilan rumah, disisi lain Pengembang yang sudah terlanjur membangun properti dalam jumlah besar harus mengalami penurunan permintaan, karena bunga KPR tak lagi murah. Kombinasi properti baru yang belum terjual dan hunian hasil sita bank membuat pasar property menjadi "bubble" sedangkan harga properti AS pun mulai turun karena over supply.

AIG (American International Group)

AIG merupakan perusahaan internasional dalam bidang asuransi yang bermarkas di New York Amerika serikat. Perusahaan ini didirikan tahun 1919. Perusahaan ini mempekerjakan 97.000 pekerja. AIG merupakan perusahaan terbesar keempat dalam Forbes Global 2000.

Masalah AIG

Secara bersamaan AIG mengalami masalah serupa, dimana Wallstreet mengumpulkan hipotik menjadi satu yang disebut Mortage Based Security (MBS) dan menjual bagian-bagian MBS kepada para investor dan mereka mendapatkan keuntungan yang besar, jadi mereka mulai memaksa pemberi kredit sehingga menurunkan kriteria, pemberi kredit awalnya memberikan kredit kepada yang layak kredit 620 dengan DP 20%, mereka mulai menurunkan ke 500 dengan DP 0%, dan para pembeli adalah orang biasa. Bank mulai menyadari bahwa pemberian kredit semacam ini adalah beresiko tinggi apabila hipotik macet sehingga bank mulai membeli asuransi yang disebut default swap security. AIG mengira bisnis perumahan tumbuh, namun ternyata harga rumah malah turun, para pembeli kredit mulai membayar lebih besar dan akhirnya gagal bayar. 

Mortage Backed Security menjadi tidak bernilai karena mengasuransikan kepada hal yang sama dan AIG harus membayar swap dalam tempo yang sama kepada Bank-bank yang mereka jaminkan, apabila AIG gagal membayar Bank-bank juga ikut menanggung kerugian dan berpotensi jatuh yang mengancam seluruh sistem keuangan tidak hanya Amerika namun juga Eropa dan seluruh dunia yang berkaitan dengan AIG.

JG Chapter 1: kuadran efektifitas and efisiensi, managerial roles dan skills

Analisa Perusahaan 

Analisis perbandingan dari kedua perusahaan Lehman Brothers dan AIG apabila dilihat dari kuadran efektifitas dan efisiensi, managerial roles dan skills dapat dijelaskan sebagai berikut

     1. Kuadran Efektifitas dan Efisiensi

Analisa organisasi memberikan penjelasan tentang seberapa efisien dan efektif sebuah organisasi perusahaan dalam mengelola resource dan pencapaian tujuan

Dari Kuadran table diatas, diperoleh bahwa Lehman Brothers berada pada Effisiency yang tinggi namun Effectiveness-nya rendah dikarenakan seorang pimpinan memilih tujuan atau produk yang tidak sesuai dengan keinginan Customer, dimana produk yang bermasalah memiliki resiko asset yang besar. AIG berada pada kuadran yang sama namun masih mempunyai Effectiveness dan Efficiency yang lebih tinggi

     2. Managerial Roles

Berdasarkan model Mintzberg, beberapa tokoh penting kedua perusahaan Lehman brothers dan AIG serta tokoh-tokoh penting lainnya yang mempengaruhi kebijakan, memiliki karakteristik kepemimpinan yang berbeda-beda seperti table berikut:

JG Chapter 2: the evolution of management theories

Analisa Teori Perkembangan Organisasi 

Pada tahun 2008, Kedua perusahaan sudah menerapkan organizational environmental theory, dimana serangkaian sumberdaya internal perusahaan dan kondisi environmental external dapat memengaruhi keberhasilan management untuk memperoleh dan memanfaatkan sumber daya

Dilihat dari sistemnya baik Lehman Brothers maupun AIG menganut Open System Structure yakni suatu sistem yang mengambil sumber daya untuk lingkungan eksternal dan mengubahnya menjadi barang dan jasa yang kemudian dikirim kembali ke market/pelanggan melalui environmental bisnisnya. Dilihat dari Contigency Theory maka Lehman Brothers menganut organization design Mechanistic Structure yakni organisasi di mana wewenang terpusat, tugas dan aturan ditentukan dengan jelas dan karyawan diawasi dengan ketat, sedangkan AIG menganut model Organic Structure dimana wewenang didesentralisasi ke manajer lini pertama dan pertama serta tugas dan peran dibiarkan ambigu untuk mendorong karyawan untuk bekerja sama dan merespons dengan cepat terhadap hal-hal yang tidak terduga.

JG Chapter 8: SWOT, Porter’s Five Forces, strategy formulation (level korporat, bisnis dan fungsional)

     1. Analysa SWOT

Lehman Brothers

Dari analisa SWOT diatas nampaknya Lehman Brother mempunyai Weekness yang lebih tinggi dari Stregth serta Threat yang lebih besar dari Opportunity, sehingga Perusahaan berada pada Kuadran IV, perusahaan harus mengambil Defensif Strategy. Strategy Bertahan dengan cara-cara baru misal menjual Stock tepat pada waktunya.

AIG (American International Group)

Dari analisa SWOT diatas nampaknya AIG mempunyai Stregths yang lebih tinggi dari Weekness serta Threat yang lebih besar dari Opportunity, sehingga Perusahaan berada pada Kuadran II, perusahaan harus mengambil Diversification Strategy.

     2. Analisa Porter Five Force

Dari analisa Five Porter dapat dirumuskan Level of Rivalry dan New entry mencerminkan Competitive Advantage, sedangkan Large Supplier, Customer dan Subtitute Product mencerminkan Competitive Scope, berdasarkan hal tersebut maka Lehman Brothers berada pada Competitive Advantage yang cukup tinggi dan Scope yang rendah , sehingga perusahaan pada saat itu focus kepada Cost Leadership Strategy dengan memastikan strategi harga dibawah pesaing, namun tidak diimbangi dengan management resiko dan control internal yang ketat sehingga nantinya menjadi masalah besar yang menyebabkan perusahaan terpaksa ditutup. Sedangkan AIG berada pada Competitive Advantage yang medium dan Scope yang rendah, sehingga perusahaan pada saat itu fokus kepada Differentiation Focus Strategy dengan melayani hanya satu segmen pasar secara keseluruhan dan berusaha menjadi organisasi yang paling terdiferensiasi yang melayani segmen tersebut

     3. Strategy formulation

Saran dan Solusi Persoalan

Lehman Brothers

Meskipun saat ini Lehman Brothers telah dinyatakan bangkrut, namun masih ada beberapa rekomendasi yang dibutuhkan terutama jika suatu saat ada perubahan manajemen dan investasi, mereka dapat memulai dan pulih dari situasi krisis

  1. Bekerjasama dengan perusahaan bermodal besar dan memulai beberapa bisnis di kota-kota besar dengan mengakuisisi sejumlah perusahaan korporat. Sehingga mereka dapat beroperasi di level yang lebih kecil dengan semakin sedikit karyawan. Lebih dari mereka harus mempekerjakan kandidat manajemen sumber daya manusia yang baik. Karena profesional ini dapat membuat perubahan di perusahaan. Mereka dapat mempekerjakan karyawan yang baik untuk dikembangkan organisasi. Untuk menaikan Image akibat kesalahan fatal sebelumnya.
  2. Fokus pada manajemen strategis. Manajemen strategis dapat membantu mempertahankan prinsip dasar dan kriteria yang mendasari perusahaan. Manajemen sumber daya manusia melihat potensi tenaga kerja internal maupun eksternal sehubungan dengan organisasi perusahaan. Memberikan fokus kepada Internal audit untuk menjalankan tugasnya.
  3. Perusahan juga dapat bangkit kembali ke pasar bersama para pesaing dengan memberikan pinjaman dengan suku bunga yang layak untuk Perusahaan Industri skala kecil dan orang-orang. Ini akan membuat perusahaan untuk masuk ke pasar dan peluang besar untuk naik secara global. Diusahakan mempunyai produk yang baru yang berbeda dengan kesalahan sebelumnya.

AIG (American International Group)

  1. Dari analisa SWOT diatas, AIG dapat memulai Differentiation Strategy dengan memulai pengembangan jenis produknya, misalkan fokus untuk mengembangkan bisnis pada segmen yang komersial lain asuransi pada liabilitas dan keuangan, ketika bisnis pada asuransi, properti dan cargo insurance mengelami pertumbuhan yang stagnan 
  2. Selalu memperhatikan environmental business, terutama Managemen Resiko terutama untuk jenis produk Insurance termasuk menjalankan program re-insurance dan partnering dengan sumberdaya yang bersifat strategis
  3. Meningkatkan kegiatan riset agar mampu memenangkan persaingan dalam pengembangan inovasi dan teknologi dibandingkan dengan kompetitior, Serta mulai dengan pengembangan managent resources yang baik terutama leverage beban kerja karyawan serta menambah Quality Control produk sehingga kualitas produk dan jasa lebih meningkat. 

Selanjutnya untuk mencegah terjadinya bencana keuangan berikutnya maka diperlukan strategi yang lebih komprehensif lagi termasuk menciptakan sebuah lembaga yang mampu mengatasi kegagalan sistemik keuangan yang dianggap kursial. Sistem ini tidak hanya melindungi perbankan saja namun diperluas ke sektor asuransi dan keuangan lainnya. (mrb)


Like it? Share with your friends!

4
4 points

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
rozikin

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format