Crocodile in The Yangtze (Story of Alibaba)

Film ini menceritakan sejarah Alibaba.com (perusahaan e-commerce besutan Jack Ma dan rekannya pada tahun 1999) yang berasal dari negara Tirai Bambu (RRT).


0

A. Sinopsi

Film Crocodile in The Yangtze  mengisahkan tentang bagaimana awal mula terbentuknya e-commerce terbesar di China “Alibaba.com” pada tahun 1999. Jack Ma (founder Alibaba) pada mulanya adalah seorang guru bahasa inggris, dari pengawalaman nya tersebut dia mendirikan perusahaan penerjemah. Saat itu dia bertemu dengan seorang customer yang mejadi rekannya. Jack diajak ke US untuk mengerjakan proyek penerjemahan. Disanalah Jack Ma di perkenalkan dengan Internet. Tetapi dia menemukan masalah, tidak ada informasi yang cukup tentang China di halaman internet tersebut. Sampai pada akhirnya dia mendapatkan ide, bahwa dari Internet kita dapat mencari barang yang kita butuhkan, dan menjual barang yang kita butuhkan melalui Internet.

Jack Ma terinspirasi dari e-bay dan Amazon untuk membuat e-commerce sendiri untuk di buat di China. Dia berprinsip, jika kita tidak bisa bersaing dan menjadi Hiu di samudra, setidaknya kita mejadi buaya di sungai Yangtze (di China).

Gambar 1.1 : Jack Ma, founder Alibaba

Jack Ma memulai China Pages pada tahun 1995, lalu pada Maret 1999 mendirikan Alibaba. Pada waktu itu dia menargetkan untuk dapat IPO di tahun 2002. Pada tahun 2001, mereka hampir saja bankrut, karena Alibaba pada waktu itu belum memiliki pendapatan dan masih terus membakar uang untuk dapat beroperasi. Perjuangan Alibaba lebih berat dari perusahaan lainnya didunia, karena mereka juga harus berbenturan dengan regulasi pemerintah China yang saat itu menutup akses internet ke luar China.

Sekitar tahun 2003, Alibaba menghadapi suatu guncangan lagi yaitu saat Wabah SARS merebak di China dan salah satu staf nya terinfeksi. Akibatnya kantor pusat Alibaba waktu itu ditutup dan harus bekerja online dari rumah.

Tantangan berikutnya muncul saat e-Bay mulai masuk ke daratan China untuk membentuk kantor cabang nya yang ke 18 pada tahun 2004.  Mereka investasi 30juta dolar dengan membeli 33% saham EachNet menjadi e-Bay EachNet. e-Bay saat itu adalah e-Commerce terbesar di Dunia. e-Bay masuk ke China bersama partner nya EachNet di tahun 2003 langsung  menguasai sekitar 72.4% market share e-commerce di China waktu itu. Sedangkan saat itu Alibaba hanya dianggap perusahaan peng-copy e-Bay.

Gambar 1.2 : Halaman Taobao.com yang di design sesuai profil user di China

Untuk menyaingi e-Bay saat itu Jack Ma membentuk website Taobao.com. Dia berprinsip saat kita memasuki suatu pasar, kita harus paham aturan yang ada disana, jika kita tidak bisa mengubah aturan yang ada, kita harus mengikuti aturan di pasar tersebut. Taobao.com website yang dia dirikan diberikan gratis kepada user untuk 3 tahun pertama, sedangkan e-Bay masih menerapkan model bisnis yang sama di seluruh negara saat itu dengan meminta biaya tahunan. Tidak ada model bisnis gratisan, begitu menurut e-Bay saat itu.

Pada tahun 2005, saat market sharet e-Bay di China semakin turun, market Tabobao naik terus. Lalu Jack ma diundang ke e-Bay, mau bentuk parnership, tetapi dia tidak mau. Malah Yahoo yang invest di Alibaba sebesar 40% dari saham nya tersebut sehingga memperkuat posisi Alibaba di pasa e-commerce China.

Taobao fokus pada pelanggan dan lebih ramah penggunanya daripada eBay EachNet. di pasar China, usernya kebanyakan memahami konsep jual beli sederhana dan itulah yang diakomodir oleh Taobao, sedangkan e-Bay EachNet lebih fokus pada produk dan memiliki konsep bisnis nya lebih banyak mengakomodir lelang. Pada akhirnya user di China pun beralih ke Taobao, yang pada akhirnya market share Taobao semakin naik, sedangkan market share e-Bay semakin turun.

Alibaba semakin kuat serta didukung oleh pemerintah lokal di Hangzou karena dianggap sebagai Job Creator di daerah tersebut.

Gambar 1.3 : Peta persaingan  market share antara Taobao.com dan e-Bay EachNet
antara tahun 2003 – 2007

Pada akhirnya di tahun 2007, Alibaba (melalui Taobao) menguasai market share di China sampai dengan 83.7% dan menang dalam persaingan e-commerce tersebut.

B. Problem Identification

Dari cerita singkat (sinopsis) film Crocodile in The Yangtze , kita bisa melihat beberapa titik permasalahan atau tantangan yang dihadapi oleh Jack Ma dalam membangun kerajaan bisnis nya mulai dari nol. Tantangan pertama yang mereka hadapi adalah saat koneksi Internet dari dan keluar China sangat dibatasi oleh Pemerintah, ini adalah tantangan pertama dan tersulit menurut Jack Ma yang mereka hadapi, yang bahkan tidak dihadapi oleh perusahaan-perusahaan e-commerce di negara lain. Permasalahan kedua yang muncul adalah dari internal sendiri, yaitu bisnis model yang diterapkan oleh Jack Ma sendiri di Alibaba yang menggratiskan layanan e-commerce tersebut bagi user nya. Akibatnya di tahun-tahun awal Alibaba terkesan hanya bisa menghabiskan uang dan tidak dapat menghasilkan profit. Selain itu tantangan lain yang dihadapi di tahun 2003 yaitu saat timbul nya wabah SARS yang menginfeksi karyawan nya sehingga Kantor Pusat Alibaba waktu itu harus ditutup dan terpaksa harus beroperasi dari rumah. 

Gambar 2.1 : Peta persaingan  market share antara  Taobao.com dan e-Bay EachNet
antara tahun 1999 – 2008

Tantangan yang paling nyata sebagai e-commerce yang dihadapi oleh Alibaba yaitu saat eBay mengakusisi EachNet yang proses nya dimulai dari tahun 2002 yang membuat Jack Ma harus ber-manuver dengan menciptakan Taobao.com. Tantangan tersebut paling berkesan karena eBay saat itu adalah salah satu e-commerce terbesar di Dunia sedangkan TaoBao dianggap perusahaan peniru. Sehingga persaingan antara eBay EachNet dengan Taobao (Alibaba) saat itu seperti persaingan antara semut dan gajah, antara Daud dan Goliat. 

C. Analisis Chapter Materi Kuliah

Dari cerita sejarah Alibaba tersebut, kita dapat melihat sangat erat kaitan antara film tersebut dengan Chapter yang sudah dipelajari dari buku Contemporary Management Garreth R.J, Jennifer M.G. Hal ini dapat dilihat dari JG Chapter 1 (Managers and Managing),  JG Chapter 7 (Decision Making, Learning, Creativity and Entrepreneurship), dan JG Chapter 8 (The Managers as a Planner and Strategist).

C.1. Chapter 1 (Managers and Managing)

Dalam organisasi mana pun, pasti ada sistem manajemen yang dikerjakan oleh seseorang manajemen Puncak perusahaan. Dalam film Crocodile in The Yangtze, kita bisa melihat 2 orang CEO yang berperan besar sebagai manager dalam cerita Alibaba ini yaitu CEO Alibaba, Jack Ma dan CEO eBay, Meg Whitman. Melalui chapter 1 ini, kita akan mencoba mengulas gaya manajemen dari kedua CEO tersebut dilihat dari Essential Managerial Task, Performing Managerial Task, dan Level & Skill of Manager.

C.1.a. Essential Managerial Task

Pada subbab berikut ditampilkan perbandingan Managerial Task yang dikerjakan oleh CEO Alibaba dan CEO eBay.

Gambar 3.1: 4(Empat) Tugas Manajemen 

Essential Managerial Task Jack Ma Meg Whitman
Gambar
Planning
  • Pada Tahun 1999, Jack Ma telah berencana untuk membangun e-commerce yang menjadi penguasa di China serta menargetkan tahun 2002 untuk IPO.
  • Dalam menghadapi persiangan dengan eBay Eachnet Jack Ma cepat melihat peluang, Mengambil keputusan serta menyusun strategi dengan membuat saingan eBay EachNet yang berbasis B2C Website e-commerce Taobao.com.
  • Selain Jack Ma juga menyesuaikan layanan website nya menjadi berbasis Customer. 
  • Strategi berikut nya yang dimainkan Jack Ma adalah  dengan menggratiskan biaya layanan selama 3 tahun pertama. Tujuannya untuk menangkap market share sebanyak2 nya diawal, lalu kemudian menguasai Market Share dan menenggelamkan pesaing nya eBay.
  • Pada Tahun 2002. Meg Whitman berencana untuk melebarkan sayap eBay ke China dengan pangsa pasar di China yang sangat besar.  
  • Meg Whitman menyusun strategi untuk menguasai China dengan mulai mengakusisi 33% saham EachNet (e-Commerce di China saat itu).
  • Kemudian eBay membeli seluruh saham EachNet pada tahun 2003 sekaligus membuka kantor cabang mereka yang ke 18 di China. Strategi yang di pakai Meg Whitman adalah strategi expansi.
  • Meg Whitman (eBay ) menggunakan strategi bisnis yang sama secara global yang terstandard. 
Organizing
  • Jack Ma membangun kekeluargaan dalam cultur organisasinya.
  • Jack Ma tetap lebih mengutamakan karyawan daripada Investor.
  • Sewaktu Alibaba mendapat suntikan dana dengan dibelinya 40% saham Alibaba oleh Yahoo, kedua perusahaan saling melakukan kunjungan karyawan, walau pada akhirnya kedua karyawan tersebut tidak dapat disatukan karena kultur yang berbeda. 
  • Selain itu Alibaba menekankan prinsip customer no 1, karyawan no 2, dan pemegang saham no 3. Karena itu walaupun Alibaba banyak dikritik oleh Investor, prinsip tersebut tidak lepas sehingga meningkatkan engagement karyawannya, yang pada akhirnya terbentuk tim yang baik dan kuat di Alibaba. 
  • Meg Whitman membangun struktur e-Bay dengan membeli langsugn EachNet. Jadi perusahaan besuan Haiyin Tan tersebut sudah memilik struktur sebelumnya. 
  • EachNet sebelumnya sudah memiliki st
Leading
  • Jack Ma memiliki karakter, pengaruh, dan kemampuan komunikasi yang baik saat memimpin Alibaba. 
  • Jack Ma mampu memberikan visi kepada karyawannya bahwa Alibaba akan mampu menjadi Website global, bukan hanya website lokal. 
  • Jack Ma menetapkan saingannya bukan China tetapi orang2 yang ada di Sillicon Valley US. 
  • Dia menekankan jika karyawan Alibaba punya mindset hanya kerja jam 8 pagi sampai jam 5 sore, Alibaba tidak akan pernah sukses. 
  • Jack Ma juga meyakinkan bahwa otak orang Chinese sama baiknya dengan orang US. 
  • Meg adalah CEO yang responsif dengan kondisi eBay EachNet di China. Terbukti saat tahun 2005 saat pangsa pasar eBay semakin menurun dan mulai di salip oleh Taobao,  dia berinisiatif untuk mengundang Jack Ma untuk melakukan parnership. 
Controlling
  • Jack Ma selalu mengontrol kinerja pegawainya, sebagai contoh: saat Jack Ma melakukan monitoring perkembangan persaingan antara Taobao dan eBay. Dia membahas perkembangan tersebut bersama Porter Erisman, yang saat itu adalah Vice President Alibaba.com.
Meg adalah seorang MBA yang sudah memiliki konsep dalam mengontrol organisasi sehingga mampu membawa eBay menjadi salah satu e-commerce terbesar saat itu. Setiap dan selama persaingan dengan Taobao tersebut Meg menunjukkan perannya bagaimana mengontrol eBay dengan cukup baik untuk beberapa hal. Walau pada akhirnya kalah dalam persaigan di China.  

C.1.b. Performing Managerial Task: MIntzberg’s Typology

Berdasarkan Mintzberg’s Typology kita dapat membandingkan peran managerial antara CEO Alibaba dan CEO  eBay sebagai berikut: 

Managerial Roles Jack Ma Meg Whitman
Decisional Jack Ma berperan sebegai pengambil keputusan, perekrut orang-orang yang bekerja di Alibaba, Meg Whitman adalah pengambil keputusan di e-Bay yaitu sebagai CEO
Interpersonal
  • secara Interpersonal, Jack Ma memiliki figur yang mengarahkan organisasi. Memimpin rapat-rapat tim, menyampaikan arahan2 etis dalam bekerja.
  • Jack Ma juga melakukan koordinasi dengan instansi/ lembaga lain  diluar perusahaannya, seperti kepada Pemerintah di Hangzou untuk akses internet dari dan ke luar China, membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.
  • Meg yang adalahl CEO eBay yang saat itu melihat kondisi eBay dengan tren semakin menurut, mencoba pendekatan interpersonal kepada Jack Ma untuk melakukan partnership. Walau hasil pertemua tersebut tidak berhasil, tetapi Meg sudah melakukan upaya secara interpersonal tersebut untuk menyelamatkan eBay.
Informational Ada bagian dalam film tersebut dimana Jack Ma melakukan monitoring perkembangan persaingan antara Taobao dan eBay. Dia membahas perkembangan tersebut bersama Porter Erisman, yang saat itu adalah Vice President Alibaba.com. Sewaktu mengoperasikan eBay di China, Meg mempromosikan eBay EachNet melalui beberapa iklan di internet, termasuk produk yang mereka tawarkan di web eBay.

C.1.c. Challange for Management in a Global Environtment

Competitive advantage adalah suatu titik keunggulan suatu organisasi dibanding organisasi lain. Dilakukan dengan cara menghasilkan produk yang lebih efisien atau lebih efektif dibanding kompetitor. Untuk dapat menghasilkan suatu competitive advantage, organisasi harus bisa berinovasi dengan mengimprovisasi produk/ layanan/ metode nya agar lebih baik.

Gambar 3.2: Faktor faktor yang mempengaruhi competitive advantage

Competitive Advantage Taobao (Alibaba Group) e-Bay EachNet
Logo
Eficiency Merka mulai dari Nol, dibawah pengalaman bersama Alibaba. Mengakusisi EachNet yang sudah memiliki pangsa pasar sampai dengan 90% pada tahun 2001. Sehingga begitu masuk ke China mereka punya leverage yang cukup besar sehingga langsung jadi pemain pasar utama.
Innovation Memberikan layanan gratis kepada user sampai dengan 3 tahun pertama. Memberikan layanan yang standard secara global dan sudah teruji di US.
Quality
  • Qualitas lokal, namun sangat disukai dan sesuai dengan kebutuhan pasar di China.
  • Lebih mengakomodir sistem jual beli bukan lelang. 
  • Sudah terstandarisasi Global, memiliki produk yang baik.
  • Mengakomodir sistem lelang. 
Responsiveness to Customer Fokus pada pelanggan Fokus pada Produk yang di cari pelanggan.

C.2. Chapter 7 (Decision Making, Learning,Creativity, and Entrepreneurship)

C.2.a. Decision Making

Dalam mengambil sebuah keputusan, tentu ada langkah-langkah yang diambil agar sebuah keputusan tersebut kuat, tegas dan harus dilakukan. Langkah-langkah tersebut dapat dilih

Sebagai contoh saat Jack Ma mengambil keputusan dia juga melakukan langkah-langkah yang tersebut saat memutuskan mengembangkan internet di China

No. Step Reality
Step 1 Recognize the need for a decision Keputusan ada karena ada masalah yang harus diselesaikan. Awalnya saat Jack Ma berkenalan dengan Internet di US, dia menemukan sekali yang menceritakan tentang China. Seolah-olah China tidak ada di peta. Oleh karena itu dia memutuskan untuk memasukkan informasi tentang China lebih banyak di Internet.
Step 2 Generate alternatives Membuat lebih banyak informasi tentang China di internet, agar Dunia lebih mengenal China.
Step 3 Assess alternatives Saat itu dia sudah memiliki beberapa alternatif, yang pertama dia ingin membuat website untuk memposting informasi lebihi banyak di Internet. Alternatif lainnya yaitu dengan mempromosikan sistem jual beli yang baru melalui internet (e-commerce). Tujuannya adalah agar mendongkrak pola bisnis dimasyakarat dan agar masyarakat China dapat memasarkan produk2 nya ke luar negeri. 
Step 4 Chose among alternatives Saat  melihat kondisi China saat itu, alternatif yang paling mungkin dilakukan adalah membangun perusahaan Yello Pages di China (China Page) pada tahun 1995. 
Step 5 Implement the chosen alternative Jack Ma menjadi provider yang menyediakan jasa pembuatan website bagi beberapa perusahaan. Dia juga mendesain website untuk orang-orang penting di China yang sedang kampanye saat itu. 
Step 6 Learn from feedback Setelah melihat perkembangan dari China Yello Pages saat itu, Jack Ma melihat bahwa kedepanya industri digital ini sangat cerah prospek nya di China. Setelah melihat hal tersebut, pada tahun 1999 memutuskan untuk membangun Alibaba, marketplace di China dengan menargetkan Alibaba IPO di tahun 2002 dan menjadi perusahaan Dunia seperti yang sudah jadi kenyataan saat ini.

C.2.b. Entrepreneurship

Entrepreneur adalah individu yang peka terhadap peluang, dan memutuskan untuk menggerakkan suber daya yang dibutuhkan untuk menghasilkan suatu produk atau jasa. Seseorang yang ingin menjalankan sebuah perusahaan harus memiliki jiwa entreprenur yaitu terbuka terhadap pengalaman, bertanggung jawab atas apa yang dilakukan, kompeten, dan memiliki goals yang tinggi.

Dalam Film Crocodile in the Yangtze River juga ada diulas terkait karakteristik entrepreneur seorang Jack Ma dalam memimpin Alibaba. Hal ini dapat dilihat dari karakter sebagai berikut:

Caracteristic Action of Jack Ma
Open to experience
  1. Keputusan terbesar yang diambil Jack Ma adalah saat dia merintis karir terbaru dia di industri IT. Dimana dia sebelumnya adalah Guru Bahasa Inggris dan Translator. 
  2. Jack Ma menerima perkembangan teknologi terbaru yaitu Internet saat dia bepergian ke US. Dia bahkan memiliki visi untuk mengembangkan industri digital yang sama di China. 
Internal locus of control
  1. Jack Ma bertanggung jawab untuk setiap keputusan yang dia ambil. Semenjak awal dia berniat untuk mengutamakan customer, karyawan no 2 dan investor yang ketiga. Saat wabah Sars terjadi di tahun 2003, dia tetap mengusahakan untuk mengoperasionalkan Alibaba dari rumah, sedangkan untuk setiap pegawai mereka tetap jaga dan rawat sampai sehat kembali dan bekerja seperti sediakala. 
  2. Diawal-awal mendirikan Taobao.com, perusahaan e-commerce tersebut terkenal hanya bisa membakar uang saja tanpa menghasilkan revenue satu yuan pun. Tetapi dengan tanggung jawab Jack Ma tetap menjalani keputusannya sampai pada akhirnya Taobao menguasai pasar dan mehasilkan revenue yang sangat besar.  
High self-esteem
  1. Jack Ma selalu percaya diri dan berkeyakinan penuh bahwa mereka mampu menciptakan e-commerce berskala global. Kekurangannya dari segi IT tidak menjadi penghalang dia untuk maju dan menentukan tujuan. 
  2. Jack Ma bukan orang yang tidak realistis. Semenjak awal dia sadar seberapa kuat pesaingnya (eBay, Amazon, dsb). Tetapi dia tetap berprinsip, jika kita tidak bisa jadi hiu di lautan, kita setidaknya jadi buaya di sungai Yangtze. 
High need for achievement
  1. Jika seseorang hanya memikirkan uang dalam membangun usaha, tentu Alibaba tidak akan bisa sebesar yang sekarang. Di masa kompetisinya dengan eBay, Jack Ma sudah sempat ditawari oleh eBay untuk berpartner. Tetapi Jack bermisi lain, dia menginginkan Taobao yang menguasai seluruh market share China dan itu menjadi kenyataan saat ini. 
  2. Jack Ma sangat termotivasi untuk mengejar visinya menjadikan website yang mendunia dan fokus mengjar visi nya tersebut.

C.3. Chapter 8 (The Managers as a Planner and Strategist)

C.3.a. Planning and Strategy

Perencanaan adalah hal yang sangat penting sebelum kita memulai membangun bisnis. Dengan perencanaan kita punya Tujuan yang jelas sebelum memulai suatu usaha. Selain itu kita mempersiapkan langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan. Dengan berencana seorang manager dapat melihat peluang ada di masa depan dan mengetahui ancaman yang dihadapi serta dapat mengembangkan rencana dan strategi yang memberikan hasil kerja yang terbaik untuk organisasi. Memulai tanpa perencanaan seperti pergi ke medan perang tanpa peluru. 

Jack Ma sebelum membangun Alibaba, telah menetapkan tujuan yang jelas dan tegas bahwa akan membuat website e-commerce yang terbaik mula-mula di China, kemudian di seluruh Dunia. Dimasa awal pembangunan Alibaba dia telah menetapkan di tahun 1999 bahwa Alibaba harus IPO di tahun 2002. Kemudian dia menyusun strategi dengan menerapkan kerja-keras tim untuk membangun website tersebut. Bahka dia memotivasi tim dan menginspirasi mereka agar dapat tetap bekerja lebih dari 8 jam sehari. Selain itu mereka cepat dalam membaca kebutuhan pasar/ user terkait website mereka. Kemudian Jack Ma mengimplementasikan hasil dari apa yang dia susun sebelumnya sehingga muncul Taobao.com yang gratis biaya user nya untuk 3 tahun pertama. Implementasi dari seluruh kriteria perencanaan ini lah yang membawa Alibaba memenagi perang dengan eBay. 

C.3.b. Formulating Strategy

Jack Ma, sebagai seorang CEO juga memformulasikan strategi dalam mencapai visi yang dia buat, dia menyampaikan dalam beberapa wawancaara dengan stasiun TV terkait analisis nya dalam memformulasikan strategi. Untuk mempermudah, kita dapat memakai analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) yang ada suatu organisasi. 

Untuk mencapai target menjadi global website, Jack Ma dalam beberapa kesempatan menyampaikan analisis SWOT nya sendiri dalam perusahaan nya:

A. Kekuatan (strengths)

Jack Ma percaya bahwa otak orang China sama pintarnya dengan otak orang Amerika, dan jika mereka serius untuk bekerja keras bersama, maka satu orang dari mereka dapat mengalahkan 10 orang Amerika. Percaya diri adalah kekuatannya yang pertama. 

Jack Ma menerapkan model bisnis dengan mengutamakan kebutuhan customer nya. 

Jack ma paham peraturan pasar di China menjadi modal dasar dalam menyusun strategi persaingan pasar. 

B. Kelemahan (weaknesses)

saat itu China saat masih kalah dalam hal hardware dibandingkan dengan orang-orang yang ada di Silicon Valley. 

Selain itu mereka juga berada di daerah yang terbentur dengan banyak regulasi terkait Internet di China.

C. Peluang (opportunities)

Peluang yang ditemukan yaitu saat itu blm ada website sejenis e-commerce di China saat dia memulai China Yellow Pages dia termasuk pionir. Sehingga untuk masuk ke bisnis e-commerce di China saat itu seperti tanpa pesaing. Peluang berikut nya adalah mereka dapat cepat memahami dan menerapkan kebutuhan customer nya (sesama warga negara China) sehingga peluang untuk menang dalam persaingan bagi mereka cukup tinggi. 

D. Ancaman (threats)

Pada Tahun 2003 eBay mengakusisi penuh EachNet di China dan menjadi salah satu pemain di bisnis e-commerce China yang pada akhirnya menjadi pesaing utama Alibaba.  

C.3.c. Formulating Business-Level Strategies

Dalam menyusun bisnis, (level strategis) untuk memenang kan persaingan dibutuhkan strategi khusus. Seorang manager harus mampu memilih strategis bisnis untuk mendapatkan keuntungan yang kompetitif. Ada 2 strategi dasar dalam level bisnis itu ada 2 yaitu fokus pada harga yang murah, dan fokus pada faktor pembeda produk.

Jika dilihat dari strategi menurunkan harga (lowering the cost) Alibaba menerapkan ini melalui perusahaan anak perusahaan Alibaba yaitu Taobao.com. Yang menjadi kunci utama kemenangan TaoBao mengalahkan EachNet waktu itu terletak pada strategi ini. Sementara pesaingnya eBay menarik biaya dari setiap user yang memakai layanan tersebut. Taobao sendiri tidak menarik biaya sampai dengak 3 tahun pertama pemakaian. Akibatnya, pangsa pasar e-commecr B2C di China beralih dari eBay EachNet ke Taobao.

Jika dilihat dari strategi product dirfferentiation, saat itu Alibaba (Taobao) menerapkan sistem jual beli saja di laman e-commerce nya, sedangkan pesaing nya waitu itu lebih mengunggulkan sistem metode lelang yang mereka terapkan. Saat itu eBay EachNet memborong semua iklan internet untuk mempromosikan eBay. Namun, Jack Ma melawan balik dengan cerdik. Mengetahui bahwa kebanyakan pebisnis kecil lebih suka menonton TV daripada masuk ke Internet, Jack Ma mengamankan iklan Taobao di saluran TV utama.

C.3.d. Formulating Corporate-Level Strategies

Setelah Jack Ma memformulasikan Business-Level Strategies, kemudian dia menyusun Corporate-Level Strategies, dimana rencana aksi untuk memilih bekerjasama dengan siapa untuk dapat memenangkan kompetisi dalam e-commerce tersebut. Pada Tahun 2005, sebenarnya Jack Ma sempat diajak untuk membentuk Parnership dengan eBay, namun sepertinya Jack Ma lebih memilih untuk berpartner dengan Yahoo. Atas keputusan dan strategi nya tersebut, pada akhir nya dia menguasai market share dari user e-commerce di China tersebut. Sedangkan pesaingnya eBay semakin terpuruk dan ditinggalkan oleh usernya. 

D. Kesimpulan & Solusi Kreatif

Industri digital seperti e-commerce adalah industri yang sangat fluktuaktif. Seperti balon, mungkin di satu waktu Yahoo membesar dan semakin besar, lalu Yahoo pecah, dan eBay naik, mungkin ada saat nya eBay kembali pecah, dan lalu Amazon yang naik. Demikian juga dengan Alibaba, walaupun saat ini kelihatannya baik-baik saja, tetap ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar Alibaba dapat tetap mempertahankan posisinya:  

  1. Chapter 1: Alibaba cenderung menomorsatukan customer dan menomorduakan pegawai. Semakin besar Alibaba, maka Alibaba harus semakin baik dalam meng-enggage employee. Ini adalah essential managerial task, karena karyawan yang jam kerjanya melebihi 8 dan dan berkontribusi baik, rawan untuk direbut oleh perusahaan lain, dan dengan demikian ide-ide bisnis Alibaba dicopy oleh perusahaan pesaing tersebut. Maka peran manager dalam mengorganisir SDM termasuk dalam hal permberian Insentif karyawan, sangat penting
  2. Chapter 7: Saat ini Alibaba diperhadapkan kepada posisi pasar yang sudah jenuh dan tidak memungkinkan untuk ekspansi. Selain Jack Ma sudah mengundurkan diri dari Alibaba. Oleh karena itu dibutuhkan seorang CEO baru yang memiliki jiwa enterepreneurship. Mampu melihat peluang bisnis baru untuk Alibaba, mampu mengambil keputusan, serta mampu membawa Alibaba kembali maju kedepan.
  3. Chapter 8: Dunia selalu berubah, perubahan pada SWOT Alibaba.com Tahun 2015 justru menunjukkan posisi Alibaba semakin mirip dengan posisi eBay saat di geser oleh Alibaba sebelumnya. Untuk meningkatkan kualitas tersebut, Alibaba harus terus berimprovisasi misalnya dengan menelisik bisnis/ teknologi baru yang berpotensi menjadi threat, masuk dunia pembayaran digital serta mengakusisi salah satu jasa pengiriman untuk menutup sisi weakness pada tahun 2015 berikut:
     

Disusun oleh:
Samuel Sormin
Eksekutif B, 40-C

Sumber:

Jack Ma

Film Crocodile in the Yangtze river (story of Alibaba) ini menceritakan sejarah Alibaba.com (perusahaan e-commerce besutan Jack Ma dan rekannya pada tahun 1999) yang berasal dari negara Tirai Bambu (RRT).


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
Samuel Sormin

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format