Fuyao Glass America : Kaca Mobil yang Berasal dari Cina masuk Amerika kemudian keliling dunia

Dari Tiongkok masuk Amerika : memenangkan Piala Oscar 2020 (Best Docume


2
2 points

Sinopsis

American Factory merupakan film documenter yang diproduksi pada tahun 2019. Film dokumenter ini disutradarai oleh Steven Bognar dan Julia Reichert.  Film ini menceritakan tentang perusahaan China yang bernama Fuyao Glass Industry Group Co. Ltd. yang berinvestasi di amerika sebesar $500 juta, dengan membuka pabrik di Dyton, Ohio, Amerika Serikat yang dinamakan Fuyao Glass America. 

American Factory merupakan film pertama yang diproduksi oleh rumah produksi milik Barack dan Michelle Obama, Higher Ground Productions.Tahun 2020 Film American Factory memenangkan Academy Awards untuk Feature Dokumenter Terbaik. 

23 Desember 2008 Pabrik General Motors tutup. Saaat pabrik General Motors di Dayton dan Ohio tutup, lebih dari 10.000 pekerja menganggur. Tahun 2010, perusahaan tiongkok mulai memperluas investasi di manufactur AS, membuka kembali pabrik-pabrik Amerika Serikat yang tutup. Fuyao memiliki 70% pangsa pasar kaca mobil, fuyao membuka pabrik di Dayton Ohio, dengan tujuan menyatukan 2 budaya, budaya Tiongkok dan budaya Amerika. Ketika fuyao membuka pabriknya, mereka mempekerjakan lebih dari 1.000 orang. Fuyao mempekerjakan orang tiongkok dan orang amerika. 

Setelah mulai beroperasi, timbulah masalah. Mulai dari tuntutan keamanan kerja dari pekerja amerika sampai dengan tuntutan untuk diadakannya serikat pekerja di Fuyao Glass America. Sejak awal Chariman Chao, CEO dari Fuyoa Group sangat menentang adanya Serikat Pekerja. Selain itu juga terdapat perbedaan yang cukup besar antara budaya kerja orang tiongkok dan orang amerika. 

Sepertinya perbedaan ini merupakan salah satu penyebab kurangnya produktivitas perusahaan. Sejak Januari sampai dengan Oktober Fuyao FGA mengalami kerugian sebesar $40 juta dollar. Kemudian Chairman Chou untuk melakukan restrukturisasi terhadap tim management senior lama. Dia memutuskan mengganti Jhon Gautier dengan Jeff Liu sebagai Direktur Utama. Dan setelah itu Fuyao group mengalami pertumbuhan sebanyak dua digit dalam manajemen operasi. Dengan laba dengan angka baru. 

Beberapa saat kemudian, banyak pekerjaan dipabrik yang tadinya dikerjakan oleh pekerja kini digantikan oleh mesin dan robot. Dengan dilakukan automasi maka produksi akan terstandarisasi. Banyak pekerja yang digantikan oleh robot. FGA berhasil mencetak laba sejak tahun 2018 kedepan. Gaji pekerjav tetap mulai dari $14 perjam. Dan kini perusahaan merekrut 2.200 pekerja amerika dan 200 pekerja tiongkok 

Indentifikasi Masalah

Kisah dimulai ketika sebuah Perusahaan bernama Fuyao Glass Industry Group Co. Ltd. memutuskan untuk membuka cabang di Dyton, Ohio, Amerika Serikat. Fuyao Glass Industry Group Co. Ltd. merupakan perusahaan penghasil kaca untuk kendaraan. Pabrik ini didirikan tahun 1987 dan berpusat di Fujian, China. Konsumen mereka banyak, di antaranya General Motors, Hyundai Motor, Fiat, BMW, Honda, Volkswagen dan sebagainya. Fuyao membuka Pabriknya di Dyton, Ohio tepat di Pabrik bekas General Motor yang telah tutup sejak tahun 2014. Saat itu ribuan pekerja lokal pun menganggur. Sebagian di antara mereka turun kelas, kehilangan rumah dan mobil mereka karena tak mampu lagi mengangsur. Kemudian muncul kabar menggembirakan, akan dibukanya pabrik baru dari investor China.

Untuk membuka sebuah pabrik diperlukan persiapan, mengatur mesin hingga beroperasi, menyiapkan material juga menyiapkan ruangan bekerja dan sebagainya. Pekerja yang mengganggur pasca tutupnya Pabrik General Motors pun kemudian berbondong-bondong untuk mendaftar sebagai pegawai pabrik tersebut.

Untuk transfer ilmu maka didatangkan sekitar 200 pekerja asal China. Beberapa atasan juga berasal dari negeri Tiongkok. Pada awalnya kehadiran pabrik ini disambut gembira dan memberikan harapan bagi banyak pekerja lokal. Namun kemudian masalah mulai muncul. Tak banyak pegawai asal Tiongkok yang mampu berbahasa Inggris, demikian pula sebaliknya. Ternyata tak hanya soal bahasa, atasan dan pegawai Tiongkok mulai mempermasalahkan budaya kerja pekerja amerika. Mereka dianggap sebagai pemalas. Ketika pegawai Tiongkok terbiasa dengan pekerjaan lembur tanpa honor tambahan dan minim hari libur. Sedangkan pekerja Amerika mengikuti aturan buruh, yaitu libur dua hari dan ketika lembur pun dibayar. 

Masalah mulai semakin tajam ketika standar keamanan bekerja pun menjadi persoalan.  Pekerja amerika merasa ada beberapa tempat dan tahapan proses pekerjaan yang rawan kecelakaan kerja. Permasalahan-permasalahan terus bermunculan, sampai pada bulan Oktober 2015 Fuyao Glass America membukukan kerugian sebesar $40 juta. Chairman Cao sebagai Founder & CEO Fuyao Glass Industry Group Co. Ltd. harus segera mengambil keputusan dan strategi untuk mengembalikan keadaan.

Analisa Menggunakan Konsep 

Chapter 1: Managers and Managing

Manager adalah sesorang yang bertanggung jawab untuk mengawasi penggunaan suatu sumber daya organisasi untuk memenuhi tujuannya. Management adalah perencanaan, pengorganisasian, memimpin, dan mengendalikan manusia dan sumber daya lainnya untuk mencapai tujuan organisasi secara efektif dan efisien. Sedangkan sumber daya sendiri terdiri dari : orang dan keterampilan, pengetahuan, dan pengalaman mereka,  mesin, bahan baku, komputer dan teknologi informasi, paten, modal finansial, dan pelanggan serta karyawan yang loyal. 

Achieving High Performance: A Manager’s Goal

Kinerja Organisasi diukur dengan ukuran seberapa efisien dan efektif sumber daya yang tersedia yang digunakan manajer untuk memuaskan pelanggan dan mencapai tujuan organisasi. 

Efficiency, Effectiveness, and Performance in an Organization

Efisiensi merupakan ukuran bagaimana sumber daya digunakan untuk mencapai suatu tujuan. Organisasi dikatakan efisien ketika seorang manajer mampu meminimalkan jumlah sumber daya input seperti tenaga kerja, bahan baku, jumlah waktu yang diperlukan untuk menghasilkan output barang/jasa tertentu.

Efektivitas merupakan ukuran kesesuaian antara tujuan suatu organisasi dan sejauh mana organisasi mencapai tujuan tersebut. Organisasi dikatakan efektif ketika manajer memilih tujuan yang sesuai dan kemudian tujuannya tercapai.

Dalam Film American Factory ini terdapat 2 orang manager sebagai Direktur Utama Fuyao Glass America. Pada Awal Pembukaan Pabrik ini di Amerika, FGA dipimpin oleh Jhon Gautier, yang merupakan warga Negara Amerika, yang dipilih oleh Founder dan CEO Fuyao yang bernama Chao. Jhon dipilih karena Chao memiliki pegangan prinsip dalam berbisnis dimana bumi dipijak disituh langit dijunjung. Mengingat pabrik ini berada di Amerika, maka sebaiknya dipimpin oleh orang asli Amerika, dan sebagian besar pekerja Fuyao Glass America pun berasal dari Amerika. Chao hanya menempatkan sekitar 200 pekerja tiongkok dengan maksud untuk transfer knowledge dengan pekerja amerika. Namun ternyata kepemimpinan Jhon Gautier tidaklah menghasilkan kinerja perusahaan yang baik. Jhon Gautier dinilai memiliki low efficiency dan low effectiveness dimana manajer memilih sasaran yang salah dan penggunaan sumber daya yang buruk.

Belum setahun beroperasi (Januari s/d Oktober) Fuyao Glass America mengalami kerugian sebesar $40 juta, chairman chao berfikir hal ini harus segera diperbaiki, maka chairman memutuskan untuk melakukan restrukturisasi terhadap tim management senior lama. Dia memutuhkan mengganti Jhon Gautier dengan Jeff Liu sebagai Direktur Utama. Dan memberhentikan Dave Burrows sebagai wakil direktur.

Semasa Kepemimpinan Jeff Liu sebagai Direktur utama Fuyao Glass America, Jeff Liu memiliki high efficiency dan high effectiveness dimana manajer memilih tujuan dan penggunaan sumber daya yang baik dan tepat untuk capai tujuan. Jeff Liu melakukan banyak perubahan, mulai dari mengatur para pekerja yang pembangkang, dengan melakukan pemerhentian kerja, agar tidak mengganggu produktifitas pekerja lainnya. Hingga berhasil menghasilkan laba dengan melakukan efisiensi tenaga kerja. Mengganti beberapa pekerja dengan robot dirasa sangat efektif. Hasil produksi dengan automasi menghasilkan produk yang terstandarisasi, sehingga memuaskan pelanggan. Terbukti setelah setahun kepemimpinannya Fuyao group mengalami pertumbuhan sebanyak dua digit dalam manajemen operasi.

Four Task of Management

Fungsi manajemen dalam menggunakan sumberdaya untuk mencapai tujuan organisasi mencakup 4 essential managerial tasks, yaitu planning, organizing, leading, dan controlling. (Gareth R. Jones dan Jennifer M. George dalam buku Contemporary Management)  

Four Tasks of Management

Planning adalah memilih tujuan organisasi yang sesuai dan tindakan yang terbaik mencapai tujuan. 

Organizing adalah penataan hubungan kerja sehingga anggota organisasi berinteraksi dan bekerja sama untuk mencapai tujuan organisasi.

Leading adalah memotivasi, mengoordinasikan, dan memberi energi pada individu dan kelompok untuk bekerja bersama untuk mencapai tujuan organisasi.

Controling adalah mengendalikan, mengukur dan mengawasi seberapa baik suatu organisasi mencapai tujuannya dan mengambil tindakan untuk mempertahankan atau meningkatkan kinerja

Pada film American Factory, four managerial tasks anatara dua karakter Manager dalam hal ini Direktur Utama adalah sebagai berikut:

Jhon Gautier

Jeff Liu

Character

Planning

Visi FGA adalah Marching forward to be the world leading automotive glass provider, dengan 

Tagline : accepted good glass, create good glass, transfer good glass 

Namun sepertinya Jhon Gautier belum memilih tindakan yang terbaik untuk mencapai tujuan dari FGA.

Dengan Visi dan Tagline yang sama Jeff Liu mendapat tugas tambahan dari Chairmain Chao untuk memperbaiki keadaan sebelumnya yang merugi sampai $40 juta. 

Dan Jeff Liu sejak awal langsung menetapkan tujuan dan tindakan yang akan diambil untuk mencapai visi perusahaan

Organizing

Jhon Gautier gagal menata hubungan kerja antar pekerja. 

Terjadi Gap Antara pekerja amerika dengan pekerja tiongkok

Jeff Liu berusaha memperkeli GAP antar pekerja amerika dan Tiongkok.

Tuntutan dari pekerja amerika untuk mengdapatkan kenaikan upah, seperti yang mereka dapatkan di General Motors sebelumnya. Tuntutan dari pekerja tiongkok adalah persamaan jam kerja dan lembur.

Kemudian jeff liu memutuskan untuk menaikan upah dan tunjangan perjam untuk seluruh pekerja, namun harus meningkatkan kinerja dan jam kerja mereka

Leading

Pada awal FGA beroperasi, Jhon Gratier melakukan breafing  pada tim produksi dan memberi pandangan bahwa Produk yg dihasilkan harus sama efisiencynya, tingkat biaya dan kualitasnya. Untuk semua mitra (GM, Chrysler, Toyota, Honda)

Jeff Liu sering mengadakan pertemuan2 dengan para pekerja untuk memotivasi para pekerja. Seperti dengan mengadakan makan bersama pada saat akhir Tahun. Dan memberikan kalimat motivasi : efisiensi yang baik dihasilkan dari karyawan yang baik, bagaimana mendapatkan karyawan yang baik, dengan membayar yang lebih baik , menaikan standar

Controlling

Sejak awal rencana pembukaan FGA, Chairman Chao memutuskan untuk tidak ada Serikat Pekerja di FGA.  Menurut Chaiman Serikat Pekerja tidak baik untuk produktivitas perusahaan.

Namun sejak awal, pembukaan, Jhon Gautier tidak dapat mengendalikan issue ini. Pada acara pembukaan FGA, Sherrod Brown seorang U.S Senator Ohio, memberikan kata sambutan yang menyinggung tentang perlunya Serikat Pekerja dibentuk diFGA. Hal ini sangat mengecewakan CEO. 

Ketika mulai terjadi tuntutan dari pekerja amerika untuk melakukan pembentukan serikat pekerja, Jeff Liu segera mengambil langkah-langkah efektif, untuk meredam tuntutan ini :

  1. Memanggil labour Relation institute (firma konsultan buruh) untuk memberi pandangan kepada pekerja, tentang apa yang akan terjadi jika serikat terpilih.
  2. Pekerja2 yang melakukan aksi demo diberhentikan dari pekerjaannya. 

Hal ini mebuahkan hasil yang baik, sesuai dengan tujuan perusahaan. Pada saat dilakukan voting 60% pekerja tidak bersedia untuk ikut serikat

Chapter 10 : Managing Organizational Structure And Culture

Struktur Organisasi adalah sistem formal tugas dan pelaporan hubungan yang mengoordinasi dan memotivasi anggota organisasi sehingga mereka bekerja bersama untuk mencapai tujuan organisasi. Berikut adalah Faktor yang mempengaruhi Struktur Organisasi

Factors Affecting Organizational Structure

Pada film American Factory, Perusahaan Fuyao Glass America memilih design struktur organisasi berdasarkan fungsi. Struktur Fungsional adalah struktur organisasi yang terdiri dari semua departemen organisasi yang mengharuskan untuk menghasilkan barang atau layanannya. 

President Fuyao Glass America merupakan pimpinan tertinggi dan bertanggung jawab penuh atas produksi dan operasional Fuyao Glass America. President atau disebut juga Direktur Utama merupakan perpanjangan tangan dari Founder dan CEO Fuyao Group yang berpusat di Tiongkok. President memiliki Wakil President. Dimana dibawahnya, dibagi kedalam fungsi produksi, mulai dari peleburan baku baku, perakitan, sampai pengiriman ke pelanggan. 

Chapter 7 : Decision Making, Learning, Creativity, And Entrepreneurship

Pengambilan Keputusan adalah proses dimana manajer merespon peluang dan ancaman yang menghadang mereka dengan menganalisis opsi dan membuat penentuan tentang tujuan dan tindakan tertentu yang akan diambil oleh organisasi. 

Six Steps in Decision Making

Dalam Film American Factory ini, banyak sekali keputusan-keputusan yang diambil oleh Manager, Baik Top Manager maupun Middle Manager. 

Salah satu keputusan besar yang tidak terprogram yang diambil oleh Top Manager dalam hal ini Chairman Chao selaku Faounder dan CEO Fuyao Group adalah melakukan restrukturisasi terhadap tim management senior lama. Ia mengganti President dan Vice President. Keputusan ini diambil secara cepat sebagai respon Chairman Chou terhadap ancaman. Kerugian sebesar $40 juta merupakan ancaman besar bagi perusahaan. Chairman chou harus segera mengambil langkah untuk mencegah bertambahnya kerugian dengan mengganti Jhon Gautier dengan Jeff Liau sebagai President Fuyao Glass America.

Contoh lain pengambilan keputusan yang diambil oleh Middle Manager, yaitu Jeff Liau adalah ketika terjadi tuntutan dari pekerja America. Jeff Liau memutuskan untuk menaikan gaji dan upah dari setiap pekerja, dengan syarat penambahan produktivitas dan jam kerja. Hal ini merupakan respond dari Jeff Liau terhadap peluang. Peluang untuk meingkatkan produktivitas.    

Chapter 13 : Motivation and Performance

Motivasi adalah kekuatan psikologis yang menentukan arah perilaku seseorang dalam suatu organisasi, tingkat upaya seseorang, dan tingkat kegigihan seseorang.

The Motivation Equation

Dalam film American Factory, pekerja dari amerika memiliki input experience (pengalaman), skills, knowledge, dan work behavior, karena sebagian besar dari merka adalah pekerja dari Generals Motor dan telah bekerja disana puluhan tahun. Motivasi mereka ketika bergabung dengan Fuyao Glass America adalah mendapatkan penghasilan yang sama seperti ketika mereka bekerja di General Motors. Namun sayangnya mereka kurang berkontribusi terhadap efficiency dan efektifitas perusahaan. 

Sedangkan pekerja dari tiongkok yang bekerja di Fuyao Glass America, memiliki motivasi lain selain penghasilan. Motivasi ini adalah keinginan merubah pandangan Negara Amerika terhadap Negara Tiongkok. Motivasi untuk membuktikan mereka lebih baik dari orang Amerika. Pekerja tiongkok memiliki input Effort, Education, Experience, Skills, Knowledge dan Work behaviors. Dan mereka sangat berkontribusi terhadap efficiency dan efektifitas perusahaan. 

Saran : 

  1. Ketika sebuah perusahaan hendak melakukan ekspansi, terlebih lagi ekspansi ke luar dari Negara asal perusahaan, sebaiknya dilakukan riset terhadap budaya dan aturan-aturan terkait, dari negara yang akan dimasuki. Dalam film ini terjadi ketidak harmonisan Antara Budaya perusahaan yang berasal dari tiongkok dengan Budaya Negara Amerika dimana sebagian besar sumberdaya manusia berasal dari Amerika. Aturan perusahaan juga sebaiknya dilakukan penyesuaian dengan budaya Negara yang dimasuki.
  2. Kurangnya Leadership/Kepemimpinan dari Faounder dan CEO yaitu Chairman Chao. Dalam film ini, Chariman Chao sering berdiskusi dan berkomunikasi dengan pekerja-pekerja dari Tiongkok, dan memberi motivasi kepada mereka. Namun tidak terjadi hal yang sama pada pekerja dari amerika. Sehingga terjadi miss komunikasi antara pimpinan dan bawahan. Pimpinan kurang mengkomunikasikan visi misi perusahaan. Sehingga yang terjadi hanya tuntutan dari pekerja yang merasa diperlakukan secara berbeda.
  3. Perbedaan Bahasa dan budaya antar pekerja, salah satu penyebab kesulitan dalam bekerjasama antar pekerja. Perusahaan sebaiknya mampu menjembatani perbedaan ini. Salah satunya dengan melakukan kegiatan-kegiatan bersama sehingga setiap orang tidak merasa diperlakukan secara berbeda. 

Sumber : www.youtube.com

Disusun Oleh

Yohana Verawaty

Eks B-40C (Reg. Number : 40P20109

Referensi:

1. Jones, Gareth R, dan George J,M. 2020. Contemporary Management. New York: McGraw-Hill Education

2. wikipedia.com

3. https://www.fuyaogroup.com/


Like it? Share with your friends!

2
2 points

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
Yohana

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format