Pentingnya Mempelajari Ilmu Biologi di Masa Pandemi Covid-19

Mahasiswi Biologi. Fakultas Sains dan Teknologi. Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. KKN-KS Kelompok 5


1
1 share, 1 point

Corona atau yang dikenal dengan Covid-19 yang awalnya bersifat endemik di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China kini sudah mewabah menjadi pandemik yang mengancam manusia di seluruh dunia. Penanganan dan antisipasi tentu harus mengikuti prosedur yang sesuai dengan kaidah hukum alam (sunatullah). Disaat seperti sekarang ini banyak sekali pertanyaan-pertanyaan yang timbul di pikiran kita mengenai Covid-19 ini, mulai dari bagaimana bentuk virus ini? Dan bagaimana virus ini dapat bekerja?. Nah untuk menjawab semua pertanyaan-pertanyaan ini, maka kita harus menanyakannya kepada ahli medis dan pakar biologi. Sebagaimana firman Allah Swt:

Yang Artinya:”Bertanyalah kepada ahli ilmu, ketika kamu tidak tahu”. Dari arti diatas menjelaskan bahwa yang dimaksud Ahl al-dzikr atau ahli ilmu adalah orang orang yang hidupnya senantiasa berkomitmen dalam bidang keilmuan tertentu atau yang biasa disebut dengan pakar. Dalam menghadapi pandemik Covid-19 ini, pakar yang dimaksud adalah pakar kedokteran dan pakar biologi. Karena mereka adalah orang yang ahli di bidangnya.

ILMU BIOLOGI
Di masa pandemik Covid-19 seperti saat ini, pentingnya kita mempelajari ilmu biologi. Ilmu biologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup dan lingkungannya. Ilmu biologi sendiri sudah mengalami kemajuan serta berkembang dengan pesat. Kemajuan zaman dan teknologi semakin membuka berbagai macam pengetahuan yang baru. Akibatnya, banyak cabang-cabang biologi baru yang bermunculan.

Salah satu cabang ilmu biologi yaitu Virologi. Virologi adalah cabang ilmu biologi yang membahas tentang virus meliputi struktur, reproduksi, dan peranannya.  Dalam perkembangannya, selain virus ditemukan pula viroid dan prion. Kedua kelompok tersebut saat ini juga masih menjadi bidang virologi. Virologi juga menjadi perhatian di berbagai bidang, seperti bidang Kedokteran, Peternakan, Perikanan dan Pertanian.

Virus adalah organisme subselular, dengan ukurannya yang sangat kecil, sehingga hanya dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop elektron. Ukurannya bahkan lebih kecil dari bakteri sehingga virus tidak dapat disaring dengan penyaring bakteri. Virus terkecil berdiameter hanya 20 nm (lebih kecil daripada ribosom), sedangkan virus terbesar sekalipun sukar dilihat dengan mikroskop cahaya.

Biologi sangat berpengaruh dan berguna bagi kehidupan manusia. Ilmu biologi berperan dalam berbagai masalah penyakit yang pada zaman dahulu sukar untuk dipahami penyebab dan cara pengobatannya. Ilmu biologi banyak digunakan untuk berbagai bidang kehidupan seperti pertanian, peternakan, perikanan, kedokteran, dan semua makhluk hidup seperti tumbuhan, hewan, dan manusia yang merupakan ciptaan Allah Swt. Selain itu dengan memperlajari ilmu biologi, setiap orang akan mengetahui alasan yang terjadi pada perubahan tubuh masing-masing.

VIRUS COVID-19
Seperti yang kita ketahui, virus Covid-19 adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang dapat menyebabkan gangguan sistem pernafasan. Selain dapat ditularkan dari binatang ke manusia, virus ini juga dapat ditularkan dari manusia ke manusia dengan penyebaran yang sangat cepat.

Banyak masyarakat seluruh dunia yang penasaran bagaimana bentuk dari Covid-19 ini. Rocky Mountain Laboratories (RML) NIAID (National of Allery and Infectious Diseases) di Hamilton, Montana, menghasilkan gambar virus Covid-19. Bentuk virus Covid-19 ini terlihat melalui pengamatan mikroskop. Peneliti RML yang bernama Emmie de Wit, menyediakan sampel virus sebagai bagian dari penelitiannya. Setelah di teliti di mikroskop maka bentuk virus Covid-19 terlihat berbentuk bola runcing, seperti paku-paku yang berada di permukaan virus tersebut. Paku-paku ini kemudian mengenali dan menempel pada protein ACE2 yang ada pada permukaan sel manusia. ACE2 adalah tempat masuknya beberapa jenis virus corona ke dalam sel tubuh manusia. Paku-paku ini memiliki kemiripan dengan bentuk mahkota. Karena itulah virus ini diberi nama “Corona” yang artinya dalam bahasa Latin adalah mahkota.

SARS-CoV-2 atau Covid-19 membutuhkan inang atau benda hidup, seperti manusia untuk bisa bertahan hidup lebih lama. SARS-CoV-2 tidak dapat memperbanyak diri tanpa menginfeksi sel mamalia sebagai inangnya. Virus ini dapat menginfeksi sel pada tubuh manusia melalui kecocokan reseptor pada sel tersebut. Virus ini memiliki reseptor permukaan yang dapat berikatan dengan enzim (ACE2) di permukaan sel  paru-paru dan usus halus dengan dipicu oleh enzim tertentu pada sel inang. Sebuah penelitian mengungkapkan enzim pada sel inang yang disebut furin, memiliki peranan yang penting pada proses ikatan antara virus SARS-CoV-2 dan inangnya. Sehingga, virus berpotensi dapat menyerang berbagai organ. Setelah berikatan dengan reseptor sel inang, SARS-CoV-2 akan menghancurkan selnya untuk menghasilkan lebih banyak materi genetik virus serta individu baru. Kemudian, sel inang akan mati secara perlahan dan hancur. Hal inilah yang menyebabkan gangguan pada tingkat jaringan hingga kegagalan kerja organ.


Like it? Share with your friends!

1
1 share, 1 point

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
3
Fun
Genius Genius
1
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format