Serupa Tapi Tak Sama : GIV dan NUVO

Wings Group berhasil membuat diferensiasi produknya di mata konsumen


3
1 share, 3 points

Sumber : laman wingscorp.com (telah diedit)

Sudahkah kamu mandi hari ini? Jika belum, lebih baik kamu mandi dulu. Mandi tiap hari tentunya diperlukan setiap orang, kecuali jika kamu adalah Tarzan. Sabun memegang peranan penting saat kita mandi. Rasanya tak lengkap apabila mandi tanpa sabun, seperti hidupku tanpamu. Ngomong-ngomong tentang sabun, merek GIV dan NUVO tentu tidak asing dalam benak kita. Mungkin, hal yang pertama kali terpikirkan ketika mendengar kedua merek produk tersebut adalah keduanya sama-sama merek sabun. Keduanya pun dikembangkan oleh satu korporasi yang sama yaitu Wingscorp. Namun, jika ditelisik lebih lanjut, terdapat persamaan dan perbedaan dalam hal pemasaran kedua produk tersebut. Lebih lanjutnya, mari kita simak beberapa analisis asik berikut.

Pertama dari segi target pasar, sabun cair GIV dan NUVO memiliki target pasar yang berbeda. Masyarakat awam pasti akan mengira keduanya adalah produk yang sama yaitu selain untuk sabun mandi tetapi juga memberi aroma wangi pada tubuh. Namun sebenarnya, kedua sabun ini diperuntukkan untuk dua target pasar yang berbeda, yakni sabun NUVO dipercaya sebagai sabun antibakteri dengan harga terjangkau diperuntukan untuk target pasar keluarga atau orang-orang yang ingin mendapatkan jaminan kebersihan dan kesehatan dengan kelas ekonomi menengah ke bawah. Sedangkan sabun GIV yang merupakan sabun non-antibakteri atau lebih bisa digunakan untuk  sabun perawatan kecantikan dengan harga terjangkau memiliki target pasar perempuan kelas menengah ke bawah usia remaja hingga dewasa. “Konsumen boleh berpikir sabun antibakteri lebih efektif membunuh kuman, tetapi kami tidak memiliki bukti ilmiah yang menyatakan demikian,” ujar Direktur Pusat Evaluasi dan Penelitian FDA Janet Woodcock (tirto.id – Kesehatan, 2016). Walaupun demikian, menurut studi tentang “Betapa tidak pentingnya sabun antibakteri” dalam Jurnal Kemoterapi Antimikroba, menemukan bahwa mencuci atau mandi dengan sabun antibakteri tidak memberikan manfaat signifikan jika dibandingkan dengan sabun non-antibakteri (tirto.id – Kesehatan, 2016). Namun agaknya masyarakat tidak mengetahui hal ini dan tetap memiliki kepercayaan bahwa setiap produk sabun mandi akan memberikan berbagai manfaat signifikan untuk mereka sesuai apa yang mereka lihat dalam iklan. Sehingga dengan adanya pemikiran seperti ini, tidak heran Wingscorp berani memproduksi 2 macam produk serupa yaitu sabun mandi dengan kandungan dan nilai produk yang berbeda karena kembali melihat kebutuhan dan stereotype konsumennya.

Kedua dari segi marketing strategy. Dalam memasarkan produknya, baik GIV maupun NUVO, kedua merek ini menggunakan value driven marketing strategy. Kedua merek ini menerapkan “The Marketing Concept”.

Sumber : Kotler and Amstrong (2018)

“The Marketing Concept” berfokus pada apa yang konsumen butuhkan untuk mencapai tujuan kepuasan konsumen (menanamkan nilai dari produk dan memberikan pengalaman kepada konsumen atas produk tersebut). Di saat pasar dan konsumen membutuhkan sabun yang dapat memenuhi keinginan konsumen akan sabun kecantikan dan sabun antiseptik Wingscorp hadir dengan 2 merek ini (GIV & NUVO) dengan membawa nilai masing-masing. GIV hadir sebagai sabun kecantikan yang menjanjikan dapat membantu konsumen mencerahkan, menjaga kelembaban , dan menutrisi kulit konsumen secara alami  dengan formula bahan alami yang terkandung di dalamnya seperti : Jicama (Mexican Yam), Papaya, Pearl, Mulberry & Silk. Nilai yang ingin diberikan oleh GIV ini selasar dengan kebutuhan konsumen terutama konsumen wanita yang ingin mencapai standar kecantikan. Di sisi lain, terdapat konsumen yang lebih fokus kepada kesehatan dan lebih memilih terlindungi sepenuhnya kesehatannya dari kuman serta bakteri dibandingkan keindahan kulitnya maka, Wingscorp menghadirkan NUVO Family sebagai sabun antiseptik. NUVO menawarkan sabun dengan jaminan “Protect your family's health with  NUVO Family. It kills 99% germs, reduces body odor and skin itching. It has natural moisturizer that prevents skin from drying”. Didukung dengan keunggulan formula antiseptik yang dimiliki, terbukti bahwa NUVO hadir untuk melindungi kesehatan konsumen.

Untuk menggencarkan penjualan kedua produk ini, Wingscorp menggunakan “marketing mix” atau yang umum dikenal 4P untuk mengimplementasikan “The Marketing Concept” yang mereka gunakan. Sabun cair dan batang merek GIV dan NUVO yang dikeluarkan oleh Wingscorp dengan berbagai varian sebagai produk, harga yang terjangkau oleh konsumen serta memiliki harga yang lebih murah bila disandingkan dengan produk sejenisnya dari merek yang berbeda, menjadi keunggulan tersendiri untuk menarik konsumen membeli kedua produk tersebut. Konsumen yang mengetahui dan membeli produk-produk ini tentunya adalah konsumen yang mengetahui produk dari promosi yang dilakukan oleh perusahaan baik iklan di media elektronik maupun media sosial serta juga bisa dari rekomendasi orang lain yang lebih dulu mengetahui produk ini. Kesesuaian nilai yang dibawa dalam setiap iklan GIV dan NUVO dengan value yang mereka tawarkan dan value yang diinginkan konsumen tentu menjadi daya tarik bagi konsumen untuk membeli produk ini. Selain itu juga dapat meningkatkan kepuasan dan menjaga loyalitas konsumen terhadap produk ini. Didukung dengan ketersediaan produk dan kemudahan akses untuk mendapatkan produk ini (tersedia di pasar tradisional, supermarket maupun platform belanja online),  membuat semakin banyak konsumen yang menggunakan kedua produk ini. 

Ketiga, dilihat dari sisi pengembangan produk, diferensiasi produk membuat Wingscorp harus mengambil keputusan yang tepat pada setiap produk yang dikembangkannya. Produk NUVO dan GIV akan dikembangkan dengan cara yang berbeda sesuai dengan kebutuhan dan potensi produk. Analisis matriks Boston Consulting Group (BCG) dapat membantu Wingscorp dalam mengambil keputusan untuk berinvestasi, mengembangkan atau menghentikan produknya. Adapun analisis matriks BCG terhadap produk NUVO dan GIV sebagai berikut :

Tabel Analisis Matriks BCG 

Merek

Pangsa Pasar Pesaing Terbesar

Pangsa Pasar Merek Kita

Relative Market Share

Tingkat Pertumbuhan Pasar 

NUVO

42,9%

6%

0,14

50%

GIV

20%

7%

0,35

30%

Sumber : Indonesian Consumer Profile 2011, MARS Indonesia, wartakota.tribunnews.com, m.bisnis.com, tirto.id

BCG Analisis

Dari data yang tersaji, produk sabun NUVO masuk ke dalam kategori Question Marks (Tanda Tanya) yaitu produk atau bisnis unit yang memiliki prospek pertumbuhan yang tinggi tetapi pangsa pasarnya masih sangat rendah. Produk NUVO yang memperkenalkan diri sebagai sabun antiseptik memiliki prospek pertumbuhan yang tinggi mengingat saat ini di masa-masa pandemi, kesehatan dan kebersihan menjadi perhatian banyak orang. Setelah masa pandemi pun, diyakini kesehatan dan kebersihan akan tetap menjadi perhatian dan dianggap penting oleh berbagai pihak. Namun, persaingan produk sabun kesehatan dan kebersihan terbilang tinggi, sehingga saat ini market share NUVO masih tergolong rendah. Manajemen dapat berinvestasi dan berinovasi untuk pengembangan produk NUVO karena berpotensi untuk menjadi kategori Star. Sedangkan GIV masuk ke dalam kategori Star yaitu produk atau unit bisnis yang memiliki pangsa pasar yang dominan dan pertumbuhan yang cepat serta menghasilkan uang (pendapatan) yang besar. Pangsa pasar produk GIV tergolong besar dan pertumbuhan pasar cukup tinggi dengan membawa image sabun kecantikan dan pemutih yang selaras dengan keinginan masyarakat untuk memenuhi stereotype standar kecantikan di Indonesia yaitu berkulit putih. Meski begitu, perusahaan membutuhkan banyak investasi untuk mempertahankan posisi produk ini agar dapat bertahan dalam persaingan pasar sabun kecantikan dan pemutih yang semakin tinggi.

Sumber : 

Pribadi, Andy. wartakota.tribunnews.com. Mei 15, 2017.

https://wartakota.tribunnews.com/2017/05/15/harganya-dibandrol-cuma-rp22-ribu-tapi-GIV-liquid-soap-tumbuh-di-atas-market (accessed September 19, 2020).

Theresia, Ria. market.bisnis.com. Juli 6, 2020.

https://market.bisnis.com/read/20200706/192/1262222/produk-apa-yang-paling-banyak-dibeli-konsumen-alfamart-selama-pandemi (accessed September 2020, 2020).

Wings Corp. Wingscorp.com. 2020. 

https://wingscorp.com/content/product/product_detail.php?b=3&h=1&c=7&l=1&m=62) (accessed September 18, 2020).

Wings Corp. Wingscorp.com. 2020.

https://wingscorp.com/content/product/product_detail.php?h=1&b=3&c=7&l=1&m=72) (accessed September 18, 2020).

Zuhra, Wan Ulfa Nur. tirto.id. Oktober 15, 2016.

https://tirto.id/salah-kaprah-sabun-antibakteri-bKrg (accessed September 19, 2020).

Penulis: 

The Phantom Shadow

1. Arneta Launuru 

2. Lia Arfita Meliana

3. Muhammad Ikhsan Hidayat

4. Muhammad Taufiq Anggoro


Like it? Share with your friends!

3
1 share, 3 points

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
Liaarfita

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format