Analyzing the Marketing Environment & Marketing Information and Customer Insights

Bagaimana lingkungan mempengaruhi pemasaran? Bagaimana juga cara mendapatkan informasi dan customer insight melalui riset pemasaran?


3
3 points

Vlog Presentasi

https://youtu.be/3a7ABnwW7XY 

Analyzing the Marketing Environment

The Microenvironment and Macroenvironmen

Lingkungan pemasaran adalah pelaku dan kekuatan dari luar pemasaran yang berdampak pada kemampuan manajemen pemasaran untuk membangun dan mengatur hubungan yang sukses dengan pelanggan yang dituju. Lingkungan mikro merupakan pelaku yang dekat dengan perusahaan dan berdampak pada kemampuan untuk melayani pelanggan seperti perantara, pasar pelanggan, kompetitor, dan publik. Lingkungan makro merupakan kekuatan yang lebih besar yang dan berdampak pada lingkungan mikro seperti demografi, ekonomi, alam, teknologi, politik, dan kultural. 

The Demographic Environment

Demografi merupakan studi tentang populasi manusia yang berkaitan dengan ukuran, kepadatan, lokasi, umur, gender, ras, pekerjaan, dan statistik lainnya. Perubahan pada demografi berpengaruh pada bisnis. Perubahan demografi mempengaruhi perubahan struktur usia pada populasi. Populasi Amerika Serikat berisi beberapa kelompok generasi antara lain baby boomers, generation x, millennials, dan generation z. Baby boomer adalah generasi yang lahir pasca perang dunia kedua hingga tahun 1964. Generasi X adalah generasi yang lahir pada 1965 hingga 1976. Millennials adalah generasi yang lahir pada 1977 hingga 2000. Generasi Z adalah generasi yang lahir setelah tahun 2000 dan menjadi pasar anak-anak dan remaja. 

Perubahan demografi juga mengubah keluarga. Keluarga yang umumnya terdiri dari ayah, ibu, dan anak berubah menjadi banyak pilihan seperti tidak menikah, menunda menikah, atau menikah tanpa memiliki anak. Perubahan juga berpengaruh pada perpindahan geografi pada populasi seperti berpindah dari daerah rural ke daerah metropolitan. Perubahan demografi juga berpengaruh pada meningkatnya masyarakat yang berpendidikan dan populasi yang lebih profesional. Selain itu perubahan demografi juga meningkatkan diversitas dengan adanya pernikahan antar ras dan banyak orang pindah dari daerah asalnya. 

The Economic Environment

Lingkungan Ekonomi adalah beberapa faktor ekonomi yang mempengaruhi secara masif daya beli serta pola belanja konsumen. Di era saat ini, gaya hidup serta pola belanja konsumen telah banyak mengalami perubahan. Mereka cenderung mencari produk yang menawarkan nilai lebih dengan harga yang relatif murah. Oleh sebab itu, value marketing menjadi langkah yang banyak diambil oleh para pemasar, yaitu dengan mengkombinasikan kualitas produk dan pelayanan yang baik tetapi dengan harga yang terjangkau. Dalam menghadapi dinamika pasar yang ada, pemasar perlu memperhatikan distribusi dan tingkat pendapatan masyarakat. Perubahan terhadap unsur-unsur utama ekonomi seperti pendapatan, biaya hidup, serta suku bunga memang memiliki dampak yang besar pada dunia pemasaran. Melalui economic forecasting, perusahaan bisa mendapatkan peringatan lebih awal dan mengambil keuntungan dari perubahan-perubahan yang akan terjadi di masa depan.

The Natural Environment

The Natural Environment/Lingkungan Alam adalah lingkungan fisik dan sumber daya alam yang dibutuhkan sebagai input bagi pemasar atau orang-orang yang terlibat dalam aktivitas pemasaran. Pada dasarnya, kejadian yang tak diharapkan dari lingkungan fisik seperti bencana alam dapat berpengaruh besar terhadap kinerja perusahaan serta strategi marketing yang dimilikinya. Oleh karena itu, pemasar perlu menaruh perhatian lebih terhadap isu-isu terkini atau trend di dalam natural environment. Beberapa tren yang tengah menjadi sorotan diantaranya kelangkaan bahan mentah, peningkatan polusi, serta kebijakan pemerintah mengenai lingkungan hidup. Seiring dengan meluasnya kepedulian masyarakat terhadap natural environment, muncullah istilah Environmental Sustainability/ketahanan lingkungan. Environmental Sustainability sendiri bermakna suatu strategi untuk menciptakan dunia ekonomi yang berjalan beriringan dengan kemampuan alam dalam menyediakan sumber daya. Beberapa perusahaan pun telah bergerak dengan strategi baru untuk memenuhi permintaan konsumen akan produk yang lebih ramah lingkungan. Contohnya dengan mengubah bentuk kemasan agar dapat didaur ulang, pengolahan limbah yang lebih baik, serta penggunaan energy yang lebih efisien dalam proses produksi.

The Technological Environment

Lingkungan Teknologi merupakan suatu kekuatan yang mendorong adanya penciptaan teknologi baru, produk-produk baru, hingga kesempatan pasar. Beberapa penemuan teknologi baru yang telah mengubah dunia adalah antibiotik, robotic surgery, ponsel pintar, hingga internet. Teknologi baru tersebut menawarkan kesempatan yang menarik bagi pemasar. Contohnya seperti penemuan Radio-Frequency Identification(RFID) yang dapat menginformasikan keseluruhan proses pembuatan suatu produk mulai dari proses pembuatan hingga pemusnahan limbah. Meskipun demikian, semakin berkembangnya teknologi, tentu semakin tinggi pula research cost/biaya penelitian yang harus digelontorkan oleh perusahaan untuk menciptakan produk baru. Apabila strategi ini tidak dirancang secara baik, hal ini akan menjadi bumerang bagi perusahaan, mengingat pengembangan suatu produk membutuhkan waktu yang tidak singkat.

Political and Social Environment

Political environment terdiri dari hukum, agen pemerintah, dan organisasi tertentu yang mempengaruhi atau membatasi gerak individu maupun organisasi lain dalam lingkungan masyarakat.

  •  Legislation Regulating Business

Pemerintah membuat undang-undang serta regulasi guna membatasi pergerakan bisnis terutama pada aktivitas pemasaran. Hal ini bertujuan untuk membangun kompetisi yang sehat diantara produk-produk barang dan jasa

  •  Increased Emphasis on Ethics and Socially Responsible Actions

Regulasi tidak hanya terbatas pada hukum tertulis. Bisnis juga terikat pada norma sosial dan etika profesionalisme.

  • Socially Responsible Behavior

Suatu bisnis seringkali berupaya mengumpulkan informasi pribadi pelanggan sebanyak-banyaknya. Hal ini tentu saja melanggar privasi seseorang. Oleh sebab itu, diperlukan adanya kesadaran dari manajer perusahaan untuk menjaga kerahasiaan data konsumen.

  • Cause-Related Marketing

Beberapa perusahaan kerap kali memanfaatkan situasi tertentu untuk menawarkan produk mereka secara tidak langsung. Misalnya saja perusahaan yang melibatkan diri dalam program amal. Hal ini bukan hanya bertujuan untuk meningkatkan citra sosial di mata publik, melainkan juga dapat mendorong naiknya profit secara tidak langsung.

The Cultural Environment

Lingkungan Budaya terdiri dari berbagai institusi dan kekuatan lain yang mempengaruhi nilai-nilai dasar, persepsi, perilaku, serta kecenderungan yang telah berkembang di dalam masyarakat.

  • The Persistence of Cultural Values

Core beliefs and value, bersifat turun temurun dan diajarkan kembali di sekolah-sekolah atau institusi agama. (sementara untuk) Secondary beliefs and value, bersifat terbuka dan dinamis. Pemasar memiliki banyak kesempatan untuk mengubah secondary beliefs and values, tetapi tidak untuk core beliefs and value.

  • Shifts in Secondary Cultural Values

Berikut adalah beberapa pandangan seseorang/people’s views akan beberapa hal, yang kemudian menjadi bahan pertimbangan bagi marketer untuk memasarkan suatu produk.

o   People’s Views of Themselves

o   People’s Views of Others

o   People’s Views of Organizations

o   People’s Views of Society

o   People’s Views of Nature

o   People’s Views of Universe

Responding to the Marketing Environment

Terdapat dua jenis perusahaan dalam menanggapi dinamika lingkungan pemasaran. Perusahaan pertama akan menerima segala perubahan yang ada secara pasif. Sedangkan, perusahaan kedua secara proaktif membuat strategi-strategi baru agar selaras dengan dinamika marketing environment. Strategi yang dilakukan antara lain: melakukan lobi untuk mempengaruhi pemerintah agar tidak membuat regulasi yang memberatkan, menggandeng media massa agar senantiasa memberikan informasi yang baik tentang perusahaan, serta aktif dalam berbagai media sosial untuk membangun opini publik.

Marketing Information and Customer Insights

Dengan majunya teknologi informasi baru-baru ini, perusahaan saat ini dapat menghasilkan dan menemukan informasi pemasaran dalam jumlah besar. Jauh dari kekurangan informasi, sebagian besar manajer pemasaran seringkali dibuat kewalahan karenanya. Masalah ini dirangkum dalam konsep “big data”. Big Data adalah kumpulan data yang besar dan kompleks yang dihasilkan oleh teknologi penghasil, pengumpulan, penyimpanan, dan analisis yang canggih saat ini. Big Data memberi pemasar peluang besar dan tantangan besar. Perusahaan yang secara efektif memanfaatkan kelebihan data ini dapat memperoleh banyak wawasan pelanggan dan tepat waktu

Nilai sebenarnya dari informasi pemasaran terletak pada cara penggunaannya — dalam wawasan pelanggan (customer insights) yang diberikannya. customer insights Adalah pemahaman berbasis informasi pemasaran baru tentang pelanggan dan pasar yang menjadi dasar untuk menciptakan nilai pelanggan, keterlibatan, dan hubungan

Perusahaan harus merancang sistem informasi pemasaran yang efektif yang memberikan informasi yang benar kepada manajer, dalam bentuk yang tepat, pada waktu yang tepat membantu mereka menggunakan informasi ini untuk menciptakan nilai pelanggan, keterlibatan dan hubungan pelanggan yang lebih kuat. Yaitu dengan menggunakan Marketing Information System (MIS). MIS Adalah Orang dan prosedur yang didedikasikan untuk menilai kebutuhan informasi, mengembangkan informasi yang diperlukan, dan membantu pengambil keputusan menggunakan informasi untuk menghasilkan dan memvalidasi wawasan pelanggan dan pasar yang dapat ditindaklanjuti

Sistem informasi pemasaran dimulai dan diakhiri dengan penggunanya — menilai kebutuhan informasi mereka dan kemudian menyampaikan informasi dan wawasan yang memenuhi kebutuhan tersebut

Assessing Information Needs and Developing Data

Menilai Kebutuhan Informasi (Assessing Information Needs)

  • Sistem informasi pemasaran utamanya melayani pemasaran perusahaan dan manajer lainnya. Namun, juga dapat memberikan informasi kepada mitra eksternal, seperti pemasok, pengecer, atau agen layanan pemasaran.

  • Sistem informasi pemasaran yang baik dapat menyeimbangkan informasi yang ingin dimiliki pengguna dengan apa yang sebenarnya mereka butuhkan dan apa yang layak untuk ditawarkan.

Mengembangkan Informasi Pemasaran (Developing Marketing Information)

  • Ini membahas tentang mengelola informasi pemasaran untuk mendapatkan wawasan pelanggan (customer insights) 

  • Pemasar dapat memperoleh informasi yang dibutuhkan dari data internal, intelijen pemasaran, dan riset pemasaran 

  • Di era “Big Data" ini, masalah yang muncul bukanlah dari menemukan informasi tentang seluruh dunia dengan informasi dari sumber yang melimpah.  Tetapi tantangan yang sebenarnya adalah bagaimana menemukan informasi yang tepat — dari dalam dan luar sumber — dan mengubahnya menjadi wawasan pelanggan (customer insights).

Langkah langkah yang perlu dilakukan untuk mengelola informasi pemasaran

  1. Pemasar memulai dengan menilai kebutuhan informasi pengguna.

  2. Kemudian mereka mengembangkan informasi yang dibutuhkan dengan menggunakan data internal, intelijen pemasaran, dan proses riset pemasaran. 

  3. Terakhir, mereka menyediakan informasi bagi pengguna dalam bentuk yang tepat pada waktu yang tepat

Marketing Research 

Marketing Research merupakan desain sistematis, pengumpulan analisis, dan pelaporan data yang relevan dengan situasi pemasaran tertentu yang dihadapi organisasi. Suatu perusahaan memerlukan studi riset untuk mengetahui kondisi pasar seperti bagaimana reaksi pelanggan terhadap produk mereka untuk menilai potensi dan pangsa pasar yang ditargetkan. Contohnya yaitu McD yang melakukan survey kepada pelanggan untuk mengetahui seberapa besar kepuasannya terhadap produk barunya.

Proses penelitian pemasaran :

1. Mendefinisikan masalah dan tujuan penelitian pemasaran

Pada tahap ini pendefinisian masalah dan tujuan penelitian dilakukan oleh manajer pemasaran dengan para peneliti secara manajer yang mengetahui bagaimana pengambilan keputusan dan peneliti sebagai ahli di bidang riset. Selain itu, di tahap ini juga menentukan jenis penelitian yang akan digunakan. Jenis penelitiannya ada tiga yaitu :

  • Penelitian eksploratif 

  • Penelitian deskriptif  

  • Penelitian kausalitas

2. Mengembangkan rencana penelitian untuk mengumpulkan informasi mengumpulkan data 

Tujuan dari penelitian pemasaran adalah untuk menemukan informasi penting yang ada dalam pasar. Oleh karena itu, sebuah penelitian memerlukan data baik data sekunder dan data primer.sekunder dan data primer. Data sekunder adalah data yang sudah ada dan informasinya digunakan untuk tujuan lain sedangkan data primer merupakan informasi data yang digunakan untuk tujuan yang spesifik. Data sekunder dapat diperoleh melalui basis data baik internal maupun eksternal perusahaan dan dari internet. Data primer dapat diperoleh melalui berbagai cara diantaranya yaitu :

  • Pendekatan penelitian : Observasi, survei, eksperimen

  • Metode kontak : Telepon, wawancara, email, dan online 

  • Perencanaan sampling : Diambil dari populasi target segmen pasar

  • Instrumen penelitian : Kuisioner, instrumen mekanik

3. Mengimplementasikan rencana penelitian

Pada tahap ini data yang diperoleh akan diimplementasikan melalui pemrosesan dan penganalisisan oleh peneliti. Selain itu, juga ada proses pengujian data untuk menemukan informasi pasar yang akurat serta memastikan tidak terjadi kesalahan teknik .

4. Menafsirkan dan melaporkan hasil temuan penelitian 

Setelah proses penganalisis, data tersebut akan ditafsirkan, ditarik kesimpulan, dan didapatkan hasil penenlitian. Hasil laporan penelitian secara utuh disampaikan peneliti kepada manajemen untuk digunakan dalam membuat keputusan strategi pemasaran.

Penggunaan Informasi Pemasaran

1. Customer relationship management (CRM). 

CRM merupakan perangkat lunak yang dimiliki perusahaan yang mengintegrasikan informasi pelanggan dan pasar lalu menganalisisnya untuk membangun hubungan yang lebih erat.

2. Big data and marketing analytics 

Analisis pasar terdiri dari proses, alat, dan teknologi untuk menggali data yang benar dari keseluruhan data besar untuk mengukur kinerja pemasaran. Seorang pakar menyebutkan jika sumber data yang benar akan mengalahkan data yang besar.

3. Distributing and using marketing information

Informasi pemasaran menjadi sangat bernilai ketika untuk membuat keputusan pemasaran yang lebih baik. Informasi ini tidak hanya diperlukan oleh manajer pemasaran saja tetapi juga pihak lainnya

Pertimbangan dalam Riset Pemasaran

1. Marketing research in small businesses and nonprofit organizations

Bisnis kecil dan organisasi juga membutuhkan riset pasar dan informasi pelanggan. Akan tetapi, keduanya tidak memiliki anggaran yang cukup besar untuk melakukan riset seperti perusahaan besar lainnya. Oleh karena itu solusinya yaitu membuat riset pasar secara mandiri yang tidak terlalu formal dan membutuhkan biaya sedikit ataupun tanpa biaya.

2. International marketing research 

Riset pemasaran internasional lebih kompleks dibandingkan riset pasar di dalam negeri karena peneliti internasional akan menghadapi banyaknya produk yang sangat heterogen dari berbagai negara dan diikuti juga dengan isu-isu global yang ada..

3. Public policy and ethics in marketing research 

Riset pemasaran akan sangat menguntungkan bagi pihak perusahaan dalam mencapai target pasarnya. Namun yang menjadi permasalahannya adalah kebijakan publik dan etika. Perusahaan dan peneliti harus memperhatikan privasi konsumen yang menjadi bahan riset agar tidak merasa terganggu privasinya setelah dilibatkan dengan riset serta menjaga hasil riset agar tidak terjadi penyalahgunaan hasil riset oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Referensi

Kotler, P. and Armstrong, G. (2018), Principles of Marketing, 17th ed. Harlow, UK: Pearson Education Ltd. 

Penulis 

Ega Bashiela Hartono

Rizqa Zidny Fatimah 

Elia Novita Sari

Ilham Adzaky


Like it? Share with your friends!

3
3 points

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
1
Genius
Love Love
7
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
Rizqa Zidny

15 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format