BABY STEPS PIZZA HUT HADAPI COVID-19, LOCKDOWN, DAN NEW-NORMAL

Sebagai raksasa waralaba makanan khas Italia di Indonesia, bagaimana langkah-langkah Pizza Hut berupaya berdiri stabil kembali setelah dihadang Covid-19?


3
1 share, 3 points

Wajah dan Cerita Pizza Hut

Bagi perusahaan aset yang berharga adalah pelanggan. Maka dari itu, peningkatan kualitas pelayanan sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan dan harapan pelanggan. Perusahaan dengan pelayanan yang baik akan memberikan kepuasan kepada pelanggan, menciptakan komunikasi yang positif serta harmonis, membentuk opini publik yang positif sehingga menguntungkan bagi perusahaan, dan membangkitkan rasa simpatik serta loyalitas dari pelanggan.

Selain itu, strategi pemasaran yang tepat juga merupakan hal yang sangat penting bagi suatu perusahaan untuk mencapai tujuan perusahaan dan mendongkrak penjualan. Seperti perusahaan Pizza Hut. Meskipun harga produk untuk kalangan menengah keatas, tetapi Pizza Hut terus berkembang dan selalu memberikan inovasi sehingga memiliki banyak pelanggan dan masih bertahan sampai saat ini.

Pizza Hut adalah salah satu restoran berantai yang berasal dari Amerika dan waralaba internasional yang didirikan pada tahun 1958 di Wichita, Kansas oleh dua mahasiswa yaitu Dan dan Frank Carney. Pizza Hut dikenal dengan restoran yang menyajikan menu masakan Italia – Amerika.

Untuk itu, ada empat strategi pemasaran yang disingkat 4Ps (Product, Price, Place, Promotion) yang digunakan Pizza Hut untuk menarik pelanggannya, yaitu :

Product

Pizza Hut menjual berbagai macam pizza, pasta & rice, appetizer, drinks, dan dessert. Ada empat menu yang paling sering dipesan di Pizza Hut, yaitu :

Meat Lovers

https://www.pizzahut.co.id/order/pizza

Super Supreme

https://www.pizzahut.co.id/order/pizza

New Orleans Chicken Wings

https://www.pizzahut.co.id/order/appetizer

Lasagna

https://www.pizzahut.co.id/order/appetizer

Price

Sebelum menentukan harga produk, Pizza Hut harus menentukan target kelas yang akan dituju. Dalam kebangkitan awal Pizza Hut fokus pada kelas atas namun seiring berjalan waktu mulai memperkenalkan makanan ekonomi yang menarik untuk kelas menengah. Harga produk di pizza hut masih sangat terjangkau, harga yang ditawarkan pizza hut berkisar antara Rp35.000 – Rp200.000.

Place

Pizza Hut berawal dari sebuah kedai pizza kecil dan sederhana, lalu tumbuh menjadi jaringan pizza terbesar di dunia dengan lebih dari 5.600 restoran di 97 negara. Di Indonesia, Pizza Hut membuka restoran pertamanya di Gedung Djakarta Theatre, daerah Thamrin, Jakarta pada tahun 1984.

Tahun 2000, restoran Pizza Hut pertama ini dipindahkan ke Gedung Cakrawala di area yang sama hingga sekarang. Saat ini, Pizza Hut mempunyai lebih dari 200 restoran yang tersebar di 22 provinsi di Indonesia, dari Aceh hingga Abepur.

Restoran Pizza Hut pertama di Indonesia, di Gedung Djakarta Theatre

Tampilan baru restoran Pizza Hut pertama ini setelah dipindahkan ke Menara Cakrawala

Tampak dalam dari restoran Pizza Hut pertama di Menara Cakrawala

Promotion

Kemudian, kita akan membicarakan promosi bagi Pizza Hut. Promosi diadakan untuk menginformasikan produk kepada target yang dituju, untuk meningkatkan penjualan serta laba, untuk branding produk di mata konsumen, dan untuk mendapatkan konsumen baru serta menjaga loyalitas konsumen tersebut. Promosi dapat berbentuk berbagai macam, seperti iklan, kupon, diskon, dan paket menu.

Bagi Pizza Hut, promosi adalah alat utama untuk menarik perhatian pecinta pizza. Promosi yang dilakukan Pizza Hut ada berbagai macam, seperti mendapat voucher Rp50.000 dan 4 personal pan pizza harga normalnya adalah Rp100.000 menjadi Rp70.000.

 

https://www.pizzahut.co.id/order/hot-promo

   

http://bit.ly/promopizzahut20

 ‘Lingkungan Bermain’ Pizza Hut : Micro & Macro Environment 

  


Microenvironment merupakan lingkungan terdekat dengan sebuah perusahaan, berisi pihak-pihak yang secara langsung mempengaruhi kualitas pelayanan pelanggan, baik sisi positif, maupun sisi negatif. Contohnya antara lain adalah publik, supplier, kompetitor, pelanggan, perantara pemasaran, dan perusahaan itu sendiri.

Pizza Hut Indonesia merupakan franchise yang berada di bawah naungan PT Sarimelati Kencana Tbk, yang merupakan anak dari PT Sriboga Raturaya. Untuk menunjang produk yang dijual di restoran waralaba berbasis makanan asli Italia tersebut, PT Sarimelati Kencana bekerjasama dengan salah satu gudang di Narogong, Bantar Gebang, Bekasi. Gudang tersebut adalah Ananda Cold Storage. Dimana bahan beku dari produk Pizza Hut disimpan, dan kemudian didistribusikan ke seluruh outlet Pizza Hut di Indonesia.

Alasan PT Sarimelati Kencana bekerja sama dengan gudang Ananda Cold Storage didasari oleh seriusnya Ananda Cold Storage dalam menangani bahan beku pizza yang disimpan, mulai dari suhu dan temperatur yang disesuaikan, kualitas yang senantiasa dicek secara berkala, dan proses shipping bahan yang dilakukan dengan berhati-hati.

Apalagi, di masa pandemi seperti ini, Pizza Hut wajib sekali memastikan bahwa produknya tetap aman dikonsumsi masyarakat luas dan kecil kemungkinannya terkontaminasi dengan droplets-droplets yang muncul dari pemasoknya. Bila dilihat dari rating, portofolio, dan imejnya, Ananda Cold Storage dari Kiat Ananda Group memang kompeten di bidangnya walaupun dalam masa pandemi dan tidak menurunkan kualitas

Selain supplier, lingkungan berikutnya yang Pizza Hut harus kontrol ialah perantara dari pemasaran. Seperti yang telah disampaikan (Panjaitan, Iqbal, Siregar, dan Regita; Analisis Marketing pada Pizza Hut Delivery, 2015), beberapa perantara pemasaran yang digunakan Pizza Hut adalah penyebaran nomor telepon 500600 dan phd.co.id di stasiun televisi, radio, dan juga internet. Salah satu contoh yang lain ialah potongan diskon khusus untuk pengguna kartu kredit BNI.

Namun, mumpuninya supplier dan perantara pemasaran tidak bisa terus-menerus duduk pada standar tertentu. Perlu untuk memahami posisi kompetitornya, dan kemudian mencari cara untuk mendahului sang kompetitor tersebut. Salah satu kompetitor dari Pizza Hut adalah Domino’s Pizza yang berada di bawah naungan PT Dunia Pizza Indonesia.

Pizza Hut bisa belajar banyak dari Domino’s Pizza mengenai strategi pemasaran dan program amal yang dilaksanakan Domino’s Pizza, seperti dikutip dari Wartaekonomi.co.id pada April 2020. Bila dilihat-lihat, kompetitor besar Pizza Hut satu itu meningkatkan program amal mereka seperti membagikan jutaan slice Pizza untuk tenaga kesehatan, 

Sebagai perusahaan dengan notabene raksasa restoran pizza di Indonesia, Pizza Hut juga harus menjaga kesejahteraan karyawannya, yang pada saat ini jumlahnya sekitar lebih dari 7000 orang.

Walaupun terjadi pengurangan karyawan yang signifikan, seperti dikutip dari Wartaekonomi.co.id, namun Pizza Hut menegaskan bahwa mereka berusaha sebisa mungkin dan belum membiarkan adanya PHK pada karyawan-karyawannya. Demi menjaga kesejahteraan, mereka memilih mengubah jadwal shift kerja para karyawannya, seperti yang tertulis di CNBCIndonesia.com dan Wartaekonomi.co.id.

Selain menjaga hubungan baik dengan para karyawannya, Pizza Hut terus berupaya meningkatkan lingkungan pemasarannya dengan para konsumen produknya untuk melawan efek buruk pandemi. Contohnya dengan pelanggan dan distributor. Contohnya adalah Gojek dan Grab, melalui program GoFood dan GrabFood.

Melalui kedua program tersebut, Pizza Hut menjual berbagai macam paket yang menguntungkan konsumen produknya, seperti paket big box, value box, dan juga merchandise resmi dari Pizza Hut.

Pada pandemi ini, terjadi salah satu berita viral dimana karyawan Gojek melindungi Pizza Hut dari semburan desinfektan. Karyawan tersebut pun mendapatkan penghargaan dari Gojek dan Pizza Hut. Berita inipun menyebar sangat luas dan menjadi sarana pemasaran yang tidak diduga-duga bagi Gojek dan Pizza Hut, seperti dikutip dari portaljember.pikiran-rakyat.com.

Supplier Kualitas dan komitmen Ananda Cold Storage sangat mempengaruhi optimalisasi produk Pizza Hut, apalagi pada masa pandemi.
Perantara pemasaran Meningkatkan iklan pelayanan official delivery seperti PHD, hotline 500600, dan phd.co.id via stasiun televisi, radio, dan internet.
Kompetitor Domino’s Pizza, Paparons, dan Panties Pizza masing-masing memiliki triknya sendiri menghadapi pandemi.
Publik Memastikan sebisa mungkin tidak ada karyawan yang diPHK untuk menjaga hubungan baik.
Konsumen Penjualan melalui Gojek sangat diandalkan, sehingga Pizza Hut dan Gojek harus memertahankan hubungan baik.
Perusahaan itu Sendiri Komitmen dan usaha Pizza Hut untuk terus menampilkan imej terbaiknya.

analisis sederhana Microenvironment Pizza Hut

Macroenvironment merupakan semua kekuatan/tenaga yang berasal dari luar perusahaan yang berpengaruh lebih terhadap microenvironment. Faktor-faktor yang mempengaruhi macroenvironment, yaitu demografi, ekonomi, kekuatan alam, teknologi, politik, dan kultur/budaya. 

Sumber https://images.app.goo.gl/ChmtPqiGq69UBiGn6

(Bisnis.com, 2020) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara resmi mengumumkan pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang lebih ketat di tengah peningkatan angka penyebaran wabah virus Corona atau Covid-19 di Ibu Kota. Hal tersebut diumumkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam konferensi pers penerapan PSBB di Jakarta, Minggu (13/9/2020). Hal tersebut berakibat pada tidak diperbolehkan nya  layanan dine-in sehingga seluruh restoran hanya boleh melayani take away.

Pemberlakuan kembali PSBB di Jakarta dan sekitarnya ini berdampak pada pemasaran produk dari PT Sarimelati Kencana Tbk. (PZZA) ke pelanggan nya sehingga membuat restoran ini harus memutar strategi untuk tetap bisa melayani konsumen. Hal tersebut membuat outlet Pizza Hut akan tetap beroperasi namun lebih memfokuskan pada penjualan di outlet yang berada di luar pusat perbelanjaan. 

Selama pandemi ini, Pizza Hut juga memaksimalkan penjualan produk nya melalui take away dan delivery serta penjualan online yang bekerja sama dengan Grab dan Gojek. Selain itu, Pizza Hut juga menarik pelanggan nya dengan memberikan promosi-promosi dengan memberikan menu yang cukup terjangkau untuk menarik minat pelanggan nya.

Gerai Pizza Hut hampir di semua wilayah pasti terdampak dengan adanya pandemi Covid-19 ini, tidak terkecuali gerai yang berada di Yogyakarta. Berdasarkan keputusan Sri Sultan Hamengkubuwono X tetap memperbolehkan beroperasi nya restoran tentunya dengan wajib menerapkan protokol kesehatan. 

Walaupun di Yogyakarta tidak seketat di Jakarta, tetap saja pandemi ini membuat masyarakat tetap enggan dan takut untuk makan di rumah makan. Hal tersebut tentunya dapat berdampak pada pendapatan perusahaan, sehingga membuat Pizza Hut berinisiatif untuk tetap menghadirkan produk nya tengah masyarakat.

(KOMPAS.com, 2020) – Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X tidak mempermasalahkan destinasi wisata, hotel, maupun rumah makan untuk buka. Namun dengan syarat tetap menerapkan protokol kesehatan.

Dikarenakan banyak pusat perbelanjaan yang memutuskan untuk menutup sementara layanan mereka, membuat gerai ini berinisiatif untuk menawarkan makanannya di pinggir jalan untuk menyiasati penurunan pendapatan dalam perusahaan nya. 

Seperti yang terlihat di Yogyakarta melalui video yang dibagikan oleh beberapa akun instagram kuliner yang memperlihatkan karyawan Pizza Hut yang membuka outlet-outlet kecil di pinggir jalan dan melayani pembelian makanan disana.

Selain itu, Pizza Hut juga memberikan berbagai promo-promo fantastis para pelanggan nya seperti Promo All You Can Eat Pizza, Promo Harga Merdeka, dan Promo 2 Pizza Reguler, dan 100K GET 4 untuk tetap memasarkan produknya dan menarik minat pelanggan untuk membeli nya.

Secara demografis, minat pelanggan terhadap Pizza Hut pun berbeda. Biasanya, pecinta pizza di Jabodetabek lebih menggemari pizza yang ditawarkan di Pizza Hut dibandingkan dengan kedai pizza lainnya. Sedikit berbeda dengan di Yogyakarta yang terdapat banyak alternatif kedai pizza yang dari harga nya pun lebih terjangkau, seperti Panties Pizza dan Calzone yang cukup diminati. 

Dalam masa pandemi ini, keuangan masyarakat pun tentu saja mengalami penurunan, hal tersebut juga bisa mempengaruhi daya beli mereka terhadap makanan yang harga nya terbilang tidak murah sehingga hal tersebut dapat membuat orang-orang mencoba alternatif lain.

Langkah Bayi yang Bisa Pizza Hut Kembali Lakukan

Salah satu permasalahan utama pada masa pandemi ini adalah enggannya orang-orang (atau justru dilarangnya) untuk bepergian keluar dan mendekati tempat-tempat umum yang ramai (social distancing). 

Berkurangnya orang-orang yang bepergian menyebabkan berkurangnya juga potensi pelanggan yang akan datang ke tempat untuk membeli produk. Orang-orang lebih memilih untuk tinggal di rumah untuk mengurangi resiko menularnya virus. 

Selain itu, dengan menurunnya perekonomian, daya beli masyarakat juga menurun, sehingga bagi Pizza Hut, yang imejnya sudah tercap di mata masyarakat sebagai restoran yang menjual produk mahal akan sangat mengalami penurunan pelanggan tetap.

Untuk menyiasati hal itu, salah satu metode yang cocok adalah mendorong orang-orang untuk tetap memesan produk walaupun mereka berada di rumah masing-masing. Dalam hal ini, Pizza Hut dapat mencontoh kompetitor seperti Domino, Panties Pizza atau Paparon’s dengan menjual pizza secara satuan atau per slice.

Pizza slice ini kemudian dapat dimasukkan ke dalam sebuah menu paket beserta dengan minuman sederhana seperti es teh sebagai paket promosi pesan antar yang dijual dengan harga yang lebih murah (berkisar Rp 15.000 – Rp 20.000 untuk satu slice pizza dan satu gelas kecil es teh misalnya). Selain itu, ada pula promo free delivery, atau pesan antar tanpa biaya hingga ke jarak tertentu, yang dilakukan agar pelanggan akan tertarik menggunakan jasa pesan antar milik Pizza Hut sendiri sehingga dapat menekan biaya pesan antar milik perusahaan ojek online.

Paket promo pesan antar ini diharapkan dapat mendorong pelanggan untuk dapat membeli produk Pizza Hut dengan frekuensi yang lebih sering dan juga meningkatkan jangkauan target pelanggan sehingga dapat menstabilkan income. Selain itu, promo ini juga diharapkan dapat menghilangkan persepsi umum masyarakat bahwa Pizza Hut adalah sebuah restoran yang hanya menyajikan makanan-makanan yang mahal. 

REFERENSI

https://www.pizzahut.co.id/tentang-kami/mengenal-pizza-hut 

https://market.bisnis.com/read/20200913/192/1290968/psbb-tak-bolehkan-makan-di-restoran-ini-strategi-emiten-pengelola-pizza-hut-dan-kfc

https://yogyakarta.kompas.com/read/2020/07/02/14185431/sri-sultan-hb-x-hotel-rumah-makan-objek-wisata-silakan-buka?page=all

https://jogja.tribunnews.com/2020/08/12/promo-pizza-hut-di-bulan-agustus-all-you-can-eat-pizza-rp55-ribu

https://media.neliti.com/media/publications/134957-ID-analisis-marketing-pada-pizza-hut-delive.pdf 

https://www.wartaekonomi.co.id/read282666/curhat-bos-domino-pizza-selama-pandemi-corona-segalanya-akan-berbeda 

https://www.cnbcindonesia.com/market/20200427121441-17-154662/omzet-tergerus-pizza-hut-berusaha-tak-phk-karyawan 

https://www.wartaekonomi.co.id/read303611/pendapatan-anjlok-pizza-hut-bakal-phk-karyawan 

https://kacoldstorage.com/ 

Ditulis oleh  :

1. Lorosae Kyna Saraswati (428497)

2. Diandra Shafira Wibowo (444826)

3. Jilham Septya Adidanti (438716)

4. Rahadian Taqwa Arkananta (411788)


Like it? Share with your friends!

3
1 share, 3 points

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
1
Genius
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
dayendri

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format