Fenomena Mengeringnya Lahan Basah RedDoorz di Tengah Pandemi

Pandemi yang tak kunjung usai memberikan pengaruh berarti bagi hotel budget. RedDoorz merupakan salah satu hotel budget yang mengalami tantangan berat saat pandemi.


0

RedDoorz merupakan saah satu aplikasi hotel yang paling populer. Sejak diumumkannya pandemi dan imbauan untuk di rumah saja memberikan pengaruh yang berarti pada pemasaran dan keberlangsungan usaha pada sektor pariwisata, tidak terkecuali RedDoorz. 

TPK (Tingkat Penghunian Kamar) hotel nonbintang mencapai 17,89 persen, turun 12,98 poin dibandingkan Februari 2020 yang mencapai 30,87 persen. TPK tertinggi untuk hotel nonbintang terjadi pada hotel dengan kelompok kamar diatas 40 sebesar 19,71 persen. Sedangkan TPK hotel nonbintang yang terendah sebesar 7,19 persen terjadi pada hotel dengan kelompok kamar kurang dari unit. bukti ini memperkuat betapa lesunya sektor pariwisata di tengah pandemi

Analisis 4P RedDoorz

  • Product 

Amit Saberwal mulai mendirikan RedDoorz, perusahaan berbasis teknologi yang didukung dengan SaaS untuk membantu pemilik hotel yang masih menggunakan sistem promosi tradisional dalam bisnis perhotelan di Indonesia dan Singapura. Berawal dari kebutuhan pelanggan akan kemudahan pemesanan persewaan properti sekaligus menjembatani pemilik properti untuk menawarkan produknya, timbullah ide bisnis yang ditujukan untuk memberikan kemudahan yang dapat mempertemukan mereka dalam satu situs. Pada satu tahun awal pendiriannya, Amit menyadari akan adanya hambatan pertumbuhan situs yang ia tawarkan untuk mencapai kesuksesan. Ia menganalisis bahwa ada permintaan besar dari milenial, pemilik bisnis, dan pemilik hotel kecil dan murah. Sehingga pada 2015 ia memutuskan untuk memecah segmentasi pasar perhotelan tradisional di Asia Tenggara. Kini RedDoorz memfokuskan diri untuk menampilkan produk perhotelan dengan bintang 3 ke bawah.

  • Price 

RedDoorz saat ini menggabungkan hotel-hotel berbiaya rendah yang ada pada satu platform dan memberikan stafnya pelatihan teknologi serta layanan pelanggan dasar, bahasa, dan pelajaran pembersihan untuk memastikan tingkat layanan yang seragam di seluruh jaringan. Setiap lokasi kemudian dicap sebagai hotel RedDoorz. Dengan biaya menginap mulai dari Rp99.000,00 dan menggandeng hotel-hotel kelas 3 kebawah berhasil menjadikan RedDoorz sebagai solusi penginapan para pelancong, terutama kaum muda.

  • Place 

 Adanya pelancong domestik yang didominasi oleh kaum muda memberikan kesempatan bagi hotel-hotel bintang 3 kebawah di sekitar lokasi wisata, yang sebelumnya masih tradisional, untuk bergabung bersama jaringan hotel di RedDoorz. RedDoorz telah tersebar di lebih dari 40 kota dengan pelayanan di Indonesia, Singapura, Filipina dan Vietnam. Kini perusahaan tersebut berhasil bekerja sama dengan lebih dari 800 properti, dengan lebih dari 20.000 kamar. Indonesia, yang merupakan pasar pertama, masih lebih unggul dalam tingkat pemesanannya jika dibandingkan dengan 3 negara lainnya. 

  • Promotion 

Penggunaan teknologi yang mendasari terlaksananya bisnis ini, membuat perusahaan dapat terlibat dengan para milenial yang memiliki kecenderungan lebih tinggi untuk pergi berwisata. Dengan demikian RedDoorz berhasil menjangkau pasar yang lebih luas. Rata-rata pelanggan mengulangi pemesanannya sebanyak 5 kali dalam kurun waktu satu tahun melalui seluruh platform digital yang mereka sediakan; baik melalui aplikasi, seluler, maupun melalui web. RedDoorz menggunakan fitur artificial intelegent yang dapat membantu perusahaan dalam memprediksi harga dan mengubah tarif persewaan properti secara otomatis setiap jamnya yang disesuaikan dengan tingkat permintaan konsumen. Hal ini tentunya memberi kemudahan marketer dalam melakukan pemasaran, mereka juga menggencarkan upaya pemasaran digital. 

Akar usaha inti yang berfokus pada dunia perhotelan dengan menggabungkannya dengan basis teknologi terbukti memberi pemasaran yang efektif. Menurut data tahun 2017, strategi pemasaran yang mereka gunakan telah berhasil menarik konsumen dengan tingkat pemesanan mencapai 4.000 kamar per malam selama satu tahun. Pihak RedDoorz memutuskan untuk memfokuskan pelayanan pada  permintaan pelanggan terhadap hotel/penginapan dengan fasilitas bintang 3 kebawah, membuat pasar RedDoorz menjadi terfragmentasi dengan sendirinya. RedDoorz memberikan jaminan pelayanan sederhana bagi konsumennya.

Lingkungan Mikro dan lingkungan Makro yang mempengaruhi RedDoorz  

  • Perusahaan

Lingkungan mikro yang dimaksud dengan perusahaan adalah manajemen pemasaran yang ada dalam RedDoorz. Pada masa pandemi saat ini dengan angka penyebaran virus yang semakin tinggi manajemen pemasaran RedDoorz berpendapat bahwa masih ada orang yang memerlukan tempat bersinggah untuk keperluan pekerjaan atau lainnya. Reddoorz berusaha memaksimalkan untuk menjaga keamanan setiap properti. Seperti memberikan hand sanitizer di setiap gerai Reddoorz dan mematuhi protokol kesehatan sesuai WHO untuk para staff dan pelanggan; Tim layanan pelanggan RedDoorz tersedia sepanjang waktu untuk menjawab pertanyaan yang ada untuk membantu kamu jika memiliki masalah atau memerlukan bantuan dalam mengelola pemesanan; serta Reddoorz juga memberikan pemanjangan kadaluarsa diskon dengan nama program redcash

  • Pemasok

Manajer pemasaran harus memperhatikan ketersediaan barang-barang komplemen dan biayanya.  Barang-barang seperti  peralatan mandi, teh dan kopi, tisu, dan makanan atau minuman yang ada di dalam kamar harus secara berkala diperhatikan ketersediaannya. Barang-barang tersebut dapat dipenuhi ketersediaannya lewat pemasok atau vendor yang sudah bekerja sama. Barang-barang tersebut dipesan sesuai standar RedDoorz dan disamakan modelnya di semua gerai RedDoorz. Pada masa pandemi saat ini sangat dimungkinkan jika adanya keterlambatan atau pemutusan hubungan kerja antara RedDoorz dengan vendor untuk menyuplai barang-barang tersebut karena sedikitnya pelanggan yang hadir ke hotel low cost ini ditambah bahan baku yang bisa saja sulit didapatkan bisa mengubah harga dan kuantitas pemesanan.

  • Perantara pemasaran

Perantara pemasaran Reddoorz disebut sebagai mitra kerja. Mitra kerja yang terjalin adalah sebagai penyedia kamar hotel beserta fasilitasnya. Semua bentuk pemasaran melalui website dan aplikasi. Namun ada beberapa masalah yang biasanya dihadapi oleh mitra kerja reddoorz yaitu Seperti tidak mengoptimalkan fungsi situsnya, mengabaikan reputasi di dunia maya, hingga hanya memberikan pelayanan seadanya sehingga kesan yang didapat tamu tidak begitu bagus. Masa pandemi seperti ini pertumbuhan mitra kerja Reddoorz tidak bertumbuh secara signifikan seperti kondisi sebelumnya.

  • Pesaing

Banyaknya hotel budget di Indonesia memberikan kompetisi usaha yang semakin ketat. Hotel low budget di Indonesia bukan hanya dari RedDoorz saja melainkan ada AirBnB perusahaan asal Amerika Serikat, lalu Airy yang merupakan perusahaan lokal Indonesia, dan  OYO dari India. Mereka pastinya di masa pandemi saat ini berlomba lomba untuk meyakinkan kembali para pelanggan untuk percaya menginap atau singgah di kamar yang disediakan. Program inovatif, perkembangan teknologi dan diskon yang besar pasti akan dijalankan oleh kompetitor untuk memberikan stimulus kepada calon konsumen. Sehingga RedDoorz harus mampu memberikan keunggulan kompetitif agar tidak kalah saing. 

  • Publik 

Adanya kebijakan pemerintah untuk melakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Indonesia dan PSBB total di daerah zona merah memberikan dampak buruk terhadap sektor pariwisata  salah satunya RedDoorz yang mengalami penurunan pendapatan sejak diumumkan kebijakan tersebut. Selain kebijakan pemerintah, masyarakat lokal juga takut jika harus bepergian dan menginap di hotel mengingat penyebaran virus di Indonesia sangat meningkat.

  • Pelanggan

Dalam hal ini pelanggan merupakan unsur pokok yang mempengaruhi bisnis RedDoorz dan perusahaan lainnya di masa pandemi. Tidak adanya pelanggan (customers) maka tidak adanya pendapatan yang berdampak langsung pada kelanjutan usaha.

  • Demografis

Customer yang akan memakai layanan dari RedDoorz adalah pelanggan yang memiliki aktivitas diluar dengan mobilitas yang tinggi dan tidak menetap. Sasaran utamanya adalah para turis asing, wisatawan lokal, dan orang-orang yang punya kepentingan untuk bersinggah dari tempat satu ke tempat lain. Namun, adanya virus atau pandemi saat ini sangat memberikan dampak buruk bagi RedDoorz. Masyarakat yang dihimbau untuk tidak bepergian menjadikan RedDoorz kehilangan target utama pemasaran.

  • Ekonomi

Dibandingkan negara-negara tetangga di kawasan ASEAN, selisih atau perubahan pertumbuhan ekonomi Indonesia memang bukan yang terburuk. Namun, menurut Trading Economics, Indonesia termasuk negara dengan penurunan pertumbuhan ekonomi dengan selisih dua digit pada kuartal II/2020. Dari kondisi ekonomi seperti ini akan berdampak pada buyer’s behavior. Masyarakat lebih memilih untuk melakukan savings atau investasi daripada membelanjakan untuk hiburan tidak terkecuali dengan RedDoorz.

  • Alam

Penyebaran pandemi virus corona atau Covid-19 di Indonesia kini telah memasuki bulan keenam. Kasus pertama Covid-19 di Indonesia diumumkan pada awal Maret lalu. Namun, sampai saat ini jumlah kasus terinfeksi masih terus meningkat. Peningkatan ini membawa hal yang signifikan terhadap kecemasan masyarakat. Seperti yang telah dijelaskan di lingkungan mikro sebelumnya.

  • Teknologi

Jauh sebelum pandemi sudah banyak pesaing dari RedDoorz yang membuka usaha bisnis nya sebagai hotel low cost di Indonesia. Untuk menanggulangi ini RedDoorz membuat terobosan baru bernama Redx. Peluncuran Redx merupakan langkah yang diambil COO RedDoorz demi membantu mitra dalam bidang teknologi. Melalui Redx, mitra RedDoorz bisa menyebarkan informasi hanya lewat satu pintu jika mereka melakukan pembaruan seperti mengubah harga layanan atau sedang menawarkan diskon. Dengan terobosan baru ini ada beberapa masalah baru yang dihadapi yaitu pada saat pandemi sosialisasi Redx kurang maksimal karena antara mitra dan pihak RedDoorz tidak bisa bertemu langsung sehingga ada Gap dan penggunaan software Redx kurang maksimal dan berdampak pula pada pemasaran.  

  • Politik

Sejak adanya instruksi menjaga jarak sosial dan gaung beraktivitas di rumah saja oleh pemerintah, dampaknya sektor pariwisata menjadi lesu. Bahkan, kelesuan itu sudah dirasakan sebelum Indonesia mengumumkan ada pasien positif corona pada awal Maret 2020 lalu. Sejumlah stimulus yang disiapkan pemerintah untuk membangkitkan sektor pariwisata tak mampu membendung dampak negatif corona COVID-19. Atraksi wisata banyak ditutup yang berarti tak ada pemasukan bagi mereka. Termasuk Reddoorz sebagai bagian usaha bisnis dalam kelompok pariwisata mengalami kelesuan akibat dari imbauan tersebut.

  • Budaya

Orang-orang di masa pandemi mengubah kebiasaan, rencana, dan aktivitas yang seharusnya dilakukan secara mendadak. Kondisi yang semakin memburuk harus memaksa masyarakat mematuhi semua peraturan pemerintah dan jika melanggar akan berhadapan dengan sanksi yang tegas. Seperti yang sudah dijelaskan dengan adanya peraturan untuk tidak bepergian pada masa pandemi maka masyarakat harus mematuhi itu. Ketaatan dan rasa cemas yang dimiliki masyarakat membawa dampak negatif ke pelaku usaha terutama RedDoorz.

Customer Insight yang didapatkan RedDoorz Serta Ide Solutif 

 

 https://www.warc.com/newsandopinion/opinion/yougov-ad-of-the-month–indonesia-reddoorz/3336

Platform pemesanan RedDoorz telah mencapai peningkatan tertinggi dalam Ad Awareness pada bulan November 2019. Kenaikan tersebut bertepatan pada kampanye terbaru mereka yang berhasil mendorong konsumen untuk memesan akomodasi melalui platform onlinenya, yang dinilai dapat diandalkan dan terjangkau. 

Data grafik diatas menunjukkan bahwa iklan RedDoorz telah menarik perhatian masyarakat Indonesia. Skor kesadaran iklan (apakah seseorang telah melihat iklan dalam 2 pekan terakhir) meningkat dari 58,1 menjadi 72,5. Masyarakat tidak hanya memperhatikan iklan saja, sebab merek ini juga mengalami peningkatan pada Buzz dengan skor dari 58,5 menjadi 66,3 hal ini menunjukkan bahwa semakin banyak masyarakat yang membicarakan merek tersebut.

Dengan memperhatikan Ad Awareness pada tahun lalu, strategi RedDoorz untuk melewati masa new normal pada saat ini dapat dilakukan dengan membuat iklan yang mempromosikan program sertifikasi “Hygiene Pass”, program dimana diterapkannya standarisasi higiene dan kebersihan hotel.  Selain itu untuk menggaungkan bahwa RedDoorz memiliki standar Higiene yang sangat ketat disarankan agar RedDoorz menggandeng influencer untuk mengiklankan kampanye ini. Program ini tentu akan meminimalisir kekhawatiran konsumen terhadap penyebaran virus corona di perhotelan. 

Referensi

Bagaimana COVID-19 Mengubah Ekonomi Indonesia & ASEAN? (t.t.). tirto.id. Diambil 27 September 2020, dari https://tirto.id/bagaimana-covid-19-mengubah-ekonomi-indonesia-asean-fWjv

Bella, A. (2019, Juni 27). Strategi RedDoorz Hadapi Kompetisi Hotel Bujet. Marketeers – Majalah Bisnis & Marketing Online – Marketeers.Com. https://www.marketeers.com/strategi-reddoorz-hadapi-kompetisi-hotel-bujet/

Cara RedDoorz Cegah Penyebaran Virus Corona di Propertinya. (700, 39:50). RedDoorz Blog. https://www.reddoorz.com/blog/id/uncategorized/reddoorz-cegah-virus-corona-di-properti

Ekonomi, W. (2019, Maret 8). Pegang Erat Strategi, Keberhasilan RedDoorz Lagi dan Lagi. Warta Ekonomi. https://www.wartaekonomi.co.id/read218516/pegang-erat-strategi-keberhasilan-reddoorz-lagi-dan-lagi

Media, K. C. (t.t.). Diumumkan Awal Maret, Ahli: Virus Corona Masuk Indonesia dari Januari. KOMPAS.com. Diambil 27 September 2020, dari https://www.kompas.com/sains/read/2020/05/11/130600623/diumumkan-awal-maret-ahli–virus-corona-masuk-indonesia-dari-januari

Mulai OYO, Airy, Hingga RedDoorz; Simak Tren Virtual Hotel Operator di Indonesia | Ekonomi. (2019, Juli 8). Bisnis.Com. https://ekonomi.bisnis.com/read/20190708/12/1121417/mulai-oyo-airy-hingga-reddoorz-simak-tren-virtual-hotel-operator-di-indonesia

RedDoorz Hadirkan Redx untuk Senjata Bersaing dengan Kompetitor. (2017, Mei 23). Tech in Asia Indonesia. https://id.techinasia.com/reddoorz-hadirkan-redx-untuk-bersaing-dengan-kompetitor

YouGov Ad of the Month – Indonesia: RedDoorz | WARC. (t.t.). Diambil 27 September 2020, dari http://origin.warc.com/newsandopinion/opinion/yougov-ad-of-the-month–indonesia-reddoorz/3336

Penulis :

  • Francisca Puspalinda    17/408698/EK/21270

  • Irma Afifah Humaira    18/429422/EK/22031

  • Muhammad Zaky Z. I.  19/441477/EK/22495

  • Fathiya Fithratun Nisa  19/441461/EK/22479


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Confused Confused
0
Confused
Sad Sad
0
Sad
Fun Fun
0
Fun
Genius Genius
0
Genius
Love Love
1
Love
OMG OMG
1
OMG
Win Win
1
Win

0 Comments

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format